DREAM — #4: Chronopshyra ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s SidePrologue ► Hyerin’s Side#1: Her Problem#2: A Friend#3: Rival — [tonight] #4: Chronopshyra

♫ ♪ ♫ ♪

#4 — Chronopshyra

In Jungha’s Eyes…

Keadaan Hyerin semakin hari semakin buruk. Sekarang gadis itu sama sekali tidak pernah tidur di sekolah. Dan tidak makan atau minum apapun. Dia terlihat sangat pucat. Terutama karena penampilannya terlihat semakin acak-acakkan.

Ujian juga semakin dekat, dan persaingan nilai di kelas kami jadi semakin menakutkan. Terutama bagi murid lain yang tidak pernah melihat Hyerin mengerjakan soal di papan tulis dengan cara yang kejam—karena dia terus mematahankan kapur saat berhenti menulis, membuatku dan mungkin beberapa yang lainnya, yakin jika gadis itu sangat emosi saat mengerjakan soal.

Continue reading “DREAM — #4: Chronopshyra ►► IRISH”

Iklan

DREAM — #3: Rival ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s SidePrologue ► Hyerin’s Side#1: Her Problem#2: A Friend — [tonight] #3: Rival

♫ ♪ ♫ ♪

#3 — Rival

In Hyerin’s Eyes…

Pemuda ini mengikutiku lagi. Untuk kesekian kalinya dalam minggu ini. Kenapa dia selalu mengikutiku dan selalu menuntut jawaban dari pertanyaan yang sama? Kenapa dia sangat ingin tahu?

Aku menghentikan langkahku. Kudengar suara langkah cepat mendekatiku. Ia pasti akan menunjukkan senyumnya padaku, berpikir bahwa senyum itu bisa membuatku luluh dan bicara padanya.

Padahal nyatanya dia hanya akan mendapatkan pertanyaan yang sama dariku, dan menjawab dengan kalimat yang sama yang sudah bisa aku hafal. Lalu aku akan marah dan meninggalkannya, jadi dia tidak akan mengikutiku lagi, hari ini.

Oh, ayolah. Sampai kapan keadaan monoton ini akan terjadi? Sangat membosankan.

“Kenapa kau mengikutiku? Kau sudah mengikutiku sejak dari sekolah.” ucapku padanya saat dia sudah sampai di depanku.

“Jadi kau tahu?”

Continue reading “DREAM — #3: Rival ►► IRISH”

DREAM — #2: A Friend ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s SidePrologue ► Hyerin’s Side#1: Her Problem — [tonight] #2: A Friend

♫ ♪ ♫ ♪

#2 — A Friend

In Author’s Eyes…

Pagi menjelang, setelah mengabaikan pemandangan tidak nyaman yang dilihatnya malam tadi, Baekhyun mau tak mau harus berhadapan lagi dengan sosok gadis berambut merah menyala dengan kulit kelewat pucat itu ketika dia menginjakkan kaki di pelataran sekolah.

Bisa Baekhyun lihat, bagaimana si gadis bermarga Lee itu datang dengan menaiki sepeda gunung. Di mana kedua manik Baekhyun sempat dibuat kebingungan lantaran gadis itu datang dengan menutupi rambut menyalanya menggunakan topi. Belum lagi sweater tebal yang dikenakannya sekarang membuat Baekhyun hampir saja tidak mengenalinya.

“Eh? Gadis itu naik sepeda ke sekolah? Ia tidak terlihat seperti gadis tidak benar jika rambutnya tidak diwarnai seperti itu…” ucap Baekhyun, tanpa sadar tersenyum saat maniknya tidak melihat rambut berwarna merah mencolok milik Hyerin. Tapi tak lama, gadis itu melepaskan topinya, membuat senyum di wajah Baekhyun dalam sekejap hilang.

“Dia tidak lagi terlihat seperti gadis baik.” ucap Baekhyun, menggeleng pelan, dan kemudian melangkah menjauhi gadis itu.

“Bodoh…”

Langkah Baekhyun terhenti. Ia berbalik, dan memandang Hyerin yang berdiri di depan sebuah mobil. Pemuda itu menyernyit, tampak bingung karena tindakan yang dilakukan Hyerin.

