[EXOFFI FREELANCE] Take My Heart (Chapter 03)

2018-09-04-21-40-29

Title : Take My Heart
Author : Yuni Kim
Genre : Romance, Friendship, School Life, Family,
Length : Chaptered
Rating : PG 15
Main Cast : Kim Yunhee(OC), Oh Sehun(EXO) Taehyung/V(BTS) 
Support Cast : Park Jiyeon, Shim Chanmi, Suho(EXO) And All Member EXO

Summary : ‘Cinta dan benci terlihat berbeda, tapi perbedaannya mungkin hanya setipis kertas. Jika mundur selangkah dari membenci seseorang, kamu bisa menyukai orang itu’_TAKE MY HEART

Disclaimer : FF ini merupakan hasil dari pemikiran aku sendiri. Apabila ada kesamaan dalam alur, tokoh maupun latar itu merupakan unsur ketidak sengajaan. Maaf, atas adanya kesalahan maupun kekurangan dalam penulisan.

Author Note : Don’t be a plagiator, sorry for typo and thanks to reading my fiction. Please comment and follow @YuniKim97 account wattpad.
Happy Reading Kamsahamnida… ^_^

***

“Yunhee ya ceritakan tadi pagi oppadeul sedang apa?” Tanya jiyeon penasaran saat mereka sedang di kantin sekolah. 

“Molla, aku hanya tetangga mereka bukan tinggal bersama mereka”
“Yak kau bilang balkon kamar mu berdekatan dengan balkon rumah mereka”

“Ya apa aku harus mengintai mereka,, aiss kau ini benar-benar” Ujar yunhee kesal

“Hehehe aku hanya penasaran, aku tidak pernah bertetangga dengan seorang artis” Jelas jiyeon
“Emm nado” Kali ini chanmi angkat bicara

“Ya, chanmi kakak mu kan seorang idol kau lupa!”     “Nugu? ” Tanya yunhee penasaran

“Kau tau boyband TVXQ?”
“EIiyy tentu saja,, aku sangat menyukai changmin oppa, dia tampan, suaranya bagus dan sexy” Ujar ku memuji idol kesukaan ku saat smp.

“Jinjja? Kalau begitu kau pasti akan terkejut kalau mengetahui fakta ini, chanmi beritahu rahasia besar kita pada nya”

“Changmin oppa adalah oppaku”

“Hahaha yak berhentilah bercanda,, dasar kalian ini”

“Yak aku benar,kau mau bukti, lihat lah ini” Chanmi mengeluarkan ponsel nya dan memperlihatkan foto-foto berasama sang idol.

“Benarkah ini..” Tanya yunhee tidak percaya, chanmi mengangguk mantap.

“Yak shim chanmi ayo kita ke rumahmu,kajja”

“Yak kau lupa kita masih dalam jam pelajaran dan oppa ku sedang syuting”  Yunhee yang mendengar itu langsung mengkerucutkan bibirnya.
“Eiyy kau jangan sedih hari minggu nanti oppa ku bilang akan pulang ke rumaah, kau bisa ke rumah ku nanti”
“Jinjja?”
“Tapi ada syaratnya”
“Mwo”
“Kau harus mengajak kami ke rumahmu untuk bertemu dengan oppadeul exo”
“Kkol”  Mereka bertiga tertawa bersama
“Geundae jiyeon ah tadi kau bilang kau tidak pernah bertetangga dengan seorang artis,,bukankah sepupumu itu seorang idol” Ujar ku

” Eiyy itu beda lagi,aku dan taehyung tumbuh bersama,jadi seperti hal biasa saja melihat dia ada di tv” Jelas jiyeon

“Wae apa kalian sedang membicarakan ku”
” omo Kkamccagiya.. Yak kau mengagetkanku tau” Teriak yunhee saat taehyung tiba-tiba bicara di sebelahnya.
“Hehehehe mianhae aku membuat mu marah untuk kesekian kalinya” Ujar taehyung membuat yunhee dan ke dua teman nya bengong karena tidak biasanya dia bicara seserius itu.
“Yunhee ya bisakah kita bicara berdua”
“Ah yunhee bisa,, palli yunhee pergilah” Ujar jiyeon,, dia sangat mengenal sepupunya itu,,, dia sedang dalam suasana serius sekarang.

