[EXOFFI FREELANCE] Veni Vidi Vici (Chapter 3)

art1

Title : Veni Vidi Vici

Author : chocolate crush

Length : chapter 3

Genre : Fantasi, comedy & romance

Rating : PG 15

Main cast : Amanda Lee – Oh Sehun – Park Yeong Jae

Additional cast : find by your self

Summary : Amanda lee. Gadis keturunan korea-indonesia yang tergila-gila pada grup idol dunia EXO. Kedekatannya dengan grup tersebut membawanya pada sebuah rahasia terbesar dari grup tersebut.

Disclaimer : FF ini murni buatan aku. cerita ini udah lama banget muter-muter dikepala aku dan baru bisa terlampiaskan(?) sekarang. Enjoy my story~~~

***

“Kalau seandainya ini mimpi. Maka aku bersedia untuk tinggal dimimpi ku selamanya.” – Amanda

Seorang gadis dengan masih mengenakan piyama, rambut yang dikucir asal dan jangan lupakan wajahnya yang berwarna merah.

Dia masih terdiam membeku disalah satu sofa. Dimana dihadapannya kini sedang ada delapan orang pria tampan bak malaikat yang merupakan member dari anggota boy grup favorite nya itu. ya! EXO!.

Matanya tak lepas memandangi wajah kedelapan pria itu secara bergantian.

“Asli gue mimpi apa semalam ya tuhan?!!!” teriak Amanda dalam hati.

“Sumpa demi apapun. Eomma! Jinjja jeongmal neomu neomu ghamsahabnidaaaa!!!”

Rasanya Amanda sangat ingin bersujud dikaki ibunya. Jika tau dari awal kalau EXO adalah tetangga nya. maka ika akan langsung pergi tanpa pikir dua kali.

“Hey… kenapa kau diam saja?” tanya chen.

Amanda langsung tersadar dari lamunannya.

“Bisakah kalian mencubit lenganku?” pinta Amanda yang membuat kedelapan pria itu bingung.

“Untuk?” tanya chen lagi.

“Hanya untuk memastikan bahwa aku tidak sedang bermimpi sekarang. Aku tidak mau menjadi gila. Sungguh.” Ujar Amanda yang langsung mendapat kekehan dari delapan pria itu.

Dweseo! Kau tidak bermimpi. Saat ini kau memang sedang berada di rumah kami.” Ujar kai sambil menunjukkan senyum ramahnya.

Senyumannyaaaaaa tuhannnnnn!!!!!! Jantung gueee!!!!!

“Jadi kau adalah anaknya kim ahjumma?” tanya baekhyun mulai mengintrogasi Amanda dengan raut wajah seriusnya.

Amanda mengangguk. “Ne.”

“Kau adiknya jong min hyung?” tanya baekhyun lagi.

“Ne.” jawab Amanda.

Plak

“Dasar bodoh! Kalau dia anaknya kim ahjumma. Sudah jelas dia adiknya jae hwan!” kesal xiumin.

Baekhyun hanya mengerucutkan bibirnya. “kiyeowo” ujar Amanda tanpa sadar.

Mworago?” tanya baekhyun.

“Baekhyun oppa sungguh imut jika begitu.” Jawab Amanda dengan jujur.

Jinjja?” tanya baekhyun antusias.

Amanda mengangguk cepat. “Ne!”

“Kau memang pandai menilai orang.” Ujar baekhyun dengan raut wajah yang dibuat malu-malu dan berakhir mendapat lemparan bantal dari si mata bulat kyungsoo.

“Aku dengar kalau kau adalah fans kami? EXO-L?” tanya suho.

“Ne! sejak kalian debut dan masih berdua bel—” Amanda langsung menutup mulutnya.

“Aishh!!! Kenapa kau mengungkap masa lalu?? Dasar bodoh” rutuk Amanda.

Gwenchana. Lalu kenapa selama ini kami tidak pernah melihatmu?” tanya suho.

“Sejak masuk SMP aku pindah ke Indonesia. Aku tinggal dengan nenek. Tapi seminggu yang lalu dia meninggal. Jadi eomma membawaku kembali kemari.”

Oppa-deul sepertinya aku harus pamit sekarang. Walaupun aku masih ingin berlama-lama disini. Tapi nanti pasti jae hwan oppa akan menyeretku pulang kalau aku terlalu lama disini.” ujar Amanda.

Gwenchana… ucapkan terima kasih pada kim ahujmma.”

“Ne.”

***

Setelah keluar dari kediaman EXO. Amanda dengan cepat berlari masuk kedalam rumahanya dia langsung berlari menuju dapur dan saat melihat sang eomma ada disana.

