One and Only – Slice #18 — IRISH’s Story

irish-one-and-only

   ONE and ONLY  

  EXO`s Baekhyun & Red Velvet`s Yeri 

   with EXO, NCT & TWICE Members  

  dystopia, fantasy, friendship, slice of life, romance, science-fiction story rated by T served in chapterred length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved


Mencintaimu? Ya, aku mencintaimu. Walaupun kita berbeda.


Reading list:

〉〉  Prologue Chapter 1  Chapter 2  Chapter 3  Chapter 4  Chapter 5  Chapter 6  Chapter 7  Chapter 8  Chapter 9  Chapter 10  Chapter 11  Chapter 12  Chapter 13  Chapter 14  Chapter 15  Chapter 16 Chapter 17 〈〈

  #18   

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Previous…

In Baekhyun’s Eyes…

“Pertama, berpura-pura tidak tahu. Itulah mengapa kuminta kau menghafalkan isi lembaran yang nona ini bawa dengan menggunakan memori manusiamu. Kedua, cepat atau lambat, kita harus meninggalkan mereka semua, semakin sedikit kelompok yang kita miliki, akan semakin kecil resikonya.”

“Resiko apa?” tanyaku.

“Resiko untuk terjebak, Baekhyun. Sudah kukatakan, lawan kita bukan hanya manusia, tapi juga bangsa kita. Kita sudah sama-sama tahu bukan? Bahwa manusia bukannya ingin melenyapkan kita… tapi mereka berusaha untuk melindungi bangsanya. Sebagai Humophage baik aku tak mungkin membiarkan manusia berjuang sendirian.”

“Dan juga, cepat atau lambat, kau harus non-aktifkan chipmu, Baekhyun. Dan kau, Nona Kim, jika kau benar-benar mencintai robot ini, kau harus belajar mencintainya meski ia berbeda, meski ia berubah menjadi seorang robot mengerikan.”

“Untuk sekarang, kuingatkan kau, Baekhyun. Aku adalah lawanmu jika kau berusaha untuk melukai manusia… nantinya.”

██║│█║║▌    One and Only  —  │█║║▌║██
  Chapter 18   

Takut, ya.

Bisakah aku menggunakan frasa itu sekarang? Saat aku begitu merasa tidak yakin pada diriku sendiri? Penjelasan dari Johnny sungguh menjadi sebuah dilema bagiku. Meski apa yang kukatakan pada Yeri—tentang aku yang lebih rela untuk hancur menjadi kepingan kecil dibandingkan berubah menjadi Humophage yang mungkin melukainya—adalah sebuah fakta, tapi aku tetap merasakan hal lain.

Bagaimana jika aku berubah menjadi sosok seperti Yuta? Benar-benar berubah seperti itu hingga perasaanku pada Yeri juga berubah? Aku tidak ingin melukai Yeri. Ia sudah hidup dengan membawa luka, dan aku adalah seorang yang harusnya melindungi Yeri sampai kapanpun.

Jika aku hancur, siapa kelak yang akan melindungi Yeri? Aku tidak bisa memastikan tentang waktu yang mungkin jadi timing tepat bagi Negara Tunggal untuk menghancurkan kami secara massal.

Tapi jika keadaan itu terjadi saat semuanya masih begitu kacau, siapa yang akan melindungi Yeri jika aku hancur dan meninggalkannya?

Berpikir, Baekhyun. Kau harus temukan sebuah solusi.

“Baekhyun,” tiba-tiba saja Yeri berucap, kukira ia lebih merasa nyaman dengan berdiam diri dan memikirkan semua kemungkinan yang bisa saja terjadi setelah ini, tapi ternyata tidak.

“Ada apa, Yeri?” ucapku menyahutinya.

Tatapan Yeri tidak tertuju padaku sekarang—kuketahui itu saat aku mencoba melempar pandang sekilas ke arahnya—dan ia juga tidak sedang memperhatikan Johnny maupun Tzuyu.

Dua orang itu sekarang bersikap seolah mereka berada di tempat lain. Kuyakini Johnny menatap keluar jendela karena sibuk bergelut dan menyusun rencana di dalam benak jeniusnya. Dan Tzuyu, aku tidak yakin. Aku tidak pandai mengartikan ekspresi manusia. Jadi aku tidak tahu apa yang mungkin sedang ia pikirkan ketika ia sibuk memperhatikan buku jemarinya, tanpa ada minat untuk memulai pembicaraan dengan kami.

“Kau berhutang penjelasan padaku.” Yeri berkata pelan, hal yang membuatku segera menatapnya, memperhatikan ekspresinya saat ia mengatakan hal itu padaku.

Kini, sebuah senyum kecil Yeri pamerkan. Senyum yang biasanya ia perlihatkan ketika ia ingin mengatakan padaku bahwa ia baik-baik saja. Tapi apa makna senyum itu sekarang? Saat aku yakin ia sedang menunggu penjelasanku tentang keberadaan Tzuyu dan keadaannya?

Dan juga, apa Yeri merasa ada yang aneh pada Tzuyu? Ia sedari tadi tidak mengatakan apapun pada Tzuyu, tidak juga membicarakan hal yang mereka berdua ketahui. Ia bersikap seolah Tzuyu adalah seorang yang baru pertama kali dikenalnya.

“Kau tahu?” tanyaku membuat Yeri menyernyit, seolah paham dengan maksud ucapanku, Yeri mengangguk pelan. “Itulah mengapa aku katakan kau berhutang penjelasan padaku, Baekhyun-ah.” tutur Yeri.

Baru saja mulutku membuka untuk menyahuti ucapan Yeri, helaan nafas panjang sudah kudengar sebagai interupsi yang diberikan oleh Johnny.

“Aku begitu merasa terganggu, pembicaraan rahasia sepasang kekasih di sini sangatlah mengganggu. Kalian seolah sedang merencanakan hal lain tanpa sepengetahuanku.” Johnny berkata, tanpa mengalihkan pandangan ia kini menggeleng-geleng pelan, seolah merasa tidak percaya pada apa yang aku lakukan bersama Yeri sekarang.

