DREAM — #5: Academy ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s SidePrologue ► Hyerin’s Side#1: Her Problem#2: A Friend#3: Rival#4: Chronopshyra — [tonight]

♫ ♪ ♫ ♪

#5 — Academy

In Author’s Eyes…

Hyerin membuka matanya perlahan, dan tertegun saat menyadari dirinya ada di UKS sekolah. Gadis itu segera berusaha bangun.

“Kau bangun?”

Hyerin tersentak saat mengenali suara Baekhyun di ruangan kecil itu. “Kenapa kau di sini?” tanya Hyerin kaget, tersadar penuh dari kelinglungannya tadi.

“Kau tadi pingsan. Jadi aku membawamu kesini.”

Hyerin menyernyit, tapi kemudian gadis itu memandang Baekhyun.

“Apa kau sudah makan? Berapa kali kau makan dalam sehari? Kenapa badanmu ringan sekali?” tanya Baekhyun.

“Kau banyak tanya.” jawab Hyerin sambil berusaha untuk turun dari tempat tidur. “Kau sudah merasa baikan?”

Continue reading “DREAM — #5: Academy ►► IRISH”

Iklan

DREAM — #4: Chronopshyra ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s SidePrologue ► Hyerin’s Side#1: Her Problem#2: A Friend#3: Rival — [tonight] #4: Chronopshyra

♫ ♪ ♫ ♪

#4 — Chronopshyra

In Jungha’s Eyes…

Keadaan Hyerin semakin hari semakin buruk. Sekarang gadis itu sama sekali tidak pernah tidur di sekolah. Dan tidak makan atau minum apapun. Dia terlihat sangat pucat. Terutama karena penampilannya terlihat semakin acak-acakkan.

Ujian juga semakin dekat, dan persaingan nilai di kelas kami jadi semakin menakutkan. Terutama bagi murid lain yang tidak pernah melihat Hyerin mengerjakan soal di papan tulis dengan cara yang kejam—karena dia terus mematahankan kapur saat berhenti menulis, membuatku dan mungkin beberapa yang lainnya, yakin jika gadis itu sangat emosi saat mengerjakan soal.

Continue reading “DREAM — #4: Chronopshyra ►► IRISH”

DREAM — #3: Rival ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s SidePrologue ► Hyerin’s Side#1: Her Problem#2: A Friend — [tonight] #3: Rival

♫ ♪ ♫ ♪

#3 — Rival

In Hyerin’s Eyes…

Pemuda ini mengikutiku lagi. Untuk kesekian kalinya dalam minggu ini. Kenapa dia selalu mengikutiku dan selalu menuntut jawaban dari pertanyaan yang sama? Kenapa dia sangat ingin tahu?

Aku menghentikan langkahku. Kudengar suara langkah cepat mendekatiku. Ia pasti akan menunjukkan senyumnya padaku, berpikir bahwa senyum itu bisa membuatku luluh dan bicara padanya.

Padahal nyatanya dia hanya akan mendapatkan pertanyaan yang sama dariku, dan menjawab dengan kalimat yang sama yang sudah bisa aku hafal. Lalu aku akan marah dan meninggalkannya, jadi dia tidak akan mengikutiku lagi, hari ini.

Oh, ayolah. Sampai kapan keadaan monoton ini akan terjadi? Sangat membosankan.

“Kenapa kau mengikutiku? Kau sudah mengikutiku sejak dari sekolah.” ucapku padanya saat dia sudah sampai di depanku.

“Jadi kau tahu?”

Continue reading “DREAM — #3: Rival ►► IRISH”

DREAM — #2: A Friend ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s SidePrologue ► Hyerin’s Side#1: Her Problem — [tonight] #2: A Friend

♫ ♪ ♫ ♪

#2 — A Friend

In Author’s Eyes…

Pagi menjelang, setelah mengabaikan pemandangan tidak nyaman yang dilihatnya malam tadi, Baekhyun mau tak mau harus berhadapan lagi dengan sosok gadis berambut merah menyala dengan kulit kelewat pucat itu ketika dia menginjakkan kaki di pelataran sekolah.

