[EXOFFI FREELANCE] Young Alan (Chapter 1)

Young Alan Sehun (EXO), Kim Laura (OC), Kris, Kai (EXO), Krystal (Fx) Romance, Sad, Drama, Knowledge PG Chapter By : Devboomer

Disclaimer : Tolong tinggalkan jejak 

“Every creature needs love. You doesn’t have to find a great love. But find a great one.”

 

 

Dia yang berkutat sendirian di meja kerjanya kini telah menumpuk lembar-lembar kertas yang berisikan desain yang ia kerjakan lebih dari 2 pekan.  Kemudian ia menggulung kertas-kertas itu dan bangkit dari kursi. Ia berjalan ke arah pintu, mematikan saklar lampu yang ada dinding dan keluar dari kamarnya. Dari sana ia menuruni anak tangga dan menyapa beberapa mahasiswa penyewa Akomodasi yang juga ia tempati.

Akomodasi privat merupakan tempat mahasiswa-mahasiswa yang memilih untuk tidak tinggal bersama keluarga, atau mereka yang datang dari luar kota maupun mahasiswa mancanegara. Ada juga yang menyebutnya sebagai Lodge ataupun House. Akomodasi yang laki-laki itu tempati bukan Akomodasi yang disediakan oleh Universitas karena ia bukan lagi mahasiswa tahun pertama. Jadi mereka yang ada di atas tahun pertama harus menyewa Akomodasi di luar Universitas.

Jam yang melingkar di tangan laki-laki itu menunjukan pukul 11:05 siang. Hanya butuh 5 menit untuk sampai ke kampusnya jika menggunakan sepeda motor. Gulungan kertas tadi ia masukkan ke dalam tas nya meskipun bagian ujung gulungan tersebut tidak dapat masuk. Kemudian ia menyalakan sepeda motornya dan mulai berkendara menuju kampus.

 

Christ Church College

Mesin sepeda motor itu mati dengan sempurna ketika ia sudah sampai di halaman parkir. Memang dari Lodge kemari hanya butuh 5 menit, tapi untuk sampai ke kelasnya dari halaman parkir masih butuh 5 menit lagi. Karena ia merasa ditunggu oleh seseorang, ia pun berlari menyusuri koridor, mendaki beberapa anak tangga bersama mantelnya coklat nya yang berayun.

“Hey! You missed the class again, Sehun!” Kata seorang mahasiswa yang menjadi orang terakhir keluar dari ruang kelas itu. Sengaja atau tidak sengaja, laki-laki dengan gulungan yang bernama Sehun itu memang sudah beberapakali melewatkan mata kuliah.

“You looking for Profesor Donovan? He is on the way to his room.”

“Thank you, Albert.”

Sekarang ia  memutar arah dari kelasnya. Ia masih berlari di koridor lantai 2 menuju ke ruang dosen yang ada di lantai bawah. Saat ia mendekati ruang dosen, ia mengambil gulungan dari tasnya dan kemudian menarik gagang pintu. Sehun berjalan masuk sembari melihat-lihat keberadaan Prof. Donovan. Dilihatnya sosok itu sedang berada di depan jendela, melihat ke arah luar dan mengaduk cangkir kopi porselen biru yang antik.

“Profesor Donovan”

“Kau absen mata kuliah lagi? Sangat lucu melihat kau ambisius dengan proyek itu, tapi justru kau mengabaikan kelasku.” Pria dengan cangkir kopinya itu membalikkan badan dan menarik kursinya. Ditaruhnya cangkir itu dan memasang kacamata di ujung hidungnya. “Kalau sampai begini, sebaiknya hasil kerjamu bagus, Sehun.”

Gulungan tersebut Sehun berikan sebagai hasil selama 2 minggu terakhirnya. Pekan yang ia habiskan dengan melawatkan beberapa mata kuliah demi proyek satu ini. “Aku masih belum bisa me-memberi desain final, tapi seti-setidaknya sudah cukup untuk seleksi Selasa besok.”