“Apa maksudmu? Bahkan sebelum kau mengucapkan semua penjelasan tadi aku sudah terbiasa bicara dengan Yeri seperti ini. Lagipula, bukankah biasanya kau selalu ingin tahu?” ucapku menyahutinya.

Johnny akhirnya melempar pandang. Isyarat kecil dari matanya membuatku tahu jika ia sedang bicara tentang Tzuyu. Ya, bukan Johnny yang merasa terganggu dan mencurigai kami berdua tengah membuat rencana lain tanpa ia ketahui.

Bodohnya aku, ekspresi kaku yang sekarang Tzuyu pasang bahkan tidak membuatku memahami keadaan dan pemikirannya. Bagaimanapun, Johnny lebih unggul dariku dalam hal ini, memahami manusia.

“Kau tidak perlu khawatir, Tzuyu. Aku dan Yeri tidak sedang membicarakan soal keadaan aneh yang kita hadapi.” ucapku menjelaskan.

Tzuyu mendongak, menatap ke arah Johnny sekilas sebelum ia memandangku dan juga Yeri, bergiliran. “Bagaimana kau tahu?” tanyanya, mungkin tidak mengerti tentang bagaimana aku tahu apa yang tengah ia pikirkan.

“Apa yang kau bicarakan?” Yeri menatapku tidak mengerti. Ya, setidaknya Yeri masih jadi satu-satunya orang yang cenderung tidak tahu apa-apa. Aku mengangguk pelan pada Yeri, memberinya isyarat untuk diam dulu sementara aku menetralisir kecurigaan yang sekarang muncul di kelompok kecil kami.

“Dia memberitahuku.” aku mengedikkan dagu ke arah Johnny, sementara netraku kembali berfokus pada jalanan di depan kami.

Johnny tergelak. Tampaknya ia tidak percaya jika aku mengakui kelebihannya secara tidak langsung. Ia memang sudah terlihat seperti manusia, di mata orang lain. Aku hanya tidak benar-benar tahu apa yang bisa ia lakukan selain bersikap seperti manusia. Di mataku, ia tetap seorang Humanoid, sama sepertiku.

“Kau juga pasti merasa curiga karena mereka bicara berbisik-bisik, bukan? Aku merasa seperti itu juga, Nona. Jadi kupikir, memberi peringatan padanya sebelum ia semakin jauh. Keterbukaan akan membuatmu merasa lebih nyaman.” Johnny menjelaskan pada Tzuyu, ia begitu pandai bermain kata.

“Aku tidak hanya curiga mereka sedang merencanakan sesuatu. Ia berkata padaku jika gadis ini dan aku saling mengenal. Tapi ia bahkan tidak bicara apapun padaku.” Tzuyu berucap. Nah, sekarang muncul sudah topik utama yang sedari tadi kujadikan pembicaraan dengan Yeri.

“Kau tidak mengingatku, Sally. Jadi, aku menunggu penjelasan Baekhyun tentang apa yang terjadi padamu. Ia bahkan tidak membangunkanku saat tahu kau ikut dalam perjalanan ini.” Yeri mulai bicara, agaknya aku tidak perlu khawatir tentang mereka berdua.

Dilihat dengan cara seperti apapun, tanpa menunggu penjelasan dariku, atau bantuan kata dari Johnny, mereka sudah bisa bicara dengan baik satu sama lain.

“Aku memang tidak mengingat apapun.” ucap Tzuyu, memelankan nada suaranya seolah melupakan segalanya adalah sumber keputus asaan baginya. Yeri sendiri terdiam, tarikan dan hembusan nafasnya terdengar berat sementara tanda vitalnya mulai berubah kacau.

“Apa yang mereka lakukan padamu?” tanya Yeri dengan suara bergetar.

Aku tidak perlu melihat Yeri untuk tahu bagaimana ekspresinya sekarang. Ia sudah jelas menahan tangis, dan untuk pertama kalinya aku tidak merasa harus menghentikan tangisnya. Sudah sewajarnya ia menangis saat sesuatu yang buruk terjadi pada koleganya bukan?

Tzuyu adalah temannya, Outsiders yang Yeri percaya. Dan jika sesuatu yang buruk terjadi pada Tzuyu, wajar saja bagi Yeri untuk bersedih dan menangis sebagai cara untuk meluapkan emosinya, bukan?

“Null. Mereka mengaktifkan sistem Null pada nona ini, Nona Kim. Dia tidak mengingat apapun, bahkan mungkin ia sebenarnya tidak ingat namanya tapi mendengar orang-orang memanggilnya dengan nama yang akhirnya ia yakini sebagai identitasnya.

“Melihat bagaimana ia menyernyit saat kau memanggilnya ‘Sally’ tadi, kupikir ia juga mempertanyakan alasanmu memanggilnya dengan nama itu. Ah, kau bisa jelaskan padanya nanti. Tapi titik permasalahannya adalah, dia tidak ingat apapun. Dan tidak juga bisa menjelaskan apa yang sudah terjadi kepadamu, jika kau butuh penjelasan.”

Tanpa sadar hembusan nafas cukup keras lolos dariku—ekspresi lain yang tidak kumengerti karena tiba-tiba saja muncul—dan berhasil menginterupsi pembicaraan serius di sebelahku sekarang.

“Kau tidak perlu repot-repot menjelaskannya, Johnny. Biarkan saja mereka bicara sendiri dan saling mengenal juga mengingat satu sama lain.” ucapku kemudian.

“Tapi kekasihmu mempertanyakan keadaannya, Baekhyun.” mendengar kata ‘kekasih’ yang lolos dari bibir Johnny, bisa kuketahui bagaimana perubahan tanda vital Yeri sekarang, sangat kacau.

