Semua tulisan dari Genie

i write because it easier then talk

The Exo Planet and Goddess History (Chapter 1)

cover

 

  • Tittle/judul fanfic: The Exo Planet and Goddess History (Chapter 1)
  • Author: angelinblack
  • Length: multichapter
  • Genre: Fantasy, Romance
  • Rating: PG
  • Main cast & Additional Cast: Aeru (OC), EXO’s members
  • Disclaimer: Pernah di publish di blog author sendiri angelinblack.wordpress.com (silahkan berkunjung)
  • Author’s note: Halo readers, udah pada baca A Desperated Bride? Nah ini lanjutannya. Semoga readers semua senang. Emang nggak nyambung-nyambung bgt sama cerita sebelumnya, karena ini emng bener-bener “lanjutannya”. Hihi

*one*

Laki-laki itu berlari kecil menyusuri pantai di bawah rintikan hujan. Ia membawa sebuah layangan di tangannya dan mengeluh pelan. “Seharusnya, tidak pernah ada hujan turun di daratan ini…”

Hujan semakin deras. Ia memutuskan untuk berlari dan meletakkan layangan di atas kepalanya untuk menghindari hujan. Petir mulai menyambar, ia bergumam lagi, “Akan kuhajar ia sesampainya di rumah nanti!”. Di lompatinya beberapa karang kecil di hadapannya, sampai akhirnya ia menemukan karang sebesar pohon apel di bagian barat pantai. Ia menengadah, menatap ke atas karang besar tersebut, mencari seseorang. Sayangnya, tidak ada seorangpun di atas sana.

Lanjutkan membaca The Exo Planet and Goddess History (Chapter 1)

Black Rings (Chapter 2)

Black

 

  • Tittle/judul fanfic: Black Rings (Chapter 2)
  • Author: angelinblack
  • Length: multichapter
  • Genre: Romance, Marriage Life
  • Rating: PG
  • Main cast & Additional Cast: Ju Mihwa {OC}, Kim Joonmyun {Suho EXO-K}, Kris Wu {EXO-M}, Tiffany Hwang
  • Disclaimer: Pernah di publish di blog author sendiri angelinblack.wordpress.com (silahkan berkunjung)
  • Author’s note: Halo readers, disini Tiffany-nya belum keluar. Tinggalkan komen ya untuk kelanjutannya.. Love you readers.. hehehe

 

*two*

                “Bukankah hubungan kita sangat aneh?”Mihwa menghela nafas berat. Sadar yang baru dikatakannya, ia membekap kedua mulutnya sendiri. Hening, Joonmyun tidak merespon kata-katanya, ia bahkan tidak berani menatap pria itu. Bagaimana ini? Bagaimana?

“Maafkan aku…”lama berselang, Joonmyun melangkahkan kakinya menghampiri Mihwa. “Kau lelah. Tidurlah…”dibelainya kepala Mihwa sembari menyunggingkan senyumnya. Ia menggandeng wanita itu dan membawanya menaikki tangga.

Sedikit memberanikan diri, Mihwa melirik Joonmyun pelan. Pria itu memang menyunggingkan senyumannya, tapi tatapannya terasa aneh. Sesuatu seperti sedang mengganggu pikirannya. Apa mungkin ucapannya tadi membuat pria itu kesal? Aiishh! Bodoh!!

“Oppa, aku…”Mihwa menghentikan langkahnya di depan kamarnya. Bingung, ia tak tahu harus berkata apa. “Terimakasih sudah mengantarku,”ragu, ia tersenyum pelan. “Aku akan tidur, sekarang oppa tidurlah…”ia berbalik memunggungi Joonmyun dan memutar kenop pintunya. Sedih, hatinya terasa begitu ngilu. Dilangkahkan kakinya ke dalam kamar pelan, sedikit menghela nafas, ia menoleh ke arah pintu pelan. Joonmyun masih disana, berdiri tertunduk, alisnya berkerut entah memikirkan apa.

