[EXOFFI FREELANCE] From Me to You (Chapter 26)

From ME to YOU

Written by Miyu

Chaptered

Genre : AU – School life – Friendship – Romance

Rating : PG 17

Main Cast : EXO’s Byun Baekhyun x Bae Ji Hyo (OC)

Additional Cast : EXO’s Kim Joon Myun | Red Velvet’s Bae Joo Hyun | ZE:A’s Park Hyung Sik | GFRIEND’s Kim So Jung | other cast.

Summary : “Kau. Siapa yang kau sukai lebih dulu? Aku atau dia?”

Disclaimer : Cerita ini hanya sebuah fiksi. Ide dan alur cerita benar-benar dari pikiran dan imajinasiku sendiri,semua tokoh yang berperan milik orang tua dan agensi masing-masing kecuali OC. Jangan menjadi plagiat !

Author’s note : Terimakasih buat admin EXO FANFICTION INDONESIA karena mau menerima dan mengirim karyaku. Terimakasih juga buat readers yang mau baca karyaku.  Semoga suka^^

Beautiful Poster by NJXAEM @Poster Channel

Happy reading^^

From ME to YOU – CHAPTER 26 : ‘REAL FEELING’

“Ji Hyo! Ireona!” Bae Joo Hyun berteriak dengan suara delapan oktafnya yang seketika bergema sampai tembok rumah seolah-olah akan runtuh,sedangkan sang empunya nama hanya menutup seluruh tubuhnya dengan selimut tebal bermotif astrak. Joo Hyun berdecak sebal atas reaksi sang adik yang masih saja betah di kasur empuknya itu. Teriakannya kan jadi sia-sia.

“Kau mau terlambat ke sekolah?! Setengah jam lagi kelas dimulai,Bae Ji Hyo!” Ia kembali berteriak dengan suaranya yang tetap sama diselingi wajahnya yang sedikit memerah menahan amarah.

Tidak mau bergerak ya,oke.

Joo Hyun merampas kasar segelas susu di atas nakas yang baru saja dibawanya tadi kemudian menumpahkannya pada wajah sang adik setelah membuka paksa selimut yang menjadi benteng pertahanan Ji Hyo. “IREONA!”

“YAAA!!!” Pekik sang adik kesal setengah mati,wajah serta rambutnya harus lengket akibat siraman Joo Hyun.

“Rapikan dan pergi ke sekolah. Aku akan berangkat sekarang,” tukas Joo Hyun acuh sambil menyambar kunci mobil sang adik yang terpaku di dekat saklar lampu.

YA! YA! YA! KUNCIKU! KAU MAU APAKAN?!”

“Kalian berdua jangan berteriak-teriak! Cepat turun!” Perintah sang ibu berhasil menghentikan keduanya saling berteriak marah. Kakaknya itu sudah hilang duluan membawa serta kunci kendaraannya meninggalkan Ji Hyo yang terpaku ditempat berusaha meredam emosinya.

Drrt. Drrt. Drrt.

Ji Hyo menolehkan kepalanya menatap benda canggihnya yang terus bergetar tidak jelas diatas nakas. Sebenarnya sejak satu jam yang lalu,Ji Hyo sudah bangun dari tidurnya dan hanya berdiam diri seolah-olah masih betah tertidur dibawah selimut tebalnya. Tidak ada yang ia pikirkan selain fakta bahwa Byun Baekhyun adalah lelaki pengagum rahasia yang dia sebut sebagai anonym From Me to You. Benar. Jadi selama ini,lelaki itu memang menaruh hati padanya sejak lama.

Sejak hari dimana Byun Baekhyun menjadi ketua kedisiplinan.

Ji Hyo termangu ditempat tanpa sadar, “Benarkah seperti itu?”

Gadis itu menggelengkan kepalanya tanpa sadar,berusaha menghapuskan memori tentang Baekhyun yang terus hinggap diotaknya. Tidak,dia hanya sedang kesal.

Kusarankan,kau menerima penjelasannya.

Ji Hyo memasang raut tidak mengerti begitu menemukan secarik memo yang tertempel di depan pintu kamar mandinya. Apa-apaan ini?

.

.

.

“Apa pekerjaanmu sudah selesai,Ketua Byun?”

Di ambang pintu ruang OSIS berdirilah Kim Joon Myun yang tampak bersedekap dada memerhatikan kesibukan ketua kedisiplinan di meja tengah sana. Baekhyun hanya menatap tak minat Joon Myun lantas kembali menghitung skor di dalam buku absen kelasnya. Kali ini ia berganti peran menjadi ketua kelas.

