[EXOFFI FREELANCE] Forecast the Series (Chapter 5)

Tittle                     : Forecast the Series

Author                  : Moully Jung

Length                   : Chaptered- Ficlet

Genre                   : fantasy, Persahabatan,

Rating                   : T

Main Cast              : All Exo member, ot12

Summary              :Sebuah ramalan tentang kehancuran bumi membuat Suho harus terlibat dalam sebuah misi besar untuk menyelamatkan bumi atau nyawanya yang akan jadi penggantinya.

Disclaimer             : cerita ini sudah pernah dipublikasikan di

https://www.wattpad.com/user/Moulidia

Perjanjian dengan iblis

BY: Moully_jung

Beberapa menit kemudia, langit di atas mereka menggelap bahkan matahari perlahan tertutup oleh bayangan hitam yang sedikit demi sedikit mengikisnya. Keadaan ini persis seperti gerhana matahari tapi terlalu lama untuk di bilang gerhana matahari, hewan-hewan peliharaan di depan mereka tiba-tiba terjatuh tidak sadarkan diri, tidak,  mereka tidak mati, hanya tertidur, entah sampai kapan.

Belum juga pulih dari kepanikanya, symbol-symbol yang terukir di tubuh mereka tiba-tibak bercahanya, pertanda ada pemilik kekuatan lain yang baru muncul di deket mereka. Mata mereka terfokus pada seorang pria yang berdiri dengan gagahnya di atas atap salah satu rumah warga yang juga memandang kearah mereka bertiga, tubuh pria tersebut tidak begitu tinggi, dengn rambut hitam dan mata merah menyala, di salah satu matanya terukir symbol sang pengendali matrial bumi yang juga ikut bersinar sama seperti milik mereka bertiga. Ekspesi pria itu datar tetapi tatapan matanya seolah siap menghancurkan manusia manapun yang menatapnya, atau bisa di katakana ‘mengerikan’

Sementara itu di sisi lain desa, seorang pria jangkung dengan rambut hitam sedang menatap intens kearah Kris dan Suho dengan mata merah menyalanya. Terdapat symbol phoenix di punggung tangan kanan pria tersebut yang bersinar begitu juga symbol milik Kris dan Suho yang ikut bersinar pertanda ada pemilik kekuatan lain yang baru, muncul di hadapan mereka.

Tampa di duga Suho tersenyum kearah pria tersebut

” ahhh…, kalian sudah datang rupanya “.

****

Suasana semakain mencekam untuk Baekhyun, Xiumin dan Sehun. Udara di sekitar mereka semakin dingin, kabut hitam memenuhi langit menutup hamparan langit biru dan merubahnya menjadi lautan hitam yang mengerikan, lengkap dengan matahari berwarna merah yang bertengger angkuh tepat di belakang si pria misterius.

Sementara itu sang peria misterius mulai menatap mereka dengan tatapan mematikan, mata merahnya seakan mengisyaratkan kehancuran bagi seiapa pun yang berni mengusiknya. Melihat itu Sehun dan Baekhyun beringsut dan berlindung di belakang tubuh Xiumin.

“Hyung dia menatap kita, apa kita harus melawanya hyung, ahhh… tapi dia terlihat sangat mengerikan, aaahh… apa yang harus kita lakukan”  rengek Sehun  panik sebari sedikit menarik lengan baju Xiumin

“aku bisa merasakan aura dinginya.  Entah apa yang dia laukan di sini, kemungkinan besar dia yang menyebabkan semua ini, kalau begitu ayo tangkap dia dan pastikan apa yang terjadi” usul Baekhyun yang masih setia berlindung di punggung Xiumin.

Tampa meraka sadari bongkahan batu-batu besar melayang kearah meraka, membuat Baekhyun dan Xiumin terpental ke bealakang dengan suara dentuman yang mengerikan dan retakan sepanjang 2 meter di tanah yang mereka pijak.  Xiumin merasa tulang tanganya patah sementara darah mengalir dari kepala Baekhyun, untunglah mereka bukan Manusia jadi luka-luka tersebut bisa sembuh dalam hitungan detik.

“Apa kalian baik-baik saja?” Sehun menghampiri mereka dan seketika membawa mereka terbang menaiki gulungan angin yang berputar di kakinya.

“aku baik-baik saja, thanks Sehuna” kata Xiumin sebari merangkul pinggang adiknya

“Hyung, apa kita harus melawan dia ?”  tanya Sehun dengan menatap lurus pada pria misterius yang mulai membentuk jarum jarum raksasa dari batu-batu di sekitarnya dan sekali lagi melesat ke arah mereka.

