[EXOFFI FREELANCE] Love Virus (Chapter 03)

2018-09-04-20-02-58.jpg

Title : Love Virus

Author : Yuni Kim

Genre : Romance, Friendship, School Life, Family, AU

Length : Chaptered

Rating : PG  15

Main Cast : Kim Yunhee (OC), Oh Sehun (EXO)

Support Cast : Park Chanyeol (EXO), Shin Yoomi (OC), Byun Baekhyun (EXO), Kim Yuna (OC), Kim Heechul (SUJU)

Summary : ‘Cinta tidak diketahui, datang padaku seperti keajaiban’_Love Virus


Disclaimer : FF ini merupakan hasil dari pemikiran aku sendiri. Apabila ada kesamaan dalam alur, tokoh maupun latar itu merupakan unsur ketidak sengajaan. Maaf, atas adanya kesalahan maupun kekurangan dalam penulisan.

Author Note : Don’t be a plagiator, sorry for typo and thanks to reading my fiction. Please comment and follow @YuniKim97 account wattpad.



            Happy Reading Kamsahamnida… ^_^

***

“Ais namja menyebalkan, dia tersenyum setelah melukai kepala ku, hahh apa dia fikir aku akan terpesona dengan senyumannya itu, cihhh,, aisss benar-benar memyebalkan, awas kau kalau aku bertemu dengan nya lagi aku akan membunuhnya,,, ahhh Kkamccagiya ,,,yak.. “

Yunhee terkejut karena seseorang tiba-tiba muncul di depannya. Yunhee terkejut begitu tahu orang yang hendak ia maki.

“Ahh saem,,, joesonghamnida,, aku tidak bermagsud berteriak padamu”

Ujar yunhee menyesal, takut saemnya marah.

“Gwaenchana,,, sepertinya kau sedang kesal”

“Ah ne”

Ujar yunhee dengan mengusap kepalanya.

“Kenapa kepalamu? Apa kau sakit?”

Tanya sehun khawatir.

“Ah gwaenchana hanya terbentur bola basket tadi, saya permisi”

“Chakaman.. “

Yunhee menghentikan langkahnya dan berbalik ‘apa lagi, tidak tahu apa kalau aku sedang marah’ ujarnya dalam hari.

“Ttarawa,,, “

Ujar sehun dengan menarik lengan yunhee.

“Chogi, saem kita akan kemana? “

Tanya yunhee namun tidak ada respon dari saem nya, membuat yunhee sebal.

Yunhee sedikit risih karena saemnya memegang lengannya, dia bersyukur karena kolidor sekolah sepi, bisa-bisa ada gosip yang tidak-tidak dan ia benci itu.

“Duduklah”

Perintah sehun setelah mereka sampai di ruang UKS. Yunhee menuruti apa yg di katakannya.

“Ah sehun saem ada apa anda kemari, apa anda sakit? Kaja aku akan memeriksamu”

Ujar seorang yeoja berperawakan seperti model itu.

“Aniyo saya sehat-sehat saja, tapi muridku kepalanya terbentur bola basket”

Jelas sehun

“Aigoo,, itu pasti sangat sakit,, chakaman aku akan memeriksamu, coba kulihat kepalamu”

Yunhee menuruti apa yg di katakan Jung saem dokter di sekolah ini.

“Kepala mu sedikit benjol dan merah, aku akan mengkompresnya”

“Keundae saem aku ada kelas sekarang” Ujar yunhee

“aku sudah menghubungi park saem, bukankah sekarang pelajarannya? “

Tanya sehun, yunhee mengangguk.

“Kau bisa melakukannya sendirikan? Aku harus pergi karena kepala sekolah memanggil” Ujar jung saem

“Ne,kamsahamnida saem”

Yunhee membungkuk hormat.

Sesekali yunhee meringgis karna merasakan sakit saat kepala nya bersentuhan dengan es.

“Aku akan membantumu”

Sehun mengambil kompres berisi es itu dari tangan yunhee.

“Gwaenchanayo saem aku bisa melakukannya, saem pasti sibuk”

“Aniyo, sekarang aku tidak ada jam mengajar, sebaiknya kau diam dan turuti saja apa kataku”

Yunhee yg mendengar mengerutkan alisnya, dia berfikir banhwa gurunya itu benar-benar aneh, kadang dia akan sangat menyeramkan dengan ucapannya dan senyumannya juga kadang menakutkan namun juga tampan, dan dia juga akan sangat baik. Yunhee tidak tahu mana sifat asli saemnya itu, sehun susah di tebak, padahal yunhee sangat pintar dalam menilai orang lain, kali ini yunhee benar-benar penasaran.

