Love Story at Hospital

LOVE STORY AT HOSPITAL…

untitled

 

Author: XoByunXingQian & Seu Liie Strife

Main cast:

Wu Yifan Kris

Selly Hwang (OC)

Zhang Yixing Lay

Michelle Xi (OC)

Byun Baekhyun

Arlyna Kim (OC)

Other cast:

Park Chanyeol

Kim Jongin Kai

Do Kyungsoo D.O

Oh Sehun

Xi Luhan

Kim Joonmyun Suho

Genre:Romance,family,friendship,little bit angst

Rating: T

Backsound: You Don’t Love-K.Will,Lucky-EXO,XOXO-EXO,Don’t Go-ExO,Yi shi de mei hao-Angela Zhang,Breath(Chinesen ver)-Chen EXO&Zhang Liyin

 

Story:

Annyeong…namaku: Byun Baekhyun atau biasa di panggil Baekhyun. Aku anak tunggal dari pasangan tuan Byun Donghae dan Im Yoona. Kalian pasti tau kan kedua orangtuaku??? Ya…ayahku seorang pengusaha muda tersukses se Korea Selatan dan ibu ku…seorang designer muda terkenal di korea juga dan sudah di pastikan mereka sangat sibuk.

Aku sering merasa kesepian…mereka sangat jarang ada di rumah. Pagi-pagi sekali saat aku belum bangun mereka sudah berangkat duluan,dan malam nya saat aku sudah tidur mereka baru pulang. Sehari-hari di rumah aku hanya ditemani oleh maid-maid ku atau terkadang sepupuku Chanyeol atau sahabat-sahabatku Kyungsoo,Kai dan Sehun datang ke rumahku untuk menemaniku…

Author POV

Tok…tok…tok…

“Permisi tuan muda Byun…ada tuan muda Chanyeol datang…”ucap salah seorang maid. Saat itu Baekhyun sedang ada di kamarnya,dia sedang istirahat karena dia merasa tubuhnya kurang sehat

“Suruh dia untuk masuk saja…”kata Baekhyun

Ceklek…

Pintu kamar Baekhyun yang besar itu pun terbuka

“Hai…Baek…”Chanyeol menunjukan creepy smile nya

“Hai..”Baekhyun menunjukan senyum manisnya,dia sedang duduk bersandar di kasur ukuran king size nya

“Hari ini kau tidak masuk. Kau sakit??”tangan kanan Chanyeol memegang kening Baekhyun

“Aku hanya tidak enak badan sedikit…”jawab Baekhyun

“Badanmu cukup panas…apa kau sudah makan dan minum obat??”ucap Chanyeol,dia sangat cemas. Terlihat dari raut muka nya

“Sudah…aku akan segera baik-baik saja. Besok pasti sudah sembuh”Baekhyun meyakinkan Chanyeol

“Eoh…kau tahu dari mana kalau aku sakit??”tanya Baekhyun

“Tentu saja dari teman-teman mu. Tadi Sehun menghubungiku,dan menyuruhku untuk melihat keadaanmu soalnya mereka baru bisa ke sini nanti sore karena mereka ada ekskul…”jelas Chanyeol panjang lebar

“Mereka tahu dari mana kalau aku sakit??? Padahal aku tidak menghubungi siapa pun,termasuk sekolah…”Baekhyun mengerutkan kening nya

“Mereka tahu kalau kau tidak masuk itu pasti karena sakit tidak mungkin kau izin karena ikut Donghae ahjussi dan Yoona ahjumma keluar negeri..”Kata Chanyeol enteng

“Hahahahaha…benar juga”Baekhyun tertawa

Ya hubungan Baekhyun dan Chanyeol memang hanya sebatas sodara sepupu tapi kedekatan mereka sudah seperti adik-kakak.

“Kenapa kau tidak mengajak Kris hyung ke sini???”tanya Baekhyun

“Ah…untuk apa aku mengajaknya???  Mungkin sekarang dia sedang di rumah sakit,memeriksa pasien atau berkencan dengan teman masa kecilnya yang sekarang sedang dirawat di sana. Huft~”Chanyeol mendengus kesal

“Aish…kau iri ne???”goda Baekhyun

“Eoh??? T-ti-tidak…aku tidak..i-ri…”jawab Chanyeol salting dan gugup

“Hahahahahaha,, sudah tidak usah menutupi. Aku sudah tau Chanyeol…”Baekhyun tertawa,eye smile nya pun terlihat. Dia terlihat sangat manis dan tampan

“Ya! Kau ini sedang sakit masih…saja menggoda ku..”Chanyeol mempout kan bibirnya

“BAEKHYUN……..!!!!!”teriak Kyungsoo,Kai dan Sehun

Sontak saja Chanyeol dan Baekhyun sangat kaget

“Ya! Kalian tidak sopan sekali…masuk kamar orang seenaknya…”ucap Chanyeol

“Kenapa kau yang sewot??? Baekhyun saja yang punya kamar ini tidak masalah…”celetuk Kai

“Kau sakit apa Baek???”tanya Sehun sambil tiduran di sebelah Baekhyun

“Aku tidak apa-apa Sehun,hanya tidak enak badan sedikit…”jawab Baekhyun enteng

Chanyeol tidak habis pikir dengan sifat teman-teman Baekhyun. Kai sedang duduk di depan computer Baekhyun dan bermain game “S4” sedangkan D.O sedang melihat majalah-majalah bola kesukaan Baekhyun sambil tengkurap di karpet kamar Baekhyun dan Sehun…tiduran di ranjang Baekhyun. Benar-benar seperti rumah sendiri

‘aku benar-benar tidak tahu pikiran Baekhyun. Teman-teman nya ini seenaknya sekali di kamarnya,seperti kamar sendiri. Tidak sopan…aku saja yang sepupunya tidak seperti ini…’gumam Chanyeol dalam hati

“Baek,apa kau sudah makan??”tanya Kyungsoo

“Sudah tadi sedikit…”kata Baekhyun

“Apa orangtuamu tahu kalau kau sakit???”-Sehun-

“Aniyo…mereka tidak perlu tahu. Kalau pun mereka tahu,mereka tidak akan pulang… mereka kan sangat sibuk. Appa sedang ada urusan pekerjaan di Hongkong dan eomma diundang untuk menghadiri acara fashion show di Paris”Baekhyun menundukan kepalanya

BUK!!!

Sebuah bantal sofa mendarat mulus di wajah Sehun

“Ya! Apa yang salah denganku??”teriak Sehun pada pelaku pelemparan bantal tersebut…Chanyeol

“Kau sudah membuat Baekhyun sedih tahu…!!!”kata Chanyeol sedikit berbisik

Sehun melihat Baekhyun yang menunduk…ia jadi merasa bersalah

“Baekkie…mian aku membuatmu sedih…”ucap Sehun

“Ah…aniyo,kau tidak membuatku sedih. Gwenchana…”Baekhyun memasang senyum manisnya

“Ahhhhh…payah! Kenapa aku bisa kalah??”teriak Kai yang masih anteng main game

PLAK!!!

“Aigo…!! Appo,Kyungsoo-ah…”Kai mengusap kepala nya yang dipukul memakai majalah yang digulung

“Kau ke sini mau menjenguk dan menemani Baekhyun atau mau main game online sih???”tanya Kyungsoo sambil menatap kai tajam

“Dua-duanya…”Kai nyengir

Kyungsoo memberikan death glare pada Kai,Kai pun mematikan computer itu dan duduk di kasur Baekhyun.

Setelah cukup lama mereka berada di rumah Baekhyun. Kyungsoo,Kai dan Sehun pun pulang. Seketika kamar Baekhyun menjadi sepi karena di sana hanya tinggal Baekhyun dan Chanyeol. Baekhyun sekarang sedang berbaring di kasurnya

“Hari ini aku akan menginap di sini…”kata Chanyeol

“Eoh??? Tidak usah. Kau pulang saja…”ucap Baekhyun. Ia tidak mau merepotkan Chanyeol

“Ani,aku akan menjaga mu di sini…”Chanyeol tetap pada keinginannya

“Ani kau pulang saja.”kata Baekhyun

“Lalu siapa yang akan menjagamu di sini???”Chanyeol menatap Baekhyun yang sedikit pucat

“Kan ada maidku…”Baekhyun menatap Chanyeol

“Maidmu kan diluar. Pokoknya aku akan menjaga dan merawatmu sampai kau sembuh…”ucap Chanyeol panjang lebar

“Tapi-“

“Tidak ada penolakan…”Chanyeol memotong perkataan Baekhyun

Baekhyun pun tidak bisa bicara lagi. Sepupunya itu memang keras kepala…

*

Waktu sudah menunjukan pukul 12 malam. Baekhyun sudah tidur,tapi Chanyeol belum menutup matanya. Ia memiringkan badan nya ke sebelah kanan untuk melihat Baekhyun. Ya sekarang Chanyeol dan Baekhyun tidur satu kasur

Chanyeol melihat wajah Baekhyun semakin pucat,keringat dingin pun keluar dari dahi dan pelipisnya. Chanyeol pun memegang kening Baekhyun

“Panas sekali…”gumam Chanyeol

Chanyeol pun bangkit dari tidurnya. Lalu mengambil handuk kecil yang sudah di rendam memakai air dingin dan menempelkan nya di dahi Baekhyun.

“Eom…eomma…ap…appa…”gumam Baekhyun. Baekhyun mengiggau

“Eomma…appa…”igaunya lemah

Chanyeol memandang Baekhyun dengan sayu

“Kau merindukan eomma dan appamu eoh?? Kau kelihatan seolah baik-baik saja…padahal kau sangat kesepian dan merindukan orang tuamu. Kau ingin orangtuamu selalu ada di sisimu kan???”ucap Chanyeol sambil mengelus kepala Baekhyun lembut.

