EXO FanFiction Indonesia

EXO's Imagination Here!


6 Komentar

Dark Memories [2/2]

Title: Dark Memories

Author : Drumstick99

Main Cast : Kim Jongin/Kai, Do Kyungsoo

Support Cast : Wu Yifan/Kris, Zhang Yixing, Luhan, dll.

Genre : Mystery, Friendship, School Life

Length : Twoshoot

Rating : T

Disclaimer : Cerita ini terinspirasi dari film Death Bell, jadi mungkin agak mirip dikit.. Tapi hampir semua bagian dari ff ini berasal dari imajinasi saya sendiri.. Cuma idenya aja yang sama kayak Death Bell.. :D Cast milik Tuhan dan orang tua masing-masing, saya hanya pinjam nama doang. :D Dan juga, mian kalo nanti judulnya ga sesuai ama ceritanya.. :D FF ini juga pernah saya publish di drumstick99.wordpress.com ..

~~~~~~~~~~~~

Part 2

Baca lebih lanjut


4 Komentar

EYES NOSE LIPS (Part1)

Poster ENL

 

 

JUDUL FANFICTION: EYES NOSE LIPS (Part1)

AUTHOR: Sasarahni

CAST:

Kim Jong In & Lee Ji Eun

LENGTH: Series

RATING: Teen

GENRE: Mystery & Romance

Disclaimer : Dibuat berdasarkan imajinasi karya author sendiri. No plagiat! FF series kedua yang dibuat penulis. Sebelumnya penulis FF “You Are Miracle”.

Author Notes : Terselip sebuah rasa untuk membuat fanfic EYES NOSE LIPS”) semoga senang buat reader setia. Gomawo^^

Prolog

 

Kim Jongin pria yang sangat dingin ia memiliki kekuatan tidak seperti manusia lainnya dan ia mulai bertemu dengan gadis bernama Lee Jieun dibumi ini. Saat melihat dan mulai mengaggumi sosok seorang wanita yang bermana Lee Jieun. Jongin adalah pria yang memiliki kekuatan bersama bulan yang selalu bersinar dimalam harinya. Kekuatan bulan yang akan menyinari jiwa Lee Jieun. Jieun adalah wanita yang memiliki ketidaksempurnaan hidupnya terlalu menderita dengan kesakitan yang ia alami sepanjang ia dilahirkan dibumi ini…

 

Part 1

Baca lebih lanjut


6 Komentar

The Reason Chapter 1

Titte:
The Reason

Cast:
Jiyoung aka Kang Jiyoung(KARA)
Kai aka Kim Jong In(EXO-K)
Suho aka Kim Joon Myun(EXO-K)
Tao aka Huang Zhitao(EXO-M)
Ji Eun aka Han Ji Eun(OC)

Genre: Romance, friendship, family, mistery

PG: PG-15

 

Baca lebih lanjut


27 Komentar

Sorry, Because I Love You Oppa (Chapter 1)

Sorry Because I Love You Oppa

 

 

 

 Tittle:
Sorry, Because I Love You Oppa (Chapter 1)

Author: Joy Kim (@_jonginexo94)

Main Cast
Kim Jong In a.k.a Kai (EXO)
Park Cheonsa (OC)

Other Cast
Xi Luhan (EXO)
Krystal F(x)
Kim Myungsoo
EXO’s Member

Leaght: Chapter

Ratting: PG 17

Genre
School life, romance, sad

Disclaimer:
Dont plagiat!!! This is my pure fanfiction!

Sorry If you Find typo

Happy Reading

Baca lebih lanjut


6 Komentar

The Reason [Prolog]

Jiyoung a.k.a Kang Ji Young: Seorang yeoja berparas cantik dengan rambut panjangnya yang berwarna hitam kecoklatan. Yeoja ini menyukai seorang namja yang bernama Kai. Dia menyukai namja itu sejak mereka masih duduk dibangku sekolah dasar. Kemanapun Kai pergi, Jiyoung akan selalu mengikuti. Apalagi rumah mereka yang berdekatan, membuat namja itu tak bisa menghindari kehadiran Jiyong. Meskipun dirinya tak pernah dihiraukan oleh Kai, tapi Jiyoung percaya bahwa suatu saat Kai juga akan menyukainya.

Kai a.k.a Kim Jong In: Seorang namja tampan yang memiliki tubuh sempurna, rambut dan matanya hitam kelam, dengan kulitnya lebih gelap dari orang-orang disekitarnya, tentu membuatnya banyak dikagumi. Kehadirannya di Korea tak begitu jelas apa yang melatar belakanginya, seakan-akan semua tentang dirinya adalah rahasia. Namun sikap dingin, tertutup, dan tampak angkuh, membuat sebagian orang tidak menyukainya. Tetapi tentu saja tidak bagi yeoja yang selalu mengikutinya sejak dulu, yang tak lain adalah Kang Ji Young.

Suho a.k.a Kim Joon Myun: Seorang namja tampan bak seorang malaikat. Wajah dan senyumannya membuat semua orang akan merasa tenang saat didekatnya. Sikap baik dan semua yang dimiliki, membuat semua orang menyukainya. Namun tidak bagi Kang Ji Young. Kang Ji Young merupakan yeoja yang dijodohkan dengannya, dan tentu saja dirinya sangat senang karena dia telah menyukai yeoja itu sejak pertama kali melihatnya. Meskipun mereka telah menikah, rumah tangga yang mereka jalani tidak sesuai dengan harapannya. Hal itu membuat Suho penasaran apa yang membuat yeoja itu bersikap dingin terhadapnya.

 

The Reason
Prolog

 

Baca lebih lanjut


10 Komentar

THE PRINCESS’s CROWN [Chapter 1]

crown2

 

 

 

 

SUBTITLE    = THE QUEEN

Title :

The Princess’s Crown

Author :

 Naa_niing

Length :

 Chapter

Genre :

 Romance,School life,Marriage life,Action,Sad,Comedy,Family

Rating :

 PG-17 [for harsh word]

Cast :

– Ellen Park [OC]  Main Cast

– Oh Sehun [EXO]  Main Cast

– Park Chanyeol [EXO]  Ellen’s Brother

– Krystal Jung [f(x)]  Ellen’s BEST Friend

– Kai Kim [EXO]  Ellen Best Friend

– Choi Sulli [f(x)]  Ellen’s new friend

[THE OTHER CAST WILL BE APPEAR SOON]

Desclaimer :

Also posted at my peronal blog http://naning491999.wordpress.com/ , here and Facebook’s Page.Hope you enjoy my 1st fanfiction.This fanfiction is pure mine.I didn’t plagiarism cuz i hate PLAGIATOR.

Summary :

Disaat orang yang telah mengubahmu menjadi 180   kembali menjumpaimu dan masuk ke dalam kehidupanmu

Author’s Note :

Cast dibawah hanyalah meminjam dari beberapa artis Hallyu.Maaf bila karakter mereka ada yang kurang berkenan.Karena itu hanyalah cerita fiksi.

Poster by Redbaby

PREVIOUS

INTRO

 

CHAPTER 1 #THE QUEEN

Baca lebih lanjut


24 Komentar

A Pain To Remember

Coffee_and_cigarettes_by_Kukuruki

 

 

 

A Pain To Remember

By

Heena Park

SadRomanceLongshotPG

Starring by

Shin Hee Ra Kim Jong In {Alexander Kim} Oh Se Hun

Blog : HeenaLicious World

Instagram : arumnarundana

Twitter : arumnarundana

 

 

Semuanya baik-baik saja, sebelum ia pergi lalu tiba-tiba kembali.

 

 

 

Baca lebih lanjut


7 Komentar

You’re My Eufrosine Chapter 1

You Are My Eufrosine

 

 

 

Tittle : You’re My Eufrosine

Author : JONGSESA

Main Cast :

  • Lu Sera (OC)
  • Kim Jongin/Kai (EXO)

Other Cast :

  • Oh Sehun (EXO)
  • Lu Han (EXO)
  • Wu Yifan (EXO)
  • Park Hayoung (OC)
  • Oh Cheonsa/Lu Cheonsa (OC)
  • Becca Wu (OC)

And find by Yourself

Genre : Family, Romance, Sad, Angst.

Rating : PG-15

Length : Chaptered

Disclaimer : fanfic asli hasil murni imajinasi sendiri. Plagiat ? Siders ? BYE !

***

Eufrosine, putri Zeus dan Eurinome, yang melambangkan dewi kegembiraan dan kebahagiaan. Lu Sera, gadis dengan kesempurnaan yang dimilikinya, dan dianggap sebagai Eufrosine. Namun, bagaimana jadinya, jika hidup Eufrosine sendiri tidak bahagia ?

***

Baca lebih lanjut


8 Komentar

Dark Memories [1/2]

Title: Dark Memories

Author : Drumstick99

Main Cast : Kim Jongin/Kai, Do Kyungsoo

Support Cast : Wu Yifan/Kris, Zhang Yixing, Luhan, dll.

Genre : Mystery, Friendship, School Life

Length : Twoshoot

Rating : T

Disclaimer : Cerita ini terinspirasi dari film Death Bell, jadi mungkin agak mirip dikit.. Tapi hampir semua bagian dari ff ini berasal dari imajinasi saya sendiri.. Cuma idenya aja yang sama kayak Death Bell.. :D Cast milik Tuhan dan orang tua masing-masing, saya hanya pinjam nama doang. :D Dan juga, mian kalo nanti judulnya ga sesuai ama ceritanya.. :D FF ini juga pernah saya publish di drumstick99*wordpress*com..

