[EXOFFI FREELANCE] Carnivora – (Chapter 1)

canivora.jpg

TITTLE:CARNIVORA-YOU KNEW ME-ONE

AUTHOR:YELLOWPARTNER

LENGTH:Chaptered

GENRE:TRAGEDY,SAD ROMANCE

RATING:PG-17(Sewaktu-waktu bisa berubah)

MAIN CAST:KAI,KRYSTAL

ADDITIONAL CAST:Just find it…

Poster by AL KINDI@EKF

 

Suasana pagi di kelas itu sangat ramai.Berbeda sekali dengan kelas yang berada tepat diseberangnya.Suara ribut itu hanya akan terhenti sesaat saat guru memasuki kelas itu.Dan untuk sesaat kemudian suara bising itu akan terdengar lagi.

 

Jung soojung merapikan make up tipisnya.Memastikan di cermin bahwa wajahnya baik-baik saja.Seorang murid rendahan yang selalu di bullynya tiba-tiba menampar wajahnya dan meninggalkan bekas merah.Jika gurunya tidak datang murid itu pasti akan mendapatkan mimpi buruk.Setelah pelajaran membosankan ini,Soojung akan memastikan murid laki-laki jelek itu tidak akan bisa berjalan.

 

Soojung bukan murid manis yang mau mendengarkan penjelasan kolot gurunya.Lagi pula ia tidak berminat sama sekali dengan Biologi.Satu-satunya yang ia ingat tentang Biologi adalah gurunya yang tampan.Seharusnya ia tidak berada disini sekarang.Seharusnya ia tidak bersekolah di sekolah umum.Meskipun kedua orangtuanya telah memberikan seluruh keputusan pada tangannya,nyatanya ada wanita tua dengan pikiran yang sama tuanya yang terus menentangnya untuk jadi ballerina.Dan wanita tua itu adalah nenek dari ayahnya yang entah kenapa masih hidup di usianya yang hampir seabad.Bahkan wanita tua itu masih bisa berjalan!!

 

Dan disinilah dia.Terjebak diantara anak-anak kalangan bawah yang hanya memikirkan bermain saja.Bagi Soojung bermain adalah saat ibunya tersenyum ketika ia mendapatkan apresiasi atas tariannya.Dan saat ayahnya ikut memperhatikannya.Tapi itu tidak cukup.Semakin banyak ia menari maka ia juga semakin mencintai balet.

 

Soojung sudah tidak peduli dengan ocehan guru didepannya.Dia hanya sibuk membuat garis melingkar di buku tulisnya berkali-kali.Menambalnya dan mengunlanginya lagi.Terus seperti itu sampai habis selembar.Lalu mengulangi hal yang sama di lembar berikutnya.Tadi pagi kelasnya ramai sekali tidak seperti kelas diseberangnya.

Bosan dengan kegiatan mencoretnya,Soojung mengalihkan pandangannya keluar jendela yang berhadapan langsung dengan kelas seberang.Ia bisa melihat seseorang tengah berdiri jengah dengan wajah super jengkel.Murid laki-laki itu tinggi dan berkulit pucat.Seorang pangeran batinnya.Sekejap dirinya terbang ke dimensi dimana hanya ada dia dan pangeran itu.Musik klasik bermain dan mereka menari dalam harmoni yang sempurna.Memerankan dengan apik peran cinta sejatinya Romeo dan Juliet.Kisah cinta butanya shakespeare.Dan saat musik berhenti semua orang bertepuk tangan.

“Apakau akan terus mengabaikan pelajaranku sampai bel berbunyi nona Jung?”.

Soojung mengerjap,lalu mendapati gurunya sudah berdiri disampingnya.Ia menatapnya sekilas lalu menjawab.

“Kurasa begitu”Jawabnya acuh.

“Kalau begitu kau bisa keluar dan tunggu saja dengan tenang”.

 

“Baiklah”.

