[EXOFFI FREELANCE] SHADOW (Chapter 6)

SHADOW

SHADOW  |

| Oh Sehun & Hwang Mora |

| Bae Irene, Huang Zitao |

| Angst x Drama |

| PG-17 | Chaptered |

2017 – Storyline by JHIRU H.

Seperti bayangan, kita selalu bersama.

Tetapi tidak dapat bersatu.

Prev : Prologue|1|2|3|4|5

*Hargai karya penulis dengan meninggalkan jejak di kolom comment

◦ ◘ ♯ ♯ ♯ ◘ ◦

Aku sedang membangun sebuah bendungan,

Dengan nama kenangan.

Dan melepaskan orang yang belum bisa kulupakan.

—×◦ shadow ◦×— Baca lebih lanjut

Iklan

[CHEN BIRTHDAY PROJECT] HOL(M)ES in SEODAEMUN (3) — IRISH’s Tale

HOL(M)ES

PRISONER in Seodaemun (3)  ]

— in a ruined city, can you survive? —

Starring by:

OC`s Wang Jia-yi with Chen

Supported by EXO`s Sehun, Baekhyun, EXO`s Ex Tao, OC`s Do Ahrin & Kim Hyerim

An adventure, dystopia, family, melodrama and politic story rated by PG-17 served in three-shot length with series type

This story is not suitable for readers under 15 years old

2017  ©  storyline by IRISH

in association with

EXO Fanfiction Indonesia

Disclaimer:

Cerita ini murni berdasarkan fiksi dan tidak bermaksud untuk menyinggung/menjelek-jelekkan salah satu pihak. Seluruh bagian cerita yang berhubungan dengan suatu negara dan/atau organisasi, dipergunakan semata-mata hanya untuk hiburan dan bukannya merugikan salah satu pihak. Tidak ada bagian dari cerita ini yang menggambarkan kehidupan politik secara nyata. Hol(m)es sendiri berasal dari kata Holmesinspired from Sherlock Holmes—yang memiliki makna tersirat sebagai perpaduan dari kata Holes, dan Holmes yang maknanya akan didapatkan pembaca setelah menyelesaikan pembacaan cerita dengan seksama. Sekali lagi, tidak ada tujuan menjatuhkan nama baik/citra dari salah satu negara/organisasi/perorangan/kedudukan yang nantinya akan ada di cerita ini. Penyebaluasan karya, duplikasi isi cerita, dan mengadaptasi cerita ini tanpa seizin/sepengetahuan penulis,  adalah sebuah tindakan tidak menyenangkan yang tidak seharusnya dilakukan.

This story was created and dedicated for:

Chen of EXO

Previous story:

Hol(m)es in Seodae-mun [Baekhyun]

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Baca lebih lanjut

[CHEN BIRTHDAY PROJECT] HOL(M)ES in SEODAEMUN (2) — IRISH’s Tale

HOL(M)ES

PRISONER in Seodaemun (2)  ]

— in a ruined city, can you survive? —

Starring by:

OC`s Wang Jia-yi with Chen

Supported by EXO`s Sehun, Baekhyun, Chanyeol; EXO`s ex Luhan, Tao

An adventure, dystopia, family, melodrama and politic story rated by PG-17 served in three-shot length with series type

This story is not suitable for readers under 15 years old

2017  ©  storyline by IRISH

in association with

EXO Fanfiction Indonesia

Disclaimer:

Cerita ini murni berdasarkan fiksi dan tidak bermaksud untuk menyinggung/menjelek-jelekkan salah satu pihak. Seluruh bagian cerita yang berhubungan dengan suatu negara dan/atau organisasi, dipergunakan semata-mata hanya untuk hiburan dan bukannya merugikan salah satu pihak. Tidak ada bagian dari cerita ini yang menggambarkan kehidupan politik secara nyata. Hol(m)es sendiri berasal dari kata Holmesinspired from Sherlock Holmes—yang memiliki makna tersirat sebagai perpaduan dari kata Holes, dan Holmes yang maknanya akan didapatkan pembaca setelah menyelesaikan pembacaan cerita dengan seksama. Sekali lagi, tidak ada tujuan menjatuhkan nama baik/citra dari salah satu negara/organisasi/perorangan/kedudukan yang nantinya akan ada di cerita ini. Penyebaluasan karya, duplikasi isi cerita, dan mengadaptasi cerita ini tanpa seizin/sepengetahuan penulis,  adalah sebuah tindakan tidak menyenangkan yang tidak seharusnya dilakukan.