Dan mengetahui hal itu, Johnny malah terkekeh geli.

“Manusia memang selalu menghibur. Mereka penuh dengan ekspresi dan tidak mudah ditebak.” gumamnya, mengalihkan pandangan ke luar jendela sementara ia masih menahan gelak tawa yang ingin lolos dari mulutnya.

“Kau benar-benar tidak ingat apapun?” tanya Yeri, mengabaikan tindakan konyol Johnny juga mengabaikan bagaimana tanda vitalnya berubah kacau karena ucapan Humanoid satu itu, Yeri memilih untuk melanjutkan pembicaraannya yang sempat terpotong akibat ulah Johnny—dan aku juga, sepertinya.

Bersikap sama seperti Yeri—memilih tidak peduli—Tzuyu akhirnya menggeleng pelan, menatap Yeri ragu-ragu sementara bibirnya terbuka untuk bicara. “Tidak, aku sungguh tidak mengingat apapun. Apa kita benar-benar saling mengenal? Seperti apa aku… sebenarnya?” tanya Tzuyu ragu.

Diam-diam, aku merasa kasihan padanya. Ia tidak ingat tentang dirinya, tidak juga ingat tentang siapa dia, dan apa yang ia lakukan di masa lalu. Mungkin, ada baiknya jika ia melupakan kehidupan mengerikannya sebagai Outsiders, tapi di balik semua itu, aku yakin ada banyak memori penting yang juga ia lupakan.

“Apa mereka di belakang sana bisa mendengar pembicaraan kita?” kudengar Yeri bertanya, tidak menjawab pertanyaan Tzuyu, ia malah menatapku, menunggu.

“Tidak. Kuyakin, tidak. Karena aku dan yang lain juga tidak mendengar apapun dari depan sini saat berada di belakang.” ucapku menjawab pertanyaan Yeri dengan cepat. Kurasa ia akan membicarakan hal lain dan—

“Dia pasti hendak menceritakan kehidupan yang pernah mereka lalui bersama, memori yang masih Yeri ingat.” Johnny berkata, lagi-lagi bagian dari kalimatnya membuatku ingat tentang keadaan Yeri sekarang.

Eksistensi Sara akan merenggut memorinya satu persatu, dan untuk saat ini, Yeri masih mengingat beberapa yang ia lalui bersama Tzuyu, meski aku sendiri tidak yakin seberapa banyak ia mengingatnya, tapi setidaknya Yeri masih mengingatnya.

“Hmm…” Yeri mengangguk-angguk sebagai jawaban, ia kemudian memperbaiki posisi duduknya, secara refleks menggunakan lenganku sebagai sanggahan sementara tubuhnya—hal yang tanpa sadar membuat chipku lagi-lagi memberontak—dan akhirnya duduk bersandar dengan menghimpit tubuhnya rapat padaku.

“Kita memang saling mengenal, dan hidup bersama sebagai Outsiders selama delapan bulan.” Yeri memulai, mengingat ia tidak pernah menceritakan seperti apa kehidupan dan perlawanannya pada Humanoid Pemburu, aku tanpa sadar merasa penasaran juga pada cerita yang akan ia beberkan.

“Hanya beberapa bulan?” tanya Tzuyu, mungkin merasa tidak percaya karena harus mempercayai seseorang yang bahkan hanya ia kenal selama tidak lebih dari satu tahun di kehidupannya dulu.

“Ya, tapi selama delapan bulan itu aku sudah mengenalmu sebaik kau mengenalku, Sally—ah, Sally adalah namamu. Sally Chou, kau bilang… kau dilahirkan di Arizona sebelum keadaan di sana mulai berubah menjadi mengerikan.

“Darimu, aku juga tahu jika versi beta dari Humanoid—dimana tanggal tujuh belas desember manusia peringati sebagai hari munculnya Humanoid di Arizona—dan kau bilang… Humanoid di Arizona sebenarnya adalah orang-orang yang tinggal di dekat kediamanmu.” Yeri berhenti sejenak, ia menatapku sekilas, sebelum ia kemudian memandang Johnny dengan sedikit melongokkan kepalanya ke arah Johnny.

Mungkin Yeri penasaran apa Johnny juga mendengarkan ceritanya.

“Teruskan, Nona Kim. Aku mendengarmu.” Johnny berucap, ia rupanya melirik Yeri dari spion truk, senyuman bahkan ia berikan pada Yeri sebagai tanda bahwa ia tidak hanya memikirkan dirinya sendiri saat ini, ia sama sepertiku dan Tzuyu, pendengar.

“Karena berusaha mengingat kenangan bersama Sally, aku rasa sekarang ucapanmu ada benarnya, Johnny. Humophage, pasti adalah sosok awal Humanoid. Karena aku ingat, Sally menceritakan padaku jika guru sains di sekolahnya yang sangat baik dan sangat humoris, di tanggal tujuh belas itu… tiba-tiba saja berubah menjadi seorang robot tanpa ekspresi.

“Kau bilang kau merasa takut pada Humanoid, Sally. Karena kedua orang tuamu adalah sepasang pebisnis luar negeri yang jarang ada di rumah, guru sainsmu itu adalah orang yang kau percaya dan kau anggap sebagai saudaramu sendiri.

“Jadi saat kau tahu dia adalah seorang Humanoid, kau akhirnya menjauh, berusaha menghindarinya sementara kau tahu dia berubah menjadi sosok kaku yang sempurna. Di tahun kedua, keadaan Arizona mulai berubah. Kau katakan, orang-orang mulai berubah dan tidak saling membutuhkan, akhirnya… kau putuskan untuk pergi ke Beijing, menemui kedua orang tuamu.”

Lagi-lagi Yeri terhenti, melihat bagaimana ekspresi Tzuyu sekarang, aku tahu Yeri tengah memberinya celah untuk menerima semua informasi yang baru saja Yeri katakan padanya.