“Oppa…”Mihwa memanggil pria itu, membuatnya tersadar dari apapun yang sedang mengganggu pikirannya itu. Ia bukan tipe orang yang mudah menyembunyikan perasaannya, jadi sekuat tenaga ia mencoba menyunggingkan senyumnya, menyembunyikan perasaannya yang begitu gelisah. “Terimakasih, sudah menungguku pulang…”

Joonmyun tersenyum pelan. Ia melepas kacamata bacanya dan berjalan masuk ke Mihwa. Mihwa terdiam, ia tak mampu berkata apapun saat pria itu berjalan lurus melewatinya dan duduk di pinggir kasurnya, menyalakan lampu tidur kecil kesayangannya mebuat seisi kamar di terangi sinar merah redup dan merefleksikan bentuk bintang ke penjuru kamar. Joonmyun menghela nafas dan kembali memasang senyumannya.

Lanjutkan membaca Black Rings (Chapter 2)

Chanyeol First Love

first love

 

  • Tittle/judul fanfic: Chanyeol, First Love
  • Author: angelinblack
  • Length: oneshoot
  • Genre: Romance, First Love
  • Rating: PG
  • Main cast & Additional Cast: Park Chanyeol (EXO), Han Chara (OC)
  • Disclaimer: Pernah di publish di blog author sendiri angelinblack.wordpress.com (silahkan berkunjung)

***

보이지 않는 찾으려고 애쓰다

들리지 않는 들으려 애쓰다

보이지 않던 보이고

들리지 않던 들려

나를 떠난 뒤로 내겐 없던 힘이 생겼어

I’m struggling to find you who I cannot see

I’m struggling to hear you who I cannot hear

I see the things that I couldn’t see before

I hear things that I couldn’t hear before

After you left me, I have grown a power that I didn’t have before

–         EXO 12월의-기적 –

***

            첫사랑, Cinta Pertama. Hari ini professor sastra puisi Koreaku memberi tugas. Membuat karangan tentang cinta pertama dan mensajakannya dalam sebuah puisi. Seujurnya, aku tidak ingin mengingatnya, cinta pertamaku. Kuhabiskan banyak waktu untuk melupakannya, bertahun-tahun. Kurasa, tidak banyak yang masih kuingat tentangnya, aku masih ingat tanggal ulang tahunnya, aku masih ingat warna kesukaannya, aku masih ingat makanan yang dibencinya, aku masih ingat kebiasaannya mengaduk nasinya, aku masih ingat ia suka membolos saat pelajaran matematika dan kabur ke ruang musik memainkan gitarnya, aku masih ingat bagaimana cerewetnya jika sedang mempertahankan pendapatnya, kebiasaannya menggosok hidungnya, kebiasaannya untuk tertawa setiap 5 menit. Bodoh!! Ternyata aku masih ingat semua tentangnya.

Kuhentikan langkahku saat kusadari kakiku telah membawaku terlalu jauh. Alih-alih berada di depan gerbang utama sekarang ini, aku justru menemukan diriku berdiri di bagian asing dari Gangnam University (), univesitasku. Yah, rupanya pikiranku terlalu asik membawaku bernostalgia dengan cinta pertamaku. Aku ingat sekali terakhir kali aku melihatnya, saat itu aku berdoa kepada Tuhan agar tidak mempertemukan kami kembali. Tapi, jujur saja, sekarang ini aku sedikit merasa ingin menarik doaku saatku. Aku ingin bertemu dengannya, banyak sekali pertanyaan yang muncul dalam benakku tentangnya. Dimana ia sekarang? Apa kesibukannya? Bagaimana keadaannya sekarang ini? Apa ia tumbuh menjadi laki-laki yang tampan? Apa ia bertambah gemuk atau justru semakin kurus? Apa ia masih bermain musik? Apa ia masih menyukai basket? Dan, apa ia masih ingat denganku?

Lanjutkan membaca Chanyeol First Love

Is This Love? (Chapter 3)

Title: Is This Love? (Chapter 3)

Written by: Cecilia Gunadi

Length: Chaptered

Genre: Romance, School Life

Rating: PG-13

Main cast:

−      Kim Do Yeon

−      Xi Luhan

−      Yoo Ji Ae

−      Oh Sehun

Support cast: Find it by yourself ^^

Disclaimer: Cerita ini murni dari pikiran saya sendiri, jadi tolong jangan diplagiatin ya ^^

AN: Semua cast milik Tuhan dan orangtua mereka masing-masing. Ini ff pertama saya ‘-‘) hmm, sebenarnya sebelumnya sudah pernah buat ff juga, tapi ternyata ceritanya putus ditengah jalan /? maaf kalau posternya menyedihkan alias tidak bagus ._. saya tidak pandai membuat poster. Langsung aja deh ^^ komentar readers sangat dibutuhkan ‘-‘)b

 

Previous Chapter

Jiae’s POV

Mengapa?

