CHANYEOL SI TUKANG MODUS – Lizzle Ayumu Rin

16230168_1856389984643836_4740701609024028672_n.jpgChanyeol –hobinya ngagetin orang, si tukang modus yang jago gombal, meski ngeselin tapi dia ngangenin /eakk/ moodboaster pokoknya.

Uchul — Cewek jutek tapi gemesin/?

Chanyeol hanya memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, bukan oyy!! itu namanya modus!!

.

starring by Chanyeol of EXO and You as Uchul

.

Chanyeol si Tukang Modus

Baca lebih lanjut

[KAI BIRTHDAY PROJECT] Tell Me What To Do – flxwlesskai

timeline_20170126_063625

[KAI BIRTHDAY PROJECT] Tell Me What To Do – flxwlesskai
Cast: Kai x Seulgi RV || Romance, Angst || G

Yang aku mau, kamu menyadari kesalahanmu. Tapi kamu masih tetap mengelak kalau kamu tidak melakukan sesuatu yang salah. Ya, itu dimata kamu, Jongin. Tidak dengan aku.

Aku: mataku, hatiku, pikiranku tersiksa karena kelakuan bodohmu itu. Kamu tidak pernah mau tahu ‘kan bagaimana aku selama ini ketika kamu terus-terusan menghindariku?

Dia sahabatku, dan kamu adalah kekasihku. Kamu tidak pernah berpikir sejauh aku memikirkan bagaimana aku dan sahabatku juga kamu ke depannya. Yang kamu mau hanyalah kesenangan. Tentu saja!

“Jongin, dengar. Aku butuh penjelasan kamu selama ini. Aku … ak–”

“Sudahlah, Seul. Aku hanya berteman dengan Krystal.”

“Hanya teman? Lalu ini apa?”

Aku menunjukan bukti yang spesifik padanya dari seseorang yang tahu persis hubungan mereka. Matanya membulat sempurna. Bibir sexy-nya ingin mengucapkan sesuatu tapi sulit.
Hah. Lihatlah itu, Jongin sayang. Kamu tidak akan bisa mengelak lagi sekarang.

“Mau bilang apa lagi?” Aku berkata dengan lantang sambil menangis setelah menunjukkan bukti tadi.

Bukti bahwa Jongin dan sahabatku, Krystal telah melakukan kencan tanpa sepengetahuanku. Dan yang paling aku benci adalah mereka melakukan kegiatan yang tidak selayaknya sebuah pertemanan lakukan. Berciuman.

Aku menangis sejadi-jadinya sambil terduduk lemas. Jongin berjongkok di depanku sambil memegang kedua bahuku erat. Matanya mulai berkaca-kaca.

“Seul, maaf ….”

Aku menggeleng. Bukan, bukan aku tidak bisa memaafkannya, tapi ini terlalu menyakitkan buatku. Jongin berselingkuh dengan sahabatku sendiri. Dan satu lagi yang membuatku bingung. Haruskah aku membenci Krystal atau tidak. Sedangkan–

“Jongin.” Kepalaku mulai berat karena terlalu lama menangispun jatuh ke bahu Jongin. Aku masih terus menangis di bahunya.

Ingin sekali sebenarnya aku memaki dan memukulnya dengan sekuat tenanga. Tapi sekarang aku sedang sangat lemah karena semua ini. Karena hubungan gelap Jongin dan Krystal di belakangku. Apa Krystal lupa kalau aku sangat mencintai Jongin? Kalau aku tidak ingin kehilangannya? Kalau aku bahkan rela membiarkan nyawaku untuknya? Apa itu menurutnya hanya omong kosong belaka? Hah, sahabat matamu!

Aku meremas belakang kaos yang Jongin kenakan untuk sekedar melepas kekesalanku. Aku meraung kemudian. Sakit sekali rasanya. Jongin berulang kali mengucapkan kata maaf sambil mengelus rambutku menenangkan.

