[EXOFFI FREELANCE] Take My Heart (Chapter 1)

2018-09-04-21-40-29.jpg

Title : Take My Heart


Author : Yuni Kim


Genre : Romance, Friendship, School Life, Family,


Length : Chaptered


Rating : PG 15


Main Cast : Kim Yunhee(OC), Oh Sehun(EXO) Taehyung/V(BTS) 


Support Cast : Park Jiyeon, Shim Chanmi, Suho(EXO) And All Member EXO

Summary : ‘Cinta dan benci terlihat berbeda, tapi perbedaannya mungkin hanya setipis kertas. Jika mundur selangkah dari membenci seseorang, kamu bisa menyukai orang itu’_TAKE MY HEART

Disclaimer : FF ini merupakan hasil dari pemikiran aku sendiri. Apabila ada kesamaan dalam alur, tokoh maupun latar itu merupakan unsur ketidak sengajaan. Maaf, atas adanya kesalahan maupun kekurangan dalam penulisan.

Author Note : Don’t be a plagiator, sorry for typo and thanks to reading my fiction. Please comment and follow @YuniKim97 account wattpad.


Happy Reading Kamsahamnida… ^_^

***

“Kim yunhee cepat bangun!!! Palli ireona, ireonayo!! ”

Teriak nyonya kim berusaha membangunkan yunhee yang tertidur bak mayat. Namun ia hanya mengeliat dan kembali membungkus dirinya dengan selimut.

“Ais jinjja!! Yak kim yunhee cepat bangun atau eomma siram kau!! ” Ancam nyonya kim.

“Ne arraseo, kenapa eomma selalu mengancam akan menyiramku, aku bukan anak SD lagi”

“Memang kenyataannya seperti itu, bahkan eomma tidak bisa membedakan antara kau dan anak sd. Aigoo,, lihat lah kamarmu ini, persis seperti kandang babi. Palli cuci wajah mu, dan pergilah olahraga”  Sungut nyonya kim panjang lebar.

“Aneh sekali, kenapa eomma hanya menyuruhku mencuci wajah, biasanya ribut menyuruhku mandi” 

“Kusuruhpun kau tidak pernah melakukannya”

“Eiyy akukan tidak sejorok itu”

Nyonya kim hanya pergi meninggalkan yunhee yang sedang menggerutu.

Beberapa menit kemudian yunhee siap dengan baju olahraga dan sepeda pink nya. Ia berjalan dengan mendorong sepeda, sesekali uapan keluar dari mulutnya.

“Huaa aku masih mengantuk, ini semua karena eonni dan eomma, kenapa mereka senang sekali Mengganggu waktu tidurku” Oceh yunhee masih dengan uapannya.

Tiba-tiba dia mendengar suara langkah seseorang yang berlari terburu-buru. Yunhee bahkan belum sempat menoleh kebelakang, namun.. Buugghh..

“AWW!!Yak neo micheoseo!! Ais jinjja lututku!!” “Gwaenchanayo? Ah mian aku tidak sengaja” Ujar seorang namja yang menabraknya sehingga ia tersungkur ke aspal.

“Mwo tidak sengaja kau bilang,, yak mau kau apakan sepedaku,, yak yak namja jelek kembalikan sepedaku!!” Teriak yunhee namun namja itu hanya melambaikan tangannya dengan terus membawa sepedanya.

“Hey,, apa kau lihat seorang namja memakai masker dan topi hitam lewat sini? ” Tanya salah satu rombongan yeoja smu.

“AKU TIDAK TAHU… PERGI KALIAN SEMUA!!!” Teriak yunhee

“Apa dia sudah gila, aku kan hanya bertanya,,, kajja jangan hiraukan dia, kita cari oppa saja”

Ujar yeoja-yeoja itu lalu pergi meninggalkan yunhee. 

Sekarang dia benar-benar marah… Yunhee berjalan gontai menuju minimarket, membeli air mineral lalu kembali melanjutkan tidurnya. Menyandarkan kepalanya di meja depan minimarket, untuk masalah sepeda, dia akan pikirkan itu nanti.