“Hyerin bodoh.”

“Gadis itu aneh sekali…” gumam Baekhyun. “Menyiksa diri sendiri karena rasa bersalah. Dasar bodoh!”

“Apa ia semalam bertengkar dengan kekasihnya di jalan sepi itu?”

Continue reading “DREAM — #2: A Friend ►► IRISH”

GAME OVER – Lv. 44 [Plan B] — IRISH

G    A   M   E       O   V   E   R

‘ Baekhyun x Jiho (known as HongJoo) ’

‘ AU x Adventure x Fantasy x Romance x Science Fiction ’

‘ Chapterred x Teenagers ’

‘ prompt from EXO`s — Can`t Bring Me Down & EXO CBX`s — Crush U

Game Level(s):

ForewordPrologue A SidePrologue B Side — [ Level 1Level 10 ] — Tacenda CornerEden’s Nirvana — [ Level 11Level 20 ] — Royal Thrope — [ Level 21Level ??Level 30 ] — Spotlight Effect —  [ Level 31Level 40 ] — My Dimension, My Rules — Level 41Level 42Level 43 — [PLAYING] Level 44

Your tricks are so heartless

Catatan penulis: level 40 dan seterusnya, merupakan cerita lanjutan dari kesinambungan antara cerita yang ada di level 1 s/d 29 dan flashback yang ada di level 30 s/d 39. Jika Anda mengalami gagal paham selama membaca cerita, sangat disarankan untuk menekan close tab yang ada di perangkat elektronik Anda. Salam sehangat kulit ayam, Irish.

2017 © GAME OVER created by IRISH

♫ ♪ ♫ ♪

Level 44 — Plan B

In Author’s Eyes…

“Maaf, aku tidak bisa membantumu, Invisible Black.”

Akhirnya Baekhyun berkata, dia sudah menyerah, begitu pula dengan Invisible Black. Tampaknya rasionalitas telah menguasainya kali ini. Sehingga tanpa memberi perlawanan berarti dia sudah tahu di mana benteng pertahanannya harus dia serahkan.

“Aku tahu. Tapi, bisakah kau membantuku untuk terakhir kali? Aku hanya ingin menemuinya satu kali saja, sebelum kau membunuhku, Baekhyun.”

Baekhyun terdiam. Bukan karena Invisible Black pada akhirnya mengalah dan memanggilnya dengan nama—berhubung karakter satu ini sepertinya enggan menyebut Baekhyun dengan nama itu—tetapi karena dia tahu benar, bagaimana keinginan karakter tersebut untuk menemui seseorang yang telah memenuhi memorinya selama empat tahun ini.

Baekhyun sendiri bukannya tidak tahu kalau apa yang dikehendaki oleh Invisible Black adalah sesuatu yang salah. Dia tahu benar, memberikan kesempatan bagi karakter itu untuk benar-benar membuktikan eksistensinya, membiarkan si wanita tahu kalau dia benar-benar ada.

Dan Baekhyun tak ingin memberi lebih banyak orang harapan, dia enggan membiarkan banyak orang tahu tentang keberadaan Invisible Black yang benar-benar bisa eksis di kehidupan nyata.

Continue reading “GAME OVER – Lv. 44 [Plan B] — IRISH”

GAME OVER – Lv. 43 [Paranoia] — IRISH

G    A   M   E       O   V   E   R

‘ Baekhyun x Jiho (known as HongJoo) ’

‘ AU x Adventure x Fantasy x Romance x Science Fiction ’

‘ Chapterred x Teenagers ’

‘ prompt from EXO`s — Can`t Bring Me Down & EXO CBX`s — Crush U

Game Level(s):

ForewordPrologue A SidePrologue B Side — [ Level 1Level 10 ] — Tacenda CornerEden’s Nirvana — [ Level 11Level 20 ] — Royal Thrope — [ Level 21Level ??Level 30 ] — Spotlight Effect —  [ Level 31Level 40 ] — My Dimension, My Rules — Level 41Level 42 — [PLAYING] Level 43

Where are you right now?