“kita harus menghentikanya, tapi sepertinya dia adalah pemilik kekuatan sama seperti kita, Suho hyung akan marah jika kita menyakitinya” jawab Xiumun dengan tangan yang sibuk membekukan jarum jarum raksasa yang mengarah pada mereka dan memecahnya menjadi butiran butiran kecil Kristal es, terlihat seolah terjadi hujan salju local di tempat mereka berada.

Tiba-tiba suara gesekan yang mengerikan mengaum di telinga mereka. Ternyata suara tersebut berasal dari bebatuan yang muncul dari tanah di kanan dan kiri mereka yang kini membentuk dinding  setinggi tujuh meter dengan lebar  tiga meter, lebih tinggi dari posisi mereka terbang sekarang. belum sempat memahami apa yang sedang terjadi tiba-tiba dinding-dinding batu tersebut bergerak dengan kecepatan tinggi mencoba menghimpit mereka, beruntung angin Sehun lebih cepat membawa mereka terbang menjauh saat dinding batu hampir menghimpit mereka.

“waw, tadi itu hamper saja” kata Sehun yang masih berusaha menenagkan jantungnya yang hampir copot karena kejadian tadi.

“Sehun bantu aku untuk mendekatinya, aku punya acara untuk menghentikan mahluk misterius itu dan Hyung lindungi aku” kata Baekhyun memandang dengan serius kedua temanya tapi hanya di tanggapi tatapan bingung oleh keduanya seolah berkata ‘apa yang ingin kau lakukan?’

“ayolah kali ini saja  percaya padaku,  kita tidak punya banyak waktu untuk menjelaskan” kata Baekhyun mencoba meyakinkan teman temanya sekali lagi.

“kau yakin?” Xiumin menatap Baekhyun dalam mencari keraguan dalam manik indah nya, tapi nihil hanya ada ambisi dan keperayaan di matanya “baiklah, ayo lakukan” jawabnya final.

“hey apa yang sedang kalian berdua lakukan, cepat bantu aku, Mahluk itu semakin ganas menyerang kita” triak Sehun yang mulai kualahan menghadapi serangan demi serang yang dilemparkan ke arahnya.

“seberapa cepat anginmu bisa mebawa kita mendekatinya Sehun?” Tanya Baekhyun yang di tnggapi cengiran sombong dari Sehun “kita lihat saja Hyung”.

Dan setelah itu mereka melesat mendekati sang pria misterius dengan kecepatan tinggi, masih dengan putaran angin milik Sehun yang berputar di kaki mereka. Tapi ternyata perjalanan mereka tidak semudah yang mereka bayangkan, semakin dekat mereka dengan si pria misterius semakin ganas pula batu batu yang menyerang mereka, Xiumin mulai kualahan menghadapi batu batu tersebut melihat itu Sehun menghempaskan batu-batu tersebut dengan anginya ke segala arah hingga menghancurkan bangunan-bangunan di bawah mereka. Sesekali Baekhyun melepaskan cahaya menyilaukanya hingga sang pria misterius tidak dapat melihat pergerakan mereka.

Kini tinggal dua meter jarak yang memisahkan mereka, Bakhyun melompat dari atas gulungan angin Sehun dan mendarat sempurna di atas atap yang sama dengan sang pria misterius berdiri,  begitupun dengan Xiumin dan Sehun. Melihat itu sang pria misterius mulai malayangkan jarum jarumnya lagi kearah mereka bertiga tapi kali ini terbuat dari logam yang pastinya akan sangat mudah menembus kulit mereka. Sehun dengan secepat kilat menangkis jarum jarum tersebut hingga menancab  sepurna pada bangunan di sekitarnya.

“Hyung aku akan menghampirinya lindungi aku” kata Baekhyun yang langsung berlari menuju si pria misterius.

Kali ini semua fokus kekutan mereka berpusat pada Baekhyun, Xiumin membentuk prisai es di sekitar tubuh Baekhyun untuk melindunginya dan angin Sehun berputar mengelilinginya mengempaskan apa pun yang mencoba menyentuh tubuh Bakhyun.