Mengapa Luhan tidak memandangku?

Mengapa Luhan mencintai Doyeon yang sikapnya terbilang cuek?

Mengapa Luhan tidak pernah menyadari perasaanku?

Begitu banyak pertanyaan ‘Mengapa’ dalam pikiranku sekarang. Melihatmu memberikan perhatian yang begitu besar pada Doyeon dan mengabaikan aku yang mati-matian menahan sakit hati karenamu dan Doyeon. Ini benar-benar menyakitkan tapi aku selalu menahan rasa sakit ini. Tidak kah kamu tau itu, Xi Luhan?

“Kamu kenapa?” kudengar suara seorang namja. Tidak mungkin! Aku hanya sendirian disini.

HAPPY READING! ^^

 

Jiae’s POV

“Kamu kenapa?” kudengar suara seorang namja. Tidak mungkin! Aku hanya sendirian disini. Aku mendongakkan kepalaku dan mendapati ada seorang namja berdiri tepat didepanku.

“Kamu baik-baik saja kan?” tanyanya kemudian menunduk mensejajarkan tubuhnya denganku. Aku mengangguk dan menghapus sisa-sisa air mata dipipiku.

“Kenapa kamu bisa ada disini?” tanyaku.

“Tadi aku tidur. Hanya saja, aku terbangun karena mendengar suara tangisanmu,” jawabnya sambil menunjuk meja panjang dipojok ruang musik. Pantas saja tadi aku tidak melihatnya. Aku mengernyitkan dahiku. Tidur?

“Biasanya kalau sedang bosan atau malas mengikuti pelajaran dikelas, aku akan kesini untuk tidur,” jelasnya yang sepertinya menyadari ketidakmengertianku tadi.

“Na…” belum sempat aku berbicara, ia membekap mulutku dengan tangannya dan menarikku ke belakang piano diruangan itu. Aku meronta, memintanya untuk melepaskanku. Tapi, tenagaku tidak cukup kuat untuk melawan. Namja ini mau apa? Tidak mungkin ia macam-macam padaku kan?

“Ssstt…” perintahnya padaku setelah melepas bekapan tangannya dari mulutku. Jantungku seperti berhenti berdetak. Telunjuknya tepat berada dibibirku sekarang. Apa yang sedang kurasakan? Aku menggeleng yang ternyata membuat namja itu menoleh padaku.

Mianhae,” katanya buru-buru menjauhkan telunjuknya dari mulutku.

“Ada guru piket yang menuju kesini,” lanjutnya dengan berbisik. Guru piket? Untuk apa ada guru piket kesini? Aku melirik jam tanganku. Aku terbelalak. Seharusnya aku masuk kelas dari 15 menit yang lalu.

“Sudah aman,” katanya menyadarkanku dari keterkejutanku barusan.

Gomawo. Aku ke kelas dulu,” ucapku padanya.

Aku beranjak keluar dari ruangan itu. Saat akan membuka pintu, aku menoleh untuk melihat namja itu.

“Kamu tidak masuk kelas?” tanyaku saat mendapati namja itu tiduran diatas meja panjang yang dulunya digunakan sebagai tempat untuk meletakkan alat musik.

Lanjutkan membaca Is This Love? (Chapter 3)

Disperser(chapter 2)

  • Title                       : Disperser(chapter 2)
  • Scriptwriter        : Liana D. S.
  • Fandom               : EXO
  • Main Casts          : Huang Zi Tao (EXO Tao), Wu Fan (EXO Kris)
  • Support Casts    : Zhou Mi, Song Qian (f(x) Victoria), Liu Yi Yun (f(x) Amber)
  • Duration              : Two-shots (9K+ words total), in ‘Homo Homini Lupus’ series
  • Genre                   : Brothership, Action
  • Rating                   : PG-15
  • Disclaimer          : Semua karakter dari SM Entertainment bukan milik saya, tetapi milik Tuhan dan diri mereka sendiri. Plot sepenuhnya milik saya dan saya tidak menarik kepentingan komersial apapun dari penulisan FF ini.
  • Summary             : Zi Tao, 15 tahun, anak bungsu yang sangat disayangi dan menyayangi keluarganya, termasuk pada Wu Fan, kakak sulungnya. Akan tetapi, akhir-akhir ini, kepribadiannya yang lain muncul ke permukaan dan melukai Wu Fan tanpa bisa ia kendalikan! Ada apa sebenarnya? “Tak bisakah aku terus menjadi Tao kecil yang disayangi semuanya?”