Buru buru Soojung melangkah menjauhi guru muda yang tampan itu.Biasanya ia akan membela diri mati-matian jika para guru memintanya untuk keluar.Namun kali ini ia ingin berdiri diluar dan bertemu si pangeran.Roknya tersangkut dipintu dan sedikit robek namun Soojung buru-buru menutupi lubang kecil itu dengan kemeja putihnya.Saat ia sudah diluar ia langsung menyapa orang itu.

“Hai”.

Lelaki itu menatapnya sekilas dengan pandangan bingung.Lalu bertanya.

“Apakau sengaja keluar untuk menemuiku?”.

“Tidak juga,aku melihatmu di jendela lalu guru Byun menyuruhku keluar”.

 

“Kau menyukaiku?”.Tanya lelaki itu .

“Ya”jawab Soojung sambil terkekeh.Ia menertawakan dirinya sendiri.

 

“Kau sangat lucu”.ucap orang itu lagi.

 

“Siapa namamu?”

Orang itu menujuk dada kirinya.Namun Soojung tidak mendapati tanda pengenal disana.

“Tidak ada apa-apa disana”.

Lelaki itu menengok dada kirinya dan tak mendapati apapun.

“Oh sial,si hitam itu pasti menyembunyikannya lagi”.

 

“Aku Soojung,kau?”.

“Sehun,aku tahu kau,kau sangat terkenal sebagai tukang bully di sekolah ini”cibirnya.

 

“Hahahhahahhaha”.Soojung tertawa sarkastik membuat Sehun memberengut.

“Kumohon jangan mendekat,aku sangat takut padamu”.Sehun memeluk tubuhnya sendiri dan memberengut.

“Sebenarnya aku memang tertarik padamu,Kau sangat cocok jadi Romeo”.

“Sayangnya aku lebih suka jadi Holmes nona”.

“Ah sayang sekali kau benar-benar cocok”.

 

“Aku tidak tahu kalau di kelas membosankan itu ada orang seperti kau”.

Sehun terkekeh.Tentu saja si nona tukang bully ini tidak akan tahu.Dia hanya bergabung dengan gadis-gadis tukang bully lainnya.Tipikal anak konglomerat semena-mena yang ingin ia usir ke laut.Anehnya sahabatnya sangat tergila-gila dengan orang ini.Tentu saja Sehun tidak memungkiri bahwa gadis didepannya itu sangat cantik.Tapi ia tidak pernah memberi toleransi pada ketidakadilan.Jiwanya adalah 80% untuk kebaikan.

 

“Kenapa kau pikir aku cocok jadi Romeo?”Sehun bergumam rendah namun masih tetap terdengar.

“Karena kau seperti pangeran Eropa yang mempesona”

 

Sehun menghembuskan nafasnya dengan keras seakan jengah dengan perkataan Soojung yang terlalu berlebihan.Ia sangat tidak suka dipuji apalagi oleh Jung soojung yang sok berkuasa.Sebenarnya ia lebih takut sahabatnya salah paham dan mengamuk karena dari tadi sahabatnya itu mengamati mereka dari jendela.

 

“Dengar Soojung,jika kau mencari Romeo aku kenal seseorang yang akan rela menjadi Romeo untukmu”

“Tidak mau,aku aka mencari sendiri,lagipula orang yang kau kenal itu pasti salah satu dari penggemarku yang miskin dan jelek”ujarnya sombong.

“Tidak terimakasih”Soojung menambahkan sambil menggeleng.

 

“Ya sudah”Sehunpun acuh dengan mengankat kedua bahunya.

“Kau sangat aneh,aku tidak menyangka kau tertarik pada kisah seperti itu”

 

“Aku tidak tertarik pada kisahnya”

“Lalu?”.

Karena sudah terlanjur diperhatikan sahabatnya,Sehun lebih memilih mengorek informasi berharga agar sahabatnya itu tidak membunuhnya.

 

“Ibuku menyukai kisah itu,dia pernah jadi Juliet di salah satu pertunjukan besar di Itali”

“Musikal?”

“Balet”ralat Soojung.

 

“Apa hubungannya denganmu?”