Mungkin dalam benak Tzuyu, ia tengah bersusah payah menyusun dan mengingat-ingat memori kecil tersebut. Bagaimanapun, ia adalah orang yang tidak tahu apa-apa sekarang.

“Aku menceritakan semua itu padamu?” tanya Tzuyu dengan nada tidak percaya.

“Hmm,” Yeri mengangguk pelan, senyum kecil muncul di wajahnya, seolah ia tengah mengingat-ingat memori menyenangkan mereka. “Kau bahkan menceritakan tentang kehidupanmu setiap malam di pelarian kita. Kau mungkin tidak ingat, tapi dulu kau sangat tahu jika aku tidak punya kehidupan menyenangkan sepertimu.

“Aku tidak bisa menikmati bersekolah, atau berteman dengan Humophage, seperti yang kau lakukan. Humanoid sudah lebih dulu mendominasi kota Seoul. Bahkan, saat kau datang ke Beijing, bukankah keadaan di Beijing lebih mengerikan? Aku juga dulu yang memberitahumu, kalau Arizona mungkin adalah kota yang terakhir mendapatkan Humanoid.

“Kurasa, ucapanku memang benar. Sampai hari ini, aku tidak mendengar berita baru dari negara lain yang menceritakan tentang Humanoid di negara mereka. Jadi… Arizona pasti adalah negara bagian terakhir yang mendapatkan Humanoid.

“Apa kau ingat? Saat aku menceritakan padamu tentang hal ini… kau sangat kecewa. Kau bahkan menyesal karena sudah meninggalkan Arizona, kota paling aman yang bisa kau pikirkan, dan justru terjebak di Beijing tanpa bertemu dengan orang tuamu. Sampai terakhir kali kita bertemu, kau belum menemukan ibu dan ayahmu, Sally.”

Yeri menyudahi ceritanya. Kuyakini itu, karena ia sekarang tidak lagi menatap ke arah Tzuyu. Mungkin, Yeri enggan menceritakan terlalu banyak hal pada Tzuyu saat ini, karena sebagai manusia—dan terutama wanita—ia masih mengutamakan emosi dibandingkan dengan pikirannya.

Bukankah wanita memang seperti itu? Mereka lebih berperasaan, dan terkadang tidak rasional. Banyak hal-hal kecil yang bisa menjadi sumber masalah dan kesedihan bagi mereka padahal alasan itu tidaklah begitu penting.

Bagi mereka, hal-hal kecil yang tidak orang lain perhatikan adalah sebuah hal yang berharga. Dan bagi manusia, perasaan adalah satu-satunya pembeda mereka dengan kami. Jadi, jika sekarang ada manusia yang mengatakan bangsa mereka tidak berperasaan, aku mungkin tidak akan mempercayainya.

Semua manusia berperasaan. Kebencian, kejahatan, kesedihan, kebahagiaan, semua itu adalah wujud perasaan manusia yang mereka sampaikan dengan cara berbeda. Kebanyakan, kekejian dan hal-hal buruk lainnya dinilai manusia sebagai hal yang buruk padahal tidak. Setidaknya, tidak ada manusia yang ‘tidak berperasaan’ bukan?

“Kau sudah puas hanya dengan mendengar cerita pendek seperti itu?” aku menoleh sekilas ke arah Johnny ketika ia kembali buka suara. Heran sekali mengapa Johnny tidak bisa diam saja dan mengikuti setting yang terjadi di sekelilingnya.

“Apa maksudmu?” tanya Tzuyu tidak mengerti.

Johnny terkekeh pelan, dialihkannya pandangan ke arah aku dan juga Yeri yang kini menatapnya tidak mengerti, sebelum ia menatap Tzuyu dan mengedipkan sebelah matanya sembari menyelipkan sebuah senyum yang pasti akan membuat manusia manapun berpikir bahwa ia adalah Humanoid yang bisa dipercaya, padahal belum tentu.

“Dia masih bisa menceritakan banyak hal padamu, Tzuyu.” ucap Johnny kemudian.

“Cerita apa?” kini Yeri juga menatapnya dengan pandangan yang serupa dengan milik Tzuyu, tidak mengerti. Bukan salah mereka, Johnny memang tidak mudah diduga, ia tahu banyak hal—kelewat banyak, malah.

“Tentang bagaimana delapan bulan itu kalian lalui. Tadi, Nona Kim ini secara tidak langsung sudah memberitahuku sebuah informasi yang tidak aku sadari selama ini. Arizona. Ah, siapa sangka kota itu akan jadi sebuah harapan?” Johnny kini menatapku, mengisyaratkan sebuah informasi padaku yang entah mengapa tidak bisa aku tangkap maknanya.

“Harapan?” aku mengulang perkataannya.

“Ya, Baekhyun. Apa kau tidak ingat tentang L8—Humanoid legendaris yang bangsa kita bicarakan karena keberadaannya di dalam memori kita—dikatakan ada Arizona? Kita mungkin bisa menemukan petunjuk di sana.”

Tanpa sadar tatapanku melebar ketika mendengar ucapan Johnny. Apa ia menyerap semua informasi dengan sempurna tanpa celah? Atau kemampuan intelegensinya berkembang karena ia sudah melepaskan chip Humanoid dan sepenuhnya menjadi seorang Humophage?

Tidak menunggu responku, atau reaksi dari dua orang yang bersama dengan kami, Johnny tersenyum puas. Ia kemudian kembali menyandarkan sikunya di sisi truk, menatap ke luar jendela sementara senyum yang sama masih bertengger di wajahnya.

“Aku rasa kita harus mulai memperhatikan hal-hal kecil di sekitar kita, Baekhyun. Tidakkah kau berpikir seperti itu? Dunia ini sudah terlampau kacau jika kita ingin mencari informasi dengan cara yang benar. Baik-buruknya kau setelah chip Humanoid milikmu terlepas, sebenarnya bisa saja kau tentukan sendiri jika perasaanmu masih sama, Baekhyun.”