Sementara Baekhyun berlari, manik hitamnya bertemu dengan manik merah menyala milik sang pria misterius, ukiran simbol pengendali unsur bumi di mata kanan pria tersebut semakin terlihat jelas, bagitu pula dangan simbol di tubuh Baekhyun yang mulai semakin terasa panas. Satu langkah lagi maka Baekhyun akan sampai, tanganya terulur untuk menyentuh Pundak sang pria mestirius dan menyelesaikna misisnya.

Tida-tiba sudut bibir sang pria musterius itu tertarik ke samping, membentuk senyum yang mengerikan sekaligus merendahkan di mata Baekhyun. Seketika tubuh Baekhyun menegang tatapanya tidak dapat beralih dari manik merah sang pria misterius, apakah Baekhyun ketakutan?. Tidak, Baekhyun bukan takut, dia terpesona. Terpesona oleh wajah menyeramkan yang juga terlihat menggemaskan disaat bersamaan. Terpesona oleh senyum mengerikan yang enatah kenapa terlihat indah di mata Baekhyun. Ya anggaplah otak Baekhyun sudah tidak waras kali ini, bahkan dia sudah tidak perduli apa yang akan teman temanya katakan jika mereka mengetahuinya. Dia hanya tidak mengerti bagaimana bisa wujud yang menebarkan kegelapan bisa seindah ini.

Sementara itu tombak tombak logam sudah siap menyerang Xuimin dan Sehun, tidak siap dengan serangan mendadak membuat Xiumin dan Sehun kehilangan fokusnya hingga prisai Xiumin dan angin Sehun di sekitar tubuh Baekhyun melemah, hal itu lantas memberi kesempatan pada si pria misterius untuk menyerak bakhyun dari belakang.

“Hyung apa yang kau lakukan” triak Sehun yang melihat Baekhyun hanya terpatung di depan sang pria misterius. Suara Sehun menyadarkan keterpesonaanya, dan segera menyentuh bahu si pria misterius.

Seketika tombak tombak logam yang mengarah pada mereka berhenti bergerak dan jatuh ke tanah begitu saja. Sang pria misterius kehilangan control akan kekuatanya karena sebenarnya dia hanya bisa mengendalikan matrial bumi yang dia lihat, bahkan saat dia mengangkat batu atau logam dari dalam tanah yang tidak terlihat dari permukaan, itu karena matanya dapat melihat menembus ke dalam tanah atau benda apapun yang menghalangi ketika  dia menginginkanya. Dan tampa penglihatan bisa apa dia.

Xiumin dan Sehun berlari menghampiri Baekhyun dan si pria misterius yang sudah berlutut di depanya.

“ apa yang terjadi ?” tanya Sehun penasaran

“aku menghilangkan cahanya yang masuk ke matanya, sekarang dia tidak bisa melihat” jelas Baekhyun singkat

“ waw, hyung bisa melakukan itu, Daebak..” kata Sehun dengan tatapan kagum atas apa yang Baekhyun lakukan, yang di tatap hanya membalas dengan senyum bangganya kemudia ikut berlutut di depan si pria misterius.

“hey, kau baik baik saja, maaf aku harus melakukan ini, aku takut akan melukaimu jika kita terus berperang seperi tadi. Aku janji aku akan mengembalikan penglihatanmu lagi dan ku rasa mahluk indah sepertimu tidak pantas menjadi penyebar kegelapan seperti ini”

kata Baekhyun dengan senyum indah mngembang di wajahnya, tatapan tulusnya masih menatap dalam manik merah terang yang yang entah sejak kapan berubah menjadi biru di depanya, tanganya sesekali mengusap rambut halus sang pria misterius tersebut. sedangkan sang pria misterius sibuk mengumpat di dalam hatinya karena perlakuan Baekhyun dan bersumpah memjadiakan Baekhyun orang pertama yang dia bunuh ketika penglihatanya kembali.

Xiumin dan Sehun yang menyaksikan itu hanya bisa berpandangan satu sama lain menyuarakan ketidak mengertian mereka dan kemudia menatap aneh pada Bekhyun.

Tampa mereka sadari si pria misterius yang sejak tadi hanya terdiam mulai menggerakan bibirnya, seperti melafalkan sebuah kata, tapi tidak ada suara yang terdengar bahkan tidak di telinga sensitif mereka.

