[EXOFFI FREELANCE] Veni Vidi Vici (Chapter 5)

art1

Title : Veni Vidi Vici

Author : chocolate crush

Length : chapter 5

Genre : Fantasi, comedy & romance

Rating : PG 15

Main cast : Amanda Lee – Oh Sehun – Park Yeong Jae

Additional cast : find by your self

Summary : Amanda lee. Gadis keturunan korea-indonesia yang tergila-gila pada grup idol dunia EXO. Kedekatannya dengan grup tersebut membawanya pada sebuah rahasia terbesar dari grup tersebut.

Disclaimer : FF ini murni buatan aku. cerita ini udah lama banget muter-muter dikepala aku dan baru bisa terlampiaskan(?) sekarang. Enjoy my story~~~

***

“Ya! cepat siapkan apinya!”

“Sehun! Kai! Apa yang kalian lakukan disana?! Cepat kemari!”

Sehun dan kai berjalan mendekat saat mendengar suara sang leader yang berteriak-teriak memanggil nama mereka berdua.

“Kenapa kau berisik sekali hyung?” keluh baekhyun yang berada disamping suho.

Sesuai janji. Kedelapan member EXO kini berada dihalaman belakang rumah amanda. Masing-masing member mendapat tugas masing-masing. Terkecuali sehun dan kai yang sejak tadi hanya berdiri sambil mengamati. Dasar pemalas.

“Ini seladanya.” Amanda memberikan daun-daun selada itu kepada chanyeol yang tengah memotong-motong daging keukuran yang lebih kecil.

Amanda mengamati bagiamana chanyeol dengan cekatan menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan. Membuat amanda terdiam sambil memandangi wajah pria tampan disebelahnya.

“Apa aku setampan itu?” goda chanyeol.

Amanda langsung membuang wajahnya yang pasti sudah memerah.

Tak bisakah sedetik saja aku tidak terjebak dalam pesona mereka?!

Chanyeol terkekeh geli melihat amanda yang salah tingkah. Gadis itu benar-benar polos. “Ini. bawalah kepada kyungsoo.” Amanda menerima daging tersebut dan berjalan menuju kyungsoo yang sudah siap dengan pemanggangannya.

oppa. Ini dagingnya.”

“Oh? Gomawo..”

Kyungsoo mulai menyusun daging-daging tersebut keatas panggangan. Begitu juga dengan sayur-sayuran yang lainnya. Dan tak lupa juga sosis.

“Melihatmu sedang memanggang daging seperti ini, aku jadi teringat EXO’Showtime.” Ujar amanda.

Kyungsoo tertawa “Majja! Kau pasti teringat tragedi daging kami tertiup anginkan?”

Amanda mengangguk.”Ne. saat itu aku merasa kasihan pada jongdae oppa.

Lalu mereka kembali diam. Kyungsoo yang merasa amanda hanya diam mulai kembali membukan suara.

“Apa kau akan selamanya tinggal dikorea?” tanya kyungsoo.

“Entahlah… kurasa iya. lagipula aku sudah tak punya siapun di Indonesia. Kecuali sahabatku.”

Kyungsoo menaikkan satu alisnya. “Sahabat?”

Amanda mengangguk. “Ne. Kami bersahabat sejak aku datang ke Indonesia. Dan sekarang karna jarak yang memisahkan kami. Aku jadi sangat merindukannya.”

“Aku mengerti.” Ucap kyungsoo.

Mereka kembali diam dan amanda hanya menajdi penonton.

Disisi lain sepasang mata tengah menatap kearah kyungsoo dan amanda yang terlihat akrab.

“Ya? apa yang kau lihat?” tanya kai sambil menyenggol lengan sehun.

Sehun langsung menoleh kearah kai. “Kyungsoo hyung. sepertinya dia butuh bantuan.” Ujar sehun.

Kai melihat kearah kyungsoo dan melihat pria itu tidak sendiri tapi ada amanda yang menemaninya. “Sudah ada amanda disana. Lebih baik kita menyiapkan meja saja.” Ujar kai.

Dan sehun pun menurut. Dia dan kai segera menyiapkan meja dan juga kursi yang akan menjadi tempat mereka menyantap hidangan BBQ mereka.

***

“Owah… kami benar-benar berterima kasih padamu amanda-ya” ujar baekhyun dengan senyuman lebar.

Amanda menggelengkan kepalanya sambil tersenyum. “Aniyo oppa. aku yang sangat berterima kasih karna kalian mau menerima undanganku. Dilihat dari betapa sibuknya kalian.”