“Memangnya kenapa? Ada perlu denganku?” Tanya Baekhyun balik tanpa menatap lawan bicaranya yang kini sudah duduk dihadapannya.

Joon Myun tampak tertawa sekilas sebelum menyahut, “Kau ini. Bersikap sok sibuk begitu.”

“Aku memang sibuk.”

Mengabaikan tingkah Baekhyun yang tampak acuh,Kim Joon Myun mengalihkan pembicaraannya sekaligus memancing hoobae-nya itu, “Ngomong-ngomong,Kim So Jung bilang padaku jika ia mundur menjadi anggota kedisiplinan.” Masih sama. Baekhyun hanya mendengarkan apa yang diucapkannya tanpa menyahut apapun,lelaki itu hanya mengangguk mengerti sebagai respon.

“Ohya tumben sekali kau tidak patroli seperti biasanya? Aku melihat anak buahmu menangkap Ji Hyo karena terlambat. Kau sesibuk itu ya?”

Alis Joon Myun langsung bertaut kala Baekhyun menghentikan aktivitasnya menulis dan menatapnya terkejut. Ia tersenyum tipis mendapati ekspresi Baekhyun yang sangat ia pahami. Jadi masalahnya sekarang,mereka berdua berjauhan karena…? Apa ini karena kejadian di atap itu?

“Kau belum mengungkapkan perasaanmu ya?”

Kim Joon Myun memajukan sedikit wajahnya-menilik ekspresi Byun Baekhyun yang kini berganti lagi. “Apa Kim So Jung kembali mengungkapkan perasaannya lagi kemarin dan kau ketahuan oleh Ji Hyo karena menjadi anonym tidak jelas itu? Jadi sebenarnya kau menolak atau ditolak?” Baekhyun mengembalikan ekspresinya kembali seperti semula lantas melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai, “Aku mengalami dua-duanya.”

“Huh?”
“Aku menolak perasaan Kim So Jung dan ditolak oleh Ji Hyo bahkan sebelum aku sempat mengungkapkan perasaanku. Aku hanya malu jika nantinya Ji Hyo lebih kesal dan marah padaku saat melihatku. Aku belum tau waktu yang tepat untuk bertemu dengannya lagi.”

Kim Joon Myun mengangkat sebelah alisnya bingung, “Kau terkesan menghindarinya sekarang. Kau yakin hatimu baik-baik saja sekarang?”

Baekhyun meraba dada kirinya yang berdetak normal seperti yang seharusnya,tetapi entah mengapa jauh didalam sana memang terasa sedikit hampa…dan tergores mungkin? Apa benar jika ia seperti ini hatinya benar-benar dalam keadaan baik? Kebanyakan orang memang seperti dirinya bukan setelah ditolak oleh orang yang dicintainya? Menjauh dan menyedihkan seperti ini. Berpura-pura sibuk dan tidak tahu-menahu. Berkata mengabaikannya padahal hati dan pikirannya terus mengarah padanya.

Puk.

Lelaki Kim itu merangkul bahu Baekhyun bersahabat berusaha membuyarkan lamunan dan pikirannya yang terus berputar-putar di itu-itu saja. Ditatapnya ketua kedisiplinan itu dengan pandangan simpati sambil mulutnya berucap manis, “Kau tau,kau ini sudah menyerah.” Baekhyun terhenyak merasa sedikit tersinggung. Ekspresinya manis tapi ucapannya menyayat hati.

“Kenapa kau hanya memikirkan orang yang menolakmu? Kau harusnya juga melihat sedikit sisi dari orang yang kau tolak,Byun Baekhyun.”

Keduanya terkejut setengah mati begitu suara lain ikut menyahut ditengah-tengah pembicaraan mereka. Apalagi itu suara seorang gadis membuat Baekhyun malu. Dan parahnya lagi,gadis itu adalah kakak dari orang yang sedang dibicarakannya.

Bae Joo Hyun.

“Joo Hyun? Kau bicara apa?” Tanya Joon Myun gugup merasa bingung. Pasalnya,tadi hanya ada dia dan Baekhyun saja diruangan ini. Tapi tiba-tiba Joo Hyun muncul tanpa ada suara apapun,bukankah itu mengerikan?

