[EXOFFI FREELANCE] Sweet Couple | 1 (Sehun Surprise) – Universe

PicsArt_12-04-08.36.00.png

  • Title : Sweet Couple
  •  Author : ohkarmila3194
  • Kategory : PG-17 | Romance | Universe 
  •  Cats : Oh Sehun(exo) | Park Jiya(oc)
  • Suport Cast : Byun Baekhyun(exo) | Kim Taeyeon(snsd)

.

.

-percaya atau tidak, Oh Sehun dan Prak Jiya adalah pasangan ter sweet dan ter geli yang pernah ku lihat sepanjang masa setelah romeo dan juliet-
♡BaekYeon♡

.

.

#Not : sebenernya ini bisa dibaca hanya dengan satu part doang, misalnya kamu baca part ini tapi part selanjutnya kamu gak baca juga gak papa karna cerita ini GAK BERKESINAMBUNGAN atau sering disebut UNIVERSE jadi bisa dibaca satu sebagai Oneshot. Bedanya aku sengaja tandai ( 1 ) biar kalian gk pusing😅Ngerti gak?
Segaja ditaro diatas biar dibaca😄.

.

.

.

.

SweetCouple

.

.

Hallo namaku Park Jiya, aku berumur 24 tahun kuliah di universitas kyunghae semester akhir. Apa kalian tau! Berada di semester akhir sangatlah tidak mudah, banyak praktek yang harus ku jalani, belum lagi memasuki masa skripsi yang membuat ku hampir meledak. Aku mengambil jurusan sekertaris,kenapa aku mengambil jurusan ini? Karna aku ingin bekerja di perusahaan pacar ku, aku ingin menjadi sekertaris nya nanti, dan menggantikan sekertaris lama nya yang begitu centil.

Ngomong-ngomong soal pacar, aku hampir lupa jika Sehun oppa dua hari lagi akan ulang tahun yang ke 25. Pasti kalian bertanya-tanya aku dan Sehun oppa hanya berpaut satu tahun tapi dia sudah bisa memimpin perusahaan, aku akan menjelaskan nya sekarang. Awal nya kami satu angkatan, Sehun tergolong dalam siswa yang pintar bahkan sangat pintar, oleh karna itu Sehun bisa meloncat dua semester tingkat langsung.

Otak nya begitu cerdas jadi tidak diragukan lagi jika dalam umur semuda itu dia sudah bisa memimpin perusahaan appa nya. Aku dengan nya berpacaran sudah hampir 2 tahun.

Tunggu dulu! Kenapa jadi bertele-tele begini? Baiklah sepertinya kita harus segera membuat rencana untuk ulangtahun pacarku yang super tampan itu.

.

.

Park Jiya benar-benar bingung, ia bingung harus memberi kado seperti apa pada Sehun nanti. Jiya hanya punya waktu dua hari lagi untuk memikirkan apa yang akan ia berikan pada sang kekasih.

“Arrghh,aku sungguh bingung. Aku sudah pernah memberinya jam tangan, aku juga sudah pernah memberinya barang-barang mewah lain nya.”

Jiya memang berasal dari kalangan berada, jadi tidak heran jika ia membelikan Sehun barang mewah, bahkan Jiya memberikan Sehun barang-barang mewah tidak dihari ulangtahun nya saja. Hari-hari biasapun Jiya sering membelikan Sehun seuatu.

Bahkan Sehun pernah marah pada Jiya karna Jiya terlalu boros dan selalu membelikan nya ini itu, padahal Sehun sudah seringkali bilang jika Sehun mampu membelinya sendiri, tapi tanggapan Jiya adalah sanggat menjengkelkan. Jiya meyangka Sehun tidak lagi menyayanginya setiap kali ia menolak barang-barangnya, alhasil Sehun terpaksa menerimanya.

Keluarga Jiya termasuk kalangan disegani seperti keluarga Sehun, mereka adalah pasangan bak putri dan raja yang berasal dari negri dongeng, sempurna bukan?.

“Aha, aku akan memberimu sebuah kejutan oppa” Jiya tersenyum lebar.

