[Lay Birthday Project] A Hope For You

a-hope-for-you.

 

A Hope For You || KWJN29 || Main Cast : Zhang Yi Xing ( a.k. Lay) – Park Hyeji (Oc)  || Other Cast : Park Chanyeol –  Lee Youra (Oc)  || Sad – Hurt – Romance – Family – Friendship || Oneshoot || PG-General || Poster by Me

 

 

Disclaimer : FF ini murni pemikiran 100% milik Author dan imajinasi Author. Untuk Cast yang ada di dalamnya nanti milik Tuhan, Orang Tua mereka, dan tentunya Entertaiment mereka.

 

 

“You were born full of hope and you give me a little hope”

 

 

 

-o0o-

 

 

            Seorang pemuda sedang menatap indahnya Sungai Han di malam hari. Entah sudah berapa lama pemuda itu berada di tempat yang sepi tidak ada pengunjung sama sekali disini. Tiba-tiba saja sekelebat kenangan muncul di hadapannya, kenangan saat pertama kali dia bertemu dengan seorang gadis cantik yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama padanya.

 

Flashback:

 

Malam ini Zhang Yi Xing atau yang lebih dikenal dengan nama panggilan Lay ini baru saja mendarat di bandara Incheon dari perjalanan tour-nya. Pemuda berwarga Negara Cina itu memang tinggal di korea sejak beberapa tahun yang lalu karena pekerjaannya sebagai salah satu grup boy yang saat ini terkenal di Korea.

 

            Lay sedang menikmati pemandangan yang ada di hadapannya ini dengan tenang. Dia sangat menyukai suasana Sungai Han pada malam hari, karena disana Lay bisa bebas tanpa harus melakukan penyamaran yang berlebihan. Ketika Lay sedang menikmati pemandangan dia mendengar suara panggilan pada ponselnya dengan malas Lay mencari ponselnya di saku jaketnya. Ketika Lay mengambil ponselnya dia sangat terkejut karena tidak ada panggilan masuk dari ponselnya. Tiba-tiba saja tatapan matanya jatuh pada seorang gadis yang sedang berdiri tak jauh darinya. Gadis itu tampak penuh kesedihan yang sangat mendalam, Lay dapat melihat itu dari keadaannya. Lay juga melihat gadis itu akhirnya mengangkat panggilan yang masuk pada ponselnya. Lay terus memandang gadis tanpa disadarinya, melihat cara gadis itu berbicara dan bersikap biasa seolah tak terjadi apa-apa pada dirinya.

 

Deg…..

 

Tiba-tiba saja jantung Lay berdetak tak karuan melihat senyum dari gadis itu. Gadis cantik berambut pekat itu tersenyum lemah di sela pembicaraannya. Dan ketika sedang asik memandang gadis itu, dia dibuyarkan dengan panggilan yang ada di ponselnya yang ternyata itu dari sang manager yang meminta dirinya untuk segera kembali ke dorm. Dan ketika dia sudah mengakhiri pembicaraan di ponsel yang kembali berniat untuk menatap gadis itu, tapi sayangnya gadis itu sudah pergi.

 

“Aiissshhh…. Kenapa tadi aku tidak mendekatinya dan berkenalan. Dasar Yixing babo.”

 

Lay akhirnya memutuskan untuk kembali ke dorm, selama di perjalanan tidak henti-hentinya dia memikirkan sosok gadis yang baru saja dia temui. Dia masih penasaran siapa sebenarnya gadis itu, tanpa disadari Lay ternyata dirinya sudah sampai di Dorm.

 

Lay berjalan menyusuri lorong Apartement dengan pelan, sampai saat ini dia masih memikirkan gadis yang di temuinya tadi. Entah kenapa dalam hati berharap dirinya akan segera bertemu dengan gadis itu. Ketika Lay membuka pintu dan pandangannya tertuju pada sosok gadis yang sedang bercanda dengan Chanyeol.

 

Deg….

 

Gadis itu ternyata disini?? Tapi ada hubungan apa dengan Chanyeol? Apa dia kekasih dari Chanyeol?

 

Berbagai pertanyaan ada di dalam benak pria china itu. Ada sedikit rasa kecewa melihat hal ini, tapi dia tidak mungkin menunjukkannya.

 

“Aku Pulang.” Ucap Lay berusaha terdengar ceria seperti biasa.

 

“Eoh… Hyung kau sudah kembali.” Sapa Chanyeol dengan ceria.

 

“Hmm… di mana yang lain?”

 

“Eoh, Suho hyung, Minseok Hyung dan Chen Hyung sedang pergi mencari makan malam untuk kita. Kalau yang lain mereka sedang mencari cemilan. Heheheh.”

 

“Oohhh… sepertinya ada acara?”

 

“Tentu, karena hari ini adik ku kembali ke korea.”