Gadis itu hanya menatap dua lelaki dihadapannya dengan datar tak  berekspresi. “Kau menolak Kim So Jung tanpa memikirkan perasaannya. Tapi kau memikirkan adikku yang jelas-jelas menolakmu.”

Oke,Baekhyun merasa dipermalukan sekarang-oleh seorang gadis.

“Aku tidak menyukainya,Sunbae. Jadi wajar jika aku menolak bukan?”

Gadis Bae itu mengangguk sekali, “Ya aku tau. Tapi setidaknya lihat sedikit perjuangannya mendapatkanmu.” Baekhyun tak mengerti,jadi dia hanya diam sambil memasang wajah bingungnya.

“Kau ditolak sekali saja sudah malu dan rasanya ingin menghilang. Kau ini laki-laki macam apa? Coba lihat Kim So Jung orang yang kau tolak cintanya. Setidaknya ia berusaha mendapatkan hatimu dengan mengungkapkan perasaannya kembali. Bahkan ia berupaya keras untuk terus dekat denganmu dan agar dilihat olehmu. Sedang kau sekarang? Menjauhinya? Heol!” Ungkap Joo Hyun panjang lebar tanpa jeda yang hanya dibalas menganga oleh dua lelaki itu.

“Ku ingatkan ya,kau ini laki-laki dan Kim So Jung perempuan. Tapi dia berani menyatakan perasaannya lagi padamu meskipun dia tau kau menolaknya. Dia itu termasuk salah satu gadis pemberani walaupun sedikit menyebalkan. Setidaknya ambil satu sisi baik dari dia,Byun Baekhyun. Jangan curhat seperti anak perempuan. Menjijikkan.”

Selesai. Gadis itu hanya menyerigai sebelum berbalik pergi-keluar dari ruangan itu. Belum sampai lima detik,wajahnya berpapasan dengan Kim So Jung yang sejak tadi menguping mereka bertiga. Joo Hyun hanya menatapnya tanpa minat lantas melanjutkan langkah angkuhnya,meninggalkan So Jung yang menatapnya sendu.

“Gomawo,Eonni.”

***

“Kenapa kau terlambat? Bukankah sejak beberapa bulan ini,tingkahmu sudah baik?”

Sunbae bisa menghukumku nanti,ini jam istirahat. Aku lapar,” jawab gadis itu acuh mengabaikan pertanyaan yang keluar dari ketua OSIS itu.

“Skormu sudah tinggi,jangan menambahkannya.”

“Ne,jeosonghamnida.” Gadis itu membungkukkan kepalanya sedikit sambil meminta maaf tidak minat. Setelah tak ada balasan apapun,ia buru-buru keluar dari ruang OSIS.

“Bae Ji Hyo,” gadis itu berhenti ditempat menahan amarahnya yang sudah dipucuk menunggu ucapan lelaki itu selanjutnya. “Apa kau terlambat karena ingin bertemu dengannya?” Ji Hyo menelusupkan bibirnya ke dalam berusaha tak mengatakan apapun meskipun ia tau siapa yang dimaksud ‘nya’ oleh Park Hyungsik.

“Kau…menyukainya? Atau kau jatuh hati padanya jauh sebelum kita berakhir?”

“Apa maksudmu sunbae?” Gadis itu berbalik menuntut penjelasan dari pertanyaan yang dilontarkan.

“Kau. Siapa yang kau sukai lebih dulu? Aku atau dia?”

Entah mengapa sulit sekali menjawab pertanyaan yang satu itu padahal Ji Hyo jelas-jelas menyukai Hyungsik sejak awal mula bertemu dengannya. Tapi kenapa dia tidak bisa langsung menjawab saja? Kenapa susah sekali berkata ‘aku menyukaimu duluan’ pada lelaki dihadapannya?

“Kau sedang merana sunbae?”

“Hah?” Merana dia bilang? Apa-apaan itu?

“Menjijikkan sekali ekspresimu,” komentar Ji Hyo geli lantas keluar dari ruang OSIS.

Bruk.

“Oh astaga.”

.

.

.

Jam istirahat,Baekhyun menghabiskan waktunya untuk makan dikantin hari ini. Tidak seperti biasanya-berdekam di ruang kedisiplinan-ia hanya mengunyah makanannya sambil mengamati orang yang lalu lalang di sekitarnya. Sendirian? Ya begitulah. Teman makannya sedang marah padanya.

Mengingat gadis itu,Baekhyun jadi berpikir soal ucapan Joo Hyun tadi. Apa maksudnya dari ambil satu sisi baik Kim So Jung?

