[EXOFFI FREELANCE] Bad Husband – (Chapter 5)

HBGC_20170313215043.jpg

Title// Judul: ‘’BAD HUSBAND”The Bad Weddiing”.CHAPTER 5 )

Author: Fanie Park

Length:Chaptered

Gendre : Sad, Hurt ,Romance, Angst, Kekerasan, Idol life, campus life, Marrige life

Rating : PG 17 !!

Main Cast

Oh Sehun EXO

Lee Ha NI (OC) VISUAL : Aom sucharat Manaying

Additional Cast: Kim Jongin // Park Chanyeol // Jung Soojung( krytal F(x) )// Bae Irene

Summary: “ alasan terbesar mengapa aku tetap bertahan disini karna AKU “mencintaimu” …Oh SEHUN “

Diclaimer : cerita ini hanya fiktif belaka, alur cerita adalah hak author dan para Main cast Milik Tuhan yang Maha esa dan ingat liat keterangan waktu setiap plot ya!! Agar kalian lebih faham dengan alur cerita….^^

 

..WELCOME TO MY IMAGINATION…

Don”t BASH !

Don”t PLAGIATSM !

Don”t be silencer reader’s !!!

Happy reading..^^ 

 

 

***BAD HUSBAND***

THE BAD WEDDING

Recommed BackSong: Tears Stole The Heart By Ailee

 

Chapter sebelumnya….

17 april 2016

07.43 KST

Pagi menerjang, sinar matahari menyorot lengkap kepenjuru alam..

Aroma tanah basah dan kelopak bunga sakura yang terkukung air terlihat menghiasi taman belakang kediaman keluarga oh,

Sinar matahari pun mulai curi curi pandang masuk dari   celah gorden mewah yang menghadap langsung pada 2 sosok yang masih terlihat tertidur dengan posisi yang tidak banyak berubah, sehun masih dengan   nyaman memeluk tubuh yeoja mungil dibawah nya dan ha ni, yeoja mungil itu terlihat bergerak gelisah karna merasa sesak disaat harus tidur ditindih tubuh namja besar  selama hampir 4 jam   lebih..

Perlahan lahan kelopak mata sehun terbuka , meskipun suara ringisan itu masih terdengar pelan dari sela sela bibir nya

Suhu tubuh nya telah turun, sehun berusaha bangun dan tersentak kaget..

Melihat sosok lain yang juga tertidur dibawah tubuh dengan posisi tangan nya sendiri, melekat erat pada pinggang yeoja itu

Entah mengapa ia biarkan diri nya menatap pemandangan indah itu

ketika melihat raut wajah damai tertidur ha ni dalam posisi tangan kiri gadis itu terlingkar gontai pada pinggang kokoh nya

yang seolah berkata bahwa mereka telah melewatkan malam bersama tadi malam..

Dusta sebenarnya jika selama ini sehun sering menyebut ha ni gadis jelek padahal, yang masih dipelukan nya sekarang, terlihat bagai bidadari polos terlepas dari cacat mental yang dimiliki gadis itu..

“gadis brengsek !!” umpat geram sehun

Mencoba sadar bahwa gadis inilah yang membuat nya harus terikat pada sebuah ikatan pernikahan disaat ia masih ingin bebas berkarier dan menikmati masa muda dengan gaya hidup bebas.

Kening ha ni berkerut..

Dan perlahan terbuka ..

Tatapan polos itu berusaha mengerjab pelan   menyesuai kan silau matahari yang menerpa retina mata nya.

“siapa yang menyuruh mu tidur memeluk ku   ??”

 

***BAD HUSBAND***

THE BAD WEDDING

 

In author eye’s….

17 april 2016

07.47 KST

Silau mentari yang sedikit menghalau pandangan ha ni membuat pandangan gadis itu sedikit buram karna tak memakai kaca mata ataupun soft lens.

Kepala nya sedikit berdenyut dan sekujur tubuh nya terasa kebas dan mati rasa kembali memfokuskan pandangan, pada sosok “ seseorang” yang menatap tajam diatas tubuh nya

mencoba bergerak dan otak nya tersentak takut ketika mengingat ia tak tidur sendirian semalam membuat mata kecil polos itu membulat dan kini sepenuh nya sadar menatap enggan pada sosok dominan diatasnya

“siapa yang menyuruh mu tidur memeluk ku ??” suara serak khas bangun tidur sehun terdengar

Mata itu menajam ketika menatap wajah polos itu terkejut, perlahan tubuh mungil ha ni meringsut berusaha menghindar meskipun diri nya tau tangan kokoh itu masih   erat memeluk nya.

Tapi tubuh nya tertahan pada kepala ranjang. Dan jangan lupakan tangan sehun yang entah mengapa semakin mengerat ketika gadis itu bergerak perlahan.

Ha ni tertunduk tubuh nya terasa kaku karna sulit untuk digerakkan, dan semakin tertunduk takut pada sosok namja tampan dari jarak kurang dari 50 cm, rambut halus kecoklatan milik ha ni terlihat sedikit kusut dan luka robek pada bibir nya terlihat basah kembali , ia sedikit meringis perih dan sedikit meraba bibir bawah nya lalu menatap gemetar sebercak darah pada jari terunjuk

kau selalu saja tidak menjawab pertanyaan ku, apakah selain cacat mental kau juga bisu ? suara serak sehun kembali terdengar dan membuat ha ni fokus kembali pada wajah lelah   sehun didepan nya

Ketakutan itu kembali membayang dan bibir ha ni terasa kelu karna kecacatan yang dimiliki gadis itu membuat sistem saraf motorik nya terganggu ketika berhadapan dengan orang lain sehingga akan sangat sulit ketika ha ni ingin berkomunikasi.

