[EXOFFI FREELANCE] I’m Not (Chapter 2)

Tittle : I’m Not

Author : Byeolbitn☆

Length : Chapter

Genre : Drama

Rating : PG-17

Main Cast : Kim Jisoo, Park Chanyeol

Addictional Cast : Kang Seulgi (bertambah sesuai alur)

Summary : Bisakah kita membedakan mimpi dan kenyataan? Atau membedakan masa lalu dan masa depan…

Disclaimer : Ide membuat ff ini terus berseliweran di kepala. Dan bikin aku gak tahan untuk nulis. Maaf jika ceritanya kurang menarik bagi pembaca, aku Cuma ingin menyalurkan ide yang aku punya. Tapi tentu saja, like dan comment sangat membantu aku untuk Chapter selanjutnya. Terima kasih… 😊

Sejak kapan aku membenci wajahku sendiri? Aku tidak ingat. Satu hal yang ku ingat, wajahku adalah kenangan buruk bagi setiap orang.

-Park Chanyeol-

 

Suara riuh penuh pertanyaan masih saling berbisik. Sementara seorang pemuda masih terdiam menatap heran seorang gadis yang baru saja menjadi objek keriuhan tersebut, tatapan gadis itu seolah tak lepas dari dirinya. Sesuatu seperti rasa tak percaya, terkejut dan kesedihan seolah terpancar dari tatapan itu. Pemuda itu juga tak mengerti kenapa ia mendapat satu tatapan seperti itu diantara puluhan tatapan penuh kagum padanya.

Park Chanyeol, pemuda itu baru saja menampilkan sebuah lagu di atas panggung kecil sebuah cafe. Ia begitu percaya diri membawakan lagu ciptaannya sendiri, para pengunjung pun tampak menikmati dan menyukainya. Namun saat ia tengah berterima kasih atas applause yang ia terima, suara pecahan dari sudut cafe tersebut membawa perhatiannya pada asal suara yaitu gadis yang kini masih menatapnya. Ia memilih tak mempedulikan dan meraih gitarnya untuk segera turun dari sana.

BRUGK

Chanyeol terkejut tiba-tiba merasakan sesuatu menabrak tubuhnya dari belakang dan sepasang tangan melingkar di pinggangnya, punggungnya pun terasa basah. Ia sadar seseorang tengah memeluknya sambil menangis.

“ Dustin… “ lirihnya memanggil seseorang. Chanyeol hanya diam tak mengerti.

“ Nona kukira kau salah orang, jadi tolong lepaskan! Kau membuat semua orang menatapku… “ Chanyeol berujar melirik sekitar yang mulai riuh kembali melihatnya seperti adegan sebuah drama. Tapi gadis itu tak bergeming dan tetap memeluknya dengan isak tangis.

“ Jisoo, ada apa…? “

Disaat itu Seulgi menghampiri dan terlihat bingung dengan apa yang terjadi. Chanyeol hanya menggeleng dan menatapnya untuk meminta bantuan.

“ Hei… Apa yang terjadi? Kenapa kau menangis? “ Seulgi mencoba meraih tubuhnya tapi pelukan Jisoo pada Chanyeol terlalu kuat.

“ Tidak, jangan pisahkan aku dengan Dustin lagi kumohon…! “ erang Jisoo menampik segala pergerakan Seulgi. Karena merasa tak tahan, Chanyeol akhirnya menyentak pelukan itu hingga terlepas. Jisoo terlihat terkejut.

“ Dustin, jangan pergi kumohon… “ Jisoo panik, ia mendekat mencoba kembali memeluk Chanyeol tapi pemuda itu menghindar.

“ Sudah kubilang kau salah orang nona, aku bukan orang yang kau maksud…! “ tekannya.

“ Ti-tidak mungkin… Kau… “

BRUGK

“ JISOO! “ pekikan Seulgi mengagetkan seluruh pengunjung, gadis itu panik saat Jisoo tiba-tiba ambruk tak sadarkan diri.

