[EXOFFI FREELANCE] From Me to You (Chapter 25)

From me to you cover

FROM ME to YOU

Written by Miyu

Chaptered

Genre : AU – School life – Friendship – Romance

Rating : PG 17

Main Cast : EXO’s Byun Baekhyun x Bae Ji Hyo (OC)

Additional Cast : EXO’s Kim Joon Myun | Red Velvet’s Bae Joo Hyun | ZE:A’s Park Hyung Sik | Gfriend’s Kim So Jung | other cast.

Summary : “Kenapa harus kau yang membuatku sebal setengah mati? Dan kenapa harus kau juga yang melenyapkan kesebalanku?!”

Disclaimer : Cerita ini hanya sebuah fiksi. Ide dan alur cerita benar-benar dari pikiran dan imajinasiku sendiri,semua tokoh yang berperan milik orang tua dan agensi masing-masing kecuali OC. Jangan menjadi plagiat !

Author’s note : Terimakasih buat admin EXO FANFICTION INDONESIA karena mau menerima dan mengirim karyaku. Terimakasih juga buat readers yang mau baca karyaku.  Semoga suka^^

Beautiful Poster by NJXAEM @Poster Channel

Happy reading^^

From ME to YOU – CHAPTER 25 : ‘YOU’RE THE REASON’

Kim So Jung melihatnya. Melihat lelaki itu yang tiba-tiba berhenti lantas mengutak atik ponselnya dengan senyum sumrigah. Ia juga melihat lelaki itu menghela nafas sesaat lantas tersenyum lebar sebelum kakinya melangkah pergi. Kim So Jung mengikutinya. Ia hanya ingin tau apa yang membuat lelaki itu tampak bersemangat setelah melihat layar ponselnya.

Tak lain dan tak bukan,lelaki itu adalah Byun Baekhyun seniornya.

Hari ini,So Jung berniat akan kembali menyatakan cintanya pada ketua kedisiplinan itu. Ia juga berharap bahwa dewi fortuna memihaknya kali ini. Bel pulang sekolah sudah berbunyi sejak setengah jam yang lalu,dan selama itu ia habiskan waktunya dengan menyusun kata-kata cintanya.

Atap. Lelaki itu memilih pintu besi berwarna abu-abu itu sebagai akhir perjalanannya. Kim So Jung memegang gagang pintu itu sesaat setelah pintu itu tertutup dengan sendirinya. Ia hanya sedang menetralkan debaran jantungnya yang serasa akan meledak saat itu juga. Bukankah ia termasuk salah satu gadis yang berani? Ia bahkan mau untuk menyatakan cintanya berulang kali meskipun gagal juga saat itu pula.

Klek.

Kim So Jung melihatnya. Senyuman Baekhyun yang semula lebar perlahan pudar kala melihat dirinya,seolah-olah lelaki itu kecewa akan kehadirannya. Benar,Baekhyun tidak mengharapkan dirinya yang muncul. Ekspresinya kentara sekali. Mungkinkah…?

“Kim So Jung?”

“Sunbae,ada yang ingin ku katakan padamu,” ujar gadis itu berusaha tersenyum.

“Kenapa tiba-tiba?”

So Jung maju selangkah lebih dekat, “Kau mengabaikan pesanku. Padahal beberapa saat lalu kau menyentuh ponselmu.” Baekhyun tampak terkejut namun buru-buru ia samarkan dengan deheman canggungnya, “Baiklah,kau bisa katakan sekarang.”

Tiga langkah,So Jung kembali mendekat pada Baekhyun dengan jantungnya yang kian berdegup tak karuan-tak mau kembali normal. “Baekhyun sunbae,aku menyukaimu!”

“Huh?”

“Aku ingin kita menjalin hubungan serius,sunbae. Bisakah? Maukah?”

Baekhyun mengedipkan matanya beberapa kali sebelum menjawab canggung, “So Jung,maafkan aku.”

Gadis itu tersenyum kecut. Untuk kedua kalinya,ia ditolak oleh orang yang sama. Ia menatap lelaki itu sekenanya, “Kenapa kau tidak bisa,sunbae? Apa yang kurang dariku?”

Baekhyun menggeleng, “Tidak ada yang kurang. Maafkan aku,aku memang tidak bisa.”