*

Chanyeol membuka matanya perlahan… dia tertidur dengan keadaan duduk dan kepala diletakan(?) di ranjang. Lalu mata Chanyeol membulat seketika ketika melihat Baekhyun sudah tidak di ranjang nya

“Baekhyun??? Baekhyun…”panggil Chanyeol

Tapi yang di panggil tidak menyahut. Chanyeol mencari Baekhyun di kamarnya yang sangat besar itu

“Baekhyun…Baekhyun…”Chanyeol memanggilnya lagi

Chanyeol tidak menemukan Baekhyun di kamarnya. Lalu ia masuk ke kamar mandi. Chanyeol terkejut karena dia melihat Baekhyun pingsan di dekat wastafel

“BAEKHYUN….!!!!!”

Chanyeol langsung menghampiri Baekhyun yang bersandar ke tembok dekat wastafel. Baekhyun pingsan…wajahnya sangat pucat,mata nya terpejam dan tubuhnya sangat lemah.

“Baekhyun…Baekhyun-ah irreona. Baekhyun…Baekhyun-ah sadar…buka matamu. Baekhyun…Baekhyun-ah! BAEKHYUN…!!!”Chanyeol menepuk-nepuk pipi Baekhyun berharap Baekhyun sadar. Tapi Baekhyun tidak membuka matanya. Chanyeol sangat panik. Dia menggendong Baekhyun ala bridal style dan membawa nya ke rumah sakit.

*

“Apa hari ini Baekhyun tidak masuk sekolah lagi???”tanya Kai di kantin sekolahnya

“Mungkin tidak,dia mungkin masih sakit”ucap Sehun

“Aish…pelajaran pertama hari ini pelajaran nya Lee songsaenim kan??”Kyungsoo menatap Kai dan Sehun

Kai dan Sehun hanya mengangguk

“Ash…malas sekali. Dia pasti ceramah… bolos yuk…”ajak Kyungsoo

“Bolos??? Hanya jam pelajaran Lee songsaenim saja kan??”tanya Sehun memastikan

“Ne…”jawab Kyungsoo singkat

“Ok…”kata Kai dan Sehun bersamaan

Tak lama kemudian,HP Kyungsoo berbunyi,pertanda ada telepon masuk. Kyungsoo pun mengambil ponsel yang ada di saku celana nya. Tertera nama “Chanyeol_ParK” di layar ponselnya. Dia pun mengangkatnya

“Yoboseyo…”sapa Kyungsoo

“Yoboseyo.Kyungsoo-ah..”sapa Chanyeol di sebrang sana dengan nada panik

“Chanyeol-ah??? Gwenchana???”tanya Kyungsoo.

Kai dan Sehun melihat kearah Kyungsoo saat Kyungsoo menyebutkan nama Chanyeol

“Baekhyun…Baekhyun…”ucap Chanyeol

“Baekhyun??? Baekhyun kenapa???”Kyungsoo panik,begitu juga Kai dan Sehun

“Baekhyun pingsan…”-Chanyeol-

“MWO??? Kau tidak becanda kan???”teriak Kyungsoo

“Tentu saja tidak,untuk apa kau becanda…”

“Di mana dia sekarang???” Kyungsoo memandang Kai dan Sehun

“Seoul international hospital…”kata Chanyeol singkat

“Ya sudah. Aku Kai dan Sehun akan segera ke sana”

PIP…

Kyungsoo memutuskan sambungan teleponnya

“Kita harus izin tidak sekolah hari ini…”Kyungsoo memasukan ponselnya ke dalam celana

“Wae???”tanya Kai dan Sehun bersamaan

“Apa terjadi sesuatu sama Baekhyun??”tanya Kai lagi

“Ne. Baekhyun pingsan…”kata Kyungsoo

“MWOOOO???”teriak Kai dan Sehun

*

Kyungsoo,Kai dan Sehun berlarian di koridor rumah sakit untuk mencari Chanyeol. Tak lama kemudian,mereka menemukan Chanyeol sedang duduk di salah satu kursi di koridor. Mereka pun menghampiri Chanyeol

“Chanyeol…”panggil Sehun

Chanyeol yang tadi menunduk,mendongakkan kepalanya dan menatap Kyungsoo,Kai dan Sehun.

Mata dan pipi Chanyeol basah. Chanyeol menangis

“Chanyeol…”panggil Kai dan Kyungsoo

Tiba-tiba saja Chanyeol memeluk Kyungsoo dan tangisnya pecah kembali

“Hiks…hiks…hiks…”isaknya

“Chanyeol-ah…wae geurae???”tanya Sehun

“Bagaimana keadaan nya Baekhyun???”sekarang Kai yang bertanya

“Hiks…hiks…”Chanyeol tidak menjawab. Ia masih menangis terisak

Lalu mata Kyungsoo tertuju pada amplop yang tergeletak di kursi

“Kai-ah coba ambil amplop itu…”Kyungsoo menunjuk amplop itu.

Kai pun mengambilnya,tertera nama Baekhyun di luar amplop itu. Kai pun membukanya,itu laporan pemerikasaan Baekhyun

Nama: Tn.Byun Baekhyun

Umur: 21 tahun

Lahir: 6 Mei 1992

Jenis kelamin: Laki-laki

Hasil pemeriksaan

Tn.Byun Baekhyun divonis mengidap kanker darah atau Leukimia stadium 2

Seketika itu juga amplop yang pegang Kai jatuh. Air mata sudah menggenang di pelupuk mata Kai

“Wae geurae Kai???”tanya Sehun

“Baekhyun…”kata Kai dengan suara serak

“Wae???”Kyungsoo menatap Kai

“Baekhyun mengidap leukimia stadium 2”Kai menunduk

“MWOOOO??”Kyungsoo dan Sehun membelalakan matanya

Kyungsoo >> O.O

Sehun >> o.o

Sehun langsung menunduk ia berusaha menahan tangisnya,sedangkan Kyungsoo berusaha tegar dan membalas pelukan Chanyeol

*

“Baekhyun…ayo makan! Kamu belum makan dari tadi pagi…”ucap Chanyeol

Baekhyun yang sedang duduk di ranjang nya itu hanya menggeleng.

Semenjak dia tahu kalau dia mengidap leukimia,Baekhyun seperti kehilangan semangat hidupnya. Ia lebih banyak diam. Dia tidak seceria dulu. Chanyeol,Kai,Sehun dan Kyungsoo sudah kehabisan ide untuk membangkitkan semangat Baekhyun seperti dulu

“Baekhyun…kamu makan ya. Kalau ga makan gimana kamu mau sembuh???”kata Chanyeol

“Mau aku makan sebanyak apapun aku ga akan sembuh,Chanyeol. Penyakit ini bakal ada terus di tubuh aku dan gak akan hilang. Percuma aku makan…akhirnya aku pasti mati”ucap Baekhyun dingin

“YA!! Jangan ngomong kaya gitu Baekhyun…”Chanyeol sedikit berteriak

“TAPI ITU KENYATAAN NYA!!!”suara Baekhyun tidak kalah kencang dengan Chanyeol

Air mata menggenang di pelupuk mata Baekhyun,sementara Chanyeol dia menunduk…

Lalu Chanyeol memegang tangan Baekhyun erat

“Kamu ga boleh ngomong kaya lagi tadi Baekhyun kamu harus yakin kalau kamu bisa sembuh. Aku,Kai,Kyungsoo sama Sehun ga mau kehilangan kamu…”ucap Chanyeol serak,ia menahan tangisnya

Air mata sudah mengalir di pipi Baekhyun yang lembut. Chanyeol pun menghapus air mata Baekhyun

“Jangan nangis. Aku ga mau liat kamu sedih…jadilah Baekhyun yang dulu. Yang selalu ceria dan tersenyum…”-Chanyeol-

Lalu Baekhyun menatap Chanyeol dan memeluknya erat

“Gomaweo,Chanyeol. Jeongmal gomaweo..”-Baekhyun-

“Ne,Baekhyun…”Chanyeol membalas pelukan Baekhyun

*

Baekhyun menutup buku nya yang sudah dari 2 jam ia baca

“Huft…bosan nya… chanyeol sedang kuliah. Kyungsoo,Sehun dan Kai sedang sekolah. Aish…”Baekhyun mengacak-ngacak rambutnya.

Lalu Baekhyun memutuskan untuk jalan-jalan disekitar rumah sakit,Baekhyun keluar dari kamarnya,ia berjalan di koridor sambil mebawa botol infusnya. Ia berencana untuk pergi ke taman rumah sakit.