Amanda langsung memeluk erat tubuh wanita itu.

Eomma!!!! Gomawo! Gomawo! Saranghae!!!” teriak Amanda heboh.

Ny. Hyejin hanya tertawa melihat betapa senangnya putrinya saat ini. ya, dia tau jelas apa alasannya. EXO.

“Kenapa eomma tidak mengatakannya dari awal kalau EXO oppa adalah tetangga kita?” tanya Amanda.

Eomma tidak tau kalau kau adalah fans mereka.” jawab ny. Hyejin jujur.

“Aigoo… kalau saja eomma mengatakannya sejak awal. Aku akan datang kemari tanpa perlu dijemput.” Jawab Amanda.

“Kau tidak membuat masalah dirumah mereka kan?”

Amanda menggeleng cepat. “Ani. Mereka sepertinya tidak keberatan dengan aku yang tau kalau mereka adalah tetangga kita.”

“Mereka benar-benar sangat baik.” Puji Amanda. Dan jangan lupakan senyum yang masih mengembang lebar dibibirnya.

“Yasudah. Pergi mandi sana!”

“Sip!”

Amanda berjalan dengan langkah ringan menuju kamarnya.

Ia mengambil handphone nya dan betapa terkejutnya ia saat melihat ada beberapa pesan dari delia.

Maklum saja. Sejak tadi malam ia lupa dengan ponselnya.

Amanda dengan cepat langsung melakukan video call dengan sahabatnya itu.

Wah! Amanda! Masih ingat juga lo sama gue?!” begitulah kalimat sindiran yang menohok Amanda.

Amanda terkekeh pelan sambil memberikan cengiran khasnya. “Sorry sorry. Semalam gue ngantuk banget sampai-sampai gue digendong dari mobil ke kamar sama jong min oppa.” Jelas Amanda.

Oke gue terima alasan lo. Gimana disana?”

“Karna itu gue mau cerita sama lo!”

Amanda menyenderkan punggungnya pada sandaran kasurnya. “Lo tau gak ternyata EXO tinggal didepan rumah gue, del! Gilak gak!” ujar Amanda antusias dengan kedua mata berbinar.

Delia yang mendengar ucapan Amanda hanya memasang ekspresi datar. “Lo baru sehari disana. Dan lo udah ber-imajinasi yang enggak-enggak!” ucap delia sambil menggelengkan kepalanya.

Masih mabok ya lo?”

“Ih gue serius! Beneran mereka memang tinggal didepan rumah gue, delia!. Masak lo gak percaya sih sama gue?!”

Jadi lo serius? Lo tetanggaan sama EXO?” tanya delia yang mulai sedikit mempercayai ucapan Amanda. Karna delia tau kapan sahabatnya itu akan serius dan kapan bercanda.

Amanda mengangguk beberapa kali. “Iya! gue juga baru tau tadi pagi!”

Terus? Terus?”

“Jadi tadi pagi nyokap suruh gue antar makanan kerumah depan. Nah lo tau yang bukain pintunya siapa?”

Delia menggelengkan kepalanya. “Enggak!”

“BAEKHYUN!!!!” Pekik Amanda.

Delia refleks melepaskan earphone yang menggantung ditelinganya dan menatap tajam Amanda yang hanya tersenyum dengan bodohnya.

Lo mau bikin gue budek hah?!”

“Hehe. Maaf! Gue terlalu bersemangat.”

Delia kembali memasang earphone tersebut ketelinganya dan kembali mendnegarkan kalimat Amanda.

Terus lo gak tiba-tiba lari meluk mereka? atau pingsan kan?

Amanda mengibaskan tangannya kearah layar.

“Tenang. Gue masih bisa stay cool. Habis itu baekhyun oppa ngajak gue masuk kerumah mereka. Dan sumpah demi ubur-ubur di bikini bottom mereka benar-benar nyata didepan mata gue!!!”

“Mereka menyambut gue dengan ramah. Seneng banget gue del! Asli!”

“Syukur deh. Gue jadi ikut seneng! Jadi lo ketemu sama kai dong?”

“Iyalah! Lo bayangin aja gue berkesempatan lihat wajah bangun tidur mereka secara langsung. Walaupun awalnya mereka kira gue sasaeng fans.”

“Hahaha. Terus jadi lo bakal berniat nyamperin mereka setiap hari gitu?”

“Enggak lah! Gue mau jadi fans yang baik. Gue gak mau ganggu privasi mereka.”

Good.

“Oh ya del? Gimana lo udah dapat kerja?” tanya Amanda.

Untuk sementara gue bakal magang dikantor tante gue. yah itung-itung cari pengalaman dulu.” Ujar delia.