Bisa Baekhyun lihat, bagaimana si gadis bermarga Lee itu datang dengan menaiki sepeda gunung. Di mana kedua manik Baekhyun sempat dibuat kebingungan lantaran gadis itu datang dengan menutupi rambut menyalanya menggunakan topi. Belum lagi sweater tebal yang dikenakannya sekarang membuat Baekhyun hampir saja tidak mengenalinya.

“Eh? Gadis itu naik sepeda ke sekolah? Ia tidak terlihat seperti gadis tidak benar jika rambutnya tidak diwarnai seperti itu…” ucap Baekhyun, tanpa sadar tersenyum saat maniknya tidak melihat rambut berwarna merah mencolok milik Hyerin. Tapi tak lama, gadis itu melepaskan topinya, membuat senyum di wajah Baekhyun dalam sekejap hilang.

“Dia tidak lagi terlihat seperti gadis baik.” ucap Baekhyun, menggeleng pelan, dan kemudian melangkah menjauhi gadis itu.

“Bodoh…”

Langkah Baekhyun terhenti. Ia berbalik, dan memandang Hyerin yang berdiri di depan sebuah mobil. Pemuda itu menyernyit, tampak bingung karena tindakan yang dilakukan Hyerin.

“Hyerin bodoh.”

“Gadis itu aneh sekali…” gumam Baekhyun. “Menyiksa diri sendiri karena rasa bersalah. Dasar bodoh!”

“Apa ia semalam bertengkar dengan kekasihnya di jalan sepi itu?”

Continue reading “DREAM — #2: A Friend ►► IRISH”

[EXOFFI FREELANCE] Young Alan (Chapter 1)

Young Alan Sehun (EXO), Kim Laura (OC), Kris, Kai (EXO), Krystal (Fx) Romance, Sad, Drama, Knowledge PG Chapter By : Devboomer

Disclaimer : Tolong tinggalkan jejak 

“Every creature needs love. You doesn’t have to find a great love. But find a great one.”

 

 

Dia yang berkutat sendirian di meja kerjanya kini telah menumpuk lembar-lembar kertas yang berisikan desain yang ia kerjakan lebih dari 2 pekan.  Kemudian ia menggulung kertas-kertas itu dan bangkit dari kursi. Ia berjalan ke arah pintu, mematikan saklar lampu yang ada dinding dan keluar dari kamarnya. Dari sana ia menuruni anak tangga dan menyapa beberapa mahasiswa penyewa Akomodasi yang juga ia tempati.

Akomodasi privat merupakan tempat mahasiswa-mahasiswa yang memilih untuk tidak tinggal bersama keluarga, atau mereka yang datang dari luar kota maupun mahasiswa mancanegara. Ada juga yang menyebutnya sebagai Lodge ataupun House. Akomodasi yang laki-laki itu tempati bukan Akomodasi yang disediakan oleh Universitas karena ia bukan lagi mahasiswa tahun pertama. Jadi mereka yang ada di atas tahun pertama harus menyewa Akomodasi di luar Universitas.

Jam yang melingkar di tangan laki-laki itu menunjukan pukul 11:05 siang. Hanya butuh 5 menit untuk sampai ke kampusnya jika menggunakan sepeda motor. Gulungan kertas tadi ia masukkan ke dalam tas nya meskipun bagian ujung gulungan tersebut tidak dapat masuk. Kemudian ia menyalakan sepeda motornya dan mulai berkendara menuju kampus.

 

Christ Church College

Mesin sepeda motor itu mati dengan sempurna ketika ia sudah sampai di halaman parkir. Memang dari Lodge kemari hanya butuh 5 menit, tapi untuk sampai ke kelasnya dari halaman parkir masih butuh 5 menit lagi. Karena ia merasa ditunggu oleh seseorang, ia pun berlari menyusuri koridor, mendaki beberapa anak tangga bersama mantelnya coklat nya yang berayun.

“Hey! You missed the class again, Sehun!” Kata seorang mahasiswa yang menjadi orang terakhir keluar dari ruang kelas itu. Sengaja atau tidak sengaja, laki-laki dengan gulungan yang bernama Sehun itu memang sudah beberapakali melewatkan mata kuliah.

“You looking for Profesor Donovan? He is on the way to his room.”

“Thank you, Albert.”