Profesor Donovan menunjuk dan menggerakkan telunjuknya mengikuti pola mesin yang ada. Beberapa kali Sehun merasa cemas ketika garis-garis kerutan tercipta di dahi laki-laki yang sudah beruban itu. Ia merasa seperti seorang perampok bank yang tengah diselidiki riwayat hidupnya oleh seorang Deputi beruban.

Pria beruban itu sudah selesai menunjuk-nunjukan jarinya yang mengambang di atas kertas. Sedangkan kerutan di dahinya yang keriput itu masih bertengger di sana. “Sehun Egerton. Kau masih kuat dengan pendapatamu itu? Bukannya maksudku tidak bagus, tapi mungkin kau bisa beralih ke proyek yang lain kalau kau tidak bisa menuntaskan rumus ini.”

“Ya, memang ada sedikit masalah untuk ma-material hardware dan Desain trainingnya. Tapi Profesor, aku janji kalau kau b-beri aku waktu sampai Selasa nanti, semuanya akan baik-baik saja.”

“Urus saja dulu gagapmu itu. Apa suatu saat kau akan presentasi seperti itu? Sehun, sekarang hanya tersisa 10 minggu 3 hari menuju olimpiade. Kalau sampai hari Selasa proyek  itu belum sampai desain final, maka jangan harap aku akan berbaik hati untuk menambahkan nilai tambahan agar kau bisa lulus seleksi.”

Profesor Donovan sudah selesai dengan gulungan biru berisi desain mesin yang belum rampung itu dan kembali menyesap kopinya. Si pemilik gulungan pun mengambil kembali gulungan itu dan menjauh dari si pria penikmat kopi. Sehun keluar dari ruangan, bersama kenyataan bahwa hasil kerjanya belum juga mampu membuat pria klasik beruban itu bangga pada hasil keringatnya.

Kemudian ia berjalan melewati koridor, masih sebuah koridor yang sama seperti koridor tempat ia berlari dari pelataran sampai ke dalam gedung ini. Dari koridor itu ia sampai di college lobby, dan kemudian ia menapaki 4 anak tangga menuju pelataran. Di anak tangga terakhir ia berhenti dan melihat ada beberapa bangku taman yang kosong. Istirahat. Itulah kalimat yang benar-benar Sehun butuhkan kali ini. Sebuah pemikiran terlintas ketika ia duduk di bangku taman yang ada di dekat anak tangga tadi. “Tersisa 3 bulan lagi dan aku harus bersaing dengan perwakilan College lain di Oxford. Sedangkan untuk mengerjakan Desain training saja tidak bisa? Memang payah.”

Pikirannya itu tak bisa tenang apabila ia kembali mengingat ekspresi tak menyenangkan―yang terpampang jelas di wajah laki-laki klasik itu. Beberapakali ia menyumpahi dirinya sendiri dan mengecam kalau dirinya tak akan pernah bisa menjadi sepeti Alan Turing. Lamunannya tiba-tiba terpecah ketika ada seseorang yang menduduki bangku yang sama dengannya. Kemudian ia memerhatikan sekitar, melihat ada 2 bangku taman kosong yang tidak jauh dari sini. Sehun masih tidak mengerti kenapa pilihan orang itu adalah duduk di sini sedangkan ada bangku taman kosong yang berada di bawah pohon. Continue reading “[EXOFFI FREELANCE] Young Alan (Chapter 1)”

Iklan

[EXOFFI FREELANCE] Stay With Me (Chapter 28)

picsart_09-19-05-49-51

STAY WITH ME

Author :

Angeline

Main Cast :

Oh Sehun (EXO)

x

Bae Joo Hyun a.k.a Irene (RV)

Additional Cast :

EXO Members |Kim Ji Yeon (LOVELYZ)|Kim Seolhyun (AOA)| Im Jung Hoo  (B.I.G)| Lee Hyo Eun (STELLAR) |Krystal Jung (FX) |Wu Yifan a.k.a Kris Bae | etc~