This story was created and dedicated for:

Chen of EXO

Previous story:

Hol(m)es in Seodae-mun [Baekhyun]

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Baca lebih lanjut

GIDARYEO – 8th Page — IRISH’s Tale

GIDARYEO

| Kajima`s 2nd Story |

|  EXO Members |

| OC`s Lee Injung — Kim Ahri — Park Anna — Maaya Halley — Byun Injung — Lee Jangmi |

|  Crime  — Family — Fantasy — Melodrama — Supranatural — Suspense  |

|  Chapterred  |  Rated R for violence and gore, language including sexual references, and some harsh words and/or action   |

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2017 © Little Tale and Art Created by IRISH

Show List:

Teaser Pt. 1Teaser Pt. 4 | 1st Page5th Page | 6th Page7th Page

♫ ♪ ♫ ♪

In Anna’s Eyes…

“S-Shadow?” aku memandang tak percaya saat nyatanya dia memang sosok yang sama dengan yang baru saja kupikirkan dan baru saja kuduga-duga kemana perginya! Bagaimana bisa dunia jadi sesempit ini?

“Berbicara dengan anak kecil saja kau tidak bisa, Anna. Heran, bagaimana bisa kau bicara begitu banyak pada kriminal-kriminal di luar sana.”

Dia ada di sini. Shadow Of The Dark ada di sini. Dia tidak pergi. Dan mengapa aku merasa begitu senang?

“Kau tidak apa-apa?” tanyanya sejenak memandangku, melihat kebisuan yang kupamerkan, dia kemudian kembali berfokus pada anak kecil yang tadi diajaknya bicara.

Tanpa sempat mendengar apa yang dia katakan kepada anak kecil itu, atau menyerap tentang tujuan kemunculan tiba-tibanya, tidak juga aku sempat menanyakan apa yang dia katakan pada anak kecil itu, Shadow sudah menarik lenganku begitu bus berhenti.

“Ayo turun.” katanya tanpa terdengar ingin dibantah.

Tentu saja dia tidak perlu persetujuanku untuk melakukan segalanya. Aku saja sudah menyerahkan diri padanya. Terbukti dengan bagaimana sekarang aku hanya bergeming saat dia menarikku turun dari bus, dan membawa langkahku menjauh dari jalan raya.

“Mengapa kau ada di sini?” tanyaku begitu kudapatkan kembali kesadaranku.

Tatapannya lantas bersarang padaku, seolah pertanyaan yang kuutarakan padanya sekarang adalah pertanyaan paling konyol yang pernah didengarnya, ia kemudian buka suara.

“Kau sendiri? Kenapa kau naik bus yang sama denganku?” ia balik bertanya.

“Apa? Mengapa jadi salahku?” aku menatap tidak mengerti.

Aku bahkan tidak tahu kalau dia ada di dalam bus itu dan dia sudah mengutarakan pertanyaan yang membuatku terlihat seperti seorang stalker. Baca lebih lanjut

[FICLET] DEPRESSION (눈물병) – 12 — IRISH’s Tale

|   Depression (눈물병)   |

|   based on CLC`s Song Title   |

— Depression`s Prompt Ficlet Fiction(s) —

|   Tao   x  Xuan Yi   |

|   Melodrama x Life x Surrealism   |   Ficlet   |  Teenagers   |

2017 © Little Tale Created by IRISH

‘I need to forget you’

Related to: 15 | 610 | 11

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Author’s Eyes…

Kalau Xuan Yi boleh memilih, dia mungkin ingin terlahir kembali. Tidak sebagai seorang Xuan Yi, gadis manis berambut sebatas bahu yang dicintai semua orang karena kelakar baiknya, tapi dia ingin terlahir sebagai Xuan Yi yang bisa membuat Huang Zi Tao jatuh cinta padanya.