“Aku juga ingin menjadi Juliet seperti ibuku,kisah Romeo dan Juliet adalah masterpiece,kisah cinta sepanjang masa dan aku ingin menjadi Juliet yang mempesona seperti ibuku”

 

“Jadi kau ingin jadi penari balet yang mempesona seperti Juliet?”.

“Ya”matanya berbinar saat membenarkan perkataan Sehun.

 

“Kenapa kau ingin jadi Juliet?pada akhirnya dia mati”

“Kau cerewet sekali,itukan bukan urusanmu”.

Lalu bunyi bel terdengar dan Sehun langsung pergi begitu saja.Meninggalkan Soojung yang menatapnya sebal.Murid-murid yang lain berhamburan keluar kelas.Anak laki-laki saling merangkul dan memelintir kepala sambil berjalan.Sedangkan para gadis hanya berjalan beriringan sambil bergosip.Soojung tetap diam di samping pintu.Lalu ketika seorang murid laki-laki dengan kacamata kotak yang buram hendak keluar Soojung mengangkat kakinya sedikit tepat di ambang pintu.Anak lelaki itu terjatuh dan wajahnya menyentuh lantai yang dingin.Kacamatanya patah dan hidungnya mengeluarkan darah.

Anak lelaki itu tampak ketakutan dan meringkuk dilantai.Dia tahu resikonya jika melawan Soojung.Meskipun ia lelaki ia tidak bisa melawan Soojung.Tentu saja karena anak konglomerat sepertinya punya kuasa.

“Aku sangat penasaran kenapa kau berani menamparku?”tanyanya menyelidik.

Namun anak lelaki itu malah bangun dan lari terbirit-birit.Seseorang merangkul bahu Soojung dan menariknya berjalan.

 

“Kenapa kau masih membully Do minsoo? Dia tidak menarik sama sekali”.Ucap jiyeon—orang yang merangkul Soojung.

“Dia menyebalkan”.

 

“Ayolah Soojung aku tahu kau bosan tapi sebaiknya hentikan kebiasaan bullymu itu!”.

“Aku tidak mau,orang-orang miskin mulai berulah hanya karena diberi beasiswa dan bisa duduk di sekolah favorit”.

“Mereka juga manusia dan jangan salahkan mereka kalau mereka dapat beasiswa,sifat dengkimu itu harus dihilangkan”Jiyeon menggeleng-gelengkan kepalanya pelan dan semakin mempererat rangkulannya.

“Kau tidak perlu menceramahiku”.

Saat ujung koridor terlihat mereka berbelok dan menuruni tangga.Berbaur dengan murid lainnya.

***

Soojung kesal setengah mati dengan supirnya.Bukannya segera menjemputnya dia malah seenaknya kena macet.Dan akhirnya dia harus menunggu sedikit lebih lama di depan gerbang sekolah.Lama berdiri,Soojungpun memutuskan untuk mencari tempat duduk.Ia berjalan ke barat dan menemukan bangku panjang lalu ia menempatkan bokongnya disana.Soojung meluruskan kakinya yang pegal sambil memandang langit.Tiba-tiba ponselnya bergetar,saat Soojung hendak mengambil ponselnya yang ada di dalam tas ia malah tersentak karena seseorang malah menarik tasnya dan berlari.Refleks Soojung mengejar pencuri itu padahal isi tas itu tidak terlalu penting.Ia bisa membelinya lagi.Masalahnya adalah ponselnya.

 

Bagaimanapun caranya ia harus mendapatkan ponselnya kembali.

 

“Hei sialan tunggu!! Berhenti brengsek!! Hei orang miskin gilaaaaa!!”umpatnya sambil berlari.

Soojung bisa melihat punggung pencuri itu berbelok pada sebuah gang sempit.Soojungpun ikut berbelok dan berhenti saat melihat jalan buntu.

“Kau…….ti-dak bi-sa per-gi la-gi”ujarnya tersenggal karena berusaha mengumpulkan nafas.Ia menunduk dengan tangan dilutut dan bahu naik turun.

“Sebenarnya kau yang tidak bisa pergi kemana-mana Jung soojung”.