Johnny terhenti sejenak, ia memandangku—kusadari tatapannya meski dari sudut mataku—sejenak sebelum kembali bicara. “Memangnya apa lagi yang kau harapkan di dunia ini? Apa juga yang tengah kita buru dan kita kejar? Berpindah ke sana kemari hanya untuk menemui Humophage lain dan membawa Outsiders lain bersama kita.

“Tidakkah kita sedang membuang-buang waktu? Kupikir kau adalah seorang pembuat strategi yang sempurna, Baekhyun. Tapi ternyata perasaan Humanoid masih begitu melekat pada dirimu.

“Kau bahkan tidak sadar, jika ada hal yang lebih penting untuk kita temukan sekarang. Bukankah begitu? Ucapanku benar adanya, bukan?”

Aku terdiam mendengar penuturan Johnny, tidak bisa membantahnya, dan tidak juga ingin mengaku kalah padanya. Tapi jika kupikir-pikir lagi, tidak ada yang salah dengan ucapannya.

Tujuan awalku membawa Yeri dalam perjalanan ini adalah menemukan Greek dan mengetahui alasan aku dinon aktifkan. Sekarang, aku sudah tahu apa yang terjadi padaku, dan alasan Greek menon aktifkanku… hanya menunggu waktu sampai aku benar-benar mengetahuinya.

Lalu apa yang sekarang aku lakukan? Mengelana tidak tentu arah hanya untuk mempertaruhkan nyawa dari manusia yang bersama denganku tanpa tahu tujuan apa yang sebenarnya aku inginkan?

Keadaan ini tidak akan berakhir. Kemungkinan yang ada hanya dua, Humanoid lenyap, atau manusia yang lenyap. Dan untuk menghentikan perang tidak terelakkan itu, aku dan segelintir Humophage yang bersama denganku tidak akan mampu.

Hanya ada satu tujuan paling masuk akal yang mungkin menjadi solusi akhir bagi kami saat ini.

“Apa maksudmu, sekarang kita harus menemukan seorang yang bisa membuat kita—dan mungkin beberapa Humophage baik lainnya—terlepas dari intaian Sentral dan hidup selayaknya manusia, tanpa mempedulikan apa yang terjadi?”

Johnny menggumam pelan, tawa samar terdengar lolos dari bibirnya sementara di kursinya, Tzuyu mulai bergerak gelisah.

“Dia benar, Baekhyun. Daripada mengejar orang-orang yang berusaha menghancurkan kita, bukankah lebih baik jika kita menyelamatkan diri dan hidup dengan tenang?” Tzuyu akhirnya berucap.

Aku terdiam, lagi-lagi membutuhkan waktu cukup lama untuk mencerna apa yang sedang Johnny rencanakan sekarang. Ia hanya ingin kehidupan yang normal, seperti dulu. Itu saja. Ia tidak punya keinginan muluk untuk menghentikan perang ini atau mendamaikannya.

Perang pasti terjadi antara manusia dan Humanoid, dan hal itu sudah jelas jadi fakta tidak terelakkan lagi. Pasti. Sekarang bagi Johnny, menyelamatkan diri dan menyusun rencana untuk bertahan hidup saat perang itu terjadi adalah hal yang lebih penting.

Akhirnya, aku menghembuskan nafas panjang. Kuperhatikan ekspresi Yeri sementara truk melaju membelah jalanan kosong tak berujung. Lagi-lagi, kutemukan hal yang berbeda dari Yeri.

Sebuah penolakan ada dalam pandangannya padaku sekarang. Ia menolak argumen Johnny dan penegasan yang Tzuyu ucapkan, sudah jelas. Tapi apa yang ia pikirkan?

“Ada apa, Yeri-ah?” tanyaku membuatnya mengerjap cepat, seolah berusaha membendung tangis dan kesedihan yang membuat tanda vitalnya semakin ireguler.

“Bukankah kau Humanoid Pelindung, Baekhyun? Tidakkah kau ingin menyelamatkan mereka yang tidak menginginkan perang ini terjadi?” pertanyaan Yeri mengejutkanku.

Ia memikirkan orang lain, tentu saja. Ia sudah bertahun-tahun menjalani kehidupan menyedihkan sebagai seorang Outsiders, tentu ia tidak ingin hal serupa terus terjadi sementara ia hidup dengan tenang, membohongi kenyataan bahwa ia juga seorang pelarian.

“Apa maksudmu? Kau tidak ingin hidup normal?” tanya Johnny sekon kemudian.

Yeri menatap Johnny sejenak, seolah mempertanyakan sisi baik Humanoid itu sebelum akhirnya ia menatapku, berharap padaku. Ya, bukankah Yeri hanya bisa mempercayaiku? Tentu, argumennya adalah sebuah hal yang wajib kudengar.

“Apa yang kau pikirkan?” tanyaku lembut.

“Baekhyun-ah, jika kita bersembunyi dan membiarkan bangsamu juga bangsaku saling membunuh… apa kehidupan yang tenang adalah sesuatu yang layak untuk kita jalani? Kita sudah tahu banyak hal tentang apa yang sekarang terjadi, jika kita berlari dan menutup mata … bukankah kita sama saja dengan mereka yang berusaha menciptakan perang ini?”

“Lalu apa rencanamu, Nona Kim?” kudengar Johnny bersuara, tidak terdengar menolak argumen Yeri, tapi tidak juga menyetujui atau menaruh simpati atas keinginan Yeri sekarang.

“Kita bisa menghentikan mereka. Jika kita menemukan orang-orang yang tepat, kita bisa menghentikannya.”

Johnny tertawa pelan, tawa menyedihkan, aku tahu ada kesedihan dalam suaranya meski aku tidak mengerti bagaimana ia bisa menyelipkan ekspresi dalam sebuah tawa, dan bagaimana aku bisa memahami ekspresi yang ia tunjukkan sekarang.