Di sana Baekhyun bertemu seorang gadis yang sedang duduk di kursi rodanya,dia memegang selembar kertas. Tangan kanan nya dengan lihai menggoreskan pensil di atas kertas putih itu. Baekhyun memandangi gadis itu dengan seksama,ia sepertinya tertarik dengan gadis itu. Baekhyun pun mendekati gadis itu

“Chogiyo…”sapa Baekhyun

Gadis itu pun mendongakan kepalanya

“Ne??”Tanya gadis itu ramah

“Boleh aku mengobrol denganmu?”Tanya Baekhyun

“Tentu saja”Gadis itu tersenyum manis

Baekhyun pun tersenyum lalu duduk di kursi yang berada di dekat gadis itu

“Ah…ne Baekhyun imnida pasien kamar 205”Baekhyun memperkenalkan diri

“Arlyna imnida aku pasien kamar 203”ucap gadis yang bernama Arlyna itu

“Ternyata kita hanya berbeda 2 kamar ya”senyum manis terlukis di bibir Baekhyun

Arlyna pun mengangguk,dia terpesona melihat senyum Baekhyun yang begitu manis. Apalagi dia memiliki eye smile yang sangat lucu

“Kau sudah lama dirawat disini?”Tanya Arlyna

“Uhm..baru 2 hari. Kau?”Baekhyun kembali bertanya

“Aku sudah 3 hari disini…”jawab Arlyna

“3 hari?? Apa kau tidak merasa bosan?”Baekhyun menatap Arlyna

“Ya…terkadang aku merasa bosan. Tapi untung nya aku mempunyai teman di rumah sakit ini”Arlyna tersenyum simpul

“Enak ya kamu mempunyai teman disini…”Baekhyun menundukan kepalanya

“Memang kamu tidak punya teman di sini?”Arlyna menatap Baekhyun

Baekhyun hanya menggelengkan kepalanya lemah

“Kalau kau mau,kau bisa berteman denganku”ucap Arlyna

Baekhyun langsung mengangkat kepalanya lalu menatap Arlyna

“Jinjja?”mata Baekhyun berbinar-binar

Arlyna mengangguk sambil tersenyum

‘Gomawo…”ucap Baekhyun sambil tersenyum

“Kalau kau sedang bosan kau bisa menemuiku di taman rumah sakit atau kau datang saja ke kamarku”kata Arlyna

“Ne…”Baekhyun mengangguk

“ARLYNAAAAAA!!!”teriak seorang yeoja

Baekhyun dan Arlyna pun menengok kebelakang

“Selly eonni?”gumam Baekhyun

Gadis yang berteriak itu pun menghampiri Arlyna

“Kau ke mana saja? Aku cari dikamarmu tidak ada”ucap Selly

“Tadi aku bosan di kamar,jadi aku kesini. Ah eonni kenalkan ini Baekhyun”Arlyna mengenalkan Baekhyun pada Selly

“Annyeong…Baekhyun imnida pasien kamar 205”Baekhyun membungkukan badanya

“Annyeong,.,Selly imnida pasien kamar 208”Selly membungkukan badanya

“Baekhyun ini teman baruku eon…”lanjut Arlyna setelah mereka berdua berkenalan

“Eoh?? Jinjja?? Baguslah kalau begitu,kalau kau mau kau juga bisa berteman denganku”kata Selly ramah

“Tentu saja aku mau,aku senang kalau punya banyak teman di rumah sakit ini”Baekhyun tersenyum

Selly pun tersenyum

“Eh iya eon,ada apa tadi eonni mencariku??”Tanya Arlyna

“Ini Michelle masuk rumah sakit”ucap Selly

“Mwo?? Wae??”Arlyna terkejut

“Molla…kita ke kamarnya sekarang yuk”ajak Selly

“Ne. Baekhyun-ah aku duluan ne…”kata Arlyna

“Ne..”Baekhyun mengangguk

“Annyeong…”pamit Selly dan Arlyna bersamaan

“Annyeong…”balas Baekhyun

“Michelle?? Bukan nya itu partner Sehun di club dance sekolah? Ah…mungkin saja itu Michelle yang lain”batin Baekhyun

Selly pun mendorong kursi roda Arlyna di lorong rumah sakit itu. Lalu mereka masuk ke kamar 209.

Selly pun membuka pintu kamar itu perlahan,dan mendorong kursi roda Arlyna untuk masuk.

“Annyeong.,.”sapa Selly dan Arlyna

Seorang namja yang sedang duduk di sebelah ranjang seorang gadis itu menoleh

“Annyeong…”sapa namja itu

Selly dan Arlyna melihat seorang gadis yang sedang tertidur di ranjang pasien.

“Michelle eonni kenapa oppa?”Tanya Arlyna pada Luhan,oppanya Michelle

“Dia tadi jatuh waktu latihan dance,kata dokter barusan dia mengalami backpain”jelas Luhan

“Backpain??”Selly dan Arlyna kaget mendengar pejelasan Luhan

Luhan hanya mengangguk

“Barusan dia di kasih obat tidur sama dokter supaya bisa istirahat…”Luhan menatap adiknya itu

“Ah…ya sudah nanti kita ke sini lagi kalau Michelle nya udah bangun aja oppa…”ucap Selly

“Ne…”Luhan mengangguk

Selly dan Arlyna pun pamit lalu mereka keluar dari kamar Michelle. Baru saja beberapa langkah mereka bertemu dengan Kris

“Selly-ah…”panggil Kris

“Kris oppa?”Selly menatap Kris

“Kamu dari mana saja? Aku cari dari tadi”gerutu Kris

“Aku abis dari kamarnya Michelle”kata Selly

“Michelle?? Michelle dirawat disini juga?”Tanya Kris

“Iya baru masuk…”

“Sakit apa?”Kris kembali bertanya

“Backpain. Katanya jatuh waktu latihan dance”jelas Selly

Kris hanya ngangguk-ngangguk,lalu Kris menatap jam tangan nya

“Sekarang sudah jam 2,sudah waktunya kalian beristirahat”kata Kris sambil menatap Selly dan Arlyna bergantian

“Iya,ini juga mau masuk kamar. Aku mau anter dulu Arlyn ke kamarnya”kata Selly

“Biar aku yang mengantar Arlyna ke kamarnya,kau masuk saja ke kamarmu”suruh Kris

“Arraseo. Lyn,aku ke kamar duluan ne?”Selly menatap Arlyna

“Ne,eonni…”ucap Arlyna

Selly pun berjalan membelakangin Arlyna dan Kris,lalu Kris mendorong kursi roda Arlyna sampai ke kamarnya.

*

Michelle membuka matanya pelan-pelan,ia baru saja bangun tidur. Ia mencoba merenggangkan tubuhnya,tapi…

“Ahhh…”Michelle mengerang

Luhan yang sedang duduk di sofa itu pun langsung menghampiri yeodongsaeng kandung nya itu

“Michelle,kamu udah bangun?”Tanya Luhan sambil duduk di kursi yang ada di dekat ranjang pasien

“Ne,ge. Gege kenapa punggung aku rasanya sakit banget?”Michelle bertanya pada gege nya itu

“Kamu kena backpain”kata Luhan pelan

“Backpain? Kok bisa?? Padahal kan aku jatuh perasaan ga keras-keras banget”

“Bu zhi dao…tapi kata dokter gitu. Kamu harus banyak istirahat dan jangan banyak gerak,minimal selama 3 bulan”jelas Luhan

“Shen me??? 3 bulan?? Zhen de ma??”Michelle sedikit berteriak

Luhan mengangguk

“Aish…aku harus minta izin sama Sehun kalau gitu”ucap Michelle lemas

“Dui,mei guan xi yang penting kamu sembuh trus nanti bisa dance lagi”Luhan mengelus rambut Michelle lembut,sambil tersenyum

Michelle mengangguk lalu tersenyum pada gege nya itu.

*

“Kris…aku ga mau makan bubur terus. Bosen tau…”protes Selly yang sedang duduk di ranjang pasien nya

“Ya! Kamu itu sakit tyfus,orang dimana-mana yang sakit tyfus itu harus makan yang lembek-lembek dulu”ucap Kris

“Ga mau…aku udah bosen banget makan bubur. Aku pengen yang lain…”Selly mempoutkan bibirnya

“Aish…kau ini dari kecil ga berubah”Kris menggaruk kepalanya yang tidak gatal

Selly masih mempoutkan bibirnya

“Gimana kalau nasi tim?”saran Kris

Selly berpikir sejenak

“Uhm…boleh-boleh”Selly mengangguk sambil tersenyum

“Chankaman ne,aku mau beli dulu”Kris pun beranjak keluar dari kamar Selly

Selly dan Kris memang sangat dekat,hubungan mereka bukan hanya sebatas pasien dan dokter,,mereka adalah sahabat sejak kecil. Mereka bersahabat saat Selly berumur 5 tahun dan Kris berumur 6 tahun. Dulu rumah mereka berdekatan dan sekolah mereka pun sama,jadi mereka sering bermain bersama. Tak hanya mereka,keluarga mereka pun sudah sangat dekat.

Tak lama kemudian Kris kembali ke kamar Selly dengan bungkusan di tangan kanan nya

“Kajja,makan…”Kris menyendokan nasi tim,dia akan menyuapi Selly

“Apaan sih? Aku bisa makan sendiri…”Selly mengambil tempat nasi tim itu dari tangan Kris

“Aish…waktu sakit dulu minta disuapin sekarang makan sendiri”Kris memasang tampang sweatdrop nya -___-

“Hehehe…”Selly nyengir

“Dulu kan waktu sakit badan aku lemes semua,ga ada selera makan,tangan juga ribet gara-gara di infuse. Sekarang kan aku udah jauh lebih baik,selera makan udah muncul lagi,tangan juga udah lepas dari infuse”lanjut sambil makan

Kris pun tersenyum lalu mengacak rambut Selly lembut,Selly pun tersenyum

*

“Aish…bosannya…Suho hyung ke mana sih? Kuliah lama amat sampe jam segini belum pulang. Huft~”gumam Arlyna.

Bayangkan saja dari siang sampai sore dia hanya berada di ranjang pasien nya tanpa ada yang menemani. Mau keluar saja dia harus memakai kursi roda,ya…itu karena kaki kanan nya lepas sendi karena terpeleset genangan air saat pulang sekolah.