***

Part 2

Seusai melakukan serangkaian aktivitas pagi, Zhou Mi mengumpulkan seluruh keluarganya di ruang tengah yang luas.

“Ada hal penting yang ingin kusampaikan mengenai kalian bertiga. Ini berkaitan dengan hierarki klan dan posisi kalian di dalamnya.” mulai Zhou Mi. Tiga anaknya memberi reaksi yang berbeda. Zi Tao paling gugup, Yi Yun hanya sedikit gugup, dan Wu Fan paling tenang.

“Dalam klan ini, harus ada seseorang yang menggantikan posisiku sebagai alfa kelak jika aku sudah tidak mampu lagi. Tak masalah jika aku hanya punya satu keturunan, tetapi aku punya tiga keturunan, jadi satu-satunya jalan untuk menentukan pewaris klan adalah dengan pertarungan penentuan.”

Debaran aneh dalam dada Zi Tao kembali lagi. Anak matanya bergerak ke samping, ke arah Wu Fan yang masih menatap lurus ke depan.

“Pertanyaan!” Yi  Yun mengangkat tangan kanannya. Zhou Mi menatap anak perempuan satu-satunya itu, isyarat yang membolehkannya bertanya.

“Kami bertiga, sedangkan pertarungan penentuan akan mudah dilakukan kalau hanya berdua, ‘kan? Itu berarti, akan ada satu orang di antara kami yang tidak bertarung. Oh, atau ada sistem bertarung lain yang membuat kami bertiga bisa bertarung semuanya?”

“Itu tergantung. Kalian kubebaskan memilih, mau bertarung atau tidak. Jika kalian bertiga ingin bertarung, maka akan ada teknis pertarungan yang berbeda. Jika hanya dua di antara kalian yang ingin bertarung, maka jalan yang diambil sudah jelas.”

“B-bagaimana kalau hanya satu orang di antara kami yang ingin bertarung? Atau tak ada sama sekali?” Zi Tao mengajukan pertanyaannya, sedikit terbata. Zhou Mi menggeleng. “Itu mustahil. Setiap keturunan alfa akan memiliki insting yang mendorong mereka dalam pertarungan penentuan jika memiliki saudara. Tak mungkin satu orang saja yang terpicu karena setiap insting satu keturunan serigala terpicu, maka insting lawannya juga akan terpicu. Setidaknya, akan ada dua orang yang bertarung.”

Zhou Mi bisa melihat perubahan ekspresi Zi Tao.

“Aku tahu ada beberapa di antara kalian yang mulai merasakan kebencian atau penolakan terhadap saudara kalian yang lain. Jangan takut. Itu adalah insting kalian menuju pertarungan penentuan yang makin dekat. Kalian yang merasakan ‘keanehan’ itu bisa mulai mempersiapkan diri untuk pertarungan.” lanjut Zhou Mi.

“Di sini, Baba memberi kalian kebebasan memilih, ingin bertarung atau tidak, tetapi ada baiknya kalian tidak melawan insting kalian. Hal ini penting karena, selain berkaitan dengan hierarki klan, insting bertarung yang tak tersampaikan bisa membahayakan manusia biasa yang ada di sekitar kalian,” tambah Song Qian, “Sekarang, putuskan. Dimulai darimu, Wu Fan.”

Lanjutkan membaca Disperser(chapter 2)

Distance of Our Love (Chapter 10)

Title: Distance of Our Love (Chapter 10)

Authors : scyeunmi (@scywlndri)

Main Cast :

– Kim Nae Ra (OC)

– Byun Baekhyun

– Zhang Yi Xing a.k.a Lay

Other Cast :

– Kim Jong In a.k.a Kai

– Park Chanyeol

Length :

Rating : General

Genre :Romance,Sad,Angst,Drama, Friendship.

¤~(ㅋㅋㅋ)~¤

-PREVIEW-

«Nae Ra’s pov»

“Sudahlah, hanya saja Nae Ra tidak boleh mengulanginya kembali!” Pesan Kai Oppa, aku menangguk dan tersenyum. Mereka berdua beranjak dari kamar Baekhyun, sampai-sampai aku melihat sebuah kotak vintage coklat bertuliskan ‘Distance of Our Love’ .

