[EXOFFI FREELANCE] Pesawat Kertas

Pesawat Kertas.jpg

Pesawat Kertas

aliensss

Genre : au, drama, angst, comedy

Length : Ficlet

Rate : PG-15

Cast: Park Chanyeol (exo), Kim Sae Jin (oc)

Summary :

Hanya soal Sae Jin yang lupa caranya membuat pesawat kertas.

Disclaimer : Semua cast milik Tuhan YME dan manusia yang berhak atas mereka. Ide cerita asli milik saya. Cerita ini hanya hasil imajinasi saya, jika terdapat kesamaan dengan cerita lain, maka itu tidak disengaja. Maaf juga untuk typo. Sudah pernah dipost di blog sendiri (https://sharlomereficul.wordpress.com) temukan cerita lain aliensss di wattpad (@alien_sss). Terima kasih.

Happy Reading ^^

Sae Jin menatap bosan pada pemateri di podium. Hari ini kegiatan belajar di kelas ditiadakan karena pihak kampus menggelar kuliah umum mengenai Strategi Pemasaran di auditorium kampus. Sae Jin kira ia bisa absen, ternyata semua mahasiswa diwajibkan ikut. Alhasil di sinilah ia sekarang. Duduk sambil sesekali menopang dagu diantara banyaknya mahasiswa.

Setengah jam berlalu, Sae Jin merenggangkan tubuhnya. Pinggangnya terasa pegal. Dan saat gadis itu menoleh ke belakang, barulah mimpi buruknya dimulai.

“Hai,” sapa Chanyeol yang ternyata duduk di belakang kursi Sae Jin.

Bukannya menjawab, Sae Jin malah melirik pada gadis yang duduk di sebelah Chanyeol. Lengkap sudah kesialan hari ini. Harus menghadiri kuliah yang sama sekali tidak menarik minat, bertatap muka dengan Chanyeol dan duduk tepat di depan pria itu, yang ternyata datang dengan kekasihnya. Paket super lengkap.

Tidak membalas sapaan Chanyeol, Sae Jin menatap ke depan lagi. Gadis itu pura-pura sibuk membuka tasnya. Tak tahu harus mengambil apa dari sana, Sae Jin memutuskan mengambil selembar origami yang memang selalu ia bawa. Menyumpah serapah dalam hati, Sae Jin mulai melipat kertasnya. Akan sangat aneh jika origami itu dijadikan lalap, kan?

Park Chanyeol. Kakak kelasnya saat SMA dan sekarang seniornya di kampus. Mati-matian Sae Jin menghindari pria itu selama di kampus. Bukan di sana masalahnya. Chanyeol, laki-laki dengan sejuta pesona yang dieluk-elukan semua gadis. Mungkin, bukan itu juga masalahnya. Park Chanyeol, pria dengan semua sikap ramah yang pasti berhasil meluluhkan hati semua orang. Itu juga bukan poin utama.

Yang jadi masalah adalah karena Sae Jin ikut-ikutan menyukai pria itu sejak kelas X. Sialnya lagi, Sae Jin pernah sangat akrab dengan Chanyeol. Sempat menyalakan obor harap, tetapi akhirnya harus memadamkan sendiri. Gayung tidak bersambut.

Ah, Sae Jin tak bisa menjelaskan apa yang saat ini ia rasakan. Gugup karena bertemu dengan pria yang pernah ia sukai dan sayangnya masih ia sukai sampai sekarang.

Kesal, karena ternyata rumor yang berkata bahwa Chanyeol sudah punya kekasih benar. Buktinya, ada seorang gadis yang duduk di sebelah Chanyeol sekarang. Hah! Rasanya Sae Jin ingin berteriak saja.

“Kenapa? Kau haus?”

Sae Jin menghentikan aktivitas melipat kertasnya. Yang bertanya barusan adalah  Chanyeol. Dan yang pria itu tanyai adalah gadis di sebelahnya. WAH! Sae Jin merasa ada yang retak di dalam tubuhnya. Mungkinkah tulangnya? Atau organ lain? Sae Jin berharap yang retak adalah kepalanya, agar kepalanya itu bisa segera pecah dan bisa menjadi alasan Sae Jin untuk keluar dari auditorium ini. Hari yang gila!

Kembali melipat origaminya, Sae Jin bernapas hati-hati. Jangan sampai dia terlihat terganggu akan kemesraan yang Chanyeol dan kekasihnya suguhkan. Tapi sayang, semuanya menjadi berantakan.

Setelah bertanya dengan nada super manis, Chanyeol mengeluarkan candaan dan berhasil membuat pacarnya tertawa senang. Tuhan, Sae Jin siap dipanggil sekarang juga.

Jangan mengatai Sae Jin berlebihan. Coba kalian rasakan sendiri sensasinya. Orang yang kau suka, tiba-tiba muncul dan duduk persis di belakangmu bersama kekasihnya. Ditambah lagi, mereka bertukar kalimat dengan mesra bahkan tertawa sangat bahagia.

Sae Jin mengoyak origaminya. “Kenapa aku lupa cara membuat pesawat kertas, ya?” Gadis itu berucap sambil mengambil kertas lain dari dalam tas.

Melipat kertas berwarna kuning beberapa kali, Sae Jin kembali mengoyaknya. “Aku benar-benar lupa cara membuatnya.” Sae Jin mengambil kertas lainnya. Masa bodoh dengan pemateri di depan, persetan kalau ada orang yang mengamati tingkah anehnya. Salahkan Chanyeol dan pacarnya yang terus memperdengarkan kemesraan.  

Kejadian serupa berulang hingga Sae Jin menghabiskan 7 kertas origami. Saat kertas ke delapan ada dalam gengamannya, Sae Jin menghembuskan napas berat.

“Apa yang aku lakukan? Kenapa aku kekanakan sekali? Memangnya siapa aku berhak cemburu padanya?”

Sae Jin terdiam sebentar. Ia baru sadar sudah bertindak sangat aneh. Kembali menatap kertas origaminya, Sae Jin mulai melipat. Ternyata, bukan suara Chanyeol dan pacarnya yang membuat ia tidak bisa membuat pesawat dari origami itu. Dasarnya, memang Sae Jin yang lupa caranya.

“Aku benar-benar lupa,” kata Sae Jin sambil tersenyum malu. Sae Jin pun mulai melipat dari awal.

Perlahan keadaan hati Sae Jin membaik. Ia lupa pada Chanyeol dan sibuk menggerakan jemari juga mengingat lipatan ke arah mana yang harus dibuat. Semuanya sudah mulai terkendali, saat akhirnya bencana datang lagi.

Kertas di tangan Sae Jin berpindah ke tangan Chanyeol. Laki-laki itu mengambilnya. Sae Jin membalik tubuhnya dan mendapati wajah tersenyum Chanyeol.

“Kau lupa cara melipatnya? Biar aku bantu.”

Senyum seribu watt. Wajah tampan yang membuat pusing. Sikap baik yang mampu melelahkan es. Sae Jin menggigit bibirnya kuat, lalu berucap, “Tuhan, panggil aku sekarang.”

Fin

Terima kasih sudah membaca ^^

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Pesawat Kertas”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s