[EXOFFI FREELANCE] Secret Admire (Chapter 2)

a cover n prolog.jpg

Title    : Secret Admire

Author    : JullieKim

Genre    : Romance, Friendship, Comedy

Length    : Chaptered

Rating    : PG 17

Main Cast    : Jennie Kim

Support Cast         : All member Blackpink, Irene Red Velvet, All member EXO, G-Dragon. Cast dapat bertambah sesuai jalan cerita.

Summary    :

    “Ketika aku mencintai seseorang, aku akan mencintai nya dengan sepenuh hati dan saat aku berada di titik paling bahagia dalam hidupku dia menghancurkan segalanya. Sejak saat itu, aku mematikan rasa, menutup mata, hati, dan telinga.” -Jennie Kim

    “Ketika aku menutup mataku, aku melihat mata itu dan hatiku merasa sakit. Aku sungguh sangat bodoh membiarkanmu terluka karena Bajingan itu, jika saja aku bukan seorang pengecut, jika saja aku…” -Secret Admire

Disclaimer        : Cerita di buat oleh author dan juga di share di wattpad @jullie_kim

Author Note        : Don’t be a plagiator, sorry for typo and thanks to reading my fiction. Please comment and follow @jullie_kim account wattpad.

            Happy Reading. Khamsahamnida… ^_^

Chapter 2

Jennie POV

    Hari ini benar-benar sial, setelah kupikir terbebas dari Baekhyun  aku bisa melanjutkan tidur dengan tenang. Ternyata pemikiranku seperti nya salah besar, sekarang rumahku sudah seperti di stadion. Mereka benar-benar berisik, tidak bisakah mereka berhenti berteriak seperti itu. Lagipula apa menariknya menonton 1 bola yang di perebutkan orang-orang di lapangan seluas itu. Moodku sudah sangat hancur sekarang. Aku meraih ponsel di nakas dan membuka aplikasi chatt.

BLINK SQUAD

Me    : Hii Whats Up

Lisa    :  ^_^

Jisoo    : Kemana saja kau Jen?

Rose    : Heii ayoo ke rumahku 🙂 :-*

Jisoo    : Bosan

Lisa    : Club?

Jisoo    : Boleh, lagipula ini Satnight

Me    : Lalu, aku menjadi supir kalian begitu?

Jisoo    : Ayolah aku tidak akan mabuk

Lisa    : Ne eonnie, kami akan menjadi gadis baik.

Rose    : Jangan percaya pada mereka.

Me    : Aku lebih baik tidur

Jennie left the chat

    Aku memutuskan untuk meninggalkan obrolan dan iseng membuka social media yang sudah lama aku tinggalkan. Tidak ada satupun gambar disana, bahkan foto profil pun hanya berupa gambar yang memang di sediakan aplikasi. Aku menghapus semua foto disana sejak kejadian 2 tahun lalu, karena penghianatan dua orang itu.

    Aku teringat dengan perkataan Suho Oppa yang memintaku kembali seperti dulu, setidaknya menjadi Jennie adiknya yang selalu bersikap manis dan polos. Lagipula kedua penghianat itu justru akan merasa menang melihat keadaanku yang seperti ini. Aku menghela nafas panjang, Suho Oppa benar aku tidak bisa terus menyiksa dirku sendiri seperti ini.

a chap 2 foto

“Hei girls wanna have some fun…”

    Baru dua menit yang lalu aku memposting foto, ponselku terus menerus mendapat notifikasi. Aku tersenyum membaca komentar-komentar yang datang dari teman-temanku.

Nalalisa_ Daebakkk, kau bilang tidak akan ke club?

Jichuu_ Yhaaaa…kau mau ke club mana?

ChipmunksChae_ Tunggu aku!

SuhoK_ Yhaaa…kau melarikan diri lagi??

ByunB_  Ommo, neoumuu kyeoptaa

Kai_  My girl

Sehun_  My fiance

D.O_  My Wife

GD_  Bersiap-siaplah aku akan menjemputmu

Nalalisa_ GD Oppa aku juga ikutttt

Tokk tokk tokk took tookkkkk

    Siapa yang mengetuk pintu kamarku dengan tidak sabaran begitu, apa Suho Oppa jika itu benar dia aku akan langsung menendangnya.

Cklekk

“Kau mau kemana?” Tanya Suho Oppa begitu aku membuka pintu.