So Jung menghembuskan nafasnya kecewa sebelum kembali menatap Baekhyun lebih berani, “Kalau begitu,aku akan menunggu dan kembali menyatakan perasaanku lagi nantinya. Aku yakin aku bisa dan kau mau.” Baekhyun menatap So Jung prihatin,ia hanya sedang berpikir. Apa pesona terbesarnya yang dapat mengukuhkan gadis ini untuk mendapatkan hatinya sampai-sampai gadis ini rela menunggunya?

“Lalu apa alasannya kau tidak bisa? Pasti ada alasannya.”

Baekhyun tersenyum tipis berharap senyumannya bisa menenangkan gadis itu sebelum ucapannya nanti melukai hati gadis itu, “Aku…sudah menyukai orang lain.”

Deg. Debaran jantungnya berhenti saat itu juga kala Baekhyun menyuarakan jawaban dari pertanyaannya. Kali ini,kedua mata So Jung sudah berkaca-kaca mengumpulkan kristal bening yang siap meluncur dari pelupuk matanya. Tidak,ia tidak ingin menangis. Ia hanya ingin Baekhyun menerima perasaannya. Sebuah senyuman ia selipkan pada raut kecewanya, “Aku akan tetap menunggu. Aku yakin aku…bisa.”

Suaranya bergetar,Baekhyun makin prihatin.

“Kim So Jung,aku berterimakasih kau menyukaiku itu artinya aku pantas untuk dicintai. Tapi,sekali lagi maafkan aku. Kau tidak bisa menungguku.” Ungkap Baekhyun simpati,kakinya tampak melangkah mendekat pada gadis itu.

Wae?! Kenapa tidak bisa?! Aku ingin menunggumu! Aku ingin masuk ke hatimu,sunbae!” Air matanya sudah jatuh beruntun ke pipinya,Kim So Jung meluapkan emosinya pada lelaki yang ditaksirnya. Ada yang salah. Kenapa Baekhyun tidak bisa melihatnya sebagai wanita?

“Kau tidak bisa masuk ke hatiku. Ada seseorang didalamnya. Siapa cepat dialah pemiliknya,kau tidak bisa menyitanya disaat kau hanya tamu,” ujar Baekhyun hati-hati.

“Lagipula,cinta tidak bisa dipaksakan. Sampai kapan kau akan menunggu ketika aku tidak mau berhenti menyukainya? Kau akan tambah tersakiti,Kim So Jung.”

Gadis itu menyeka air matanya kasar kemudian menghembuskan nafasnya lelah, “Lalu bagaimana bisa kau menyukainya disaat kalian hanya sekedar musuh disekolah yang gemar berdebat dan bertengkar,sunbae?” So Jung jelas mengetahui siapa ‘orang lain’ yang disukai oleh Baekhyun.

“Cinta tumbuh karena terbiasa.”

“Lalu aku? Aku tidak terbiasa denganmu tapi aku menyukaimu. Aku hanya melihatmu dari jauh sambil mendekat perlahan,tapi aku makin menyukaimu.”

Baekhyun diam terkatup. Ia jelas tidak mampu menjawabnya. Kim So Jung hanya mampu diam dengan senyum pahitnya lantas berbalik pergi. Sekali lagi,ia hanya seorang gadis remaja yang berusaha mendapatkan hati seniornya,Byun Baekhyun.

.

.

.

Aish! Kemana dia pergi? Tasnya ada dikelas tapi manusianya hilang. Merepotkan,” Ji Hyo mendengus sebal sambil bermonolog tidak jelas merutuki kawannya yang tiba-tiba menghilang entah kemana.

Ting.

Anonymous : Aku ada diatap.

Ji Hyo berkedip sesaat kala pesan baru diterimanya. Itu dari si anonim tidak jelas yang kemarin baru saja menyatakan perasaannya. Oke,jadi dia harus bagaimana sekarang? Melupakan Baekhyun lalu segera meluncur ke atap atau mencari Baekhyun lebih dulu yang hilang ditelan apalah itu?

Hanya membacanya,gadis itu keluar dari area kelasnya lantas berjalan menuju atap. Namun baru beberapa langkah berjalan,ia jadi tersadar suatu hal. “Apakah dia murid sekolah ini?”

Bruk.

“Oh astaga,” kaget Ji Hyo kala bahunya menabrak bahu Kim Joon Myun yang baru saja keluar dari ruang OSIS.