Rating PG-17|Length Series Fic

Genre : romance | Angst | AU |slice of life | Drama |etc~

Disclaimer :

Ff ini murni dari pemikiran author sendiri , ceritanya tiba-tiba muncul dalam otak author #ea ,dan dari pada lupa langsung dituangkan dalam bentuk FF seperti ini. Bila ada kesamaan tokoh maupun jalan cerita didalam ff ini , itu bukan merupakan bentuk plagiat #noplagiat! melainkan unsur ketidaksengajaan. Don’t judge, don’t copas.  Terimakasih sudah mau meluangkan waktu untuk membacanya  (nunduk)

Summary :

Bagaimana jika seorang Oh sehun yang berwatak dingin dan tidak pernah peduli pada orang lain terjebak bersama seorang gadis amnesia bernama Irene?. Melalui sebuah pertemuan tidak terduga hingga masalah-masalah yang datang saat keduanya tengah menjalin sebuah hubungan.

Continue reading “[EXOFFI FREELANCE] Stay With Me (Chapter 28)”

[EXOFFI FREELANCE] The Shadow in Your Eyes (Chapter 1)

18-01-11-10-29-06-123_deco.jpg

Chapter One

Today I die

Title        : The Shadow in Your Eyes

Author        : Kyokyo

Length        : Multichapter

Genre        : Romance

Rating        : PG 15+

Main cast    :

Park Chanyeol of EXO as Park Chanyeol

Kim Ji Eun as Julie Kim

Kris Wu as Kris Dawson

Suho of Exo as Kim Junmyeon

Summary    : I said today I die. I will die. And I should die.

Disclaimer    : Ide cerita murni milik author. Jika ada kesamaan tema, tokoh, dan tempat, hal itu murni ketidaksengajaan. Anyway fanfic ini juga diterbitkan di blog xoxodiary https://kyokyo2017.wordpress.com/2018/01/11/the-shadow-in-your-eyes/ Continue reading “[EXOFFI FREELANCE] The Shadow in Your Eyes (Chapter 1)”

[EXOFFI FREELANCE] Young Alan (Prologue)

Maybe it shoulde be the fo-formula of the Wavelength Spectrum. I’m Sehun Egerton, Computer Science, third year.

Itulah awalnya. Sebuah kalimat yang pertama kali keluar dari laki-laki berkacamata. Hanya ada kami berdua, tiga kalau ditambah dengan matahari yang sedang tersenyum melihat kami bersama, empat kalau ditambah dengan angin yang menerbangkan rambutnya, lima kalau ditambah dengan jabat tangannya. Aku menjabat tangannya, tangan seorang 10 besar mahasiswa terpintar di Oxford.

Continue reading “[EXOFFI FREELANCE] Young Alan (Prologue)”

[ONESHOT] Anak ABG — HyeKim

IMG-20180103-WA0009

  Anak ABG

  Kris Wu & OC`s Ren Wu

  Luhan, OC`s Kim Hyerim, Oh Sehun as additional cast

  Story with Slice of Life/Life, Comedy, Humor rated by type in Oneshot

Disclaim: This is a work of fiction. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity of plot, character, location are just accidentally. All cast belong to God, their parents, and their agency. But the storyline is mine. Plagiarism, copy-paste without permission, and be a silent readers  are prohibited.

`Punya anak ABG itu sulit, apalagi semodel Ren Wu yang kayaknya lagi ada ekhem-ekhem gak jelas.`

© 2018 Storyline by HyeKim

Spesial besdey for my sistah from another parents,

Kak Len/Kak V/Kak C (ups)

Mengikuti FF Kak Len, warning! Bahasa non-baku dengan OOC yang bertebaran.