Sebab, bagi Xuan Yi percuma semua rasa cinta yang dia terima dari orang-orang yang mengaguminya maupun menyukainya karena dia baik hati, percuma saja, Tao tidak mencintainya.

Baca lebih lanjut

[EXOFFI FREELANCE] Save Heart -(Chapter 3)

saveheart-poster-.jpg

SAVE HEART

 

By Ander

cast;

Park Chanyeol ⌉⌈ Son Ju Seun (oc) ⌉⌈ Huang Zi Tao ⌉⌈ Oh Sehun

Find by your self

School-life, family, romance, angst, hurt |PG-13| chapter

Disclaimer; This story is mine. Aku gak yakin jika semua adegan disini bersifat general maka dari itu aku bikin PG. maaf jika ada salah kata,this is my story and it’s my style. Kalian bisa membaca ceritaku diwattpad ‘Andéra’s/实业呐’ dengan judul sama dan perombakkan alur cerita.

Aku pernah publish juga DISINI

Previous chapter [1]

Summary:

Ju Seun tidak berjodoh dengan satupun dari dua pria yang ia cintai. Hingga kelulusannya, ia dituduh sebagai pelaku criminal di negeri ibunya sendiri. Hanya ‘Dia’,yang bisa mengeluarkannya dari masalah dan hanya ‘Dia’ yang mampu memenjarakan kembali Ju Seun.

***

Baca lebih lanjut

[TAO BIRTHDAY PROJECT] TRUE LOVE

[TAO BIRTHDAY PROJECT]
TRUE LOVE

Cast : Huang zi tao
Nam ji hyun
Oh sehun
Irene
Chanyeol

Genre : sad, friendship

Rating : 16+

Hujan turun sangat deras, mataku tak berhenti menatap Air hujan yang jatuh dan memercik dikaca jendela. Akhir akhir ini hujan merajalela di seoul, suhu menjadi lebih dingin dari biasanya. Suasana kelas tiba tiba terdengar riuh, Aku menghadapkan wajahku kedepan. Kulihat tiga orang pria masuk dikelasku dan berdiri didepan. Tiga orang yang sebelum ini perna kulihat wajahnya di jeguk . Salah satu dari mereka, pria yang ditengah itu, aku sangat mengenalnya. Huang Zi Tao, bintang sekolah yang populer itu. Siapa wanita di jeguk yang tidak menyukainya. Tampan ? Ya dia sangat tampan ! dia kaya , ia anak pemilik sekolah ini !

“ji hyun ah”

menelan ludah keluhku, aku berdiri dari tempat dudukku, dan mendekat kearahnya, aku berada didepannya. Dia tersenyum, aku menatapnya, seraya aku ingin berkata ‘kenapa?’ Tapi aku tidak bisa. Aku melewatinya, pergi keluar dari kelas. Aku berjalan cepat, aku tau Tao akan mengejarku, dia menarik tanganku.

“Maaf Tao ssi, bisakah kau meninggalkanku, jangan mencari sensasi membuat mereka semua melihat drama kita !” Kataku, seraya menunjuk gerombolan siswa yang mengepung ingin mendengar pembicaraan kita

“Drama ? jadi kau menganggap semua ini drama?” Katanya

“Ya drama. Didalamnya kita bisa saling mengenal, mencintai, membenci dan kita harus melupakan” jawabku

“Mereka akan mencintai kembali. Ingat dalam drama endingnya pasti mereka bersatu” lanjut Tao

“benarkah? Tidak lagi sekarang. aku akan membuat drama dengan sad ending sekarang !”

Aku kemudian pergi meninggalkan tempat itu. Aku berlari menuju rooftop, kebetulan hujan sudah mulai meredah. Aku tau disana pasti ada Sunbae. Baca lebih lanjut

[TAO BIRTHDAY PROJECT] WHO AM I? – WhitePingu95

[TAO BIRTHDAY PROJECT] WHO AM I? – WhitePingu95

Huang Zi Tao & Anneliese Zhang (OC) || Slice of Life || G

Pintu terbuka. Derap langkah yang baru saja menggema kemudian, mengambil alih kesenyapan sebuah rumah untuk beberapa saat. Jangan lupakan manik kelam Zi Tao yang kini tengah mengikuti mobilitas dari sosok pemilik langkah tersebut.

