[KAISOO BIRTHDAY PROJECT] FOREVER – DEAR

[KAISOO BIRTHDAY PROJECT] FOREVER – DEAR

KAI & KRYSTAL|ROMANCE,SAD|PG 15

Kedua insan itu sedang asik dengan dunia mereka sendiri

Sang gadis sedang bersandar di bahu lelakinya. Jari manis gadis itu bersatu dengan tangan hangat sang lelaki

“sayang kau mau makan apa?” tanya sang lelaki sementara tanganya mnegelus perut sang istri

“aku tidak lapar” krsytal mengembungkan pipinya pertanda ia merajuk hal itu sungguh membuat kai tertawa gemas

“sayang, sekarang sudah ada mahluk kecil kita yang membutuhkan makan” kai masih betah mengelus perut buncit krystal

“aku ingin kau dan anak kita tetap sehat, kalau perlu aku akan mengorbankan nyawaku sendiri agar kalian tetap hidup dan sehat” perkataan kai membuat krsytal meliriknya

“apa maksudmu berkata seperti itu?” tanya krystal

“walaupun aku hidup akan terasa mati, walaupun aku bernafas aku akan kesulitan bernafas, walaupun aku tersenyum saat itu aku pasti sudah gila karena menganggap orang mati masih hidup. Kau Tahu betapa berharaganya dirimu bagi kami?” kai terenyuh dengan perkataan istrinya bagaimana bisa ia berkata demikian sementara perkataan krystal menandakan kehancuran yang teramat dalam jika ia mati

 

“jangan berkata seperti itu lagi, aku tidak akan sanggup kehilanganmu” ucap krystal terisak sementara tangan mungilnya menggenggam erat tangan suaminya

ketakutan yang tetamat jika hal itu terjadi

“maafkan aku sayang, aku janji tidak akan mengulanginya lagi. Aku berjanji akan bersama mu dan anak kita selamanya” kai memeluk krystal yang masih menangis ia menyesal karena membuat mood krystal buruk

 

Setelah perbincangan mereka beberapa menit lalu. Kai dan krsytal keluar dari apartemen, niat Kai mengajak keluar istrinya karena ia ingin mood Krystal kembali baik. Cukup hari ini dia membahas hal yang akan membuat Krystal sedih

Tujuan utama Kai adalah taman. Kai berpikir taman salah satu tempat yang akan membuat mood Krystal baik kembali, Karena gadis ini dari tadi murung dan merajuk untuk tidak makan perubahan mood yang dialami Krystal kadang membuat frustasi  Kai, sang suami harus mau tidak mau menuruti segala keinginan Krystal yang sedang mengandung

 

Pernikahan mereka sangat baru, 2 tahun adalah usia pernikahan mereka sekarang setelah 5 tahun berpacaran mereka memutuskan untuk menikah dan sekarang mereka sedang menanti buah cintanya.

 

“sayang” ucap manja Krystal pada kai yang sedang mengelus rambutnya

“ada apa?” jawab Kai dan mengeratkan genggaman mereka

“aku ingin kau berhenti menjadi pilot” ucapan tiba-tiba Krystal membuat Kai mengerutkan dahinya

“kenapa sayang?” tanya Kai

Bukan heran memang karena Kai sendiri tahu jelas kenapa Krystal berkata seperti itu, wanita itu ketakutan saat Kai bekerja karena takut tidak pernah kembali lagi. Tapi apa daya Kai tidak bisa begitu saja berhenti bekerja

“aku takut” Krystal mulai terisak hal itu sungguh menyatat hati Kai

“sayang, dengarkan aku sampai kapanpun aku tidak akan meninggalkan mu” perkataan Kai membuat Krystal menatap mata pria itu mencari keyakinan dari perkataannya

 

“benarkah?” Kai hanya menganggukan kepalanya

“walaupun diriku sendiri tidak yakin, tapi walau aku mati hati ku tetap bersama kalian” batin Kai berkata demikian

Perut Krystal semakin membesar, dengan bulan ke bulan dan kebahagian mulai terasa dikehidupan mereka. Usia kandungan Krysyal menginjak 5 bulan

 

Pagi di apartemen Kai dan Krystal selalu terasa hangat, ketika sang istri masih betah di bawah selimut tebal dan pelukan hangat sang suami padahal jam sudah menunjukan pukul 7 pagi.

