[SERIES] Wedding Zone: When Trolling Goes Wrong! — Joongie

Wedding Zone

Joongie © 2017

Oh Sehun x Irene Bae || Married-life || Series (PG17)

This is a work of fiction. This is a fictional story about fictional representations of real people. No profit was made from this work. All cast belongs to God, their parents, and their agency. But the storyline is mine. Don’t be silent reader, please.

Summary :

Ini tentang lika-liku kehidupan Sehun dan Irene sebagai pengantin baru. Soal suami dengan kadar kepekaan minim yang punya istri hiperbolis berperangai penjajah. Orang bilang rumah tangga itu pelik, di mana segala borok pasangan mulai terbuka. Terlepas dari segalanya, mampukah Sehun jadi suami pengertian sementara Irene jadi menantu idaman?

.

When Trolling Goes Wrong!

.

But if you loved me… why’d you leave me

Take my body… take my body

.

Tersedu-sedu Irene menandaskan novel “The Fault In Our Stars” sambil menyemprotkan ingus ke tisu. Perasaan kehilangan menjalarinya ketika membaca akhir dari kisah Hazel Graze yang ditinggal kekasihnya, Augustus Waters, lantaran kanker sialan merenggut nyawanya. Padahal dia pikir Hazel yang akan meninggal lebih dulu, karena gadis itu juga penyintas kanker—lebih-lebih Hazel bergantung pada oksigen untuk bernapas dan kanker tiroidnya sudah menyebar ke paru-paru.

“Kenapa Isaac tidak mengambil alih tempat Augustus saja, sih? Pacaran dengan Hazel kan tidak ada salahnya, ketimbang menangisi si Monica sialan,” gerutunya seraya mengusap mata dengan punggung tangan.

Butuh lima belas menit dan sebelas detik bagi Irene untuk menyudahi ledakan emosi. Dia bangkit mengenakan celemek kebesaran, lantas meraih kemoceng dan mulai merapikan segala kekacauan di ruang keluarga—menjalankan fungsinya sebagai istri sekaligus tukang bersih-bersih. Dengung vacuum cleaner terdengar di setiap sudut sampai Irene yakin semua sudah kinclong. Bantalan sofa diatur ulang, gumpalan-gumpalan tisu serta remah keripik dikumpulkan, lalu menggunakan kemoceng Irene mengenyahkan debu.

Beginilah aktivitas Irene sejak diperistri Oh Sehun hampir setahun lalu, selain berkutat di kasur serta dapur tentunya. Setelah semuanya beres, dia akan menuju dapur untuk menyeduh kopi Prancis dan menceplok telur, menuntaskan sarapan yang tertunda. Tetapi mendadak saja Irene kehilangan selera, sudah sebulan dia selalu makan sendirian. Sambil meninting cincin kawin ke mug dia berpikir betapa tidak menggairahkannya kehidupan pernikahannya belakangan ini.

Ranjang pun rasanya sedingin es. Cuma hitungan jari Sehun menjamahnya, lelaki itu sering kali ketiduran lantaran kelelahan di kantor saat Irene sedang ingin-inginnya. Desahan keluar dari bibirnya sewaktu memutar-mutar cincin di jari dan memerhatikan lekuk yang ditinggalkan. Entah kenapa dia pikir hubungan mereka jadi renggang dan Irene merasa tidak dicintai lagi. Apalagi pertengkaran-pertengkaran kecil semakin sering terjadi.

Sehun adalah suami paling tidak peka di dunia ini, senandika Irene ketika memandang foto pernikahan mereka yang disandarkan di badan kulkas. Sejak hari pertama pindah, pigura itu tidak pernah tergantung di dinding ruang tamu. Padahal mulut Irene sampai berbusa memerintahkan Sehun untuk memasangnya, tapi suaminya selalu bilang nanti.

Memangnya memajang foto pernikahan itu memalukan?

Pada momen begini terlintas pikiran: dari jutaan laki-laki di Seoul kenapa dia memilih menikahi Sehun? Jangankan menyiapkan kejutan romantis, memasukkan cucian kotor ke mesin cuci saja malasnya minta ampun. Kalau sedang libur bukannya bergumul mesra dengannya, Sehun malah tidur seharian dan baru akan mandi keesokan paginya. Masih ada banyak daftar borok Sehun untuk dijabarkan, kepala Irene sampai pening.

