[EXOFFI FREELANCE] Secret Admire (Chapter 6)

a cover n prolog

Title : Secret Admire

Author : JullieKim

Genre : Romance, Friendship, Comedy

Length : Chaptered

Rating : PG 17

Main Cast : Jennie Kim

Support Cast : All member Blackpink, Irene Red Velvet, All member EXO, G-Dragon. Cast dapat bertambah sesuai jalan cerita.

Summary :

“Ketika aku mencintai seseorang, aku akan mencintai nya dengan sepenuh hati dan saat aku berada di titik paling bahagia dalam hidupku dia menghancurkan segalanya. Sejak saat itu, aku mematikan rasa, menutup mata, hati, dan telinga.” -Jennie Kim

“Ketika aku menutup mataku, aku melihat mata itu dan hatiku merasa sakit. Aku sungguh sangat bodoh membiarkanmu terluka karena Bajingan itu, jika saja aku bukan seorang pengecut, jika saja aku…” -Secret Admire

Disclaimer : Cerita di buat oleh author dan juga di share di wattpad @jullie_kim

Author Note : Don’t be a plagiator, sorry for typo and thanks to reading my fiction. Please comment and follow @jullie_kim account wattpad.

Happy Reading. Khamsahamnida… ^_^

Chapter 6

Suasana Club malam milik Seungri belum terlalu ramai, biasanya club ini akan mulai ramai saat tengah malam. Jennie menghampiri Daesung yang merupakan bartender disana.

“Oppa…”

“Eohh, J mau pesan yang biasa?”

“Anni…”

“Kau baru pulang?”

“Ne Oppa…”

“Apa kau sudah makan?”

“Belum Oppa, aku kelaparan sekarang…”

“Ckck, GD hyung dan Seungri sedang di lantai atas. Kau bisa ke atas makan ramyun dan ganggu mereka saja”

“Ide yang bagus Oppa. Kalau begitu aku ke atas dulu”

“Eohh”

Jennie memasuki lift menuju lantai atas yang di jadikan kedai ramen oleh Seungri.

Tiba di lantai tujuan Jennie bukannya masuk ke kedai ramyun, ia terus berjalan di lorong samapi berhenti di depan sebuah pintu. Jennie memasukan password, lalu masuk ke dalam dengan meneriakan nama GD.

“Jiyong Oppaaaa…”

“Eohh Jendeukk-ah, bagaimana kabarmu?”

“Hmm, aku baik Oppa. Kapan Oppa tiba di Seoul?”

“Oppa sampai…”

“Yhaa, kau hanya menyapa hyung dan tidak menyapaku?”

“Ck, kau berisik Oppa”

“Wahhh, apa kau lupa gedung ini milikku?”

“Annii…”

“Kau tau kan aku pemilik gedung ini dan kau adalah penyewa Nona”

“Lalu?”

“Yhaaaaaa…aku bisa saja menendangmu keluar dari SINI, aku PEMILIK tempat ini”

“Sudahlah, kenapa kalian malah meributkan hal kecil”

“Dia yang memulai lebih dulu Oppa…”

“Yhaaaa…KAUU”

“Oppa, aku lapar. Ayo makan ramyun!”

“Hmm..Kajja!”

“Yhaaaaaaa, kalian meninggalkanku begitu saja??”

Seungri bergegas menyusul mereka untuk makan bersama.

***

Seungri memanggil pelayan dan memesan tiga porsi ramyun untuk mereka bertiga. Sementara Jennie dan GD terlihat asik mengotak atik ponsel.

Jennie POV

GD Oppa beranjak dari kursinya meminta ijin untuk menerima telepon, sepertinya itu telepon penting karena ia langsung pergi begitu aku memberikan persetujuan. Seungri Oppa mengelus puncak kepalaku, membuatku mengalihkan atensiku.

“Jadi kenapa kau menangis hemm?” Tanya Seungri Oppa lembut.

“Hah?? Apa maksud Oppa siapa juga yang menangis?”

“Ckck…matamu tidak bisa berbohong”

“Aku tidak tau Oppa, tiba-tiba saja aku merasa ini tidak adil untukku”

“Apa yang tidak adil?”

“Saat kemari aku rasa, aku melihat nya lagi Oppa. Dia dan kekasihnya”

“Kau masih menyukainya?”

“Tentu tidak Oppa, aku hanya masih marah padanya”

“Maafkan dia Jenn, belajarlah merelakan sesuatu. Bagaimana pun juga kau harus bisa mulai hidupmu yang baru, 2 tahun bukan waktu yang sebentar dan kau masih saja terperangkap masa lalu.”

“Bagaimana aku bisa memaafkannya semudah itu Oppa, kau tau kan dia…”

“Dia menyakitimu?”

“Eohh, dan itu masih membekas bahkan belum sembuh Oppa”

“Apa kau bahagia sekarang?”

“Apa maksudmu Oppa?”

“Tanya hatimu, apa kau bahagia dengan terus membenci pria itu? apa yang kau dapatkan dengan membencinya? coba bandingkan apa ada bedanya jika kau memaafkan pria itu. Apa yang kau rasakan nantinya. Mulailah segalanya dari awal cari sebanyak mungkin kebahagiaan yang akan menutup semua lukamu”

“Apa aku bisa melakukan itu Oppa?”

“Aku yakin kau bisa melakukannya. Lagipula coba kau lihat sekelilingmu, banyak orang yang begitu peduli dan menyayangimu. Maukah kau mencobanya?”

“…”

“Apa yang sedang kalian bicarakan, kenapa serius sekali?” GD Oppa mengintrupsi percakapan kami dan duduk di sebelahku.