“Issh..” sehun berdengus kesal karna tak ada jawaban sama sekali lalu berusaha bangkit sepenuh nya,, tapi tiba tiba pandangan nya kembali buram dan kepala nya berdenyut kuat membuat sehun meringis dan memegang kepala nya keras membuat sehun mau tak mau terbaring lemah disisi ranjang disamping ha ni.

“akhh..” ucap nya berat sambil terus mengerang kesakitan, ha ni yang masih duduk berselonjor kaki terlihat terkejut dan memasang wajah khawatir melihat sehun calon suami nya kesakitan seperti itu mungkin karna efek alkohol yang belum sepenuh nya hilang.

Perlahan tangan mungil ha ni mencoba meraih kening sehun yang terlihat tegang dan sehun tidak menyadari hal itu karna mata nya terpejam erat.

Hangat.

Hal itu lah yang dirasakan sehun ketika mendapatkan sentuhan lembut dari telapak tangan ha ni yang terasa gemetar, lantas kelopak mata sehun perlahan terbuka, tatapan tajam itu kembali ia berikan pada tatapan polos ha ni yang terlihat takut membalas tatapan mempesona seorang Oh sehun.

“apa yang kau lakukan ? “ ucapan dingin kembali terdengar, dan dengan gerakan gemetar ha ni berusaha menjauhkan telapak tangan nya dari kening mulus itu tapi tiba tiba tangan kekar sehun mencegah nya dan mengenggam erat tangan mungil itu

Greb…

Ha ni terkejut dan secara reflek menatap balik manik obsidian yang masih   menatap tak suka karna disentuh sembarangan

Ayolah sehun bukan kah dari kemarin kau juga menyentuh ha ni ??

bahkan tidak hanya sekedar menyentuh, bekas bekas kissmark yang membiru pada sekujur dada, leher bahkan pada pundak ha ni itu sudah cukup jadi saksi telak bahwa kau sendiri hampir lepas kendali ketika bersentuhan dengan kulit mulus dan bibir plum dengan luka robek yang kembali terbuka, dengan bentuk sedikit membengkak menggoda dan sekarang dengan munafik berusaha menyangkal, bahwa sehun sendiri sangat tergila gila pada tektur kulit mulus   tak ternoda yeoja yang sekarang tertunduk ketakutan.

“a..ku..ha ..nya.._akkh..”dengan sejuta keberanian ha ni mencoba bersuara lembut, tapi kemudian terpotong karna genggaman sehun yang mengerat pada pergelangan tangan mungilnya membuat bekas baru kemerahan yang sangat jelas pada kulit pucat ha ni dan itu cukup menyakitkan

“..aku tidak suka disentuh sembarangan kau mengerti !??” ucap sehun serak, kembali memejamkan mata nya sesaat karna rasa nyeri itu kembali menyerang , merasa risih karna sempat disentuh Ha ni dan lagi lagi amnesia bahwa selama ini siapa yang menyentuh, siapa ??

“akhhh..!!.” sehun mengerang nyaring dan ha ni terkejut melihat reaksi sehun yang sangat kesakitan. Gadis polos itu cemas melihat raut wajah pucat sehun semakin memucat. Dan perlahan genggaman sehun pada lengan mungil itu terlepas ketika sehun hanya fokus pada rasa vertigo yang sangat kuat menyerang kepalanya.

Raut wajah ketakutan ha ni sedikit memudar ketika fokus mata samar nya melihat sosok sempurna yang kini masih diam terbaring, terlihat pucat dengan bibir kering serta sorot mata lelah dengan garis menghitam pada bawah mata, entah karna rasa khawatir yang sekarang lebih dominan pada diri gadis itu.

“sehun kesakitan… biasa nya Appa akan memijit kepala ku ketika aku sakit kepala saat demam “ bathin ha ni bersuara polos sambil berfikir mencari solusi tercepat untuk mengurangi rasa sakit pada diri namja besar disampingnya dan dengan keberanian entah dari mana tubuh ha ni meringsut mendekat, dengan posisi duduk bersimpuh meskipun tubuh gadis itu terasa perih tapi seolah tak terasa karna tertutupi rasa khawatir yang begitu besar.

Perlahan tangan mungil itu bergerak meraih kepala sehun dan dengan hati hati ia letak kan, pada paha mulus tersingkap itu dan dengan perasaan khawatir, menyentuh kembali kening sehun dengan kedua telapak tangan mungil nya, perlahan bergerak pelan dengan menekan titik gerak pada jari telunjuk dan ibu jari pada   kening mulus sehun.

Bergerak dengan gerakan pelan sangat pelan, berusaha menenangkan sistem syaraf sehun yang tegang karna menahan sisa sisa “hang over” kemarin

Jangan ditanya bagaimana reaksi sehun..

sehun ???

Sehun masih belum menyadari bahwa sekarang dirinya telah beralih pada bantalan hangat paha polos itu.

Sekian detik berlalu

tiba tiba sehun terlonjak kaget merasa kan sebuah tangan yang dengan lembut memijit pelan kepala nya dan entah mengapa hati kecil sehun menghangat karna baru kali ini merasakann gerakan lembut, hangat dan penuh kasih sayang dari seorang yeoja asing terlepas dari eomma dan chanyeol hyung yang biasa menyentuh nya.