“Apa kau bercanda?” tanya Johnny.

“Apa?” Yeri menatap tidak mengerti.

“Menghentikan perang ini, berarti kau harus melenyapkan kami semua, Nona Kim. Jawaban atas perang ini adalah musnahnya Humanoid, dan Humophage. Bukankah kau sendiri yang berkata, jika keberadaan Humophage bisa mengancam manusia?”

۩۞۩▬▬▬▬▬▬ε(• -̮ •)з To Be Continued ε(• -̮ •)з ▬▬▬▬▬▬▬۩۞۩

.

.

.

IRISH’s Fingernotes:

YA AMPUN, BYUN BAEKHYUN! JOHNNY SEO! AKHIRNYA KALIAN KEMBALI KE PELUKANKU. HIKS. SETELAH EMPAT BULAN KALIAN TERANIAYA DI DALAM FOLDER SAMPE LUMUTAN ENGGAK AKU PUBLISH.

Tolong maklumi capslock di atas, diriku terlalu bahagia karena berhasil mengembalikan cerita ini ke publik. Meski enggak dalam cerita yang begitu panjang. Ini panjang… ngetiknya penuh perjuangan dan pemikiran… tau sendiri ini cerita keliling dunia dan castnya seabrek.

Ya, tiba-tiba aku menaruh curiga sama Johnny. Apa dia enggak debut-debut karena dia masih aku simpen di One and Only? Terus kalau One and Only end apa Johnny akan debut? Semuanya masih jadi misteri.

Baekhyun juga, apa karena dia aku ubah jadi robot terus dia jadi semakin vangsat? Tenang aja Be, Cabe, bulan Mei kamu akan saya ubah menjadi makhluk astral yang akan menggemparkan dunia fiksi, ciyus, Be. Cabe internasional kudu bangga karena jadi list teratas di calon cast semua cerita aku.

Btw, aku menepati janji kan? Beneran kan aku update rajin dikit, wkwk.

Ah, apa lagi yang pengen aku spoiler di sini… biar kalian sedikit semangat menunggu chapter sembilan belas… haruskah aku kode keras kalau chapter depan dua orang member EXO yang punya instagr*m akan muncul? Haruskah sekeras itu kodenya?

Haruskah aku spoiler juga kalo One and Only lagi diet jadi nanti mungkin dua atau tiga chapter ke depan akan banyak adegan pembunuhan keji demi mengurangi cast?  Haruskah aku kasih tau kalo gak lama lagi… entah berapa chapter lagi… Baekhyun bakal… Haruskah sefrontal itu kodenya aku bagi-bagiin?

Haruskah… haruskah… haruskah spoiler tentang cerita lain yang—ah, sudahlah. Spoiler yang ini biar besok-besok aja nunggu One and Only mau habis baru aku bagi-bagi. Enggak yakin juga sampe kapan cerita ini berakhir, tunggu tanggal Johnny debut aja… kali aja dengan dia debut terus aku semangat buat mengakhiri cerita ini, LOLOLOL.

Eh ya ampun fingernotesnya banyak, efek terlalu bersemangat menyapa lewat cerita super abnormal ini, WKWKWKWK.  Kalau gitu, sekian dariku, semoga spoiler di atas akan menambah semangat kalian dan aku dimaapin karena udah molor begitu lama, hiks.

Salam kecup, Irish~

.

.

.

BANTU AKU MENEMUKAN CINTA DI SINI → HELP! I NEED YOUR VOTE [3]

.

| MY SHOW |

| Instagram | Line | Twitter | Wattpad | WordPress |

52 thoughts on “One and Only – Slice #18 — IRISH’s Story

  1. Ping-balik: One and Only – Spin Off #1 — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  2. Gue udah baca yg keberapa kalinya ya/? tapi baru sekarang komen. Duh absurdnya gue bhaqs.

    KAILISHH /atau KAILENE/? (efek Wings)/ AYOK DIAPDET EPEPNYA, GAK SABAR NIH. NANTI SI TJABE JADI APA PAS CHIP-NYA DIBUKA? TAMBAH VHANGSADH-KAH? JADI JAHADH(?) KAH? AYOK APDET EON. *matiin kepslok* Baek-Yeri ntar kelanjutannya gimana? Perangnya nanti gimana? Yg mati siapa? Johnny dkk gimana? /qepho/? Ugh, begitu banyak pertanyaan hamba yg belum dikau jawab, wahai IRISH eonni tercinta/? ;-;

    Adudu kok makin kepo/? KAILISH CEPET APDET PART19-NYA YEAA, KU MENUNGGUMU /flying kiss/ /ditangkep Baekhyun/?

  3. Horey kak rish akhirnya update juga serius loh kak,kaka itu authro berbakat aku suka banget sama semua faksi kakak…udah ngubek ngubek semua ff kakak.dan one and only jadi favorite aku menyusul springflakes…dan bonusnya cast nya itu baekhyun coba huhuhu dimana lagi harus cari ff yg cast nya uri baekki…aku inget banget kak dulu sebelum rumor kencannya baek sama tae eonnie..tuh semua blog exo rasanya update ff nya cast nya baekhyun luhan baekhyun luhan tapi sekrang tergantikan oleh sehun kai chanyeol karna baekki sudah tak perjaka lagi /apa xD/ dan luhan udah hengkang /hikz/ jadi rada rada gimana gitu dan aku juga udah baca project baru kakak sama al yaitu wings aku tertarik banget sesuai kata kakak kai-irene memang cucok oweowe buat jadi kapel karna kai itu aura nya kuat dan irene yg lemah gemulai…bayangkan betapa tersiksanya diriku membayangkan kalau irene itu jahat di one and only hikz…tapi gak papa kak..karna aku jarang ngasih coment dikarnakan paket aku lelet sehingga buat log in blg itu susah masyallah aku minta maaf yah kak..serius aku udah jadi siders selama lebih dari tahun akhir 2015 dan nguntit cerita kakak tampa ninggalin coment…aku muak jujur,,entah kenapa tadi dengan kobaran api 45 akhirnya bisa juga deh log in blog soalnya om gugel sudah kuancam wkwkwk xD akan kuusahakan kedepanny jadi lebih baik lagi dan ngoment setiap post kakak insyallah,,,oohh iya kak salken aku udah ngefollow kakak di twitter,wattpad,dan line perlukan aku juga follow ig kakak ?? Kalau aku rasa sih udah soalnya aku ini fans berat kakak,one and only,springflake,mind,dream,3 days dan faksi kakak yg bernama switch hikzzz bahkan setelah switch tamat aku baca lagi dari awal di wattpadnya kakak,btw meski rada binggung aku suka banget cerita kakak di switch…oke sip karna aku udah cerewet aku pamit undur diri yah kak,,dan buat tangan kakak gws yah aku sempet khawatir sama kaka dengan kondisi psikis kaka sama tangannya kaka hikz aku mau deh jadi tukang ketik kakak seadainya rumah aku dan kakak jarak nya 5 langkah oke sip cerewet lagi…udah dulu yah kak buat chapter #19 nya munculin cast cast rahasianya adek juga pengen suatu hari kakak nulis fiksi tentang sehun hikz bye kak muach