“Lembur di kampus lagi ya?” tanya pemuda jangkung yang telah menggulirkan netranya pada sang penunjuk waktu di dinding ruang tengah beberapa waktu lalu. Seseorang yang dimaksud pun mengangguk lemah, membuat iris Zi Tao tiba- tiba berubah menghangat, meluruhkan emosi yang sempat mengendap dalam hati. “Ya sudah … cepatlah mandi, makan, kemudian tidur. Aku tidak ingin kau jatuh sakit.”

Anggukan kecil darinya sudah cukup untuk menjawab atas titah lembut yang dilayangkan oleh Zi Tao. Namun, di langkahnya yang ke- tiga, pemuda itu berusaha menghentikannya. “Ah ya, Anneliese!”

“Apa lagi, Huang? Ya Tuhan … tak bisakah kau mengunci mulutmu itu barang sebentar saja? Aku pusing jika kau ingin tahu.”

Bibir si pria Huang sontak terkatup sangat rapat, urung memuntahkan rentetan kalimat yang telah tertahan. Kini pupilnya yang bekerja, mengekori setiap langkah Anneliese seolah ia tak ingin melepaskan wanita yang telah berbaik hati padanya.

Mengapa kau selalu memikul tanggung jawab yang besar dan memendam banyak kesakitan hati? batinnya yang menangkap aura biru mengelilingi Anneliese. Baca lebih lanjut

[TAO BIRTHDAY PROJECT] Failed? – ©LeeIndah7

[TAO BIRTHDAY PROJECT] Failed?-©LeeIndah7

Huang Zitao, Choi Eunha ||Love|| G

‘Kau di mana?’

Send
Entah pesan keberapa yang telah dikirimkan pria dengan tubuh ramping dan menjulang tinggi itu. Huang Zitao…

Ia berjalan mondar-mandir seraya menggigit ponselnya. Menahan perasaan gelisah yang menyebar di sekujur tubuhnya.

Ting!

Sebuah pesan masuk membuatnya terperanjat dan membuka pesannya dengan tergesa-gesa.

‘Paket internet bulanan anda kurang dari 1000 Mb. Berlaku hingga 10/05/2017…’

“Sial!”

Tao melemparkan ponselnya ke atas ranjang dengan kesal. Ia mengacak rambutnya dan menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang.

“Ke mana sih dia pergi?” Tanyanya frustasi begitu menyadari jam sudah menunjukan pukul sepuluh malam dan gadisnya tak kunjung pulang atau sekedar mengabari.

Ia mulai menggulingkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri. Berharap bisa mengurangi kegelisahannya. Namun, nyatanya ia malah semakin gelisah memikirkan apa yang mungkin terjadi pada gadisnya, Choi Eunha.

Eunha bukan tipe orang yang suka pulang larut malam. Dia juga selalu menyelesaikan tugas tepat waktu dan tak suka bermain. Tak ada alasan untuknya pulang selarut ini.

“Lihat saja! Aku akan marah begitu kau pulang!”

Tao yang kembali sibuk bergelut dengan pikirannya, perlahan-lahan terdiam dan mulai terpejam. Baca lebih lanjut

[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] Mistake – shalsam

[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] Mistake – shalsam

cast : Byun baekhyun dan Tao || Bromance || angst || PG 17

Bagi orang umum Dandelion terdengar indah sekali artinya, kasih sayang. Entah apa itu bentuk kasih sayang nya pada sahabat, kekasih, ataupun saudara kita sendiri. Bagi Huang Zi Tao Dandelion sendiri bukan kasih sayang yang di rasakannya saat mendengar nama Dandelion.

Kenangan lampau yang membuatnya takut. Takut untuk memulai ataupun sekedar untuk menyelesaikan permasalahaan yang tak kunjung usai. Masalah yang setiap harinya membuat tubuh tinggi menjulangnya makin hari makin melemah.

Kata orang kalau kita lagi stres maka penyakit-pun akan berdatangan secara bergantian, entah penyakit yang kecil ataupun yang berat.

Sudah 8 tahun berlalu, entah tuhan menginginkan ia menyelesaikan persoalan lampaunya itu atau memang dirinya lah yang meminta.