“Kami sedang tidak sesibuk itu.” sambung suho.

JJA!! Mari kita mulai saja makan malamnya. Aku sudah lapar.” Ujar baekhyun yang langsung diangguki oleh yang lainnya.

Mereka memulai memakan satu persatu potongan daging panggang itu ditamah ramyeon yang juga sudah disiapkan.

“Amanda? Kenapa kau memiliki pikiran untuk membuka toko buku?” tanya kai.

Amanda menghentikan kegiatannya mengunyah dagingnya. “Oh itu, jadi appa memiliki sebuah bangunan kosong jadi dia menyuruhku untuk menggunakan bangunan itu dari pada terbengkalai. Dan karna aku sangat ingin membuka toko buku jadi aku menyetujuinya.”

Kai menganggk sambil tersenyum menatap amanda. “Itu bagus! Sepertinya aku akan mampir ke tokomu untuk membeli beberapa buku.” Ujar kai.

Amanda mengembangkan senyumnya. “Jinjjayo? Aku akan mencarikan buku yang kau sukai. Kau suka sekali membaca buku.”

yeoksi ! Kau benar-benar menyukai kai.” Sambung chanyeol.

Amanda hanya tersenyum malu. Bagaimanapun rasa kagumnya pada member yang menjabat sebagai sang dancing machine itu.

“Ada hal yang sangat ingin kutanyakan padamu..” tanya chen dengan raut wajah serius menatap amanda.

“Kau sudah memiliki kekasih?”

Uhuk uhuk

“Kau kenapa?” tanya chanyeol yang melihat sehun tiba-tiba tersedak beer yang diminumnya.

Sehun mendehem pelan. “Tidak apa-apa.” Jawab sehun cepat lalu kembali menatap amanda dengan perasaan yang sulit diartikan.

Amanda menggeleng. “Tidak. Aku belum memiliki kekasih.”

Kedua sudut bibir sehun terangkat hingga membentuk senyuman tipis dan chanyeol yang disebelahnya menatap aneh member termuda itu.

Wae? Tidak ada pria yang menyukaimu?” tanya baekhyun.

“Tidak mungkin tidak ada pria yang tertarik padamu. Lihat saja, kau itu sangat manis.” Sambung chen.

Amanda semakin tersipu mendengar pujian dari chen.

“Sungguh oppa. Aku memang tidak memiliki kekasih. Aku tidak sempat memikirkannya. Aku terlalu sibuk dengan kalian.” Jawab amanda dengan nada bercanda.

“Benar juga.”

“Kalau pun kau memiliki kekasih paasti kau akan mencari pria yang sama seperti kai, benarkan?” tebak chen.

“Benarkah? Apa aku tipe pria idealmu?” tanya kai penasaran.

Wajah amanda semakin memerah. Mereka mendadak menyudutkan amanda dnegan tatapan menuntut untuk amanda segera memberikan jawaban.

Tidak terkecuali sang magnae yang sudah memasang kedua telinganya tajam. Menanti jawaban dari amanda.

“Kai oppa adalah pria yang aku idolakan. Tapi kalau soal pria aku tidak mempunyai tipe ideal.” Jawab amanda jujur.

“Benarkah?” tanya kai.

“Ne!”

“Lalu pria yang mengantarmu kemarin? Apa dia calon kekasihmu?” tanya baekhyun.

Dan untuk kedua kalinya sehun kembali tersedak. Dan menjadi kesal kepada kaleng beer tak bersalah itu.

“Oh dia it—”

“Amanda!”

Amanda dan juga member exo menolehkan kepalanya ketika mendengar suara teriakan seseorang yang memanggil nama amanda dari arah pintu belakang rumah amanda.

Nugu?” ujar xiumin.

Pria asing itu berjalan mendekat kearah mereka dan langsung menarik tubuh amanda lalu memeluknya erat.

Amanda yang kaget hanya bisa diam mematung dalam dekapan pria itu. Sedangkan para pria yang berada disana bersama amanda hanya menatap terkejut kejadian tersebut.

Namun lain halnya dengan sehun. Tangan kanannya bahkan sudah membuat kaleng beer yang tak bersalah itu menjadi remuk. Ditambah tatapan tak sukanya melihat amanda dipeluk oleh pria asing itu.

Siapa si brengsek yang memeluk gadis bodoh itu?

Pria itu melepas pelukannya pada tubuh amanda. “Maaf, aku hanya terlalu bersemangat.” Ujar pria itu.