“Nde?  Ah ne” Yunhee mengekori taehyung dari belakang, mereka menuju atap gedung sekolah. 

“Kau pasti akan bingung kalau aku bicarakan ini, jadi aku akan bilang. Sekarang yang ada di depanmu bukan kim taehyung tapi V member BTS” Oceh nya serius dan yunhee hanya diam menunggu apa yang akan di katakan oleh namja itu. 
“Aku benar-benar minta maaf sebanyak-sebanyaknya padamu karena kelakuan para fans ku yang kekanak-kanakan”
“gwaenchana,bukankah kau melihat aku juga membalas mereka”
“O, woow saat itu kau sangat keren,,,”
“Yak bukankah kau bilang sekarang sedang menjadi V member BTS, Kenapa bicaramu persis seperti kim taehyung”
“Jinjja waah. Ternyata kau begitu mengenal ku”
“Tentu saja kau kan selalu berada di sekitar kami bertiga”
“Ahh benar, dan aku minta maaf karena kejadian ini eomma mu di panggil oleh wali kelas kita”
“Ah gwaenchanayo,,MWO EOMMA KU DI PANGGIL PARK SAEM, YAK EODIYA..”  Teriak yunhee kaget. 

“kau mau kemana,,eomma mu sudah pulang sekitar setengah jam yang lalu, tadi aku juga sudah meminta maaf secara pribadi dengan eomma mu,aku juga sudah menjelaskan pada park saem jadi sekarang kau aman” Jelas taehyung membuat yunhee lega

“Jinjja,,ah syukurlah,,,kalau aku buat masalah di sini, bisa-bisa aku di kirim lagi ke Amerika”

“Memang kenapa kalau kau di kirim ke amerika, bukankah itu tempat yang sangat menyenangkan”

“O, memang benar menyenangkan, tapi aku sudah nyaman tinggal di seoul”

“Eiyy tentu saja, setiap hari kau bisa bertemu nanja setampan diriku”

Oceh taehyung membanggakan diri. 

“A, ye ye” ujar yunhee dengan sedikit tersenyum kecil. 

“Ah senang nya bisa mengobrol panjang lebar dengan mu,biasanya kau selalu diam” Ujar taehyung dengan tersenyum manis
“Tentu saja aku diam kau kan tidak pernah berhenti berbicara, ah geundae ku dengar sekarang kau sedang syuting film sejarah, berjuanglah jangan sampai ektingmu mengecewakan,,,dan membuat para netizen berbicara buruk tentang mu”

“Siap” Ujar taehyung semangat

“Ah satu lagi, tolong sampaikan salam ku pada maknae mu, wuahh dia sangat imut sekaligus tampan..annyeong” Ujar yunhee dan pergi meninggalkan taehyung yang terkejut dengan apa yang di ucapkan yunhee

“Ya kenapa kau menyebut bocah tengik itu tampan,,yak kim yunhee aku lebih tampan darinya” Teriak taehyung namun yunhee hanya melambaikan tangan nya dengan terus berjalan.

***

Sekitar 20 menit aku berada di depan pintu rumahku. Aku mondar mandir antara masuk atau tidak.

Aku sangat takut eomma akan memarahiku,, walaupun eomma terlihat baik hati, tapi bukankah orang yang baik akan sangat menyeramkan kalau marah,,, ahh eotteokhae??

“Kau sedang apa disitu, bolak-balik seperti setrikaan” Ujar seorang namja,, bukankah dia oh sehun si pencuri sepedaku.

“terserah padaku ini rumahku, harus nya aku yang bertanya padamu, mau apa kau ke rumahku? ” Tanyaku

“Kami di undang makan malam oleh kim ahjumma”

“MWO ah eotteokhae apa eomma akan memarahiku di depan kalian,,, aiss ternyata eomma sangat kejam, ah eoteokhae” Ujar ku dengan resah

“Wae apa kau berbuat kesalahan yang fatal? ” Tanyanya

“Eohh ini sangat fatal,, ah eotteokhae bagaimana kalau aku di kirim ke amerika lagi,,,ya kau harus membantuku” Ujar ku padanya dengan wajah memohon.