Tapi nyatanya kini sehun memilih diam hanyut, dalam gerakan pelan menenangkan itu karna jujur gerakan lembut itu membuat rasa sakit itu berkurang sedikit demi sedikit entah mengapa rasa nya sangat nyaman

Aroma harum citrus dan chamomile yang menenangkan itu kembali memenuhi penciuman sehun, mengalir lembut dari tubuh dan rambut gadis polos yang sejak tadi tiada berhenti menatap khawatir diatas wajah tampannyw

Ketika kesadaran sehun datang secara sempurna entah mengapa ada perasaan risih dan tak suka kembali memenuhi rongga dada karna sadar bahwa yang sedang menyentuhnya sekarang adalah lee ha ni gadis cacat mental anak kepala pelayannya sendiri yang sial nya telah dijodohkan dengan dirinya sejak mereka bayi dan itu membuat nya kesal disaat sebenarnya ia tidak ingin terikat dengan siapapun dan hidup bebas bersama yeoja yeoja   lain yang jauh lebih cantik dan seksi.

“ichhh..” sehun berdengus kasar dan itu membuat ha ni terkejut dan melepas paksa sentuhan pada kening mulus itu, gadis itu tersentak kaget, ketika dengan sigap sehun bangkit dan kembali mendorong tubuh nya kuat dan semakin gemetar ketakutan ketika sehun bergerak merangkak dan bergerak mengurung dan mengenggam kedua lengan nya kuat dikedua sisi kepala ha ni.

“akhhh.. “ suara rintih kesakitan ha ni terdengar ketika dengan keras sehun kembali mengenggam lengan nya kuat

“apa yang kau lakukan?? gadis jelek !!” suara sehun berat dan menatap tajam pada sosok mungil dibawah nya dengan sorot mata tajam seolah siap membunuh ha ni

Sebulir air mata ketakutan kembali menetes perlahan, relung hati ha ni terasa sakit seakan diremas kuat ketika melihat calon   suami yang seharusnya menjadi sosok pelindung kini nampak seperti penjahat yang siap membunuh kapan saja,   tapi ha ni sadar bahwa inilah takdir yang harus ia jalani dan rasa nya akan sangat sulit mundur dari perasaan cinta yang terlanjur tumbuh pada diri gadis polos itu

dengan sayu ditatap nya sorot mata menusuk itu dengan tatapan khawatir seolah berkata dengan bodoh “gwencana yo ?” meskipun sangat kentara dengan ringgisan kesakitan yang keluar dari bibir plum itu

“a..ku ha..nya ing.in me..mas..tikan.. kau bai..k bai..k sa..ja tu..an “ ucap ha ni gagap dengan suara halus berusaha sekuat tenaga untuk tidak ketakutan

“aku tidak butuh perhatian mu, sampai kapan pun aku tidak akan pernah menerima pejodohan dengan gadis jelek sepertimu kau mengerti !!” ucap sehun berat dan terasa sembilu ditelinga ha ni

Sesaat air mata   gadis itu kembali mengalir deras ketika ia harus menerima penolakan dari seseorang yang diimpikan nya selama ini  karna nyatanya hampir 10 tahun ini ha ni serasa dicekoki hal hal tentang pernikahan dengan tuan muda Oh, menjadi istri yang baik bagi keluarga Oh, menjadi sosok ibu yang baik bagi keturunan keluarga Oh dan banyak lagi yang selalu bak kaset rusak menghantui pikiran polos ha ni, tapi pada akhir nya apa ?? hanya   sebuah kata manis yang disuguh kan sehun yakni :

“PENOLAKAN”

Sakit..

Sangat sakit

“begini kah rasa nya jatuh cinta ?? tapi mengapa ini sangat menyakitkan ??” bathin ha ni bersuara sendu dan air mata itu terus mengalir meskipun tidak dengan isakan karna jujur ia sangat ketakutan melihat ekpresi sehun yang terlihat senang ketika melihat diri nya menangis.

Plakk !

sebuah tamparan kecil namun cukup menyakitkan lolos mengenai pipi pucat ha ni dan cukup membuat ha ni terkejut dan syok setelah nya, nyata nya air mata itu semakin deras mengalir memenuhi wajah cantik nya..

Hiks ! hiks !

suara isakan itu akhirnya lolos dan pandangan mata gadis itu sedikit berkabut ketika dilihatnya sehun sedikit menyeringai kecil dan bergerak sedikit pelan kearah telinga mungilnya membuat ha ni merinding karna suara deru nafas sehun serta aroma maskulin itu kembali memenuhi rongga penciuman dan pedengaran tajam lee ha ni.

cepat bujuk ayah mu   itu untuk membatalkan pernikahan terkutuk ini “ ucap sehun dengan nada mengancam tak perduli dengan derai air mata ha ni yang mengalir deras

“mian ..hae..ta..pi ak..u men..cin.ta i mu “ ucap ha ni lirih pelan sangat pelan diantara tangisan polos tapi bisa didengar dengan jelas oleh pendengaran tajam sehun

Sekian detik sebenarnya hati kecil sehun terasa berdebar kuat mendengar pengakuan tulus dari sosok cantik dan aneh nya terlihat semakin cantik dimatanya meskipun dalam keadaan menangis seperti sekarang

Tatapan polos nan tulus itu seperti menjadi saksi bahwa tidak ada sedikitpun dusta atau pun kelicikan yang seringkali sehun temui dari setiap yeoja diluar sana yang terlalu haus sentuhan nafsu darinya.