Sekarang ia  memutar arah dari kelasnya. Ia masih berlari di koridor lantai 2 menuju ke ruang dosen yang ada di lantai bawah. Saat ia mendekati ruang dosen, ia mengambil gulungan dari tasnya dan kemudian menarik gagang pintu. Sehun berjalan masuk sembari melihat-lihat keberadaan Prof. Donovan. Dilihatnya sosok itu sedang berada di depan jendela, melihat ke arah luar dan mengaduk cangkir kopi porselen biru yang antik.

“Profesor Donovan”

“Kau absen mata kuliah lagi? Sangat lucu melihat kau ambisius dengan proyek itu, tapi justru kau mengabaikan kelasku.” Pria dengan cangkir kopinya itu membalikkan badan dan menarik kursinya. Ditaruhnya cangkir itu dan memasang kacamata di ujung hidungnya. “Kalau sampai begini, sebaiknya hasil kerjamu bagus, Sehun.”

Gulungan tersebut Sehun berikan sebagai hasil selama 2 minggu terakhirnya. Pekan yang ia habiskan dengan melawatkan beberapa mata kuliah demi proyek satu ini. “Aku masih belum bisa me-memberi desain final, tapi seti-setidaknya sudah cukup untuk seleksi Selasa besok.”

Profesor Donovan menunjuk dan menggerakkan telunjuknya mengikuti pola mesin yang ada. Beberapa kali Sehun merasa cemas ketika garis-garis kerutan tercipta di dahi laki-laki yang sudah beruban itu. Ia merasa seperti seorang perampok bank yang tengah diselidiki riwayat hidupnya oleh seorang Deputi beruban.

Pria beruban itu sudah selesai menunjuk-nunjukan jarinya yang mengambang di atas kertas. Sedangkan kerutan di dahinya yang keriput itu masih bertengger di sana. “Sehun Egerton. Kau masih kuat dengan pendapatamu itu? Bukannya maksudku tidak bagus, tapi mungkin kau bisa beralih ke proyek yang lain kalau kau tidak bisa menuntaskan rumus ini.”

“Ya, memang ada sedikit masalah untuk ma-material hardware dan Desain trainingnya. Tapi Profesor, aku janji kalau kau b-beri aku waktu sampai Selasa nanti, semuanya akan baik-baik saja.”

“Urus saja dulu gagapmu itu. Apa suatu saat kau akan presentasi seperti itu? Sehun, sekarang hanya tersisa 10 minggu 3 hari menuju olimpiade. Kalau sampai hari Selasa proyek  itu belum sampai desain final, maka jangan harap aku akan berbaik hati untuk menambahkan nilai tambahan agar kau bisa lulus seleksi.”

Profesor Donovan sudah selesai dengan gulungan biru berisi desain mesin yang belum rampung itu dan kembali menyesap kopinya. Si pemilik gulungan pun mengambil kembali gulungan itu dan menjauh dari si pria penikmat kopi. Sehun keluar dari ruangan, bersama kenyataan bahwa hasil kerjanya belum juga mampu membuat pria klasik beruban itu bangga pada hasil keringatnya.

Kemudian ia berjalan melewati koridor, masih sebuah koridor yang sama seperti koridor tempat ia berlari dari pelataran sampai ke dalam gedung ini. Dari koridor itu ia sampai di college lobby, dan kemudian ia menapaki 4 anak tangga menuju pelataran. Di anak tangga terakhir ia berhenti dan melihat ada beberapa bangku taman yang kosong. Istirahat. Itulah kalimat yang benar-benar Sehun butuhkan kali ini. Sebuah pemikiran terlintas ketika ia duduk di bangku taman yang ada di dekat anak tangga tadi. “Tersisa 3 bulan lagi dan aku harus bersaing dengan perwakilan College lain di Oxford. Sedangkan untuk mengerjakan Desain training saja tidak bisa? Memang payah.”