Mungkin aku masih bisa menjalin hubungan yang lebih baik lagi dengan Jongin, tapi tidak dengan Krystal.

“Jongin.” Aku mendongak. Jongin lalu mengusap air mataku di pipi.

“Kenapa, sayang? Kumohon jangan menangis lagi. Maafkan aku, Kang Seulgi.” Mata teduhnya menatapku sendu. Air matanya mulai keluar.

“Krystal–”

“Aku akan melupakannya.”

“Bukan itu. Dia ….”

“Aku tidak peduli.”

“Krystal kecelakaan pesawat saat hendak ke Amerika dua hari lalu,” kataku cepat.

Inilah kenapa aku merasa bingung sekarang. Tidak baik membenci orang yang sudah tiada di dunia. Tapi hatiku masih terasa ngilu mengingat kejadian perselingkuhan itu.

“Seul ….”

Aku mengangguk. “Aku menyayangi Krystal, Jongin. Bagaimana bisa ini terjadi?!”

Aku memeluk Jongin begitu erat sekarang. Tangisanku lebih kencang dari yang pertama. Aku tidak bisa tidak menyayangi Krystal. Dia sahabat karibku.

“Biarkan dia tenang di sana. Kita masih bisa menjalin hubungan dengan benar lagi, bukan?” kata Jongin menenangkan. Aku terdiam.

Dan kembali merasa ragu untuk mengiyakan ajakan Jongin kali ini.

–FIN–

[KYUNGSOO BIRTHDAY PROJECT] One Perfect Day – Saviorr_

timeline_20170125_185612

[KYUNGSOO BIRTHDAY PROJECT] One Perfect Day – Saviorr_ – Kyungsoo & OC || Romance || G
Tittle : One Perfect Day
Author : Savior_
Main Role :
Do Kyungsoo Of EXO
Original Character
Genre : Romance
Rated : Safety<3
Page : Drabble
Disclaimer :

“If I said, that I Love you, What Should I do?”

Pria tersebut dengan Segera beranjak dari Posisi, Melambaikan Tangannya, Tatkala, Seseorang yang dinantinya Selama 15 Menit Lalu terlihat Memasukki Coffee Shop yang menjadi Tempat Bertemu keduanya. Ia tertawa Kecil sebelum Kembali pada Posisi awalnya.
“Datang?” Ucapnya.
Gadis dengan One Piece Manis tersebut tersenyum Simpul, Ia membenahkan Diri pada Bangku yang Tersedia, Meletakkan Ponselnya pada Meja dan beralih Pada Pria dihadapannya.
“Menunggu Lama? Maaf Sekali”
Pria dengan Sebutan Kyungsoo ini menggeleng Pelan, “Tidak” Jawabnya kemudian. “Jadi?”
Mandy, Gadis tersebut mengkerutkan Keningnya, Diiringi Senyum malu-malunya Ia berujar, “Hmm?” Lirihnya, Dengan beberapa semburat Pada kedua Pipi miliknya.
Kyungsoo, tertawa Kecil, Untuk yang Kedua kalinya. Ia mengambil nafas panjang, “Pergi sekarang?”
“Hmm” Baca lebih lanjut

[DRABBLE] XENOS (2) — IRISH’s Tale

13743322_588287797998650_1792497691_n

|   Xenos (2)  |

| Byun Baekhyun x Song Jiho |

| Hurt | Drabble | General |

| story by IRISH |

|   every part of this life was a clue for a storyline, and sometimes… it comes from a stranger that we called as ‘xenos’  |

Related to: Xenos

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Jiho’s Eyes…

Kalian percaya tentang kisah cinta tidak kasat mata yang justru terasa nyata? Ya, aku sendiri percaya tentang keberadaan cinta seperti itu. Aku, yang tidak tahu tentang siapa dia, tidak juga tahu darimana dia berasal, atau seperti apa wajahnya… menyatakan diri bahwa aku telah jatuh cinta.