Ha ni memang dengan polos nya mengakui jatuh cinta bahkan jauh sebelum diri nya melihat betapa tampan sosok OH SEHUN karna bagi gadis itu, jatuh cinta sangat tidak rasional hanya karna ketampanan atau kekayaan semata, tapi cinta bagi ha ni adalah sebuah pengorbanan dan kewajiban terlebih ketika ia telah berjanji pada almarhum lee ha na sang ibu yang sangat dicintainya dan appa nya lee hyun min ditambah lagi dengan sebuah perjanjian besar antara keluarga besarnya lee dengan keluarga terhormat OH yang sampai kapanpun tak akan pernah bisa ditarik kembali, karna betapa besar kekuasaan keluarga Oh pada keluarga lee yang notabene nya hanya keluarga pelayan yang telah sejak lama melayani dan mengabdi setia pada keluarga besar Oh.

“ck !! kau fikir kau pantas mencintai ku ??” ucap sehun sarkastik tanpa memperdulikan perasaan gadis yang kini terlihat hancur didepan nya

“sehun kau fikir semudah itu melanggar sebuah perjanjian?? “ucap datar sarat emosi seeorang, yang tanpa disadari sehun maupun hani telah berdiri tegap dengan beberapa pelayan yang terlihat melotot dengan posisi sehun dan ha ni sekarang

Seandainya tak ada lelehan air mata yang terlihat kentara yang menghias wajah cantik ha ni dan ekpresi ketakutan yang membuat siapa pun akan tau betapa ha ni sangat ketakutan dengan sosok dominan diatas nya mungkin semua orang akan salah faham.

Nyonya Oh yang baru beberapa menit lalu masuk terbelalak kaget melihat kondisi calon menantu tercintanya menangis kembali ditambah dengan kondisi ha ni yang benar benar   terluka..

“sehun apa yang sebenarnya kau lakukan !” ucap geram nyoya oh dengan langkah geram mendekati sisi ranjang king size sehun yang sudah tak berbentuk lagi dan semakin emosi melihat keadaan hani yang menangis terisak dengan luka pada bibir yang kembali terbuka dengan kondisi syok yang sangat kentara ditubuh mungil hani tapi dengan sekuat tenaga nyonya oh menahan emosi mengingat tidak hanya diriya yang sekarang berada dikamar sehun tapi beberapa pelayan dan bibi kang serta sekretaris jung yang terlihat melotot melihat adegan penyiksaan yang dilakukan “tuan muda “ yang sudah dikenal nya sejak   kecil terhadap gadis sebaik lee ha ni yang polos dan lugu, yang tak lain calon istri nya sendiri.

 

Dan dengan senyum santai dan sedikit seringai licik sehun beranjak dari sisi tubuh ha ni dan menjauh turun dari ranjang lalu duduk dengan angkuh disebuah sofa minimalis yang letak nya tak jauh dari ranjang meninggal sosok ringkih yang masih gemetar ketakutan yang sedikit demi sedikit bergerak bangkit untuk duduk.

“kau harus bertanggung jawab atas semua perbuatan mu sehun “ ucap nyonya oh berat karna menahan   emosi dan malu yang luar biasa

“aku tidak melakukan apa pun untuk apa aku bertanggung jawab ? “ ucap serak sehun sambil tersenyum miring pada eomma nya dan itu membuat sempat sempatna beberapa pelayan muda dibelakang nyonya oh terkesima melihat senyum langka ice price SEHUN EXO.

“kau …” ucap nyonya oh geram sambil menarik nafas.

“kau sudah menyiksa dan melecehkan gadis ini dan kau katakan itu tidak melakukan apa apa !!!!!??” teriak nyonya oh penuh emosi.

Sehun tersenyum kembali kali ini sebuah senyuman nakal sambil menatap sosok hani yang tertunduk ketakutan

“aku hanya mencumbu calon   istri ku, apa itu salah ?? dan gadis jelek itu bahkan menikmatinya bukan kah begitu chagi ??” ucap sehun berat lalu kembali tersenyum menyeringai.

Dan nyonya oh hanya bisa mengeram hebat sambil mengenggam kedua sisi tangan nya hingga memutih berusaha menahan emosi yang rasa nya sudah optimal dan siap meledak.

Dengan perasaan menyesal nyonya oh duduk disisi ranjang dan langsung memeluk tubuh ha ni yang masih gemetar dan menangis

“ha ni shi gwencana ?” bisik nyonya oh sayang dengan mengeratkan pelukan pada tubuh mungil ha ni mencoba menenangkan dan memberikan kasih sayang sangat takut jika seandainya hani syok dan akhirnya menolak perjodohan ini setelah diperlakukan kasar oleh putra yang selama ini selalu dimanjakan nya itu.

“anak brengsek !!”geram nyonya oh dalam hati sungguh nyoya oh sangat menyayangi hani seperti putri nya sendiri karna walaupun gadis itu cacat mental dan kesulitan ketika berbicara tapi tidak ada sedikit pun kekecewaan melihat sikap anggun dan sopan hani ketika hampir 3 hari gadis itu tinggal dirumah elite itu.

Tatapan polos dan sikap sederhana seorang lee ha ni seperti sesuatu yang langka, sangat langka dimata nyonya oh dan keluarga besar OH yang jujur akan sangat sulit temui di zaman sekarang. Zaman dimana cinta, kebanyakan hanya dijadikan sebuah alat kamuflase dari hawa nafsu untuk melampiaskan hasrat di luar ikatan pernikahan dan kalian perlu ketahui bahwa keluarga besar Oh merupakan salah satu keluarga konglomerat terkaya di korea selatan yang masih menjunjung tinggi nilai ikatan cinta hanya melalui ikatan pernikahan yang sah.

