[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] MOKSA – allazfah

moksa

[allazfah] [park chanyeol, kamu]

[surrealism, romance] [pg-13]

Ketika sebuah ruh meninggalkan jasad kasarnya, ia menanggalkan semua identitas dan hanya membawa satu barang berharga

.

kenangan.

Aku senantiasa mengingat dirimu, kendati kamu berkali-kali melupakanku.

Baca lebih lanjut

Iklan

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Wedding Day – Brida Wu

Kris x Soorim x Chanyeol || Romance Angst || T

.

.

Soorim gemetaran di hari pernikahannya.

Wajar kalau orang bilang. Semua pengantin pasti dilanda gugup sebelum berjalan ke altar, untuk mengucap janji suci.

Tapi yang ini berbeda.

Soorim tak lepas menggenggam ponselnya sendiri sejak tadi subuh. Tak peduli saat penata rias dan orang tuanya meminta agar wanita itu melepas sejenak. Ponselnya tak pernah lepas dari genggaman tangan.

“Dahimu terus berkeringat, Soo. Make-up nya jadi rusak,” tegur sang penata rias.

“Maafkan aku. Aku sangat gugup.”

“Santai saja. Kau hanya akan berdiri di altar selama sepuluh menit lalu semuanya akan berakhir.”

Berdiri di altar selama sepuluh menit? Membayangkannya saja Soorim tak mau. Dia tak akan sudi berdiri di sana demi menjadi pengantin Kris Wu.

Pria super ambisius yang menggunakan segala cara untuk menjadikan Soorim sebagai istrinya. Demi tujuh lapis langit, Soorim tak akan pernah sudi menjadi istri lelaki itu kalau bukan karena paksaan orang tua.

Lagipula, Soorim harus segera pergi dari sini karena Chanyeol pasti sedang bersiap menjemputnya.

Tadi malam Chanyeol, kekasihnya, mengatakan bahwa dia bisa membawa pergi Soorim. Kekasihnya itu bilang, dia akan menunggu Soorim di stasiun Yeonsang pukul sepuluh.

Tapi ini sudah pukul sembilan lebih tiga puluh. Chanyeol belum memberi kabar apa pun padahal pernikahan terkutuk ini dimulai sebentar lagi.

“Chanyeolie, kau ada dimana…”

Soorim menggumam. Berjalan ke balkon demi mendapat angin segar dan pemandangan bahwa halaman sudah dipenuhi tamu undangan.

“Ya Tuhan, aku benar-benar tak mau menikah dengan iblis itu.”

Doa Soorim ternyata didengar Tuhan. Tiba-tiba sebuah pesan masuk. Nama Chanyeol ada di layar dan tentu saja, Soorim langsung membukanya.

‘Aku sudah di stasiun. Memakai baju putih dan topi hitam. Aku menunggumu di tiang lampu nomor dua.’

Itu dia! Soorim harus segera melakukan pelarian sesuai rencana. Mulai dari menghindari para penata rias. Wanita itu berkata bahwa dia perlu buang air kecil atau dia akan mengompol di altar.

“Kau mau aku temani, Soo?” Bibi Cho berjalan mendekat dengan senyuman.

Sang pengantin wanita menggeleng sopan, “aku sudah besar, Bibi. Lihat? Aku sudah mau menikah.”

Soorim mengambil pakaian ganti yang telah disembunyikan di laci obat, di atas wastafel. Melepas gaun yang tadi susah payah dikenakan dan mengenakan pakaiannya. Tak ketinggalan kacamata dan masker.

Soorim melakukannya dengan baik. Dia berhasil lepas dari pengawasan siapapun yang berada di hall sampai berhasil keluar ke jalan. Gadis itu buru-buru mencari taksi dan membuang maskernya.

Dia berhasil kabur karena akhirnya, taksi melaju menuju stasiun Yonsang. Tempat dimana Chanyeol sudah menunggu.

.

.

Kris Wu tak bisa percaya. Pengantinnya kabur di hari pernikahan mereka bak drama telenovela. Harga dirinya hancur sudah. Amarah telah menguasai kepalanya, bak api melahap kayu.

