[EXOFFI FREELANCE] REGRET (CHAPTER 2)

Tittle : Regret

Author : Yuzihaaan

Length : Chapter

Genre : Romance, Sad

Rating : PG 15

Main cast : Oh Sehun | Kim Yuzi (OC)

Summary : Aku menyesal telah menyakitimu, bisakah aku bersarang di hatimu kembali? Aku mohon terima aku kembali –Oh Sehun-

Disclaimer : FF ini aku post di wattpad aku ya, Yuzihaaan

Author’s Note : Ini Fanfiction real aku, mohon dukungannya, terima kasih^^

‘apakah ini yang Yuzi rasakan dulu saat aku juga seperti ini kepadanya? Sakit.sangat sakit”

CHAPTER 2

“Ibu, aku pergi sekolah dulu ya” pamit Yuzi kepada ibunya yang sedang mencuci piring.

“Ya, hati-hati  Yuzi-ya !” Sahut ibunya.

Diperjalanan menuju sekolah, Yuzi menaiki sebuah bus yang menuju sekolah nya. Duduk berada di barisan tengah dan melihat ke arah jendela dengan mendengarkan musik melalui earphone, sangatlah menyenangkan.

Dia memang bukan dari keluarga berada. Dia tinggal hanya bersama dengan ibunya. Ayahnya? Entahlah. Bahkan hal itu tidak pernah terpikirkan olehnya.

Cukup dengan melihat ibunya yang selalu tersenyum saja sudah membuat hatinya tenang dan senang.

Bus pun berhenti dipemberhentian halte yang dekat dengan sekolah nya. Yuzi berjalan dengan keadaan earphone yang masih terpasang manis ditelinganya.

Tak lama kemudian, kedua earphone nya dilepas oleh seseorang, yuzi pun berbalik dan melihat siapa yang melepaskannya.

Tanpa ingin marah, yuzi hanya berbalik kembali dan ingin melanjutkan jalannya. Tetapi tangannya dicekal dan membuat ia berbalik menghadap lelaki tersebut.

“Aku salah Yuzi, tolong maafkan aku”

“Kita sudah pernah membahas ini, jadi tolong hargai keputusanku” balas Yuzi tajam dan hendak berbalik lagi.

“Tapi kau memutuskan itu dengan sepihak!” Bentak lelaki tersebut.

“Waktu itu kau juga Oh Sehun!” Yuzi membentak lelaki tersebut yang tak lain adalah Oh Sehun.

Sehun terdiam yang artinya dia memang salah pada waktu itu.

Yuzi pun langsung berbalik dan berjalan lalu memasang earphone nya kembali. “Mengganggu saja”

Sehun hanya bisa menatap kepergian Yuzi dengan tatapan penyesalan yang begitu mendalam.

‘andai saja dulu aku tidak meninggalkanmu demi wanita iblis itu’ – Oh Sehun

Bel masuk berbunyi. Guru yang mengajar pun datang dengan tepat waku, semua murid langsung kembali kepada bangku masing-masing.

“Hari ini kita adakan ulangan, —

“Yaaahhhhh” semua murid pun mengeluh, pasalnya mereka belum dikasih tahu perihal ulangan dan mereka juga belum belajar

Ssaem ! Kita bahkan belum belajar” keluh Yoomi, wanita yang bisa dikatakan pembuat masalah di kelas.

Murid yang pintar hanya diam dan melihat pemandangan murid yang bodoh mengeluh.

— stop stop! Kalian dilarang mengeluh, bagikan!” Sahut ssaem tersebut lalu memberikan setumpuk soal untuk dibagikan ke murid lain nya.

Yuzi hanya berdiam diri dan mengerjakan soal nya dengan tenang.

Kalian tahu? Yuzi adalah orang terpintar kedua setelah Sehun. Dulu sewaktu mereka di kelas 10, mereka bisa menjadi sama-sama suka ya karena semua guru disini sering meminta bantuan mereka berdua untuk tugas-tugas dan banyak juga anak-anak yang setuju dengan mereka karena memang sama-sama cantik dan tampan.

Semuanya manis hingga sampai wanita yang tidak tahu malu itu merebut hampir semua kebahagiaan yang dimiliki oleh Yuzi.

Waktu kelas 11, ada adik kelas tercantik yang menyukai Sehun dan dia mulai mendekati Sehun dengan berbagai cara dan ya, akhirnya Sehun luluh begitu saja dengan wanita itu.

