[EXOFFI FREELANCE] V (Chapter 1)

20180427_100854_0001

Title : V

Author : Jasmine_xxbbb

Genre : AU, drama,  romance, fantsy, action

Length : Chapter

Rating : PG – 15

Cast : Baekhyun ( EXO ), Claire/So Hee ( OC ), Christian ( OC ), Irene ( Red velvet ), Sehun ( EXO ), Chanyeol ( EXO ), Kai ( EXO ), and all member EXO

Summary

“ Sebenarnya kau itu apa? “

“ Aku mencintaimu, sangat, sampai rasanya sakit “

“ Kau adalah mangsaku “

Disclaimer : Ide cerita dan alur cerita asli milik saya. Cast milik tuhan YME. Maaf apabila ada kesalah kata atau kalimat. Saya masih penulis baru, saran & kritik saya akan terima dengan baik. Ini hanya untuk kesenangan semata. Enjoy!!!

 

Chapter 1

Suara kicauan burung membangunkanku, tepat 845 hari kami dilatih untuk pergi menjalankan misi. Misi untuk mencari tahu orang – orang yang memiliki hubungan dengan bangsa kami. Bangsa kami? Ya, kami adalah vampir. Selama 845 hari kami dilatih untuk terbiasa dengan kehidupan manusia, lebih tepatnya memanusiakan kami, kami harus terbiasa memakan makanan manusia, berperilaku seperti manusia, itu semua tidak ada apa – apanya untuk kami, hanya satu hal yang sangat menyebalkan dan menyusahkan untuk kami, yaitu menahan hasrat untuk menghabisi manusia. Selama di bumi nanti kami hanya minum darah hewan untuk menghilangkan rasa lapar, tentu itu tidak memuaskan hasrat kami, sangat.

Ada 150 vampir yang dikirimkan untuk menjalankan misi termasuk aku. Ada begitu banyak misi yang harus kami lakukan, tentunya itu dibagi sesuai kelompok dan tugas kami. Aku, Salvatoure, Meghan, Damon, dan Justin memiliki misi untuk membawa 10 orang yang berniat untuk memusnahkan kaum kami. Kami akan bertugas di bagian negara Korea Selatan, dan selama menjalankan misi itu kami akan menyamar sebagai mahasiswa, Aku akan menyamar sebagai So Hee, Salvatour sebagai Kai, Meghan sebagai Irene, Damon sebagai Sehun, dan Justin sebagai Chanyeol.

“Baiklah semuanya dengar, kalian akan segera menjalankan misi kalian besok. Aku berharap kalian bisa melakukan misi kalian dengan baik “ Dia adalah Zaltour pemimpin bangsa Vampir. Kami sedang berada di Latrey, tempat latihan kami. Sontak semua berteriak setelah Zaltour selesai dengan pidato singkatnya. Kami melanjutkan latihan kami dan berkumpul sesuai kelompok yang sudah dibentuk. Kelompok ku, yang diberi nama oleh Justin sebagai Victory berkumpul di bawah pohon oak.

“ Besok kita akan menjadi vampir yang kemanusiaan “ ucap Justin dengan wajahnya yang terlihat sedikit emosi. Di antara kami memang Justin yang sangat sulit untuk membiasakan dirinya berperilaku sebagai manusia. Sejujurnya itu juga sulit untukku, terlebih dengan memakan makanan manusia, itu terasa sangat pahit, tapi tetap saja aku harus terbiasa dengan itu.

“ Aku tak sabar untuk menunjukkan karisma ku ini “ Ah, Damon memang seperti itu terlalu percaya diri.

“ Mulai saat ini kita harus memanggil dengan nama samaran kita “ ucap Meghan.

“ Kau benar Irene “ ucap Salvatoure, dia adalah sahabatku.

“ Wahh… Kai “ ucapku terkejut mendengar Salvatoure memanggil Meghan dengan Irene. Semua tertawa merasa aneh dengan nama samarannya masing – masing. Ah, nama asli ku adalah Claire, hanya agar kalian tahu saja.

Kami berbaris untuk masuk ke dalam sebuah gerbang. Gerbang itu seperti mesin waktu, atau kita menyebutnya sebagai gerbang teleportasi. Masuk ke dalam gerbang itu mudah, hanya harus fokus pada tempat tujuan, tapi itu memiliki efek samping seperti rasa mual, pusing, dan sakit kepala. Semakin jauh tempat tujuan, akan semakin kuat rasa efek samping itu.