~~~~~~~~~~~~

 

Part 1

Baca lebih lanjut


88 Komentar

DON’T GO, BABY [Chapter 7B]

DON’T GO, BABY

ff baekhyun nara luhan| Title : Don’t Go, Baby [ Chapter 7B] | Author : @durrotunna |

| Cast : Xi Lu Han ( EXO M ), Park Nara(OC),Byun Baekhyun (EXO K) | Other Cast :  Kim Jongin (EXO K), Park Chanyeol (EXO K), Lee Na Young (OC) , Oh Sehun (EXO K) , Kris Wu (EXO M) , Jung Han Ni (OC) |

| Cameo : Victoria Song |

| Length : Chaptered | Genre : Romance | Rating : PG-15 |

 |TEASER |

| CHAPTER 1 | CHAPTER 2 | | CHAPTER 3 | | CHAPTER 4 | CHAPTER 5 | | CHAPTER 6 |

| CHAPTER 7A |

OST : I Think I Love You

            “Luhan-ssi.”panggil Nara kepada Luhan.

            “Ada apa?”

            “Kau membutuhkan seseorang kan? Kau butuh pembantu, ah ani kau membutuhkan pengurus apartemenmu kan,?” tanya Nara dengan mata berbinar-binar.

            “Aku bisa. Aku bisa melakukan semua yang kau sebutkan tadi. Aku bisa menyapu,mengepel,memasak,mencuci,menyetrika,membersihkan apapun. Aku bisa.” Tambah Nara lagi.

            “Mwo?” Luhan hanya menatapnya heran. Apa yang di pikirkan gadis ini?

-Don’t Go, Baby Chapter 7B- I Think I Love You- Baca lebih lanjut


1 Komentar

Happy Birthday Jong

1Poster

 

 

JUDUL FANFICTION: Happy Birthday Jong (One Shot)

AUTHOR: Sasarahni

CAST: Kim Jongin

(All member EXO)

LENGTH: One Shot

RATING: Teen

GENRE: Pertemuan Singkat..

DISCLAIMER : Fanfiction by sasarahni project for birthday Kim Jongin 21th 011415.

Author Notes: Sangat menyukai musik dan mengeluarkannya melalui sebuah tulisan. Semoga senang membacanya kritik dan saran silahkan saja dilanturkan chinguJ

Song:

윤미래(Yoon Mi Rae) – Touch Love

 

“I just wish meet you someday Jong:’)”

 

Baca lebih lanjut


4 Komentar

Friend Instinct

Title: Friend Instinct

Author: kangjongin

Length: oneshot

Genre: friendship, romance (maybe?)

Rating: Teen

Main cast:
– Kai (EXO) as himself
– Naeun (Apink) as herself

Disclaimer: semua cast disini milik Tuhan YME, orang tua mereka, dan tanggung jawab agency masing-masing /eaaa/. Alur cerita milik author. Tapi Kai boleh buat aku ‘kan? ;;) *dihajar fans Kai*. Btw, ff ini udah pernah aku post di akun wattpad (http://www.wattpad.com/77994823-oneshot-fanfiction-friend-instinct-kai-exo-%26-naeun) dan wp aku (https://alifanfic.wordpress.com/2015/01/22/friend-instinct/) dengan sedikit pengeditan.

Author’s note: okee, aku tau ini kayak drama banget.dan maaf buat para KaiStal shipper, karena aku pake Naeun disini. sebenernya aku juga KaiStal shipper sih, atau lebih tepatnya mantan Kai-Naeun shipper yang kabur dan beralih ke KaiStal. ini aku pake Naeun gara-gara request dari temen aku yang nge-shipKai sama Naeun, dan aku nggak kepikiran atau mungkin males untuk edit hehe. plis deh, lo udah punya Taemin, masa’ lo mau ambil kembarannya juga :| /plakk/
Hope you’ll like it!

***

Baca lebih lanjut


15 Komentar

Cinderella Modern Chapter 1

 

 

Title                : Cinderella Modern

 

 Author           : Rainy Lotus

 

 Cast               : Oh Sehun

                        : Cinderella Kim/Kim Sera

                        : Kim Jong In

                        : Park Hyon Jin

                        : Park Hyon Ah

 

 Genre            : Romance

 

 Rating            : PG 16

 

 Length           : Chapter

 

Happy Reading J

 

Warning!!!!!

Cerita ini murni karangan saya berdasarkan apa yang terlintas pada pemikiran saya. Pertama kali yang menginspirasi saya untuk menulis cerita ini adalah dongeng kesukaan saya cinderella dan sebuah novel yang mengungsung cerita cinderella (lupa judulnya karena hanya membaca sekilas sinopsisnya saja. Yang jelas alurnya sangat berbeda). Well, meski begitu alur dalam cerita ini benar – benar karya milik saya.

Bukan plagiat.

Ini hanya kisah fiksi yang ingin saya persembahkan untuk kalian sang pembaca.

Terima kasih J

SUMMARY

 

Orang bilang kisah cinderella terlalu dramatis, perawalan yang buruk walau pada akhir kisah sang pangeran berhasil menyelamatkan Cinderella  dari dramatisnya kehidupan.