“Baekhyun awas…!!!” suara triakan Suho menggema dari arah belakang mereka bersamaan dengan pria tinggi dengan sayap phonix yang terbuat dari api melesat secepat kilat menghampiri Baekhyun siap menusuk Baekhyun dengan tombak api di tanganya. Suho mngarahkan airnya pada tomak api tersebut dan di bekukan oleh Xiumin, hingga akhirnya hancur menjadi butiran es dan jatuh ke tanah. Baekhyun yang mulai menyadari situsinya refleks berbalik dan menyentuh tangan pria tersebut dan seketika meleleh hingga sebatas pergelangan tangan menyisahkan tulang dan beberapa lelehan daging, Baekhyun tidak menyangkah kalo badan pria ini bisa begitu sangat panas hingga dapat melelehkan tangan seseorang, luar biasa pikirnya.

Jika kalian bertanya apakah dia tidak merasa sakit jawabanya tentu saja sakit, tapi karena dia bertugas sebagi mata-mata dan di persiapkan untuk tetap dapat kembali ke tempat asalnya apa pun keadaan tubuhnya, maka sakit seperti ini tidak seberapa menurutnya bahkan dalam masa pelatihan sebagi mata mata dia pernah menghancurkan satu kaki dan setengah tangnya dan dia masih bisa berjalan jauh untuk kembali ke markas,

Perlahan sayap phonix di punggung pria tersebut menghilang begitupun degan panas di tubuhnya, saat itu Baekhyun tau, pria ini sudah mulai kehilangan penglihatanya, tapi tidak seperti pria misterius yang lebih kecil. mahluk ini sepertinya masih bisa mengeluarkan kekuatanya walaupun tampa penglihatan, itu terbukti dari telapaktanganya yang mulai mengeluarkan api biru dan siap menyerak bakhyun, untung saja Suho segera memadamkan api tersebut dengan airnya dan membungkus tubuh pria tersebut dengan air dan di bekukan oleh Xiumin. Kini pria tersebut terlihat seperi mayat yang terjebak di dalam balok es.

“hah, badan mu panas juga, hampir saja tulangku meleleh, sepertinya aku bersukur aku bukan manusia, kalo tidak aku harus rela hanya memiliki tulang di tangan kananku tampa otot ataupun kulit hanya karena menyentuhmu” oceh Baekhyun pada pria di sampinya yang sudah berubah menjadi balok es.

“kau tidak papa Baekhyun” tanya Suho sebari melihat ke arah tangan Baekhyun yang melepuh.

“masih bisa ku stasi, mungkin butuh waktu beberapa menit untuk mnyembuhkanya, kurasa ini cukup parah” jawab Baekhyun seadanya.

“apa esmu cukup kuat untuk menahanya hyung, bukankan dia juga mengendali api sepertiku” tanya Kris yang mulai mengagumi hasil karya Xiumin dengan menyapukan jari telunjuknya di sepanjang tepian balok es Xiumin dan mengeluarkan sedikit hawa panasnya di sana hingga tepian balok es tersebut sedikit meleleh tapi kembali utuh lagi dalam persekian detik.

“kau tenang saja, es ku bisa berregenerasi sendiri secara otomatis, jadi mahluk itu tidak bisa melelehkanya dari dalam ataupun jika kau mencoba melelehkanya dari luar, bagimana kau ingin mencobanya ?”

Kris  menggeleng, dia membayangkan apa rasanya terkurung di dalam balok es Xiumin, well sepertinya dia lebih memilih untuk tidak mengetahuinya, kemudia menunjukan cengiran ala bocah pada Xiumin.

“Suho hyung, kamu tau siapa mereka ?” tanya Xiumun yang di ikuti tatapan penasaran oleh Baekhyun dan Sehun pada Suho.

“ aku tau, tapi sebelum itu ayo kita cari tempat yang nyaman untuk membicarakan ini, aneh rasanya berdiri di  atap orang lain” kata Suho memandang atap tempatnya berdiri yang sudah tidak layak di bilang atap lagi karena terlalu banyak lubang di segala sisi.

“ Baiklah kalian semua ikut aku” kata Kris sebari merangkul pinggang pria misterius yang masih tidak bisa melihat itu di tangan kirinya dan dengan bantuan sayap naga di punggunya Kris dengan mudah membawa mereka terbang. Sementara  mahluk yang terjebak di balam balok es Xiumin terpaksa di bawa oleh Xiumin sendiri karena yang lain tidak mau membawa benda dingin tersebut. dan mereka semua terbang mengikuti Kris dengan menaiki putaran angin milik Sehun