Tuuk tukk tuukk.. Seseorang mengetuk meja yang di tiduri yunhee

“Ya aggashi ireona”.  

“AKHH WAEE!!”

Teriak yunhee merasa terganggu. Namja itu terlihat terkejut dengan reaksi yang di berikan yunhee

“Neo” Tunjuk yunhee

‘Wae apa dia mengenaliku’ Ujar namja itu dalam hati. 

“Kau kan namja yang mencuri sepedaku,,YAK kembalikan sepedaku”

“Mwo mencuri sepeda?yak yang benar saja, kau tidak mengenaliku?” Namja itu membuka masker yang menutupi sebagian wajahnya.

“Tentu saja aku nengenalimu, kau yang mencuri sepedaku,yak mana sepedaku”  

“Mwo,,kau masih tidak tau siapa aku,cihh yak apa di rumahmu tidak ada tv?ah sudah lah ini sepedamu ku kembalikan” Ujar namja itu dengan prustasi lalu pergi meninggalkan yunhee.

“Yak neo,jangan pergi aku belum buat perhitungan dengan mu,yak!! ”

Teriak yunhee,namun yang di teriaki hanya melambaikan tangan dengan terus berjalan meninggalkan yunhee yang masih mengeluarkan sumpah serapahnya.

***

“Annyeonghaseyo kim yunhee imnida, bagapseumnida”  Seketika ruangan yang tadinya hening menjadi ramai dengan tepuk tangan para siswa-siswi Daesang.

“Baiklah yunhee kau bisa mengisi kursi kosong di sana” Yunhee menunduk hormat lalu pergi menuju bangku kosong yang di tunjuk kang Seonsaengnim.

“Baiklah anak-anak, buka buku matematika kalian”

“Saem apa tidak ada sesi tanya jawab untuk murid baru? Kami sangat ingin mengenalnya”

Ujar seorang namja bertag name ‘Kim Taehyung’ dan di sambut dengan meriah oleh seisi kelas terutama para namja.

“Woow itu benarrr” Ujar seluruh siswa

“Kalian bisa menyimpan semua pertanyaan itu untuk nanti di jam istirahat. Jadi jangan coba-coba mempengaruhiku untuk tidak memulai pelajaran ini, arraseo”   

“Ne saem” Jawab mereka pasrah. 

“Ahh menyebalkan.. ” Gumam yeoja yg duduk di sebelah yunhee

“Nde? ”

“Ah aniya, aku tidak berbicara tentang mu, hanya saja aku sedikit kesal”

“Waeyo?”.    

“Dulu pasti kami mengajukan banyak pertanyaan pada murid baru, sampai Satu pelajaran selesai, tapi sekarang kita sudah kelas 3, kita tidak bisa melakukan itu”

“Kalian sengaja supaya tidak belajar”

“Eoh apa di amerika juga seperti itu”

“Ya tidak beda jauh”.  Mereka tertawa pelan  

“Yak kang Jiyeon berhentilah mengganggu anak baru dan perhatikan pelajaran ku” Teriak kang seonsaengnim.  

“Jeoseonghamnida saem” Ujar jiyeon membungkuk meminta maaf

“Ais,,kau harus hati-hati dengan kang saem dia guru terkiler di sini”   

“Emm baiklah,,” Yunhee mengangguk mengerti ‘Munkin kalau di Amerika dia seperti Mr. Daniel’ Batin nya.

Ring ding dong,,,, ring ding dong,,,,,,

Terdengar suara bel yang menggema di seluruh penjuru gedung smu daesang. 

“Akhirnya istirahat juga, yunhee ya kajja kita kekantin” Ajak jiyeon.  

“Oh ne”

“Yak shim chanmi, apa kau akan terus menggambar? Kau tidak mau kekantin?”