Amanda menganggukan kepalanya mengerti. “Gue juga masih belom tau apa yang bakal gue lakukan disini.”

“Sepertinya untuk seminggu kedepan ini gue mau jalan-jalan dulu aja kali.”

Nikmati waktu lo disana. Kirim salam sama keluarga lo ya.”

“Iya. see you..”

***

EXO-CBX mulai sibuk dengan comeback lagu baru mereka. Mulai dari acara music hingga fansign diberbagai tempat.

Kai, suho dan kyungso sedang sibuk syuting drama mereka.

Tinggalah Sehun dirumah ini seorang diri. Xiumin dan chen pergi keluar. Dan chanyeol sudah pasti akan menghabiskan waktunya di studio miliknya untuk menciptakan beberapa lagu untuk persiapan album baru mereka.

“Beginikah nasib pengangguran?” lirihnya.

Sehun berjalan menuju dapur. Membuka kulkas dan tak ada satu pun makanan yang menarik perhatiannya.

Dia beralih kelemari tempat menyimpan ramyeon. “Bosan.” Keluhnya.

Sehun melihat jam dinding. Sudah pukul 3 sore. Berjalan keluar juga dia tak punya tujuan. “Kenapa hari ini begitu membosankan.”

Sehun akhirnya memutuskan untuk berjalan keluar dari rumah. Saat dia membuka pintu, seornag gadis dari rumah depan juga keluar disaat yang bersamaan dengannya.

Mereka berdua sama-sama terkejut. Tentu Amanda yang lebih terkejut. Gadis itu bahkan sampai langsung tersentak dan melangkah mundur.

Maklum keberadaan EXO masih belum bisa ia biasakan. Masih kaget.

“A-Anyenghasaeyo” sapa Amanda ramah dengan senyum dibibirnya.

“Hmm. Anyeong.” Balas sehun dengan wajah datar seperti biasa.

“Eung…” Amanda yang tak tau harus berbicara apa akhirnya hanya membungkuk sopan dan berlalu pergi meninggalkan sehun.

“Mau kemana dia?” gumam sehun.

Sehun berjalan kembali masuk kedalam rumah. Rencananya pergi keluar mendadak ia batalkan.

Sehun melangkah masuk kedalam dan dikejutkan dengan kemunculan kai yang tengah menuang air kedalam gelas.

“Mwoya?!” tanya sehun.

Kai menoleh kearah sehun dengan sebuah cengiran diwajahnya.

“Aku sedang bosan dilokasi syuting jadi aku diam-diam datang kemari. Kau sendirian?” tanya kai balik.

Sehun mengangguk. “Kau tidak membawa makanan?” tanya sehun yang memperhatikan kai.

Kai menggeleng. “Aku tidak sempat membawa makanan. Kenapa kau tak pergi keluar dan membelinya? Hah?”

“Aku sedang malas. Boleh aku pinjam kekuatanmu?”

“Kau mau?” tawar kai.

Sehun mengangguk antusias. “call! 50.000 won per detik. Eottae?”

Kanda!”

Kai tertawa dengan puas melihat wajah kesal sehun. Sehun memilih pergi keluar dari rumah. Bersama kai dirumah sama sekali tak menyelasaikan kekesalannya.

“Dasar manusia hitam itu! semakin membuatku kesal saja!” gerutu sehun.

***

Sudah genap seminggu Amanda bertetangga dengan EXO. Namun ia masih saja belum terbiasa dengan kehadiran mereka yang tiba-tiba.

Kalau dengan member yang lain Amanda sudah mulai terbiasa. Tapi dengan sang member termuda yang tadi tak sengaja berjumpa dengannya. Ia masih merasa canggung.

“Apa auranya harus sedingin itukah?” gumam Amanda.

Semua member EXO memliki charisma yang luar biasa. Tapi sehun dia berbeda. Tapi Amanda tidak tau apa?

Gadis dengan rambut yang dibiarkan digerai tengah duduk dihalte bis. Menunggu bis yang akan membawanya menuju ketempat sang ibu dan ayahnya bekerja.

***

Malam hari ini seluruh member exo berkumpul. Dalam keadaan masih berdelapan. Oh jangan tanya tentang lay? Pria itu sangat sibuk di china. Dan akan kembali ke korea kalau memang ada kegiatan yang berkaitan dengan rekaman album baru EXO misalnya.

“Kau sedang apa?” tanya baekhyun.

Sehun hanya bergeming. Dia masih fokus dengan sebuah buku ditangannya.

“Untuk apa kau membaca buku itu? kau ingin kembali ke EXOPLANET?” tanya baekhyun.