Lalu ada seseorang yang mengetuk kamar Arlyna

Tok…tok…tok…

“Masuk…”teriak Arlyna dari dalam

Pintu kamarnya pun terbuka

“Annyeong…”sapa seorang namja,dia adalah Baekhyun

“Baekhyun?? Annyeong…masuk aja”kata Arlyna

Baekhyun pun masuk ke kamar Arlyna sambil membawa botol infuse nya,lalu dia duduk di sebelah ranjang pasien

“Kamu di sini sendiri?”Tanya Baekhyun melihat kamar Arlyna yang begitu sepi

“Ani,aku di sini sama oppa aku,dia sekarang kayaknya masih kuliah belum pulang. Mungkin tugasnya banyak…”jelas Arlyna

“Uhm…”Baekhyun mengangguk ngangguk

“Kamu di rumah sakit ini sendirian?”Tanya Arlyna

“Aniyo. Aku di sini ditemani sepupuku,namanya Chanyeol. Tapi sekarang dia juga sedang sibuk dengan kuliahnya,mungkin dia pulang agak malam”ucap Baeekhyun

“Ohh…sama seperti oppaku”kata Arlyna

“Ne…”Baekhyun mengangguk

“Ah…ne tadi pagi aku tidak sengaja melihatmu di taman sedang asik menggambar sesuatu ne?”Baekhyun menatap Arlyna

“Ne…aku suka menggambar. Lagian pemandangan di taman rumah sakit cukup bagus. Kau juga suka menggambar?”Arlyna menatap Baekhyun

“Ani…aku kurang bisa menggambar. Aku lebih suka menulis lagu”ucap Baekhyun

“Jinjja?? Wuah…kalau begitu kapan-kapan kau bisa menyanyikan lagu ciptaan mu? Aku mau dengar”senyum manis terukir di bibir Arlyna

“Tentu saja. Akan aku jadikan kau orang pertama yang mendengar lagu ciptaanku”Bekhyun pun memamerkan senyum manis nya dan eye smile nya

“Woah~gomawo…”Arlyna sangat senang

Dan mereka pun menjadi semakin dekat

*

Hari sudah menunjukan pukul 20.00 koridor rumah sakit tampak sedikit sepi hanya beberapa orang keluarga pasien,suster dan dokter yang berjalan melewati koridor,termasuk seorang namja berparas tampan dan bertubuh tinggi. Dia menggunakan tas ransel yang disampirkan di bahu kirinya dan tangan nya memegang sebuah bungkusan

“Chanyeol!”panggil Kris

Pemuda yang menggunakan ransel dan memegang bungkusan itu pun membalikan tubuhnya,ya nama pemuda itu adalah Chanyeol

“Kris hyung…”Chanyeol menghampiri Kris yang tidak jauh berada di hadapan nya

“Kau sedang apa di sini?”Tanya Kris pada adik kandung nya itu

“Aku? Menemani Baekhyun…”ucap Chanyeol

“Baekhyun?”Kris mengerutkan kening nya bingung

“Ah…aku lupa memberitahumu hyung. Kemarin pagi Baekhyun masuk rumah sakit”Chanyeol menatap Kris

Kris diam menunggu penjelasan Chanyeol selanjutnya

“Kata dokter,Baekhyun mengidap leukemia stadium 2”dia langsung menundukan kepalanya

“Leukimia?? Omo…”Kris terkejut dengan penjelasan Chanyeol

“Sekarang aku,dokter dan sahabat-sahabat Baekhyun sedang mencari donor yang cocok untuk Baekhyun”lanjut Chanyeol

“Arraseo. Nanti aku juga akan ikut membantu mencari donor sumsum tulang belakang untuk Baekhyun”Kris menepuk pundak Chanyeol

“Ne,hyung. Gomawo…”Chanyeol tersenyum pada hyung nya itu

“Ne. ah di mana kamar Baekhyun? Mungkin aku akan menjenguknya besok”Tanya Kris

“Dia di kamar 205”kata Chanyeol

“Baiklah.”Kris mengangguk

“Aku ke kamar Baekhyun dulu ne hyung”pamit Chanyeol

“Ne”

Chanyeol pun membalikan badanya dan berjalan menuju kamar Baekhyun

*

“Eonni,kita akan menjenguk Michelle eonni kan sekarang?”Tanya Arlyna

“Ne. aku ingin tau keadaan nya sekarang”jawab Selly sambil mendorong kursi roda Arlyna

Saat mereka sedang menuju kamar Michelle,mereka melihat seorang namja yang sedang berjalan akan masuk ke kamar Michelle

“Lyn,bukan nya itu Lay ya?”Tanya Selly memastikan namja yang akan masuk ke kamar Michelle itu

“Sepertinya iya. Untuk apa dia ke sini? Bukan nya Michelle eonni sama Lay oppa udah putus ya?”ucap Arlyna

“Iya,yang aku tau begitu”Selly masih melihat Lay dari jauh.

Setelah pria yang ternyata bernama Lay itu masuk ke kamar Michelle,Selly dan Arlyna pun mendekati kamar Michelle.

“Ya!! Pergi kau dari sini! Pergiii…”teriak Michelle dari dalam kamar

Selly dan Arlyna yang mendengar teriakan Michelle langsung masuk ke kamar Michelle

“PERGI!!”teriak Michelle pada Lay

“Eonni,Arlyn usir dia dari sini”pinta Michelle

“Lay,sebaiknya kamu pergi dari sini…”kata Selly pelan

“Tapi…”ucap Lay

“Jebal oppa,Michelle eonni masih perlu istirahat…”ucap Arlyna

Lay pun menunduk

“Geurae,jaga dia baik-baik ya. Bilang aku masih sayang sama dia,aku minta maaf”tatapan mata yang teduh itu berubah menjadi sendu

“Ne,aku akan bilang padanya nanti.”Selly tersenyum simpul

“Aku pulang dulu”pamit Lay

Setelah itu dia keluar dari kamar Michelle

“Kau kenapa chel?”Tanya Selly sambil duduk di sebelah ranjang Michelle

“Aku benci sama dia eon,aku benci banget. Dia udah bikin aku sakit hati”Michelle menahan tangisnya

“Tapi itu kan dulu,mungkin sekarang dia udah berubah”ucap Arlyna

“Molla,aku ga mau pikirin dia lagi”

“Tapi yang jelas Lay pengen minta maaf sama kamu,dia sebenernya masih sayang dan cinta sama kamu chel…”jelas Selly

Michelle hanya bisa memejamkan matanya

“Ah ne,hari ini kalian bisa kan temenin aku di sini? Hari ini Luhan ge udah mulai kerja lagi”kata Michelle

“Geurae eonni,aku juga bosan di kamar terus apalagi Suho oppa kuliah sampai malam”Arlyna tersenyum

“Keundae…kalo Kris oppa suruh kita istirahat,, ottokhe??”lanjut Arlyna

“Tenang aja,hari ini jadwal Kris lagi padat jadi mungkin dia periksa kita nya entar malem. Hehehe…”Selly tertawa kecil

Akhrinya mereka pun mengobrol

*

“Ah kau mau kesini?? Arraseo…aku ada di kamar 209. Nee,, annyeong…”Michelle menutup sambungan telepon nya

“Nuguya?”Tanya Arlyna

“Ketua club dance di sekolah,katanya dia mau datang menjenguk…”ucap Michelle

“Jinjja?? Siapa namanya?”Selly bertanya antusias

“Namanya Oh Sehun”

“Sehun?? Wuah…pasti tampan”mata Selly berbinar-binar

PLETAK!

Satu jitakan mulus mendarat di kepala Selly

“Ya! Kenapa kau menjitakku?”protes Selly

“Eonni masih saja seperti itu,mau dikemanakan si naga tiang listrik itu?”ucap Arlyna,sang pelaku penjitakan(?)

“Aigo…Lyn,dia itu cuma sahabat kecil aku doang,ga lebih”kata Selly

“Ya kan yang pacaran juga pertamanya sahabatan dulu terus pacaran. Iya kan?”Arlyna memasang muka polosnya

“Terserahlah…”Selly memasang wajah derp nya

Michelle yang melihat itu hanya bisa tertawa,apalagi saat melihat wajah derp nya Selly

“Hahahahaha…”tawa Michelle

Selly menghadiahkan death glare pada Michelle

“Hahaha,,auw…”Michelle merintih kesakitan karena dia tertawa terlalu kencang dan itu membuat punggung nya sakit

“Makanya jangan ketawain orang mulu”Selly tertawa kecil,begitu pun dengan Arlyna

*

Sore harinya setelah menjenguk Baekhyun,Sehun berniat untuk menjenguk Michelle.,Kai dan Kyungsoo pun ikut.

“Annyeong…”sapa Sehun,Kai dan Kyungsoo saat masuk ke kamar Michelle

“Annyeong…”sapa Michelle,Selly dan Arlyna

“Bagaimana keadaan mu sekarang?”Tanya Sehun

“Ya begini…punggungku masih sakit”ucap Michelle

“Mungkin kau harus melakukan beberapa terapi”kata Kai

“Mungkin…ah nee kenalkan ini Selly dan Arlyna mereka sahabat ku”Michelle mengenalkan Selly dan Arlyna pada teman nya

Selly,Arlyna,Sehun,Kai dan Kyungsoo pun berkenalan.

“Kalian sudah lama di sini?”Tanya Michelle

“Kami dari jam 10 disini…”ucap Kyungsoo

‘Iya,kita habis jengkuk Baekhyun”kata Sehun

“Baekhyun?”ucap Michelle dan Arlyna bersamaan

“Baekhyun? Byun Baekhyun yang dikamar 203?”Tanya Arlyna

“Ne..”Kyungsoo membenarkan

“Kau kenal sama dia lyn?”Michelle bertanya pada Arlyna

“Kenal eon,aku kenalan sama dia di rumah sakit. Eonni kenal sama dia?”sekarang giliran Arlyna yang bertanya pada Michelle

“Kenal,dia kan ketua club paduan suara”kata Michelle

Arlyna hanya mengangguk.

Tak lama kemudian Sehun,Kai dan Kyungsoo pun pamit pulang. Begitu juga Selly dan Arlyna

“Eonni…”panggil Arlyna saat Selly mendorong kursi rodanya di lorong rumah sakit

“ne??”jawab Selly

“Antar aku ke kamar 205 dulu ne,aku mau menjenguk Baekhyun…”kata Arlyna

“Arraseo…”Selly mendorong kursi roda Arlyn dan mereka pun berhenti di depan pintu kamar 203.