“Ais arraseo aku akan pergi kenapa kau selalu menggangguku”

“Itu sudah jadi hobi ku, ah bukankah kalian belum saling mengenal? “

“Ah matta, annyeong yunhee ya, namaku chanmi”

“Ah ne aku sudah dengar tadi jiyeon meneriakan namamu”

“Jinjja, bukankah dia tukang teriak, eiy jiyeon ah harusnya kau beri kesan yang baik pada teman baru kita”

“Arraseo sudah kalian berdua jangan sekongkol menyudut kan ku, sekarang kita harus cepat, apa kalian mau makan sambil berdiri,kajja” Mereka bertiga berlari kecil menuju kantin.

“Eotteokhae sepertinya semua meja sangat penuh”.  Ujar yunhee

“Eyy tenang saja kau tidak usah cemas, kami punya pelayan yang selalu menyimpan tempat untuk kita” Ujar jiyeon.  

“Jinjja?” Jiyeon dan chanmi mengangguk mantap.

“Ah itu dia kajja”  Yunhee mengekor di belakang chanmi dan jiyeon .

“O kalian sudah datang, ya kenapa lama sekali, hampir saja aku berikan meja ini pada orang lain”.   Ujar seorang namja

“Berikan saja pada orang lain kalau kau memang ingin mati” Ujar jiyeon

“Eyy kenapa kalian galak sekali seperti ibu tiri,O kalian mengajak yunhee juga”

“jangan mengganggu nya, dia bukan yeoja centil yang selalu kau rayu itu” Ujar jiyeon

“Sudah sana, kenapa kau senang sekali mengganggu kami” Ujar chanmi ketus.

“Ais kenapa yeoja ini selalu marah-marah, yak jiyeon ah apa dia sedang datang bulan?!” Tuukk… Refkek chanmi memukul kepala taehyung dengan sumpitnya.

“Ah oppo, yunhee ya kau jangan banyak bergaul dengan para yeoja kasar ini eoh” Ujar taehyun dengan tersenyum, namun yunhee hanya membalasnya dengan ekspresi datar, ya itulah yunhee.

“Yak para yeoja anarkis, apa kalian melatih nya memasang ekspresi seperti itu? Kalian itu harus mengajarinya ekspresi yang imut dan manis, baru itu terlihat seperti yeoja”   

“Berhentilah mengoceh kim taehyung sana pergi, atau kutusuk matamu dengan sumpit”. Kali ini jiyeon angkat bicara

“Ne arraseo, dasar para yeoja sadis, annyeong yunhee ya” Ujar taehyun meninggalkan ketiga yeoja itu.  

“Dia adalah kim taehyun, dia memang sedikit gila” Ujar jiyeon menjelaskan

“Aku tidak nenanyakan siapa dia, dan sudah terlihat dari wajahnya kalau dia memang aneh” Ujar yunhee santai

“Eiyyy geotjimal, jelas sekali ekspresi wajahmu mengatakan siapa si dia?!”

“Ani, yunhee tidak menanyakan itu tapi dia bilang, siapa si namja gila itu?!hahah” Ujar chanmi

“Ah benar sekali” Mereka tertawa bersama,,,, 

***

Hari ini tepat dua minggu sejak aku sekolah disini. Menghabiskan sebagian waktuku bersama jiyeon dan chanmi, Aku besyukur mendapat teman sebaik mereka. Ya, walaupun selalu ada taehyung di antara kami bertiga yang selalu berbuat keributan.

Menurutku dia namja yang aneh, namun bisa membuatku tertawa karena tingkahnya. Ya, bisa dikatakan dia namja yang lumayan humoris.

Sekarang aku sedang di kantin menunggu kedua teman ku yg sedang mengantri, mengambil makan siangnya.

“Yak Neo anak baru, berhentilah mendekati oppa kami, dasar yeoja murahan” Ujar beberapa yeoja yang datang tiba-tiba dengan menggebrak meja.

“Oppa? Nugu? ” Ujarku santai dengan meminum minumanku…

“Tentu saja V Oppa siapa lagi eohh!! ” Ujar yeoja itu lagi dengan mata melototnya, mereka fikir aku takut, cihh.

