Semua tulisan dari exoffievents

[#EXOFFIMVT2019] Save Me – Briliana Dwiky

Save Me

(Briliana Dwiky)

 

Aku hidup sebagai tulang punggung keluarga, kehilangan ayah yang lepas tanggung jawab. Ayah entah hilang kemana, bagai matahari yang terbenam dan lenyap termakan buasnya lautan gelap.

 

Dulu aku hanya pelayan kafe kecil di Daegu, hingga sebuah keadaan yang menuntutku harus mendapatkan uang banyak untuk biaya hidup kami dan uang sekolah kedua saudariku. Pencuri, jalan keluar yang kuambil. Kebiasaan buruk itu aku lakukan sepulang kerja dan itu menakutkan juga melegakan. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] Save Me – Briliana Dwiky

[#EXOFFIMVT2019] WAI – IND(R)I

/wʌɪ/

Tahun terakhir SMA. Waktu peralihan menjadi dewasa yang penuh dengan tekanan. Hanya dalam waktu kurang dari setahun, seluruh murid kelas dua belas akan segera menjadi bagian dari masyarakat. Sayangnya, masyarakat bukanlah tempat yang nyaman seperti sekolah. Di sana, tidak melakukan sesuatu yang layak berarti sebuah penghakiman dan penolakan. Bagi Da-Eul, sekalipun dia tidak dikaruniai otak yang encer, dia tahu dia tidak bisa berdiam. Dia harus bisa mendarat pada titik aman dalam komunitasnya: masuk universitas dan mendapat pendidikan yang layak. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] WAI – IND(R)I

[#EXOFFIMVT2019] Two Shooting Stars – Ni Putu Diva

Two Shooting Stars

Ni Putu Diva

“Bener gak sih briefcasenya di sini?”

“Digali aja terus!” Jawab Hyeon kepada adiknya, Beom.

Waktu sudah menunjuk pukul 01.17 pagi, namun kakak-beradik itu masih menunggu hasil dari usaha mereka. Sebuah briefcase yang berisi sertifikat tanah milik sang ayah adalah benda yang sedang dicari-cari oleh mereka. Setelah menggali tiga lubang di bawah pohon kesemek yang telah ditanam oleh kakeknya, mereka akhirnya menemukan briefcase itu. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] Two Shooting Stars – Ni Putu Diva

[#EXOFFIMVT2019] Say Goodbye – Nindya

Say Goodbye

Ciptaan : Nindya

 

‘Kim Hye Sun’ sebuah nama yang kulihat terukir disebuah batu nisan. Aku menatap langit terlihat gelap, menandakan bahwa hujan akan segera turun. Pandanganku kembali tertuju pada sebuah makam yang masih sangat baru, helaan nafas itu kembali lolos dari mulutku. Tanganku terulur menyentuh batu nisan itu, dengan sangat berhati-hati ku elus pelan batu nisan itu, memperlakukannya seolah yang ku sentuh saat ini adalah kepala seseorang. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] Say Goodbye – Nindya

[#EXOFFIMVT2019] Heart Beater – Jang Mi Ra

Heart Beater

By

 Jang Mi Ra

 

 

Bukan destinasi yang menjemukan, Seol Bi menginstruksikan agar Jeong Ill membawanya bersama dua penumpang lain ke provinsi Gangwon. Mereka akan berwisata, di hari yang menunjukkan aktifitas padatnya. Cuti 2 hari dari  kuliah, sangat tidak masalah untuk kegiatan yang digagas oleh wanita ber-make up lumayan menor itu.

“Sudah 22 bukan? Saengil Chukkae[1]. Jika kamu diberi satu permintaan, apa yang ingin kamu wujudkan?” Suara riang milik wanita bersetelan sporty, membuat Seol Bi membenarkan posisi tubuhnya. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] Heart Beater – Jang Mi Ra

[#EXOFFIMVT2019] JUST A DATE – Dina Natasya

JUST A DATE

[Dina Natasya]

 

“Jika kamu ingin satu permintaan, apa yang ingin kamu wujudkan?”

Seorang wanita berjubah hitam tersenyum misterius sembari menatap dalam manik mata seorang Yoon Hyunra. Terlalu banyak sesuatu yang Hyunra inginkan dan sulit untuk mengatakannya. Manusia memang terlahir serakah, mereka semua tidak akan puas pada satu hal dan akan meminta lebih dan lebih.