Saat mereka akan masuk,tiba-tiba pintu terbuka. Chanyeol baru saja akan keluar dari kamar itu

“Chogiyo…kalian mau bertemu siapa?”Tanya Chanyeol

“Uhm…aku ingin menjenguk Baekhyun”ucap Arlyna

“Oh Baekhyun nya sedang istirahat,dia sedang tidur”kata Chanyeol ramah

“Ahh nee,gwenchana besok saja aku menjenguknya. Sampaikan salamku padanya…”Arlyna tersenyum

“Ne,pasti aku sampaikan”Chanyeol pun tersenyum

Selly pun ikut tersenyum pada Chanyeol,Chanyeol pun membalas senyum Selly. Lalu Selly mendorong kursi roda Arlyna menuju kamar 203.

*

“Hah…”Selly pun membaringkan tubuhnya di ranjang pasien nya

“Kau dari mana?”Tanya Kris tiba-tiba

“Kya!”Selly berteriak,karena terkejut mendengar suara Kris yang tiba-tiba itu

“Wae?”Kris mengkerutkan alisnya

“Nagaaaa~ kau mengagetkanku tahu!”protes Selly

“Hehehe…mianhae”Kris nyengir,memperlihatkan gigi tongosnya(??)#plak!

“Kamu abis ngapain aja hari ini?”Tanya Selly

“Tadi pagi aku mengoperasi 3 pasien,siang nya aku diajak makan siang sama dokter yang datang dari Canada,terus sorenya aku ada rapat terus makan malam sama mereka lagi udah gitu baru deh aku kesini”jelas Kris panjang lebar

“Padat amat jadwal kamu hari ini…”Selly memija-mijat tangan Kris

“Ne,aku cape banget hari ini”Kris merenggangkan tubuhnya

“Ah malam ini boleh kan aku tidur disini?”Tanya Kris

“Kamu mau tidur di mana?”Selly menatap Kris

“In this bed,with you…”Kris memasang tampang menggodanya

“Andwae!”teriak Selly

PLAK!

Selly memukul tangan Kris

‘Auw…”Kris mengaduh kesakitan sambil memegang tangan nya

“Sakit ne? aku terlalu keras ya mukulnya? Mianhae”Selly mengusap-usap tangan Kris yang tadi dipukulnya

“Kenceng banget sih mukulnya”protes Kris

“Abis salah sendiri bilang kaya gitu,dasar naga pervert”

“Ga mungkinlah aku tidur di kasur ini sama kamu,emang muat? Aku mau tidur dikasur satu lagi”Kris menunjuk kasur kosong yang terletak tidak jauh dari ranjang pasien. Kasur itu memang khusus untuk orang yang menginap di rumah sakit untuk menemani pasien

“Ahh nee,arraseo…”Selly mengangguk

“Ya sudah,aku tidur duluan ne…”Selly berbaring di ranjang nya dan memakai selimut

“Ne. Jaljya,chagi…”setelah itu Kris masuk ke kamar mandi

“Mwo?? Kris bilang apa barusan?? Chagi?? Apa aku ga salah denger?”batin Selly

*

Sinar matahari pagi itu begitu terik,cahaya memasuki kamar seorang gadis yang masih tertidur dengan pulas. Tak lama gadis itu pun bergerak dan bangun karena tidurnya merasa terganggu dengan sinar matahri yang masuk melalui jendela kamar rawat inap nya di rumah sakit tersebut. Gadis itu adalah Selly

“Uh…jam berapa nih?”gumamnya,dan dia melihat jam yang ada di nakas sebelah kanan

“Jam 8??”Selly mengucek matanya

Ia pun melihat ke kasur yang terletak di sebelah ranjang pasien,ternyata ranjang itu sudah kosong

“Kris udah bangun?? Huh…”Selly pun bermaksud ke kamar mandi,tapi saat ia akan turun dari ranjang,sebuah bunga terjatuh dari ranjang nya. Selly pun mengambil bunga itu

“Bunga lavender??? Siapa yang kasih aku bunga lavender?? Ini bunga kesukaan aku”ia menatap bunga itu dengan senyuman.

Setelah itu iya meletakan bunga lavender itu di nakasnya dan pergi ke kamar mandi.

Selesainya ia dari kamar mandi,Selly menemukan semangkuk bubur yang masih hangat dan segelas susu di meja kamarnya. Di dekat mangkuk bubur ada selembar kertas berwarna kuning:

To:Selly

Morning tuan putri…

Aku sudah menyiapkan sarapan untukmu,harus dihabiskan ya

Jangan lupa minum obat dan istirahat

Ah ne itu bunga lavender dariku,kau menyukai bunga lavender kan???

Have a nice day ^^

From: Dr.Tampanmu…Kris Wu

Selly tertawa kecil membaca tulisan itu

“Ternyata kamu tidak berubah,tetap narsis dan perhatian. Dia juga masih ingat bunga kesukaanku…”Selly tersenyum lalu melahap buburnya

*

“Arlyna…irreona ini udah pagi,kamu mau bangun jam berapa?”Suho mengguncangkan tubuh adiknya pelan

“Ah…5 menit lagi oppa aku masih ngantuk”Arlyna membalikan tubuhnya

“Tapi ini sudah jam 8…”ucap Suho sambil melirik jam tangan nya

“Oppa aku ini sedang sakit harus banyak istirahat. Sudah biarkan aku tidur lebih lama…”kata Arlyna dengan nada mengantuk

Suho hanya bisa memutarkan bola matanya,lalu Suho pun keluar dari kamarnya. Saat membuka pintu tak sengaja ia bertemu dengan Baekhyun

“Eoh?Annyeonghaseyo…”Baekhyun menyapa Suho,ia membungkukan badanya

“Annyeonghaseyo.”Suho pun memberikan salam

“Apa Arlyna sudah bangun?”Tanya Baekhyun sopan

“Belum. Kalau boleh tahu kamu siapa ya?”Suho bertanya

“Ah…Baekhyun imnida. Aku teman barunya Arlyna,aku pasien di kamar 205”Baekhyun tersenyum manis,menunjukan eyes smilenya

“Ohh…teman barunya Arlyna. Suho imnida aku oppanya Arlyna”Suho juga tersenyum manis

“Jinjja?? Mianhamnida aku tidak tahu hyung”Baekhyun membungkukan badanya

“Gwenchana. Ah ne Arlyna dari tadi tidak mau bangun, bisakah kau membangunkannya?”

“Uhm…apa tidak apa-apa jika aku membangunkannya??”Baekhyun bertanya ragu-ragu

“Tidak apa-apa”ucap Suho sambil tersenyum

“Arraseo. Aku masuk dulu hyung”

“Nee…”

Baekhyun pun masuk ke kamar,dia membuka pintunya perlahan. Lalu dia duduk di sebelah ranjang pasien

“Arlyna-ya…irreona…”Baekhyun mengguncang tubuh Arylna pelan

“Ah…aku kan sudah bilang 5 menit lagi oppa!”ucap Arlyna sambil melempar bantal

BUGH!!

“Ahh…”bantal yang dilempar Arlyna mendarat di muka Baekhyun

Arlyna yang sadar mendengar erangan Baekhyun langsung bangun.

“Baekhyun??”Arlyna membelalakan matanya

“Kau tega sekali melempari aku dengan bantal…”Baekhyun mengusap hidung nya dan mempoutkan bibirnya

“Mianhae,aku pikir Suho oppa.”Baekhyun nyengir

“Nee,gwenchana”Baekhyun tersenyum

Arlyna pun tersenyum

“Ahh Suho oppa mana?”Tanya Arlyna

“Dia sedang keluar”ucap Baekhyun

Arlyna membulatkan mulutnya…

“Kau mau mandi?”Tanya Baekhyun

Arlyna mengangguk

“Biar aku bantu”Baekhyun berdiri

“MWO??”Arlyna membelalakan matanya

“Wae??”Baekhyun bingung

“…”Arlyna terdiam dan menatap Baekhyun takut

“Ahh…kau jangan salah paham…”Akhirnya Baekhyun mengerti kenapa Arlyna tiba-tiba menjadi seperti itu

“Maksudku aku akan membantumu ke kamar mandi,bukan membantumu untuk mandi”lanjut Baekhyun

“Oh…nee. Mianhae”Arlyna tersenyum kikuk,dia sangat malu. Lalu dia mengangguk

Lalu Baekhyun pun membantu Arlyna berjalan menuju kamar mandi

*

“Apa kau kenyang?”Tanya Luhan

“Hao gege…”Michelle tersenyum pada gegenya itu

Luhan pun tersenyum

“Sekarang kau minum obatnya”Luhan menyiapkan obat Michelle lalu menyuapi Michelle obat tersenyum.

Michelle pun meminum pil obat tersebut

“Kau harus rajin meminum obat supaya cepat sembuh”nasihat Luhan

“Hao gege~ Ge hari ini kau akan menemani aku di sini kan?”Tanya Michelle

“Iya hari ini aku akan menemani kamu disini. Hari ini gege free”Luhan mengusap rambut Michelle lembut

Michelle pun tersenyum

Tak lama kemudian ada seseorang yang mengetuk pintu kamar Michelle

Tok…tok…tok…

“Masuk”ucap Luhan dari dalam

Lalu masuklah seorang namja tampan berkulit putih,dan berdimple manis. Dia adalah Lay,mantan namjachingu Michelle

“Lay?”Luhan sedikit kaget melihat Lay

“Ni hao ge”Lay membungkukan badanya

“Untuk apa kamu kesini lagi?”Michelle bertanya ketus kepada Lay

“Aku hanya ingin menjelaskan sesuatu kepadamu,chel…”Lay menatap Michelle

Luhan yang melihat situasi ini langsung mengerti

“Chel,gege keluar dulu ya!”Luhan berdiri dari duduknya

“Gege mau ke mana? Kajima…”ucap Michelle

“Gege ada perlu sebentar. Gege janji tidak akan lama”senyum manis terukir di bibir Luhan

“Kau jaga Michelle nee??”Luhan menepuk bahu Lay

Lay pun mengangguk,Luhan pun berjalan keluar kamar

Setelah Luhan keluar,Lay duduk di sebelah ranjang pasien.