Apakah kotak itu punya Baekhyun? Ada apa dengan kotak itu? Aku penasaran dengan isinya. Apa isi dari kotak itu??

-End Of Preview-

Baru aku berjalan menuju kotak itu serasa seseorang datang dan memanggil – manggil namaku.

“Nae Ra!” Panggil seseorang. Aku melihat ke semua arah dan mendapati sosok… Baekhyun!

“Baekhyunnie!” Aku mencoba memeluknya, pelukan itu terasa asli di tubuhku pelukan yang kurindukan.

“Kau mabuk ya?” Tanya Baekhyun dengan mencubit pipiku gemas sambil melihat botol soju yang berserakan. Dan itu begitu nyata bagiku.

“Aw.. Appo! Hmm.. Ne!” Jawabku. Baekhyun menggeleng dan mengacak rambutku pelan, acakan rambut yang begitu nyata bagiku.

“Ish..ish… Kau pernah memberitahukanku kalau jangan minum soju banyak-banyak, yeh! Kau meminum lebih dariku eoh!” Goda Baekhyun aku tertunduk. Terasa sebuah obrolan yang sangat asli dan real bagiku.

“Ne, jeongmal mianhae! Aku sangat frustasi Baek!” Jawabku.

“Hmmm.. Gwaenchanhayo! Jangan diulangi lagi ya!” Pesan Baekhyun padaku. Aku mengangguk dan berdiri membelakangi Baekhyun menatap indahnya langit Seoul siang menjelang sore ini.

“Oh Ya Baek!” Sambungku dengan melihat ke belakang, tidak ada siapa-siapa. Namun Pandanganku langsung tertuju kepada kotak Vintage itu tadi.

“Baekhyun naega eodisseo?” Teriakku. Namun pandanganku tidak lepas dari kotak Vintage yang membuatku sangat penasaran sekali.

Tanpa berbasa-basi aku berjalan pelan dan berjongkok di depan kotak berwarna cokelat muda yang bertuliskan Vintage ‘Distance of Our Love’ melihat dari kata-kata di kotak itu aku terhenyak. Jarak dari cinta kita? Apa maksudnya?

Aku baru saja ingin membukanya namun aku dikejutkan oleh kedatangan Chanyeol tiba-tiba yang membuka pintu kamar Baekhyun.

Cepat-cepat aku menutup kotak

Lanjutkan membaca Distance of Our Love (Chapter 10)

Disperser (chapter 1)

  • Title                       : Disperser (chapter 1)
  • Scriptwriter        : Liana D. S.
  • Fandom               : EXO
  • Main Casts          : Huang Zi Tao (EXO Tao), Wu Fan (EXO Kris)
  • Support Casts    : Zhou Mi, Song Qian (f(x) Victoria), Liu Yi Yun (f(x) Amber)
  • Duration              : Two-shots (9K+ words total), in ‘Homo Homini Lupus’ series
  • Genre                   : Brothership, Action
  • Rating                   : PG-15
  • Disclaimer          : Semua karakter dari SM Entertainment bukan milik saya, tetapi milik Tuhan dan diri mereka sendiri. Plot sepenuhnya milik saya dan saya tidak menarik kepentingan komersial apapun dari penulisan FF ini.
  • Summary             : Zi Tao, 15 tahun, anak bungsu yang sangat disayangi dan menyayangi keluarganya, termasuk pada Wu Fan, kakak sulungnya. Akan tetapi, akhir-akhir ini, kepribadiannya yang lain muncul ke permukaan dan melukai Wu Fan tanpa bisa ia kendalikan! Ada apa sebenarnya? “Tak bisakah aku terus menjadi Tao kecil yang disayangi semuanya?”

***

Part 1

Dalam pertarungan penentuan posisi dalam hierarki, pihak yang kalah tidak selalu menjadi serigala dengan kasta terendah alias omega. Terdapat kemungkinan yang lebih baik dari itu, yaitu alfa disperser. Alfa disperser adalah serigala yang akan membentuk klan baru kelak setelah ia melepaskan diri dari klan lamanya (disperse). Otomatis, serigala ini akan menjadi pemimpin di klan barunya. Untuk menjadi serigala jenis ini tidak mudah karena ia harus memulai membangun klan dari nol, sedangkan alfa biasa sudah memiliki teritori mapan dan hierarki yang teratur dari klan lamanya.