“Kebetulan sekali kau disini Hyo-ya. Aku ingin bertanya,apa kau tau dimana Baekhyun? Aku lupa memberikan skor pelanggaran adik kelas,” ucap lelaki Kim itu bingung sambil merapikan beberapa lembar yang ada ditangannya. Refleks,Ji Hyo menggelengkan kepalanya sebagai jawaban. “Aku juga sedang mencarinya sejak tadi tap—Kim So Jung?”

Joon Myun menoleh ringan kala Ji Hyo tampak melangkah mendekat pada junior itu, “Hei,kau tak apa? Kau menangis?” Buru-buru,ia ikut mendekat pada dua gadis itu-prihatin.

“Baekhyun sunbae ada di atap jika kalian mencarinya.” Kim So Jung hanya mengucapkan satu kalimat itu sekali hentak lantas kembali berjalan cepat meninggalkan mereka berdua yang kebingungan.

“Mwo? Di atap?”

Aku ada di atap.

Kenapa si anonim dan Baekhyun ada di atap? Pikir Ji Hyo tak mengerti.

***

Kelas tambahan hari ini adalah matematika yang sangat dibenci oleh Park Hyungsik. Entah mengapa pelajaran yang hanya berisi angka-angka itu serasa meledakkan kepalanya yang sudah banyak terisi oleh proposal dan kegiatan OSIS sekolah. Namun meskipun begitu,sebagai salah satu murid teladan sekolah,Hyungsik hanya mampu mengerjakan tugas hari ini sebisanya.

Aku memaafkanmu,jadi jangan pernah bicara padaku lagi.

Selintas kejadian kemarin tiba-tiba hadir di benaknya,Park Hyungsik menghentikan tangannya yang sedang menghitung luas bangunan dengan lesu. Untuk yang satu itu,entah mengapa melukai batinnya. Ia tidak tau alasannya,yang jelas ucapan gadis itu menenangkan namun menyakitkan di ujungnya. Ia sudah dimaafkan namun sebagai gantinya,Hyungsik tidak akan bicara lagi padanya. Itu larangan bukan?

“Maafkan aku,” ucapnya tanpa sadar.

“Mwo?”

Sontak,Hyungsik mendangakkan kepalanya saat suara tak dikenal masuk ke dalam indra pendengarannya. Didepannya sudah berdiri guru pengganti yang sejak tadi memerhatikannya melamun. “Park Hyungsik,kau melamun sejak tadi?”

Lelaki itu gelagapan tanpa diduga, “Ne? Saya hanya sedang-“

“Kau harus mengerjakan soal nomor 5 yang baru saja saya tulis. Kerjakan didepan!”

“N-ne.”

Diam-diam Bae Joo Hyun mengamati gelagat aneh Hyungsik yang baru ini ia ketahui. Sepertinya ada yang aneh saja. Seorang player seperti dia bisa melamun? Oh itu salah satu fakta yang mengejutkan yang pasalnya tak pernah sekalipun seorang Park Hyungsik mengabaikan pelajaran seperti baru saja terjadi. Dia kan murid teladan yang gila reputasi.

“Dia tidak serius menyukai Ji Hyo kan?”

Sang guru didepan sana kembali memerhatikan kelas mengajarnya dengan seksama. Bukan apa-apa. Kelas tambahan sangat penting bagi siswa tahun terakhir yang sebentar lagi menghadapi uji coba dan ujian lain sebagainya. Jika mereka tidak mengikutinya dengan sungguh-sungguh juga merepotkan bukan?

“Bae Joo Hyun,kau kerjakan soal selanjutnya di sebelah kanan Hyungsik. Kau pintar bukan?”

Entah itu pujian atau sindiran,Joo Hyun hanya mengangguk lantas berdiri dari duduknya menuju papan tulis. Untuk sesaat,matanya bertemu dengan sosok Hyungsik yang tampak diam-tak kunjung menyelesaikan soal didepannya. Namun,buru-buru ia mengambil spidol di ujung lalu mulai mengerjakan soal rumit yang sudah tersedia hanya untuknya.

Sret. Sret. Sret.

Gadis Bae itu tampak mahir menggerakkan spidol itu dengan cepat sambil otaknya berpikir menyelesaikan permasalahan didepannya. Sedangkan lelaki disebelahnya sesekali melirik pekerjaan Joo Hyun yang sudah memakan tempat jawabannya. “Ya Bae Joo Hyun,” panggilnya sangat pelan.