“R A H A S I A” ucap Seungri Oppa.

“Ck, urus saja urusanmu. Aku sudah mendengar tentang lisensi untuk mengatur jadwal Christian Ronaldo jika ia datang ke Korea.” GD Oppa berkata dengan datar.

“Memang apa yang salah dengan itu?”

“Terserahlah”

“Hyung, yang penting …”

Saat Seungri Oppa akan membalas perkataan GD Oppa, pelayan datang mengantarkan pesanan kami. Asap mengepul dari ramyun yang terlihat menggiurkan di hadapanku, aromanya bahkan membuat air liur menetes. Kami segera menyantapnya selagi masih panas, ini benar-benar cocok saat hujan begini.

“Oppa, apa kau tidak bisa mengganti bubuk lada nya?”

“Memang ada yang salah?”

“Kau tidak lihat para pelanggan yang terbatuk-batuk karena bubuk lada nya”

“Itu jadi ciri khas nya, rasa yang di timbulkan menjadi lebih tajam lagi. Ini yang membuat para pelanggan kembali kemari”

“Woahh, apa saja yang kalian bicarakan tadi? Kulihat kalian jadi sangat dekat”

“Hmmm…bukan apa-apa Oppa, tapi terkadang dia bersikap sesuai usia nya”

“Ckckck…bukankah sudah kubilang kau jangan hanya mengandalkan Jiyoung hyung. Ada aku, Daesung hyung, Taeyang hyung…ah dan juga Teddy hyung.”

“Hmm…aku akan menempeli kalian semua, hahaha”

.

.

.

Setelah menghabiskan ramyun nya GD Oppa pamit untuk menemui temannya di lantai bawah, sementara Seungri Oppa pergi untuk meeting penting dengan sebuah perusahaan ternama menyisakan aku di meja yang menatap hujan dari kaca.

Perkataan Seungri Oppa masih terdengar di telingaku, apa aku harus memaafkan pria itu. Tapi yang Oppa katakan ada benarnya, aku tidak sendiri. Selama ini aku di kelilingi orang-orang yang begitu peduli dan sangat menyayangiku. Keluarga, sahabat, juga si penggemar rahasia itu. Memikirkan si penggemar rahasia, aku teringat dengan perkataan Lisa. Aku harus mulai menyelidiki siapa si penggemar rahasia ku ini.

Aku menyisihkan Park Chanyeol, pria berkacamata yang merupakan sahabat Suho Oppa sekaligus sepupu dari Park Chaeyoung (Rose), mengingat ia sering melihatku keluar masuk Club malam. Aku yakin seratus persen pria bermarga Park ini tidak menyukai kelakuanku. Pria ini di kenal sangat pintar, ia selalu mendapatkan beasiswa, hmm… ia juga cukup tampan jika kacamata itu disingkirkan, selain itu meski berasal dari keluarga kaya pria bermarga Park ini bersikap sederhana tidak pernah memamerkan kekayaan nya. Tapi, aku yakin bukan dia orangnya.

Lalu ada Xiumin, dia sedikit pemalu, begitu mencintai kebersihan dan kerapihan. Selain itu dia juga sangat suka sepak bola. Kami bahkan tidak dekat sama sekali, jadi itu tidak mungkin.

Chen Oppa, ahh dia lebih mirip Suho Oppa, mereka sama-sama cerewet. Aku tidak terlalu mengenal Chen Oppa tapi setahuku dia sudah punya kekasih.

Zhang Yixing atau kami biasa memanggilnya Lay, pria asal China ini sangat baik pada siapa saja. Sifat kekanakan dan tampang polos yang ia perlihatkan bukanlah aslinya, ia sebenarnya orang yang memiliki sikap dewasa dan terkesan misterius. Aku dan Lay Oppa cukup dekat, tapi apa mungkin dia?

Sehun, pria bermarga Oh ini terkenal dengan sifat playboynya. Dia punya segudang mantan kekasih, dan tidak pernah serius berhubungan. Selain itu, dia selalu memasang wajah datar dengan aura dingin yang begitu kental. Meski sifatnya berubah saat berhadapan denganku, ia menjadi pria yang lebih hangat dan ramah. Tapi jika itu Sehun, aku akan menolak pria itu. Karena sahabatku Rose menyukai Sehun dan itu sudah bukan rahasia lagi di antara Aku, Jisoo, dan Lisa.

Kim Jongin atau Kai, pria yang lebih sering disebut hitam oleh yang lain, kebalikan dari Sehun si albino, hahaha. Sifatnya dan Sehun tidak jauh berbeda, dia sering mengaku-ngaku sebagai kekasihku di depan wanita yang mengejar-ngejarnya. Apa mungkin itu dia?

Lalu ada Baekhyun, aku lebih melihat nya seperti seorang Ajjhumma daripada seorang pria. Itu semua karena ia adalah orang yang begitu cerewet, menyebalkan dan selalu jahil padaku. Jelas bukan dia kan. Tapi, kuakui dia sangat perhatian kepadaku. Bahkan dia selalu muncul di saat yang tak terduga. Aku sangat suka berdebat dengannya.

Terakhir Do Kyungsoo atau D.O, dia cerdas, pendiam, dan pintar memasak. Hmm… dia mirip seperti Chanyeol hanya saja D.O tidak menggunakan kacamata mirip nerd seperti Chanyeol. Dia juga sering berbincang denganku, meski ia pelit jika berbicara atau membalas pesanku. Apa ia bisa masuk kategori pria yang menyukaiku? Entahlah.

Jennie POV end

.

.

To be continued …

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s