 

Soojung tercekat saat mendengar suara itu.Suara yang amat dikenalnya selalu meminta ampun dan lemah.Saat ia mendongak sebuah balok kayu menimpa tubuhnya.Tubuhnya membentur dinding dan ia merasakan nyeri di sekujur tubuhnya.Lalu tanpa bisa melawan Soojung merasakan balok kayu itu diayunkan lagi kekakinya.Soojung memekik namun matanya malah terbuka.

“Do minsoo?”

 

Do minsoo menyeringai dan dan bersiap mengayunkan balok kayu itu lagi.Soojung memekik sebelum balok kayu itu mengenai kakinya lagi.

Sayangnya balok kayu itu malah melayang.

 

Aku terkekeh.

Kau tahu apa yang terjadi?

Hahahha

Pahlawan datang tentu saja.

 

“K-Kau…..k-ke-napa kau ada disini?”.Do minsoo tergagap ketakutan saat melihat siapa pahlawan itu.Sedangkan Soojung hanya mengerjap.Dia tidak mengenal orang itu.

 

“Sudah kukatakan padamu untuk menjauhinya”suara husky keluar dari tenggorokannya.Terdengar seperti main-main namun mampu membuat bulu kudukmu berdiri.

 

“Aku mengajarkanmu bertindak benar Minsoo-ya,tapi kau malah menyentuh milikku.Kau tahu aku tak akan melepaskanmu”.

 

Pemirsa,kalian sudah bertemu si psikopat sekarang.Mari bertepuk tangan.

 

“Siapa kau?”Soojung bertanya dan si pahlawan langsung membalikkan badannya.Ia tersenyum.

“Kim jongin,aku akan menagih ini suatu saat nanti sekarang pergilah!”.

Jongin memberikan tas yang tadi dipungutnya pada Soojung.Lalu dengan cepat Soojung berdiri dan berlari pergi.Ia tidak peduli dengan betisnya yang berdenyut.Soojung akan mengadu pada ibunya dan tidak akan membiarkan Do minsoo hidup dengan tenang.

Ya itu adalah rencananya besok.

 

Sayangnya rencanya untuk membuat hidup Do minsoo hancur gagal total.

 

Esoknya Do minsoo ditemukan tak bernyawa di kamar mandi sekolahnya.Seseorang menemukan kepalanya di wastafel dan langsung pingsan.Sedangkan tubuhnya di temukan di atap sekolah.

Anehnya jari-jari kakinya tak bisa ditemukan dimanapun.

Dan Jung soojung seperti tahu siapa yang melakukannya.

 

Dan si pelaku juga mengakui dengan tatapan matanya.

Saat orang orang berkumpul dan ketakutan di aula.Entah kenapa Soojung mencari orang itu dan menemukannya duduk disamping Sehun dengan kepala yang disandarkan pada bahu Sehun dan mata terpejam.Soojung terus menatapnya hingga tiba tiba mata mereka bertemu.

Orang itu,Kim jongin sedang terkekeh dan matanya membentuk sabit.Lalu ia menatap Soojung lagi dan mengangkat telunjuknya ke depan bibir.Memberi isyarat untuk tutup mulut dengan sebuah senyuman penuh pesona.

 

Soojung tahu Kim jonginlah yang melakukan semua ini.Seharusnya ia mengatakannya pada polisi.Namun entah kenapa ia malah menyimpannya rapat rapat seakan tidak tahu apa apa.

 

To be continued———————————-

Iklan

13 pemikiran pada “[EXOFFI FREELANCE] Carnivora – (Chapter 1)

  1. Aku bukan kaistal shipper tapi entah kenapa aku suka banget baca FF KaiStal😂😂
    Btw ini agak seram ya😂😂
    Perfect sih… psikopat sama ratu bullying😂

  2. Aku pecinta kaistal juga. Jadi kepincut langsung pas baca ini. Yang 1 psikopat yg 1 ballerina tp berhati gangster “ratu bully”.. Wih..

  3. Soojung jadi tukang bully dan jongin parah sadis banget. Mereka juga sudah ketemu secara langsung walaupun cuma sebentar
    Ditunggu kelanjutannya.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s