Catatan penulis: level 40 dan seterusnya, merupakan cerita lanjutan dari kesinambungan antara cerita yang ada di level 1 s/d 29 dan flashback yang ada di level 30 s/d 39. Jika Anda mengalami gagal paham selama membaca cerita, sangat disarankan untuk menekan close tab yang ada di perangkat elektronik Anda. Salam sehangat kulit ayam, Irish.

2017 © GAME OVER created by IRISH

♫ ♪ ♫ ♪

Level 43 — Paranoia

In Author’s Eyes…

“Aku tahu, sudah kukatakan kalau aku tahu cintaku ini bertepuk sebelah tangan, bukan? Aku melihat bagaimana cincin pertunangan melingkar di jemari gadis itu. Tapi tenang saja, aku tidak egois, jadi aku tidak mungkin melakukan hal-hal buruk untuk mendapatkannya.”

Mungkin, sekarang Liv harus benar-benar mempertimbangkan soal keberadaan manusia dengan ego mimimal. Seo Johnny ini, contohnya. Sayang, konversasinya dengan Johnny harus berakhir ketika leader dari Enterprise itu memutuskan untuk melangkah meninggalkannya begitu saja, mengakhiri konversasi mereka secara sepihak.

“Apa yang kau bicarakan dengan Royal Thrope?” Liv kenali vokal Jiho begitu didengarnya gadis itu melangkah cepat menyusulnya, rupanya Jiho sudah mengawasi dua orang itu sejak tadi.

Banyak hal yang tidak Liv sadari di sini. Dan mungkin, tidak bsia diaksesnya secara penuh meski dia telah masuk ke dalam sistem salah seorang karakter yang ada di dalamnya.

“Tidak ada, kami hanya bicara soal eksistensi NPC saja.” Liv berusaha berbohong sebaik mungkin. Tapi sayang, kebohongannya justru berujung pada sebuah helaan nafas tak nyaman dari gadis yang sekarang menjadi lawan bicaranya.

“Kau membicarakannya dengan Royal Thrope, tidak?” tiba-tiba saja Jiho bertanya.

Continue reading “GAME OVER – Lv. 43 [Paranoia] — IRISH”

DREAM — #1: Her Problem ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s SidePrologue ► Hyerin’s Side — [tonight] #1: Her Problem

♫ ♪ ♫ ♪

#1 — Her Problem

In Jungha’s Eyes…

“Namaku Park Jungha, pertukaran pelajar dari Seoul International School. Senang bertemu dengan kalian.”

Tempat ini tidak ramah, jadi aku juga tidak perlu memperkenalkan diriku dengan ramah seolah aku benar-benar jadi murid pindahan saja. Aku hanya akan ada di tempat ini selama beberapa hari—sungguh, kalau aku bisa menyelesaikan tugasku lebih cepat, pasti dalam hitungan hari aku dan Baekhyun, rekanku, sudah bisa kembali ke Akademi.

Gayanya sombong sekali… Begitu mengesalkan…

Aku ingin tahu apa yang mungkin anak-anak lakukan untuk mengerjainya…

Pikiran manusia, ya, aku mendengarnya. Sebagian besar orang yang ada di Akademi juga bisa mendengar pikiran manusia. Well, bukan berarti aku bukan manusia selayaknya mereka, tetapi kami sedikit berbeda.

Biarkan saja mereka berpikir sesuka hati tentangku.

Continue reading “DREAM — #1: Her Problem ►► IRISH”

GAME OVER – Lv. 42 [The New Hero] — IRISH

G    A   M   E       O   V   E   R

‘ Baekhyun x Jiho (known as HongJoo) ’

‘ AU x Adventure x Fantasy x Romance x Science Fiction ’

‘ Chapterred x Teenagers ’

‘ prompt from EXO`s — Can`t Bring Me Down & EXO CBX`s — Crush U

Game Level(s):

ForewordPrologue A SidePrologue B Side — [ Level 1Level 10 ] — Tacenda CornerEden’s Nirvana — [ Level 11Level 20 ] — Royal Thrope — [ Level 21Level ??Level 30 ] — Spotlight Effect —  [ Level 31Level 40 ] — My Dimension, My Rules — Level 41 — [PLAYING] Level 42

Destroy them all today

Catatan penulis: level 40 dan seterusnya, merupakan cerita lanjutan dari kesinambungan antara cerita yang ada di level 1 s/d 29 dan flashback yang ada di level 30 s/d 39. Jika Anda mengalami gagal paham selama membaca cerita, sangat disarankan untuk menekan close tab yang ada di perangkat elektronik Anda. Salam sehangat kulit ayam, Irish.

