[EXOFFI FREELANCE] Dosen Kece Pujaan Hati (Chapter 01)

2018-10-30-09-43-40.jpgTitle : Dosen Kece Pujaan Hati 😍

Author : Yuni Kim
Genre : Romance, Friendship, School Life, Family,
Length : Chaptered
Rating : PG  15
Main Cast : Kim Yunhee(OC), Park Chanyeol (EXO) 
Support Cast : Oh sehun (EXO), Jung Mirae (OC)

Summary : ‘Cinta itu tentang keberanian. Berani mengungkapkan atau berani melihat dia bahagia dengan yang lain’.

Disclaimer : FF ini merupakan hasil dari pemikiran aku sendiri. Apabila ada kesamaan dalam alur, tokoh maupun latar itu merupakan unsur ketidak sengajaan. Maaf, atas adanya kesalahan maupun kekurangan dalam penulisan.

Author Note : Don’t be a plagiator, sorry for typo and thanks to reading my fiction. Please comment and follow @YuniKim97 account wattpad.
            Happy Reading Kamsahamnida… ^_^

***

“Hyung,, ada paket untukmu” ujar seorang namja tampan membawa kotak sedang berwarna coklat. 

“Jinjja? Wah aku sudah lama menunggu paket ini” ujar seorang namja jangkung berkuping sedikit lebar (mungkin). 

“Paket apa hyung? Seolma CD Dewasa? Wahh hyung aku tidak menyangka kau berubah menjadi namja dewasa yang penuh dengan gairah” 

“Yak, Oh Sehun aku tidak sepertimu yang setiap malam melihat hal-hal menjijikan di laptopmu” 

“Keoreom mwondae? ” tanya namja yang di panggil sehun itu penasaran. 

“Ini adalah CD Game terbaru,,, “

Ujar namja itu dengan mengeluarkan isinya dengan bangga, namun berhasil membuat sehun syok. 

“Chanyeol hyung,, untuk apa kau membeli Bra dan CD” 

“Mwo BRA CD? yak apa magsudmu bocah”

Ujar chanyeol lalu melihat isi paket dan berhasil membuat mata nya membulat syok.

 

“Ige mwoya, kenapa benda menjijikan ini ada di sini kemana CD Gameku” 

Teriak chanyeol frustasi. 

“Hyung seperti nya paketmu tertukar”

Ujar sehun dengan menunjuk alamat yang tertera di kotak ini. 

“Wah,,, lihatlah ukuran bra ini, pasti pemilik nya sangat seksi” sambung sehun dengan terus memandang bra dan cd itu.

 

“Yak, byuntae,,, berhentilah berfikiran jorok, bukankah kau kemari untuk menyerahkan tugasmu”

Ujar chanyeol dengan memutup kotak itu. 

Di lain tempat seorang yeoja cantik duduk di sofa ruang tamunya. Wajahnya terlihat senang, pasalnya barang yang ia tunggu akhirnya datang.

 

“Akhirnya kau datang padaku, cha kita lihat wujudmu chagi” ujar yeoja itu dengan membuka kotak berwarna coklat dengan gembira. 

Senyum tiga jarinya perlahan memudar saat melihat isi kotak itu. 

“Mwoya ige,,  kenapa BRA dan CD ku berubah jadi CD Game” ujar nya dengan kesal. 

“Ais menyebalkan ternyata mereka salah kirim paket”

Dia lalu meraih ponselnya dan mengetik nomor yang tertera di paket itu.

 

“Park chanyeol, kenapa nama nya terdengar tidak asing”

Dia menggelengkan kepalanya tidak perduli, yang sekarang ia fikirkan bagaimanapun caranya paket nya harus kembali. 

“Yeobeoseo”

ujarnya setelah panggilan tersambung

“,,,,,,,,,,,,,,,”

“Apa benar ini dengan park chanyeol? “

“,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,”

“Sepertinya paket kita tertukar”

“,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, “

“Ne kim yunhee imnida”

“. ,,,,,,,,,,,,,,,,”

“Ne majja yo CD Game, Apa itu isinya BRA dan CDku? “

“,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,”

“Taman? Ah baikalah”

Yunhee msngehembuskan nafasnya, begitu mengakhiri panggilannya. 

* CHANYEOL POV *

Setelah mendapat panggilan dari yeoja pemilik paket ini segera ku ambil jaket dan paket itu. 

