[Ficlet Series] #7 Everything’s will gonna be Okay by ShanShoo

hhs3

It’s a ficlet series by ShanShoo

Starring EXO’s Sehun with OC’s Eunhee

fluff, slight!romance // ficlet  <700ws // teenager

—oOo—

Sehun hanya ingin gadis itu tahu, kalau ia masih merindukan saat-saat bersamanya.

WordPress : ShanShoo || Wattpad : @Ikhsaniaty

—oOo—

Prev story : #1 #2 #3 #4 #5 #6

—–

“Kau serius dengan ucapanmu itu, huh?” Eunhee bersedekap, atensi terfokus pada Oh Sehun yang duduk di sampingnya.

Merasa kalau Eunhee lah yang memulai konversasi, Sehun lekas menoleh pada gadis itu dan mendapati adanya picingan mata ketika Sehun meloloskan satu tawa ringan dari bibir. “Ucapan yang mana?” tanya Sehun, tak tahu―atau berpura-pura?

Desahan napas kini terkuar dari celah bibir Eunhee. Punggungnya ia sandarkan pada sandaran kursi penumpang bus, dan di saat itu pula, bus yang mereka tumpangi mulai melaju meninggalkan halte sekolah.

“Aku tahu kau hanya berpura-pura tidak tahu, Hun,” kata gadis itu, malas.

“Mmm,” Sehun menggumam sejenak. “Tentang ‘cakaran beruang’ milikmu?” bisiknya, pelan, tepat di telinga kanan sang gadis. Membuat Eunhee bergidik lalu menjauhkan telinganya dari laki-laki itu.

“Kau tak perlu berbicara sedekat itu.” Eunhee berdecak kesal. “Ya sudah, abaikan saja pertanyaanku ini. Lagi pula, pembicaraan ini tidaklah penting.”

“Katamu.” Sehun tersenyum di akhir kata, pun mengalihkan pandang ke depan. “Kalau menurutku, ini adalah pembicaraan yang sangat penting.”

Eunhee diam, melirik Sehun seraya mendesah panjang. “Oke, karena menurutku tak penting, bisakah kita tidak membicarakan…”

“Aku serius dengan perkataanku ini,” pada akhirnya, Sehun menyela ucapan Eunhee. Romannya terlihat serius, selagi kedua tangan memeluk erat tas punggungnya di atas paha.

“A-apa maksudmu?”

“Tentang pembicaraan kita dan Kai tadi,” Sehun menoleh, “aku serius.”

Eunhee menelan ludahnya susah payah, lantas membuang pandangan ke arah kaca bis di samping. “Kenapa busnya lama sampai, ya?” ujar Eunhee, berusaha mengalihkan pembicaraan, sementara laki-laki itu hanya tertawa geli mendengar penuturan sang gadis.

“Kurasa, kau tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam perjalanan pulangmu menggunakan bus,” sahut Sehun, sarkastis. Abaikan ketegangan dalam diri Eunhee, hingga membuat gadis itu kembali menatapnya diiringi roman gemas.

“Oh Sehun…”

“Kembali ke pembicaraan kita yang tadi.” Sehun berdeham. “Dan jangan merubah pembicaraan kita lagi,” lanjutnya, seraya pandangan mengunci pergerakan tatapan Eunhee.

Tidak ada lagi perdebatan setelah ini. Eunhee bagaikan terisap ke dalam pesona yang dimiliki Oh Sehun lewat tatapan matanya. Benaknya mendadak tak mampu memikirkan kiranya solusi apa yang tepat untuk mengakhiri pembicaraan mereka.

“Aku masih mencintaimu.”

Satu detik.

Dua detik.

Tiga detik.

“Asal kau tahu saja. Aku tak pernah sedikitpun mempunyai perasaan terhadap Han Minji.”

Eunhee masih diam tak bersuara.

“Karena aku hanya mencintaimu, Park Eunhee.” Sehun mengakhiri ucapannya dengan satu senyuman tulus, serta menggenggam erat tangan kanan sang gadis. Mereka masih bersitatap, dan Sehun menangkap adanya keterkejutan dalam manik Eunhee karena hal ini.

“Eunhee-ya, setidaknya kau mengatakan sesuatu padaku, agar aku bisa merasa lebih tenang.”

Eunhee mengerjapkan matanya beberapa kali seraya mengalihkan pandang ke arah tangannya. Jantungnya nyaris terjatuh dari tempat ketika ia baru menyadari, bahwa Sehun tengah menggenggam tangannya.

“Kau… kau juga tidak memiliki perasaan pada Kai, kan?” Mendengarnya, Eunhee mendongak, lalu berdeham pelan untuk menjernihkan tenggorokan.

“Kau pikir, aku menyukainya, huh?” tanya Eunhee, kesal, sambil memutuskan kontak pandang dengan Oh Sehun.

Ada satu senyum penuh rasa lega yang terlukis di paras tampannya. Genggaman tangannya semakin mengerat, dan Sehun merasa ada sesuatu yang bergejolak dalam perutnya, manakala ia mendapati Eunhee tengah mencoba untuk menahan senyuman.

Ya, Sehun tahu kalau Eunhee pun merasakan hal yang sama dengannya.

“Jadi… bagaimana?”

“Hm?” Eunhee menggumam, tak mengerti.

“Tentang… ya, maksudku,” Sehun mengusap belakang tengkuknya, bingung harus mengatakan apa. Padahal tadi ia sudah merangkai kata yang tepat untuk ia utarakan pada Eunhee. “Aku… uh, bisakah kita kembali bersama seperti waktu itu?”

“E-eh?” Eunhee mengerjap cepat. Jantungnya berdebar semakin cepat setelah ia mendengar penuturan itu. Lidahnya pun mendadak kelu, lantaran bingung harus merespons bagaimana.

“A-aku… aku siap, kalau harus menerima ‘cakaran beruang’mu lagi.”

“….”

“Aku serius,” kata Sehun, berusaha meyakinkan sang gadis.

Lalu, bus yang mereka tumpangi akhirnya berhenti pada halte berikutnya. Sekaligus mengakhiri konversasi yang terjalin di antara keduanya. Eunhee mulai beranjak dari kursi penumpang, meninggalkan Sehun dalam pertanyaannya yang belum dijawab.

“Hei, Park Eunhee. Kau belum menjawab pertanyaanku.” Sehun mencekal pergelangan tangan Eunhee, membuat gadis itu membalikkan tubuh dan menatapnya tepat di manik mata.

“Sehun-ah…”

“Ya, atau, tidak?”

Jeda selama beberapa jenak. Sebelum Eunhee mengulas senyumnya, melepaskan cekalan tangan Sehun, seraya menjawab, “Pokoknya kau harus siap mendapat ‘cakaran beruang’ku, kalau kau bertingkah menyebalkan lagi!”

—oOo—

Masih ada satu series lagi. Yang itu artinya, di series ke-8 ff ini selesai :”)

Oke, see u in the last series. Bye~

4 tanggapan untuk “[Ficlet Series] #7 Everything’s will gonna be Okay by ShanShoo”

  1. wah udah mau selesai ae padahal barusan komen di chapt sebelumnya semoga nih epep bakalan panjang sepanjang kaki cahyo, tapi gpp semoga nanti kalau kangen sama nih pasangan tahu bulat post percikan percikan ff mereka ya kak (duh bahas gua apa sih percikan² wkwkw) 😅

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s