Arsip Kategori: Tao’s Birthday

[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] Mistake – shalsam

[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] Mistake – shalsam

cast : Byun baekhyun dan Tao || Bromance || angst || PG 17

Bagi orang umum Dandelion terdengar indah sekali artinya, kasih sayang. Entah apa itu bentuk kasih sayang nya pada sahabat, kekasih, ataupun saudara kita sendiri. Bagi Huang Zi Tao Dandelion sendiri bukan kasih sayang yang di rasakannya saat mendengar nama Dandelion.

Kenangan lampau yang membuatnya takut. Takut untuk memulai ataupun sekedar untuk menyelesaikan permasalahaan yang tak kunjung usai. Masalah yang setiap harinya membuat tubuh tinggi menjulangnya makin hari makin melemah.

Kata orang kalau kita lagi stres maka penyakit-pun akan berdatangan secara bergantian, entah penyakit yang kecil ataupun yang berat.

Sudah 8 tahun berlalu, entah tuhan menginginkan ia menyelesaikan persoalan lampaunya itu atau memang dirinya lah yang meminta.

“Hyung, sudah 8 tahun dan kau masih juga tidak membukakan pintu maaf untukku?” Ucap Baekhyun dengan nada penuh harapan bahwa Tao, kakaknya yang terlanjur kecewa pada dirinya 8 tahun yang lalu.

Tanpa menatap lekat-lekat pada adiknya yang memohon, Tao memasukkan kedua tangannya ke kedua kantong celana nya, menghela nafas panjang berharap adik nya itu berhenti-lah bertanya seperti itu untuk kesekian ribu.

“Apa yang ingin kau katakan kali ini?” Ucap Tao sarkatis, kali ini mereka duduk berhadapan di kantin kantor yang penuh akibat jam makan siang telah di mulai.

“Hyung, aku berjanji ini adalah terakhir kalinya aku akan menjelaskan secara detail padamu. Aku tidak peduli lagi kau akan terima atau tidak, akan percaya atau tidak. Karena… ini yang terakhir, hyung.” Baekhyun mengucapkannya dengan tatapan serius, rahang nya terlihat mengeras seakan hari itu, menit itu, detik itu adalah terakhir kalinya mereka akan bertemu.

“Aku melihat cahaya berbentuk dandelion di punggung ayah dan ibu sebelum hari itu. Dan… aku juga melihat dandelion itu pada dirimu hari ini. Entah apa yang akan terjadi aku tidak tahu tapi aku berharap tak ada apa-apa karena kau pasti juga tak percaya kan hyung?

Ayah dan ibu di bunuh oleh seseorang, orang itu… aku sudah melihatnya hari sebelum aku melihat dandelion pada diri mereka. Saat itu aku tidak tahu apa arti semua ini jadi aku santai saja dan tak tahu kedepannya akan terjadi apa, seperti yang kau katakan aku ini laki laki pengecut. Aku membiarkan pembunuh itu menusuk dada ayah dan ibu di depan mataku sendiri bahkan aku menyelematkan diriku sendiri tanpa memikirkan ayah dan ibu. Tapi sungguh itu semua permintaan ayah dan ibu, mereka bilang aku harus bertahan untuk kau. Aku harus bertahan karena hanya aku yang kau miliki ketika mereka tidak ada nanti.”

Tao menyatukan kedua alisnya seolah tak percaya, ini sudah ia dengarkan beribu-ribu kali tapi tentang dandelion yang Baekhyun liat pada dirinya hari ini? Apa maksudnya dengan itu? Tapi ego nya yang terlalu tinggi membawa dirinya berlari tanpa memakai alas kaki dan melihat ke belakang.

Ia beranjak dari kursinya, mengalihkan pandangan ke sudut kantin yang ramai tak mau melihat sosok Baekhyun yang duduk di depannya yang tengah mengemis sebuah kebenaran pada dirinya.

Tao melangkah namun lagi dirinya tertahan panggilan adiknya, “Tao hyung. Sampai jumpa lagi, aku harap esok kau bisa hidup berbahagia dengan semua apa yang telah kau dengar. Aku pergi… jaga dirimu baik-baik” sebenarnya ia menangis tapi bukan lelaki namanya kalau menangis di dalam hati.
Tao mengepalkan tangannya keras, ia menelan saliva nya kasar. Kepala nya mulai terasa pusing lagi kali ini, dua jam lagi operasi donor ginjal akan di lakukan pada dirinya.

Ia menatap langit yang tengah mendung sekarang persis seperti suasana hatinya, angin dingin mulai menyeruput masuk di balik kemeja dongker yang ia pakai.