Lalu, bagaimana jika sesosok Cinderella dalam dongen kanak-kanak itu benar-benar ada dan terjadi di sekeliling kita?

Namanya Cinderella Kim. Kehidupannya berubah 180 setelah ibunya menikah dengan seorang konglomerat yang memiliki dua putri kembar berparas amat cantik. Park Hyon Jin dan Park Hyon Ah, dua gadis kembar yang berbeda karakter. Park hyon jin si ceria yang selalu mampu akrab dengan ibu tirinya. Dan Park Hyon Ah yang dikenal sebagai seorang gadis pendaiam dan polos.

Kim tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk menerima keluarga barunya. Dia tidak senang dengan keluarga barunya. Hidup bersama ayah tirinya dan kedua adik tirinya benar-benar membuatnya jengah.

Kim mengakui jika ayah tiri dan adik tirinya mampu menerima gadis berusia 22 tahun itu dengan baik. namun, sampai matipun Kim bersumpah tidak akan pernah mau untuk menerima keluarga barunya dengan sambutan yang teramat manis dan baik.

Belum usai kekesalan Kim bersama keluarga barunya. Ayah tiri Kim memutuskan untuk menjodohkan dia dengan seorang putra teman bisnisnya.

Inilah sebuah kisah cinderella modern, tentang arti keluarga, sebuah rahasia dan kasih sayang yang tumbuh perlahan.

Cinderella Kim. Gadis yang akan mencoba merangkai puzzle yang tercecer.

Tentang percintaan masa remaja ibunya. Tentang rahasia kematian ayahnya. tentang sosok sesungguhnya seorang Park Hyon Ah dan tentang suaminya Oh Se Hun.

 

 

Baca lebih lanjut


36 Komentar

FANTASY (Fantasy Come True Side Story Chapter 1)

Untitled45

Title: Fantasy (Fantasy Come True Side Story) Chapter 1

Genre: Romance,Life,School

Cast: Oh Sehun aka Sehun EXO

Kim Jongin aka Kai EXO

Park Yousi aka Yousi EXO

Rating: G (Untuk Semua Umur)

Length: Chaptered

Author: Claralaluchaipark aka TianiEXO

 

Fantasy Come True Side Story Chapter 1
‘I always
See you’

Seorang yeoja kecil berusia kira-kira 11 tahun, tengah mengintip atau menatap seorang namja yang seumuran dengannya atau lebih setahun itu dengan sembunyi-sembunyi. Baca lebih lanjut


11 Komentar

Change and Sacrifice #11

SeKai 4

Title
Change and Sacrifice #11

∴ Author ∴
EunFebbyHaema or Febby Fatma

∴ Leght ∴
Multi chapter

∴ Genre ∴
Romance, Frienship, School Life, Etc..

∴ Rating ∴
General

∴ Cast ∴
Xi Luhan
Byun Baekhee
Oh Sehun
Kim Jongin or Kai

∴ Other Cast ∴
Jung Krystal
Byun Baekhyun
Choi Sulli
Han Chihan
Park Chanyeol

 

∴∴∴

Jangan tanya apa perubahan yang dia lakukan

Jangan tanya apa pengorbanan yang dia berikan

Jika kau sendiri tidak bisa melihat apa yang tergambar di matanya

∴∴∴∴

Krystal hanya tersenyum manis mendengar pertanyaan Sulli padanya. Dia tidak ingin menjawabnya, dia tidak ingin Sulli tahu, terlebih Kai. Dia tidak ingin teman-temannya tahu kecuali Suzy dan Baekhee.

“Kalian pulang saja. Kai terima kasih ya sudah mau mengantarku.” Krystal menghadap ke arah Sehun dan Kai. Sengaja tidak memandang mata Sulli yang terus tertuju padanya. Mata itu memintanya untuk memberikan jawaban tapi mata Krystal enggan menjawabnya.

Sehun mengangguk tapi Kai tidak bereaksi. Sebaliknya namja itu malah bertanya padanya. “Kau ingin ke Inggris?”

Krystal masih tersenyum manis. Dia menoleh sebentar pada kakaknya dan kekaksih kakaknya sebelum menjawab. “Tidak, aku tidak ingin pergi.”

“Lalu apa maksud perkataan Donghae oppa tadi?” Sulli kembali menuntut. Mata bening Sulli mulai berkaca-kaca. Temannya ingin pergi, itu alasan paling kuat untuk dia merasa dunianya mulai hancur lagi.

“Donghae oppa hanya bercanda.” Katanya lembut. Di rengkuhnya sahabat baik yang selalu dia manja itu. “Iyakan oppa?”

Donghae di belakangnya mengangguk tersenyum. Namja tampan itu sadar apa yang calon adik iparnya inginkan saat ini. Dia hanya ingin mengikuti scenario yang sudah Krystal buat.

“Kau tidak sedang menyembunyikan sesuatu dari kami kan, Krys?” Krystal mengangguk pada Kai. Senyumnya masih terpapang jelas di wajah cantik itu.

Ada rasa bahagia melihat temannya tidak ingin dia pergi. Tapi ada rasa sedih juga melihat seseorang diantaranya hanya menganggapnya seorang adik. Orang itu tidak ingin Krystal pergi karena Krystal adalah adiknya, bukan seseorang yang lebih dari itu.

“Kalian pulanglah. Aku lelah, besok kita harus ujian. Jadi jangan sampai kesiangan.” Sulli mengangguk sebelum memeluk singkat Krystal dan kembali pada motor Sehun.

“Terima kasih ya Kai?” Kai mengangguk pada Jessica yang berkata seperti itu padanya. “Sehun dan Sulli juga, terima kasih banyak ya?”

“Sama-sama noona.” Jawab Sehun ramah.

“Oh ya Sehun.” Donghae bersuara memandang Sehun yang masih setia pada motornya. “Jangan lupa dengan pesanku.”

“Iya hyung. Aku akan mengingatnya.” Sahut Sehun kemudian pergi dari sana setelah pamit.

Kedua namja tampan itu mengantar Sulli hingga rumah yeoja itu dan baru berpisah setelahnya. Sehun kembali ke rumahnya dan Kai juga begitu. Walau jarak rumah keduanya tidak jauh, tapi tetap saja ini bisa di bilang berpisah.

Sampai di rumahnya, Sehun memarkir motornya di bagasi. Sehun tahu Luhan tidak di rumah saat itu karena motor Luhan biasanya ada di tempat itu tidak terlihat. “Luhan hyung kemana malam-malam?” Gumam Sehun saat meninggalkan bagasi.

“Aku pulang.”

“Kenapa malam sekali pulangnya?”

“Aku mengantar Krystal dan Sulli dulu tadi.”

“Begitu ya? Ya sudah sana istirahat.”

Setelah mengangguk padanya ibunya Sehun berjalan ke kamarnya. Tapi baru sampai di anak tangga pertama Sehun kembali teringat motor Luhan yang tidak ada di tempatnya.

“Eomma,”

“Ya?”

“Luhan hyung kemana?”

“Oh, Luhan bilang dia ingin pergi membeli sesuatu untuk seseorang. Kenapa?”

“Tidak, hanya ingin tahu.”