***

Belum ada yang berubah dari pemandangan langit hari ini, masih langit hitam yang di lengkapi dengan matahari berwarna merah, dan masih memancarkan aura mengerikan seperti sebelumnya. Kini mereka ada di bawah salah satu pohon oak di pinggir hutan yang ada tidak terlalu jauh dari pemukiman warga. Kenapa mereka berada di sini itu semua karena ide Kris yang berfikir jika kita menyelesaikan masalah ini di pemukiman warga di takutan akan lebih banyak lagi bangunan yang hancur maka dari itu alam terbukan menjadi pilihan yang tepat, dan menurut mereka semua itu masuk akal. Kini mreka duduk bersantai di bawah pohon dengan dua mahluk misterius tersebut bersandar di batang pohon dan di kelilingi oleh mereka. Mungkin hanya yang lebih kecil saja yang bersandar karena yang satunya tertidur dalam balok es Xiumin.

“Jadi Hyung siapa mereka?” tanya Xiumin sudah tidak sabar karena mulai tidak tega dengan mahluk yang dia bekukan, tapi juga takut untuk membebaskanya.

“baiklah, sebelumnya aku minta maaf karena tidak menceritakan ini lebih awal pada kalian, sebenarnya alasan kita semua ke sini tidak hanya untuk berlibur tapi untuk bertemu mereka berdua. Kalian terlihat Lelah akhir akhir ini aku takut akan menguragi semangat kalian untuk berlibur jika aku menceritakan yang sebenarnya, terutama Sehun karena dia terlihat semangat sekali. Lagipula aku tidak tau jenis mahluk apa mereka dan kapan waktu tepatnya aku hanya tau kekuatan mereka dan di mana kita akan menemukanya. Aku tidak menyangka mereka datang secepat ini. Maaf Sehun sudah mengacaukan liburan mu aku tau kamu pasti kecewa.”

“ah tidak hyung, itu tadi menyenagkan, sejujurnya aku menantikan saat saat seperti ini, heheh” jawab Sehun sebari cengegesan ala anak SD, sedangkan yang lainya hanya menatap horor ke arah Sehun.

“ oke, pasti kalian sudah tau mereka pemilik kekuatan seperti kita bukan ?” mereka semua mengangguk.

“pertama yang aku temukan adalah Chanyeol, ah itu mahluk yang di bekukan Xiumin, dia memberi tau namnya Chanyeol dan dia bersama iblis yang dia layani bernama D.O Kyungsoo, ya kurasa ibils ini yang dia maksud. Saat pertama bertemu dia terlihat menganggap kita ancaman dan mengeluarkan api di tubuhnya oleh karena itu  Kris bersiap melawanya dengan menglurkan api naganya, tapi sepetinya dia sudah mengetahui tentang ke dua belas pemilik kekuatan jauh sebelum kalian mengetahuinya, jadi saat dia menyadari aku dan Kris pemilik kekuatan dia berhenti mengeluarkan apinya dan lebih memilih tidak perduli dengan kita berdua, sepertinya dia bukan tipe yang agresif, dia tidak akan menyerang jika kita tidak menyerang, saat itulah aku menanyakan siapa dia dan apa tujuanya di sini.

Dan saat dia mendadak pergi dan menyerang bakhyun aku menyadari kalo Chanyeol hanya akan bertindak jika di perintahkan Kyungsoo. Dan lebih lengkpanya kita akan tanyakan langsung padanya” Suho menatap ke arah Kyungsoo dan di ikuti oleh yang lainya.

“jadi kyungsoo, apa kamu keberatan menceritakan pada ku apa yang terjadi di sini ?” Suho menatap langsung pada mata biru Kyungsoo yang masih tidak bisa melihat

“Aku hanya mengabulkan permintaan seorang anak, dia memohon pada  ku untuk membunuh orang orang desa yang telah membuatnya kehilangan kaka satu satunya, dia bilang bilang kakanya di pukuli hanya karena mereka mencuri sepotong roti oleh seorang petani, krena mereka sangat lapar dan warga lain yang melihat kakanya sekarat malah memilih mengacuhkanya hingga dia meninggal sendirian dalam udara malam yang dingin ketika semua orang tidur nyaman di tempat tidurnya, jadi dia memintaku membuat mereka tidak pernah tebangun dari tidurnya sampe mereka mati, dan sebagai jaminanya nyawanya menjadi makananku”

“lalu, apa anak itu juga sudah meninggal ?” tanya Kris pensaran

“tentu saja aku sudah memakanya, itu persaratanya” jawab Kyungsoo masih dengan wajah datarnya.