Sikap baik hati dan tulus lee ha ni nyata nya seperti sebuah magnet yang menarik perhatian keluarga besar oh termasuk nyonya oh gadis itu memiliki sikap berbanding terbalik dengan kebanyakan yeoja diluar sana, yang kebanyakan kurang lebih seperti seorang jalang berpakaian minim haus nafsu ketika bersitatap langsung dengan rupa sempurna dan kaya putra tunggalnya, dan nyonya oh sangat benci ketika melihat sehun putra nya berakhir menikahi salah satu dari wanita menor dengan make up tebal, wajah topeng hasil polesan “operasi plastik” yang sama saja membodohi diri sendiri, ditambah lagi sikap manja yang kebanyakan memiliki niat licik untuk menguasai kekayaan turun temurun keluarga oh yang terhormat.

Dan ketika bertemu Lee Ha Ni nyonya oh seperti melihat mutiara polos cantik dengan sikap sederhana dan kecantikan alami yang dimiliki gadis itu meskipun beliau sangat mengetahui gadis itu cacat mental dan memilik sikap aneh dan gagap ketika berbicara tapi bukankah cinta tidak harus dinilai dari kesempurnaan fisik semata ?? tapi dari ketulusan dan pengorbanan yang besar dari cinta itu sendiri?

“ya tuhan.. ku mohon maaf kan putra ku sayang “ bisik nyonya oh sambil terus mendekap tubuh ha ni dan terus mengusap sayang kening indah itu memberikan energi positif pada tubuh ha ni yang masih menangis gemetar

“sampai kapan eomma harus memeluk tubuh gadis jelek itu ??…” sehun terlihat jengah melihat eomma yang nampak sangat menyayangi ha ni dan itu sangat dibenci sehun, meskipun ada bagian dari hati sehun yang berdenyut nyeri ketika melihat derai air mata pada gadis polos yang sangat bodoh tulus mencintainya.

“ck !! cinta ..? aku pun bisa dengan mudah membuat banyak gadis yang jauh lebih cantik dan seksi jatuh cinta kepadaku .”.

Bathin egois itu seolah menutupi rasa nyeri yang nyata nya masih berperang hebat dalam dirinya

Bodoh memang…

Bisa bisa ha ni itu mencintai sosok dingin bak yang nyata nya menolak mentah mentah perasaan nya…

Sakit ??

Bahkan ini lebih menyakitkan dari apapun ..

Terasa bagai luka perih yang menusuk hampir seluruh sel dalam tubuh ha ni

Dan itu sangat terasa pada diri gadis ringkih yang masih setia menangisi takdir indah sekaligus menyakitkan itu…

“kau …” ucap nyonya oh geram luar biasa ketika masih memeluk tubuh ha ni yang perlahan tenang meskipun air mata masih setia mengalir dari dua belah kelopak mata indah kecoklatan itu, membuat nyoya oh semakin merasa bersalah membiarkan ha ni tidur dikamar megah sehun.

“tolong maaf kan eommonim ha ni shi dan kumohon maafkan putra eommonim sayang…” ucap nyonya oh lembut sambil menangkup wajah ha ni yang sembab karna terlalu lama menangis

Hati seorang perempuan nyonya oh, memanas luar biasa ketika melihat kondisi ha ni yang sungguh miris dengan bibir robek membengkak ditambah bekas bekas gigitan kecil entah kiss mark disekujur bagian tubuh atas yang terbuka bahkan gaun tidur ha ni sedikitt robek disekitar dada dan itu membuat emosi nyonya oh naik sampai optimal.

“ku mohon maafkan putra ku sayang “ ucap nyonya oh lembut sambil memandang dalam tatapan polos ha ni yang kini telah berhenti menangis meskipun masih gemetar ketakutan.

“ha ni shi ku mohon jangan kau benci putra ku sayang aku tau dia sudah berlaku sangat kurang ajar kepada mu …”ucap nyonya cemas melihat ha ni yang masih diam dan ketakutan

Suasana ruangan menjadi hening dan sendu

pelayan rumah, bibi kang dan sekretaris jung hanya bisa saling pandang satu sama lain. Diantara mereka tidak ada satupun yang berani bersuara tapi lagi lagi..

diantara mereka sebenarnya ada satu pelayan paling muda yang diam – diam memperhatikan tuan muda sehun   dengan tatapan nyaris tak berkedip seperti tak rela sedetik saja memandang sosok seksi tuan mudanya sehabis tidur, dengan surai rambut berantakan dan kemeja hitam yang tak terpasang sempurna sampai dada bagian bawah yang secara tak sengaja mempertonton kan sedikit perut abs dan dada bidang putih menggoda, dan jangan lupakan tatapan elang tajam sehun, yang mampu mengoyak semua hati wanita untuk takluk dalam pesona sempurna yang sangat sial, berbanding terbalik dengan perangai buruk sang maknae terlebih kepada seorang gadis tak berdosa seperti lee ha ni yang masih setia menangis sampai detik ini

“menyedihkan” cibiran dan hinaaan tersembunyi para pelayan muda itu kini mulai mengalir bak air hujan yang turun dilangit tak terelak kan, karna sebenarnya selama ini hampir semua pelayan wanita muda dirumah kediaman keluarga Oh selalu memandang remeh dan tak suka lee ha ni, yang menurut mereka telah menjadi saingan terberat padahal gadis itu hanya memiliki tubuh mungil tanpa sesuatu yang menonjol sedikitpun, selain kulit pucat dan mata hazel kecoklatan milik ha ni selain itu, semua rata bahkan dilihat tak selevel dengan pelayan pelayan wanita lain yang memiliki wajah cantik ,tubuh seksi dan selalu berpenampilan semenarik mungkin dihadapan tuan muda mereka. Entahlah mungkin karna mereka tau memiliki tuan muda sesempurna idol “SEHUN EXO” sehingga mereka berlomba lomba untuk mendapatkan hati atau paling tidak perhatian sehun, tapi sayang sampai detik ini mereka selalu gagal.