2017 © GAME OVER created by IRISH

♫ ♪ ♫ ♪

Level 42 — The New Hero

In Author’s Eyes…

Liv tidak pernah merasa sebersalah ini lantaran membohongi seseorang. Sungguh, dia merasa biasa saja saat harus membohongi Seungwan tentang bagaimana Baekhyun masuk ke dalam WorldWare secara ilegal. Tetapi, mengapa melihat kehancuran seorang manusia karena perasaan yang tak mungkin terbalas dari sebuah program ciptaan manusia justru membuat Liv memahami rasa sakit?

“Kau sebegitu menyukainya, ya?” tanpa sadar bibir Liv berucap, padahal tadi keeksisannya dipertanyakan oleh sang lawan bicara. Hampir saja keberadaan Liv dalam karakter Red Hair Witch diketahui oleh Jiho, kalau saja Liv tidak asal bicara soal kebebasan berpikir mereka di dalam WorldWare.

Beruntung, gadis yang sekarang berstatus sebagai player dengan rank tinggi yang masih bertahan di survival mode itu tengah dirundung duka. Jadi dia tidak terlalu mempermasalahkan bualan Liv yang sebenarnya terdengar begitu kentara.

“Aku tidak tahu, menurutmu masuk akal? Mempertahankan perasaan yang tidak mungkin akan terbalas.” kata Jiho membuat Liv tersenyum kecut. Dia tahu benar, bagaimana rasanya menyukai seorang manusia dan saling berbalas kasih dengan manusia tersebut.

Liv pernah mengalaminya, dan bahkan masih mengalaminya, bersama Sehun. Tapi mana mungkin Liv menceritakan hal itu pada Jiho? Berkata bahwa Jiho masih punya harapan untuk bersama dengan Invisible Black yang tidak lebih dari sebuah karakter ‘hidup’ selayaknya Liv adalah hal yang tidak masuk akal.

Lagipula, Invisible Black punya sosok asli di luar sana, Byun Baekhyun. Bagaimana jadinya kalau Jiho dipertemukan dengan dua orang itu di waktu yang sama? Membayangkannya saja sudah membuat Liv ingin bergidik ngeri.

Continue reading “GAME OVER – Lv. 42 [The New Hero] — IRISH”

DREAM — PROLOGUE [Hyerin’s Side] ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

ForewordPrologue ► Baekhyun’s Side — [tonight] Prologue ► Hyerin’s Side

♫ ♪ ♫ ♪

PROLOGUE — Hyerin’s Side

In Author’s Eyes…

Kyungsoo tidak pernah merasa terganggu pada eksistensi seorang perempuan di sekitarnya. Apalagi, kalau dia sudah mengenal dekat perempuan itu. Adalah Lee Hyerin, gadis yang sekarang tengah terbaring di ruang kesehatan—yang sialnya Kyungsoo secara kebetulan tengah bertugas di sana—dan tertidur dengan tidak nyaman.

Mungkin, manusia lain akan berpikir kalau Hyerin tengah tertidur pulas, tapi Kyungsoo tahu benar apa yang terjadi. Setelah gadis itu jatuh tidak sadarkan diri di tengah kelas olahraga, gadis itu akhirnya berakhir di ruang kesehatan. Bukannya sakit, tetapi Hyerin kelewat mengantuk sampai dia tidak sadar ketika bola basket mengarah kepadanya di tengah kelas olahraga tadi.

Alhasil, sekarang Kyungsoo harus merasa tidak nyaman karena pemuda itu, mau tak mau harus menonton mimpi Hyerin yang bisa diketahuinya. Bukan, Kyungsoo bukan menguntit gadis itu. Tapi memang itu kemampuan Kyungsoo, mengetahui apa yang tengah dimimpikan seseorang.