“Dia kabur bersama kekasihnya,” gumam Kris mengabaikan rintihan penjaga yang habis dia pukuli.

Langkahnya tak tertahankan lagi. Diambilnya kunci mobil dan ponsel. Pria itu membuka sebuah aplikasi yang berfungsi untuk melacak posisi.

“Stasiun Yonsang.”

Kris Wu menemukan calon pengantinnya.

.

.

Soorim tak mampu menghubungi Chanyeol. Pria itu bak hilang ditelan bumi. Ponselnya juga sudah tidak aktif padahal posisinya sudah berada di stasiun Yonsang.

Bagaimana ini? Apa yang harus dia lakukan?

“Ada tabrak lari!”

“Korbannya meninggal di tempat!”

“Astaga, kasihan sekali.”

Orang-orang mulai berbisik satu sama lain. Soorim tak menangkap hal lain selain tragedi tabrak lari yang memakan korban.

“Dia laki-laki, tinggi. Masih muda, ckckck kasihan sekali.”

Mendadak perasaannya buruk. Langkah Soorim dibawa cepat menuju tempat dimana korban terbaring. Orang-orang berkerumun di bawah tiang lampu nomor dua.

Ya Tuhan, tiang lampu nomor dua…

“Chanyeol…”

Benar saja. Tubuh kekasih hati Soorim sudah berlumur darah sampai mengotori kaos putihnya. Terbaring kaku di pinggir jalan dengan wajah yang ditutup dengan kain.

Hancur.

Hatinya hancur berkeping-keping. Soorim bahkan tak mampu menangis karena rasa tak percaya menyumbat air mata.

Oh Tuhan, Chanyeol-nya sudah tiada. Pergi ke surga dengan cara yang tidak bertanggung jawab. Tabrak lari.

‘Kris Wu…’

Seluruh dunia juga tahu bahwa lelaki itu adalah iblis ambisius gila. Soorim tak bisa diam saja. Bagaimanapun juga, Chanyeol tak pantas mati sendiri.

Seseorang harus membantunya mendayung perahu menuju surga, dan Soorim tahu siapa orang yang tepat.

.

.

“Aku minta maaf. Aku menyesal, Oppa. Aku tak akan lari lagi di pernikahan kita besok, aku janji.”

Soorim merengek di ujung sambungan dengan Kris yang masih mendengarkan. Wanita itu memutuskan untuk menelepon calon suaminya itu untuk minta dijemput.

“Kau ada dimana sekarang?” tanya Kris.

“Aku ada di stasiun Yonsang, Oppa. Aku berdiri di bawah tiang lampu nomor dua. Tolong jemput aku.”

“Oke, jangan kemana-mana. Aku akan segera datang.”

Sambungan terputus dengan senyuman Soorim yang perlahan memudar. Wanita itu duduk di dalam mobil yang baru saja dia sewa. Malam itu juga, setelah kepergian Chanyeol, Soorim melakukannya.

Membalaskan kematian kekasihnya karena kebengisan Kris Wu.

Bagaimana caranya?

Mudah saja. Karena pria bengis itu sudah berdiri di bawah tiang lampu nomor dua, maka inilah saatnya. Soorim menyalakan mobil, menekan gas dalam-dalam. Membidik tubuh tegap Kris sebagai tujuan, lalu menabraknya sampai terpental.

Soorim tak berhenti sampai tubuh itu terpelanting ke samping. Mobil terus dia lajukan dengan cepat.

“Mati saja kau, Kris Wu sialan.”

Senyumnya terkembang puas. Soorim berhenti di pinggir taman demi mengistirahatkan diri.

Wanita itu tak berhenti menggumam tentang betapa puasnya dia.

Kematian Chanyeol sudah terbalaskan. Cintanya yang hancur sudah mendapatkan obatnya. Kris Wu pasti sudah mati dengan wajah penuh darah.

“Kau pantas mendapatkannya.”

Soorim lalu menyalakan radio di mobilnya. Hendak merayakan kesuksesan malam ini dengan satu-dua lagu namun sebuah berita menginterupsi.

