[Drabble] Summer Camp – Shin Tama production

SHIN TAMA

prodution

Summer Camp

Park Chanyeol || Sung Rae Mi (OC)

Fluff || Teen || Drabble

Ini adalah acara kamping musim panas tahun ke tiganya sebagai murid SMA dan tahun pertamanya sebagai pacar Sung Rae Mi. Dia adalah perempuan yang disukainya sejak tahun pertama masuk SMA. Di kelas yang sama dan di organisasi sekolah yang sama, membuatnya akrab dengan sosok Sung Rae Mi. Sampai di tahun ke tiga ini, ia bisa mendapatkan hati perempuan itu. Ia sendiri masih tidak menyangka jika murid biasa saja yang bernama Park Chanyeol bisa berpacaran dengan Sung Rae Mi, perempuan paling populer di angkatannya.

 

“Aku saja yang memasak air.” Chanyeol mengambil alih panci kosong yang dipegang Rae Mi.

“Chanyeol-ah, kita perlu bicara. Ada yang ingin ku bahas.” Rae Mi membuntuti laki-laki itu yang melangkah lebar ke pancuran mata air gunung.

“Baiklah, ayo bicara tapi setelah aku selesai membuat air ini mendidih dan siap untuk digunakan.”

 

Chanyeol menghampiri Rae Mi yang sedang duduk di akar pohon kenari yang menyembul di atas tanah. Dapat diperkirakan usia pohon raksaksa itu adalah puluhan tahun. Daunnya rindang bisa menjadi pengganti atap rumah untuk melindungi dari sorot matahari.

 

“Hal apa yang ingin kau bahas?” Chanyeol menyodorkan kopi cup yang tadi ia sedu. Asapnya masih mengepul.

“Chanyeol-ah, ini bukan kamping pertamaku. Aku bisa mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan kamping. Aku ingin berpartisipasi di acara ini. tapi sejak kita sampai disini kau selalu mencegahku melakukan apapun. Kau paham sekarang?” Rae Mi memandang Chanyeol dengan tatapan memohon ‘mohon biarkan aku melakukan apa yang aku mau’ begitu arti tatapan itu.

“Aku tidak bermaksud seperti itu.”

“Tapi kau seperti itu sekarang.”

“Aku khawatir.”

“. . .” Rae Mi diam.

“Aku khawatir tanganmu terkena palu ketika kau memasang pasak (perlengkapan tenda), aku khawatir kau tersambar api ketika kau membuat kompor buatan, dan aku khawtir kau terpeleset ketika hendak mengambil air untuk dimasak (jalan berbatu).”

 

Otot di wajah Rae Mi mengendur. Mendengar alasan laki-laki itu membuat ia menyesal telah membahas hal ini. Wajah naif laki-laki itu selalu berhasil membuatnya luluh di segala situasi. “Aku akan berhati-hati. Kau bisa memantauku.” Rae Mi menangkup pipi Chanyeol dengan kedua tangannya. Hati Rae Mi jadi lebih hangat ketika laki-laki itu tersenyum, menunjukkan lesung pipinya. Rae Mi mencium sekilas bibir Chanyeol “Terimakasih sudah mengkhawatirkan aku.” Ucapnya lagi.

 

~FiN~

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s