Sudahlah, membahasnya saja sudah membuat kalian muak kan?

Yuzi menyelesaikannya pertama dan setelahnya dia keluar kelas untuk menyendiri.

Terkadang jika dia sudah seperti ini, ketiga sahabatnya hanya mendiamkannya karena tahu. Yuzi butuh waktu sendiri untuk menenangkan dirinya akhir akhir ini.

Yuzi memilih atap kembali untuk menenangkan pikirannya. Selain ada angin yang membuat dirinya tenang, langit yang cerah juga menjadi penyejuk hatinya.

Terkadang dia bepikir, akankah hidupnya bisa menjadi secerah langit?

“Kau sedang apa?” Tanya suara berat yang tak dikenalinya.

Yuzi hanya menatap lelaki tersebut lalu kembali memejamkan matanya dan menikmati suasananya. Dia tidak memikirkan siapa lelaki tersebut.

“Aku Baekhyun”

Bahkan lelaki itu memperkenalkan dirinya tanpa Yuzi pinta. tetapi Yuzi tetap tidak menanggapinya. Toh tidak penting juga bagi nya.

“Senang berkenalan dengamu” Baekhyun pun tidak menyerah dengan cueknya Yuzi.

Terjadi keheningan selama beberapa saat.

“Kau sedang apa disini?”

Yuzi pun menghela nafasnya pelan. “Bukan urusanmu”

Baekhyun tertegun dengan apa yang diucapkan wanita tersebut. Pasalnya, banyak wanita yang jika didekati olehnya akan malu-malu dan menjaga image mereka di depan Baekhyun. Tetapi ini? Malah mengusirnya.

“H-hey. Bagaimana bisa bukan urusanku? Kita satu sekolahan! Bukankah itu artinya kita teman?” Baekhyun pun mencoba mengkilahnya.

‘teman pantatmu!’ batin Yuzi kesal.

“Tck! Mengganggu saja” bisik Yuzi tetapi Baekhyun dapat mendengarnya.

Baekhyun sangat tidak percaya dengan wanita dihadapannya ini. Oh tidak. Demi badan idol Hyuna! Wanita ini sangat sok jual mahal sekali!

Tetapi, karena ini lah Baekhyun baru merasakan yang namanya memperjuangkan untuk berkenalan. Biasanya tanpa ingin berkenalan dengan wanita cantik, ia sudah di ajak kenalan duluan oleh wanita cantik.

‘menarik juga’ – Baekhyun.

Tanda bel masuk berbunyi, pertanda Yuzi harus memasuki kelas. Seongsaenim yang terlihat sangat modis tersebut pun masuk kelas dengan gaya khas-nya.

“Ibu tidak akan lama-lama karena ada urusan yang harus ibu kerjakan. Jadi ibu akan memberikan kalian tugas kelompok. Ibu akan membagikan kelompok, —

“–Kim Seojun, Park sena, Lee Bona.”

“–Cho Kyuri, Kang Mina, Han A Reum.”

“–Kwon Yuri, Lim Yoona, Choi Sooyoung”

“–Park Chanyeol, Kim Eunha, Park Haera.”

Haera dan Eunha sangat senang hingga mereka ber high-five karena satu kelompok.

“—-dan yang terakhir adalah Oh Sehun, Kim Yuzi, dan Jung Rena”

Yuzi hanya berdecak kesal. Sehun terlihat sangat senang bisa sekelompok dengan Yuzi.

Rena hanya menatap keduanya iba, dia terlihat kasian dengan Yuzi karena harus satu kelompok dengan sepupunya -Oh Sehun-, dia juga bingung harus bagaimana bersikap kepada sepupunya yang bodoh itu.

Bagaimanapun Sehun adalah sepupu yang paling dekat dengannya. Di awal kejadian itu, rena lah yang paling marah dengan Oh Sehun, bahkan sampai rena memukuli Oh Sehun hingga babak belur dan lebih parah lagi jika saja Chanyeol tidak menghentikannya saat itu.

Rena marah karena Sehun menyakiti sahabatnya begitu saja. Bahkan Rena tidak tega mendengar Yuzi menangis tersedu-sedu bahkan hingga tertidur pun Yuzi menteskan air mata dan menggumamkan nama Sehun saat tidur.