“Kalau kau membantuku, aku akan memaafkan dan melupakan bahwa kau pernah mencuri sepedaku aku juga akan bersikap baik padamu”

“Ya aku kan sudah bilang aku tidak mencuri sepedamu, hidup mu  penuh dengan kesalah pahaman, waktu itu aku di kejar-kejar oleh segerombolan fans, saat itu aku sangat capek dan tidak bisa berlari lagi lalu aku melihat mu membawa sepeda jadi aku… ” Ah dia benar-benar bermulut besar

“Ah sudahlah, aku mengerti,, sekarang kau harus membantuku, pergilah ke dalam dan lihat ekspresi eomma dan appa ku dan kau kembali lagi ke mari, arraseo! ” Ujarku padanya panjang lebar

“Apa kau sedang memerintah padaku”

“Aniyo aku sedang meminta bantuan padamu, oyolah”

“Apa itu mimik muka orang yang meminta bantuan”

“Apa kau ingin aku meminta bantuan padamu dengan menangis? “

“Arraseo, tunggu disini” Dia pergi ke dalam rumah,, aku menunggu nya dengan cemas,,

Ais kenapa dia lama sekali, awas saja kalau dia tidak kemari,, aku akan buat perhitungan dengan nya.

Aku terkejut karena pintu terbuka, semoga bukan eomma. Kulihat sehun keluar dengan menenteng kantong sampah.

 

“Buang ini” Ujar nya dengan menyodorkan kantung sampah

“Yak kenapa kau menyuruhku membuang nya eoh”

“Aku membuat alasan supaya bisa keluar dan menemui mu, buanglah sana aku akan menunggumu di sini dan memberitahu semuanya” Aku mengambil kantung sampah itu dengan kasar, ais dia menyebalkan.

Setelah selesai membuang sampah segera ku hampiri sehun yang sedang menyenderkan dirinya di pintu dengan memainkan ponselnya.

“Yak berhentilah memainkan ponselmu dan cepat beritahu aku” Ujar ku membuatnya memasukan ponsel ke saku jaketnya.

“Eomma ,appa dan nunna mu..”

“Eiyy aku tidak perduli dengan nenek sihir itu, jadi ceritakan saja tentang appa dan eomma apa mereka terlihat marah?” Tanya ku panjang lebar

“Aniyo mereka tidak marah, ekspresi mereka bersahabat,,appa mu sedang main catur dengan suho hyung dan eomma mu sedang memasak ,,mereka terlihat baik”
“Jinjja?ah syukur lah,,,yak kau mau kemana?”

“Tentu saja ke dalam”

“Tunggu,,kita masuk barengan ne,,aku tidak tahu dia marah atau tidak kajja” Aku masuk dengan mengintil di belakang nya..

Di sana terlihat semua member exo dan appa sedang asyik dan eomma menyajikan makanan di meja di depan mereka… Begitu mata eomma dan aku bertemu aku langsung berlari mendekati eomma lalu berlutut dengan tangan keatas khas orang meminta maaf
“Ahh mianhae eomma,,appa ,,aku minta maaf,,aku tidak akan mengulangi nya lagi,” Ujarku meminta maaf aku tidak peduli mereka semua melihat padaku.
“Aku berjanji tidak akan melakukan nya lagi,,jadi jangan mengirimku ke amerika lagi eoh? Appa, eomma?” Ujar ku melihat pada mereka bergantian dengan wajah memelasku,dan hampir saja aku mengeluarkan air mata..
“Ckckck yunhee yunhee” Ujar soohee eonni
“Diam aku tidak bicara padamu” Ujarku ketus pada soohee eonni