“Tersangka tabrak lari berinisial BBH, malam ini menyerahkan diri setelah mengakui perbuatannya. Diketahui pria ini telah melakukan aksi tabrak lari yang memakan satu korban bernama Park Chanyeol di stasiun Yonsang, siang tadi. Sekian kilas berita untuk malam ini. Semoga tidur anda berlangsung nyenyak dan damai.”

.

.

End

[Chanyeol Birthday Project] I Promise You Are The Last – riffa_fmi

Chanyeol & Neisya (OC) || Romance, Sad || G

“Sebaiknya kau memanfaatkan sisa waktumu dengan orang orang yang kau sayangi, kau tau tubuhmu sudah tak kuat lagi menahannya” dokter berkata dengan hati hati agar aku tak terbebani dengan masalah yang menimpaku
“Baik dok, aku akan melakukan yang terbaik selagi aku masih bisa” jawabku

Baca lebih lanjut

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] JUST YOU AND ME – HaloKvn

Chanyeol, Sojin (OC) || Romance || G

“Aku ingin bertemu dengan mu hari ini.” sahut nya tiba-tiba sambil terus mengejar ku dari belakang.

Aku tersentak, lalu berbalik seraya menatap nya tajam karena masih dengan rasa marah yang masih menyala-nyala akibat kejadian tadi. Bagaimana tidak? Tepat setelah genap 4 tahun kami tidak bertemu, ia malah berpelukan dengan mantan kekasih nya.

Baca lebih lanjut

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Last Minute – Presiousca

Chanyeol x Yonhee x Dahye || Romance Angst || T

.

.

Waktu itu Yonhee sangat sedih karena tak lulus ujian masuk universitas.

Bukan akhir dunia, pikirnya. Masih ada lain kesempatan, di lain tahun. Usia Yonhee juga masih dua puluh, masih panjang jalannya sampai ke pemberhentian.

Gadis itu mencoba menghibur diri sendiri. Tak terlalu berhasil tapi.

Baca lebih lanjut

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Did I Reach Him? – Hanafk

Park Chanyeol – Kim Jisoo || Hurt/Comfort || Rate T+

⚫ 20 Agustus 20xx

Aku menatap intens wajahnya, bahkan saat tidur sekalipun ia tetap terlihat tampan dan meskipun 10 tahun telah berlalu sejak kali pertama kami bertemu, aku menyadari bahwa tidak banyak yang berubah dari wajahnya, malah semakin tampan dengan rahang kokoh dan guratan yang mempertegas usianya. Park Chanyeol yang dulu selalu aku lindungi, kini telah berubah menjadi Pria dewasa.

Baca lebih lanjut

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] 기사, 공주, 왕자 – Clavis

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] 기사, 공주, 왕자 – Clavis
||Chanyeol & OC, EXO member || Romance|| G