“Hyung eoddiya? “

Tanya sehun menghentikan langkahku. 

“Mengembalikan paket”

Ujar ku dengan memakai sepatu

“Jinjja? Hyung bolehkah aku ikut, aku ingin tahu rupa yeoja pemilik paket itu” 

Ujar sehun dengan semangat, dia memang tidak pernah berubah.

 

“Ya sebaiknya kau pulang sana dan belajar, bukankah besok kau mulai masuk kuliah”

“Itu si gampang hyung”

“Yak cepat pergi sekarang, kalau aku kembali dan masih melihatmu disini, awas kau” ujar ku mengancamnya, membuat sehun bergidik.

“Arraseo, aku akan pergi begitu game ku selesai” ujarnya dengan berlagak fokus dengan PSP ku. 

Aku hanya menggelengkan kepala lalu pergi keluar menuju taman dekat apartemen. 

Mataku mengelilingi taman mencari seseorang yang bahkan aku tidak tahu rupanya. Namun seseorang menepuk punggungku dari belakang. 

“Apa kau park chanyeol? “

* Park chanyeol END*

*Kim yunhee Pov*

Aku berjalan menuju taman dengan mengeratkan jaketku, udara malam ini sangat dingin. 

“Ais kalau bukan karena paket itu aku tidak sudi pergi keluar di cuaca dingin ini, menyebalkan” ujarku mengoceh sebal. 

Kulihat seorang namja tinggi dengan jaket hitam nya sedang celingak-celinguk seperti sedang mencari seseorang. Apa kah dia oramgnya.

Ku tepuk punggungnya, sehingga ia membalikan badan, dan berhasil membuatku mematung. Wahhh dia sangat tampan, ani kim yunhee sadarlahh,,, 

“Apa kau park chanyeol” tanyaku dengan melihat nya, walau dengan sedikit gugup

“Ne” Jawabnya singkat

“Apa ini benar milikmu? Ah sepertinya tidak mungkin” ujarnya dengan memerhatikanku, ani lebih tepat dia melihat dadaku.

 

“YAK NEO BYUNTAE”

Aku menendang kakinya membuatnya meringgis keras, ais rasakan itu dasar byuntae. 

“Yak kenapa kau menendang kakiku, dasar yeoja kasar” oceh nya dengan mengusap kakinya yang tadi ku tendang. 

“Ais dasar byuntae kembalikan paketku”

Ku ambil paket milikku yang tergeletak di tanah lalu berlalu meninggalkan namja byuntae itu. 

“Apa magsud kata-katanya tadi hahh dasar byuntae, baru saja aku memuji ketampanannya. Namja tampan memang sangat brengsek”

Ocehku sebal dengan berjalan kasar memuju apartemen, tidak memperdulikan tatapan orang yang menatapku aneh. 

***

Aku berjalan menyusuri taman yeonsei university. 

Ahh inilah suasana yang satu tahun ini aku rindukan, melihat para mahasiswa yang berkumpul di lapangan hijau sekedar bercengkrama dengan teman atau hanya duduk-duduk untuk menghilangkan penat setelah belajar berjam-jam.

Kakiku melangkah riang menyusuri kolidor kampus, mataku menyipit begitu melihat seorang yeoja berambut sebahu berjalan dengan kesal, kulihat seorang namja jangkung sedang menggodanya. 

“Mirae ya”

Ujar ku memanggilnya dengan suara yang cukup keras, karena suasana di kolidor ini cukup ramai. Miraepun mengalihkan perhatian nya padaku. 

“Yunhee yaaa”

Teriaknya tak kalah keras dariku, lalu berlari menghampiri ku.

 

“Yak, tadinya aku akan pergi menjemputmu ke gerbang, kenapa kau naik sendiri eoh? Apa kau tidak tersesat? ” oceh nya panjang lebar, dia tidak pernah berubah. 

“Yak, apa magsudmu tersesat aku hanya ambil cuti satu tahun mana mungkin langsung lupa dengan segala hal disini”

“Pokoknya aku sangat senang kau kembali chinguya” 

Ujar mirae dengan memeluku erat.

 

“Yak jung mirae, kenapa kau memeluk yeoja cantik ini dengan erat, dia bisa mati”

Sungut namja yang tadi mengganggu mirae.

Nuguya? Apa dia pacar baru mirae?. 