Sehun menutup buku tersebut sambil memandang baekhyun serius. “Hyung? kau tidak merindukan rumah kita?” tanya sehun.

Baekhyun terdiam untuk beberapa detik. “Bukankah kita sudah dirumah sekarang.” Ujar baekhyun.

“Kau tau maksudku hyung!”

Baekhyun menghela nafas pelan. “Ingin. Aku ingin tau kabar mereka yang kita tinggalkan. Tapi tidak semudah itu sehun.”

“Kau belum lupa apa alasan kita berada disini sekarang, bukan?”

Sehun menggeleng. “Sangat ingat! Dan hyung? aku hanya terkadang berfikir. Apa semua rahasia kita akan aman selamanya? Maksudku setidaknya sampai EXO tidak ada lagi mungkin?”

“EXO akan abadi selamanya.” Ujar suho.

Pria itu baru saja keluar dari kamarnya dan bergabung dengan baekhyun dan sehun diruang tv.

“Kau yakin?” tanya baekhyun.

“Kau meragukanku?” tanya suho balik.

Baekhyun mengangkat kedua bahunya. “Entahlah.”

“Sehun? Apa luhan ada menghubungi mu?” tanya suho.

Sehun menggeleng. “Sudah dua minggu dia tak ada kabar. Sedang asik dengan kekasihnya mungkin.” Jawab sehun asal.

Baekhyun tertawa mendengar ucapan sehun.

Majja! Aku tidak menyangka luhan gege seberani itu mengumumkan tentang kekasihnya kepada publik” ujar bakehyun.

“Bukankah kau juga pernah memiliki skandal yang sama?” sindir suho.

Baekhyun melirik suho sinis. “Jangan mulai hyung!” ujar baekhyun memperingatkan.

Suho dan sehun tertawa melihat aura kekesalan dari member berwajah imut itu.

“Ah! Dari pada kita bosan seperti ini. bagaimana kalau kita ajak Amanda kemari?” ujar baekhyun memberi saran.

“Wae?” tanya sehun.

“Kita bisa bermain game disini dengannya. Lagipula aku sangat penasaran dengan bagaimana pandangannya tentang kita sebagai seorang EXO-L.” tambah suho.

“Sepenting itukah?” tanya sehun.

Suho mengangguk. “Tentu saja! Aku hanya ingin tau seperti apa mereka menilai kita.”

“Baiklah. Aku akan menelpon kim ahjumm—” baekhyun mengehntikan ucapannya saat sebuah bunyi bel terdengar.

“Biar aku yang buka.” Tawar sehun.

Sehun berjalan menuju pintu. Tapi dia berhenti didepan intercom dulu untuk memastikan siapa yang datang kerumah mereka malam ini.

“Kebetulan sekali.”

Sehun segera membukakan pintu. Dan sosok gadis yang tingganya hanya sedada sehun itu muncul dengan paper bag ditangannya.

“Anyeonghasaeyo.” Sapa Amanda ramah.

“Anyeong. Masuklah.” Sehun membukakan pintu itu sedikit lebar agar Amanda bisa masuk kedalam.

Amanda masuk kedalam dan disambut oleh tujuh member lainnya.

“Amanda anyeong” sapa kai dengan senyum mematikan miliknya.

Amanda hampir saja pingsan. Kalau saja dia tidak menahan dirinya. Senyuman milik kai memang menjadi candu baginya.

Ingatkah kalian siapa itu sosok kai? Ya! pria yang paling disukai Amanda!

“Oh ini oppa. Ada makanan dari eomma untuk kalian.” Amanda menyerahkan paper bag tersebut kepada kyungsoo.

“Gomawo.” Ujar kyungsoo.

“Kau duduklah. Oppa akan menyiapkan makanan untuk kita.” Ujar kyungsoo.

“Ne.”

Setelah setengah jam lamanya. Kyungsoo kembali bergabung dengan mereka sambil membawa beberap masakan yang dimasaknya.

“Wow! Kau memang yang terbaik hyung.” ujar sehun saat melihat betapa lezatnya hidangan buatan kyungsoo itu.

“Amanda. Silahkan dimakan.” Tawar kai.

Amandan mengangguk kecil dengan pipi yang memerah hanya karna senyuman kai. Dan yang lebih parahnya kai duduk tepat disebelahnya.

Bayangkan betapa ingin matinya Amanda saat ini!

 

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Veni Vidi Vici (Chapter 3)”

  1. Kalo saya jadi amanda,saya mau jadi tukang masaknya deh..wkwk..biar tiap hari update status terus…wkwk…,thor..lanjut..

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s