Ugh…” gumaman pelan yang lolos dari bibir Hyerin adalah sebuah pertanda kalau dia sekarang benar-benar merasa tak nyaman pada mimpinya. Jadi, dengan penuh pengertian Kyungsoo sengaja menggeser kursi kayu yang jadi tempatnya duduk. Menciptakan bunyi berderit cukup keras yang mengganggu telinga, secara otomatis membuat Hyerin terbangun juga.

KRIET!

Continue reading “DREAM — PROLOGUE [Hyerin’s Side] ►► IRISH”

DREAM — PROLOGUE [Baekhyun’s Side] ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

Foreword — [tonight] Prologue ► Baekhyun’s Side

♫ ♪ ♫ ♪

PROLOGUE — Baekhyun’s Side

In Author’s Eyes…

“Kita ada di kelompok yang sama lagi, Byun?”

Baekhyun, mendongak dari buku yang tengah ia tekuni, tatapannya sekarang bersarang pada sepasang manik penuh ingin tahu milik sahabatnya, Park Jungha—oh, jangan pikir Jungha seorang lelaki, dia seorang perempuan, namanya saja yang kelewat maskulin; istilah Jungha.

Yap, apa kau merayu guru pembimbing kita lagi?” sahut Baekhyun ringan, sontak saja perkataan pemuda itu berhasil membuat Jungha merengut. Hey, memangnya dia sebodoh itu sampai setiap ujian harus merayu guru pembimbing mereka agar ia disatu kelompokkan dengan Baekhyun?

Continue reading “DREAM — PROLOGUE [Baekhyun’s Side] ►► IRISH”

GAME OVER – Lv. 41 [A New Game] — IRISH

G    A   M   E       O   V   E   R

‘ Baekhyun x Jiho (known as HongJoo) ’

‘ AU x Adventure x Fantasy x Romance x Science Fiction ’

‘ Chapterred x Teenagers ’

‘ prompt from EXO`s — Can`t Bring Me Down & EXO CBX`s — Crush U

Game Level(s):

ForewordPrologue A SidePrologue B Side — [ Level 1Level 10 ] — Tacenda CornerEden’s Nirvana — [ Level 11Level 20 ] — Royal Thrope — [ Level 21Level ??Level 30 ] — Spotlight Effect —  [ Level 31Level 40 ] — My Dimension, My Rules — [PLAYING] Level 41

Don’t fear any obstacle, we are standing

Catatan penulis: level 40 dan seterusnya, merupakan cerita lanjutan dari kesinambungan antara cerita yang ada di level 1 s/d 29 dan flashback yang ada di level 30 s/d 39. Jika Anda mengalami gagal paham selama membaca cerita, sangat disarankan untuk menekan close tab yang ada di perangkat elektronik Anda. Salam sehangat kulit ayam, Irish.

2017 © GAME OVER created by IRISH

♫ ♪ ♫ ♪

Level 41 — A New Game

In Author’s Eyes…

“Kau yakin kita bisa menggunakan ruangan ini, Seungwan?”

Sebuah tanya masuk ke dalam rungu Seungwan begitu dia dan Baekhyun berhasil menyelinap masuk ke dalam salah satu ruang serba guna yang berada di dekat ruang demo WorldWare.

“Iya, aku sudah mengawasi ruangan ini dan tidak pernah ada orang datang ke sini, Baekhyun. Kupikir ruangan ini baru akan digunakan setelah demo berakhir. Lihat? Kau bisa melihat apa yang terjadi di luar sana.” Seungwan kemudian menunjuk ke arah celah di jendela kecil yang ada di ruangan tersebut.

Meski ruang tempatnya sekarang berada penuh debu dan mencipta rasa sesak, setidaknya Baekhyun bersyukur karena ruang tersebut memiliki celah-celah sempit yang bisa digunakannya untuk meletakkan beberapa peralatan elektronik juga dia diuntungkan karena banyaknya sumber listrik yang ada.

