[EXOFFI FREELANCE] Secret Admire (Chapter 5)

145138380-256-k677968

Title : Secret Admire

Author : JullieKim

Genre : Romance, Friendship, Comedy

Length : Chaptered

Rating : PG 17

Main Cast : Jennie Kim

Support Cast : All member Blackpink, Irene Red Velvet, All member EXO, G-Dragon. Cast dapat bertambah sesuai jalan cerita.

Summary :

“Ketika aku mencintai seseorang, aku akan mencintai nya dengan sepenuh hati dan saat aku berada di titik paling bahagia dalam hidupku dia menghancurkan segalanya. Sejak saat itu, aku mematikan rasa, menutup mata, hati, dan telinga.” -Jennie Kim

“Ketika aku menutup mataku, aku melihat mata itu dan hatiku merasa sakit. Aku sungguh sangat bodoh membiarkanmu terluka karena Bajingan itu, jika saja aku bukan seorang pengecut, jika saja aku…” -Secret Admire

Disclaimer : Cerita di buat oleh author dan juga di share di wattpad @jullie_kim

Author Note : Don’t be a plagiator, sorry for typo and thanks to reading my fiction. Please comment and follow @jullie_kim account wattpad.

Happy Reading. Khamsahamnida… ^_^

Chapter 5

(Last Chapter Flashback…)

“Jujur saja, aku mengikutimu dari jembatan sampai club tadi. Aku pikir kau akan melompat tadi, tapi syukurlah kau tidak melakukannya” dia mengatakannya sambil tersenyum hangat padaku.

“Mwo???”

.

.

Setelah itu mengalirlah ceritaku, aku menceritakan semua hal yang aku alami hingga berujung kenekatanku untuk bunuh diri. Tapi aku terlalu pengecut dan berpikir mungkin aku lebih baik melupakan semuanya dengan pergi ke club. Selama bercerita pria itu sesekali menghela nafas dan memandangku dengan tatapan yang sulit di artikan.

“Kau bodoh Jenn..bagaimana bisa kau sejauh ini hanya karena pria bajingan itu?”

“Kau tidak tau bagaimana terlukanya aku, aku…”

“Kau tidak tau betapa terlukanya keluargamu, jika saja kau nekat melompat tadi?” potong pria itu.

“Mereka akan sangat terluka melihatmu begini, dan bajingan itu tetap baik-baik saja meski ia melukaimu sedalam ini kan? Menurutku, kau hanya melakukan sesuatu yang sia-sia saja.”

Pria itu memberikanku nasihat lalu berdiri dan mengulurkan tangannya padaku.

“Kajja, kalau kau memang ingin menghilangkan stress”

Aku menyambut uluran tangannya, berusaha percaya pada sosok yang baru aku kenal ini. Sifatnya mirip dengan Suho Oppa, rasanya yang menggenggam tanganku adalah Suho Oppa. Ia menuntunku menuju mobilnya yang terparkir tak jauh dari club. Setengah jam berkendara, kami tiba di suatu tempat yang aku yakini sebagai sebuah club malam hanya saja tempat ini jauh lebih berkelas seperti hanya di tujukan untuk kalangan atas.

“Ayo turun, akan kenalkan pada temanku”

Ia melepas seatbelt dan keluar dari mobil, sementara aku masih bertahan di dalam mobil. Melihat aku tidak mengikutinya, ia mengetuk kaca mobil disebelahku.  Aku keluar dari mobil masih bingung kenapa dia kembali membawaku ke sebuah club.

“Kau tidak perlu takut, tempat ini milik temanku” dia tersenyum hangat dan menggandeng tanganku menuju kedalam.

Terdapat beberapa bodyguard yang berjaga di depan pintu masuk, mereka terlihat memeriksa orang-orang yang akan memasuki club. Tapi mengapa saat kami masuk mereka tidak memeriksa kami seperti yang lain, mereka malah membungkuk hormat pada GD.

Suara hentakan musik terdengar kembali saat kami mulai masuk ke dalam club, tapi tempat ini memang jauh lebih berkelas dari tempat tadi. Aku bahkan berani bersumpah bahwa aku melihat beberapa artis yang sedang menari di dance floor, sementara ada seorang aktor yang sedang naik daun tengah memesan sesuatu di meja bartender. GD masih menuntunku ke lantai atas bangunan ini dan aku terkejut saat menyadari bahwa lantai dua club ini adalah sebuah kedai ramyeon. Ia membawaku menghampiri seorang pria yang ku perkirakan usianya lebih muda dari GD.

“Seungri-ahh…” sapanya.

“Ohh hyung, kenapa kau lama sekali?” pria itu terlihat mendengus kesal pada GD, lalu ia menatapku dan GD bergantian.

“Nugu??” Tanya nya pada GD.