Kisah ini tentang seorang Park Chanyeol yang akan melakukan apapun demi bisa mendapatkan cintanya.
Kisah ini amat sangat pelik.
Kau mau mendengar sebuah dongeng? Mungkin ini bisa membantumu mengerti kisah Park Chanyeol.
Zaman dulu ada, ada sebuah kerajaan besar dan terkenal hingga keberbagai penjuru bumi.
Pada suatu hari, sang raja ingin menikhakan putrinya yang cantik jelita.
Tenang saja, dongeng ini akan berbeda dengan dongeng lain.
Maka, seperti kerajaan lain diadakan lah sayembara. Siapapun yang bisa mengalahkan Naga yang ada di hutan kerajaan akan menikah dengan putri cantik itu. Mudah sekali bukan?
Maka, tibalah hari sayembara , hanya sepuluh orang yang mengikutinya. Sepuluh orang paling berani, dengan tubuh yang gagah dari berbagai pelosok negeri. Sepuluh ksatria yang amat pandai bertarung.
Mulailah sepuluh Ksatria masuk kehutan, menuju sarang sang naga.Menembus semak belukar, tergores sana-sini. Bertarung dengan beruang ganas hutan . Bahkan belum sampai disarang sang naga, separuh dari para Ksatria sudah tewas.
Ksatria yang tersisa sampai disarang naga,bertarung dengan naga, dua orang lagi tewas saat berhadapan dengan naga. Satu lagi menyusul tak lama, menyisakan Ksatria paling tangguh diantara yang lainnya. paling hebat Ksatria ini bertarung, dikalahkannya naga.
kita akan segera masuk ke adegan paling menarik cerita ini.
Sayangnya, mereka melupakan Ksatria kesepuluh. Tak begitu pintar dia bertarung, tapi dia begitu pintar. Ksatria kesepuluh itu hanya menunggu dibalik sebuah pohon, tak ikut bertarung.Saat Ksatria yang berhasil mengalahkan sang naga, sibuk mengambil kulit naga untuk dijadikan bukti bahwa dialah pemenangnya.Tanpa ampun, Ksatria kesepuluh membunuh Ksatria itu, pertarungan yang sangat tak seimbang. Ksatria yang berhasil sudah terkuras tenaganya karena bertarung mati-matian dengan naga, sedangkan Ksatria kesepuluh masih sehat, tenaganya penuh. Maka, dengan mudah, si Ksatria kesepuluh mengalahkan Ksatria itu.
Kembali si Ksatria kesepuluh kekerajaan. Orang-orang bersorak riang. Lihatlah, Ksatria kesepuluh berhasil membawa kulit naga, dan mengalahkan sang naga yang terkenal amat besar dan ganas. Bahkan hanya dengan luka kecil. Hebat sekali.
Maka, Chanyeol memutuskan menjadi Ksatria kesepuluh. Baginya, begitulah kehidupan, akan selalu ada sosok seperti Ksatria kesepuluh dalam kehidupan ini.
Bukan, bukan sayembara seperti cerita itu yang Chanyeol ikuti. sayembara ini berbeda, tidak diumumkan. Tapi hadiahnya sama: seorang gadis cantik. Sayembara ini lebih sederhana: siapapun yang bisa menarik perhatian sang putri maka dialah pemenangnya. Baca lebih lanjut

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] LAST WINTER -Reall_Angelina

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] LAST WINTER -Reall_Angelina ||
Park Chanyeol-Tiffany Hwang-Kim Jennie ||
Maried life-Sad-Romance ||
G

perjodohan dari 1 tahun yang lalu yang memaksakan mereka untuk bersatu dan membuat tiffany menjadi di ambang ambang kesakitan terus menerus karena suaminya chanyeol masih belum bisa menerimanya sebagai istrinya

Seperti biasa tiffany bangun lebih awal dan mempersiapkan segala kebutuhan chanyeol sebelum chanyeol pergi ke kantor dia masih berusaha baik kepada suaminya meskipun chanyeol tidak menganggap lebih tiffany bahkan tiffany hanya orang asing saja baginya

‘Chanyeol POV’
Hari ini aku banyak di buat emosi oleh ulah karyawan karyawanku hingga aku banyak membentak mereka di saat saat sedang rapat karena mereka asik terus mengobrol dan tidak fokus

Pukul delapan malam aku segera membereskan meja kerjaku,saat yang kutunggu tunggu akhirnya datang juga ini saatnya aku pulang, ku ambil tas kerjaku dan melangkah keluar ruangan

“Happy b’day to you… Happy b’day to you…” karyawanku mengejutkanku dengan nyanyian ulang tahun,sehun meniup terompet dan jennie sekertarisku membawakan kue bolu yang di hiasi angka 26 yaitu usiaku,aku mengingat ngingat ini tanggal 27 november bagaimana aku bisa lupa dengan ulang tahunku sendiri”

Semua orang menyuruhku meniup lilin sebelum meniup lilin aku berdoa dulu banyak yang memberiku ucapan selamat dan cipika cipiki banyak mendarat di pipiku ,acarapun telah berusai sudah hari ini hari yang sangat melelahkan bagiku

“Lho.. Tinggal kau sendiri wanitanya? Yang lain kemana?” ucapku kepada jennie

“Iya pak yang lain sudah pulang duluan”