Sehun melanjutkan langkahnya untuk kembali ke kamar. Dia masih memikirkan Luhan. Belakangan ini Luhan sering pergi sendiri tanpanya. Biasanya Luhan tidak pernah seperti itu, kalau untuk menemui temannya, Sehun pasti akan diajak, atau paling tidak Luhan pasti bilang.

Tapi sekarang Luhan tidak sepeti itu. Dia pergi tanpa memberi tahu Sehun. Bahkan sekarang jam pergi Luhan jadi tidak menentu.

Luhan yang Sehun kenal adalah seseorang yang memperhatikan jam saat beraktifitas. Kalau tidak terlalu penting, Luhan tidak akan keluar malam, kalau tidak mendesak dia tidak akan langsung membeli barang yang dia butuhkan. Dan kalau hanya untuk sebuah hadiah, sepertinya Luhan bukan tipe orang suka mempersulit dirinya dengan pergi malam hanya untuk sebuah hadiah.

Sehun sudah selesai membenahi tasnya untuk besok. Dia sudah siap untuk ujian tiga hari ke depan. Tapi otaknya malam ini masih terus memikirkan kakaknya.

Luhan terlalu aneh untuknya.

Baiklah, apa sekarang Sehun harus menganggap pembicaraannya dengan Luhan tempo hari tentang Baekhee sebagai pembicaraan serius? Benarkah Luhan menyukai Baekhee? Jadi sekarang bukan hanya Kai yang merasa Luhan sebagai musuh, apa Sehun juga merasa seperti itu?

“Tidak.” Sehun bergumam. “Luhan hyung hanya ingin aku berhenti memperlakukan Baekhee dengan cara yang dingin. Dia tidak mungkin menyukai Baekhee.”

Yah setelah pembicaraan tempo hari Sehun hanya merasa kalau Luhan ingin Sehun berubah. Luhan hanya ingin Sehun memperhatikan Baekhee. Tapi mungkin malam ini Sehun tahu kalau Luhan sungguh-sungguh.

Hanya saja Sehun tidak ingin mengakuinya. Dia tidak ingin menganggap kakak kesayangannya itu sebagai musuh. Kai memang tidak Sehun anggap sebagai musuh karena Sehun tahu Kai tidak bisa mendapatkan Baekhee. Tapi kalau itu Luhan, Sehun tidak yakin dia bisa menganggap lawannya mudah. Luhan bukan seseorang yang bisa Sehun anggap enteng. Luhan tahu betul caranya menarik seseorang.

∴∴∴∴

[Xi Luhan side’s]

Aku sampai di rumah sekitar jam sebelas malam. Kukira Sehun sudah tidur jadi aku berniat menaruh hadiah yang kubelikan untuknya di dalam kamar Sehun, tapi begitu aku buka pintu kamarnya, Sehun masih duduk di depan meja belajarnya.

Dia memang adik yang membanggakan untukku. Aku merasa senang memiliki adik yang hebat karena Sehun, dan bisa merasa sebagai kakak yang baik karena Sehun juga.

“Kau belum tidur?” Sehun menoleh, memandangku sebentar kemudian kembali pada buku di mejanya. “Besok pagi kau ada ujian, apa baik-baik saja kalau jam segini belum tidur?”

“Sebentar lagi.” Katanya. Jadi aku putuskan untuk duduk memperhatikannya di sana.

Sehun. Aku rasa aku suka semua hal yang berhubungan dengan Sehun. Aku akan mencintai apapun yang dia cintai, aku akan menghargai apapun yang dia hargai. Tapi mungkin baru kali ini aku tidak bisa menahan diriku sendiri karena apa yang Sehun cintai juga adalah sesuatu yang aku cintai.

Baekhee. Kalau saja bukan karena yeoja cantik itu aku rasa aku tidak akan berbuat sejauh ini untuk memisahkan Sehun dan Baekhee.

Aku tidak bodoh! Kali ini aku yakin Sehun benar-benar menyukai Baekhee. Hanya saja Sehun memilih cara yang salah untuk memulai. Dia tidak menjaga apa yang dia cintai dengan baik, dan dia tidak sadar kalau aku juga menincai apa yang dia cintai itu.

Setelah Sehun selesai dengan bukunya, dia menoleh padaku. “Hyung dari mana tadi?”

Aku tersenyum dan menunjukan paper bag yang aku bawa untuknya. “Ini untukmu.”

Senang rasanya melihat Sehun tersenyum senang seperti itu. “Wah, aku kira tahun ini hyung tidak akan membelikan apapun untukku.”

“Aku sudah pernah janji untuk memberimu hadiah setiap hari penting bagimu, tentu aku tidak akan lupa untuk membelikan ini untukmu.” Sehun mengeluarkan isi paper bag yang aku berikan padanya. Saat kotak sepatu yang ada di dalamnya di buka Sehun langsung mengeluarkan sepatu barunya.

“Ini bagus sekali hyung. Kau memang paling mengerti yang aku sukai.” Mendengar itu aku merasa seperti tertohok. Masalahnya yang memilih bukan aku, tapi Baekhee. Itu berarti Baekhee yang paling mengerti apa yang Sehun sukai.

Apa yeoja itu begitu menyukai Sehun hingga dia mengerti semuanya. Bahkan aku yang kakaknya Sehun saja tidak terlalu tahu tentang selera Sehun. Biasanya saat membelikan Sehun hadiah, Sehun akan memilihnya sendiri. Apa yang dia sukai, itulah hadiah dariku untuknya.

“Itu Baekhee yang memilihnya.” Kataku. Nada bicaraku yang aku dengar sendiri terdengar getir. Aku benar-benar merasa seperti orang bodoh karena menganggap Sehun sebagai musuhku. Tapi mau bagaimana lagi? Aku memang mencintai Baekhee, dan aku merasa aku lebih pantas untuk gadis itu ketibang Sehun.

“Oh,” Sehun mengembalikan sepatu itu ke kotaknya. “Jadi tadi hyung pergi dengan Baekhee?” Aku mengangguk memberi jawaban yang sangat jelas bagi Sehun.

“Sudah ya, aku kembali ke kamarku. Kau istirahatlah, besok jangan sampai mengantuk saat ujian.” Aku tinggal Sehun di kamarnya. Aku tidak bisa melihat ekspresi Sehun tadi saat aku katakan kalau Baekhee yang memilihnya. Dia terlihat biasa saja.

Mungkin dia cemburu aku pergi dengan Baekhee, tapi dia harusnya senang karena Baekhee sendiri yang memilihkan hadiah itu untuknya.

Sudahlah, aku tidak ingin memikirkan itu. Aku tidak ingin merusak keadaan hatiku sendiri karena memikirkan perasaan Sehun pada Baekhee. Mulai sekarang kisah baru akan aku buat di sini. Lihat saja nanti, Baekhee akan menjadi milikku.

Tiba-tiba saja ponselku berbunyi saat aku berbaring di tempatku.

“Chanyeol?”

∴∴∴∴

[Author side’s]

Hari ini Baekhyun barbaik hati untuk mengantar Baekhee berangkat. Kebetulan juga dia tidak ada kuliah pagi, jadi Baekhyun dengan senang hati mau mengantar adiknya.

“Semoga berhasil ya?” Baekhee mengangguk setelah itu Baekhyun memeluk singkat adiknya. “Oppa akan mendoakanmu.”