“Hyung, sudah 8 tahun dan kau masih juga tidak membukakan pintu maaf untukku?” Ucap Baekhyun dengan nada penuh harapan bahwa Tao, kakaknya yang terlanjur kecewa pada dirinya 8 tahun yang lalu.

Tanpa menatap lekat-lekat pada adiknya yang memohon, Tao memasukkan kedua tangannya ke kedua kantong celana nya, menghela nafas panjang berharap adik nya itu berhenti-lah bertanya seperti itu untuk kesekian ribu.

“Apa yang ingin kau katakan kali ini?” Ucap Tao sarkatis, kali ini mereka duduk berhadapan di kantin kantor yang penuh akibat jam makan siang telah di mulai.

“Hyung, aku berjanji ini adalah terakhir kalinya aku akan menjelaskan secara detail padamu. Aku tidak peduli lagi kau akan terima atau tidak, akan percaya atau tidak. Karena… ini yang terakhir, hyung.” Baekhyun mengucapkannya dengan tatapan serius, rahang nya terlihat mengeras seakan hari itu, menit itu, detik itu adalah terakhir kalinya mereka akan bertemu.

“Aku melihat cahaya berbentuk dandelion di punggung ayah dan ibu sebelum hari itu. Dan… aku juga melihat dandelion itu pada dirimu hari ini. Entah apa yang akan terjadi aku tidak tahu tapi aku berharap tak ada apa-apa karena kau pasti juga tak percaya kan hyung?

Ayah dan ibu di bunuh oleh seseorang, orang itu… aku sudah melihatnya hari sebelum aku melihat dandelion pada diri mereka. Saat itu aku tidak tahu apa arti semua ini jadi aku santai saja dan tak tahu kedepannya akan terjadi apa, seperti yang kau katakan aku ini laki laki pengecut. Aku membiarkan pembunuh itu menusuk dada ayah dan ibu di depan mataku sendiri bahkan aku menyelematkan diriku sendiri tanpa memikirkan ayah dan ibu. Tapi sungguh itu semua permintaan ayah dan ibu, mereka bilang aku harus bertahan untuk kau. Aku harus bertahan karena hanya aku yang kau miliki ketika mereka tidak ada nanti.”

Tao menyatukan kedua alisnya seolah tak percaya, ini sudah ia dengarkan beribu-ribu kali tapi tentang dandelion yang Baekhyun liat pada dirinya hari ini? Apa maksudnya dengan itu? Tapi ego nya yang terlalu tinggi membawa dirinya berlari tanpa memakai alas kaki dan melihat ke belakang.

Ia beranjak dari kursinya, mengalihkan pandangan ke sudut kantin yang ramai tak mau melihat sosok Baekhyun yang duduk di depannya yang tengah mengemis sebuah kebenaran pada dirinya.

Tao melangkah namun lagi dirinya tertahan panggilan adiknya, “Tao hyung. Sampai jumpa lagi, aku harap esok kau bisa hidup berbahagia dengan semua apa yang telah kau dengar. Aku pergi… jaga dirimu baik-baik” sebenarnya ia menangis tapi bukan lelaki namanya kalau menangis di dalam hati.
Tao mengepalkan tangannya keras, ia menelan saliva nya kasar. Kepala nya mulai terasa pusing lagi kali ini, dua jam lagi operasi donor ginjal akan di lakukan pada dirinya.

Ia menatap langit yang tengah mendung sekarang persis seperti suasana hatinya, angin dingin mulai menyeruput masuk di balik kemeja dongker yang ia pakai.

“Ayo pak, silahkan. Dokter Oh sudah menunggu anda” kata Kris selaku supir setia yang ia miliki sambil membukakan pintu untuknya dengan sopan.

“Bagaimana aku bisa menerima ginjal ini tetapi aku tidak bisa bertemu dengan pendonornya? Dia masih hidup bukan?” Tao masih kekeuh ingin bertemu siapa pendonor yang baik hati mau memberikan ginjal untuknya.

Dokter Oh Sehun menyipitkan matanya, “anda akan mengetahuinya nanti pasca operasi tuan Tao. Bersabarlah, aku janji”

Akhirnya dengan semua persiapan yang matang operasi berjalan lancar dan sukses. Lisa, Luhan sudah hadir di ruangan VVIP milik Tao yang sekarang sudah dapat tertawa bersama pasca operasi.