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ║█║ Continue reading “[ONESHOT] Anak ABG — HyeKim”

NOTHING – Len K

he wanted to hear a word but he got nothing

 

NOTHING

Storyline by Len K. Based on The Script song with the same title. Standard disclaimer applied. No profit taken from this fiction

 

Starring: Kim Junmyeon – Suho EXO, Choi Minrin (OC), Byun Baekhyun EXO, Kim Jongdae – Chen EXO, Kris and Luhan ex-EXO | Genre: Drama, Song-fic | Rate: T, PG-17

 

Continue reading “NOTHING – Len K”

Rouler Family [Sequel Last Generation] – Story By Christy Wu

tt

Rouler Family

Cast : Sehun Rouler & Krystal Rouler

Additional Cast : Aimee Rouler

Genre : Romance, Fluft, Family | Rating : G | Length : Vignette

[ Original Story By Christy Wu]

Disclaimer :

semua kejadian yang ada di ff hanya bagian dari imaginasi Christy yang begitu rindu dengan Last Generation alias asli gagal mope on. Keastralan dan tata bahasa yang tidak beraturan harap dimaklumi karena Author juga manusia yang bisa punya salah. *Kok tiba – tiba melow ya?*

Review Last GenerationLast Generation *bagi yang belum baca

o0o

Continue reading “Rouler Family [Sequel Last Generation] – Story By Christy Wu”

[EXOFFI FREELANCE] Stay With Me (Chapter 26)

picsart_09-19-05-49-51.png

STAY WITH ME

Author :

Angeline

Main Cast :

Oh Sehun (EXO)

x

Bae Joo Hyun a.k.a Irene (RV)

Additional Cast :

EXO Members |Kim Ji Yeon (LOVELYZ)|Kim Seolhyun (AOA)| Im Jung Hoo  (B.I.G)| Lee Hyo Eun (STELLAR) |Krystal Jung (FX) |Wu Yifan a.k.a Kris Bae | etc~

Rating PG-17|Length Series Fic

Genre : romance | Angst | AU |slice of life | Drama |etc~

Disclaimer :

Ff ini murni dari pemikiran author sendiri , ceritanya tiba-tiba muncul dalam otak author #ea ,dan dari pada lupa langsung dituangkan dalam bentuk FF seperti ini. Bila ada kesamaan tokoh maupun jalan cerita didalam ff ini , itu bukan merupakan bentuk plagiat #noplagiat! melainkan unsur ketidaksengajaan. Don’t judge, don’t copas.  Terimakasih sudah mau meluangkan waktu untuk membacanya  (nunduk)

Summary :

Bagaimana jika seorang Oh sehun yang berwatak dingin dan tidak pernah peduli pada orang lain terjebak bersama seorang gadis amnesia bernama Irene?. Melalui sebuah pertemuan tidak terduga hingga masalah-masalah yang datang saat keduanya tengah menjalin sebuah hubungan.

Poster bye ByunHyunji @ Poster Channel

Continue reading “[EXOFFI FREELANCE] Stay With Me (Chapter 26)”

[EXOFFI FREELANCE] KOKOBOP (TRACK 7)

K O K O B O P (Track 7)

Author: El Byun

Chaptered

Rate: Pg-17

Genre:

Alternate Universe, Action, Romance, Angst, Mature

Cast:

Lee Hanbi (OC)

Zhang Yixing aka Lay | Huang Zitao aka Tao | Wu Yifan aka Kris | Xi Luhan aka Luhan

Summary:

Ketika tarian musim panas mengajakmu untuk memiliki seorang pasangan. Kemudian seseorang yang tidak kau ketahui melemparmu ke dalam kencan buta dengan 8 pria beda profesi.

Desclimer:

This story is my real imagination from ‘Kokobop’ song. Don’t be plagiarsm, please! Be a good readers!

Fanfic ini juga dipost di akun Wattpad saya @elisabethbyun bersama dengan karya saya yang lain.

Continue reading “[EXOFFI FREELANCE] KOKOBOP (TRACK 7)”

[EXOFFI FREELANCE] Butterfly (Chapter 2)

|  BUTTERFLY  |

| Byun Baekhyun & Son Wendy |

| Do Kyungsoo, Lee Jieun (IU), Kris Wu |

| Romance x Fantasy |

| PG-17 | Chaptered |

2017 – Storyline by JHIRU H.