Tiba-tiba pintu terbuka dengan kasar memperlihatkan dua orang dengan raut wajah cemas.

“Yak kim yunhee gwaenchanayo? “

Tanya yoomi cemas

“Yak mereka bilang kepalamu terluka karena bola basket, yak cepat bilang padaku siapa yang melakukannya, aku akan memberi pelajaran padanya, dia coba cari gara-gara rupanya”

Oceh chanyeol dengan amarah menggebu-gebu.

“Ah benar, aku akan mematahkan rehernya, palli beritahu siapa yang melakukannya”

Ujar yoomi

“Yak apa kalian preman, geundae bukankah seharusnya kalian memberi salam pada sehun saem”

Ujar yunhee jahil

“Yak kenapa kau malah menyuruh kami memberi salam pada sehun saem? Apa dia yang melukaimu? Ah kesan pertamaku padanya memang benar,aku tidak menyukainya”

Oceh chanyeol tidak menyadari bahwa sehun ada di belakang mereka.

“Ya chanyeol, sehun saem ada di belakang kita”

Bisik yoomi saat menyadari adanya orang lain di belakang nya. Chanyeol pun menoleh kebelakang, dia terkejut begitu melihat sehun.

“Ah saem annyeonghaseyo,,, sejak kapan saem ada di situ”

Tanya chanyeol kikuk

“Sehun saem yang membawaku ke UKS, jadi dari tadi juga dia ada di sini”

Jawab yunhee santai membuat yoomi dan chanyeol membelalakan matanya.

“Yak, kenapa kau tidak memberitahu kami? “

Bisik chanyeol

“Aku sudah bilang pada kalian supaya memberi salam pada sehun saem”

Chanyeol melirik sehun dan nyengir kuda.

“Geundae bukankah ini masih jam pelajaran, kenapa kalian kemari? “

Tanya sehun membuat yoomi dan chanyeol menegang.

“Hehehe kami tidak fokus di kelas, karena memikirkan yunhee, jadi kami berlari kemari”

Ujar chanyeol hati-hati, sehun hanya menganggukan kepalanya.

“Kalau begitu kalian harus kembali ke kelas, tenang saja teman kalian akan ku jaga, bukankah itu tas milik yunhee?”

Tunjuk sehun pada tas yang di pegang yoomi.

“Ah ye”

“Kalian tinggalkan saja tas nya di situ, aku akan mengantar yunhee pulang karena kita bertetangga”

“YE!!”  Chanyeol dan yoomi terkejut

“Ya yunhee kau berhutang penjelasan pada kami” Bisik yoomi

“Kalau begitu kami permisi saem,,terimakasih karena bersedia mengantar teman kami”

Ujar yoomi, mereka berdua membungkuk lalu pergi meninggalkan sehun dan yunhee.

Seperti sebelum nya mereka hanya diam tidak ada yang memulai topik pembicaraan, sekarang mereka berada di mobil milik sehun.

“Tidurlah pasti kepalamu terasa pusing, kalau sudah sampai aku akan membangunkanmu”

Ujar sehun membuka mulut.

“Ne”

Jawab yunhee singkat namun berhasil membuat sehun heran, pasalnya yunhee itu sangat keras kepala dan pasti dia akan menolak, tumben sekali dia jadi penurut, gumamnya dalam hati.

Sehun melirik yunhee, dan benar saja sekarang dia sedang tertidur, memejamkan matanya.

Yunhee mengerjapkan matanya, dia merasa aneh bukankah tadi dia berada di mobil milik saemnya tapi kenapa sekarang ia terbaring di kamarnya, apa semua itu hanya mimpi?

Fikirnya.

Yunhee bangun dari tempat tidur nya, ia meringgis merasa sakit di kepala.

“Mwoya,, ini bukan mimpi? Ahh tapi kenapa aku ada di kamar”

Gumam yunhee dengan mengelus kepalanya. Seseorang membuka kamarnya.

“O, kau sudah bangun?palli semua nya sudah menunggu untuk makan malam”

Ujar kakak perempuannya itu yunhee hanya mengangguk.

Beberapa menit kemudian yunhee turun dengan celana pendek longgarnya dan kaus hellokitty kesukaannya, dengan rambut sedikit berantakan.

“O, wasseo,,, apa kepalamu masih sakit” Tanya eomma nya saat yunhee sudah duduk di bangkunya.