Pikirannya itu tak bisa tenang apabila ia kembali mengingat ekspresi tak menyenangkan―yang terpampang jelas di wajah laki-laki klasik itu. Beberapakali ia menyumpahi dirinya sendiri dan mengecam kalau dirinya tak akan pernah bisa menjadi sepeti Alan Turing. Lamunannya tiba-tiba terpecah ketika ada seseorang yang menduduki bangku yang sama dengannya. Kemudian ia memerhatikan sekitar, melihat ada 2 bangku taman kosong yang tidak jauh dari sini. Sehun masih tidak mengerti kenapa pilihan orang itu adalah duduk di sini sedangkan ada bangku taman kosong yang berada di bawah pohon. Continue reading “[EXOFFI FREELANCE] Young Alan (Chapter 1)”

[EXOFFI FREELANCE] Let Me In (Epilog)

24174996_529348820759376_5196502625310212096_n.jpg

Title | Let Me In  [Sequel Hold Me Tight]

Author | RahayK

Lead Cast |Byun Baekhyun x Baekhyun / Dellion Foster

Yoon So hee  x Baek Eun Ha

Irene Bae  x   Park Ae Ri

Song Yun Hyeong  x  Yun Hyeong

Kim Jong In  x   Kai Kim

Support Cast | Kim Dahyun  x   Dahyun

Wang Jackson  x  Jackson

Length |Chapter -Sequel

Genre | AU x Dark x Drama x Friendship x Sad x Bromance x Marriage -Life  x Revenge

Continue reading “[EXOFFI FREELANCE] Let Me In (Epilog)”

[EXOFFI FREELANCE] Found You (Chapter 1)

PicsArt_12-18-12.30.40

FOUND YOU

Written by fitnurL

Lenght : Chaptered – fiction

Genre : Fantasy – School Life – Friendship – Romance

Rating : PG-16

Main cast : EXO Oh sehun x Yoo ahrin  (OC)

Additional cast : EXO’S Luhan (xi luhan) x Byun baekhyun x Kai|Mijoo Lovelyz|Yeom bona cosmic girls|other cast.

Summary : “Dia memberitahuku bahwa ada sebuah tempat yang tidak akan bisa kusentuh, sebuah tempat yang tidak bisa aku tempati bahkan sebuah refleksi yang ternyata bukanlah dia”

Disclaimer : cerita ini hanyalah sebuah fiksi seluruh ide dan alur murni hasil pemikiranku sendiri. Semua cast yang berperan milik tuhan,orang tua dan agensi masing-masing kecuali OC.Cerita ini terinspirasi dari beberapa penggalan lirik lagu dan tidak bermaksud memplagiat so, don’t be plariagisme


Continue reading “[EXOFFI FREELANCE] Found You (Chapter 1)”

DREAM — #1: Her Problem ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s SidePrologue ► Hyerin’s Side — [tonight] #1: Her Problem

♫ ♪ ♫ ♪

#1 — Her Problem

In Jungha’s Eyes…

“Namaku Park Jungha, pertukaran pelajar dari Seoul International School. Senang bertemu dengan kalian.”

Tempat ini tidak ramah, jadi aku juga tidak perlu memperkenalkan diriku dengan ramah seolah aku benar-benar jadi murid pindahan saja. Aku hanya akan ada di tempat ini selama beberapa hari—sungguh, kalau aku bisa menyelesaikan tugasku lebih cepat, pasti dalam hitungan hari aku dan Baekhyun, rekanku, sudah bisa kembali ke Akademi.

Gayanya sombong sekali… Begitu mengesalkan…

Aku ingin tahu apa yang mungkin anak-anak lakukan untuk mengerjainya…

Pikiran manusia, ya, aku mendengarnya. Sebagian besar orang yang ada di Akademi juga bisa mendengar pikiran manusia. Well, bukan berarti aku bukan manusia selayaknya mereka, tetapi kami sedikit berbeda.

Biarkan saja mereka berpikir sesuka hati tentangku.

Continue reading “DREAM — #1: Her Problem ►► IRISH”

[KAI BIRTHDAY PROJECT] BAD WOMAN, BAD GUY – Bagian: Kai (1/3) — IRISH

| Bad Woman, Bad Guy |

| Kai [1/3] |

| Kai x Lalice | Fantasy | Ficlet Series | Teenagers |

| standart disclaimer applied | storyline © IRISH |

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Continue reading “[KAI BIRTHDAY PROJECT] BAD WOMAN, BAD GUY – Bagian: Kai (1/3) — IRISH”