“eom..monim..” ucap lemah ha ni sambil sesekali mengenggam ragu beruasaha membalas genggaman nyonya oh yang sejak tadi masih setia memberikan kehangatan luar biasa pada diri ha ni

“ nee ..?? ku mohon jangan kau benci anak ku sayang..” ucap nyonya   oh sendu sambil sesekali berusaha menyalurkan kasih sayang pada tatapan penuh air mata ha ni

“a..ku..ti..dak mu..ng..kin mem..benci.. ora..ng ya.ng ku ..cin..tai em..mo nim “ucap ha ni rendah dengan suara lembut nyaris tak terdengar tapi masih bisa tertangkap samar oleh pendengaran   nyonya oh dan sehun yang masih diam dengan tatapan jengah.

“kita lihat saja..gadis jelek …” cibir sehun dalam hati

Dan dengan keberanian entah dari mana tatapan polos itu sedikit sosok sehun yang masih duduk dengan tangan kiri menumpu kepala dengan posisi miring mempesona memandang tajam sosok ha ni.

Sesaat tatapan tajam sehun saling menyapa dengan tatapan sayu nan polos lee ha ni

Sekian detik…

Lalu ha ni memutus sepihak tatapan menyeramkan itu karna sangat takut dengan sosok calon suami nya sendiri ..

“ham sa ha mida neomu hamsa..ha mida ha ni shi..” ucap nyonya oh lega sambil tersenyum bahagia..

Karna secara sadar beliau tau bahwa mungkin hanya ha ni yang mampu bertahan mencintai putra nya dengan segala sikap asli menyebalkan nan angkuh milik putra semata   wayang nya itu

Sekali lagi Tuhan tidak   pernah salah..

Nyata nya dengan kecacatan mental gadis itu secara tak sadar mampu mengikat takdir mereka melalui perasaan tulus polos yang menurut kalian semua pasti terlihat sangat bodoh dan naif bukan ??

Tetap berkata “Cinta” meskipun ditolak, dihina bahkan disiksa oleh orang yang dicintainya tapi itu lah yang terjadi..

Ha ni gadis istimewa dengan ketulusan, buah dari kecacatan mental ternyata dapat menghadapi sikap angkuh dan Congkak seorang Oh Sehun.

“aku dan ayah memang tidak pernah salah dalam memilih   calon menantu untuk keluarga ini “ nyoya oh tersenyum miring yang terlihat menjengkelkan dimata sehun.

“ck ..gadis sialan “ umpat geram sehun

“kalian disana sedang apa ??!! “ ucap nyonya oh tegas memandang tak suka pada 3 pelayan muda yang tadi sempat diberi perintah untuk menghantar kan barang serta sarapan calon menantu nya malah terlihat asyik berbisik bisik entah membicarakan apa sambil sesekali memandang dengan tatapan tak biasa pada sosok putra yang sebenarnya hanya boleh berhak dilihat oleh calon menantu saja.

“ aku menyuruh kalian menghantar kan beberapa barang dan sarapan bukan malah membiarkan kalian bergosib ria dan menonton tontonan gratis dari putraku !!” ucapan sarkastik dan menyudutkan nyonya oh, membuat ketiga pelayan itu mematung.

“mian ..ha mida sajangnim “ ucap mereka bersamaan   lalu membungkukkan tubuh mereka dalam, dengan tubuh gemetar ketakutan melihat kilatan emosi pada nyonya besar Oh

“sekretaris jung tolong bantu ha ni untuk pergi kekamar paviliun belakang dan suruh ketiga pelayan kurang ajar itu untuk keluar dan tunggu sampai aku selasai berbicara dan ingat !! kalian bertiga ..!!” todong nyonya oh sambil memandang ketiga pelayan yang masih terlihat membungkuk takut.

“mulai hari ini kalian bertugas melayani nona muda kalian nyonya oh baru keluarga ini lee ha ni ..kalian mengerti ??!!”nyonya oh terlihat berdiri sangar memandang ketiga pelayan itu dengan berkacak pinggang seolah selalu siap menendang ketiga pelayan muda karna ketahuan lalai ketika bertugas.

Sejenak sehun mengernyit kening ketika sebutan gadis jelek itu di embel embeli nyonya oh,

“nyonya oh ?? what the hell ..!”

Aura sehun kian kelam ketika tidak ada jalan lain selain menikahi ha ni…

“nee sajang nim ..” suara sekretaris jung memecah keheningan dan dengan pelan membopong tubuh lemah ha ni yang terlihat tak ada tenaga.

Dan dengan langkah sedikit oleng dan tertatih tatih hani turun dari ranjang megah itu berusaha melangkah pelan dengan tungkai kaki gemetar dibantu sekretaris laki laki berusia 40 tahun bermarga jung yang telah hampir 20 tahun mengabdi di keluarga oh dekapan dan sentuhan hangat sekretaris jung sedikit banyak membuat ha ni merasa tenang meskipun tetap terlihat ketakutan karna disentuh orang asing yang baru dikenal nya kurang dari 1 minggu.

Tapi tiba tiba langkah sekretaris jung beserta ha ni yang tertunduk terhenti sesaat setelah mendengar suara sarat perintah nyonya   oh yang kembali duduk manis disisi ranjang sambil memandang tajam sehun dengan gaya tubuh yang tak kalah angkuh dari putra tampan nya oh sehun.