Ya, setelah diputuskan oleh Sehun secara sepihak karena alasan yang tak jelas, Yuzi mendatangi rumah Rena dan menangis sejadi-jadinya disana. Setelah Yuzi tertidur, sore itu juga Rena mendatangi Sehun yang sedang bersama dengan teman-temannya dan kebetulan ada Chanyeol juga disitu.

Teman-teman Sehun pun yang berada disitu mencoba untuk menghentikan Rena tetapi tetap saja Rena itu sangat susah dihentikan hingga Chanyeol turun tangan baru dia berhenti.

Bahkan teman-teman Sehun bergidik ngeri begitu melihat tatapan membunuh Rena waktu itu. Rena juga tidak hanya menghajar sehun waktu itu, tetapi ia juga menangis.

“Kau jahat Sehun! Kau pria brengsek! Kau tidak pantas bersanding dengan sahabatku! Mati saja kau mati! Hiks hiks! Jahat kau jahat Sehun! Aku benci padamu! Bagaimana hiks.. bagaimana bisa kau lebih memilih wanita ular itu, hah??!!!” Sungut Rena sambil menangis dan memukuli Sehun membabi buta.

Sehun hanya terdiam sambil mencoba menghentikan pukulan Rena yang ada diatas perutnya itu. Posisi Sehun sekarang tiduran dan Rena berada diatas perutnya dan memukuli Sehun.

Rena-ya  sudah, hentikan. Kau menyakiti Sehun jika seperti ini” Chanyeol berusaha untuk tidak ikut memukuli Sehun karena membuat wanitanya menangis seperti ini.

“Biar saja! Biarkan dia kesakitan bahkan sampai mati! Dia juga harus merasakan sakitnya jadi Yuzi!” Balas Rena yang malah tambah kencang memukuli Sehun.

Rena-ya, hentikan sudah, nanti kau kelelahan” kata Chanyeol.

Ucapan chanyeol hanya angin semata ditelinga Rena yang tak ia dengar. Ia menangis sejadinya disitu dan terus melampiaskan perasaannya ke Sehun.

Rena pun mulai kelelahan dan mulai berhenti memukuli Sehun. Chanyeol langsung mengangkat tubuh Rena kepelukannya. Rena memeluk Chanyeol erat dan menangis disana.

Teman Sehun yang lain pun membantu Sehun berdiri dan Sehun langsung saja berbicara seenaknya.

“Aku lebih menyukai Hyerin dibanding Yuzi” kata nya santai.

Rena yang mendengar itupun menatap tak percaya dengan apa yang dikatakan Sehun.

“Kau memang tidak tau malu Oh Sehun! Kau memang brengsek! Aku menyesal menjadi sepupu mu! Jangan pernah kau datangi aku jika hyerin iblis mu itu mengkhianatimu!” Balas Rena lalu pergi keluar, sebelum itu ia sempat menampar pipi Sehun.

Rena disusul oleh Chanyeol dan chanyeol pun yang menenanginya. Chanyeol mengantar Rena pulang lalu ia juga kembali ke rumahnya.

Rena masuk ke dalam kamarnya dan ia melihat Yuzi yang banjir dengan keringat di pelipisnya dan masih saja menggumamkan nama Sehun dalam tidurnya.

Rena pun mengambil sapu tangan di lemarinya dan mulai menghampiri Yuzi yang gelisah dalam mimpinya.

Yuzi-ya, maafkan aku ya? Aku tidak bisa mengajarkan sepupu ku dengan benar” kata Rena lalu mengelap keringat Yuzi.

Yuzi menginap dirumah Rena, awalnya Yuzi tidak bilang kepada ibunya dan Rena lah yang menelpon ibu Yuzi dan mengatakan bahwa Yuzi menginap di rumah Rena.

Rena yang mengingat itupun menggelengkan kepalanya pelan. Ia harus melupakan masa lalu itu. Itu sudah satu tahun yang lalu.

Walaupun ia tahu kalau Yuzi masih belum bisa melupakan Sehun, ia pasti akan mendukung Yuzi dengan siapapun itu asal lelaki itu bisa menjaga Yuzi dengan baik.

One thought on “[EXOFFI FREELANCE] REGRET (CHAPTER 2)”

  1. Kasian yuzi..diputusin sepihak ternyata, sekarang sehun..mohon2 to balik ya..ckck ..ter..la..lu.., thor..dilanjut dong..bagus kok ceritanya..kapan lagi si sehun ngemis minta balikan ke mantan..wkwk..

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s