Stres, itu yang dirasa Irene. Pundaknya tegang dan kepalanya berdenyut-denyut. Cara Irene menghibur diri cuma bertandang ke teras Chae Won, tetangga sekaligus mentornya dalam urusan rumah tangga. Istri Song Joong Ki itu kelihatan harmonis bersama suaminya yang pendiam—bahkan sekarang tengah mengandung anak kedua. Kadang membongkah rasa iri mendengar semua cerita Chae Won.

“Hai, Dear. Ada apa lagi sekarang?” sapa Chae Won membaca gelagat tetangganya.

“Aku bosan di rumah.” Irene meringis sambil mengedikkan bahu. “Mana Juno? Tumben jam segini tidak berisik, padahal biasanya berkeliaran di luar.”

“Sedang menginap di rumah neneknya,” sahut Chae Won, menuang jus jeruk untuk Irene juga siap ditumpahi cerita. “Ada masalah lagi dengan Sehun?”

“Entahlah, Kak. Aku juga tidak tahu apa yang terjadi, tapi akhir-akhir aku merasa kalau perhatiannya semakin berkurang. Sehun jadi makin cuek. Aku jadi ragu apa dia masih mencintaiku, atau malah sudah punya perempuan lain,” kesah Irene bersungut-sungut.

“Memangnya sudah punya bukti?”

Irene menggeleng. “Tidak, sih. Tapi kan, wajar kalau aku curiga.”

“Sudah pernah menguji cintanya Sehun?”

“Maksudnya? Seperti di reality show, membuat pasangan cemburu dengan mendekati laki-laki lain?” Irene menoleh antusias, tubuhnya dicondongkan ke depan menanti usulan.

Tetapi Chae Won malah menggeleng, dia mengodekan Irene untuk mendekat supaya bisikannya terdengar jelas. Pada detik-detik selanjutnya, senyum Irene bertambah lebar. Dia menjengitkan kepala sambil menjentikkan jari dan berseru, “That’s a good idea!

XD XD XD

Sesuai rencana, Irene menulis surat untuk Sehun. Berisi keluh kesahnya selama ini, bahwa dia lelah dengan Sehun dan tidak mau hidup bersamanya lagi. Dia tahu ini picik dan terkesan kekanakan. Tetapi dia perlu tahu perasaan Sehun serta bagaimana reaksinya bila dia pergi begitu saja. Lagi pula ini bisa dianggap sekadar candaan ketimbang tes sesungguhnya. Setelah menyelesaikannya, dia membentangkan surat di meja rias kamar tidur. Irene sengaja bersembunyi di kolong ranjang sambil menunggu Sehun pulang. Berharap bisa mendengar respons kemarahan atau kekecewaan suaminya.

Sewaktu Sehun kembali, dia menemukan surat di meja lantas membacanya. Keheningan panjang terjadi disusul suara helaan napas. Sehun melonggarkan dasi, kemudian mencari bolpoin dan menulis sesuatu di surat yang ditinggalkan Irene. Selanjutnya mengejutkan, Sehun berubah jadi sosok yang berbeda. Lelaki itu bersiul kegirangan dan berdansa dengan senang hati sambil melangkah ke kamar mandi. Terlihat bahagia, bukannya hancur atau patah hati.

Terang saja Irene syok bukan kepalang. Perasaannyalah yang hancur dan semuanya jadi berantakan. Dia mendengar langkah mendekat, beberapa saat kemudian bunyi ketikan ponsel sampai ke telinga. Sehun menghubungi seseorang dan Irene mencuri dengar dari bawah ranjang.

“Hai, Babe,” kata Sehun di telepon. “Aku berubah pikiran. Aku akan menemuimu sebentar lagi. Seperti orang bodoh, akhirnya aku ketahuan selingkuh dan dia pergi. Aku menyesal menikahinya, seandainya saja kita bertemu lebih cepat.”

Telepon diputus usai cekikikan juga gurauan mesra yang semakin membuat hati Irene terpanggang. Sehun keluar dari kamar dan beberapa saat kemudian, Irene mendengar deruman mobil meninggalkan garasi. Berurai air mata dan dikerubungi kekecewaan mendalam, Irene merangkak keluar dari ranjang. Saat menangis sejadi-jadinya, tanpa sengaja dia melihat apa yang ditulis suaminya yang tidak setia di akhir suratnya.

Beriring senyum pahit dan mata berair dia membaca:

Jangan banyak tingkah, aku bisa lihat kakimu di bawah ranjang, Idiot! Aku pergi beli makanan kesukaanmu, kau pasti lupa menyiapkan makan malam, ‘kan?