“bagaimana kau bisa melakukan itu, maksud ku membuat mereka tidak terbangun lagi dan menyebarkan kegelapan seperti ini” tanya Baekhyun yang ternyata masih memendangi Kyungsoo dengan ekspresi kagum.

“aku bisa mengabulkan sebuah kutukan, aggap saja itu seperti sihir, saat aku membuat kutukan maka alam akan secara otomatis mengabulkan kutukan tersebut, tapi tentu saja aku bisa membatalkanya semauku”

“apa kau bisa mebuat warga dewa tersebut bangun lagi ?” Suho berharap jawabanya iya. Dia akan melakukan apa pun untuk menyelamatkan warga desa tersebut.

“tentu saja, tapi kenapa aku harus melakukanya, terlebih itu akan melanggar janji ku, aku mungkin ibls tapi aku menepati janjiku, tidak seperti manusia yang mudah sekali berbohong, iblis tidak berbohong kami memanipulasi?”

“bagiman mana jika kutawarkan jiwa ku, ayo buat perjanjian dan kamu bisa memakanku jika aku mati, tapi lepaskan warga desa, jika kau ingin membunuh maka bunuh orang orang yang memukul anak itu saja dan orang yang mengacuhkan saat dia sekarat tapi jangan semua warga desa, bagimana, dengan begitu kamu tidak melanggar janjimu bukan ?” sontak semua orang memandang kearah Suho dengan tatapan ‘apa yang sebenarnya coba kamu lakukan dengan menjual jiwamu’ dan beberapa berfikir pasti Suho sudah tidak waras.

“sepertinya hanya kamu manusia di sini aku bisa mendengar detak jantungmu yang seperti manusia normal dan darah manusia di tubuhmu, terlebih dari yang kamu ceritakan kamu memiliki kekuatan sama sepertiku, menarik, kau akan menjadi jiwa yang lezat untuk di makan”

Mendengar kata kata yang Kyungsoo ucapan membuat mereka berfikir ternyata mahluk ini tidak secerdas yang mereka bayangkan, atau mungkin mereka tidak tau bahwa tidak ada yang bisa mendeteksi darah seorang Dewa itulah kenapa hanya darah manusia yang tercium dari tubuh Suho karena dia setengah manusia. Lihat saja bahkan Iblis sekalipun tidak mengetahuinya.

“dan satu lagi permintaanku jadilah bagian keluargaku bersama mereka, yang artinya kau juga harus melindungi mereka dan perlakukan mereka sebagaimana keluarga dan tetu saja kau tidak boleh membunuh keluarga, seperti itu juga kau akan meperlakukan ku, bagimana kau bisa mengabulkanya, dan setelah aku mati kau bisa ambil jiwa ku ?”

“ menarik, tapi kembalikan dulu penglihatanku aku tidak bisa membuat perjanjian tampa penglihatanku karena aku harus melihat mu, dan kembalikan  Chanyeol juga jika tidak keberatan. Kalian tidak usah hawatir aku tidak akan kemana kemana, aku janji”

Dan keumudia Bakhyun menyentuh tangan Kyungsoo dan perlahan penglihatan Kyungsoo mulai kembali, dan hal pertama yang dia lihat adalah wajah Baehyun yang tersenyum konyol di hadapanya, ah Kyungsoo lupa kalo dia harus membunuh mahluk satu itu tapi dia sudah terlanjur berjaji untuk membuat perjajnjian dengan Suho yang artinya dia tidak bisa membunuh mahluk satu ini. “kali ini kau selamat Baekhyun” katanya dalam hati.

Selanjutnya Xiumin melelehkan esnya pada tubuh Chanyeol dan kemudian Bekhyun menyentuh tangan Chanyeol untuk mengembalikan penglihatanya.

***

Beberapa menit kemudian mereka masih berkumpul di bawah pohon yang sama kecuali Kyungsoo dan Suho yang sedang melakukan perjanjian. Kris dan Sehun sedang memperhatian jalanya ritual perjanjian sedangkan Xiumin dan Baekhyun sepertinya tidak terlalu perduli dengan apa yang akan Suho lakukan. Toh siapa juga yang akan membunuh anak dewa, ya kecuali dewa itu sendiri tentunya. Pikir mereka.  Yang mereka tidak tau saat Suho mati makan semua pemilik kekuatan akan mati.  Itu berarti kehancuran dunia yang di ramalkan zeus telah terjadi dan zeus membinasakan mereka semua. (penjelasanya ada di charter 1) Bahkan bisa jadi kyungsoo tidak akan sempat memakan jiwa Suho sebelum zeus mengambil jiwanya. Sungguh perjanjian yang sia sia. tapi itu satu satunya cara Suho untuk membuat Kyungsoo dan Chanyoel bergabung bersamanya.