Aku melirik arloji ku telah menunjukkan pukul 23.30

“Yasudah aku akan mengantarkanmu pulang,ini sudah larut malam sekali khawatir jika kau pulang sendiri” Baca lebih lanjut

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Changed– HP.N

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Changed– HP.N
Chanyeol & OC || Romance, Friendship || G

 

Park Chanyeol menengadahkan kepalanya menatap langit, biru menawan, berhiaskan lentera mentari yang muncul malu-malu. Sesekali membenarkan kacamatanya, Chanyeol tetap berjalan menuju kelas yang terletak di lantai dua. Terkadang ada saja bisikan-bisikan saat ia melewati beberapa temannya. Namun Chanyeol hanya tersenyum, toh ini seperti sudah menjadi bagian hidupnya dipandang aneh oleh beberapa orang.

Chanyeol akui ia tidak tampan. Matanya menggunakan alat bantu kacamata yang tebal, telinganya yang cukup lebar dibandingkan orang lain dan yang paling sering menjadi cemoohan adalah tubuhnya yang tinggi gemuk. Mungkin tidak apa-apa kalau hanya diolok seperti itu. Yang paling Chanyeol benci adalah dirinya yang selalu dibanding-bandingkan dengan kakak perempuannya yang kebetulan berada 1 tingkat diatasnya. Kakaknya cantik, tinggi dan langsing. Jauh berbeda dengan Chanyeol yang gemuk dan cupu. Hal yang paling menyakitkan adalah terkadang Chanyeol dibilang anak pungut atau anak buangan. Menyedihkan bukan?

Chanyeol mendudukkan dirinya yang bertempat di pojok kanan belakang, mengeluarkan buku untuk materi pelajaran pertama nanti. Namun pandangannya tak lepas dari sosok Kim Soomin yang cantik, rambut panjangnya yang ia biarkan teruari dengan pita pink disisinya semakin membuatnya terlihat manis.

“Yaaa… lihat, seorang Park Chanyeol menatap Kim Soomin tanpa berkedip hahaha” ucapan Lee Jin Wook membuat Chanyeol sadar dan mengalihakan pandangannya.

“Soomin-ah lihat. Si gendut ternyata menyukaimu”

Kim Soomin yang mendengar kemudian menatap Chanyeol dengan wajah tak suka, “Menjijkkan sekali. Hei Park Chanyeol, berhenti menatapku itu menjijikkan. Dasar gendut!”

Tajam sekali. Park Chanyeol seakan mendapatkan tusukan pisau tepat pada hatinya. Sakit, tapi tak berdarah. Haruskah ia menerima kata-kata seperti itu? Apa menjadi gendut itu sangat menjijikkan? Chanyeol hanya diam dan tak memperdulikan teman-temannya yang terus mengoloknya tanpa henti. Baca lebih lanjut

[CHANYEOL BIRTHDAY] Be Mine Babe – dsaeng_yu

[CHANYEOL BIRTHDAY] Be Mine Babe -dsaeng_yu
Cast : Park Chanyeol
Kim Sohee
Other Cast
Romance PG-13 || Ficlet

Suasana Kota Seoul tak jauh beda dari biasanya, namun hari ini kita indah itu sedikit disuguhi oleh hujan rintik yang cukup indah. Seorang gadis cantik dengan setelan seragam sekolah tengah duduk di sebuah cafe.
“Kemana kau oppa? Ini sudah 30 menit dan kau belum datang” gadis itu mendesah frustasi.
Chanyeol benar benar mengutuk dirinya sekarang, bagaimana bisa ia lupa bahwa dia ada janji dengan Sohee. Sudah 30 menit dan dia masih diperjalanan dengan wajah yang berantakan.
“Kau bodoh Chanyeol bagaimana bisa kau lupa hah? Sohee pasti kecewa sekarang arrggh bodoh kau” Chanyeol mengerang frustasi dan memaki dirinya sendiri
Mobil hitam itu berhenti tepat di depan sebuah cafe dengan nuansa coklat krem. Dia segera melepas sabuk pengaman dan turun. Chanyeol masuk dengan sangat tergesa, Chanyeol menelisik seluruh penjuru cafe hingga tatapannya tertuju pada gadis yang duduk sendirian. Chanyeol sedikit menghela nafasnya lega.
Chanyeol berjalan menuju meja gadis itu duduk secara diam-diam kebetulan bagi chanyeol gadis itu membelakangi posisinya. Perlahan Chanyeol menutup masa gadis itu membuat sang korban bergerak gelisah.
“Yakk apa ini? Tolong lepaskan tanganmu”
“Jika kau bisa menebak siapa aku aku akan melepaskan tanganku”
“Chanyeol oppa?”
“Aishh gadis ini terlalu mengenalku”
“Suara beratmu itu sudah jadi identitasmu Oppa”
“Hmm baiklah. Kau pasti menunggu lama kan? Mianhae”
“Tidak mau aku tidak mau memaafkanmu pabbo”
“Kau pikir 30menit itu sebentar hah? Aku baru selesai dari sekolah dan aku lelah” Baca lebih lanjut