“Aku cuma mau jelasin sesuatu…”Lay memulai pembicaraan

“Jelasin apalagi? Bukan nya semua nya udah jelas?”Michelle masih memalingkan wajahnya,nada bicaranya terdengar sangat ketus

“3 tahun yang lalu,papaku di pindahkan tugas ke Changsha,Negara kelahirkanku dulu. Itu semua memang sangat mendadak,aku aja sampai ga siap untuk pindah ke sana. Waktu aku mau memberitahumu ternyata kamu lagi liburan ke pulau Jeju,karena aku ga mau ngerusak acara kamu jadi aku pergi diam-diam. Waktu sudah 3 hari aku di sana,aku coba ngirim email tapi karena ada kesalahan teknis email itu ga bisa terkirim. Aku coba telepon kamu tapi kamu sudah ganti nomor, begitu juga sama Luhan ge. Aku benar-benar minta maaf karena aku ga kasih kabar sama sekali”jelas Lay

Michelle hanya terdiam

“Aku tahu kamu memang sangat susah buat maafin aku. Tapi jujur chel,selama 3 tahun aku di sana aku tetap setia sama kamu. Aku…aku…”ucap Lay menggantung

“Aku apa?”Tanya Michelle ketus

Lalu Lay memegang tangan Michelle di dadanya

“Aku sayang kamu…aku cinta sama kamu chel…”kata Lay tulus

Michelle kaget mendengar perkataan Lay sampai dia tidak bisa berkata apa-apa

“Aku tahu kamu kaget,tapi tidak usah jawab sekarang juga tidak apa-apa”Lay pun menurunkan tangan Michelle,lalu mencium kening Michelle lembut

*

Siang itu Selly bermaksud untuk jalan-jalan ke taman rumah sakit,saat di dia berjalan di koridor ia bertemu dengan Kris

“Sell,kamu mau ke mana? Kamu bisa ga sih sehari aja istirahat di kamar…”ujar Kris

“Ya,aku bosan di kamar terus aku mau ke taman rumah sakit mau cari udara”ucap Selly

“Iya tapi kamu itu baru sembuh. Aku ga mau kamu sakit lagi…”terlihat wajah khawatir dari Kris

Selly menatap teman masa kecilnya itu lekat-lekat. Kris yang merasa ditatap seperti itu menjadi salah tingkah

“Ya…kau…kenapa menatapku seperti itu?”Tanya Kris canggung

“Apa kau khawatir padaku?”Selly malah balik bertanya

“N…ne”jawab Kris singkat

“Jangan khawatirkan aku,aku gak akan kenapa-kenapa. Trus jangan tunjukin muka kaya barusan,muka kamu jadi jelek”ucap Selly polos

“Mwo?? Kau mengataiku jelek eoh?”Kris sedikit berteriak

Selly hanya menjulurkan lidah dan berlari,akhirnya mereka pun kejar-kejaran. Tanpa mereka sadari Arlyna dan Baekhyun menatap mereka bengong

“Selly eonni sama Kris oppa ngapain coba?”gumam Arlyna dalam hati

“Aku baru liat dokter sama pasien kejar-kejaran kaya begitu”gumam Baekhyun

*

Malam harinya Selly dan Arlyna sedang berada di kamar Michelle

“Eonni,ottokhe? Apa punggung nya masih sakit?”Tanya Arlyna

“Ya gitu deh. Belum ada perubahan,aku bosen. Ga bisa ngapa-ngapain,Cuma bisa tiduran. Makan juga disuapin sama Luhan gege,apalagi kalau ke kamar mandi. Duh rasanya sakit banget”jelas Michelle

“Sabar aja Chel,bentar lagi juga sembuh kok”Selly tersenyum pada Michelle

Michelle pun mengangguk sambil tersenyum

Tak lama kemudian,tak sengaja Selly melihat bunga mawar putih yang ada di nakas sebelah ranjang pasien

“Eoh?? Chel,itu bunga mawar putih dari siapa?”Tanya Selly sambil mengamati bunga itu

“Oh…itu dari Lay”jawab Michelle

“Lay oppa?? Tadi Lay oppa ke sini??”sekarang Arlyna bertanya

Michelle hanya mengangguk

“Trus??”Tanya Selly lagi

“Ya…dia ngejelasin kenapa waktu itu dia pergi itu aja. Dia juga bilang kalo dia masih sayang dan cinta sama aku.”ucap Michelle

“Jadi kamu mau balikan lagi sama Lay??”Selly menatap Michelle

Michelle terdiam,lalu menggeleng

“Aku gatau”Michelle mununduk

“Eonni,eonni sayang dan cinta ga sama Lay?”Arlyna menatap Michelle

“Kalau boleh jujur,nee aku masih sayang dan cinta sama dia”jawab Michelle

“Ya udah,eonni balikan lagi aja sama Lay oppa. Eonni maafin dia,aku tau dia pergi ninggalin eonni gitu aja bukan kemauan nya dia. Dan keliatanya Lay oppa bener-bener sayang dan cinta sama eonni itu tulus. Dia juga orang yang baik. Aku dukung banget kalo eonni balikan lagi sama Lay oppa”jelas Arlyna

“Uhm…aku juga setuju banget sama Arlyn,Chel…”Selly mengangguk

Michelle pun berpikir,Selly dan Arlyna memang benar

*

Malam itu Selly baru saja mengantar Arlyna kembali ke kamarnya dan dia berniat untuk kembali ke kamarnya

“Jam berapa sih ini?”Selly melihat jam tangan berwarna merah yang melingkar di tangan kirinya

“Masih jam 8,kalau masuk ke kamar sekarang…bosan. Kalau jalan-jalan?? Tapi kalau ketahuan Kris bisa disemprot gue sama naga itu,haah…”gumam Selly pelan

“Kamu boleh kok jalan-jalan…”ucap seseorang dibelakang Selly

Selly pun menoleh

“Kris??”Selly menatap namja bertinggi 180cm tersebut

“Serius aku boleh jalan-jalan”lanjut Selly

“Ne,tapi cuma boleh disekitar rumah sakit aja”ucap Kris enteng

Selly langsung sweatdrop

“Sama aja bohong kalau gitu…”Selly mempoutkan bibirnya

“Dari pada kamu dikamar…”Kris melihat sekelilingnya

“Iya juga sih. Tapi kamu temenin aku ne?”pinta Selly

Kris pun mengangguk. Mereka pun berjalan mengelilingi rumah sakit,mereka hanya berjalan di koridor rumah sakit sambil mengobrol,sesekali mereka tertawa mendengar cerita Kris yang lucu. Dan sekarang mereka sudah ada di dekat kamar Selly

“Selly-ah…”panggil Kris

“Hm?”Selly menatap Kris

“Uhm…aku mau ngomong sesuatu”kata Kris sedikit gugup

“Ngomong apa??”Tanya Selly

“Ehm…gini sebenarnya…sebenarnya…”Kris menggantungkan ucapkan nya

Selly masih menunggu

“Sebenarnya…aku cinta sama kamu”Kris mengungkapkan perasaan nya

Selly terkejut dengan kata-kata Kris barusan

“Kamu serius?”Tanya Selly sedikit tidak percaya

“Ne,aku cinta sama kamu. Terus…kita harus gimana?”Kris bertanya dengan muka polos nya

Keheningan pun menyapa mereka berdua

“Hahahahahaha…”tak lama Selly pun tertawa

“Eoh??Wae?? kenapa kamu ketawa?”Kris menatap Selly bingung

“Abis kamu lucu,udah menyatakan cinta malah nanya kita harus gimana. Hahaha…”Selly masih tertawa

Kris pun tersenyum kikuk sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal

“Uhm…kita pacaran?”Tanya Kris

“Uhm…”Selly bergumam

“Ne,kita pacaran”ucap Selly sambil tersenyum

“Jinjja??”Kris membelalakan matanya

Selly mengangguk lalu tertawa kecil

“Gomawo…”Kris memeluk Selly

Selly pun memeluk Kris,lama kelamaan jarak diantara mereka semakin menipis dan Kris pun mencium bibir Selly lembut. Setelah itu mereka kembali berpelukan…

“Ternyata perasaan aku ke Kris selama ini ga bertepuk sebelah tangan. Kris cinta sama aku,aku juga cinta sama dia…apa ini yang namanya sahabat jadi cinta?? Ah…nan molla. Cara Kris nembak memang ga romantic kaya yang aku lihat di drama-drama,tapi itu ga masalah. Yang penting sekarang aku sama Kris udah jadian dan kami saling mecintai,semoga cinta kami ini aka nada sampai selamanya”gumam Selly dalam hati,dia pun tersenyum

*

Pagi pun menyapa,sinar matahari yang terik itu masuk lewat celah jendela yang ada di kamar rawat seorang gadis bernama Michelle

“Uhm…”Michelle membuka matanya perlahan,dia pun menengok ke sebelah kanan,Michelle sedikit terkejut karena ada Lay sedang duduk di sofa

“Good morning…”sapa Lay sambil menunjukan dimple nya yang manis

“Morning…”jawab Michelle lembut

“Gimana apa semalam tidur kamu nyenyak?”Tanya Lay sambil duduk di sebelah ranjang pasien

“Uhm…nyenyak. Punggung aku sudah ga terlalu sakit kalau digerakin”ucap Michelle

“Jinjja?? Syukur deh kalau gitu”Lay kembali menunjukan senyuman manisnya

Michelle pun tersenyum tipis

“Hm…Lay”panggil Michelle

“Ne?”jawab Lay

“Dui bu qi…soalnya aku selama ini sudah salah paham sama kamu. Aku ga bisa pengertian dan percaya sama kamu. Mianhae…”Michelle menunduk

Lay pun menggenggam tangan Michelle erat

“Ne,mei guan xi…aku ngerti kok.”Lay mencium tangan Michelle lembut

“Xie xie…”ucap Michelle tulus

Lay pun mengangguk

“Jadi…apa bisa kita balikan lagi kaya dulu?”Tanya Lay

Michelle mengangguk lalu tersenyum

“Zhen de ma?”Lay sedikit terkejut

“Ne…”kata Michelle mantap

Lay pun memeluk Michelle erat lalu mencium bibir Michelle lembut.Tanpa mereka sadari,Luhan melihat mereka dari jendela pintu kamar Michelle,Luhan pun tersenyum.