[KAI BIRTHDAY PROJECT] PHANTOM4219 — #2: INVASION — IRISH

⁛  PHANTOM4219  ⁛

►  Kim Jongin  

►  Brothership x Crime x Dystopia x Sci-Fi  ◄

►  Series (±2000 – 3000 words) x Teenager(s)  ◄

Phantom’s Terror(s):

#1: WWW — [today] PHANTOM4219: Invasion

►  Kim Jongin as Phantom’s Analyst  ◄

Disclaimer: Keseluruhan cerita merupakan fiksi yang diimajinasikan oleh penulis. Segala bentuk kesamaan baik nama pemeran, nama tempat maupun kejadian yang ada di dalam cerita adalah kebetulan semata. Tidak disarankan untuk pembaca yang tidak menyukai kisah-kisah dengan unsur sains di dalamnya.

♫ ♪ ♫ ♪

In Author’s Eyes…

Jemari seorang Kim Jongin nyaris membeku. Dia rela menempuh perjalanan sampai dua puluh kilometer dengan berjalan kaki saat suhu di kota Seoul mencapai titik minus delapan derajat hanya demi memenuhi undangan yang diterimanya pekan lalu.

‘PHANTOM4219’—tulisan di sampul berwarna emas undangan tersebut. Isinya adalah sebuah peta dengan tinta emas, yang harus Jongin tempuh dengan berjalan kaki agar dia bisa menemukan clue-clue mengenai tepatnya lokasi undangan tersebut.

Sampailah Jongin di depan sebuah komplek pemakaman senja tadi, ditunggu oleh seorang pemuda berwajah dingin berbalut coat warna cokelat tua yang memperkenalkan diri sebagai Suho.

“Kau bisa saja mati membeku karena undangan yang kami kirimkan. Aku sungguh salut pada keinginanmu untuk bergabung dengan kami.” kata Suho. Well, sebenarnya bukan Suho yang mengirimkan undangan tersebut.

Suho hanya berperan sebagai seorang pemimpin di sana. Sedangkan undangan itu sendiri dibuat oleh seorang lain di sana yang berperan sebagai ‘pencari jejak’ mereka.

Continue reading “[KAI BIRTHDAY PROJECT] PHANTOM4219 — #2: INVASION — IRISH”

DREAM — PROLOGUE [Hyerin’s Side] ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s Side — [tonight] Prologue ► Hyerin’s Side

♫ ♪ ♫ ♪

PROLOGUE — Hyerin’s Side

In Author’s Eyes…

Kyungsoo tidak pernah merasa terganggu pada eksistensi seorang perempuan di sekitarnya. Apalagi, kalau dia sudah mengenal dekat perempuan itu. Adalah Lee Hyerin, gadis yang sekarang tengah terbaring di ruang kesehatan—yang sialnya Kyungsoo secara kebetulan tengah bertugas di sana—dan tertidur dengan tidak nyaman.

Mungkin, manusia lain akan berpikir kalau Hyerin tengah tertidur pulas, tapi Kyungsoo tahu benar apa yang terjadi. Setelah gadis itu jatuh tidak sadarkan diri di tengah kelas olahraga, gadis itu akhirnya berakhir di ruang kesehatan. Bukannya sakit, tetapi Hyerin kelewat mengantuk sampai dia tidak sadar ketika bola basket mengarah kepadanya di tengah kelas olahraga tadi.

Alhasil, sekarang Kyungsoo harus merasa tidak nyaman karena pemuda itu, mau tak mau harus menonton mimpi Hyerin yang bisa diketahuinya. Bukan, Kyungsoo bukan menguntit gadis itu. Tapi memang itu kemampuan Kyungsoo, mengetahui apa yang tengah dimimpikan seseorang.

Ugh…” gumaman pelan yang lolos dari bibir Hyerin adalah sebuah pertanda kalau dia sekarang benar-benar merasa tak nyaman pada mimpinya. Jadi, dengan penuh pengertian Kyungsoo sengaja menggeser kursi kayu yang jadi tempatnya duduk. Menciptakan bunyi berderit cukup keras yang mengganggu telinga, secara otomatis membuat Hyerin terbangun juga.

KRIET!

Continue reading “DREAM — PROLOGUE [Hyerin’s Side] ►► IRISH”

DREAM — PROLOGUE [Baekhyun’s Side] ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

Foreword — [tonight] Prologue ► Baekhyun’s Side

♫ ♪ ♫ ♪

PROLOGUE — Baekhyun’s Side

In Author’s Eyes…

“Kita ada di kelompok yang sama lagi, Byun?”