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Hello, Kris – TRIA.SI

[Kris Birthday project]_[Hello,kris]-TRIA.SI|Kris&OC|Romance|PG-15

Salju pertama dibulan november begitu deras bahkan duduk berlindung di bawah pohon tidak dapat melindungiku dari basah.Aku mengamati langit,awannya berwarna putih seakan membawaku mengingat memori 15 tahun lalu saat aku dan dia masih kanak-kanak.Ingatkah kamu saat kita bermain salju di tempat ini?

“hanna,kalau sudah besar nanti aku janji akan menikahimu.!”Ucap pria kecil dengan seragam TK nya.Dia berucap mantap pada seseorang yang tengah asik menangkap salju pertama itu.

“yifan,jangan janji yang tidak pasti!”cetus aku kecil sembari menangkap beberapa butiran salju yang langsung cair saat sampai di permukaan sarung tanganku.”Aku enggak ingin janjimu seperti salju ini.”

“Aku yifan dan aku bukan salju.Aku pasti akan menikahimu..pasti.!”
Dasar keras kepala.

Yifan adalah tetanggaku saat aku pindah TK.Dia itu aneh,Yifan selalu bilang kalau dia akan menikahiku.Manis,tapi sayang romansa itu harus berakhir,saat lulus TK aku harus pindah dan masuk asrama diKanada.Benar-benar tidak ada kontak sama sekali.Sekarang setelah hampir 15 tahun lamanya aku datang kembali.Janjimu itu aku selalu ingat dan entah sejak kapan menjadi sebuah harapan,yah meski aku selalu mencerca diriku yang bodoh mempercayai kata-kata anak TK,memang bodoh kerena tidak bisa tidak percaya padamu. Baca lebih lanjut

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Last – MelFanfan

[KRIS BIRTHDAY PROJECT] Last – MelFanfan
Kris and Exo member||sad||G
.
.
.
.
.
.
Korea Selatan, Mei 2014

Berita itu sudah tersebar luas, paparazi terus berdatangan, caci dan makian terus mereka lontarkan, tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi. Aku terkekang di sini. Butuh beberapa hari untukku memikirkan hal ini, tentang para member dan fans. Aku tau banyak orang yang kecewa dengan keputusanku, aku pun bimbang tapi mau bagaimana lagi. Aku sudah tidak sanggup.

“Gege, kami mohon bertahan dengan kami” suara itu terdengar bergetar

“Maafkan gege, Sehun. Tapi ini keputusan gege” ucap ku tegar

“Beri kami alasan yang masuk akal, hyung” suara angelic itu akan ku ingat

“Aku tidak suka dikekang, Suho. Kau bisa menjadi leader yang baik” aku tersenyum padanya

“Apa kau sudah tidak sayang lagi pada kami, hyung?” suara itu terdengar lirih

“Aku menyayangi kalian semua. Jangan bersedih, Yeol”

“Tentu aku sedih, kau sudah ku anggap seseorang yang penting dalam hidupku. Jika kau menyayangi kami, tidak seharusnya kau pergi meninggalkan kami” tangis itu pecah seiring dengan alunan hujan