Kai bangun dan bersandar pada kepala ranjang tersebut dengan gerakan Kai seperti itu tak membuat Krystal terbangun wanita itu hanya terusik sedikit lalu kembali memeluk pinggul suaminya

Kai tersenyum dan mengusap lembut puncak kepala Krystal

“sayang, aku harus bekerja” ucap lembut Kai

“sayang” Kai selalu heran ketika membangunkan istrinya sangat sulit, Kai beranjak dan mengganti pelukan Krystal dengan bantal disamping

Lalu pria itu menuju walk in closet dan bersiap untuk bekerja, setelah cukup lama melakukan ritual mandinya Kai keluar dengan menggunakan bathrobe . Saat melihat istrinya masih tertidur Kai hanya menggelengkan kepalanya sembari tersenyum gemas

“sayang bangun, aku harus berangkat kerja” mendengar ucapan Kai, Krystal langsung bangun dengan wajah cemberut

“kau meninggalkanku lagi” Krystal mulai merajuk lagi

Hal ini sudah sangat umum bagi Kai karena setiap Kai mau berangkat kerja Krystal selalu sedih dan tidak ingin Kai bekerja

 

“aku tidak meninggalkanmu sayang, jiwaku selalu ada untukmu”

Kai seraya mengatakan hal itu dengan mengelus lembut pipi  istrinya

“aku harap kau kembali dengan selamat” ucap Krystal dan memeluk Kai

 

 

 

Setelah 3 hari ditinggal kerja oleh Kai, Krystal terus uring-uringan tidak jelas dia merasa keganduhan dihatinya merasa tidak tenang setiap malamnya

Biasanya Kai menelpon nya jika sudah selesai bekerja, apakah penerbangannya sangat jauh sampai tidak ada waktu untuk mengabari istrinya. Itulah yang terlintas dipikiran Krystal

“ibu merindukan ayah mu” ucap Krystal pada bayinya

“ohh” Krystal kaget karena bayinya merespon dengan tendangan kecil nya yang mampu membuat Krystal terharu

“kau juga merindukan ayah?” Krystal terus menerus mengajak ngobrol anaknya.

Saat Krystal asik mengobrol dengan bayinya, dering ponsel wanita hamil itu membuat Krystal teralihkan dan menghentikan elusannya

“iya saya istrinya” ucap Krystal saat ditanya dari lawan bicaranya

“pesawat yang dikendarai oleh suami mu mengalami kecelakaan” ucapan lelaki itu membuat jantung Krystal berhenti ia tidak bisa bernafas pandangannya bingung .

“kau pasti salah bicara , tidak mungkin suamiku kecelakaan”

Krystal berbicara dengan suara bergetar

“TIDAK MUNGKIN, TIDAK MUNGKIN SUAMI-”

Setelah mengatakan hal itu Krystal kehilangan kesadarannya

 

2 bulan kemudian

Hatinya menghilang,jiwanya entah kemana,senyumannya hilang itulah gambaran sekilas penderitaan Krystal saat ini.

Keluarga Kai sempat membujuk Krystal untuk tinggal bersama tapi wanita itu menolak dengan alasan ingin menunggu suaminya pulang. Setelah mendengar jawaban dari sang menantu ibunda Kai sungguh khawatir dengan kondisi kejiwaa Krystal bagaimana jika mempengaruhi janinnya.

Krystal sekarang tengah duduk dan memandang langit sendu, Krystal yakin suaminya masih hidup

“aku tahu kau disana

disuatu tempat yang sangat jauh

aku ingin kau kembali

Para tetangga mengira aku gila

Namun mereka tidak mengerti

Hanya kaulah yang aku miliki

Apa kau tidak merindukan kami? Tidak merindukan anak mu yang bahkan belum lahir?”.

 

Krystal mengucapkan hal itu didalam hatinya setelah kata terakhir di ucapkan runtuhlah segala pertahanan yang dilakukan oleh Krystal

“aku akan tetap menunggumu sayang”

“aku mencintaimu”

“kami mencintai mu ayah dari anakku”

Krystal percaya Kai akan kembali tapi pada nyatanya memang Kai sudah tiada namun satu hal yang Krystal yakini Kai pasti akan datang

 

 

 

Walau hanya dalam mimpi.

The end

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s