Perjanjian sudah di mulai. Cahaya Lingkaran dengan pentagon memancar dari dalam tanah.  Tepat di bawah kyungsoo dan Suho berdiri.  Tangan mereka saling bertautan dengan tangan kanan Suho menggengam pergelangan tangan kyungsoo dan begitupun sebaliknya.  Kemudian tangan mereka di rentagkan dan di angkat setinggi dada.  Awan hitam melingkar di sekitar tangan mereka yang bertaut seperti tali yang mengikat mereka hingga tidak dapat lepas.

Kemudia mereka berdua terlihat mengucapkan sumpah dari bahasa yang tidak satupun dari mereka mengerti kecuali Chanyoel tentunya. Dan tiba tiba cahaya mereh tersebut menegelamkan mereka berdua hingga tak terlihat kemudian menghilang menyisahkan lambang pentagon dengan lambang pengendali matrial bumi di atasnya (itu adalah lambang kyungsoo. Well setiap iblis punya lambang yang berbeda) di tangan kanan kyungsoo dan dada sebelah kiri Suho.

“apa tanda ini akan selalu terlihat kyung ?”  kata Suho sebari mengusap dada sebelah kirinya tempat lambang batu tersebut kini bersinar.

“tidak. Itu hanya bersinar ketika kau membutuhkanaku. Saat lambang itu bersinar maka akan menjadi perintah mutlak untuk ku”

“bagus kalo begitu.  Aku tidak suka punya terlalu banyak gambar gambar aneh di tubuhkan.”

Kyungsoo sedikit memejukan bibirnya kesal mendengar lambangnya di bilang gambar aneh oleh Suho. Kemudian mereka berdua berjalan kearah teman-teman yang lainya berkumpul.  Dan kyungsoo memamerkan senyum indah pertamnya pada keluarga barunya sebagai hasil dari perjanjiannya tadi dengan Suho.  Suho melihat itu hanya tertawa sedangkan yang lain kembali membalas senyum manis kyungsoo, kecuali Baekhyun yang mulai kehilangan otaknya lagi dan kembali mematung menatap kyungsoo.

Lalu bagimana dengan Chanyoel. Sebenarnya selama dia dibekukan dia masih bisa mendengar semua pembicaran mereka.  Dan saat kyungsoo setuju untuk melakukan perjanjian dia hanya bisa pasrah. Tuanya ini memang cukup keras kepala jika sudah berkata iya maka dia tidak akan mengganti keputusanya. Ya mau bagaimana lagi. Toh dia hanya iblis pelayan kemana kyungsoo pergi dia akan ikut.  Toh sepertinya mereka tidak buruk juga.  Tapi tentang Suho yang manusia sebenarnya dia sedikit meregukan itu.  Karena setaunya jika pemilik kekuatan adalah manusia makan badanya akan hancur karena tidak sanggup menampung kekuatan tersebut tapi Suho baik baik saja. Berarti ada sesuatu yang Suho sembunyikan ntah apa itu. Tapi ya sudah lah dia tidak mau ambil pusing toh perjanjian sudah di buat. Apa lagi yang bisa dia lakukan.

***

Setelah berpamitan dengan pemilik penginapan mereka bersiap untuk pulang.  Sebuah jip mengantarkanya sampe pusat kota setelah itu baru mereka bisa naik angkutan umum ke bandara.

Awalnya hanya ada lima orang dalam perjalanan pulang mereka tapi kemudia kyungsoo dan Chanyoel bergabung entah datang dari mana, tiba tiba saja mereka sudah ada di atas jib bersama mereka.

“kemana kalian akan pergi” tanya Chanyoel penasaran

“korea, kau pernah ke sana sebelumnya?, Xiumin semangat karena akhirnya Chanyoel berbicara

“mungkin, entahlah mungkin aku ke sana sebelum tempat itu di sebut Korea” mendengar itu Baekhyun memutar matanya menatap Chanyoel, ‘satu lagi mahluk tua di keluarga ini’ pikirnya, tampa dia sadari Baekhyun mulai mengangap teman-temanya sebagai keluarga barunya.

“apa kalian juga punya Paspor dan Visa ?” kata Sehun serius.