Amanda hanya tersenyum kaku. “Tidak apa-apa. tapi apa yang kau lakukan disini?” tanya amnada kepada pria itu.

“Aku ingin mengajakmu dinner. Tapi aku tidak tau nomor ponselmu. Jadi aku kemari saja.” Ujar yeong jae.

Amanda mengangguk paham. “Yeong jae-ya mianhae… aku tidak bisa pergi denganmu. Saat ini aku sedang mengadakan pesta kecil-kecilan bersama mereka.” Tolak amanda halus.

Pria yang bernama yeong jae itu menatap kedelapan pria itu. Dan juga makanan yang tertata dimeja disampingnya. “Arraseo… lain kali saja kalau begitu.”

“Dan berikan nomor ponselmu!” yeong jae menyerahkan ponselnya kepada amanda dan langsung diterima amanda. Gadis itu menuliskan nomornya disana dan mengembalikan ponsel milik yeong jae.

“Maaf kalau aku menganggu pestamu. Aku pamit dulu.” Pamit yeong jae.

Yeong jae sempat melihat kedelapan pria yang tampak memandanginya dengan tatapan penuh tanya.

Setelah kepergian yeong jae. Baekhyun berjalan mendekati amanda dan menyenggol bahu amanda sambil tersenyum miring.

Mwoya… kau bilang kau tidak memiliki kekasih. Lalu dia?” goda baekhyun.

Amanda dengan cepat menggeleng. “Aniyo oppa…. aku tidak berpacaran dnegan yeong jae.” Bela amanda.

“Tapi hampir..” sambung suho yang sejak tadi hanya menjadi penonton.

Sehun yang sejak tadi hanya diam sambil mengamati kejadian yang cepat itu merasa benar-benar gerah. Dia meletakkankaleng yang sudah remuk itu lalu berjalan pergi.

“Kau mau kemana?” tanya kai saat melihat sehun pergi tanpa pamit.

“Mencari udara segar.” Lalu sehun kembali berjalan dan menyisakan tatapan bingung dari kai.

“Bukankah kita sudah diruangan terbuka sekarang?” gumam kai.

***

Malam sudah larut dan para member EXO sudah mulai dalam keadaan setengah sadar. Sepertinya mereka terlalu asik meminum soju dan beer itu.

Oppa deul! Aku rasa kalian sudah terlalu mabuk. Lebih baik kalian pulang sekarang.” Ujar amanda yang menatap prihatin dengan kondisi para member EXO itu.

“Ah… kau benar… aku rasa… kami memang sudah mabuk..” ujar baekhyun dengan kedua mata sayu ditambah pipinya yang memerah.

jibe kajja uri!!” ujar xiumin satu-satunya member yang masih mmiliki tingkat kesadaran tinggi walaupun hanya 30 persen saja.

Xiumin berusaha menarik chen dan juga baekhyun dan menyretnya pulang. Suho sang leader pun juga ikut menarik kai dan chanyeol karna mereka berdua sudah mabuk berat. Dan kyungsoo hanya berjalan sambil memegangi kepalanya yang pusing.

Amanda hanya menatap mereka bertujuh dengan pandangan iba. Tapi dimana sehun? Batin amanda.

“Ada apa dengannya? Kenapa dia pergi begitu saja?” gumam amanda.

Lalu dia mencoba membereskan sisa-sia acara mereka. Mulai dari mengumpulkan kaleng-kalng dan botol soju. Dan menaruhnya didalam kantung plastik.

Lalu dia membereskan alat panggang dan juga piring kotor yang berserakan.

Amanda tak menyangka pesta kecil-kecilan yang dibuatnya malah terlihat seperti sebuah pesta besar jika dilihat dari betapa berantakannya halaman rumahnya saat ini.

“Amanda-ya mianhae eomma baru pulang.” Ujar ny. Kim.

Amanda tersenyum. “gwaenchanayo eomma. Lagipula ini tidak terlalu banyak.”

“Mwoya ige?! Apa baru saja terjadi badai disini?” cibir jong min. Saat ikut bergabung dengan ny. Kim dan amanda.

“Kau terlalu berlebihan!” kesal amanda.

Eomma? Aku sarankan jangan pernah meninggalkan gadis ini dirumah sendirian dalam waktu yang lama. Kalau kau tidak mau melihat rumahmu hanya tinggal halamannya saja.”

Oppa geumanhaera!!! Aku tidak seburuk itu! Kau tau!” geram amanda.