“Terima kasih oppa. Aku akan melakukan yang terbaik untukmu, eomma dan appa.” Setelah mengatakan itu Baekhee masuk ke dalam halaman sekolahnya.

Pagi ini halaman sekolah itu terlihat lebih lenggang. Mungkin karena hanya anak-anak kelas tiga saja yang berangkat, maka sekolah yang biasanya ramai itu jadi terkesan sepi.

Di depannya, Baekhee melihat Sehun berjalan dengan santai. Yeoja itu dengan percaya diri mendekat pada Sehun. Menyapa teman sekelasnya juga orang yang dia puja-puja selama ini.

“Pagi.” Katanya membuat Sehun kaget.

“Oh, pagi Baekhee.”

Baekhee menuduk sebentar setelah langkahnya dan Sehun sejajar. “Sepatumu bagus ya?” Baekhee senang saat melihat Sehun mengenakan sepatu yang modelnya sama dengan apa yang dia kenakan.

Sehun menunduk melihat sepatunya sebentar kemudian menjawab, “Ah, iya terima kasih sudah memilihkannya untukku.”

Mendengar itu Baekhee balik terlihat bingung. Baekhee bukan ingin seperti itu, dia inginnya Sehun sadar kalau sepatunya dengan Sehun punya model yang sama. Bukan mendapat ucapan terima kasih seperti ini.

“Luhan hyung bilang semalam, kau yang memilihkannya. Dan sepertinya kau juga dapat yang modelnya sama.”

Sambil tersenyum malu Baekhee mengiyakan perkataan Sehun. Laki-laki di sampingnya ini mudah sekali membuat Baekhee tersipu. Bahkan hanya karena perhatian sederhana seperti ini bisa membuat seorang Byun Baekhee seperti terbang melayang.

“Apa kita satu ruangan?” Sehun baik bertanya karena Baekhee sudah tidak bisa bersuara lagi. Jantung gadis itu berdebar kenacang karena sekarang dia bisa sedekat ini dengan Sehun, karena Sehun yang tersenyum padanya juga karena perkataan sederhana Sehun tadi.

“Ah, sepertinya tidak. Aku ada di ruang tiga.”

“Benarkah?” Baekhee mengangguk. “Sepertinya hanya aku yang ada di ruang empat. Kai juga ada di ruang tiga bersama denganmu, Krystal, Sulli dan Suzy.” Lagi-lagi Baekhee hanya mengangguk.

“Pulang nanti kau ada acara?” Sehun menolah melihat Baekhee yang berjalan sambil menunduk di sampingnya. Yeoja ini, mungkin dia yang akan membuat hubungan persahabatan Sehun dengan yang lainnya akan goyah.

“Ah, kau bertanya padaku?” Sehun mengangguk tersenyum. Melihat reaksi Baekhee membuat Sehun senang. “Sepertinya tidak.”

“Kalau begitu mau pergi denganku?” Baekhee terlihat berpikir dengan hal itu. Dia senang? Tentu saja, tapi sekarang ada Sulli temannya. Apa akan baik-baik saja kalau dia pergi dengan Sehun seperti itu?”

“Tenang saja, Kai dan Krystal juga akan ikut. Semalam Krystal menelponku, dia memintaku membantunya untuk kembali dekat dengan Kai. Kau mau membantu juga?”

Sehun bohong. Bukan Krystal yang menelponya, tapi dia yang menelpon Krystal. Mengajak temannya itu untuk pergi refresing.

Sehun tahu Krystal akan ikut kalau dia menjanjikan Kai ikut, maka Sehun juga mengajak Kai. Kebetulan juga Sehun ingin menyingkirkan satu lawannya untuk mendapatkan Baekhee. Jadi alasan membatu Krystal dekat dengan Kai itu juga bohong. Sehun hanya ingin membuat Kai lebih dekat dengan Krystal dan dia lebih dekat dengan Baekhee.

“Kau maukan membantu kami?” Akhirnya Baekhee mengangguk. Saat itu mereka sampai di depan kelas Baekhee. Jadi Sehun hanya mengatakan, “Lebih jelasnya nanti saat pulang sekolah akan aku jelaskan padamu.” Sebelum dia masuk ke kelasnya.

Baru setelah Sehun pergi meninggalkan Baekhee, Chihan mendekat pada temannya itu. Menyadarkan Baekhee yang masih terlihat tidak percaya dengan apa yang dia alami pagi ini. Keberuntungankah untuknya?

“Kau dan Sehun terlihat akrab tadi. Ada apa pagi ini?” Baekhee langsung mejelaskannya dengan berbisik pada Chihan. “Benarkah?” Baekhee mengangguk. “Kebetulan sekali bukan? Kau bisa membatu Krystal sekalian mendekatkan dirimu dengan Sehun lagi.”

Yah, Chihan benar, itu sebabnya Baekhee mengangguk. Tapi wajah Baekhee tidak terlihat senang karena itu. “Tapi bagaimana dengan Sulli?”

“Ah itu.” Chihan juga jadi bingung karena yang satu itu. Sekarang Sulli juga teman mereka. Sudah seharusnya mereka memperhatikan bagaimana perasaan Sulli kalau Sehun pergi dengan Baekhee, mengingat bagaimana Sulli menyukai Sehun selama ini. “Kurasa tidak apa-apa asalkan kalian bersaing secara sehat. Lagi pula kali ini Sehun yang mengajakmu lebih dulu.”

“Benarkah boleh seperti itu.” Chihan mengangguk mengiyakan pertanyaan Baekhee padanya kemudian menggandeng temannya itu untuk masuk ke dalam kelas.

“Sudahlah jangan pikirkan itu dulu. Sekarang yang penting ujian hari ini.” Baekhee balik mengangguk pada Chihan. Dia tersenyum karena Chihan sudah menjadi teman yang baik untuknya selama ini.

“Inilah sebabnya aku ingin kau yang menjadi kekasih Baekhyun oppa.” Katanya pada Chihan.

“Apa maksudmu?”

“Kau teman yang baik bagiku, dan aku yakin nanti kalau kau menjadi kakak iparku, kau juga akan menjadi kakak ipar yang baik untukku.” Baekhee tertawa sementara Chihan hanya tersenyum malu mendengarnya.

∴∴∴∴

Dia membuka hatinya untuk waktu yang satu

Dan membukan lagi untuk waktu yang lain

Terus terbuka untuk menerima perubahan yang datang

∴∴∴∴

[Kim Jongin side’s]

Sehun menyuruhku untuk membawa motor hari ini. Dia bilang pulangnya nanti dia akan mengajaku pergi ke sebuah tempat. Tapi aku tidak tahu kalau akan jadi seperti ini.

Aku harus menemani Sehun pergi dengan Baekhee. Baiklah, memang tidak hanya bertiga. Ada Krystal yang bersama denganku. Tapi tetap saja rasanya menggerahkan saat melihat Sehun dan Baekhee pergi meninggalkan aku dan Krystal begitu saja saat sampai tadi.

“Ayo ke sebelah sana.” Krystal menarik tangaku, membuat aku harus ikut berlari kecil mengikuti langkahnya. Aku benar-benar pasrah karena harus pergi dengan Krystal dan bukannya dengan Baekhee.

Aku tanya pada kalian, apa harus aku berhenti sekarang?