“Ayo pak, silahkan. Dokter Oh sudah menunggu anda” kata Kris selaku supir setia yang ia miliki sambil membukakan pintu untuknya dengan sopan.

“Bagaimana aku bisa menerima ginjal ini tetapi aku tidak bisa bertemu dengan pendonornya? Dia masih hidup bukan?” Tao masih kekeuh ingin bertemu siapa pendonor yang baik hati mau memberikan ginjal untuknya.

Dokter Oh Sehun menyipitkan matanya, “anda akan mengetahuinya nanti pasca operasi tuan Tao. Bersabarlah, aku janji”

Akhirnya dengan semua persiapan yang matang operasi berjalan lancar dan sukses. Lisa, Luhan sudah hadir di ruangan VVIP milik Tao yang sekarang sudah dapat tertawa bersama pasca operasi.

Suara ketukan terdengar dari balik pintu, dari kaca bening yang memisahkan pintu tampak sosok dokter Oh bersama seorang perawat yang sepertinya ingin mengecek kondisinya sekarang.

Betul sekali, dokter Oh dan perawatnya menanyakkan bagaimana kondisi ia sekarang, lalu dokter Oh memberikan sebuah MP4 pada Tao.

“Apa ini?” Ia bingung sekali apa maksud dari dokter Oh dengan memberikan benda kecil itu.

“Aku kan sudah berjanji akan menunjukkan siapa pendonor ginjal mu itu, ini. Lihatlah lalu panggil aku setelah kau melihat semuanya.” Dokter Oh menepuk nepuk bahu Tao yang semulanya raut wajahnya bahagia kini berubah drastis, dada nya terasa sakit seakan ada jarum yang tengah tertusuk di dalamnya.

Ia menghidupkan MP4 itu dengan jari yang terlebih dahulu gemetar, sementara Lisa dan Luhan ikut terdiam melihat raut wajah Tao yang berubah.

Sekitar 8 menit lagi video itu akan berakhir tapi Tao tak dapat melihatnya lagi. Otaknya terasa mendidih, tangannya gemetar, perutnya terasa mual entah itu efek dari kekecewaan yang ia pendam atau penyesalan yang ia rasakan.

“Tao, sekarang lo udah ngerti? Lo harus ikhlasin dia, gue harap ini jadi pembelajaran lo” ucap Luhan sambil mengusap-usap punggung sahabatnya yang mati rasa.

Lisa mendekap tubuh Tao kedalam pelukannya, “nyesel? Pasti iya kkan yang? Udah aku bilangin sesama saudara kita saling maafin dan mengerti. Kurang baik apa coba Baekhyun adik kamu itu sampe dia ngorbanin dua ginjal nya sampai sekarang dan dia gak bisa bertahan karena gak punya organ penting itu lagi karena itu semua udah sama kamu.”

Ya. Baekhyun lah yang sudah berbaik hati memberikan ginjal nya yang tinggal satu untuk kakak yang ia terus terusan ngemis maaf selama 8 tahun, 8 tahun yang lalu juga ia memberikan ginjal kirinya untuk Tao yang berbaring lemah tanpa mengetahui kabar orang tuanya yang tewas terbunuh.

Dengan tangan yang masih terpasang infus Tao berlari menuju ruangan Dokter Oh dan meminta untuk di pertemukan dengan jasad adiknya seorang untuk akhir kedua kalinya.

Ternyata Dandelion yang ia anggap buruk itu salah, Dandelion lah yang ternyata selama ini menyelamatkan dirinya, melindingi dirinya bahkan sampai yang terbaik harus mengalah.

[BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] HOL(M)ES in DONGDAEMUN [2] — IRISH’s Tale

HOL(M)ES

ARSHAVIN in Dongdaemun  ]

— in a ruined city, can you survive? —

Starring by:

OC`s Wang Jia-yi with Tao and Baekhyun

Special appearance EXO`s Sehun & Luhan

An adventure, dystopia, family, melodrama and politic story rated by PG-17 served in three-shot length with series type

This story is not suitable for readers under 15 years old

2017  ©  storyline by IRISH

in association with

EXO Fanfiction Indonesia

Disclaimer:

Cerita ini murni berdasarkan fiksi dan tidak bermaksud untuk menyinggung/menjelek-jelekkan salah satu pihak. Seluruh bagian cerita yang berhubungan dengan suatu negara dan/atau organisasi, dipergunakan semata-mata hanya untuk hiburan dan bukannya merugikan salah satu pihak. Tidak ada bagian dari cerita ini yang menggambarkan kehidupan politik secara nyata. Hol(m)es sendiri berasal dari kata Holmesinspired from Sherlock Holmes—yang memiliki makna tersirat sebagai perpaduan dari kata Holes, dan Holmes yang maknanya akan didapatkan pembaca setelah menyelesaikan pembacaan cerita dengan seksama. Sekali lagi, tidak ada tujuan menjatuhkan nama baik/citra dari salah satu negara/organisasi/perorangan/kedudukan yang nantinya akan ada di cerita ini. Penyebaluasan karya, duplikasi isi cerita, dan mengadaptasi cerita ini tanpa seizin/sepengetahuan penulis,  adalah sebuah tindakan tidak menyenangkan yang tidak seharusnya dilakukan.