“V? Cihh bahkan namanya saja terdengar aneh, aku tidak nengenalnya jadi cepat kalian pergi, aku tidak suka orang lain mengganggu waktu makanku”

“Mwo tidak mengenalnya? Jelas-jelas kau selalu berada di sekitarnya”

“Apa dia sangat tampan sampai aku harus berada di sekitarnya, cihh”

“Mwo apa kau mengatai oppa kami, rasakan ini.. ” Ige mwoya dia menumpahkan makan siang ku ke bajuku.. Aku benar-benar sudah tidak bisa sabar lagi.

“YAK NEOMICHEOSEO!!! ” Teriakku dihadapan wajahnya

“Yak apa yang kalian lakukan pada teman kami, apa kalian mau mati eoh!! ” Teriak jiyeon dan Chanmi dengan menenteng makan siang mereka.

“O, mianhae sunbae” Ujar yeoja itu masih dengan sikap angkuhnya.

“Maaf katamu, dasar hobae kurang ajar kau berani sekali ya pada sunbae mu sendiri, ommo!”

BBYUUURRR

Lanjut chanmi namun terhenti karena ku ambil makan siang miliknya dan menumpahkan semuanya di kepala yeoja itu.

“YAKK!!!” Teriaknya beserta teman temannya..

Semua orang yang ada di kantin syok untuk kedua kalinya.

“Wae? apa kau marah? Aku hanya membantu membersihkan rambutmu, aigoo sudah berapa lama kau tidak keramas eoh?” Ujar ku santai.

“Yakkk” Teriak jeoja itu lagi lalu berlari di susul oleh ke 3 teman nya, cihh dasar sampah…

“Kajja chinguya sepertinya aku harus mengganti seragamku”

“Ah ne,, kajja ” Ujar jiyeon dan chanmi bersamaan, mereka masih syok dengan apa yang ku lakukan.

Ku dengar semua orang di kantin bertepuk tangan, dan bersorak..

“Kim yunhee kau sangat kereeen”

“Sunbae aku akan jadi fansmu”

“Kim yunhee saranghaeee” ya kira-kira itulah yang mereka teriakan.

Aku berjalan dengan cepat menuju toilet, untuk membersihkan noda kare di seragamku.

“Tadi itu sangat keren,, wooww harus nya aku tumpahkan juga makananku ke wajahnya”

“Ya keren apa nya, kau tidak lihat bajuku kotor dan bau,, aiss,,”

“Ais awas saja kalau aku bertemu dengan mereka,,akan ku buat pelajaran” Aku tersenyum mendengar ucapan jiyeon

“Aigoo,, gomawo chinguya, kendae kau akan beri mereka pelajaran seperti apa eoh? “

“Ya, pokok nya sesuatu yang membuat mereka kapok, bisa-bisa nya mereka berbuat seperti ini padamu”

“Keundae jiyeon ah,, dimana chanmi? “

“Keroge,, kenapa aku baru sadar,, chanmi tidak ada di sini,O itu dia, ya dari mana saja kau?kenapa kau melarikan diri di saat teman mu dalam kesusahan eoh?” Ujar jiyeon panjang lebar

“Ah, shikereo. Kenapa kau selalu marah-marah seperti ibu tiri?. Ige yunheeya pakailah seragam ini” Ujar chanmi dengan menyerahkan seragam yang sepertinya masih baru.

“Ya kenapa kau jadi seperti taehyung, memanggilku dengan sebutan ibu tiri? “

“Ais sudah-sudah kenapa kalian jadi ribut”

“Arraseo,, keundae chanmi ya. Dari mana kau dapatkan seragam itu? Apa kau berlari keluar dan membelinya? ” Tanya jiyeon.

“O,, itu,, oh ya kau tahu aku selalu menyimpan seragam cadangan di loker, untuk berjaga-jaga”

“Jinjja wah DAEBAAAKK, uri chanmi sekarang bertambah pintar saja”

“Jiyeon ah berhentilah mengejeknya. Chanmi ya gomawo, aku sagat bersyukur punya teman sebaik kalian berdua”

“O nado. Ya palli ganti baju mu. Dan kita cari makanan, sekarang aku lapar. Tadi kau membuang makan siangku” Ujar chanmi dengan raut wajah sedih yang di buat-buat.