Rasanya melihat Baekhee saat ini seperti melihat bintang terkecil di langit sana. Terkesan sangat jauh dariku. Tapi tetap terlihat cantik bagiku.

Sekarang bukan hanya Sehun sainganku. Luhan hyung dan Chanyeol hyung juga adalah sainganku untuk mendapatkan hati yeoja cantik itu. Apa? Chanyeol hyung?

Oh dia, mungkin dia jarang terdengar belakangan ini, dia menghilang dan tidak muncul iyakan? Itu karena dia baru saja kembali dari Jepang. Chanyeol hyung baru saja selesai dengan liburannya bersama kakak perempuannya. Yura noona.

Dan saat kembali kemarin, dia langsung mengumumkan pertarungan itu padaku, Sehun juga Luhan hyung. Dia gila? Iya! Tapi mau bagaimana lagi sekarang? Semua semakin sulit, bahkan Baekhyun hyung tidak bisa membantuku lagi. Sebaliknya dia seperti membantu Luhan hyung dan bukannya aku yang sudah membuat janji padanya.

Biar kuceritakan kronoligi lengkapnya.

 

Flashback

 

“Kim Jongin!”

“Ah, kau mengagetkan aku hyung!” Aku berseru pada dia yang entah bagaimana caranya bisa ada di dalam kamarku. “Kapan kau kembali, hyung?”

“Baru saja. Kau ikut aku sekarang bisa?” Dengan seenaknya dia duduk di kasurku. Menyilangkan tangannya di depan dada dan menatapku dengan pandangan yang, boleh kusebut, mengejek.

“Kemana?”

“Kau akan tahu nanti. Cepat bersiap saja. Aku tunggu kau di depan rumahmu ya?” Dan lagi-lagi dengan seenaknya dia meninggalkan kamarku. Kenapa setelah dia kembali dari Jepang, otaknya semakin jadi tidak jelas seperti itu?

Tapi aku tetap menurut. Mengingat dia sahabat baikku, dan mengingat dia adalah seniorku, aku akan ikut dia malam ini. Tapi kalau sekali lagi dia berbuat seenaknya, aku akan membalasnya dengan lebih parah. Dia belum tahu saja kalau aku punya jiwa evil yang hebat.

Keluar rumah Chanyeol hyung sudah siap di atas motornya. “Kau ikut aku saja. Tidak usah repot-repot mengeluarkan motormu.”

Aku tersenyum kecut. “Aku memang tidak ingin mengeluarkan motorku.” Hahaha~ rasakan itu. Malu kau!

“Ya sudah ayo cepat naik.” Aku menurut dan duduk di belakangnya. Kadang kala hyungku yang satu ini memang sedikit kurang waras. Dia memang punya kebiasaan tidak baik untuk sesuatu yang dia sukai secara tiba-tiba.

Motor yang dia kendarai berhenti di depan rumah Sehun. Aku tahu kenapa dia menyuruhku untuk tidak membawa motorku. Itu karena rumahku dan rumah Sehun hanya berbeda beberapa rumah saja.

Benarkan? Dia memang aneh!

“Yeoboseyo hyung?” Aku perhatikan dia yang sedang menelpon itu. Aku tahu dia menelpon Luhan hyung. Karena tidak ada orang yang dia panggil hyung di antara kami kecuali Luhan hyung.

“Aku di depan rumahmu bersama Kai. Bisa bukakan pintu dan bangunkan Sehun?” Dia benar-benar berubah semakin aneh setelah kembali dari Jepang. “Baiklah. Cepat ya hyung?”

Tidak lama Luhan hyung membukakan pintu gerbangnya, menyuruh kami masuk. “Sehun sudah menunggu di dalam.” Katanya.

“Ada apa hyung?” Tepat setelah kami duduk di sofa ruang tamu rumah Sehun, si empunya rumah langsung bertanya pada Chanyeol.

“Aku harap kalian tidak kaget mendengar apa yang ingin aku katakan pada kalian. Kita juga akan tetap menjadi teman sekalipun kita bersaing.”

“Bersaing apa?” Luhan hyung memotongnya.

“Mendapatkan Baekhee.” Kalau kalian melihat wajahnya saat mengatakan itu, aku yakin kalian juga akan seperti aku yang ingin sekali langsung memukulnya.

Dia pikir Baekhee itu apa? Seenaknya saja menjadikan Baekhee sebagai bahan sayembara seperti itu. Memangnya dia siapa dengan seenaknya mengatakan itu pada kami?

“Kau bercanda?” Ternyata bukan hanya aku yang tidak suka dengan cara bicaranya. Luhan hyung juga sama saja. Dia memang terlalu kurang ajar mengatakan hal seperti itu. “Memangnya kau pikir Baekhee itu barang yang bisa di jadikan hadiah lomba?”

“Bukan seperti hyung. Aku minta maaf kalau bahasa yang aku gunakan salah. Tapi aku yakin kalian mengerti apa maksudku kan?” Kami diam. Aku juga tahu kalau Sehun dan Luhan hyung mengerti apa maksud Chanyeol hyung berkata seperti tadi. Tapi aku tidak tahu apa yang ada dalam pikiran mereka akan sama atau tidak denganku.

“Hyung yakin?” Sehun balik bertanya pada Chanyeol. “Kau akan bersaing denganku dan Luhan hyung. Terlebih dengan Kai juga.”

“Tentu saja aku yakin. Memangnya ada alasan untuk aku tidak yakin dengan apa yang aku miliki?”

Aku tahu dia begitu percaya diri dengan apa yang dia miliki, tapi apa harus dia berkata seperti itu? Dia membuat aku sedikit ragu dengan kemapuanku sendiri. Apa aku bisa mendapatkan tuan putri dalam mimpi indahku itu dengan mudah?

“Bagaimana Kai?” Aku menoleh pada Luhan hyung. Sehun sudah menunjukan dirinya setuju dengan persaingan ini dengan menanyakan hal tadi pada Chanyeol hyung. Dan aku pikir Luhan hyung juga tidak akan mau kalah dengan Chanyeol hyung begitu saja. Tapi aku?

Aku tidak tahu apa aku bisa atau tidak. Terlebih ada Krystal sekarang. Ini akan semakin sulit bagiku.

“Kau tentu mau menyetujuinya bukan? Kau yang paling berani menunjukan perasaanmu pada Baekhee.” Chanyeol hyung menggodaku. Dia membuat aku merasa terhina karena itu.

“Kata siapa?” Luhan hyung bersuara. “Aku juga berani melakukan itu, tapi Baekhee hanya belum sadar kalau aku sungguh-sungguh. Dia pikir aku sedang bercanda, mungkin.”

 

Flashback End

 

Malam tadi aku bisa melihat dengan jelas kalau Sehun merasa Luhan hyung berbahaya untuknya. Seperti tikus yang mengkhawatirkan keberadaan ular di sawah tempatnya bersembunyi. Sehun takut bertemu ular itu dan kalah.

Mungkin ini agresi pertama Sehun pada kami bertiga setelah kesepakatan semalam. Masalahnya kami tidak punya banyak waktu. Dalam waktu dekat ini salah satu dari kami harus bisa mendapatkan hati Baekhee.

“Kai,” aku menoleh melihat Krystal yang hanya berdiri setelah mneyeretku pergi ke depan sebuah wahana bermain yang ada di sini. “Kau tidak suka pergi bersama denganku ya?”