***

Biarpun turnamen wushu sudah berakhir minggu lalu dengan dia sebagai juaranya, bagi Zi Tao, tidak ada kata berhenti dalam latihan. Ada beberapa anak di sekolah yang mengatakan bahwa Zi Tao sudah punya pacar, yaitu tongkat wushunya, sehingga tidak ada satu gadis pun yang mampu merebut hatinya. Ini rumor yang salah; Zi Tao masih menyukai gadis-gadis molek yang akhir-akhir ini bertambah banyak di sekolah. Ia hampir sama seperti teman-temannya kalau masalah selera. Yang membedakan dari siswa lainnya adalah statusnya sebagai atlet muda pekerja keras.

Zi Tao baru saja mengakhiri rangkaian gerakan wushu dengan ‘cantik’ ketika pelatihnya masuk ke gymnasium sekolah tempat latihan. “Kau mau latihan sampai kapan?”

“Ah, pelatih….” Zi Tao terengah-engah, “Maaf….”

“Tak perlu minta maaf. Kau anggota baru yang bersemangat dan berbakat; untuk apa disalahkan?” si pelatih tersenyum santai, “Jarang sekali ada anak sepertimu yang mampu menorehkan prestasi di tahun pertamamu masuk klub.”

“T-tidak seperti itu… Teman-teman hanya perlu berlatih lebih keras….” ucap Zi Tao, agak malu. Memang Zi Tao siswa yang outstanding: berada di kelas akselerasi membuatnya satu tahun lebih awal masuk SMA dari teman sebayanya. Kemampuan wushu yang ia miliki sejak umur enam tahun membuatnya makin hebat. Akan tetapi, walaupun memiliki banyak kelebihan, Zi Tao anak yang cukup pemalu. Kalau ia bersama kakak-kakaknya, maka ia akan lebih memilih bersembunyi di belakang mereka jika ada orang yang mengajak berbicara.

Lanjutkan membaca Disperser (chapter 1)

New Girlband From SM (Chapter 1)

New Girlband From SM (Chapter 1)

Author  : Dita Angela Danvers (sugenshipperff.wordpress.com)

Tittle : New Girlband From SM

Cast : Various Artist, EXO

Length : Chaptered

Genre : Friendship, Romantic, Comedy

Rating : G

Disclaimer : FF ini hanyalah ff gaje bikinan saya semata/? FF ini juga udah pernah saya post di blog sendiri sugenshipperff.wordpress.com

 

Chapter 1 : Meeting Sunbae

Story Begin….

Author POV

@SMEnt Building

Hari ini adalah hari penentuan dimana para trainee yang sudah ditrainee selama bertahun-tahun akan memulai debutnya atau tidak. Sebut saja ini adalah Elimination day untuk mereka. Semua yang ada tengah mencoba menetralkan detak jantung mereka yang mulai berdetak tidak normal. Setelah diumumkan bahwa SMEnt akan membentuk girlband baru, mereka berlomba-lomba untuk terus berlatih dan menjadi lebih baik agar dapat menjadi salah satu dari member girlband tersebut dan memulai debut mereka.

“Menurutmu apakah aku akan masuk?”

“Apa disini ada toilet?”

“Kurasa aku perlu kedokter spesialis jantung”

“Kuharap SM akan memilihnya dengan adil”

“Aku yakin aku akan menjadi salah satu membernya”

“Yatuhan, aku dimana? Apakah ini nyata/?”

 

Ya seperti itulah percakapan antara para trainee saat ini. Mereka sedang sibuk menenangkan diri mereka masing-masing. Hingga tiga orang lelaki paruh baya berpakaian rapi masuk keruangan tersebut.

Hening. Semuanya diam seketika.

Lanjutkan membaca New Girlband From SM (Chapter 1)

Distance of Our Love (Chapter 9)

Title: Distance of Our Love  (Chapter 9)

Authors : scyeunmi

Main Cast :

– Kim Nae Ra (OC)

– Byun Baekhyun

– Zhang Yi Xing a.k.a Lay

Other Cast :

– Kim Jong In a.k.a Kai

– Park Chanyeol

Length :

Rating : General

Genre :Romance,Sad,Angst,Drama, Friendship.