” oh kita akan naik pesawat untuk ke tempat yg bernama korea itu ? ” jawab Chanyoel asal

” tentusaja, kecuali kau bisa terbang mengikuti pesawat kita nanti ” kata Kris memnunjukan cengiran mengejeknya

” tidak,  Kyungsoo tidak akan menyukai itu,  baiklah aku harus mempersiapakan semuanya agar aku dan Kyungsoo bisa naik pesawat bersama kalian. Sampai ketemu lagi ”

Kata Chanyoel yang kemudian menghilang entah kemana dan membuat semua orang di situ terpaku heran

“kyung apa dia selalu melakuakn itu? ” tanya Xiumin penasaran

“kurang lebih iya, setidaknya 70thn terahir” kata kyungsoo dengan wajah polosnya.

” ternyata susah juga jadi pelayan, aku mulai kasian pada Chanyoel” kata Kris tapi sepertinya kyungsoo tidak peduli dengan itu.  Wajahnya tetap datar seperi biasanya.

Dan selanjutanya perjalanan pulang mereka di penuhi dengan canda tawa.  Kyungsoo sesekali ikut bercanda bersama mereka tapi malah terlihat menyeramkan karena ekspresi wajahnya tetap datar apapun yang dia bicarakan. Mungkin kyungsoo hanya belum terbiasa. Dia masih butuh banyak belajar sepertinya.

Kemudia keindahan hari itu di rusak oleh satu pernyataan dari Sehun

” hyung mau ku beritau satu rahasia ” kata Sehun memasang cengiran has Sehun di wajahnya kusus untuk kyungsoo

” apa? ” kyungsoo sebenarnya tidak terlalu perduli dengan apa yang akan Sehun katakan.

” apa kau sudah tau, Suho hyung itu anak dewa, tapi dia setengah manusia maknya dia terlihat seperti manusia, tapi walau begitu dia tetap immortal seperi dewa lainya, menarik bukan” Sehun bercerita seolah tidak ada yang salah dengan itu, tampa menyadari ekspresi wajah kyungsoo mulai berubah.

” jadi Maksudnya Suho tidak bisa mati ” kyungsoo masih mencoba menahan amarhnya

“tentu saja siapa yang bisa membunuh anak dewa”

Mata kyungsoo berubah menjadi merah.  Sebuah ledakan bermunculan dari kanan kiri jalan yang mereka lalui, kemudian sebuah retakan besar mengejar mobil jib mereka memaksa Suho membuat pengemudi jib tersebut tidak sadarkan diri dan mengmbil alih kemudinya dan Baekhyun membuat mobil jib tersebut melesat dengan kecepat cahaya.  Klo tidak mereka semua akan berakhir tragis masuk kedalam retakan raksasa yang dibuat kyungsoo.

” ya Sehunah apa yang sudah kamu lakukan ” tanya Kris dengan nada sedikit keras. Mendengar itu Sehun memunculkan ekor dan telinga srigalnya.  Dia duduk dengan ekor yang melingkar di tubuhnya dan telinga yang di turunkan.  Jangan lupa ekspresi pupunya,

“apa salahku hyung, aku kan hanya ingin bercerita” Sehun mengedipkan matanya memelas, Kris mulai tidak tega pada Sehun, dan memilih mengurungkan niatnya memarahi Sehun.

Sementara itu Xiumin mencoba menengakan kyungsoo

“kyungi-ya sudah lah, hentikan itu,  orang-orang di sini tidak punya salah pada mu mengapa kau hancurkan jalan dan lahannya ”

Tapi kyungsoo masih tidak perduli dengan apa yang Xiumin katakan. Dan sepertinya keadaan ini akan berlanjut sampai mereka sampai ke bandara.  Itu artinya semakin banyak pekerjaan mereka untuk membenarkan apa yang mereka rusak setelah sebelumnya mereka harus membangun kembali desa yang hancur kini mereka harus memperbaiki jalan dan perkebunan.

“ternyata mengurus bayi-bayi besar ini lebih susah dari dugaanku ” kata Suho mengrutu, tapi wajahnya menunjukan senyum indahnya.

#berlanjut di Chapter berikutnya

Hai temen temen

Ini pertama kalinya aku buat cerita yang ada action nya, gimana aneh ga?. Maaf ya klo gaje. Percayalah aku berjuang keras buat nulis Chapter ini. Semoga kalian suka ya.

Well, makasih udah baca. Jangan lupa komen atau tinggalkan jejak.

Trimakasih

Moully Jung :*

 

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s