“Tidak kemana-mana Oppa, waeyo?”

“Kau yakin?” Suho Oppa memberikan ponselnya padaku.

“Ahhh..aku rasa ia hanya bercanda Oppa, lagipula saat ini ia ada di Jeju untuk urusan bisnisnya.”

“Kau tidak sedang berbohong kan??” Suho Oppa memincingkan matanya menatapku.

“Ck..tentu tidak Oppa”

“Baiklah. Ah..dan satu lagi kau tidak di ijinkan keluar malam ini”

“Memangnya siapa juga yang mau pergi, lagipula jika aku pergi sekalipun aku ini sudah besar oppa”

“Jennie kim…”

“Wae?? Oppa mengkhawatirkanku?”

“Tentu saja Oppa mengkhatirkanmu, kau adik Oppa satu-satunya. Karena lalai menjagamu Oppa pernah hampir kehilanganmu Jenn.” Raut wajah Suho berubah khawatir.

“Lagipula aku ada di rumah kan Oppa.”

“Eohh Oppa tauu…kajja kau belum makan sejak tadi.”

Aku hanya mengangguk dan mengikuti Suho Oppa, jujur saja perutku sudah lapar sejak tadi.

Jennie POV end

***

    Suasana di ruang tengah tiba-tiba sunyi saat mereka melihat Jennie yang berjalan besisian dengan Suho. Suho yang menyadari bahwa Jennie sedang menjadi pusat perhatian sahabat-sahabatnya, langsung menarik tangan adiknya itu agar berdiri di belakang.

“Waaeee?? Apa kalian bosan hidup??”

“…”

Mereka tidak menggubris Suho.

“Yhaaa berhentii menatap adikku!!”

“Ckckck, kau pelit sekali Hyung” kata Baekhyun.

“Diam kau Bacon !!”

“Ayolah hyung jangan menghalangi pemandangan indah” Kai menimpali.

“Annyeong Jennie-ahh” Sehun tak mau kalah dari yang lain.

“Yhhhaaa…keluarr darii rumahku !!!” Suho mulai kesal.

“Sudah-sudah, ayo kita makan. Aku yakin Jennie juga sudah lapar” Lerai Xiumin.

“Kau benar hyung aku sudah lapar!” seru Lay.

“Ayo semua makan malam sudah siaaapp” terdengar suara teriakan Chen dari arah dapur.

    Tanpa menunggu lama mereka pergi ke dapur, disana terlihat D.O yang masih berkutat dengan soup ayam yang mulai ia pindahkan ke dalam mangkuk dengan bantuan Chen. Suho menggeser kursi sebelah kanan untuk di tempati Jennie, sementara ia duduk di kursi sebelah kiri Jennie. Mereka yang melihat tingkah Suho begitu possessive pada Jennie hanya menggelengkan kepala. Mata mereka langsung tertuju pada kursi di seberang Jennie, yang dengan santai di tempati Lay.

“Hyung, aku sudah mengincar tempat itu sejak tadi!” seru Sehun tidak terima Lay duduk di seberang Jennie.

“Enak saja kau, aku yang harusnya duduk disitu” bantah Kai.

“Heii kkamjjong, kau hanya akan memberikan aura gelap pada Jennie jika kau duduk disana” kelakar Baekhyun.

    Semua serempak menertawakan ucapan Baekhyun, Kai memang memiliki kulit berwarna lebih gelap dari yang lain. Tawa mereka berhenti seketika, saat sadar bahwa satu-satunya gadis di ruang makan juga ikut tertawa. Mereka terpana melihat Jennie tertawa lepas, karena selama ini mereka hanya melihat Jennie memasang wajah dingin.

    Jennie yang sadar tengah di perhatikan, segera menghentikan tawanya dan memasang wajah sedatar mungkin. Dan dengan santai melahap makanan yang sudah tersedia di meja tanpa menunggu yang lain. Tanpa Jennie sadari ada seseorang yang sejak tadi memperhatikan Jennie dan tersenyum tipis saat melihat Jennie tertawa.

“Ayo kitaa makan, selagi sup nya masih panas” sela D.O

“Selamat makannn” ucap Lay yang langsung menyerbu makanan di depannya.

“Selamaat maakaann” serempak yang lain.

.

.

.

.

To be continued…

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Secret Admire (Chapter 2)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s