[EXOFFI FREELANCE] Haunted House

VMez.gif

Evina93 ©2019 Present

Length : One shoot

PG 15

Genre : Comedy, romance.

Cast : Byun Baekhyun, Bae Joohyun / Irene.

Author note : cerita ini keluar begitu saja akibat kebosanan saya dan menonton Exo showtime ep 10. Throwback dikit gak apa-apa kan? Mengenang masa lalu haha . . Ok selamat membaca ^^

“Haunted house”

Ini awal tahun baru, mereka yang sudah bekerja keras selama setahun terakhir mendapatkan jatah untuk berlibur. Sebagian ada yang berwisata dengan teman-teman lama. Berkumpul dengan keluarga ataupun hanya berdiam diri saja. Walau tidak lama mereka memanfaatkan waktu ini dengan baik. Sama halnya dengan Baekhyun ia memanfaatkan momentum ini untuk bisa bersama dengan wanitanya. Dan disinilah ia sekarang.

Terpampang jelas sebuah tulisan di atas gerbang ‘Lotte word’.

Udara terasa menusuk tulangnya mengingat ini masih musim dingin. Ia kembali merapatkan mantel yang digunakannya. Bahkan uap nafasnya bisa terlihat jelas. Ini tidak ada apa-apanya. Ia harus menggunakan moment ini sebaik mungkin tak peduli cuaca apapun. Jarang sekali ia bisa bersama wanitanya mengingat kesibukan mereka masing-masing.

“Baek, kau sudah lama menunggu? Maafkan aku terlambat. Aku harus memastikan keadaan sekitar aman terlebih dahulu” ujar seorang wanita dengan mantel tebal menutupi tubuhnya bahkan topi jaketnya ia kenakan oh dan jangan lupakan masker yang menutupi area bibirnya.

Tanpa perlu meneliti Baekhyun sudah mengenali suara itu. Irene wanitanya. Senyum merekah di wajahnya. “Tidak apa. Lagipula aku belum terlalu lama menunggu. Ayo!” Baekhyun menarik tangan Irene untuk ia genggam.

“Astaga Baek, tanganmu dingin sekali. Kau berbohong padaku ya? Sudah berapa lama kau diluar?” Ujar Irene setelah tangannya digenggam oleh Baekhyun. Ia bisa merasakan seberapa dinginnya tangan pria yang menggenggamnya ini.

“Astaga, kau mulai cerewet. Jangan merusak suasana. Jarang sekali kita bisa seperti ini. Aku tidak apa. Lagi pula . .” Baekhyun membawa genggaman tangan Irene dan dirinya masuk ke salah satu saku mantelnya. “Ini sudah cukup membuatku hangat” ujarnya kemudian disertai senyum kotaknya.

Sadar atau tidak kau Byun telah membuat seorang Bae Joohyun tersipu malu. Sehingga gadis itu memalingkan wajahnya.

***

Berbagai wahana sudah mereka coba. Untung saja keadaan tidak begitu ramai mengingat ini sudah hampir malam.

“Kita kemana lagi?” Tanya Irene.

“Eum, ikuti saja aku” Baekhyun kembali menarik lengan Irene. Sepanjang perjalanan Baekhyun terkekeh. Apa yang telah kau rencanakan Byun?

“Kau kenapa? Apa ada yang lucu? Apa di wajahku ada sesuatu?” Irene menurunkan maskernya.

“Tidak ada” Baekhyun menggelang.

“Lalu kenapa kau terkehkeh seperti itu?” Selidik Irene.

“Memangnya tidak boleh?” Tanyanya.

“Bukan begitu, hanya saja kau mulai aneh” jelas Irene dengan mempotutkan sedikit bibirnya.

‘uh, kenapa dia begitu menggemaskan’ batin Baekhyun. “Bukankah sudah biasa?” Tanyanya kembali.

“Iya juga sih haha” tawa Irene. Baekhyun hanya memutar bola matanya. Ia berhenti sejenak dan menghadap sepenuhnya pada Irene.

“Ada apa?” Irene berkedip bingung seperti anak kecil yang polos.

Baekhyun membenarkan syal yang dipakai oleh Irene. “Pakai dengan benar. Kau ini sudah dewasa tapi masih seperti anak kecil”.

“Aku tidak peduli Wek” Irene menjulurkan lidahnya mengejek Baekhyun.

“Kau ini” Baekhyun terkekeh. Ia suka Irene seperti ini. Gadis itu terbuka padanya tidak menjaga imej seperti di depan publik karena dia seorang leader. “Cha, sudah. Ayo” mereka kembali berjalan bergandengan.

***

“Kau yakin akan masuk kemari?” Tanya Irene meneguk liurnya gugup.

“Tentu saja” ujar Baekhyun penuh keyakinan.

Dihadapan mereka terpampang jelas wahana haunted house.

“Apa kau takut?” Tanya Baekhyun.

“A apa? Tidak” jawab Irene gugup.

“Kau tenang saja. Ada aku. Jika mereka muncul aku akan membanting mereka seperti ini hya hya hya” Baekhyun memperagakan gaya membanting seseorang.

“Atau kau bisa memelukku” Baekhyun menarik turunkan halisnya. “Tenang saja ada aku”.

“Aish, itu sih maumu. Jangan banyak bicara. Ayo” Irene segera masuk kedalam.

“Ya! Tunggu aku!” Baekhyun pun menyusul.