Prev : 1

Kau seperti kupu-kupu.

Jika aku mencoba untuk menyentuhmu,

Kau akan terbang menjauh dan aku akan kehilanganmu.

*Hargai karya penulis dengan meninggalkan jejak di kolom comment

◦ ◘ ♯ ♯ ♯ ◘ ◦

—×◦ butterfly ◦×—

Continue reading “[EXOFFI FREELANCE] Butterfly (Chapter 2)”

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Wedding Day – Brida Wu

Kris x Soorim x Chanyeol || Romance Angst || T

.

.

Soorim gemetaran di hari pernikahannya.

Wajar kalau orang bilang. Semua pengantin pasti dilanda gugup sebelum berjalan ke altar, untuk mengucap janji suci.

Tapi yang ini berbeda.

Soorim tak lepas menggenggam ponselnya sendiri sejak tadi subuh. Tak peduli saat penata rias dan orang tuanya meminta agar wanita itu melepas sejenak. Ponselnya tak pernah lepas dari genggaman tangan.

“Dahimu terus berkeringat, Soo. Make-up nya jadi rusak,” tegur sang penata rias.

“Maafkan aku. Aku sangat gugup.”

“Santai saja. Kau hanya akan berdiri di altar selama sepuluh menit lalu semuanya akan berakhir.”

Berdiri di altar selama sepuluh menit? Membayangkannya saja Soorim tak mau. Dia tak akan sudi berdiri di sana demi menjadi pengantin Kris Wu.

Pria super ambisius yang menggunakan segala cara untuk menjadikan Soorim sebagai istrinya. Demi tujuh lapis langit, Soorim tak akan pernah sudi menjadi istri lelaki itu kalau bukan karena paksaan orang tua.

Lagipula, Soorim harus segera pergi dari sini karena Chanyeol pasti sedang bersiap menjemputnya.

Tadi malam Chanyeol, kekasihnya, mengatakan bahwa dia bisa membawa pergi Soorim. Kekasihnya itu bilang, dia akan menunggu Soorim di stasiun Yeonsang pukul sepuluh.

Tapi ini sudah pukul sembilan lebih tiga puluh. Chanyeol belum memberi kabar apa pun padahal pernikahan terkutuk ini dimulai sebentar lagi.

“Chanyeolie, kau ada dimana…”

Soorim menggumam. Berjalan ke balkon demi mendapat angin segar dan pemandangan bahwa halaman sudah dipenuhi tamu undangan.

“Ya Tuhan, aku benar-benar tak mau menikah dengan iblis itu.”

Doa Soorim ternyata didengar Tuhan. Tiba-tiba sebuah pesan masuk. Nama Chanyeol ada di layar dan tentu saja, Soorim langsung membukanya.

‘Aku sudah di stasiun. Memakai baju putih dan topi hitam. Aku menunggumu di tiang lampu nomor dua.’

Itu dia! Soorim harus segera melakukan pelarian sesuai rencana. Mulai dari menghindari para penata rias. Wanita itu berkata bahwa dia perlu buang air kecil atau dia akan mengompol di altar.

“Kau mau aku temani, Soo?” Bibi Cho berjalan mendekat dengan senyuman.

Sang pengantin wanita menggeleng sopan, “aku sudah besar, Bibi. Lihat? Aku sudah mau menikah.”

Soorim mengambil pakaian ganti yang telah disembunyikan di laci obat, di atas wastafel. Melepas gaun yang tadi susah payah dikenakan dan mengenakan pakaiannya. Tak ketinggalan kacamata dan masker.

Soorim melakukannya dengan baik. Dia berhasil lepas dari pengawasan siapapun yang berada di hall sampai berhasil keluar ke jalan. Gadis itu buru-buru mencari taksi dan membuang maskernya.

Dia berhasil kabur karena akhirnya, taksi melaju menuju stasiun Yonsang. Tempat dimana Chanyeol sudah menunggu.

.

.