*

“Aigo…ini matahari ada dua apa ya?? Perasaan siang ini panas banget”Arlyna mengibas ngibaskan tangan nya di dekat mukanya

Tiba-tiba dia terdiam sejenak

“Uhm…disini kan ga ada orang,aku lepas baju pasien nya aja kali ya,aku kan pakai tank top. Iya…aku lepas aja”Arlyna bergumam sendiri

Dia pun membuka kancing baju pasien nya satu persatu,lalu melepas baju pasien nya. Sekarang dia hanya memakai tank top setali berwarna pink.

“Ah…kaya gini baru segar…”Arlyna mengikat rambung panjang bergelombang nya yang berwarna coklat tua itu

Lalu pintu kamar Arlyna pun terbuka

“Arlyna…”panggil Baekhyun pelan

“Baek…Baekhyun…”Arlyna sedikit terkejut melihat Baekhyun

Baekhyun juga terkejut melihat keadaan Arlyna yang memakai tank top dan celana pasien

“Kamu ngapain pakai tank top gitu aja?”tanya Baekhyun dengan nada sedikit ketus

“Uhm…sengaja,di sini kan udaranya panas”jawab Arlyna santai

“Tapi bisa kan ga kaya gini? Kamu bisa turunin suhu AC di kamar ini,ga harus buka baju pasien terus cuma pakai tank top kaya gitu”kata Baekhyun dengan nada sedikit tinggi

“Emang kenapa kalau aku cuma pakai tank top aja?”Tanya Arlyna

“Kalau ada orang yang liat gimana? Kalau ada namja lain yang liat gimana? Aku ga suka kalau ada namja lain yang liat kamu!”jelas Baekhyun

“Kamu kenapa sih Baek? Kok ngatur aku banget”Arlyna sedikit kesal dengan Baekhyun

“Aku bukan nya mau ngatur kamu,aku cuma ga suka ada namja lain yang liat kamu atau menganggu kamu soalnya aku cinta sama kamu”ucap Baekhyun

Arlyna terkejut mendengar perkataan Baekhyun,begitu pun Baekhyun yang langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Karena Baekhyun secara tidak sengaja mengatakan hal itu

“M…mwo?? Kamu bilang apa?”Tanya Arlyna

Baekhyun pun menghampiri Arlyna yang sedang duduk di kasur

“Aku cinta dan sayang sama kamu,Arlyna Kim”Baekhyun memegang tangan Arlyna lembut

Arlyna hanya bisa menatap Baekhyun tanpa berkedip

“Kamu mau jadi yeojachingu aku?”Tanya Baekhyun lembut

Jantung Arlyna berdetak 100 kali lebih cepat dari biasanya,sebelum nya dia tidak pernah mengalami hal seperti ini. Dan memang Arlyna menyukai Baekhyun sejak pertama kali bertemu,dan ternyata rasa suka yang berkembang menjadi cinta itu tidak bertepuk sebelah tangan

“Nee,aku mau”jawab Arlyna sambil tersenyum

“Jinjja??”Tanya Baekhyun meyakinkan

Arlyna mengangguk mantap. Lalu Baekhyun memeluk Arlyna dan mencium bibir Arlyna lembut

*

Malam harinya Baekhyun berjalan di koridor rumah sakit menuju kamarnya sambil terus tersenyum. Iya merasa sangat senang karena hari ini dia resmi menjadi namjachingu Arlyna. Tapi saat di depan pintu kamarnya dia merasa sangat pusing,dia memegang kepala nya menggunakan tangan kanan nya yang bebas dari infuse. Tak lama kemudian Baekhyun merasa pandangan nya menjadi gelap,Baekhyun pingsan.

“Baekhyun!”teriak Chanyeol yang baru saja membuka pintu kamar Baekhyun dari dalam

“Baekhyun,Baekhyun-ah irreona! Baekhyun…”Chanyeol menepuk nepuk pipi Baekhyun,tapi Baekhyun tidak juga membuka matanya. Chanyeol pun meminta bantuan suster untuk menolong Baekhyun.

*

Keesokan harinya,Selly,Michelle,dan Lay datang menuju ruang ICU karena tadi Kris bilang kalau Baekhyun masuk ICU dan Arlyna sedang menunggu Baekhyun di sana. Selly duduk di ruang tunggu,Michelle pun duduk di kursi roda sedangkan Lay duduk di kursi ruang tunggu di dekat Michelle. Tak lama kemudian Kris keluar dari ruang ICU,lalu Sehun,Kai,dan Kyungsoo pun datang,sedangkan Chanyeol baru keluar dari ruang ICU

“Kris gimana keadaan nya Baekhyun?”Tanya Selly

Kris menghela napas pelan,lalu dia menunduk

“Baekhyun kritis…dia koma”jawab Kris sambil menunduk

Semua orang yang mendengar hal itu sangat terkejut. Kris,Sehun,Kai,Kyungsoo,Selly,Michelle hanya bisa menahan tangis,Lay menunduk sedangkan Chanyeol iya sudah tidak bisa menahan air matanya

“Cara satu-satunya yang hanya bisa menolong Baekhyun hanya cangkok sumsum tulang belakang. Tapi mencari yang cocok itu sangat sulit”jelas Kris

“Tidak ada salahnya kan kalau diperiksa? Periksa aku hyung…”kata Chanyeol

“Kita juga”ucap Sehun,Kai dan Kyungsoo bersamaan

“Baiklah kalian semua ikut aku”ujar Kris

Chanyeol,Sehun,Kai dan Kyungsoo pun mengikuti Kris.

*

Di dalam ruang ICU,Baekhyun sedang terbaring lemah. Beberapa kabel alat medis terhubung ke tubuhnya,masker oksigen menutupi mulut dan hidungnya yang mungil,wajahnya pucat dan matanya terpejam. Arlyna duduk di sebelah ranjang pasien,dia mengenggam erat tangan kiri Baekhyun yang bebas dari infuse. Air mata terus mengalir di pipinya yang lembut

“Baekhyun-ah…hiks…buka matamu. Aku ada disini…hiks…”ucap Arlyna pelan

“Kamu ga mau liat aku terus seperti ini kan?? Ayo buka matamu,aku janji aku akan selalu ada di samping kamu hiks…”Arlyna mencium punggung tangan Baekhyun

“Ah nee,apa kamu tahu besok perban kaki aku boleh dibuka,kata dokter kaki aku sudah sembuh. Aku pengen banget kita pergi ke pantai berdua,kamu mau kan?”sedikit senyuman yang dipaksakan terukit di bibir Arlyna

“Cepat sadar chagiya,aku akan selalu disini menunggumu”Arlyna mencium kening Baekhyun lembut

*

Sore harinya hasil test pemeriksaan Chanyeol,Sehun,Kai dan Kyungsoo pun selesai. Sekarang mereka sedang berkumpul di ruang tunggu

“Ottokhe hyung hasilnya?”Tanya Chanyeol

“Dari hasil pemeriksaan yang tadi…”Kris menggantungkan kata-katanya

“Hanya kamu Chanyeol sumsum tulang yang cocok dengan Baekhyun”Kris menatap adik satu-satunya itu

“Jinjja?? Ya sudah,ambil sumsum tulangku hyung,demi Baekhyun”ucap Chanyeol mantap

Kris menatap adik nya lekat-lekat

“Kau yakin?”Tanya Kris

“Nee,aku yakin”jawab Chanyeol mantap.

Akhirnya saat itu juga Chanyeol melakukan operasi untuk mengambil sumsum tulang untuk ia donorkan kepada Baekhyun. 6 jam kemudian operasi selesai dan berjalan dengan lancar,sekarang Baekhyun sedang mendapatkan cairan sumsum tulang belakang dari Chanyeol.