“Ah,” sekarang apa yang bisa aku lakukan kalau dia mengatakan itu? “Tidak. Tentu saja aku senang bisa pergi denganmu lagi. Aku jadi ingat masa saat kita masih sering pergi bersama-sama dulu.”

Iya, aku tahu aku bohong. Tapi aku benar-benar tidak ingin membuat Krystal sedih. Ini sedang masa ujian, aku tidak bisa berbuat egois dengan merusak perasaanya dan membuat dia mengecewakan keluarganya. Karena aku kenal betul siapa Krystal Jung, maka aku tidak ingin berbuat jahat padanya.

“Benarkah?” Wajahnya masih terlihat meragukanku. Aku harus membuatnya percaya padaku.

“Tentu saja. Coba saja kau tidak berubah menjadi yeoja yang menyeramkan seperti dulu, kita masih berteman baik seperti sebelumnya. Tidak akan ada kekakuan seperti ini.” Dia mengangguk menunduk. Rambut panjangnya menutupi wajahnya dari samping.

“Maafkan kami.” Katanya lirih. Aku mendengarnya dengan jelas. Sekalipun sekitar kami begitu berisik, aku yakin aku tidak salah dengan apa yang dia katakan barusan.

“Sudahlah, jangan bahas itu. Kalau sudah berlalu kenapa kau harus membahasnya?” Aku benar-benar tidak ingin membuat dia merasa sedih. Aku tidak ingin merusak apa yang ada pada dirinya dan membuat diriku menjadi penyebab berubahnya sikap dan sifat Krystal nanti.

“Tidak!” Serunya saat mengangkat kepalanya menatap balik padaku. “Kau harus tahu apa yang sesungguhnya aku dan Suzy alami hingga kami mau mengikuti keinginan Sulli.”

“Krys..”

“Sulli hampir mati hari itu.”

“Apa maksudmu?” Tiba-tiba saja jantungku berdebar kencang. Sulli hampir mati? Kenapa aku dan Sehun tidak tahu tentang itu?

“Hari ketika Siwon oppa pergi ke Paris.” Krystal menunduk di hadapanku. Tangannya memegang tanganku, dari sana aku tahu dia bergetar hebat. Sepertinya dia menahan tangisannya. “Sulli meminum semua obat miliknya sekaligus.”

Obat apa? Memangnya saat itu Sulli sakit?

“Kau pasti tidak tahu kalau semenjak Siwon oppa menikah, Sulli kita berubah menjadi yeoja yang bergantung dengan obat-obatan penenang. Sulli menyembunyikannya darimu dan Sehun. Dia tidak ingin kalian berdua tahu, aku dan Suzy juga tidak sengaja tahu hal itu saat kami menginap di rumahnya.” Tubuh Krystal masih bergetar saat menceritakan hal itu.

Aku berani bersumpah demi namaku sendiri, aku tidak tahu apa-apa tentang hal ini. Yang aku tahu hanya Sulli dan juga Krystal berubah, bahkan Suzy juga ikut berubah. Mereka menjadi semakin nakal dan tidak seperti yang aku dan Sehun kenal. Hanya itu.

“Hari itu Sulli meminum semuanya. Dia hampir mati di depanku dan Suzy. Dia hampir pergi kalau aku dan Suzy tidak menemukannya yang sudah pingsan dengan mulut berbusa.” Kali ini aku mendengar isakan dari suara Krystal.

Kuelus kepalanya yang masih tertunduk di depanku. “Jangan menangis.” Kataku pelan. Tapi dia pasti mendengarnya.

“Dia menderita sendirian. Dia bilang padaku dan Suzy, tanpa Siwon oppa dirinya bukan apa-apa lagi. Dia bilang tidak ada akan ada yang bisa menjaganya lagi. Dia.. Dia bilang.. Dia takut.” Kali ini Krystal memelukku. Air matanya menembus seragamku dan membuat aku merasakan dingin tetetas air yang meresap itu.

Aku hanya bisa memeluk tubuhnya yang masih bergetar. Aku benar-benar tidak tahu tentang apa yang dia ceritakan tadi. Semuanya benar-benar tidak pernah kudengar. Yang aku dan Sehun tahu saat Sulli masuk rumah sakit dulu adalah karena Sulli terlalu memikirkan Siwon hyung, dia jadi jatuh sakit karena hal itu. Aku tidak tahu kalau dia berbuat sejauh itu.

Dan kurasa Sehun harus tahu hal ini. Dia harus tahu kalau aku dan dia sempat salah menilai sahabat kecil kami.

∴∴∴∴

[Author side’s]

Kai menarik tangan Krystal yang tadinya hanya terkepal di atas meja di hadapan mereka. Digenggamnya tangan yang masih terasa dingin itu. Berharap bisa menyalurkan sedikit rasa hangat untuk si pemilik tangan yang masih bergetar hingga kini.

“Kau baik-baik saja?” Tanya Kai pada Krystal. Ini pertanyaan Kai untuk kesekian kalinya pada Krystal.

Kini mereka ada di dalam sebuah café yang ada di sekitar taman bermain itu. Tadi tiba-tiba saja hujan turun dengan derasnya saat Krystal masih menangis dalam pelukan Kai. Mereka bahkan belum sempat bermain dengan wahana manapun, tapi hujan di tengah matahari siang ini membuat mereka harus mencari tempat berteduh.

Sehun sudah Kai suruh untuk datang ke café yang sama dengan tempatnya dan Krystal saat ini. Kali ini Kai benar-benar tidak memikirkan Baekhee, dalam otaknya hanya ada Krystal yang menggigil dan cerita Krystal tadi. Sehun harus tahu! Itu keputusan Kai.

“Atau kita pulang sekarang saja?” Krystal menggelang sambil tersenyum dengan bibir yang sudah mulai membiru. “Kau itu mudah kedinginan. Kalau lebih lama di sini, yang ada besok kau bisa sakit.” Lagi-lagi Krystal menggeleng.

“Aku baik-baik saja. Nanti aku akan minta Sica eonni untuk membuatkan aku coklat panas saat sampai di rumah. Kita tunggu Baekhee dan Sehun dulu. Kasihan kalau harus di tinggal. Dan..” Krystal menarik tangannya dari genggaman Kai. “Kau pasti tidak rela kalau harus meninggalkan Baekhee bersama dengan Sehun saja.”

“Kau ini.” Rasanya Kai marah mendengar perkataan Krystal yang terakhir itu. Tiba-tiba saja dadanya bergemuruh kuat karena menahan marah. Dia tarik lagi tangan Krystal. Mengelusnya dan meniupnya, mencoba untuk membuat tangan yang dingin itu untuk lebih hangat.

Saat itu Sehun sambil menggandeng Baekhee datang.

“Kau baik-baik saja Krys?” Tanya Sehun saat dia duduk di hadapan Kai dan Krystal bersama Baekhee. “Bibirmu sudah biru. Apa lebih baik kita pulang sekarang? Kau bisa pakai jaketku dulu.”

Krystal menggeleng. Dia juga menarik lagi tangannya dari tangan Kai. Ada Baekhee di hadapannya, itu cukup membuat Krystal berpikir untuk menjaga sikapnya. Walau dia sendiri yang meminta Baekhee membantunya mendapatkan Kai, tapi dia tidak berpikir untuk memamerkan sikap kasihan Kai padanya itu di depan Baekhee.