“ ah.. aku hampir lupa..sekretaris jung, tolong segera hubungi pengacara heo untuk mengurus segera berkas surat pernikahan putra ku dengan ha ni secara hukum serta suruh pendeta kim datang hari ini jam 7 malam karna aku ingin mereka menikah malam ini ..ah dan jangan lupa suruh suami ku menghubungi presider lee so man untuk mengurus masa cuti sehun selama seminggu penuh dari SM entertaiment karna tidak mungkin sehun berkeliaran setelah mereka menikah …gaun pengantin ha ni kurasa cukup memakai han book pengantin “keramat” keluarga oh yang turun temurun diwariskan dalam keluarga dan ahhh satu lagi sebar undangan keseluruh petinggi perusahaan dan pemegang saham terbesar untuk menghadiri pernikahan sederhana mereka malam ini kau mengerti ??!!” penjelasan panjang nyonya sudah cukup membuat kepala sehun kembali berdenyut kuat bahkan membuat tubuh memanas karna emosi..

“APA ??!!” suara sehun meninggi dan secara tak sadar berdiri memandang garang wanita yang seharusnya harus ia hormati eommaa nya nyonya oh yang terkenal keras dan sangat disiplin dalam hal pekerjaan dan   keluarga.

Sorot mata sehun semakin tajam dan gemeretak gigi sehun terdengar menahan emosi

“eomma aku tak bisa !! bagaimana dengan karier ku ??!!!” suara serak sehun terlihat meninggi

“apa sekarang karier artis tak seberapa mu itu lebih penting ????!!” di saat kau sudah melecehkan seorang gadis tak berdosa ??!!! “ suara nyonya oh pun tak kalah meninggi.

“atau ku laporkan saja kau sekarang kekantor polisi karna nyaris memperkosa gadis itu bagi eomma tak jadi   masalah jika memiliki anak mantan narapidana dari pada membiarkan kau hidup begini, foya foya, minum minum , permain dengan banyak   wanita jalang dan akhirnya menikahi salah satu dari mereka, sehun kau lupa diri mu siapa ??? kau pewaris tunggal keluarga ini dan sampai kapan pun hanya seorang lee ha ni   yang diizinkan melahirkan keturunan mu.. perjanjian kakek mu tak akan pernah bisa dirubah kecuali kau rela keluar dari rumah ini dan dicoret sebagai pewaris utama keluarga ini kau mengerti ??!!! “

“tapi aku tidak sudi menyentuh gadis itu “ ucap sehun datar karna memang niat awal sehun menyentuh ha ni adalah untuk membuat gadis itu ketakutan dan akhirnya menolak perjanjian perjodohan ini dan ia bisa bebas tapi nyatanya itu malah membuat sehun tak sanggup menahan hasrat   ketika bersentuhan langsung dengan tubuh dan bibir ha ni

“tak sudi maksud mu ???” lalu mengapa kau mencium dan mencumbu ha ni sampai gadis itu ketakutan seperti ini ??   “

Pertanyaan itu membuat sehun terdiam dan tak berkutik

Dan dengan tersenyum miring nyonya oh menatap keterdiaman sehun

“ingat sehun dalam keluarga Oh tidak pernah menyukai seorang lelaki pengecut yang hanya berbuat tapi tidak mampu bertanggung jawab!!” suara tegas nyonya kembali membuat sehun hanya bisa diam menahan emosi.

“sekretaris jung ???”

“neee sajangnim…”

“cepat jalankan perintah ku dan paksa bocah nakal ini untuk tanda tangan siapkan dekorasi pernikahan sederhana di taman belakang dan buat semua media tidak mengetahui upacara pernikahan ini karna tak bisa ku bayangkan betapa banyak fans anak kurang ajar ini yang akan menangisi nya “ nyonya oh berjalan berlalu sambil ikut mengandeng hani yang masih terdiam

Antara takut, sedih, gugup, senang ???, atau malah sangat menyakitkan …

Karna pada akhirnya menikahi laki laki yang sama sekali tak mencintai nya..

Meninggalkan sehun yang tampak semakin berantakan dan frustasi

“AAKHHHHH ” suara erangan kesal itu kembali terdengar

 

10 jam berselang….

19.04 KST

In Ha ni eye’s…

Menikah dengan orang yang kau cintai tentu sebuah mimpi sekaligus keajaiban terindah di dunia ini..

Itu lah   nasehat yang paling sering aku dengar dari eomma sebelum eomma ke Surga ..

Tapi pernah kalian membayangkan ?? menikah dengan orang kau cintai tapi orang itu bahkan tidak pernah bisa menerima mu selalu menghina, menolak mentah mentah perasaan mu bahkan sering menyiksa mu.??

Rasa nya sakit..

Sangat sakit..

“Eomma ini benar benar menyakitkan” suara ku tercekat meskipun semua orang hari ini terlihat sangat sibuk menyiapkan pesta pernikahan dadakan ku dengan nya..

TUAN”

Bahkan menyebut nama nya pun aku tak diizinkan…

“Apakah dia yang akan menjadi pendamping dan ayah bagi anak anak ku dimasa depan?”