“Tidak masalah jika kita menggunakan sumber listriknya juga, bukan?” tanya Baekhyun saat dia hendak menancapkan salah satu perangkat elektroniknya.

“Tidak masalah. Pengawas permainan itu hanya datang satu kali di pagi hari, jadi kita bisa gunakan tempat ini.” Seungwan meyakinkan Baekhyun.

“Baiklah, apa yang akan kau lakukan selagi aku ada di sini?” diam-diam Baekhyun mengkhawatirkan gadisnya juga. Dia tidak tahu sebanyak apa yang sudah Seungwan lalui sembari menunggunya terbangun. Dan tentu saja kini Seungwan merasa geli karena kekhawatiran Baekhyun dianggapnya sangat tidak masuk akal.

“Aku bekerja di sini, Baekhyun. Sudah, sebentar lagi kantor ini buka dan—”

“—ARGH!!”

Continue reading “GAME OVER – Lv. 41 [A New Game] — IRISH”

GAME OVER – Bonus Stage V [My Dimension, My Rules] — IRISH

G    A   M   E       O   V   E   R

starring Byun Baekhyun, Invisible Black

Game Level(s):

Bonus Stage I: Tacenda Corner — Bonus Stage II: Eden’s NirvanaBonus Stage III: Royal ThropeBonus Stage IV: Spotlight Effect — [PLAYING] Bonus Stage V: My Dimension, My Rules

2017 © GAME OVER created by IRISH

♫ ♪ ♫ ♪

Bonus Stage [5] — My Dimension, My Rules

In Author’s Eyes…

“Pertemukan aku dengannya.”

“Tidak bisa. Dia mungkin akan salah paham.”

“Mengapa? Bukankah kita dua orang yang berbeda?”

Baekhyun mendongak, ditatapnya sosok dengan paras serupa dengannya yang sekarang berdiri menyandarkan tubuh di dalam sebuah tabung kaca bening dengan kedua tangan terlipat di depan dada dan pakaian serba hitam yang kontras dengan kulit pucatnya.

“Dimensiku, aturanku.” tandas Baekhyun berhasil membuat decihan kasar lolos dari bibir sosok yang memiliki bentuk fisik sama persis dengannya itu.

“Aku tidak membuat pengecualian yang sama padamu ketika kau ada di dalam dimensiku, Byun Baekhyun.” balasnya tidak ingin kalah.

“Lalu mengapa tidak kau tunjukkan saja memorimu kepadaku, Invisible Black?”

Continue reading “GAME OVER – Bonus Stage V [My Dimension, My Rules] — IRISH”

DREAM — FOREWORD ►► IRISH

⁛  DREAM  ⁛

►  Byun Baekhyun x Lee Hyerin  ◄

►  Fantasy x Slight! Mythology x Romance x School-life ◄

►  Chapterred x Teenager(s)  ◄

Vivid Dream(s):

 [tonight] Foreword

♫ ♪ ♫ ♪

FOREWORD

Hola!

Aku tau ketika notifikasi tentang ‘Dream’ masuk ke e-mail pembaca, pasti akan ada yang mengumpat: author enggak tahu diri satu ini dateng-dateng seenak udel aja bawa-bawa fanfiksi baru buat dipublish padahal fanfiksi lain dikelarin aja belom.

Enggak apa-apa, aku sudah kuat mental sama umpatan macem itu walaupun umpatannya cuma dalam hati aja. Tapi aku enggak bisa menahan diri buat enggak ngebawa cerita baru ketika tahun berganti. Kayak enggak afdol aja gitu, masa ganti tahun enggak ada cerita baru.

Nah, Dream sendiri bukannya karya baru sih buat aku. Cerita ini aku buat pertama kali di tahun 2013, terus aku revisi di tahun 2015, dipublish di Baekhyun Fanfiction Indonesia sekitar tahun 2016 tapi di sana belum sampai selesai dan udah terjadi satu-dua hal yang enggak diinginkan.

Kemudian suatu hari yang nganggur aku kepikiran sama fanfiksi ini, masa iya ceritanya stuck gitu aja, kan sayang banget (padahal ceritanya enggak bermutu juga sih). Jadi, aku ngelakuin revisi ke-dua, yang alhamdulillah selesainya bersamaan dengan saat aku mutusin buat ngepublish dia di EXO Fanfiction Indonesia juga.