Coba lihat Kim So Jung orang yang kau tolak cintanya. Setidaknya ia berusaha mendapatkan hatimu dengan mengungkapkan perasaannya kembali. Bahkan ia berupaya keras untuk terus dekat denganmu dan agar dilihat olehmu.

Tak.

Lelaki Byun itu meletakkan sumpitnya tiba-tiba dengan sedikit hentakan. Sekarang ia mengerti setelah berlama-lama berpikir dan merenungkannya.

“Hei Baekhyun? Kau…” Kim Joon Myun yang baru saja datang membawa senampan makanan bersama Joo Hyun dibuat terkejut,kala lelaki itu tiba-tiba saja meninggalkan makanannya dan berjalan keluar secepat kilat.

“Dia itu kenapa?” Gumamnya bingung,bahkan makanannya hanya di makan beberapa suap.

Diam-diam,Bae Joo Hyun tersenyum sekilas menatap sosok Baekhyun yang perlahan hilang. Semoga saja,saran yang diberikan pada dua calon sejoli itu berhasil dicerna. Setidaknya itu peran Bae Joo Hyun sebagai kakak. Benar kan?

“Sudahlah,makan saja,” ujarnya datar.

***

Ku dengar dia ada di ruang OSIS,dia sedang di interogasi perihal keterlambatannya.

Sekelebat informasi yang didapatnya dari bendahara kelas,Baekhyun segera berjalan cepat menyusul Bae Ji Hyo. Seolah tak sabar,lelaki itu tampak berlari-lari kecil menuju ruang OSIS.

Bruk.

“Oh astaga.”

“Gwenchana?” Tanyanya simpati sekaligus gugup begitu tau siapa yang ditabraknya. Itu dia,gadis yang sedari tadi dicarinya.

Ji Hyo tampak terkejut sesaat namun setelahnya gadis itu buru-buru mengembalikan ekspresi datarnya kembali. “Oh,” jawab gadis itu dingin teramat sangat. Baekhyun hanya menatapnya dengan senyuman seperti biasa-meski terpaksa-bahkan hingga gadis itu berbalik tanpa berkata apa-apa lagi. Tak ingin membuat gadis itu kesal,Baekhyun hanya menghembuskan nafasnya lelah. Sebenarnya,ia ingin sekali-

“Ya!” Baekhyun mengangkat sebelah alisnya tak mengerti kala suara gadis itu memenuhi indra pendengarannya. Dilihatnya,Ji Hyo berbalik sambil menatapnya malas, “Kau tidak mau berbicara sesuatu?”

Huh?

Baekhyun menggaruk tengkuknya yang tak gatal sambil tersenyum aneh. Jadi dia harus mengungkapkan perasaannya sekarang?

Ji Hyo yang melihatnya diam tak mengerti seperti itu hanya bisa menghentakkan sebelah kakinya sebal. Gadis itu lantas menghampiri Baekhyun masih dengan ekspresinya yang sama. “Ya! Kau ini menabrakku dan tidak berkata apapun?”

E-eh?

Byun Baekhyun terkesiap. Maksudnya bukan itu?

“Mian,” ujar Baekhyun akhirnya pada gadis itu.

“Bagus,” jawab Ji Hyo singkat.

Keduanya terdiam masih betah diposisi masing-masing. Hanya keheningan sebelum Baekhyun memilih untuk memantabkan hatinya pada sang gadis dihadapannya. Ini kesempatan yang bagus,menurutnya.

Apapun hasilnya nanti,urusan belakang.

“Ji Hyo,ada yang ingin ku katakan padamu.”

To be continued.

NB : Haiii readers,ketemu lagi dengan aku yang bawa next chap buat cerita ini. Seperti biasa,aku minta maaf buat keterlambatannya update. Dan alasannya juga sama seperti biasa,belum ada ide😂tapi aku tetep berterimakasih buat komentar dan semangat kalian,aku sangat menghargainya🙏 thankyouuuuu and see youuu!

4 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] From Me to You (Chapter 26)”

  1. chingu knp update nya lama? lgi sibuk ya… tpi gpp crta mkin seru kok.. ku tunggu kelanjutannya.. 화이팅

    Pada tanggal 19/04/18, EXO FanFiction Indonesia

  2. kamyu jahat,,,setelah menghilang lama datag datang ngegantung cerita….ga kasian sama ne hati yang ketir ketir krena mkirin gmna selajutny nasib s cabe internasional????:(

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s