Sang empunya nama menoleh sesaat dengan ekspresi datarnya-seperti biasa.

“Setelah ini bagaimana?” Tanya lelaki itu ragu-ragu sambil menunjuk tulisan tangannya. Gadis itu mengangkat sebelah alisnya bingung namun tetap menuruti Hyungsik yang secara tidak langsung meminta bantuannya. “Kau tinggal mencari alasnya menggunakan hasilmu itu. Bukan mencari kelilingnya,bodoh.”

“Bodoh?”

“Kalian berdua kenapa berdiskusi? Cepat selesaikan.” Suara guru di belakang sana menginterupsi keduanya.

“Kami tidak berdiskusi,Saem.” Sangkal keduanya bersamaan.

Dua siswa pandai itu saling menatap untuk sesaat sebelum berucap bersamaan, “Kau kenapa mengikutiku?!” Alhasil,sebagai hadiah keduanya mendapat sorakan heboh dari teman-teman sekelasnya.

“Cinta lama bersemi kembali,yuhuuu.” Oceh Minseok girang.

“Ya Kim Minseok!” Lihat? Ini sudah ketiga kalinya bukan mereka berdua-Hyungsik dan Joo Hyun-berucap dengan nada dan kalimat yang sama. Oh tentu saja,seisi kelas kembali berteriak histeris menyoraki pasangan itu yang pernah mempuyai hubungan serius-dulunya.

“Semuanya diam! Kalian berdua kembali kerjakan!”

.

.

.

Klek.

Ji Hyo terdiam menatap punggung lelaki itu yang berada tak jauh dari tempatnya berdiri. Itu Baekhyun,orang yang dicarinya sedari tadi yang justru menghilang ke atap. Bagus sekali. Namun teringat kejanggalan yang tadi ia pikirkan,gadis itu menoleh ke kanan dan ke kiri-mencari sosok anonim yang katanya ada di atap. Tapi mana?

Beberapa detik kemudian,Baekhyun menghembuskan nafasnya perlahan lantas membalikkan tubuhnya dengan senyum khas yang terpampang pada bibirnya. “Hai,Ji Hyo,” panggil sekaligus sapanya pada gadis Bae itu.

“Oh Baekhyun,aku mencarimu sedari tadi ternyata kau ada disini. Joon Myun sunbae juga mencarimu tadi,” ujar gadis itu biasa. Tak menemukan sosok lain yang dicarinya,Ji Hyo menatap Baekhyun bingung, “Apa kau melihat seseorang disini? Yang mungkin bertanya tentangku atau…mencariku?” Tidak mungkin kan jika gadis itu terang-terangan menyebutkan anonym ‘From Me to You’ itu kan? Baekhyun jelas tidak akan mengerti.

“Siapa yang kau maksud?”

Mengabaikan Baekhyun yang bertanya balik,Ji Hyo beralih merogoh ponsel canggihnya kemudian mengetik sebuah pesan pada anonim.

Aku sudah datang. Jadi dimana dan siapa kau sebenarnya?Sent.

Kling.

Mereka berdua menoleh bersamaan pada ponsel yang ada di saku kemeja Baekhyun,beberapa detik mereka saling menatap sebelum sang pemilik mengambil benda itu.

1 pesan diterima dari Bae Ji Hyo.

Aku sudah datang. Jadi dimana dan siapa kau sebenarnya?

Entah karena apa,tanpa sadar Byun Baekhyun menatap Ji Hyo cepat kemudian buru-buru memasukkan kembali ponselnya ke saku celana. Bagaimana mungkin ia lupa soal hal satu itu?!

Ji Hyo yang menangkap sinyal mencurigakan dari lelaki didepannya hanya mengerutkan kening sesaat sebelum berdeham tidak jelas. Kenapa rasanya ada yang aneh? Kim So Jung bilang Baekhyun ada di atap dan Ji Hyo sudah membuktikannya. Lalu anonym itu bilang dia ada di atap,tapi kenapa hanya ada Baekhyun seorang? Apakah mereka berdua…orang yang sama?!

Ragu-ragu,Bae Ji Hyo kembali mengetik beberapa pesan untuk dikirim pada sang anonim.

Jadi kau siapa?Sent

Kling. Ponsel Baekhyun kembali mengeluarkan bunyi yang sama saat pesannya pada sang aonim terkirim.