“O,kepala ku sedikit pusing “

Ujar yunhee tidak menyadari ada sepasang mata asing memperhatikannya.

“Eomma sangat khawatir karena kau pulang di gendong oleh gurumu itu”

Ujar eommanya berhasil membuat yunhee membelalakan matanya.

“Mwo,,jadi sehun saem yang menggendongku ke kamar”

Eomma nya mengangguk

“Emmm kau pasti senangkan,,ya ingat dia sudah di keceng oleh eonnimu ini”

“Ais arraseo,,kenapa kau genit sekali”

Ujar yunhee melihat pada eonninya yang sedang menganga tidak percaya, namun bersamaan dengan itu mata yunhee bertemu dengan seseorang yang dia kenal,mungkin?

Bukankah dia koki di kantin,kenapa dia bisa ada di rumahnya? Dia melihat pada eonni nya meminta penjelasan, karena dia fikir eonninya pasti tahu.Eonninya itu sudah seperti wikipedia, yang tahu semua hal.

“Yunhee ya kenalkan dia adalah Baekhyun temanku”

Ujar kakak laki-laki nya itu menjelaskan.

“Ah annyeonghaseyo kim yunhee imnida”

Ujar yunhee sopan memperkenalkan diri walau sebenarnya dia merasa aneh.

“Ah ne,aku byun baekhyun,,aku sudah melihatmu beberapa kali”

Yunhee mengangguk tanda mengerti, ah ternyanya benar dia adalah koki sekolahnya,fikirnya.

Mereka makan dengan membicarakan beberapa topik, dan tentu saja itu di mulai oleh eonni nya yg super cerewet, yunhee selalu memanggilnya dengan nenek sihir. Lihat saja apa yang di lakukan eonni nya, dia mencoba menarik perhatian baekhyun, melihat itu yunhee hanya menggelengkan kepala nya, itulah eonni nya, kalau ada namja tampan pasti dia akan genit.

Setelah makan selesai yunhee permisi ke kamarnya, ia berjalan ke balkon kamar dengan airphone di telinganya.

Dia duduk di ayunan, ia menyenandungkan lagu ter baru BTS dengan kepala mengangguk-angguk tanda menikmati lagu yang dia dengar.

Dia tidak menyadari ada sepasang mata yang memperhatikannya di sebrang sana.

“Ya yunhee apa kau baik-baik saja?”

Tanya kim heechul, namun yunhee tidak merespon dia masih bernyanyi sambil menganggukan kepalanya.

Heechul nenggelengkan kepalanya, kenapa dia punya adik yang aneh-aneh,, yang satu sangat cerewet dan genit jika bertemu dengan namja tampan,yang satu dingin dan pemarah.

“Yak!!”

Ujar heechul berteriak dengan melepaskan airphone di telinga yunhee.

“AH WAE!!” Ujar yunhee marah, merasa terganggu.

“Yak kau tidak dengar oppamu dari tadi bicara sampai berbusa,kau malah enak-enakan dengerin musik,,,”

Ujar heechul uring-uringan..yunhee hanya nyengir..

“Baiklah oppaku yg tampan, waeyo? “

Ujar yunhee menbuat heechul memutarkan bola matanya sebal.

“Ku dengar kepalamu terluka? Yak apa sekarang masih sakit, bagaimana kalau kau geger otak dan lupa ingatan, dan melupakan kakak mu yang tampan, kajja kita ke rumah sakit”

Oceh Heechul membuat yunhee kembali memasang airphonenya, yunhee sedang tidak ingin mendengarkan ocehan kakak nya itu. Sikap heechul memang mewakili yunhee dan yuna adik ke satunya. Heechul akan sangat cerewet tapi pasti akan sangat dingin pada orang yang belum ia kenal, ia akan sangat genit pada yeoja yg menurutnya menarik, dan akan sangat marah pada orang yag cari gara-gara padanya.

“Yak kau tidak sopan, oppamu sedang bicara kau malah memasang airphone mu lagi, aku tidak akan membelikanmu apa-apa lagi”

Ancam heechul membuat yunhee cepat melepas airphone di telinganya dan memasang wajah termanisnya.

“oppa belikan aku airphone baru ne” Ujar yunhee merengek..

“Wajah imutmu itu tidak mempan padaku, karena aku yang lebih imut “

Ujar heechul membanggakan diri, yunhee hanya mendengus sebal, tingkat kepercayaan diri kakanya itu memang melebihi kapasitas.