Kris Wu tak bisa percaya. Pengantinnya kabur di hari pernikahan mereka bak drama telenovela. Harga dirinya hancur sudah. Amarah telah menguasai kepalanya, bak api melahap kayu.

“Dia kabur bersama kekasihnya,” gumam Kris mengabaikan rintihan penjaga yang habis dia pukuli.

Langkahnya tak tertahankan lagi. Diambilnya kunci mobil dan ponsel. Pria itu membuka sebuah aplikasi yang berfungsi untuk melacak posisi.

“Stasiun Yonsang.”

Kris Wu menemukan calon pengantinnya.

.

.

Soorim tak mampu menghubungi Chanyeol. Pria itu bak hilang ditelan bumi. Ponselnya juga sudah tidak aktif padahal posisinya sudah berada di stasiun Yonsang.

Bagaimana ini? Apa yang harus dia lakukan?

“Ada tabrak lari!”

“Korbannya meninggal di tempat!”

“Astaga, kasihan sekali.”

Orang-orang mulai berbisik satu sama lain. Soorim tak menangkap hal lain selain tragedi tabrak lari yang memakan korban.

“Dia laki-laki, tinggi. Masih muda, ckckck kasihan sekali.”

Mendadak perasaannya buruk. Langkah Soorim dibawa cepat menuju tempat dimana korban terbaring. Orang-orang berkerumun di bawah tiang lampu nomor dua.

Ya Tuhan, tiang lampu nomor dua…

“Chanyeol…”

Benar saja. Tubuh kekasih hati Soorim sudah berlumur darah sampai mengotori kaos putihnya. Terbaring kaku di pinggir jalan dengan wajah yang ditutup dengan kain.

Hancur.

Hatinya hancur berkeping-keping. Soorim bahkan tak mampu menangis karena rasa tak percaya menyumbat air mata.

Oh Tuhan, Chanyeol-nya sudah tiada. Pergi ke surga dengan cara yang tidak bertanggung jawab. Tabrak lari.

‘Kris Wu…’

Seluruh dunia juga tahu bahwa lelaki itu adalah iblis ambisius gila. Soorim tak bisa diam saja. Bagaimanapun juga, Chanyeol tak pantas mati sendiri.

Seseorang harus membantunya mendayung perahu menuju surga, dan Soorim tahu siapa orang yang tepat.

.

.

“Aku minta maaf. Aku menyesal, Oppa. Aku tak akan lari lagi di pernikahan kita besok, aku janji.”

Soorim merengek di ujung sambungan dengan Kris yang masih mendengarkan. Wanita itu memutuskan untuk menelepon calon suaminya itu untuk minta dijemput.

“Kau ada dimana sekarang?” tanya Kris.

“Aku ada di stasiun Yonsang, Oppa. Aku berdiri di bawah tiang lampu nomor dua. Tolong jemput aku.”

“Oke, jangan kemana-mana. Aku akan segera datang.”

Sambungan terputus dengan senyuman Soorim yang perlahan memudar. Wanita itu duduk di dalam mobil yang baru saja dia sewa. Malam itu juga, setelah kepergian Chanyeol, Soorim melakukannya.

Membalaskan kematian kekasihnya karena kebengisan Kris Wu.

Bagaimana caranya?

Mudah saja. Karena pria bengis itu sudah berdiri di bawah tiang lampu nomor dua, maka inilah saatnya. Soorim menyalakan mobil, menekan gas dalam-dalam. Membidik tubuh tegap Kris sebagai tujuan, lalu menabraknya sampai terpental.

Soorim tak berhenti sampai tubuh itu terpelanting ke samping. Mobil terus dia lajukan dengan cepat.

“Mati saja kau, Kris Wu sialan.”

Senyumnya terkembang puas. Soorim berhenti di pinggir taman demi mengistirahatkan diri.

Wanita itu tak berhenti menggumam tentang betapa puasnya dia.

Kematian Chanyeol sudah terbalaskan. Cintanya yang hancur sudah mendapatkan obatnya. Kris Wu pasti sudah mati dengan wajah penuh darah.

“Kau pantas mendapatkannya.”