Baekhyun, mendongak dari buku yang tengah ia tekuni, tatapannya sekarang bersarang pada sepasang manik penuh ingin tahu milik sahabatnya, Park Jungha—oh, jangan pikir Jungha seorang lelaki, dia seorang perempuan, namanya saja yang kelewat maskulin; istilah Jungha.

Yap, apa kau merayu guru pembimbing kita lagi?” sahut Baekhyun ringan, sontak saja perkataan pemuda itu berhasil membuat Jungha merengut. Hey, memangnya dia sebodoh itu sampai setiap ujian harus merayu guru pembimbing mereka agar ia disatu kelompokkan dengan Baekhyun?

Continue reading “DREAM — PROLOGUE [Baekhyun’s Side] ►► IRISH”

[D.O. BIRTHDAY PROJECT] PHANTOM4219 — #1: WWW — IRISH

⁛  PHANTOM4219  ⁛

►  Do Kyungsoo / D.O.  

►  Brothership x Crime x Dark-Romance x Dystopia x Sci-Fi  ◄

►  Series (±2000 – 3000 words) x Teenager(s)  ◄

Phantom’s Terror(s):

 [today] PHANTOM4219: WWW

►  Do Kyungsoo as Phantom’s Tracker  ◄

Disclaimer: Keseluruhan cerita merupakan fiksi yang diimajinasikan oleh penulis. Segala bentuk kesamaan baik nama pemeran, nama tempat maupun kejadian yang ada di dalam cerita adalah kebetulan semata. Tidak disarankan untuk pembaca yang tidak menyukai kisah-kisah dengan unsur sains di dalamnya.

♫ ♪ ♫ ♪

In Author’s Eyes…

“Temukan dia, D.O., temukan dan bunuh dia.”

“Ini perintah!”

“Kau ini robot tidak tahu diri, ya!? Sudah kukatakan, yang perlu kau lakukan hanyalah mematuhi apa yang kuperintahkan! Tidak peduli itu berurusan dengan uang, atau nyawa. Aku ini Tuanmu, mengerti!?”

“Hentikan!!!”

Teriakan keras meluncur keluar dari bibir seorang pemuda, lantas kedua maniknya terbelalak, berusaha ia terbangun dan sadar dari mimpi buruk yang baru saja dengan lancang menunjukkan diri di dalam memori Kyungsoo.

Continue reading “[D.O. BIRTHDAY PROJECT] PHANTOM4219 — #1: WWW — IRISH”

DREAM — FOREWORD ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

 [tonight] Foreword

♫ ♪ ♫ ♪

FOREWORD

Hola!

Aku tau ketika notifikasi tentang ‘Dream’ masuk ke e-mail pembaca, pasti akan ada yang mengumpat: author enggak tahu diri satu ini dateng-dateng seenak udel aja bawa-bawa fanfiksi baru buat dipublish padahal fanfiksi lain dikelarin aja belom.

Enggak apa-apa, aku sudah kuat mental sama umpatan macem itu walaupun umpatannya cuma dalam hati aja. Tapi aku enggak bisa menahan diri buat enggak ngebawa cerita baru ketika tahun berganti. Kayak enggak afdol aja gitu, masa ganti tahun enggak ada cerita baru.

Nah, Dream sendiri bukannya karya baru sih buat aku. Cerita ini aku buat pertama kali di tahun 2013, terus aku revisi di tahun 2015, dipublish di Baekhyun Fanfiction Indonesia sekitar tahun 2016 tapi di sana belum sampai selesai dan udah terjadi satu-dua hal yang enggak diinginkan.

Kemudian suatu hari yang nganggur aku kepikiran sama fanfiksi ini, masa iya ceritanya stuck gitu aja, kan sayang banget (padahal ceritanya enggak bermutu juga sih). Jadi, aku ngelakuin revisi ke-dua, yang alhamdulillah selesainya bersamaan dengan saat aku mutusin buat ngepublish dia di EXO Fanfiction Indonesia juga.

Continue reading “DREAM — FOREWORD ►► IRISH”