“Appa…eomma..” Ujarku lemah

“HAHAHAHAHAHA”
Mwoya kenapa appa dan eomma tertawa, apa ini sangat lucu bagi mereka .
“Ya tidak apa-apa kalian boleh tertawa, aku tidak akan marah jadi maafkan aku ne,jangan mengirimku ke amerika lagi”
“Yunhee ya kemarilah” Ujar appa menepuk bangku di sebelahnya,,wae apa dia akan memukulku

“Nde?baiklah tidak apa-apa kalau apa mau memukul ku” Appa kembali tertawa

Aku berjalan pelan menuju kursi di sebelah appa. Lalu dia memelukku,, mwoya kenapa appa malah memelukku, bukankah dia mau memukul ku.
“Kenapa appa harus memukul anak yang cerdas dan baik sepertimu”
” nde?, tapi appa bukankah tadi eomma di panggil oleh wali kelasku karena aku menumpahkan sup di kepala hobaeku” Tanyaku penasaran

“Memang benar eomma di panggil wali kelasmu, tapi bukan karrna itu dia bilang prestasimu sangat bagus walau kau baru beberapa minggu sekolah di sana” Jelas eomma membuatku terkejut

“Mwo jadi park saem Tidak membicarakan insiden itu?ah syukurlah” Ujarku lega

“Eiyy jangan senang dulu, dia juga bilang kau bolos di akhir pelajaran,, apa itu benar? “

“Hehehe ne” Ujar ku pelan
“Dan kalau soal kau menumpahkan sub di kepala hobaemu, guru mu juga menjelaskan semuanya bahkan guru mu memperlihatkan rekaman CCTV nya,, eomma juga menyalinnya”

“Mwo,, kenapa eomma menyalinnya”

“Eiyy di situ kau sangat keren,, itu akan jadi kenang-kenanggan kami semua sudah menontonnya”

“Mwo semua? Magsud eomma mereka juga” Eomma mengangguk mantap

“Yunhee kau sangat keren” Ujar baekhyun oppa padaku
“Ah ne ” Aku hanya menjawabnya dengan lemas
“Juga teman artis mu menjelaskan semuanya dan meminta maaf secara pribadi pada eomma”
“Eoh aku sudah dengar itu darinya”
“Hahaha kau berlutut takut di marahi oleh eomma dan appa,,, kau sangat konyol” Ujar soohee eonni mengejekku
“Diam kau, aku sedang berpuasa berbicara padamu,, jadi diamlah” Ujar ku ketus padanya
“Sudah kenapa kalian selalu ribut,, yunhee cepat ganti pakaian mu dan turun sebentar lagi makanannya akan siap”

“Eohh ” Ujarku lemas dengan berjalan gontai menuju kamarku.

Sekarang kami semua sedang menyantap makan malam dengan suasana tenang. Ah sebenarnya sekarang aku sangat malu, aku melakukan hal bodoh di depan semua orang, apalagi di depan para namja artis itu, ais hidup mu sangat sial kim Yunhee.
“BWUAAAAAA HAHAHA” Tiba soohee eonni tertawa kencang sambil memegang perutnya. Wae apa dia sekarang sedang menertawakanku?

“Wae kau mentertawakanku? ” Tanya ku padanya yang masih tertawa.

“Hahahaha” Wae? Kali ini giliran appa dan eomma yang ikut tertawa

“Eomma appa kalian juga tertawa? ” Tanya ku dengan wajah menyedihkan melihat eomma dan appa masih tertawa. 
“Hahahahhaha” Sekarang para namja artis itu juga ikut mentertawakan ku, semua orang mentertawakanku!!!
“Wae? Apa ini sangat lucu? Kalian semua mentertawakanku? Yak!!! “
“Hahaha uri dongsaeng sangat lucu,,, hahahaha” Ujar soohee eonni kembali tertawa di susul dengan mereka semua.
“Arra arra tertawalah sepuas kalian, hahaha”

Ujar ku dengan tertawa hambar lalu melanjutkan makan ku. Kalau saja aku tidak lapar aku pasti sudah pergi ke kamar lalu tidur.

One thought on “[EXOFFI FREELANCE] Take My Heart (Chapter 03)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s