“Hanya satu permintaan yang akan aku kabulkan.” ucap wanita itu seakan mengetahui isi kepala Hyunra. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] JUST A DATE – Dina Natasya

[#EXOFFIMVT2019] Perasaaan Manusia Tidak Sederhana – yanashita

Perasaaan Manusia Tidak Sederhana

Oleh yanashita

 

Udara dingin bulan Desember kota Seoul terasa menusuk kulit, walau telah memakai coat musim dingin. Salju turun seperti menari-nari di udara dan perlahan menumpuk di atas tanah. Berbeda dengan tanah yang semakin lama semakin ditumpuki salju, tetapi sebagian besar penduduk kota ini tetap sama. Mereka tetap melakukan rutinitas membosankan tanpa henti. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] Perasaaan Manusia Tidak Sederhana – yanashita

[#EXOFFIMVT2019] Seratus Hari Menjadi Pembohong – Ulfa Zulia

Seratus Hari Menjadi Pembohong

Ulfa Zulia

 

Sudah hampir pukul setengah delapan. Aku menyambar tas hitamku yang tampak menggembung, berharap kakek tidak menyadarinya. Lalu cepat-cepat memakai sepatu dan mengambil mantel musim dingin. “Kakek, aku pergi sekolah dulu. Kakek baik-baik di rumah, ya,” pesanku kepada kakek yang sedang menonton acara televisi pagi hari kesukaannya. Layar televisi kami yang sudah buram menampilkan tayangan tentang proses penyelamatan hewan-hewan yang butuh pertolongan. Aku menutup pintu, kemudian bergegas pergi. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] Seratus Hari Menjadi Pembohong – Ulfa Zulia

[#EXOFFIMVT2019] Hae Won – Zania Garden

Hae Won

Oleh Zania Garden

 

Siang ini udara di Yeonsu-gu, Incheon masih cukup dingin. Awal musim semi ini, aku mulai menanam bunga Magnolia putih dan sedikit sayuran di balkon kecil depan kamarku. Aku menatap keluar dari balik jendela kamar sambil mengepang rambut ikalku. Kulihat burung-burung kecil bertengger di dahan pohon Ginkgo. Ocehannya yang saling bersahutan sedikit mengobati kesepianku. Meskipun ini hari Minggu tetapi mama tetap bekerja agar bisa mendapatkan upah lembur. Mamaku adalah single parent[1], kami hanya tinggal berdua di apartemen kecil sewaan dengan satu kamar tidur. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] Hae Won – Zania Garden

[#EXOFFIMVT2019] Friend and Dream – heybiy14

Friend and Dream

 

Ditulis oleh : heybiy14

 

Partikel awan menghiasi langit sore kota Seoul. Puluhan burung beterbangan sambil berkicau dan bersiul. Rindangnya dedaunan kuning dari pohon mulai berjatuhan. Menandakan jika musim gugur telah datang.

Seorang gadis dengan syal coklat yang melekat di lehernya tersenyum cerah. Sejenak dedaunan yang tersangkut di rambutnya membuat seseorang yang ada di sampingnya tertawa. Gadis itu, Han Seohwa, tertawa kecil sambil mengambil daun yang jatuh di kepalanya. Sementara seorang lelaki yang berjalan di sampingnya itu ikut merapikan rambut Seohwa yang sedikit berantakan. Mereka pun kembali berjalan di atas tumpukan daun kering di sepanjang taman. Menikmati setiap elusan angin sejuk pada kulit mereka. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] Friend and Dream – heybiy14

[#EXOFFIMVT2019] REWRITE – KIMHYORI

REWRITE

Namanya Lee Soo Bin. Wanita itu memiliki tahi lalat kecil di pipi kanannya. Bibirnya kecil dan tipis di bagian atas. Hidungnya mancung dan dia juga memiliki rahang yang indah. Bulu matanya lentik serta memiliki bola mata bulat yang indah dan bersinar seperti bintang Sirius. Wanita itu suka sekali dengan fotografi dan seni. Setelah dia keluar dari rumah sakit, dia suka sekali mendatangi bukit yang terletak tak jauh dari rumahnya.

Disana tenang dan anginnya tidak terlalu kencang. Ada satu pohon yang tumbuh dan menjulang tinggi. Daun-daunnya sangat lebat, hingga membuat tempat itu jadi lebih rindang. Terdapat sebuah aliran sungai dangkal yang arusnya tidak terlalu kencang. Airnya juga sangat jernih hingga membuat bebatuan di dasar terlihat sangat jelas. Lanjutkan membaca [#EXOFFIMVT2019] REWRITE – KIMHYORI