Malam harinya,Chanyeol membuka matanya perlahan,dia mengerjapkan matanya beberapa kali untuk membiasakan matanya dari cahaya disekitarnya

“Chanyeol-ah kau sudah sadar?”Tanya seorang wanita,yaitu Selly

“Ne. Selly noona? Mana Kris hyung?”Tanya Chanyeol

“Dia sedang memeriksa kondisinya Baekhyun”jawab Selly

“Ahh ne,bagaimana operasinya lancar kan?? Baekhyun sudah mendapat donor dariku kan?”Chanyeol menatap Selly penuh harap

“Ne,operasimu berjalan dengan lancar. Baekhyun sekarang sedang mendapatkan donor sumsum tulang belakang darimu. Dia pasti akan segera sembuh”Selly tersenyum

“Syukurlah kalau begitu”Chanyeol pun tersenyum

*

Keesokan harinya Baekhyun sadar,semuanya sangat senang mendengar berita itu. 2 hari kemudian Baekhyun sudah boleh dipindahkan ke ruang rawat,sekarang semuanya sedang berkumpul di kamar Baekhyun

“Akhirnya kau sembuh Baekhyun…”ucap Arlyna

“Ne,kau tahu aku berjuang bertahan hidup demi kamu”Baekhyun tersenyum manis pada Arlyna

“Chanyeol terima kasih nee,kau memang sepupuku yang paling baik”Baekhyun menatap Chanyeol sambil tersenyum

“Ne,aku senang melihatmu sembuh dan sehat”Chanyeol pun membalas senyum Baekhyun

“Aku juga berterima kasih kepada kalian semua yang telah memberi semangat kepadaku”ucap Baekhyun

Semuanya pun tersenyum pada Baekhyun

*

2 tahun kemudian Baekhyun,Lay Dan Kris menikah dengan yeojachingu mereka masing-masing di hari yang sama. Dan mereka pun juga memutuskan untuk honeymoon di tempat yang sama yaitu pulau jeju. Lalu beberapa tahun kemudian mereka mempunyai anak,dan anak mereka lahir di hati,tanggal,bulan dan tahun yang sama. Dan sekarang anak mereka sudah berusia 4 tahun

-Wu’s family-

“Baba (Papa)…”panggil seorang anak kecil yang wajahnya mirip dengan baba nya itu,namanya Wu Qiaolian

“Nee Qiaolian??”Sang baba (papa) yaitu Kris menoleh pada anaknya yang tampan

“Boleh kah aku meminta sesuatu?”Tanya Qiaolian polos sambil mengerjap-ngerjapkan matanya lucu

“Kau mau meminta apa? Uhm??”Kris mengusap kepala anaknya itu lembut

“Aku mau baba (papa) membelikanku bunga lili putih”ucap Qiaolian polos

“Bunga lili putih?? Untuk apa?? Kau ini kan namja masa mau membeli bunga… baba (papa) tidak akan membelikan nya untukmu”kata Kris

“Ish…baba (papa) pelit”Qiaolian mempoutkan bibirnya lalu berlari meninggalkan Kris dan berlari menghampiri mamanya yang ada di dapur

“Mama…”panggil Qiaolian sambil berlari menghampiri mamanya yang sedang memasak

“Wei shen me aegy?”Tanya Selly sambil melihat anaknya sekilas

“Aku mau minta sesuatu”kata Qiaolian

“Shen me?”Selly mematikan kompor lalu berjongkok dihadapan anaknya itu

“Aku mau mama membelikan bunga lili putih untukku”ucap Qiaolian sambil menatap mama nya

“Bunga lili putih?? Untuk apa?”Selly mengusap pipi anaknya lembut

“Untuk seseorang”Qiaolian tersenyum malu

“Ahh…arraseo. Nanti mama belikan untukmu…”Selly tersenyum

“Zhen de ma?”mata Qiaolian tiba-tiba berbinar

“Uhm…”Selly mengangguk mantap

“Xie xie mama.”Qiaolian memeluk mamanya

“Nee aegy…”Selly juga memeluk putra kecilnya itu

-Zhang’s family-

Seorang anak kecil berjalan menghampiri baba (papa)nya yang sedang duduk di kursi taman rumahnya

“Baba (papa)…”panggil anak kecil itu sambil duduk di sebelah baba (papa)nya

“Nee,wei shen me?”ucap Lay sambil menatap wajah lucu anaknya itu

“Menurut baba (papa) bunga apa yang disukai oleh yeoja?”Tanya anak itu yang bernama Zhang Chaoxing

“Bunga yang disukai oleh yeoja?? Uhm…banyak ada mawar merah,lili putih,bunga melati,bunga anggrek. Kalau mama mu,dia menyukai bunga mawar putih”Lay memegang bahu anaknya itu

“Mama suka bunga mawar putih nee?”Chaoxing menatap baba (papa)nya polos

“Nee. Memang nya ada apa? Kenapa kau bertanya seperti itu?”Tanya Lay

“Bu shi. Aku mau menemui mama dulu”kata Chaoxing sambil beranjak dari kursinya. Dia pun berjalan menemui mamanya yang sedang menyiram bunga

“Mama…”panggil Chaoxing dengan wajah polosnya

“Nee?”Michelle menatap anaknya dan menghentikan aktivitasnya menyiram bunga

“Boleh aku meminta bunga mawar putih? Mama kan banyak menanam bunga mawar putih”kata Chaoxing

Michelle berjongkok dihadapan Chaoxing

“Untuk apa? Bunga mawar kan banyak durinya chagi…”Michelle mengusap kedua pipi anaknya

“Aku ingin memberikan bunga mawar putih untuk seseorang”ucap Chaoxing

“Arraseo,nanti mama ambilkan untukmu. Nanti mama juga potong durinya supaya tidak menusuk jarimu nanti”Michelle tersenyum

“Xie xie mama,mama is the best”Chaoxing mencium pipi mamanya lalu tertawa kecil,memperlihatkan dimple nya,ya Chaoxing memiliki dimple imut seperti appanya

Michelle pun ikut tertawa

-Byun’s family-

Seorang anak kecil baru saja keluar dari kamarnya. Dia memakai terusan berwarna pink cerah,sepatu berwarna putih dan bandana berwarna putih juga. Dia menghampiri appanya yang sedang duduk di sofa

“Appa,mana eomma?”Tanya anak kecil itu,dia bernama Byun Yunhee

“Eomma sedang ganti baju di kamar”ucap Baekhyun sambil mengusap kepala anaknya lembut

“Appa sama eomma mau mengantar Yunhee ke taman dekat rumah kan?”Yunhee menatap appa nya imut

“Yunhee mau apa ke taman dekat rumah?”Baekhyun menggendong Yunhee lalu mendudukan Yunhee di pangkuan nya

“Yunhee mau bermain dengan Qiaolian dan Chaoxing”ucap Yunhee

“Kenapa tidak bermain di rumah saja?”Tanya Baekhyun

“Aku bosan di rumah”Yunhee mempoutkan bibirnya

“Yunhee-ah,apa kau sudah siap chagi? Kajja kita berangkat”ucap Arlyna yang baru saja keluar dari kamar

“Nee,eomma…”jawab Yunhee bersemangat

“Eoh?? Kau sudah tahu kalau Yunhee akan bermain di taman dekat rumah bersama Qiaolian dan Chaoxing?”Tanya Baekhyun pada anae nya itu

“Ne,tadi Yunhee bilang padaku”kata Arlyna sambil menghampiri Baekhyun dan Yunhee

“Arraseo. Kajja kita berangkat”Baekhyun menggendong Yunhee lalu mencium pipi anaknya itu

*

Tak lama kemudian Baekhyun,Arlyna dan Yunhee sampai di taman. Ternyata di sana sudah ada Kris,Selly dan Qialian lalu Lay,Michelle,dan Chaoxing.

“Qiaolian…Chaoxing…”panggil Yunhee sambil menghampiri Qiaolian dan Chaoxing yang sedang duduk di dekat kolam

“Yunhee-ah”panggil Qiaolian dan Chaoxing bersamaan

“Ayo kita bermain”ajak Yunhee

“Chankaman…”kata Chaoxing

“Wae geurae?”Tanya Yunhee dengan suara imutnya

“Aku mau memberikan sesuatu untukmu”ucap Chaoxing

“Aku juga”kata Qiaolian

“Mwoya??”Yunhee mengerjapkan matanya lucu

Lalu secara bersamaan Qiaolian dan Chaoxing memberikan bunga yang sudah mereka sembunyikan di punggung kecil mereka sebelumnya

“Ini bunga lili putih buat Yunhee”kata Qiaolian sambil memegang bunga lili putih

“Ini bunga mawar putih buat Yunhee”Chaoxing juga memegang bunga mawar putih

“Ini dua-duanya buat Yunhee?”Tanya Yunhee sambil melihat Qiaolian dan Chaoxing bergantian

Qiaolian dan Chaoxing pun mengangguk imut.

Yunhee pun mengambil bunga lili putih dari tangan Qiaolian dan bunga mawar putih dari tangan Chaoxing

“Kok diambil dua-duanya?”protes Qiaolian

“Iya,Yunhee harus pilih salah satu”ucap Chaoxing

Yunhee mengerjapkan matanya imut

“Mianhae,tapi Yunhee suka dua-duanya jadi Yunhee ambil dua-duanya. Gwenchana?”Yunhee memasang senyum manisnya dan eye smile seperti yang dimiliki Baekhyun

Qiaolian dan Chaoxing pun mengangguk

“Sekarang ayo kita bermain”Yunhee menggandeng tangan Qiaolian dan Chaoxing dengan kedua tangan mungilnya. Sedangkan bunga yang ia ambil,ia simpan di dekat kolam

Baekhyun,Arlyna,Kris,Selly,Lay dan Michelle tersenyum melihat anak mereka yang sedang bermain bersama

-END-

10 tanggapan untuk “Love Story at Hospital”

  1. ini cerita memang pollll…
    lengkap banget,,,hehehe
    keep writing thor…tapi kalo boleh usul mungkin bahasanya bisa lebih di casualkan lagi,,,hehehe,,,
    gomawoyo..

  2. Huhuhu ;; Terharu bacanya
    Aku kira baekhyun bakal meninggal ternyata nggak 😀 Yehet
    Keren thor ^^
    Tetap berkarya!!! Hwaiting

  3. ass..wr.wb…saya ibu kartykasari tak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada MBAH DEWA atas bantuannya saya menang lagi 4d yaitu ( 1406 ) alhamdulillah menang 250jt amin bagi saudara2 yang merasa punya hutang sudah lama belum terlunasi ini silahkang hbg no.hp. MBAH DEWA ( 082==315==999==679=) ini bukan rekayasa tapi kenyataan atau silahkan anda buktikan sendiri

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s