 

“Adik?”

 

“Ne, ini Park Hye Ji adik ku yang sudah lama tinggal di jepang.”

 

Jadi gadis ini adik dari Chanyeol bernama Hye Ji. Nama yang cantik seperti orang nya.

 

 

Dan setelah perkenalan itu Lay dan Hyeji menjadi dekat dan bahkan menjadi sepasang kekasih. Di awal hubungan mereka berdua berjalan dengan lancar karena Chanyeol dan para member lainnya menyetujui hubungan mereka berdua. Sampai akhirnya dengan tiba-tiba Hye Ji meminta untuk mengakhiri hubungan mereka berdua tanpa memberitahukan alasannya kepada Lay.

 

 

-o0o-

 

Hye Ji POV :

 

Seorang gadis sedang terbaring lemah di salah satu kamar rumah sakit. Gadis itu baru saja menyelesaikan kemoteraphy wajahnya terlihat sangat pucat dan tubuhnya juga semakin kurus. Penyakit yang di deritanya sejak setahun ini akhirnya semakin parah dan tidak dapat lagi di sembuhkan.

 

Awalnya Hye Ji tidak menyangka dirinya bisa bertahan hampir setahun ini. Sejak di vonis menderita penyakit kanker Hati Hye Ji memutuskan untuk kembali ke Korea karena ingin berkumpul dengan keluarganya. Tapi di hari itu juga Hye Ji di perkenalkan dengan seorang pria keturunan china bernama Zhang Yi Xing. Mereka berdua dekat dan sampai akhirnya memutuskan untuk menjadi sepasang kekasih. Sampai akhirnya Hye Ji memutuskan untuk mengakhiri kisah cinta mereka berdua. Hye Ji melakukan itu bukan karena tidak mencintai Yixing, tapi karena penyakitnya yang semakin parah yang harus membuatnya melakukan hal seperti ini.

 

“Mau sampai kapan kau merahasiakan hal ini padanya, Park Hye Ji.” Ucap seseorang ketika memasuki ruang rawatnya.

 

“Ohh… Oppa sudah datang.” Sapa gadis itu berusaha bersikap ceria.

 

“Berhenti menunjukkan wajahmu seperti itu. Hye Ji-ah, Yixing gege harus tahu tentang kondisi mu ini.”

 

Anniya oppa, aku tidak ingin membuatnya khawatir dan bersedih.”

 

“Tapi dengan kau merahasiakan ini itu sama saja membuatnya bersedih. Apa kau ingin membuat dia hidup dalam bayangan penyesalan karena tidak mengetahui penyakitmu ini dan justru menuduhmu selingkuh.”

 

“Biarkan saja. aku tidak ingin menjadi beban siapa pun lagi. Aku sudah cukup menjadi beban untuk Eomma, appa, Eonni dan kau, aku tidak ingin menjadi bebannya lagi.”

 

“Kenapa kau berpikir seperti itu? Kau ini satu-satunya adik yang Oppa sayang, dan kami juga tidak ingin kehilangan dirimu. Jadi ku mohon bertahan lah sedikit lagi karena kami sedang mencari pendonor yang cocok untuk mu.

 

Dan tunggulah sebentar lagi oppa akan mempertemukan kalian berdua. Karena aku tahu kebahagiaan dirimu hanya jika kau berada disisinya.

 

 

Flash back :

 

Chanyeol sedang menatap lirih foto keluarganya yang terlihat bahagia, dia juga melihat senyum manis di wajah cantik adik bungsunya itu. Entah sudah berapa lama rasanya dirinya kehilangan senyuman itu, apalagi setelah dia mengetahui penyakit mematikan yang di derita sang adik. Chanyeol pun semakin jarang untuk bisa menemani sang adik disaat seperti ini. Karena jadwal konser nya yang padat membuat dirinya menjadi jarang sekali bertemu dengan sang adik.

 

Ketika Chanyeol sedang focus menatap foto keluarga tiba-tiba saja seseorang menepuk bahunya lembut dan membuyarkan lamunan pria bermarga Park itu.

 

“Kau sedang apa? Tumben sekali kau tidak berkumpul dengan yang lain.”

 

“Ahh… Kau Yixing Hyung. Kapan kau tiba?”

 

“Baru saja. Kenapa wajah mu kusut seperti itu apa kau sedang ada masalah?”

 

“Tidak ada kok, hyung. Hanya saja aku merindukan adik ku.”

 

“Ahh… kenapa kau tidak datang menemuinya?”

 

“Apa kau ingin datang menemuinya, hyung?”

 

“Apa kau lupa? Aku dan dia sudah berakhir, jadi kenapa aku harus menemuinya?”

 

“Ahh… iya aku lupa, tapi apa secepat itu kau melupakannya?”