Pernahkah kalian mengalaminya? Jatuh cinta pada seseorang yang tak pernah kalian temui sebelumnya, tapi tiap kata yang ia utarakan lewat media dapat terdengar sebagai ucapan.

Baca lebih lanjut

[EXOFFI FREELANCE] The Unmanifested (Drabble)

wp-1483801239139.jpg

The Unmanifested

Original Character

( Oh Sehun )

Drabble

General  ..

Fantasy  ..

Disclaimer : This has been posted in my wordpress .

Certainly mine !

Author’s note : Focus !  to get the point

UglyDuck

present

I had to come home again to myself , even if only as the slave and servant of a cherished image

-SINCLAIR- Baca lebih lanjut

[EXOFFI FREELANCE] Hello, Two Thousand and Seventeen! (Drabble Mix)

drabble-mix-2k17

Drabble Mix ― New Year Special

by

Shiraayuki

Maincast

EXO [OT9]

with

Son Wendy, Kim Yeri, Bae Irene, Park Sooyong [Red Velvet], Park Chorong [Apink], Park Sunyoung, Krystal Jung [f(x)], Myoui Mina [TWICE], and Seo Yuna [AOA]

Genre: Romance, sad, funny(FAILED), hurt, psycopath, etc.

Rating: PG-15

Length: Drabble [Mix]

 

DISCLAIMER

Cerita ini hanya fiksi tidak berniat mengubah sifat asli karakternya. Murni dari pemikiran author pemula yang penggunaan kata-katanya masih biasa saja. Kesamaan tokoh, cerita, latar, itu murni unsur ketidaksengajaan. Drabble Mix ini special buat menyambut tahun 2k17. Hopeyou like this story. Happy reading!

 

.

.

.

  Baca lebih lanjut

2K17 (New Year Special) – Drabble MIX – Shaekiran

exoooo.jpeg2K17

-New Year Drabble MIX-

 A Story by Shaekiran

Cast

EXO (OT9), Red Velvet’s  Irene, Wendy, Yeri & Joy, F(x)’s  Krystal & Luna, SNSD’s Taeyeon & Yoona, AOA’s Jimin

Drabble length in Mix genres and rated

Disclaimer

Special for celebrating 2k17 ala Shaekiran/digampar/

Story is mine, so jangan cari masalah di awal tahun yaw :3/digampar/

Hope you like the story and enjoy!!

“Tak ada yang salah dengan tahun baru.”

©2017 Shaekiran’s Art and Story All Rights Reserved

Baca lebih lanjut

Hopeless #Snapgram (Drabble) – Shaekiran

dp-bbm-cewek-nangis-3.jpg

Hopeless #Snapgram

A krik-krik story by Shaekiran

OC x Chanyeol

[Friendship, School Life, Comedy (*failed)

General rated in Drabble length]

Disclaimer

Ini hanya cerita astral, mohon dimaklumkan karena ini efek Shaekiran yang terlalu mumet dengan hidup ini. Happy reading,please enjoy!

“Faktanya lebih pahit dari harapan.”

©2016 Shaekiran’s Art and Story All Rights Reserved

Baca lebih lanjut

[DRABBLE] The Melody| by Selviakim

the-melody

The Melody

selviakim storyline

Kim Jongdae [EXO] and Song Minah [OC’s]

Drama and little Musical.

“Melodi yang mempersatukan kita berdua.”

Poster by: bumblebee – Poster Channel [Thank you for an amazing poster, kak ❤ ]

General.

I own the plot.

sorry for typo(s)

***

Alunan nada dari piano memenuhi ruangan kosong yang diisi oleh dua orang itu. Mereka berdua memainkan piano dengan jemari-jemari yang bermain-main di atas tuts piano. Mereka berdua menghayati penampilan duet mereka. Walaupun hanya mereka berdua yang ada di sana. Mungkin jika mereka sedang tampil di suatu acara, akan membuat orang-orang yang menonton pertunjukan itu merasa takjub akan nada yang keluar dengan sangat indah.