“Ah geundae oppa siapa namja tadi, eonni bilang dia temanmu”

Tanya yunhee penasaran.

“O, dia teman sekaligus Hobae ku di kampus, wae kau tertarik padanya”

“Ani,, apa kau tahu kalau dia bekerja di sekolahku sebagai koki? “

“Mworago? Koki? Eiy maldo Andwae,, dia itu sangat kaya dia pewaris byun corp,,, bahkan sekolahmu milik kakek nya”

Ujar heechul membuat yunhee membelalakan matanya.

“Mwo jadi sekolah kami milik kakek nya? Tapi kenapa dia mau jadi koki disana, apa dia sedang menyamar atau semacamnya” Heechul yang mendengar mengkerutkan dahi nya.

“Yak itu tidak mungkin, jagan berfikir yang tidak-tidak, inilah alasan kenapa aku menyuruhmu berhenti menonton drama yang aneh-aneh”

“Aku benar, nanti aku akan memotretnya sebagai bukti, tapi kalau aku benar, oppa harus belikan aku tiket konser BTS”

” Khol !”

“Assa,,, baiklah kita lihat besok”

***

“Ah Baegopa,,, Kajja kita makan”

Ujar chanyeol dengan mengusap perutnya. Yunhee dan yoomi tertawa melihat tingkah chanyeol.

“Ya memang sudah berapa hari kau tidak makan, eoh? “

Ledek yoomi membuat chanyeol melotot padanya.

“Eohh kajja palli palli”

Ujar yunhee dengan berjalan terburu-buru.

“Ya chamkaman, kau baik-baik saja kan? “

Chanyeol menghentikan langkah yunhee lalu menyentuh dahi yunhee memastikan bahwa temannya itu baik-baik saja.

“Ya apa karena kemarin kepalamu terbentur bola basket, kau jadi geger otak dan tidak waras? Ah eotteokhae uri yunhee terluka parah, chanyeol palli kita harus antar dia ke rumah sakit”

Ribut yoomi membuat yunhee mengangga tidak percaya.

“Ah ne palli”

“Yak aku baik-baik saja,apa magsud mu aku tidak waras?”

“Ani,aku takut kau terluka parah, biasanya kau akan biasa saja kalau kami mengajakmu ke kantin, tapi kau seperti bersemangat pergi ke sana” Jelas chanyeol

“Seolma,,kau mulai menyukai koki tampan itu”

Tebak yoomi membuat yunhee memutarkan bola mata nya.

“Ya ini memang menyangkut koki tampan itu,ah sudahlah palli nanti aku akan jelaskan pada kalian”

“Annyeong yunhee”

Ujar baekhyun saat yunhee sedang mengantri mengambil makan siangnya .

“Ah ne annyeong baekhyun oppa”

Jawab yunhee ramah, membuat kedua sahabatnya melihat padanya tidak percaya.

“Daebak,,,kau tahu nama koki itu?”

Tanya yoomi tidak percaya saat mereka sudah duduk di bangku kantin

“Eoh”

Ujar yunhee santai membuat kedua sahabatnya membelalakan mata, mereka berfikir apa ice princess ini meleleh karena seorang namja, daebak.

“Yak apa yang sedang kau lakukan, kau benar-benar menyukainya?jeongmal?”

Chanyeol tidak percaya dengan apa yang sedang di lakukan yunhee pasalnya sekarang yunhee sedang memotret baekhyun seperti siswi lainnya.

Sejak baekhyun menjadi koki di kantin sekolah. Kantin sangat riuh terutama para yeoja, mereka pasti mengambil foto baekhyun dengan terang-terangan dan baekhyun hanya tersenyum tanpa merasa risih.

“Ais baiklah aku akan jelaskan semuanya pada kedua temanku yang super cerewet ini” Chanyeol dan yoomi melihat pada yunhee dengan serius.

“Jadi ternyata koki tampan itu adalah teman sekaligus hobae di kampus oppaku, kemarin dia kerumah kami dan makan malam di rumah,oppaku tidak percaya kalau dia adalah koki di sini, karena yang oppaku tahu dia adalah anak dari byun corp sekaligus cucu pemilik sekolah ini, dan kalau aku menbawa bukti oppa sudah berjanji akan memberikanku tiket konser BTS”

Jelas yunhee panjang lebar

“MWO!!! DAEBAK!!!!”

Chanyeol dan yoomi terkejut.