 

“Sudahlah tak usah dibahas.”

 

“Kenapa kau tidak menjawab pertanyaan ku? Aoa kau sudah tidak mencintainya dan melupakannya?”

 

“Cukup PARK CHANYEOL-SHI, Kau tidak tahu apa-apa dan kau tidak berhak mengatakan hal itu. Kalau memang aku tidak mencintainya untuk apa aku selalu menghindar untuk pulang ke korea bahkan sampe konser Exo terakhir itu aku selalu absen? Itu semua karena aku belum bias bertemu dengan mu dan dia. Aku terlalu mencintainya bahkan sampai aku tidak bias hidup tanpanya… aku…. Hikss…”

 

“Maaf hyung aku tidak bermaksud membuat mu sedih. Aku tidak tahu bahwa kau sangat mencintai adik ku sebegitu dalamnya. Kalian berdua harus nya berbahagia, tapi mungkin belum waktunya untuk itu.”

 

“Apa maksudmu apa? Kenapa kau bicara seperti itu? Apa terjadi sesuatu pada Hye Ji, jawab aku Park Chanyeol?”

 

“Hye Ji melarang ku untuk memberitahu kan kau tentang ini.”

 

“Chanyeol-ah, tolong katakan apa yang sebenarnya terjadi?”

 

“Hye Ji….”

 

“Iya dia kenapa?”

 

“Hye Ji sakit hyung. Dia sakit kanker hati dan harapan hidupnya tidak lama lagi.” Ucap Chanyeol dengan lirih.

 

“Tidak… tidak mungkin…. Kau pasti berbohong kan?”

 

“Aku juga berhrap ini semua hanya bohong. Tapi inilah kenyataannya, dia sakit, dan alasannya gadis itu mengakhiri hubungan kalian berdua bukan karena tidak mencintaimu melainkan hidupnya sudah tidak lama lagi.”

 

“Hye Ji…” ucap lirih Yixing.

 

“Sebenarnya aku dilarang untuk berbicara hal ini pada mu. Tapi melihat kondisinya yang semakin memburuk membuat ku harus mengatakannya kepada mu. Aku berharap kau bisa membuatnya semangat dan tetap berjuang melawan penyakitnya.” Ucap Chanyeol lirih.

 

Flash back end :

 

 

“Hye Ji-ah, Oppa  harus pergi.”

 

“Kenapa cepat sekali? Apa kau ada jadwal lain?”

 

“Hmm… Oppa ada jadwal syuting lagi, aku janji bila sudah selesai Oppa akan segera kembali menemanimu.”

 

Oppa, apa aku boleh ikut?”

 

“Tidak bisa sayang, kau harus banyak istirahat lagi pula kau baru saja menyelesaikan kemoteraphy.”

 

“Tapi aku bosan hanya disini terus.”

 

“Hye Ji-ah….”

 

“Baiklah….  Mengerti…. Aku harus banyak istirahat….”

 

 

Tak lama dari kepergian Chanyeol tinggal Hye Ji lah sendiri di ruang rawat itu. Ke dua orang tuanya sedang melakukan perjalanan bisnis sehingga tidak bisa menemani dirinya disini, sedang kan kakak perempuannya akan datang sore hari ketika pekerjaannya selesai. Sebenarnya mereka semua tidak tega meninggalkan aku disini sendiri, tapi karena aku yang memaksa mereka untuk pergi terpaksa mereka semua menurutinya. Lagi pula Hye Ji tidak ingin menyusahkan banyak orang lagi, dia ingin mandiri.

 

            Ketika Hye Ji sedang asik bermain dengan ponselnya tiba-tiba saja sebuah pintu terbuka. Awalnya gadis itu mengira bahwa yang datang itu Park Chanyeol.

 

“Ada apa lagi , Opp….. Yixing Oppa….” ucap Hye Ji pelan di cukup terkejut melihat seseorang yang datang. Yixing berjalan mendekat ke arah Hye Ji yang masih terlihat terkejut dengan kedatangannya.

 

“Waeyo…. Kenapa kau tidak mengatakan yang sejujurnya kepada ku? kenapa kau menyimpannya sendiri?”

 

Bukannya menjawab pertanyaan dari pria itu Hye Ji justru tertunduk dengan penuh penyesalan. Dia tidak pernah membayangkan hari ini akan terjadi. Dalam dirinya ada penyesalan karena tidak mengatakan yang sejujurnya pada pria yang sudah mengisi relung hatinya.

 

“Mianhae…. Oppa… ak… aku… hanya tidak ingin menyusahkan dirimu dan membuat mu khawatir. Jongmal Mianhae….. Hikkss.s…” jelas gadis itu di sela isak tangisnya karena tidak dapat menahannya. Yixing semakin mendekati gadis itu lalu memeluknya dengan erat. Park Hye Ji gadis yang sangat dirindukannya dan dicintainya saat ini sangat berubah. Tubuhnya semakin kurus dan wajah cantik yang selalu dia lihat kini tak terlihat lagi karena wajah itu berubah menjadi pucat pasih.