Setelah berapa lama mereka memainkannya, mereka berhenti lalu berdiri dan saling melemparkan senyuman. “Bagaimana rasanya kau memainkan piano lagi?” Tanya laki-laki yang bernama Kim Jongdae, yang memang sedang memainkan piano sedari tadi bersama seseorang menghampirinya yang bermain piano di seberangnya tadi. “Satu tahun akibat kecelakaan itu, tidak akan membuatku berhenti memainkan piano. Kau tahu seberapa sukanya aku dengan nadanya.” Jawab perempuan itu sambil tersenyum. Song Minah namanya. “Maka dari itu, aku mengajakmu ke tempat latihan kita. Soalnya aku sedikit penasaran apakah kau masih ingat nada-nada dalam piano” ucap Jongdae sambil terkekeh. Mendengar hal itu, Minah tertawa sedikit keras dan menutup mulutnya menggunakan tangan.

“Apakah kau ingin membaca surat dariku?”

Pertanyaan Jongdae secara tiba-tiba dan langsung memberikan sebuah kertas dengan tangan kanannya. Menunggu tangan Minah akan mengambilnya. “Buat apa kau memberiku sebuah surat? Kau bisa mengatakan sesuatu secara langsung padaku” ucap Minah yang kebingungan dengan sikap Jongdae tiba-tiba. “Surat ini aku tulis tepat sebulan kamu koma akibat kecelakaan itu” kata Jongdae dengan tangan kanan yang masih memegang kertas. “Apakah kau mau membacanya?” Tanya Jongdae kemudian sambil menyodorkan kertas itu ke hadapan Minah. Minah yang mendengarnya, hanya mengangguk dan mengambil kertas itu lalu duduk di kursi yang dia duduki awalnya. Perlahan, dia membuka kertas nya. Jujur, dia sedikit penasaran.

Halo, Minah.

Tepat sebulan sejak kecelakaanmu dan kau masih terbaring lemah di atas kasur itu dengan beberapa peralatan yang dihubungkan di tubuhmu. Bagaimana kamu? Apakah kau bermimpi sangat indah hingga kau malas terbangun untuk melihat orang-orang yang sejak awal menjengukmu karena menyanyangimu? Seharusnya kau mengikuti perkataanku waktu itu. Tidak mengendarai mobil saat kau sakit. Kau melakukannya hanya karena ingin melihat aku latihan sebelum aku tampil keesokkan harinya. Padahal jika kau beristirahat waktu itu, kau mungkin bisa menonton penampilanku keesokkan harinya dan masih membuka matamu sekarang.  

Cepatlah bangun. Aku merindukan kenangan kita bermain piano bersama sebagai seorang teman. Aku merindukan jemari-jemari lentikmu memainkan tuts-tuts piano. Apakah kau tidak? Aku rasa aku tidak akan menganggapmu seorang teman lagi. Maukah kau menikah denganku?

Ah, maaf. Aku memang tidak pernah bisa romantis. Tapi aku memang benar-benar mencintaimu. Walaupun kita tidak pernah berpacaran satu sama lain, setidaknya kita sudah mengerti satu sama lain ‘kan? Sehingga tidak ada salahnya jika kita langsung menikah saja.

Apakah kau ingat jika melodi yang mempersatukan kita berdua? Kau memainkan piano mu di tempat latihanmu (yang sekarang merupakan tempat latihan kita sekarang) dan membuatku yang mendengarnya di luar ruangan, menjadi masuk ke dalam ruang latihanmu dan terpaku melihatmu yang memainkannya sangat indah. Melodimu yang membuatku menemukanmu. Itu kenangan yang tidak akan pernah terlupakan, Minah.

Minah, apakah kau mau jadi pendamping hidupku?

-Your friend,

Kim Jongdae.

Senyuman terukir di bibir Minah bersamaan dengan air mata yang keluar dari matanya. Jongdae yang melihat ekspresi Minah, menunjukkan senyumannya.

-fin.