ZONK!

Jangan suudzon ke Sehun dong qaqa, dedeq XD

Series ini bakal berkelanjutan dengan tema masalah yang dihadapi pengantin baru /sok paham padahal sendirinya masih lajang #plak/, mau nulis genre comedy married-life tapi ga jadi, takut garing :’c

Btw sebagian besar ide aku dapat dari postingan di 9GAG XD

Untuk yang sudah membaca sempatkan tulis komentar dan saran membangun ya, luv luv luv ❤

XOXO,

Joongie

Iklan

64 pemikiran pada “[SERIES] Wedding Zone: When Trolling Goes Wrong! — Joongie

  1. Gilaaak WKWKWKWKWKWK. njir w ketipu;( udh siap mewek si sehun selingkuh ternyata cm dikerjain aja si irene 😤 dan w jg ikut ketipu 😭 bagusss iih!!! Kalo dijadiin FF rimance comedy married life dijamin bakal bagus kak!! :3 semangaat lanjutin!

  2. Baru nemu karakter irene kayak gini. Ini istri iseng banget ya saking gak ada kerajaan lagi?
    Untung sehun peka. Makanya rene, jangan nguji sehun. Dijailin balik baru tau rasa kamu! :v
    Humornya dapet banget kak. Keep writng and fighting ya.

  3. njir, kirain bakal belok ke angst udah persiapan nabahin hati kalo kalo sehun beneran selingkuh. kan kasian mbak irene nya ituu. tapi ternyata…. yayaya suka suka authornya emang. ditungguuuu~~~

  4. Sumpel nih ff kocak banget wkwkwk,pas baca nya Sih td nya awal nya baper,tp pas baca note nya sehun Langsung ngakak😂😂😂😂.Irene ” gak ngerasa ap klo kaki nya keliatan wkwkwk
    Keren thor lanjutkan, Di tunggu sangat😘

  5. Ngakak anjir! 😂😂😂
    Serasa ngeliat anak TK main nikah-nikahan 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
    Ku malah tertawa pas baca Irene lagi nangis tersedu-sedu 😂😂 ah, Sehun suka gitu ya, hmm, kasihan mbak Irene mas udah pengen :v
    Ini Irene yang bego atau Sehun yang terlalu pintar ya? 😂 Ah, udah ah, sisain ketawa buat besok 😂😂

    Kak Keke secepatnya di nextt pengen liat hunrene ngelawak lagi 😂😂😂 semangat kak! 😍😍😍

    • Ngehaha maklum lah pengantin baru, kadang suka rada” bego dikit” baper, padahal suaminya jelmaan troll 😂
      Irene tuh ngumpet nda ahli :v
      Hekekeke ditunggu ya say 😘

  6. Ini ngakak banget btw. Zonk !
    Tapi aku yakin 100% kalo sekalinya dikasi konflik beneran ff ini bakal sedih wkwk
    hihihi selamat ngelanjut autumn elegy dan wedding zone! :))) mangatss 💓

    • Wkwkwk iyaaaah punya suami kek sehun tuh asik kali ya XD
      Nah itu tuh ga selamanya rumah tangga itu adem” aja, tentu bakal ada konflik serius #plak
      Makasih kamu 😘

  7. Hallo kaaa, aku melongo pas baca balesan surat dari sehun. Dari serius malah jadi konyol. Sempet mikir itu beneran balesan dari sehun apa bukan. Btw komedi pasti lucu wkwkwk liat iren dikerjain mulu 😂😂😂😂😍😍😍😍💪💪💪💪

  8. Astagaaaa ngakak banget sumpah bacanya
    Aku pas baca awal mikir wah ini bakal lucu nih tapi pas adegan sehun kek nelpon org jadu melow gitu, eeeh ternyata bener lucu kan
    Aduuh kasian irene dikerjain sehun wkwkwk, udh nangis bombay eh malah dikerjain suami sendiri
    Next chap ditunggu author

  9. Ngukuk astaga. Padahal tadi udah suudzon dan pen ngumpat sama sehun, eh malah zonk
    Sehun : “jangan ragukan Cinta suamimu, Rene”
    Wkwkwk.. 😂😂
    Ditunggu next seriesnya kak.. 😍

  10. Aaaa… sukaaa! Tadi pas baca rasanya hatiku ikut panas dan pen sumpah serapahin sehun. Tp pas udah nyampe ending, awalnya cengo, and me be like, really? can’t you believe it? Abis itu langsung ngakak. :v

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s