This story was created and dedicated for:

Tao ex EXO and Baekhyun of EXO

Previous story:

Hol(m)es in Dongdae-mun [Luhan]

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Lanjutkan membaca [BAEKHYUN BIRTHDAY PROJECT] HOL(M)ES in DONGDAEMUN [2] — IRISH’s Tale

TAOBAEK BIRTHDAY PROJECT

timeline_20170426_203617

                           TAO BAEKHYUN BIRTHDAY EVENT                           

TAOBAEK
– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Sst… di Birthday Event Giveaway kali ini,
peserta tidak harus membuat FanFiction. Jadi makin banyak yang bisa ikutan!
Just check the rules and here we go!

image wanna  join check it. image

Lanjutkan membaca TAOBAEK BIRTHDAY PROJECT

[TAO BIRTHDAY PROJECT] Started With Task

Started With Task

Author: Raina KD
Cast: Huang Zi Tao, Sheila Kim (OC)
Genre: Romance, Fluff
Rating: PG-15
Length: Oneshoot

***

Di sinilah aku sekarang. Bersimpuh di atas lantai apartemen yang penuh dengan ceceran remah popcorn, dengan laptop yang berada di depanku. Singkat saja. Aku lupa besok deadline skripsi akhirku, dan aku malah menonton film di laptop.

Sekarang apa?

Dengan pandangan yang mengabur karena air mata, aku menatap layar ponselku. Mencari-cari nama yang sekiranya bisa membantuku—siapa saja.

Jariku berhenti menggulir layar begitu menangkap sebuah nama di barisan huruf T. Nama yang lama sekali tidak kuhubungi. Mungkin sekitar dua tahun lebih dua bulan?

Tao, dulunya seniorku di kampus yang sama, jurusannya juga sama denganku, jarak umur kami dua tahun. Dia lulus dua tahun lebih dua bulan yang lalu, dan sudah mendapat pekerjaan sekarang. Dia pintar, jadi tidak begitu sulit menemukan pekerjaan. Juga memiliki aura yang menarik.

Yah, dia mantan pacarku. Makanya aku hafal persis lama dia lulus, karena lamanya sama seperti saat aku putus dengannya. Lanjutkan membaca [TAO BIRTHDAY PROJECT] Started With Task

[TAO BIRTHDAY PROJECT] Gonna Some

Gonna Some

Judul : [Tao Birthday Project] (Gonna Some)
Pen name : luniemilky
Genre : Mysteri, Romance
Main Cast : Huang Zi Tao, Park Hyo Mun (OC)
Rating : PG-13

Hyo Mun mendengar suara barang-barag berjatuhan dari dalam gudang sekolah. Ia mencari tau apa yang terjadi dan membuka pintu yang tak terkunci itu dengan tangan gemetar.

“hey Tao ! apa yang kau lakukan disini? Sudah..sudah.. jangan merusak semua barang-barang ini”

“biarkan aku sendiri Hyo Mun”

“apa yang terjadi denganmu?” Lanjutkan membaca [TAO BIRTHDAY PROJECT] Gonna Some

[TAO BIRTHDAY PROJECT] Best Liar

Best Liar

[TAO BIRTHDAY PROJECT]

Best Liar

©Bi

Songfic, Hurt | Oneshoot | T

Sorry for badfic & typo(s)

Play: Rihanna ㅡ Take A Bow

“Namun penampilanmu lumayan. Benar-benar memukau.”

Hujan masih turun walau tak sederas siang tadi. Sekarang hanya titik-titik air kecil yang tersisa turun mengguyur kota ini. Sora, gadis bersurai sebahu itu mengeratkan sweaternya guna menghadang udara dingin yang menghembus melalui celah-celah ventilasi kamar. Ia lalu duduk di pinggiran ranjangnya, meraih remote lantas menyalakan pemanas ruangan. Maniknya melirik ke sebuah benda pipih yang tergeletak di sisi tempat tidurnya. Ponselnya bergetar. Tanda ada panggilan masuk. Jemarinya dengan sigap meraihnya, melihat siapa yang menghubungi.
Tao.
Sebuah nama tertera dilayar. Alih-alih menggeserkan bulatan hijau pada layar ponselnya, Sora malah melempar benda itu ke tempat tidur. Agak lama, akhirnya ponselnya berhenti bergetar.