***

“Astaga kenapa di dalam sini sangat gelap” ceroscos Baekhyun.

Salah satu tangannya memegang senter dan tangan lainnya memeluk lengan Irene.

Sekali lagi, Baekhyun memeluk lengan Irene bukan sebaliknya. Sedangkan Irene berjalan tenang dengan salah satu senter di tangannya.

“Disini cukup menyeramkan juga” ujarnya sambil melihat-lihat. Tiba-tiba . .

Boo

Seorang hantu mencul dihadapan mereka.

“Waaaaa waaa ige waaaa!!!” Teriak seseorang.

Irene hanya menutup matanya, beberapa detik kemudian ia sedikit membuka matanya kemudian membuka sepenuhnya.

“Ah hallo” sapanya.

Baekhyun sudah bersembunyi di bahunya bahkan genggamannya di tangan Irene sedikit erat.

“Su suruh dia pergi!” Ujar Baekhyun. Benar yang tadi berteriak itu Baekhyun. Bukan Irene.

Hantu itu pun pergi meninggalkan mereka.

Baekhyun sedikit mengintip ketika dirasa sudah tidak ada lagi. Ia berdiri normal dan berdehem.

“Kau takut?” Tanya Irene.

“Si siapa bilang?” Tanya Baekhyun gugup.

“Tidak terlalu menyeramkan kok” ujar Irene.

“Aku hanya kaget. Ayo semua keluar!!!” Gertak Baekhyun sambil berjalan terlebih dahulu.

“Huaaaa!!!! Ige Boya?! Jeballlll huaaa!” Teriaknya dari depan. Irene segera menghampiri Baekhyun.

“Itu hanya boneka yang tertidur di atas ranjang pasien Baek!” Irene memutar bola matanya.

“Tapi mengapa begitu nyata!” Ujar Baekhyun histeris.

“Lihat ini” Irene memegang boneka yang terbaring itu.

“Huaaaa!!! Kenapa kau memegangnya ayo lepas!” Baekhyun segera menarik Irene pergi.

Ruang berikutnya berupa lorong.

“Astaga kapan ini berakhir!!!” Baekhyun kembali memeluk lengan Irene.

“Kau yang meminta masuk kesini!” Ujar Irene.

“Tapi aku pikir kan. .

Buk buk buk

Huaaaa . . Apa itu?” Baekhyun kembali memeluk Irene.

“Hanya seseorang yang menendang dinding!” Jawab Irene.

Mereka berbelok menuju ruang berikutnya. Beberapa kardus menumpuk di sini terlihat seperti labirin. Mereka berjalan menyusuri tempat itu dan . .

Boo

“Huaaaa jeballlll jeballlll” Baekhyun sudah terduduk dibawah.

“Hahahaha . .” Berbanding terbalik dengan Irene yang tertawa melihat tingkah Baekhyun.

Hantu yang menakuti mereka kembali bersembunyi.

Baekhyun bangkit berdiri namun karena takut dan lemas dia sedikit oleng.

“Haha . . Kau tak apa?” Irene membantunya.

“Apa masih jauh jalan keluarnya?” Baekhyun menunjukan wajah memelasnya.

“Ingat kau yang mengajak. Jadi selesaikan ayo!” Irene kembali menarik Baekhyun.

Kali ini mereka seperti di tempat penyimpanan pakaian.

Ketika mereka berjalan, sebuah tangan memegang kaki Baekhyun.

“Huaaaa ige boya?! Huaaa!” Baekhyun menghentak-hentak kakinya.

“Hahaha” dan Irene hanya tertawa melihat tingkah Baekhyun.

Berikutnya mereka dihadapkan oleh sebuah lorong. Di depan mereka terpampang jelas jalan keluar.

“Akhirnya!!!” Teriak Baekhyun. Seperti melihat oasis di Padang Savana.

Namun tanpa disadarinya staf yang menyamar menjadi hantu bermata satu keluar mengejarnya dari samping.

“Huaaaa ige Boya?! Jeballlll jeballlll huaaaa!!” Teriaknya dengan nada penuh dan lari dengan kecepatan tinggi menuju pintu keluar.

Irene hanya terkehkeh di belakang menyusul Baekhyun.

Akhirnya setelah melalui perjuangan penuh lebih tepatnya Baekhyun. Mereka bisa keluar.

Nafas Baekhyun terengah-engah. Wajahnya sudah pucat pasi. Air mata sedikit menggenang di sudut matanya.

“Kau baik-baik saja?” Tanya Irene memegang pundak Baekhyun.

Lelaki itu menatap Irene sekejap dan menenggelamkan wajahnya di bahu Irene.

“Haha . . Mana seseorang yang akan melindungiku?. Jika ada yang muncul aku akan membantingnya haha . . ” Irene mengejek Baekhyun.

“Hentikan” ujar baekhyun, ia semakin menenggelamkan wajahnya di bahu Irene.

“Tenang saja ada aku” Irene memeluk Baekhyun sambil menepuk pelan punggungnya.

“Irene . .” Gumam Baekhyun.

“Hahaha”

Bukan ini yang Baekhyun harapkan. Ia pikir Irene akan ketakutan dan selalu menempel padanya nyatanya malah ia yang ketakutan setengah mati.

Ingatkan Baekhyun menghapus list Haunted house dari daftar kencannya.

End

Yang suka jangan lupa dukungannya.

Terima kasih . . ^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s