Aku semakin dekat dengan gerbang itu, aku merasa sedikit gugup, bukan karena misiku, tapi rasa efek samping itu. Aku sangat tidak suka dengan rasa mual. Ketika aku masuk ke dalam gerbang itu aku merasa seperti di putar, aku mulai merasakan pusing, mual, dan sakit kepala secara berurutan. Aku sedikit terlempar dari pintu gerbang, aku memejamkan mataku untuk menghilangkan efek samping ini. Efek samping itu mulai menghilang, aku mencoba membuka mataku, sinar matahari langsung menyambutku.

“ Akh! “ Sehun terkena dahan pohon, tangannya mengeluarkan darah dengan hebat, tapi luka itu akan hilang dengan cepat.

“ Lebih baik kita segera ke tempat itu “ Kai benar kita harus segera ke Unversitas Korea. Kami ditugaskan untuk segera ke sana saat kita sudah sampai. Kami bergegas ke sana, tentu saja hanya membutuhkan beberapa detik saja untuk sampai.

“ Kita harus ingat berperilaku selayaknya manusia “ ucap Irene mengingatkan kami. Kami segera masuk ke dalam Universitas. Banyak sepasang mata yang memerhatikan kami, bahkan ada yang memuji kami dalam pikiran mereka. Mereka mulai berbisik satu sama lain menilai kami.

‘ Mereka siapa? ‘

‘ Entahlah, tapi mereka sangat cantik dan tampan ‘

‘ Semoga dia duduk di sebelah ku ‘

Aku dan Kai saling bertatapan mendengar pikiran mereka, aneh sekali untukku mendengar banyaknya pujian untuk kami, tentunya tidak hanya pujian, cacian banyak ditujukan kepada kami. Kami masuk ke sebuah ruangan untuk menentukan dimana ruangan kami.

Aku, Irene dan Kai mengambil satu jurusan yaitu sastra, itu akan mempermudah kami untuk menjalankan misi. Sedangkan Sehun dan Chanyeol mengambil jurusan seni.

“ Kalian bisa langsung masuk ke kelas kalian masing – masing “ Kami mengangguk, sejujurnya Irene tidak terlalu suka dengan sastra, dia lebih suka dengan bertarung. Tapi tentunya disini tidak ada kelas bertarung. Chanyeol dan Sehun memisahkan diri karena kelas mereka berbeda dengan kami. Aku , Irene, dan Kai berada dalam satu kelas yang sama.

“ Kai, kau saja yang masuk duluan “ ucap Irene. Kai mengetuk pintu dan langsung masuk ke dalam kelas diikuti Irene dan Aku. Dosen itu terlihat bingung dengan kedatangan kami, siswa yang lain mulai berbisik, ah kenapa mereka sangat senang membicarakan kami.

“ Apa kalian siswa baru itu? “ tanya dosen itu pada kami.

“ Nde “ Kami menjawab serempak, membungkuk hormat pada dosen itu. Aku sempat hampir lupa untuk membungkuk, jika Kai tidak mengingatkan kami dalam pikirannya.

“ Silakan kalian segera duduk “ Kami membungkuk hormat kembali. Ada empat kursi yang kosong, aku memilih di bagian kedua dari belakang, Kai duduk di belakangku, Irene duduk di samping kanan ku.

‘ Dia akan berbicara panjang lebar bukan? ‘ ucap Irene dalam pikirannya. Aku tidak menjawabnya, terkadang Irene terlalu banyak mengeluh, bukankah kita sudah dilatih untuk menghadapi ini, terkadang aku merasa jengah dengannya. Untungnya aku memiliki kemampuan untuk membatasi vampir lain membaca pikiranku, tidak semua vampir memiliki kemampuan seperti ini, aku merasa senang memiliki kemampuan ini.

Aku memperhatikan manusia – manusia yang berada disini, 70% mereka tidak memperhatikan dosen, mereka sibuk dengan pikiran mereka masing – masing. Aku menoleh ke samping kiriku, manusia itu sedang memperhatikanku, dia masih menatapku. Aku berusaha membaca pikirannya, tetapi pikirannya kosong. Mungkin dia hanya sedang melamun.