“Ah keundae kenapa kau mengajui kalau dia tampan” Ujar chanyeol

“Ya memang dia tampan, kalau aku sebut dia cantik kan aneh”

“Baiklah sekarang jelaskan juga tentangmu dan sehun saem”

Ujar yoomi membuat yunhee sedikit berfikir.

“Ya kau sudah janji pada kami akn menceritakannya” Tambah chanyeol.

“Baiklah jadi begini”

Yunhee memulai ceritanya chanyeol dan yoomi memperhatikan dengan sangat serius.

“MWO JADI KAU DAN SEHUN SAEM BERTETANGGA”

Teriak chanyeol tidak percaya

“DAN KAU DI GENDONG OLEHNYA KE KAMARMU!! DAEBAK!! “

Tambah yoomi

“Yak pelankan suara mu, bagaiman kalau ada yang dengar”

“Hehe mian”

Kedua nya nyengir…

Yunhee terkejut karena seseorang memberinya susu pisang.

Mereka bertika melihat pada orang itu, mereka terkejut setelah mengetahui siapa orang itu, tentu saja kecuali yunhee, dia hanya menaikan alisnya, dan merubah mimik wajahnya menjadi dingin tanpa ekspresi.

“Aku ingin meminta maaf secara tulus, kemarin itu aku tidak sengaja, aku merasa sangat bersalah. Ku dengar kau di bawa ke uks, apa sekarang kau sudah lebih baik”

Ujar suho, dia bersorak dalam hati akhirnya dia memilih kata yang tepat.

“Em gwaenchana”

Ujar yunhee santai namun berhasil membuat suho mengkerutkan dahinya, apa dia salah memilih kata?

“Ah sepertinya kau masih kesal, emm sebagai permintaan maaf, bagaiman kalau pulang sekolah nanti aku mentraktir kalian, apa kalian punya tempat yang bagus? “

“Hotdog kami selalu ke lestoran hotdog” Spontan yoomi membuat chanyeol melotot padanya.

“Tapi aku benar-benar sangat marah karena kau membiarkannya pergi sendiri ke uks”

Ujar chanyeol dengan wajah dinginnya.

“Iya aku merasa sangat bersalah, jadi aku akan mentraktir kalian walaupun sepertinya itu tidak cukup”

“Tentu saja”

Chanyeol kembali membuka mulutnya, tentu saja dengan wajah dinginnya.

“Baiklah”

Ujar yunhee membuat suho tersenyum senang.

“Jeongmal? Baiklah pulang sekolah ok, dan minumlah ini, annyeong”

Suho pergi dengan wajah bahagianya.

“Heol daebak,, ternyata dari dekat dia sangat tampan, apa lagi saat dia tersenyum, dan dia juga kapten basket sekolah kita dia benar-benar sempurna”

Oceh Yoomi terpana dengan ketampanan suho

“Cihh apanya yang harus di banggakan”

“Wae kau iri karena dia jauh lebih tampan dari mu? “

Ujar yoomi membuat chanyeol melotot padanya.

“Terserah kau saja”

Ujar chanyeol dengan pergi meninggalkan kedua yeoja itu.

“Ais kenapa dia marah dan pergi, ckckck dasar”

“Dia cemburu padamu”

Ujar yunhee sukses membuat yoomi melihat pada yunhee.

“Eiyy maldo andwae,, mana mungkin dia suka padaku kerjanya hanya marah-marah padaku”

“Itu karna dia menyukaimu”

“Ais kenapa kau bicara omong kosong”

Ujar yoomi lalu pergi meninggalkan yunhee.

“Cihh kenapa jadi aku yang di tinggalkan sendiri, ais jinjja!!”

***

Suasananya sangat canggung, fikir suho. Sekarang mereka berada di lestoran hotdog.

“Ekhem ekhemm apa terjadi sesuatu pada kalian”

Suho membuka suaranya dengan hati-hati, karna menurut sumber yang terpercaya, ke tiga orang yang bersamanya itu punya tempramen yang buruk.

“Ani, ini hanya pertengkaran antar pasangan” Ujar yunhee santai membuat mereka menoleh padanya.

“Ya aku bukan pacarnya” Ujar chanyeol

“Eohh lagian siapa juga yang mau pacaran dengan dia”

Kali ini yoomi buka mulut, mereka berdua saling menatap dengan wajah kesal.

Yunhee yang melihat terlihat tidak perduli dan memilih memakan hotdognya, sedangkan suho dia terlihat tidak mengerti dengan situasi ini.