    • PFT😄 apa ini, jangan buat kepala aku meledak juseyo😄 wkwkwkwkwk semoga aja One and Only bisa tetep jadi favorit, walaupun updatenya begitu lambat kayak nenek siput yang belajar jalan😄 wkwkwkwkwk
      Eh jangan gitu, yang bikin ff castnya Baekhyun itu masih banyak loh😄 ane hanya satu dari segelintir fans yang masih setia menunggu cabe yang sudah bolak balik ditaken sama cewe-cewe😄 wkwkwkwkwk😄
      Yaampun kamu baca Wings juga?😄 wkwkwkwk aku jadi sungguh terharu masaa😄 mana aku baca komen kamu sepanjang ini jadi semakin terharu deh diriku ini😄 wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk toloooongg ~ semoga aja Irene bisa jadi sedikit lebih baik ya di One and Only😄
      Dan juga, enggak masalah kok kamu udah jadi pembaca dalam keheningan karena akhirnya kamu muncul muncul langsung ninggalin komentar, aku jadi terharu syekalii😄 peluk sini peluk ~~
      Itu semua ff astral aku kamu baca? Wah wah, kamu kayaknya udah tersesat begitu jauh ke dalam dunia astral yang aku ciptain, serius😄 wwkkwkwkwwkk tangan aku alhamdulillah udah engga apa-apa udah lancar kalau dibuat ngetik juga😄 wkwwkkwkwkwkwk cast rahasianya tunggu aja di chapter selanjutnya😄
      Thanks yaa ~ p.s: itu Code Name Liv fanfiksi aku Sehun loh😄

  4. Weiiii akhirnya one and only di publish!!!
    Aku sempet terhura(?) :V ka waktu liat salah satu track di ex’act judulnya one and only kkk… Langsung inget ini ff :v

    Dannn ituu itu..ceritanya ituu itu.. bikin aku bingung(lagi) :v entahla mungkin karna iq ku yg tak seberapa /hikseu:’ /yaaa curcol de

    Wkwkwk… Mongomong, THE POWER OF FINGERNOTE!! :v spoiler everywhere huh yaila ka, menghayati(?) chapt ini aja belom kelar…uda ada spoiler ajaa :’
    Penasaran akutu…chanhun muncul kah?? apaa si icing? Siapa yg bkal dimatiin(?) entarr?? Si bang joni ae😏 wks

    uda banyak ya komen ku :v ka irish jjang!

  5. Inilah yang kutunggu sejak sekian lamaa… sampe aku lupa cerita chap sebelumnya n buka chap kemaren dulu bentar… baru balik sini lagii.. /elahngomong kok mutermuter bae/

    Pokoknya aku seneng pake banget liat one n only muncul 😄😄😄
    Kutunggu kak chap” selanjutnyaaa 😄😄

  6. AAKKKKHHHHHIIRRRNYA PUBLISH JUGA..
    sumpah bahagia banget pas buka EXOFFI, trus ada One and Only..
    udh hampir lupa lagi ceritanya, sampe buka dulu chaptet sebelumnya biar ngerti ini story..
    pokok nya Seneng bangetlah bisa ketemulagi sma robot byun cabe ^^

  7. OMG. JADI EMANG UDAH 4 BULAN YA AKU NUNGGUIN BAEK-YERI COMEBACK.. UWALLLAAAHH LAMA JUGA YA KAK.. EHH BTW AKU SENENG OAO DI UPDATE LAGI.. UDAH BEJAMUR TAUK KAK AKU NUNGGUNYA.. APA BAEK EMANG BARU MUNCUL SEKARANG KARENA DIA KEMAREN2 SIBUK JADI ORANG VANGSAT.. HAHAHAAA
    #IKUTAN CAPSLOCK NYA KAK RISH..
    whattt.. Dua cast exo yg punya IG.. Chanyeolkah?? Sehunkahh?? Waduh penasaran.. Wehh banyak spoiler malah jadi makin penasaran ih.. Baekhyun mau kenapa..?? Terus siapa korban diet OaO.. Haduhhh terlalu banyak pertanyaan melayang dibenak.. Wkwkwwkk oh.. Yang paling aku tungguin nih kakk.. Scene romantis baekyeri.. Kapan datangnya oh dirimu.. Roman..romance… Menunggu..
    Hahahahhaa
    #alaykarenaoverdosnungguinOaO..