“Aku rasa kau ada benarnya juga, adeul..” sambung ny. Kim.

“Aish..eomma!!”

Ny. Kim dan juga jong min hanya tertawa karna telah berhasil menggoda amanda. Dan membuat gadis itu kesal.

***

“Aishh… lihatlah kalian ini. Bagaimana kalian bisa semabuk ini?” kesal sehun saat membukakan pintu.

Dan terkejut dengan kehadiran ketujuh membernya yang sudah dalam keadaan mabuk.

“Sst… kau tidak usah banyak bicara!” cibir kai.

“Si itam ini benar-benar… YA!! Jangan masuk kekamarku!!” teriak sehun saat kai berjalan menuju kamarnya.

Kai adalah member yang jarang mabuk karna dia tidak suka alkohol, tapi kalau sudah mabuk dia bisa menjadi orang gila. Dan sehun tak mau kamarnya berubah menjadi berantakan ditangan kai.

Sehun segera berlari mengejar kai dan menyeret tubuh kai untuk kembali duduk disofa ruang tengah bersama keenam member lainnya.

Chanyeol melpas kaosnya dan membuanganya sembarang tempat. “Kenapa disini sangat panas?” ujarnya.

Xiumin mengerjapkan matanya. “Kau benar. Ah.. baiklah aku akan membuat tempat ini menjadi sejuk.”

Xiumin mulai mengangkat tangan kanannya dan menjentikkan jarinya dan tak lama suasana ruangan menjadi dingin bahkan turun salju.

“Baiklah aku akan menerangi rumah kita” ujar baekhyun.

Dan baekhyun juga ikut menjentikkan jarinya dan ruangan tengah mereka menjadi lebih terang bahkan sangat terang.

Sehun mulai menatap kesal kepada para hyung nya yang mendadak menjadi ajang untuk menunjukkan kekuatan masing-masing. “Hyung! Geumanhae!” ujar sehun.

“Apa kalian haus? Aku akan menyediakan air.” Ujar suho lalu berjalan mengambil gelas dan meletakkannya ditelapak tangannya dan perlahan air dalam gelas itu terisi hingga penuh.

Sehun kembali mendesah. Bahkan sang leader pun ikut bergabung.

Kalau sudah seperti ini sehun menyerah. Para hyung nya tak akan mudah berhenti dengan mudah.

“Tidak! Airnya terlalu dingin. Biar aku hangatkan.” Chanyeol mengambil gelas dari tangan suho dan memegang gelas itu lalu hanya dalam waktu beberapa detik air dalam gelas tersebut menghangat.

“Apakah disini butuh kilatan petir?” tanya chen.

Plak

“Ya! Kau mau membuat kami semua tersambar? Dasar bodoh!” Keluh xiumin.

Kyungsoo menggeleng. Lalu saat ia hendak berdiri dia tak sengaja terduduk kembali dan tanpa sengaja kekuatannya keluar mengakibatkan rumah mereka bergetar hebat bak gempa bumi.

“Ups! Sorry!” kyungsoo mengangkat satu tangannya sambil meminta maaf.

“YA! Kau ingin membunuh kami? Bagaimana kalau rumah ini hancur? Dasar bodoh!” keluh baekhyun yang kesal kepada kyungsoo.

“Kalian berisik! Aku ingin kekamar saja.” Ujar kai.

Kai menjentikkan jarinya dan dalam beberapa detik dirinya sudah menghilang dan masuk kedalam kamarnya dan berbaring diatas ranjangnya.

Tanpa mereka sadari sejak beberapa menit yang lalu seorang gadis tengah berdiri didepan pintu yang sudah terbuka dan hanya berdiri mematung dengan kedua mata terbelalak dan wajah memucat. Terutama saat melihat kai yang tiba-tiba menghilang dalam sekejap semakin membuat tubuhnya bergetar hebat.

Disisi lain sehun yang barus saja berlari turun karna merasakan getaran hebat pada rumah mereka berniat memarahi sang sumber masalah.

“YA! Hyung-deul!!! Kumohon hentikan! Kalian sudah kel—”

Sehun mematung ditempat saat matanya tak sengaja menatap seonggok manusia yang berdiri mematung dengan wajah pucatnya.

“A…Amanda…?” lirih sehun.

 

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Veni Vidi Vici (Chapter 5)”

  1. Nah loh..ketahuan kan.hehe..,sehun ada rasa tapi masih takut2 sih..langsung aja hun..nanti digebet yang lain..wkwk..thor lanjut ya

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s