“Aku tidak bilang kalian pacaran, aku hanya bilang kalian pasangan teman”

Ujar yunhee santai membuat chanyeol dan yoomi canggung. Sekarang suho mengerti Apa yang sedang terjadi, dia tersenyum.

***

“Oppaaaa aku dapat foto baekhyun oppa jadi cepat berikan tiket konser BTS”

Teriak yunhee dengan menerobos masuk kamar Heechul.

Heechul hanya bengong melihat pada yunhee, seperti mengisyaratkan sesuatu padanya.

“Wae? Kenapa malah bengong palli berikan tiket konsernya,igeo foto baekhyun oppa saat di kantin sekolah”

Yunhee menyerahkan handphone nya

“Ekhemm ekhemm”

Heechul berdehem dan mengisyaratkan supaya yunhee melihat ke belakang.

“Ah wae memang ada apa,,ah Kkamccagiya,,, “

Matanya terbelalak setelah melihat objek yang sekarang ada di depan nya.

“Hehehe,,, annyeonghaseyo,, baekhyun oppa,,, annyeong haseyo sehun saem”

Yunhee menggaruk kepalanya yang tidak gatal merasa canggung.

Sedangkan baekhyun dan sehun yang sedang duduk di sopa tersenyum melihat tingkah yunhee.

“Ah mianhae adikku ini memang sedikit ceroboh”

“Gwaenchana hyung,, menurutku dia sangat manis”

Baekhyun membuka mulut nya membuat yunhee tersanjung dan tersenyum.

“Ya kenapa kau pulang terlambat eoh? “

Ujar heechul membuat yunhee berfikir membuat alasan.

“Ya jangan membuat alasan, cepat jawab yang jujur”

“Iya iya tadi aku dan temanku mampir ke lestoran hotdog”

“Aku aneh sekali pada kalian bertiga, kalian sangat menyukai hot dog dan makan kalian banyak tapi badan kalian masih saja seperti cacing”

“Itu namanya penyesuaian,, ah palli mana tiket nya”

“Igeo”

“Heol daebak,, oppa membeli tiga tiket? “

“Tentu saja kau dan kedua temanmu itu seperti permen karet, kemana-mana selalu bersama”

“Arraseo kamsahamnida oppaku yang tampan, Walaupun tidak setampan jiminku, annyeong baekhyun oppa ,saem”

Yunhee keluar dari kamar heechul dengan gembira.

“Yak kenapa kau sangat senang eoh? Apa kau habis dapat lotre? “

Tanya yunna begitu melihat tingkah adiknya yang dingin ini.

“Yak aku masih di bawah umur, mana mungkin aku membeli lotre,lihatlah aku dapat tiket konser BTS”

Ujar yunhee dengan mengacugkan tiket itu di depan wajah yunna berusaha membuatnya kesal.

“Ya apa heechul oppa yang membelikannya?”

“Amado”

Ujar yunhee dengan menutup pintu kamarnya. yunna geram, matanya melihat pada pintu kamar heechul yang tertutup dengan penuh kemarahan. Dia melangkah cepat ke arah pintu itu..

BRAAAKKK

“YA OPPA KENAPA KAU HANYA MEMBERIKAN TIKET KONSER PADA YUNHEE!!!KAU JUGA KAKAKKU!!”

Teriak yunna dengan membuka kasar pintu kamar heechul,membuat semua yang ada di ruangan itu kaget.

“Kau juga harus membelikan aku tiket konser cloudplay”

“Hahhh…”

Heechul kaget dan mengagakan mulut begitu mendengar permintaan adiknya itu.

“KKOK”

Tambah yunna Penuh penekanan, lalu pergi meninggkalkan heechul yang masih bengong .

“Inilah kenapa aku bilang pada kalian jangan pernah mau punya adik yeoja,,dua saja sudah membuat ku pusing”

Ujar heechul lemas membuat baekhyun dan sehun mengangguk mereka masih syok dengan apa yang terjadi.

TBC

Terima kasih untuk reader yang udah baca ff aku dari awal chapter sampai sekarang, walaupun yang komen nya sedikit tidak sesuai harapan, tapi aku seneng banget sekaligus terima kasih buat reader yang udah luangin waktu nya untuk baca plus komen. Ff ini tinggal satu chapter lagi, tapi jangan sedih aku bakal bikin ff masih dengan cast oh sehun, judul nya TAKE MY HEART. Semoga kalian suka dengan proyek ff ku selanjutnya. Kamsahamnida^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s