  8. Seruuuu… akhirnya hyeri gak balik2 lgi jdi sara.. smga cabe gak terpisah dgn hyeri di chapter slnjutnya…
    Irish akhirnya kau Update jga smua epep dgn cast byun cabe, cabe cetar membahana kmu harus hati2 karena Irish akan membuat kmu makin jdi absurd..😂😂 irish, kmu harus buat cabe mkin ngegemesin….😂 Pkoknya harussss😈😈

  9. akhirnya,,setelah nunggu satu juta tahun eh 4 bulan deng tapi asli gue ngerasa udah nunggu lama banget kaya nunggu upin-upin jadi anak sd..tapi sekalinya di post malah bikin tambah pusing,gimana dong ?gue tambah gak sabar nunggu lanjutannya lagi.
    Btw tzuyu kayaknya pinter banget ya,dia bisa cepet paham sama ucapannya johnny padahal baekhyun sendiri butuh waktu buat mahami johnny.bikin baekhyun sama yeri bahagia dong sekali-kali biar gak tegang mulu,ntar kalo tegang terus baekhyun sama yeri bisa cepet tua.kan sayang kalo wajah unyu mereka banyak keriputnya..udah ah segitu aja bacotan gue.bingung mau comment apalagi.semangat ajadeh buat ka irish

    • 4 bulan doang, belum setaun😄 wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwwk pengen ketawa ketiwi gitu aku kalo udah pada lupa AKWKWKWKWKWKWK😄 bismillah insya Allah agak cepet lagi yang lainnya biar kalian engga pusying

  10. yaaampun kak irish akhirnya comeback
    hiks rindu banget aku
    ini aku ceritanya iseng buka ff lewat exo fanfic indinesia eh scroll scroll scroll down terus eh malah nemu update an ff kak irish
    aku harap ff nya kak irish yang lain juga di update yaaa
    aku nggak ngutamain ff mana yang fast update cuman ngarep semiga ff kak irish yang ongoing maupun paused cepet berubah jadi completed deh

  11. Wahhhhhh . Fanfic yg d.tungu2 up jga .
    Nunggunya smpe lumutan nihh, hehe 😊.
    Next chapnya lama lg gx nihh kak ??

    Adegan baek-yerinya dikit amatt yaa, ok lah gc pp
    Next chapnya lebih seru lgi kak yaa ??

    Keep fighting 💪💪👍👍

  12. Eyaa~~~~~
    OaO kesayanganku muncul.. setelah sekian abad di biarkan lumutan sama ibu tiri yang kejam *eh
    Dan aku harus baca dari chap berapa, aku lupa siapa aja castnya, siapa yg human siapa yg humanoid. Mungkin mba perlu buat catatan kecil untuk diriku tentang para cast /puppy eyes/
    Ea banget lah, happy pisan.
    Next jangan lama lama mbaa /maksa/ wkwkw

  13. Yeayy…
    akhirnya Sehun bntr lg nongol, stelah beberpa kali cma dsbut aja namanya.
    thank’s ris, akhirnya OAO di update.
    aku terhura *nangis bombay
    ff dream *dipagetetangga yg castnya Hyeri-Baek juga ditunggu lnjutannya.

  14. Rish i Love you…
    Mau ampe lumutan aku nunggu ini ff.
    Ni ff first love aku ama kamu.
    (I’m straight oke, aku hanya bahagia sodara2)
    Aku harap Baekhyun segera lepas chipnya, jadi penasaran dia bakal jadi apa, apakah bakalan secerdas Jonny?
    Aduh gak bisa sembuh apa Yeri nya? Kan kasihan dia rish…kamu kejem deh nyiksa dia scr psikologis. Waiting till the end! Fighting!

  15. WAAAAAAAAAAA BENER DITEPATINNNNNNN WKWKWKWK
    Walaupun sebenernya aku juga kasihan sama diri aku sendiri yg ga ngerti sama chapter ini? Wkwk tapi serius eon aku harus buka chap sebelumnya dulu supaya inget lagi jalan cerita terakhirnya kaya gimana wkwkwk

    Dan aku sedikit lupa sama tzuyu yang ternyata dia itu sally? Entahlah aku bingung wkwk yang pasti aku akan nunggu lanjutannya dan nunggu spoilernya lagi dichap selanjutnyaaa

    Aku juga tunggu si cabe jadi apa nanti, jadi semangat irishhh ^^

  16. Hufft…..Akhirnya setelah sekian lma aku menunggu OAO muncul juga.. senangnya..
    V perlu pemikiran keras buat nyerap ceritanya,,,mungkin efek terlalu lma x ya..Viss✌gx da maksud nyinggung IRISH ya, masih uppdate aja untung karena bikin cerita sekeren ni gx segampang ngerebus mi instan yg tinggal ceburin k air panas langsung bisa d nikmati..#iklandikit#

  17. SEKIAN LAMA AKU MENUNGGU AKHIRNYA APDET JUGA HUHU /CRY DIPOJOKAN/ INI SIAPA YANG BAKAL MUNCUL? CHANHUN KAH? ATAU CHANXING? ATAU SEXING? AH MOLLA T.T
    gapapa rish bunuh aja semua ayo bunuh terutama yuta yehehe jahatnya aku sama bang takoyaki huhu :’v
    ditunggu next chapternya rish >< oiya, ff yg dream yg castnya baekhyun ama mbak ital kapan apdet rish?:( *nagihmulu* *kemudiandigorok*

  18. Hari ini hari yg ditunggu tunggu….
    Aku seneng bgt sera gak muncul disini hihihi. Baekhyun yeri momentnya kok dikit yaa, padahal pgn bgt mereka ada interaksi khusus kan mereka sepasang kekasih.
    Chap selanjutnya semoga gak lama lama atau malah lebih lamaaa, jangaaaan pleaseee

  19. akhirnya one and only bangkit dari kuburnya,,,kayaknya folder OAO nya udah berdebu banget saking lamanya di update,,tpi gpp crita tetep seru kok

    apa?Baekhyun jdi list teratas di calon cast?maksudnya yg vote itu kak y?ahhh ga sabar liat cabe berubah jadi makhluk astral setelah jadi robot yang kaku

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s