 “ Tuan Byun, bisakah kau menjelaskan kembali materi yang baru saja kujelaskan? “ Manusia yang menatapku tadi bernama Byun? Dia terlihat santai jasa, bukankah tadi itu adalah sebuah teguran untuknya?.

 Aku semakin yakin aku akan terkenal disini. Semua wanita mengatakan aku tampan “

“ Banyak omong sekali kau Sehun, diamlah aku sudah banyak mendengar orang berbicara “ ucap Irene merasa kesal dengan Sehun. Kami sedang berada di Kafetaria untuk sekedar terlihat sedang makan dan minum.

“ Tapi aku senang juga berada disini, sudah lama aku tidak belajar seperti ini “ ucap Kai dengan senyumnya yang lebar. Kami sering melakukan kegiatan belajar seperti tadi, tapi karena beberapa hal kegiatan itu untuk sementara dihentikan.

“ Kau benar, aku merasa paling pintar di kelas tadi “ Chanyeol berkata dengan semangat.

“ Tapi, kenapa kau sejak tadi diam saja Claire? Ah tidak maksudku So Hee “ ucap Kai padaku.

“ Tidak, aku hanya sedang ingin diam saja “

“ Alasan macam apa itu? “

“ Permisi “ Tiba – tiba si Byun itu datang padaku.

‘ Wah Claire kau sudah dapat seorang penggemar ‘

‘ Ada urusan apa kau dengannya? ‘ Suara Chanyeol dan Sehun terdengar dalam pikiranku.

“ Ada apa? “

“ Kau di panggil oleh Dosen Min Seok “

“ Untuk apa? “

“ Aku tidak tahu “ Dia berkata jujur, aku membaca pikirannya. Aku bergegas berdiri berjalan bersama tuan Byul itu.

“ Ah perkenalkan namaku Byun Baekhyun “

“ Aku So Hee “ Jadi nama lengkapnya adalah Byun Baekhyun. Ketika Baekhyun ingin mengetuk pintu aku menahan tangannya, ‘ Aku harus membalas si Byun Baekhyun itu, tidak akan aku biarkan dia hidup tenang ‘. Aku menatap Baekhyun, ada masalah apa dirinya dengan dosen itu?.

“ Kenapa? “ Aku langsung melepaskan tangannya, ‘ Si Baekhyun itu ada diluar? ‘. Tunggu, kenapa dia bisa mendengar suara Baekhyun? Apa dosen itu vampir? Manusia biasa tidak akan mampu mendengar dari jarak seperti ini. Aku menarik tangan Baekhyun untuk menjauh dari ruangan dosen itu.

“ Ada apa? Kita mau ke mana? “ Aku tidak menjawabnya, aku menariknya ke arah lapangan.

“ Terima kasih kau sudah mengantarku tadi, aku akan ke sana sendiri saja “ Aku bergegas pergi menuju ruangan dosen tadi. Aku merasa bingung dengan kejadian tadi, aku harus waspada dengan dosen itu. Aku mengetuk pintu ruangannya.

“ Masuk “ Aku membuka pintu, dan segera duduk di kursi di depan mejanya.

“ Kau siswa baru disini bukan? “

“ Nde “, ‘ Baguslah, rencanaku akan berjalan dengan baik ‘, Aku mendengar pikirannya, dia ingin memanfaatkanku.

“ Baiklah. Kau boleh keluar “ Aku membungkuk hormat dan keluar dari ruangannya. Ini terasa aneh, dia hanya bertanya tentang itu? Dia pasti merencanakan sesuatu, aku harus memberitahu yang lain soal ini.

To be continue…

Note : Halo!!! Salam kenal!!! Gimana menarik ngga? Aku masih baru dalam menulis ff, jadi mohon bantuannya yaa…

Maaf yaa kalo ada typo dan semacamnya.. Hehe..

Like dan coment jangan lupa yaa…

Salam,

Jasmine_xxbbb

One thought on “[EXOFFI FREELANCE] V (Chapter 1)”

  1. Cerita tentang vampir nih..cakep..,tapi thor kalo boleh usul,pas mereka lagi melakukan percakapan via pikiran kalo bisa tulisannya dicetak miring untuk membedakan antara percakapan langsung dengan percakapan via pikiran. Gitu aja sih,ditunggu kelanjutannya..semangat..

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s