 

“Tapi kau tak perlu menyembunyikan hal seperti ini. Kau membuat aku berpikir untuk melupakan mu selamanya karena sudah tidak mencintaiku lagi.”

 

“Maaf Oppa, cinta ku tidak akan pernah hilang.”

 

“Kau tahu betapa tersiksanya aku tidak dapat bertemu dengan mu. Jangan lakukan hal ini lagi, Oppa tidak sanggup untuk kehilangan mu.”

 

“Maafkan aku… tapi kau tahu hidup ku tidak akan lama lagi.”

 

“Kau tidak berhak berbicara seperti itu. karena yang boleh menentukan semua itu hanya Tuhan bukan dirimu.”

 

 

Akhirnya Lay dan Hye Ji kembali bersatu, selama dua minggu ini Yixing selalu menemani gadis itu melakukan kemoteraphy. Sesungguhnya dia tidak sanggup melihat gadis yang dicintainya itu tersiksa melakukan hal tersebut, setiap sehabis menjalani kemo rambut Hye Ji semakin rontok dan tubuhnya pun semakin kurus.

 

“Tuan Yixing, anda bisa ikut keruangan saya?” ucap salah satu dokt-er yang merawat Hye Ji.

 

“Ada apa dokter?”

 

“Saya ingin membicarakan tentang hasil test yang anda lakukan.”

 

“Apa hasilnya sudah keluar?”

 

“Mari ikut ke ruangan saya.”

 

“Baik Dok.”

 

Akhirnya Yixing ke ruangan sang Dokter dan disana dia diberitahu bahwa hasil check nya cocok dengan yang dibutuh kan Hye Ji. Dokter juga menjelaskan resiko yang terjadi dalam operasi tersebut, karena operasi kali ini adalah operasi besar dengan Nyawa sebagai taruhannya. Yixing tidak peduli itu dia yakin operasi kali ini akan berhasil. Dia juga tidak tega melihat gadisnya terus menerus menderita kesakitan seperti itu.

 

 

-o0o-

 

 

Dua minggu operasi besar tersebut akhirnya berhasil, kondisi Hye Ji maupun Lay dalam keadaan baik-baik saja. Dan sampai saat ini Hye Ji belum tahu siapa pendonor yang rela melakukan hal itu untuknya. Karena Lay tidak ingin gadis itu tahu dan akhirnya merasa bersalah. Karena bagi Lay melihat operasi itu berjalan lancar dan dirinya masih hidup itu sudah lebih dari cukup.

 

 

Seminggu Hye Ji menjalani rawat inap pasca operasi dan hari ini gadis itu sudah di perbolehkan untuk pulang kerumah. Yixing yang baru saja tiba di korea dengan segera pergi menuju rumah sakit untuk menjemput kekasihnya itu. Ketika mereka keluar dari rumah sakit ternyata sudah banyang wartawan yang menunggu di luar. Wajah terkejut jelas terlihat dari gadis cantik bermarga Park itu. Melihat itu Lay segera menggenggap erat tangan gadisnya. Mungkin sudah waktunya hubungan mereka diketahui oleh public.

 

“Annyeong…. Mungkin kalian bertanya-tanya siapa gadis yang ada disamping ku saat ini.”

 

“…”

 

“Dia adalah Park Hye Ji, adik dari Park Chanyeol. Dan dia juga adalah gadis yang sangat ku cintai.”

 

“…”

 

“Mungkin aku membuat hati para Exo L hancur, aku minta maaf. Tapi aku juga sangat mencintainya dan tidak bisa kehilangannya. Jadi aku mohon untuk kalian semua agar merestui hubungan kami berdua.” Ucap Lay dengan lembut dan memohon.

 

 

“Apa Oppa yang merencanakan hal ini?”

 

“Merencanakan apa?”

 

“Tiba-tiba banyak wartawan ada di luar rumah sakit?”

 

“Haahhhaha… kau ini lucu sekali. Bagaimana Oppa bisa merencanakan itu semua, kau tahu sendiri aku baru tiba di korea dan segera ke rumah sakit untuk menjemput mu. Lagi pula bagus kalau hubungan kita di ketahui oleh public karena dengan begitu kita bisa dengan leluasa berkencan.”

 

“Aiishhh… dasar….”

 

 

Akhirnya hubungan mereka berdua berjalan dengan baik. Setelah pengakuan mengejutkan Lay membuat para penggemar kecewa tapi lama kelamaan mereka semua merestui hubungan Lay dan Hye Ji.

 

 

_END_

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s