Suara ketukan terdengar dari balik pintu, dari kaca bening yang memisahkan pintu tampak sosok dokter Oh bersama seorang perawat yang sepertinya ingin mengecek kondisinya sekarang.

Betul sekali, dokter Oh dan perawatnya menanyakkan bagaimana kondisi ia sekarang, lalu dokter Oh memberikan sebuah MP4 pada Tao.

“Apa ini?” Ia bingung sekali apa maksud dari dokter Oh dengan memberikan benda kecil itu.

“Aku kan sudah berjanji akan menunjukkan siapa pendonor ginjal mu itu, ini. Lihatlah lalu panggil aku setelah kau melihat semuanya.” Dokter Oh menepuk nepuk bahu Tao yang semulanya raut wajahnya bahagia kini berubah drastis, dada nya terasa sakit seakan ada jarum yang tengah tertusuk di dalamnya.

Ia menghidupkan MP4 itu dengan jari yang terlebih dahulu gemetar, sementara Lisa dan Luhan ikut terdiam melihat raut wajah Tao yang berubah.

Sekitar 8 menit lagi video itu akan berakhir tapi Tao tak dapat melihatnya lagi. Otaknya terasa mendidih, tangannya gemetar, perutnya terasa mual entah itu efek dari kekecewaan yang ia pendam atau penyesalan yang ia rasakan.

“Tao, sekarang lo udah ngerti? Lo harus ikhlasin dia, gue harap ini jadi pembelajaran lo” ucap Luhan sambil mengusap-usap punggung sahabatnya yang mati rasa.

Lisa mendekap tubuh Tao kedalam pelukannya, “nyesel? Pasti iya kkan yang? Udah aku bilangin sesama saudara kita saling maafin dan mengerti. Kurang baik apa coba Baekhyun adik kamu itu sampe dia ngorbanin dua ginjal nya sampai sekarang dan dia gak bisa bertahan karena gak punya organ penting itu lagi karena itu semua udah sama kamu.”

Ya. Baekhyun lah yang sudah berbaik hati memberikan ginjal nya yang tinggal satu untuk kakak yang ia terus terusan ngemis maaf selama 8 tahun, 8 tahun yang lalu juga ia memberikan ginjal kirinya untuk Tao yang berbaring lemah tanpa mengetahui kabar orang tuanya yang tewas terbunuh.

Dengan tangan yang masih terpasang infus Tao berlari menuju ruangan Dokter Oh dan meminta untuk di pertemukan dengan jasad adiknya seorang untuk akhir kedua kalinya.

Ternyata Dandelion yang ia anggap buruk itu salah, Dandelion lah yang ternyata selama ini menyelamatkan dirinya, melindingi dirinya bahkan sampai yang terbaik harus mengalah.

[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] HOL(M)ES in DONGDAEMUN [2] — IRISH’s Tale

HOL(M)ES

ARSHAVIN in Dongdaemun  ]

— in a ruined city, can you survive? —

Starring by:

OC`s Wang Jia-yi with Tao and Baekhyun

Special appearance EXO`s Sehun & Luhan

An adventure, dystopia, family, melodrama and politic story rated by PG-17 served in three-shot length with series type

This story is not suitable for readers under 15 years old

2017  ©  storyline by IRISH

in association with

EXO Fanfiction Indonesia

Disclaimer:

Cerita ini murni berdasarkan fiksi dan tidak bermaksud untuk menyinggung/menjelek-jelekkan salah satu pihak. Seluruh bagian cerita yang berhubungan dengan suatu negara dan/atau organisasi, dipergunakan semata-mata hanya untuk hiburan dan bukannya merugikan salah satu pihak. Tidak ada bagian dari cerita ini yang menggambarkan kehidupan politik secara nyata. Hol(m)es sendiri berasal dari kata Holmesinspired from Sherlock Holmes—yang memiliki makna tersirat sebagai perpaduan dari kata Holes, dan Holmes yang maknanya akan didapatkan pembaca setelah menyelesaikan pembacaan cerita dengan seksama. Sekali lagi, tidak ada tujuan menjatuhkan nama baik/citra dari salah satu negara/organisasi/perorangan/kedudukan yang nantinya akan ada di cerita ini. Penyebaluasan karya, duplikasi isi cerita, dan mengadaptasi cerita ini tanpa seizin/sepengetahuan penulis,  adalah sebuah tindakan tidak menyenangkan yang tidak seharusnya dilakukan.