Sora berdiri, melangkah menuju jendela besar tak jauh dari ranjang. Tangan kurusnya menyibak gorden berkelir pastel yang menjuntai sampai ke lantai. Dari sini, maniknya menangkap seseorang sedang berdiri di tengah gerimis yang menghujaninya. Laki-laki itu menatap bangunan di depannya, mengharapkan sang pemilik lekas merambah pintunya. Sora menatapnya agak lama. Ia lalu menutup kembali gorden tersebut. Terlihat dari wajahnya, Sora nampak tengah berpikir.
Disinilah ia sekarang, Sora memegang erat gagang payung biru muda yang ia bentangkan. Di hadapannya kini nampak laki-laki tadi. Lanjutkan membaca [TAO BIRTHDAY PROJECT] Best Liar

[TAO BIRTHDAY PROJECT] Don’t Like Me

Don't Like Me

[TAO BIRTHDAY PROJECT]
Don’t Like Me
Written by: pandalion
Genre: Romance
Rating: PG-15

Malam itu, kelas malam di sekolahku baru saja berakhir. Setelah berkemas, aku mendadak sadar bahwa sesuatu telah hilang dari dalam tasku. Buku bersampul biru itu tidak ada di dalam tasku.

Gawat. Benar-benar gawat.

Aku ingat jelas aku menyimpan buku berharga itu di dalam tasku. Buku itu adalah buku paling berharga sekaligus memalukan yang kumiliki.

Dalam buku itu, aku menyimpan catatan-catatan penting seperti daftar ulang tahun orang-orang. Aku juga selalu menempelkan foto-foto yang menurutku berharga, seperti foto bersama teman-teman dan… orang yang kusukai. Aku juga suka menulis coretan-coretan nama orang yang kusukai… dan tentu saja, tidak ada yang boleh melihat hal itu!

Aku mengingat-ingat kembali kejadian hari ini. Seingatku, tidak ada yang menyentuh tasku, kecuali… Astaga.

Kecuali Huang Zitao. Lanjutkan membaca [TAO BIRTHDAY PROJECT] Don’t Like Me

[TAO BIRTHDAY PROJECT] Birthday Cup Cake

Birthday Cup Cake

Tittle : Birthday Cup Cakes
Pen name : zee_21
Genre : Romance
Rating : 15+
Cast : Huang zitao as tao
You as Park Eun ji
Friend of Tao as Kris
Summary : Layaknya cup cakes yang manis kau membuat ku tak ingin berhenti dan selalu ingin memakannya. Aku benar benar jatuh cinta pada kamu dan cup cakes buatan mu

Tao pov
Hari ini aku masih mendapat kiriman cup cakes dari seseorang di loker ku, aku sangat tidak menyukainya. Aku merasa risih dengan orang yang membuat cup cakes ini dan mengirimi ku cup cakes setiap hari.
“Hey kau masih mendapatkan kiriman cup cakes itu tao?”
“Ahh kau kris, iya aku masih mendapatkannya”
“Mungkin ada seseorang diluar sana yang menyukai mu”
“Ahh tidak mungkin. Aku berfikir dia itu seperti penguntit atau dia itu tidak punya kerjaan karna membuatkan cup cakes setiap hari untuk ku. Apa kau mau kris?” Lanjutkan membaca [TAO BIRTHDAY PROJECT] Birthday Cup Cake

[TAO BIRTHDAY PROJECT] Say No To Gengsi

Say no to Gengsi

[Tao Birthday Project] (Say no to Gengsi)

Author: HanYooRa’Hyr | Genre: Romance, Comedy(?) | Cast: Tao, Shin Ae Ri |Rating: G |

Note: This Story 100% real from my imagine. Please don’t plagiarize. And, sorry for typos

Happy Reading^^

Kau tahu apa yang paling menyebalkan di suatu hubungan? Rasa gengsi. Hanya karena rasa itu, terkadang semua hal bisa berantakan. Aku tidak tahu harus bagaimana sekarang. Hubungan ku dengan Aeri sudah berakhir. Itu juga karena rasa gengsi ku yang cukup besar, hingga berujung pertengkaran hebat yang mengakhiri hubungan kami.

Tidak bisa ku pungkiri, aku memang masih mencintainya. Walaupun sudah putus dengannya, aku masih tetap memperhatikannya—dengan diam-diam tentunya—Jika bisa, aku ingin mendatanginya dan memohon agar ia kembali lagi padaku. Namun, sekali lagi, rasa gengsi ini menghalangiku. Lanjutkan membaca [TAO BIRTHDAY PROJECT] Say No To Gengsi