“Kita pulang saja ya?” Kali ini Baekhee yang memintanya. “Aku ingin pulang.”

“Tapi.”

“Di sini terlalu dingin. Aku rasa kau juga merasa kedingianan. Ingat juga kalau besok kita masih ada ujian.” Akhirnya Krystal mengangguk pada Baekhee.

Sehun langsung melepas jaketnya. Memberikan pada Krystal, sedangkan Kai yang jaketnya juga sudah basah tidak bisa berbuat banyak.

“Kau antar Baekhee saja langsung. Aku akan mengantar Krystal.” Kai memerintah dan Sehun menyetujuinya. “Tapi nanti setelah kau mengantar Baekhee, kau temui aku di rumahku. Ada hal yang ingin aku bicarakan padamu.”

Baekhee dan Krystal memandang Kai bingung sama halnya seperti apa yang padangan Sehun tunjukan pada Kai.

“Ada apa?”

Kai tidak menjawabnya dengan mulut. Matanya yang melirik pada Baekhee dan Krystal sudah memberikan Sehun sebuah jawaban yang sangat jelas. “Baiklah. Aku akan datang. Apa perlu kuajak Chanyeol hyung dan Luhan hyung juga?”

Kai menggeleng. “Ini bukan tetang hal itu. Ini tentang hal lain. Jadi cukup kau dan aku.”

Sehun mengangguk. Keduanya langsung berlari mengambil motor mereka yang terpakir tidak jauh dari café itu. Sedangkan Baekhee dan Krystal mereka suruh untuk tetap berada di depan café itu.

Saat Sehun sudah lebih dulu pergi dengan Baekhee, Krystal yang duduk di belakang Kai, memeluk pangerannya itu. Seperti halnya apa yang dia lakukan dulu, tapi kali ini Kai tahu kalau tubuh Krystal mulai lemas.

“Krys kau baik-baik saja?” Suara Kai terdengar di antara bising hujan dan angin yang menerpa mereka berdua. Di belakangnya Krystal menganggukan kepala lemas. “Bisa bertahan sebentar kan?” Lagi Krystal memngangguk.

Kai menarik tangan Krystal untuk tetap memeluknya. Berjaga takut gadis itu pingsan di boncengannya. Dengan satu tangannya Kai menjaga keseimbangan motor yang melaju di kecepatan tinggi menembus hujan dan angin siang itu.

“Dingin.”

TBC

Maaf ya lama nunggu. ada sedikit gangguan sebelumnya.. hehe :D


10 Komentar

Delight [Page 5]

delight2

 

Title:  DELIGHT [Page 5]
Author : seyofx
Length : Multichapter
Main cast: Do Kyungsoo, Kim Jongin, Han Yoo Rae (OC)

Other Cast: Minah, Jiyeon, Krystal, Sulli, Xiumin
Rate : Teen, PG-15
Genre : romance, school life, action

Poster by jungleelovely @ posterchannels gamsahamnida~

Recommended song: Just – I Love You (Man from the stars OST)

Author note: haloo, setelah Its Okay Its Love, aku buat FF yang castnya D.O dan genrenya action^^ ehehe awalnya aku iseng pilih action gara-gara nonton film. Makasih banget udah sabar nungguin chapt selanjutnya FF ini dan makasih juga buat yang selalu comment FFnya maaf gadibales comment-commentnya._.

anw enjoy yaa jgn lupa Read Like dan Comment, maaf kalo ffnya jelek ganyambung gt^^

 

Baca lebih lanjut


22 Komentar

“Memories”

memories

 

 

 

 

 

Author                  : Chobi
Tittle                     : Memories
Cast                       : Kim Jongin, Cho Seul Bi

Support cast       : Cho Seul Hee
Genre                   : Romance
Rating                   : PG 15
Length                  : Oneshoot

Disclaimer          : FF ini murni, asli buatan aku sendiri. Semua cerita yang ada disini cuma karangan aku  doang, GAK NYATA. Typo bertebaran bak daun-daun yang berguguran di musim gugur. Jadilah pembaca yang GOOD J

 

Summary             :

 

“Aku ingin kembali ke waktu dimana kau bisa memberiku sebuah pelukan hangat”

 

-Cho Seul Bi-

 

  Baca lebih lanjut


6 Komentar

p1b

 

 

 

Little               : The Sense Of Me For You (Chapter 2)

Author             : Ham_ham O_O

Length             : Chaptered

Genre              : School-life, conflict, romance

Rating                         : PG 16

Main cast         : Oh Sena, Kai/ Kim Jong In, Oh Sehun

Support Cast   : Lee Ji Eun(IU), Jeon Jeong Guk/ Jung Kook (BTS) and others.

Disclaimer       : Ini FF pertama yang ku tulis dan hasil dari imajinasiku sendiri. Jikalau ada kesamaan dengan FF lain, ya mohon dimaklumi ya? #wajar.

Terima kasih banyak telah mengepost ff ku. Apakah ada yang menunggu FF ini?

Mudah-mudahan para reader suka dan tak bosan dengan FF ini. Awas typo bersebaran di mana-mana! # Kekeke…

# JENG-JENG SELAMAT MEMBACA :D

***

Baca lebih lanjut


2 Komentar

Like a Star

“YA! Kau tidak mengerti juga hah?!”

 

Gadis yang terduduk sembari menunduk itu terperanjat. Raut wajahnya shock, genangan air mulai kasat di mata sendunya, pun sepasang tangan yang terpangku diatas pahanya mengepal erat. Sekuat tenaga ia menahan diri untuk tidak beranjak dan lari keluar café. Semata karena menunggu lanjutan ucapan pemudanya—mantan pemudanya.

 

“Semua sudah berakhir, Nana! Sudah berakhir!”

 

Runtuh sudah.

 

Pertahanan diri yang dibangunnya sejak lima belas menit yang lalu—sejak ia masuk ke dalam café, duduk berhadapan dengan seorang pemuda berwajah stoic namun ada jejak kejengkelan di kedua kembar oniks itu, Choi Nana sudah membangun pertahanan dirinya sendiri. Ia tahu ada yang salah, yang tak terucap, yang akan merobek seluruh hati dan menciptakan luka tak terperikan di dalam sana. Tapi toh, sekuat apapun benteng pertahanan itu, setebal apapun dinding yang berusaha dibangun Nana untuk menahan sakitnya, pada akhirnya hanya akan menciptakan air mata yang turun satu-satu di kedua pipinya, yang perlahan menganak sungai dan menciptakan sebuah kehancuran telak.

 

Tittle/judul fanfic: Like a Star

Author: noxmine

Length: Chaptered; Prolog

Genre: drama

Rating: PG-15

Main cast & Additional Cast:

Kris

Kai

Choi Nana (OC)

EXO’s member

Disclaimer: plot belongs to me;  I’m not making any money out of this fanfiction but I’m presenting Like a Star as a fanfic of mine.

Author’s note: fanfiksi ini pernah di publish di situs ffn, dengan judul yang sama karya goldentrianglum, hanya saja dengan pairing yang berbeda (sasusaku—naruto). Tapi fanfiksi itu telah saya hapus (barusan. Dan ya, I am goldentrianglum), so, here we are.

 

The story always start from a Prolog

Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 23.846 pengikut lainnya.