Continue reading “DREAM — FOREWORD ►► IRISH”

DREAM — PRE-RELEASE ►► IRISH

PRE-RELEASE

 “Aku menyayangimu! Aku sangat sayang padamu Byun Baekhyun! Aku sayang padamu dan aku tidak akan berhenti menyayangimu! Kau dengar itu Byun Baekhyun!? Aku sayang pada—”

A FANFICTION TITLED:

“Manusia butuh 0,11 sampai satu detik untuk bicara spontan tanpa berpikir, yang artinya juga tanpa kebohongan. Kau bilang aku harus menjawab dengan jujur padamu, sekarang… kenapa pembicaraan jujur ini tidak di mulai darimu?”

d r e a m

Continue reading “DREAM — PRE-RELEASE ►► IRISH”

GAME OVER – Lv. 40 [End Of The Game] — IRISH

G    A   M   E       O   V   E   R

‘ Baekhyun x Jiho (known as HongJoo) ’

‘ AU x Adventure x Fantasy x Romance x Science Fiction ’

‘ Chapterred x Teenagers ’

‘ prompt from EXO`s — Can`t Bring Me Down & EXO CBX`s — Crush U

Game Level(s):

ForewordPrologue A SidePrologue B Side — [ Level 1Level 10 ] — Tacenda CornerEden’s Nirvana — [ Level 11Level 20 ] — Royal Thrope — [ Level 21Level ??Level 30 ] —  Level 31 —  Level 35Level 36Level 37Level 38 — Level 39 — [PLAYING] Level 40

Right or wrong, black white gray, look at the scale in your heart

Catatan penulis: level 40 dan seterusnya, merupakan cerita lanjutan dari kesinambungan antara cerita yang ada di level 1 s/d 29 dan flashback yang ada di level 30 s/d 39. Jika Anda mengalami gagal paham selama membaca cerita, sangat disarankan untuk menekan close tab yang ada di perangkat elektronik Anda. Salam sehangat kulit ayam, Irish.

2017 © GAME OVER created by IRISH

♫ ♪ ♫ ♪

Level 40 — End Of The Game

In Author’s Eyes…

“Terima kasih karena telah mengakhirinya, HongJoo.”

“Tidak Baekhyun! Tidak!” jeritan melengking yang lolos dari bibir Jiho seolah tidak jadi melodi mengganggu di tengah Hall yang sekarang penuh sesak oleh penonton itu.

“Jangan, Jiho!” teriak Wendy.

“Kau tahu ingatan tentangmu akan terus ada dalam diriku.”

BLARRR!!

Ledakan besar terjadi setelah Invisible Black mengirimkan voice message terakhirnya kepada Jiho. Bukannya hati Jiho tidak hancur, tetapi dia sudah sangat hancur sampai-sampai ketakutan juga kesedihan itu dirasanya sekarang sanggup menghancurkan human wealthnya dalam sesaat saja.

Ya, lihat saja bagaimana sekarang human wealth Jiho perlahan merosot turun selagi dia tak bisa berbuat apa-apa. Menangis saja Jiho tidak bisa, karena dia tidak berada di kehidupan nyata. Sehingga tangisan adalah hal paling tak mungkin dilakukannya saat ini.

‘Selamat, HongJoo. Anda telah berhasil mengalahkan Invisible Black, villain dari Eden’s Nirvana. Bonus sepuluh pouch telah ditambahkan ke dalam martial box Anda. Sisa waktu untuk survival mode WorldWare 4.2.4 adalah tiga puluh delapan jam.’

“Black Radiant!” Wendy jadi orang pertama yang tersentak saat mendengar teriakan lantang Jiho. NPC cantik berambut merah itu tengah berusaha sedikit menghibur Jiho ketika dia kemudian menyadari kalau Jiho nyatanya tengah memikirkan cara balas dendam terbaik pada sang musuh yang dalam satu battle bisa melakukan triple-kill.

Continue reading “GAME OVER – Lv. 40 [End Of The Game] — IRISH”