¤~(ㅋㅋㅋ)~¤

«Nae Ra’s pov»

Semenjak Baekhyun pergi dari hidupku, suasana hariku semakin rumit. Ditambah Yixing harus dirawat di rumah sakit, kini sakitnya semakin parah dari yang biasanya. Dokter tidak bisa mengobati lagi sakitnya itu. Seakan semua hanya pasrah dengan keadaan dan menunggu sebuah keajaiban yang tidak pasti datangnya itu. Semua hanya berdoa untuk itu.

“Yixing-ah!” panggilku kepada namjachingu-ku yang sedari tadi hanya duduk di kursi taman rumah sakit menatap dunia ini dengan pandangan yang kosong, wajahnya pucat seakan tidak ada gairah dan cahaya hidup di dalamnya.

“Chagiya!!” panggilku sekali lagi. Ia tiba-tiba terbatuk dan terus terbatuk hingga hidung dan mulutnya mengeluarkan cairan merah kental dengan banyaknya.

“Chagiyaa!!” teriakku. Yixing hanya terjatuh di pangkuanku dan sesak napas tidak keruan dengan cairan darah yang masih keluar deras dari hidungnya dan mulutnya.

Lanjutkan membaca Distance of Our Love (Chapter 9)

Is It Love?

Title: Is It Love?

Author: fangirlssi (@fangirlssi72)

Length: Ficlet

Genre: Romance

Rating: PG +13

Main Cast: Chen (EXO), Luna (F(x))

Additional Cast: Other EXO members

Disclaimer: Ini murni buatan Author. Cast hanya kepunyaan Yang di Atas dan juga kepunyaan fans-nya tentu.

Author’s note:  Ini fanfict pertama buatan saya hohoho jika ada kesalahan a.k.a typo atau kesalahan lainnya, mohon maklum. Author juga manusia wkwkwk. Jangan ada yang jadi silent reader karena kritik dan saran sangat Author perlukan untuk karya yang selanjutnya. Sekian sepatah kata dari Author. Enjoy my fiction~

 

–What Is Love?—

Gadis bertubuh mungil tengah berlari-lari kecil di sepanjang koridor SM Entertainment, salah satu agency terbesar di Korea Selatan. Sesekali ia mengucapkan maaf ketika tanpa sengaja ia menyambar staff yang berkeliaran di dalam gedung tersebut. Langkahnya terhenti di depan pintu sebuah ruangan yang bertuliskan EXO. Terdengar suara nyanyian dari balik pintu tersebut. Gadis ini menunggu di depan pintu dengan jantung yang berdetak.

‘kreet’

Tiba-tiba terdengar bunyi pintu terbuka. Gadis ini langsung membalikkan badan menghadap pintu. Dari balik pintu, keluarlah satu per satu isi ruangan yang dominan lelaki.

“Luna-ssi? Sedang apa disini?” suara seseorang memecah ketengangan gadis yang disapa Luna ini.

“Eo? Suho oppa!” Luna langsung berlari ke arah lelaki yang dipanggilnya Suho itu.

“Apakah kalian sudah selesai rekaman?” tanya Luna dengan ramah. Suho tersenyum kecut.

Lanjutkan membaca Is It Love?

What Should I do, I Love You (Chapter 1)

Chanyeol

 

What Should I do, I Love You

 

Main Cast : Park Chanyeol, Seo Ahrin(OC), Go Hyeji (OC)

Support Cast : Park Chansuk (Chanyeol’s Dad) ӏ Park Yumi (Chanyeol’s Mom) ӏ Park Yura (Chanyeol’s Sister) ӏ Go Sangjun (Hyeji’s Dad)

Genre : Married-Life, Family, Drama, Angst

Lenght :

Rating : PG-17

Disclaimer : Para tokoh dalam Fanfic ini hanya milih tuhan. Cerita dan alur adalah hasil imajinasi saya.

Dari sekian banyak pria yang kutemui, kenapa hanya pria ini yang selalu membuat hatiku berdebar. Orang yang sedang berada di sampingku. Orang yang sedang berjalan beriringan denganku. Orang yang sedang menggenggam tanganku dengan tangannya yang terasa begitu hangat di hatiku.

Author’s POV

“Chanyeol-ah, sekarang kita mau pergi kemana?” tanya Ahrin yang antusias dengan kencannya hari ini dengan Chanyeol. Ahrin memasang seltbelt, dan Chanyeol yang sibuk dengan alat GPS yang terpasang di dashboard mobilnya.