This story was created and dedicated for:

Tao ex EXO and Baekhyun of EXO

Previous story:

Hol(m)es in Dongdae-mun [Luhan]

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Baca lebih lanjut

[TAO’S BIRTHDAY PROJECT] EX (Ficlet) – Shaekiran

PicsArt_05-02-09.19.08.png

EX

A Fanfiction by Shaekiran

Dedicated for Huang Xi Tao’s Birthday

[ EXO’s Tao, Sehun & Baekhyun, OC’s Jung Ra

Hurt, AU, Sad (?), Angst (?), Romance (?)

PG-15 | Ficlet ]

Disclaimer

Idenya cerita ini murni datang dari otak author yang otaknya rada senglek banyak (?). Maaf untuk idenya yang mungkin pasaran dan cast yang itu-itu aja. Warning, typos bertebaran.

Happy reading!

– 

“Ketemu MANTAN?”

Baca lebih lanjut

[TAO BIRTHDAY PROJECT] 광화문에서 (At Gwanghwamun) -by AYUSHAFIRAA

taobirthday1

Tentang kita yang bertemu, bahagia, terluka, dan berpisah di satu tempat yang sama.

`광화문에서 (At Gwanghwamun)`

A fanfiction by AYUSHAFIRAA

`Starring Huang Zitao x Yoon Seonyoung as Han Yoeun, feat. Cho Kyuhyun, mentioned!Seohyun`

|| Hurt/Comfort, Romance, Song-Fict ||

// Teen // Oneshot //

Disclaimer

Keseluruhan cerita merupakan hasil murni dari pemikiran dan khayalan saya sendiri. Sifat/sikap/kehidupan karakter di dalam cerita ini diubah untuk kepentingan cerita sehingga mungkin tidak sama dengan sifat/sikap/kehidupan karakter dalam dunia nyata.

♡ Wattpad ♡ Kakaostory ♡

© AYUSHAFIRAA, 2017. All Rights Reserved. Unauthorized Duplication & Plagiarism is Prohibited.

.

.

.

Baca lebih lanjut

[SEHUN BIRTHDAY PROJECT] Separated Brothers – CyaHarley

[SEHUN BIRTHDAY PROJECT] Separated Brothers – CyaHarley

EXO Members & ||Drama, Slice of life || G

Sehun’s P.O.V
Sudah malam, aku sudah mengantuk.. Tapi dari tadi aku tidak bisa tidur, aku terus-terusan kepikiran.. Bagaimana nasib hyung di dalam ruangan itu? Dia sedang apa? Apakah dia senang di dalam ruangan itu? Apa yang orang-orang berpakaian hijau tua dan bermasker lakukan di dalam bersama hyung? Eomma dan Appa bilang, hyung takkan sakit-sakitan lagi setelah ini… Iyakah?
Dag dig dug, dag dig dug, jantungku berdegup kencang. Aku terus menunggu hyung keluar dari ruangan itu sambil memegang tangan eomma, sampai seorang namja berbaju hijau tua itu keluar, eomma dan appa pun berdiri. Aku juga ikut berdiri.

“Maaf, anakmu tidak bisa kami selamatkan.. Kami benar-benar minta maaf.. ” kata namja berbaju hijau tua itu sambil menunduk.
Eomma menutup mulutnya sambil menangis dan menggelengkan kepalanya.
“Tidak mungkin! Kau bercanda kan, dok?! ” Appa terus saja mengulang kalimat itu sembari menangis.
“Apa yang terjadi…?” tanyaku pada eomma.
“Sehun.. hyungmu.. sudah tiada.. “kata eomma masih sambil menangis dan menutup mulutnya.
“maksudnya? ”
“hyungmu.. sudah meninggal..” kata appa.
“APA, KALIAN BOHONG KAN?! INI TIDAK LUCU! YANG BENAR SA–” Baca lebih lanjut