“O eotteokhae chami jadi kurus gara-gara belum makan” Ledek jiyeon

“Yak mana mungkin aku langsung kurus gara-gara tidak makan siang satu kali, kau berlebihan” Ujar chanmi dengan mengkerucutkan bibirnya, aku dan jiyeon hanya tertawa melihatnya.

“Arraseo, lurus kan bibir mu itu aku akan mentraktirmu, kajja kita pesan jjajangmyeon”

“Kajja” Ujar kami serempak.

Beberapa menit kemudian pengantar Jjajangmyeon datang lewat belakang sekolah, tentu saja karna penjual di larang masuk ke sekolah kami.

“Selamat makan” Ujar kami bersamaan lalu memakannya dengan lahap

“Geundae,, aku ingin tanya, siapa itu V? ” Tanyaku dengan melahap jjajangmyeon .

“Kau tidak tahu siapa V? Ya ampun apa di amerika kau di isolasi? ” Tanya jiyeon tidak percaya

“Bukan begitu, tapi siapa si dia sampai para yeoja gila itu begitu”

“Apa kau tahu Boyband Bangtan Boys? BTS” Aku menggeleng

“Aku tidak terlalu suka dengan boyband tapi kalau lee mi hoo atau Super Junior baru aku suka, ahh mereka sangat tampan”

“Ais jinjja BTS saja tidak tahu, bagaimana kau bisa mengenalinya”

“Nugu?”

“Chanmi ya jelaskan siapa itu V pada teman kita yang kudet ini”

“Kim Taehyung adalah salah satu member BTS dia biasa si panggil V”

UUHUUK UHHUKK UHHUKK Aku langsung tersedak begitu mendengar penjelasan chanmi

“Yak gwaenchana? Hati-hati nanti kau tersedak”

“Aku sudah tersedak babo” jiyeon hanya nyengir tidak bersalah.

“Jadi V adalah taehyung? Namja aneh itu? Dan dia seorang idol?” Tanya ku tidak percaya, mereka menganggukan kepala bersamaan.

“Apa manageman nya sudah gila? ”

“Yak jangan salah, suaranya cukup bagus dan dancenya juga bagus, walaupun tidak sebagus oppadeul exo, dia juga bisa ngerap”

“Aku benar-benar tidak percaya ini”

“Kau harus lihat semua MV nya. Mereka sangat keren dan juga mereka dapat banyak pujian, juga mendapat banyak penghargaan. Mereka juga pernah duet dengan beberapa artis terkenal dunia”. Jelas chanmi panjang lebar

“Dan fakta yang satu ini kau pasti akan tercengang” Sambung chanmi membuatku penasaran

“Wae? ”

“Taehyung adalah sepupu jiyeon”

“Heol,, Daebak” Aku terkejut dan langsung melihat pada jiyeon,, dia hanya nyengir

“Yak kenapa kau tidak bilang eoh? ”

“Kau tidak pernah bertanya soal itu padaku” Bela jiyeon

“Bagaimana mungkin aku langsung tanya soal itu padamu akukan tidak tau”

“Hehehe mian,,, pokook nya aku minta maaf ne, tentang kejadian tadi karna sepupuku kau jadi begini”

“Aniya,, harus nya aku yang minta maaf padamu, aku dengan terang-terangan megumpat pada sepupumu, mian” Ujar ku menyesal

“Eiyy santai saja, dia memang menyebalkan, aku juga suka mengumpat padanya,, jadi aku yang harus minta maaf”

“Aniyo aku yang harus nya minta maaf”

“Yak berhentilah saling meminta maaf sekarang itu tidak penting lagi, kalian tidak dengar bel sudah berbunyi, kang saem pasti mengamuk pada kita,” Ujar chanmi membuat kami panik

“Eotteokhae”

“Yak kajja kajja” Kami bertiga berlari menuju kelas seperti sedang di kejar setan.

TBC

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s