“Mmm, aku ingin pergi ke tempat yang tidak terlalu banyak orang. Bagaimana jika ke sungai Han?” pilih Chanyeol.

“Geurae” Ahrin menjawabnya singkat.

            Setiap akhir minggu Chanyeol selalu mengajak Ahrin kencan. Sebenarnya tidak ada alasan mengapa Chanyeol jarang absen mengajak Ahrin kencan. Ia hanya ingin menyempatkan waktunya untuk bersama dan menghabiskan waktu dengan Ahrin – kekasihnya.

Dalam perjalanan, Chanyeol menyempatkan diri untuk membeli hot coffe. Karena udara hari ini begitu dingin menurut Chanyeol. Setelah membeli coffe, Chanyeol melanjutkan perjalanan ke tempat yang mereka tuju. Tidak butuh waktu yang lama, setelah 30 menit mereka – Chanyeol dan Ahrin sudah sampai di sungai Han. Chanyeol memilih tempat yang terlihat sepi, lalu menepikan mobil sedan hitamnya di tempat itu.

“Ja, kita sudah sampai Ahrin-ah” ucap Chanyeol. “ Kajja, kita keluar dan menikmati udara dan ketenangan ini” ajak Chanyeol seraya mengambil dua cup coffe dan membuka pintu mobil.

“Mm,” jawab Ahrin manis.

Lanjutkan membaca What Should I do, I Love You (Chapter 1)

Special Kiss

poster2

 

Tittle : Special Kiss
Author : Acchan

Main Cast :

–          Park Chanyeol

–          Byun Baekhyun

–          Bae Suzy

–          Jung Eunji

Suupport Cast :

–          Member Exo

Genre : Romance, Comedy

Length : Series

Rating : PG-16

 

FF ini pernah aku post di blog aku http://yuchanna.wordpress.com

 

Disclaimer : Annyeong, ini FF kelanjutan dari Who Is Baby Chan. Murni dari imajinasiku, dann sorry kaloo ceritanya rada garing dan banyak typo juga wkkk. Oke hope you like it.

Happy Reading^^

 

“Huahhhh hari ini sungguh melelahkan” satu per satu member exo masuk ke dalam aprtement dorm mereka. beberapa diantara mereka mengistirahatkan diri di ruang tengah  sebelum masuk kamar. Hari ini sungguh sangat melelahkan bagi mereka karna sejak pagi mereka harus mengisi acara di sebuah stasiun radio dilanjutkan dengan pemotretan dan latihan untuk comeback selanjutnya.

“Kris, kau lelah? Cha biar ku pijat ne” Luhan yang berada di belakang Kris meletakkan tangannya di bahu namja tinggi itu dan memulai pijatannya perlahan.

“Hyung aku juga mau” Sehun merengek dan itu sama sekali tak digubris oleh Luhan. Kris menaikkan alisnya merasa aneh terlebih lagi Kai yang tiba-tiba datang dengan segelas minuman di tangannya.

“Hyung kau pasti haus. Ini kubuatkan sirup untukmu”

“Gomawo” Kris menyeruput habis sirup yang dibuat oleh dongsengnya itu. “Apa yang kalian inginkan?” Kris mengerti jika member-membernya mulai melakukan sesuatu yang aneh pasti ada maunya, apalagi hawa hawa aneh ini mulai dirasakannya sejak tadi pagi. Luhan dan Kai sedari tadi terlalu bersikap baik padanya tidak seperti sebelum sebelumnya. Mereka bahkan mengikuti Kris sedari tadi.

“Ah ani, aku tak menginginkan apa-apa” Kai menggeleng gelengkan kepalanya.

“Lalu?”

“Emm… apa malam ini Channa tidak kemari?” Luhan bersuara tangannya masih setia memijat bahu Kris.

“Tidak” Kris menjawab singkat.

“Dia akan takut jika bertemu dengan Rusa buas sepertimu Xi Luhan” sahut Lay yang juga berada di situ. Luhan memandang Lay seakan mengatakan ‘I’ll Kill you Lay’

“Hyung, disini Channa tinggal dimana?” kali ini Kai yang bertanya.

“Di hotel”

“Hotel mana?”

Lanjutkan membaca Special Kiss