“Ahhh, kenalkan ini Jennie”

“Jennie…Jennie Kim, senang berkenalan dengan…”

“Seungri, panggil aku Seungri Oppa saja” potong pria itu cepat.

.

.

Malam itu adalah malam bersejarah dalam hidupku, malam itu aku bertemu dengan dua orang pria yang membuatku menjadi pribadi yang kuat. Sejak malam itu juga aku sering keluar masuk club yang ternyata milik Seungri Oppa, jangan berpikiran buruk dulu tentangku. Aku memang pergi ke club malam tapi Seungri Oppa menyediakan sebuah ruangan khusus untukku. Ruangan itu memiliki fasilitas yang akan membuatmu betah, kau bisa karaoke, menonton TV, bermain game, billiard, bahkan ada sebuah laptop yang biasa aku gunakan untuk mengerjakan tugas atau lebih tepatnya aku mengklaim benda-benda di ruangan ini adalah milikku.

Minuman beralkohol, obat-obatan terlarang, atau bahkan one night stand tidak pernah aku sentuh sedikit pun. GD Oppa dan Seungri Oppa akan menghabisiku jika aku menyentuh salah satunya. Saat aku iseng ingin mencicipi wine saja, Seungri Oppa langsung menceramahiku sepanjang malam dan berakhir dengan aku yang mendapatkan latihan bela diri darinya. Pada awal-awal latihan, aku merasa bagai di neraka. Tubuhku benar-benar sakit semua, Seungri Oppa tak kenal ampun saat membantingku di sesi latihan. Tapi itu semua sesuai dengan hasil yang aku dapatkan.

Flashback end

.

.

.

***

Saat ini Jennie tengah menemani Lisa yang mendapatkan hukuman dari ibu Shin, Lisa harus membuat essay dengan referensi buku yang sudah di tetapkan. Lisa menyeret Jennie untuk menemaninya ke perpustakaan.

“Apa kau masih lama?”

“Ck, ini salahmu juga membuatku terkejut…”

Jennie mempoutkan bibirnya kearah Lisa lalu tak sengaja netranya melihat ada seseorang yang berdiri memperhatikannya tak jauh dari tempat ia dan Lisa saat ini. Karena penasaran Jennie berdiri kemudian mengendap-ngendap menuju rak tempat orang tadi berdiri. Ia berusaha bergerak sepelan mungkin dan tidak mencurigakan.

Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundak Jennie dari belakang. Setelah melihat orang tersebut tak lain adalah Lisa, Jennie mengarahkan telunjuk nya ke bibir Lisa meminta Lisa untuk diam. Jennie kembali merajut langkahnya mendekati rak yang tak jauh dari tempat nya duduk tadi.

.

.

.

“Kauuu? Apa yang sedang kau lakukan disini?” Tanya Jennie.

.

.

“Apa perlu ku jawab?”

“Ck, apa kau sedang menguntitku tuan DO?”

“Ohh aku memang menguntitmu…yhaa kau tidak lihat aku sedang menyusun buku di rak ini??” kesal D.O

Jennie mengerutkan dahi nya berpikir keras tentang apa yang ia lihat tadi, meski sekilas Jennie yakin orang yang ia lihat bukan Kyungsoo. Orang tadi bahkan menggunakan topi dan masker.

“Apa kau tidak melihat orang mencurigakan tadi?”

“Nuggu? Apa ada yang menguntitmu?” Tanya D.O penasaran

“Ahhh,bukan apa-apa lupakan” Jennie pergi meninggalkan D.O dan kembali menemui Lisa.

Tidak jauh dari sana seorang namja menghembuskan nafas lega karena hampir saja tertangkap basah Jennie. Namja itu tersenyum tipis dan segera meninggalkan perpustakaan.

***

Langit mulai gelap saat Jennie melangkahkan kakinya menuju tempat parkir, Jennie memandang langit yang sepertinya akan segera turun hujan. Jennie terlihat berpikir sejenak dan akhirnya mengambil ponsel dan menelpon Seungri memberitahu kalau ia akan datang ke Club.

Tanda lampu merah langsung membuat ia menginjak pedal rem. Jennie terlihat menghembuskan nafasnya, ia terlihat lelah. Saat memandangi jalan, matanya tak sengaja melihat sepasang kekasih yang sedang berjalan di menyebrang sambil bergandengan mesra. Jennie meremas kuat tangannya, ia merasakan sakit di dadanya. Terasa sangat sesak, sampai Jennie meneteskan air mata. Ia mengigit bibirnya kuat-kuat menahan rasa sakit.

Saat Jennie melajukan mobinya kembali ingatan-ingatan itu terus berdatangan seperti sebuah filem yang di putar di kepalanya. Jennie menggigit bibirnya, sampai ia merasakan amis darahnya sendiri. Ia menangis.

.

.

.

To be continued …

One thought on “[EXOFFI FREELANCE] Secret Admire (Chapter 5)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s