Soorim lalu menyalakan radio di mobilnya. Hendak merayakan kesuksesan malam ini dengan satu-dua lagu namun sebuah berita menginterupsi.

“Tersangka tabrak lari berinisial BBH, malam ini menyerahkan diri setelah mengakui perbuatannya. Diketahui pria ini telah melakukan aksi tabrak lari yang memakan satu korban bernama Park Chanyeol di stasiun Yonsang, siang tadi. Sekian kilas berita untuk malam ini. Semoga tidur anda berlangsung nyenyak dan damai.”

.

.

End

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Hello, Kris – TRIA.SI

[Kris Birthday project]_[Hello,kris]-TRIA.SI|Kris&OC|Romance|PG-15

Salju pertama dibulan november begitu deras bahkan duduk berlindung di bawah pohon tidak dapat melindungiku dari basah.Aku mengamati langit,awannya berwarna putih seakan membawaku mengingat memori 15 tahun lalu saat aku dan dia masih kanak-kanak.Ingatkah kamu saat kita bermain salju di tempat ini?

“hanna,kalau sudah besar nanti aku janji akan menikahimu.!”Ucap pria kecil dengan seragam TK nya.Dia berucap mantap pada seseorang yang tengah asik menangkap salju pertama itu.

“yifan,jangan janji yang tidak pasti!”cetus aku kecil sembari menangkap beberapa butiran salju yang langsung cair saat sampai di permukaan sarung tanganku.”Aku enggak ingin janjimu seperti salju ini.”

“Aku yifan dan aku bukan salju.Aku pasti akan menikahimu..pasti.!”
Dasar keras kepala.

Yifan adalah tetanggaku saat aku pindah TK.Dia itu aneh,Yifan selalu bilang kalau dia akan menikahiku.Manis,tapi sayang romansa itu harus berakhir,saat lulus TK aku harus pindah dan masuk asrama diKanada.Benar-benar tidak ada kontak sama sekali.Sekarang setelah hampir 15 tahun lamanya aku datang kembali.Janjimu itu aku selalu ingat dan entah sejak kapan menjadi sebuah harapan,yah meski aku selalu mencerca diriku yang bodoh mempercayai kata-kata anak TK,memang bodoh kerena tidak bisa tidak percaya padamu. Continue reading “[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Hello, Kris – TRIA.SI”

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Last – MelFanfan

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Last – MelFanfan
Kris and Exo member||sad||G
.
.
.
.
.
.
Korea Selatan, Mei 2014

Berita itu sudah tersebar luas, paparazi terus berdatangan, caci dan makian terus mereka lontarkan, tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi. Aku terkekang di sini. Butuh beberapa hari untukku memikirkan hal ini, tentang para member dan fans. Aku tau banyak orang yang kecewa dengan keputusanku, aku pun bimbang tapi mau bagaimana lagi. Aku sudah tidak sanggup.

“Gege, kami mohon bertahan dengan kami” suara itu terdengar bergetar

“Maafkan gege, Sehun. Tapi ini keputusan gege” ucap ku tegar

“Beri kami alasan yang masuk akal, hyung” suara angelic itu akan ku ingat

“Aku tidak suka dikekang, Suho. Kau bisa menjadi leader yang baik” aku tersenyum padanya

“Apa kau sudah tidak sayang lagi pada kami, hyung?” suara itu terdengar lirih

“Aku menyayangi kalian semua. Jangan bersedih, Yeol”

“Tentu aku sedih, kau sudah ku anggap seseorang yang penting dalam hidupku. Jika kau menyayangi kami, tidak seharusnya kau pergi meninggalkan kami” tangis itu pecah seiring dengan alunan hujan

“Maafkan aku, ini pilihanku. Tolong hargai keputusanku” ucap ku lirih

“Gege, kau, apa kau akan kembali ke China?” mata rusa itu hampir mengeluarkan tangisannya

“Tentu, Lu. Aku akan menunggu kalian di China” Continue reading “[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Last – MelFanfan”