Kulihat mirae hanya melemparkan tatapan tajamnya apa namja itu membuatnya bergidik ngeri. 

“Dia Oh sehun, mulai sekarang dia akan jadi pembantu kita”

Jelas mirae seolah tahu dengan kebingungan yang sekarang ku alami. 

“Pembantu? Yak mana mungkin namja tertampan di universitas ini jadi pembantumu”

Ujar namja itu dengan membanggakan diri, sesekali dia membenarkan rambutnya dan bergaya sok cool. Membuatku sedikit tersenyum. 

“Ya, jung mirae dari mana kau mendapatkan pembantu semanis dia eoh? Wahh matamu sangat jeli”

Ujar ku dengan merangkul mirae dengan berjalan meninggalkan namja bernama sehun itu. 

“Dia selalu mengikutiku seperti anak anjing, jadi dengan berat hati aku membawanya”

Ujar mirae dengan melihat sehun jahil. 

“Yak apa magsudmu anak anjing eoh? Yak kalian berdua tunggu aku”

Ku dengar dia berteriak sebal. 

****

Sekarang kami berada di kantin kampus, aku dan mirae saling bertukar cerita tentang apa yang kami alami selama setahun ini. 

“Ah pantas saja aku tidak pernah melihatmu, kau mengambil cuti pada saat aku pindah ke universitas ini” ujar sehun dan ku jawab dengan anggukan. 

“Keundae kenapa kau mengambil cuti selama setahun? ” tanya nya dengan penasaran. 

“Wae kenapa kau bertanya eoh? Yunhee ya kalau kau tidak mau menceritakaan nya tidak apa-apa” ujar mirae dengan memukul bahu sehun membuat nya meringis, aku hanya tersenyum melihat kelakuan mereka berdua. 

“Aniyo akan ku ceritakan, aku tidak mau dia mengikutiku seperti dia terus mengikutimu”

Ujarku dengan melihat sehun jahil.

 

“Satu tahun yang lalu aku mengalami kecelakaan hebat, dan membuatku koma selama 5 bulan, lalu aku di bawa oleh appa ke amerika untuk perawatan yang lebih baik”

Jelas ku, kulihat mirae melihatku dengan tatapan sedihnya, sedangkan sehun dia terlihat menyesal karna pertanyaannya. 

“Eiyy gwaenchana sekarang aku sudah sangat sehat, bahkan aku bisa menendang kaki seorang namja byuntae” ujarku ingat dengan kejadian kemarin malam yang membuat darahku mendidih. 

Ku dengar suara teriakan histeris para mahasiswi membuatku mengalihkan pandanganku. 

“Waeyo? Apa ada selebriti yang datang? “

Tanyaku pada kedua orang yang ada di belakangku. 

“Cihh artis dari mana, aku ini lebih tampan dan lebih menggoda darinya. dasar kenapa dia selalu tebar pesona”

Ujar sehun lalu meyodok makanannya sebal membuatku menaikan alis. 

“Mereka seperti itu pada salah satu dosen di sini, kau tahu dia sangat tampan apa lagi saat dia tersenyum dia bisa mengalihkan duniaku dan membuat kerja jantungku bekerja tak karuan”

Ujar mirae dengan penjelasan lebay nya membuatku dan sehun bergidik. 

Aku jadi ingin tahu seberapa tampan nya dosen muda itu sehingga membuat temanku menjadi gila. 

Mataku menyipit setelah menemukan sosok namja jangkung yang terlihat tidak asing. 

Mata kami bertemu, kulihat dia sedikit terkejut namun langsung merubah ekpresinya dan melanjutkan mengobrol dengan namja di depannya. 

Bukankah dia namja Byutae semalam? Kenapa dia ada di sini?. 

“Mirae ya apa namja di sana yang kau magsud dosen muda tampan itu”

“Emmm”

Ujar mirae dengan memgangguk mantap melihat pada namja itu dengan tatapan memuja. 

Oh jadi si byuntae itu dosen disini, cihh baiklah aku dapat kelemahanmu namja brengsek, lihat saja bagaimana caraku balas dendam. 

“Yak kim yunhee ada apa dengan ekspresi mu itu, benar-benar sangat menakutkan”

Sehun bergidik ngeri aku tidak perduli, sekarang aku akan menyusun rencana untuk balas dendam. 

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s