Entah mengapa dada ku kembali terasa terhimpit ketika beberapa jam lalu dia menatapku penuh ancaman seolah olah aku hanya seonggok sampah hina yang selamanya tak pantas mendampingi nya

Ingin rasa nya mundur.

tapi aku terdiam beku dengan tangisan tertahan, ketika melihat senyum bahagia appa ketika akhirnya aku menikah dan dia mampu menggandeng lengan ku menuju altar pernikahan..

seperti sekarang…

mungkin kah aku sanggup menghilangkan senyum bahagia itu ??

ketika aku dengan egois menolak pernikahan dadakan ini ??

aku   dirias cantik dengan hanbook pengantin wanita tradisional berwarna kuning gading dengan bagian   dada dan lengan transparan. Gaun ini sangat cantik ada banyak motif motif bunga sakura kecil berwarna merah marun disekitar dada sampai lengan, warna motif itu senada dengan warna kain penutup dada ku sehingga terlihat lebih   mencolok

rambut ku ditata bak tuan putri dimasa joseon dengan sebuah makhota bunga sakura yang berwarna merah marun

aku gemetar kuat…

ketika tiba saat dimana appa menyerah kan tangan ku ke tangan dingin laki laki itu..

dia terlihat jutaan kali lebih tampan dari siapapun didunia ini dengan memakai tuxedo hitam berdasi kupu kupu..

rambut silver hitamnya terlihat berkilau ..

tapi hanya tatapan mengerikan yang aku terima dari mata indah nya…

“ pengantin pria OH SEHUN maukah kau menerima mempelai wanita LEE HA NI untuk menjadi pendamping hidupmu selamanya ?? “ suara seorang pendeta tua terdengar dan aku hanya berani tertunduk.

“AKU BERSEDIA “ suara dingin itu kembali mengusikku..

Dia berkata “bersedia” tapi tatapan nya tidak pernah berbohong bahwa ia sangat tak menginginkan pernikahan ini.

“ pengantin wanita LEE HA NI maukah kau menerima mempelai pria OH   SEHUN untuk menjadi pendamping hidupmu selamanya ?? “ suara seorang pendeta tua terdengar dan aku kembali ketakutan dan hanya bisa diam tak bisa   berkata apa apa,

beginilah aku mungkin kalian tak asing lagi …

Aku tak akan sanggup bersuara ketika ketakutan seperti sekarang ..ku lirik appa yang masih berdiri tak jauh dari ku.

Dan dia kembali tersenyum meyakin kan dan sekuat tenaga   aku menarik nafas dalam, untuk berusaha bersuara..

Semua tamu terlihat bingung karna aku tak juga bersuara..

“A..KKU..BER..SEDI..A”

Entah dari dorongan mana aku mampu mengucapkan kata sakral itu

Kemudian dengan tatapan dingin laki laki itu meraih jemari tangan ku dan menyematkan sebuah cincin cantik yang disodorkan seorang pengiring pengantin, berdiri tak jauh dari posisi diriku dan laki laki itu

“sampai kematian memisahkan kita, setiap kata yang kau ucapkan apapun itu,…aku menyetujui nya”

Laki laki itu bersuara..

Dan aku terlihat seperti   orang linglung..

Aku kembali berusaha menatap nya dan dengan gerakan angkuh laki laki itu menyodorkan punggung tangannya sendiri kehadapan ku..

“cepat pasang cincin brengsek ini” kata nya berbisik

Dan dengan gemetar ku raih cincin yang disodorkan seorang laki laki berwajah tak kalah tampan yang beberapa menit yang lalu memperkenalkan diri bernama “PARK CHANYEOL”

Meskipun aku ketakutan tapi entah mengapa aku tau laki laki itu orang baik.

“cepat brengek !!” ucap laki laki disampingku

“sam..pai kema..tian me..mi..sahkan ki…ta, seti..ap ka…ta ya..ng kau ucap..kan apa..pun itu,…aku men..yetu..jui nya”

Aku tergugu ketika kembali dipaksa mengucapkan kalimat sakral dengan tangan gemetar bergerak memasang sebuah cincin dijari manisnya.

Lalu beberapa menit kemudian cincin itu telah terpasang apik ..dan suara seorang pendeta kembali membuat ku sangat ketakutan.

“Kepada mempelai pria diizin kan untuk mencium mempelai wanita”

Aku mundur tiga langkah dan itu membuat para tamu kebingungan melihat reaksi ketakutan ku..

Tapi tiba tiba laki laki yang kini sah menjadi suami itu bergerak maju menarik teguk ku dan langsung menempelkan kembali benda manis itu

CHUP..

Bergerak pelan dan membuat ku sedikit terkejut tapi perlahan membuat ku gemetar dan menutup mata..

Hanya sentuhan menempel dan

“ck !! kau puas sekarang ??? akan ku buat kau menyesal menikah dengan ku chagi…..”bisik nya

 

Suara tepuk riuh dan sorotan bahagia terlihat kentara dengan ucapan penuh ancaman dari laki laki yang kini telah sah menjadi suami ku

Jika sebuah pernikahan diawali dengan rasa sakit mungkin kah akan berakhir bahagia ??

Sesak..

Dan aku hanya bisa menangis terdiam..

“ya tuhan salahkah aku jika aku mencintai nya ???”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

To bee continued…

Hehe jujur aku nulis ini kejar tayang ampe lupa makan karna jadwal ku padat luar biasa minggu minggu ini jadi di mohon untuk para reader tercinta ku jangan lupa koment dan saran jadi aku semakin semangat nulis…

Oke see next chapter..

Best regard

Fanie Park ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

70 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Bad Husband – (Chapter 5)

  1. tengang hani, ngga salah kok mencintai dia. ngga salah tenang ajaaa….
    sehun jangan sampe nyesel yaaa. ngga bisa bayangin kedepannyaaa. lanjut thorrr

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s