Aku tidak melihatmu disini. Hanya ada temanku satu.Sent

Kling. Apa ini kebetulan semata? Kita coba lagi.

Byun Baekhyun kah? Sent

Kling. Oh tepat sekali. Tidak melenceng.

Seiring dengan selesainya penyelidikan,Ji Hyo memasukkan ponselnya lantas berjalan menghampiri lelaki Byun itu dengan sedikit emosi yang muncul. Apa maksudnya ini?! Ji Hyo berhenti ditempat menyisakan sedikit jarak antara dirinya dan Baekhyun.

Tanpa aba-aba,ia merampas ponsel milik Baekhyun setelah lelaki itu berhasil mengeluarkan ponselnya dan membaca tiga pesan baru.

Bae Ji Hyo : Jadi kau siapa?
Bae Ji Hyo : Aku tidak melihatmu disini. Hanya ada temanku satu.
Bae Ji Hyo : Byun Baekhyun kah?

Gadis itu merosotkan bahu tegaknya perlahan mengeluarkan kekecewaan aneh dan emosi yang ada di dadanya,setelah menggeser layar ponsel Baekhyun yang menunjukkan history chat-nya selama ini. Semua pesannya memang benar. Selama ini,ia hanya di bodohi dan dipermainkan oleh dua lelaki sekaligus. Bagus sekali. Ditambah,dia tidak paham akan prosedurnya dan hanya mengikuti permainan ini sampai dia naik di level final. Oh sangat bagus sekali hingga rasa-rasanya ia juga ingin meninju lelaki didepannya ini.

“Ji-Ji Hyo,sebenarnya aku-“

“Kau ini apa-apaan?! Kau benar si anonim tidak jelas itu?!” Baekhyun memejamkan matanya sejenak menerima semburan gadis itu lapang dada.

“Aku melakukan ini ada alasannya.”

“Alasan? Pasti kau sudah merencanakan semuanya! Oh ya. Kau mengajakku berteman itu juga tidak benar bukan?! Kau membodohiku!”

Baekhyun menggeleng sesaat sambil beringsut maju mendekati Ji Hyo yang justru malah memundurkan kakinya menjauh. Tidak,tidak seperti ini yang Baekhyun harapkan. “Hyo-ah,aku sama sekali tidak membodohimu atau mengerjaimu. Tidak.”

Ji Hyo menghembuskan kembali kekecewaannya sambil menahan sesak didada, “Tidak? Menurutmu memang tidak tapi kenyataannya iya! Kenapa harus kau yang membuatku sebal setengah mati? Dan kenapa harus kau juga yang melenyapkan kesebalanku?! Kau pura-pura tidak tau,Baekhyun! Padahal kau tau dan kaulah orangnya! Pada akhirnya,kau sama saja seperti Hyungsik sunbae!”

Pada akhirnya,kau sama saja seperti Hyungsik sunbae!
Pada akhirnya,kau sama saja seperti Hyungsik sunbae!
Pada akhirnya,kau sama saja seperti Hyungsik sunbae!”

Kalimat itu menggema dibenaknya sebelum gadis itu berbalik keluar dengan debuman pintu yang menyertainya,Baekhyun tidak suka dibandingkan dengan ketua OSIS itu. Mereka berdua berbeda tetapi Ji Hyo menyamakannya.

Hati Baekhyun sakit.

To be continued.

4 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] From Me to You (Chapter 25)”

  1. BACA KALIMAT ENDINGNYA SAMBIL DENGERIN LAGU 첸백시 – Someone Like You 😵😵😵
    NGENA BANGET WOYYY!!!! 😭😭😭😭😭

  2. ahh, chingu harus kah aku memukul kepala ji hyo kembaran ku ini??? huff, knp dia begitu teledor smpai tdk mau mendengarkan penjelasan baekhyun??? ternyata ji hyo menyukai jalan kehidup cinta x yang seperti di drama*….

    jgn lupa di next chingu… and semangat… ff x mkin seru

    Pada tanggal 20/03/18, EXO FanFiction Indonesia

  3. Huaaaaaaaa no nono..baek ga kaya hyungsik kokkkk..baek bedaaaa..baek beneran sukaaaaaaaaa..argg q jadi gemes sndri sma jihyo 😂😂
    Akhirnyaaa apdet juga setelah ditunggu tunggu paaannggg
    Fighting !!!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s