“Maafkan aku, ini pilihanku. Tolong hargai keputusanku” ucap ku lirih

“Gege, kau, apa kau akan kembali ke China?” mata rusa itu hampir mengeluarkan tangisannya

“Tentu, Lu. Aku akan menunggu kalian di China” Baca lebih lanjut

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] It’s Your Project

Tittle : it’s your birthday (chanyeol birthday project)
Cast. : chanyeol dan all member exo
Genre: friendship

Happy reading😊

 

“Fokus! gerakanmu salah lagi yeol.”sahut Suho
“Ayolah hyung kau ini kenapa? Jika seperti ini terus, kita bisa latihan sampai tengah malam!” kata Baekhyun
“Kita lelah yeol, fokuslah!” kata Kai

Suasana ditempat latihan dance Exo sedang memanas, mereka sedang latihan untuk comeback nanti. Tetapi dari tadi Chanyeol terus melakukan kesalahan gerakan, sehingga membuat member yang lain kesal.

“Maaf aku tahu aku memang salah,tapi kenapa kalian terus memarahiku? Sehun pun sering melakukan kesalahan tetapi kalian tidak memarahinya. Jika kalian ingin cepat selesai, latihanlah tanpa aku, aku akan pergi!” kata Chanyeol yang langsung pergi meninggalkan tempat latihan.

Chanyeol sudah cukup lelah dengan latihan kali ini, ditambah lagi teman-teman satu grupnya terus memarahinya

“Hyung, apa kita keterlaluan?”tanya Baekhyun pada Suho
“Bukankah ini memang sudah direncanakan.” jawab Suho santai
“Tapi ini baru pertama kali aku melihat Chanyeol marah seperti itu.” Baekhyun sangat khawatir sama Chanyeol, karena dia baru melihat Chanyeol bisa semarah itu.
“Iya hyung, ini semua gara-gara idemu.” ujar Kai menghakimi Suho
“Bukankah ide ini sudah disetujui oleh kita semua?”tanya Suho
“Tapi aku tidak merasa setuju dengan ide ini.” jawab D.O Baca lebih lanjut

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Because I Love You – LHR25

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Because I Love You – LHR25 Chanyeol & Jieun || Psychology,Angst || PG-13

 

Tersenyum

Hanya itu yang Jieun lakukan, takkala mata kami bertemu. Tidak, bukan aku tidak menyukai senyumannya, aku hanya terlalu menyukainya.

“Ji~ Kau tetap cantik” Pujiku padanya yang tetap dibalas senyuman manis darinya. Aku tidak pernah bosan melihat senyumnya itu. Ia begitu cantik apalagi dengan dress putih yang kuberikan padanya, itu membuatnya terlihat bersinar. Aku Park Chanyeol, sangat mencintainya.

“Chanyeol Oppa, aku mencintaimu, benar-benar mencintaimu” Aku tersenyum, dengan gemas aku mengacak rambutnya pelan lalu bergerak menyalakan TV ku.

“Anak tunggal sekaligus ahli waris Lee Corp dikabarkan menghilangkan selama 1 bulan. Pihak polisi dan keluarga se—”

Titt..

“Berita jaman sekarang sangat tidak penting. Iyakan Ji?” Tanyaku yang dibalas senyuman darinya setelah aku mematikan TV yang bahkan belum sampai 3 menit aku nyalakan.

“Chanyeol oppa, aku mencintaimu, benar-benar mencintaimu” Aku menatapnya nanar, perasaan ini kembali muncul. Aku takut kehilangannya, aku tidak sanggup melepasnya pergi, hilang bagaikan debu dari hadapanku. Aku takut. Aku berjalan cepat memeluk tubuh dinginnya, menenggelamkan tubuh mungilnya di dekapanku. Tidak, ia tidak boleh meninggalkanku.

Aku melepaskan pelukanku lalu meraih dress Baby-Blue kehadapannya seraya memasang senyum terbaikku kearahnya.

“Ji~ Aku sudah membuatkan ini untukmu. Aku menjahitnya sendiri. Apa kau suka?” Tanyaku yang lagi-lagi dibalas senyuman darinya. Baca lebih lanjut