 

 

***

 

 

“ Terima kasih atas hari ini Chanyeol… “

Seulgi tersenyum seolah memberi penghargaan pada pemuda itu, Chanyeol tersenyum menanggapinya.

“ Aku tidak melakukan banyak hal ngomong-ngomong… “ guraunya, Seulgi tertawa.

“ Tidak, kau membantuku dengan membuat pengunjung senang berada disini. Itu sebuah keuntungan buatku… “

“ Senang mendengarnya… “ angguk Chanyeol.

“ Dan maaf juga atas apa yang terjadi tadi… “

“ Tidak papa, aku akan menganggap itu tidak pernah terjadi. “ Seulgi mengangguk lega mendengarnya.

“ Aku harus pergi… “ Chanyeol menggendong gitarnya dan berpamitan pada Seulgi.

“ Hati-hati, jalanan licin dan suhunya dingin. Dan, kuharap kau bisa datang lagi… “ pesan Seulgi yang hanya dibalas anggukan ringan.

Tak lama, Chanyeol keluar dari Cafe Seulgi. Ia mengusap tangannya, ternyata ucapan gadis itu benar. Cuacanya sangat dingin bahkan Chanyeol bisa melihat kepulan nafasnya sendiri.

“ Chogi… “

Chanyeol menghentikan langkahnya mendengar seseorang bicara padanya. Ia berbalik dan melihat gadis yang mememeluknya tadi berdiri di hadapannya. Ia mengernyit, bukankah gadis itu pingsan?

“ Nona, disini dingin. Sebaiknya kau masuk lagi kedalam… “ beritahunya, bukannya menjawab atau menuruti ucapannya, gadis itu justru mendekat ke arahnya seraya menatapnya lekat.

“ Kau… Dustin… “ Chanyeol memejamkan matanya menghela nafas.

“ Dengar nona, aku tidak mengenalmu. Namaku Park Chanyeol, bukan Dustin atau siapapun yang kau sebut…! “ Chanyeol berujar menekankan, tapi gadis itu kembali menangis.

“ Kenapa? Kau bukan Dustin tapi wajahmu sama dengan nya…? “ Chanyeol terhenyak mendengarnya, ia sangat tidak menyukai seseorang membahas wajahnya.

“ Nona, aku sangat tidak mengerti. Baru hari ini kita bertemu, pertama kau menatapku tanpa henti, lalu kau memelukku dihadapan banyak orang, dan sekarang kau menyamakan wajahku dengan seseorang yang tidak kukenal… Apa maumu sebenarnya? “ tanyanya berang. Jisoo nampak terkejut, kenapa pemuda di hadapannya bicara sekasar itu?

“ Apa ini trik murahan darimu untuk mendekatiku? “ tuding Chanyeol sinis.

“ Apa? “

“ Jujur saja, kau ingin mendekatiku dengan cara seperti ini? Maaf saja, aku tidak mempan dengan hal seperti itu, dan aku tidak tertarik padamu! “

Tak peduli lagi, Chanyeol segera pergi dari hadapan gadis itu. Meninggalkannya dalam kekakuan dan dingin yang menyelimuti. Biarkan saja, lagi pula siapa dia? Chanyeol bahkan tak mengenalnya. Namun ada sedikit rasa khawatir mengingat gadis itu bahkan tidak memakai coat atau baju hangat apapun, dilihatnya bibir gadis itu mulai membiru dan hampir beku. Apa yang gadis itu pikirkan? Kenapa dia berdiri di antara cuaca dingin seperti ini? Dengan rasa itu ia berbalik sebentar memastikan keadaannya, tapi ia tidak melihat lagi gadis itu disana. Tanpa sadar, Chanyeol menghela nafas lega dan bersyukur dalam hati.

“ Gadis aneh… “ rutuknya, Ia berharap tidak akan bertemu lagi dengan gadis itu.

Tapi keadaan sepertinya tidak akan mudah berpihak padanya. Karena tidak ada yang tahu rencana tuhan mempertemukan mereka seperti ini. Dan kau tidak bisa menolak itu Park Chanyeol.

 

 

TBC

 

 

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s