“Kau pasti akan sangat-sangat terkejut” detik berikut nya ia menelfon seseorang dan membicarakan sesuatu rencana yang melintas di otak nya.

|”Kau gila Park Jiya! Aku tidak mau” |

“Ayolah,hanya kau yang bisa membantuku,ya ya ya” rajuk Jiya

|”Tetap tidak,kau mau pacar ku marah dan mengamuk padaku huh!” | Seseorang disebrang telfon tidak setuju dengan rencana Jiya.

“Ah iya pacarmu,aku juga akan mengajak nya dalam rencana ini jad-“

|”Yak!” |

Ucapan jiya terpotong karna protesan telfon disebrangsana.

“Kau tidak mau? Baiklah, aku tinggal bilang saja jika kemarin kau membohonginya da-“

| “Ok Ok Park Jiya sialan!” |

Jiya tertawa renyah layak nya orang tertawa diatas penderitaan orang lain.

“Baiklah sampai jumpa dua hari lagi eonni”

Jiya mematikan panggilan nya, Jiya berputar-putar seperti anak kecil yang menemukan mainan baru.

“Ini akan sangat menyenangkan”.

.

.

SweetCouple

.

.

aku akan ke kantormu 30 menit lagi oppa, tidak ada penolakan!

Sehun mengurut keningnya setelah melihat sederet pesan dari Jiya, Sehun menghela nafas lalu sebuah senyuman terbit dari bibir nya, sebenernya Sehun sedang banyak pekerjaan sekarang ini, tapi sungguh tidak memungkinkan untuk menolak sang kekasih yang keras kepalanya melebihi batu.

Sehun mengirimkan balasan untuk sang pujaan hati bahwa ia memperbolehkan nya untuk datang kesini.

Tok tok

“Masuk”

“Tuan Oh, ada tamu yang ingin menemui anda” sang sekertaris memberitahukan bahwa ada tamu dibalik pintu ruangan Sehun.

Apa Jiya sudah datang? Ini bahkan baru lima menit setelah ia mengirim balasannya! Seingat Sehun ia tidak punya janji dengan klien siapapun hari ini.

“Suruh masuk saja” ujar Sehun.

“Kim Taeyeon” seru Sehun. Sehun mengangmat sebelah alisnya bingung dengan kedatangan Taeyeon.

“Apa kau mencari Baekhyun? Dia berada diruangan nya, tidak disini” ucap Sehun.

Taeyeon menggeleng “ani, aku mencari mu” ucap Taeyeon.

“Hey, kau tidak akan menyuruhku duduk dulu?”

Sehun mengangguk “silahkan duduk”

Taeyeon tersenyum menatap Sehun dan mendudukan dirinya di sofa ruangan Sehun, Sehun bangkit dari kursi kebesarannya dan duduk di hadapan Taeyeon.

“Ada apa lagi kali ini, kau bertengkar lagi dengan si bontot Baekhyun itu?” Tanya Sehun sambil menyesap kopi yang baru ia pesan ia juga memesankan satu lagi untuk Taeyeon.

“Tidak” jawan Taeyeon cepat.

“Lalu”

Taeyeon benjalan memutari meja ditegah yang menjadi penghalang dari mereka berdua dan duduk di sebelah Sehun, Sehun refleks mengeser sedikit pantat nya untuk menciptakan jarak. Taeyeon memutar matanya malas dan menarik nafasnya.

Sabar Taeyeon sabar, tinggal 10 menit lagi aksimu akan dimulai” ucap Taeyeon dalam hati.

“Apa hubunganmu baik-baik saja dengan Jiya?” Tanya Taeyeon.

“Yaa, tentu hubunganku baik, memang ada apa?” Sehun bingung dengan sikap teman plus kekasih sahabatnya Byun Baekhyun.

“Tidak apa-apa hanya bertanya saja” ujarnya dengan cengiran kikuk.

Taeyeon melirik jam tangan nya dan waktunya telah tiba.

Ayo Taeyeon lakukan demi sibodoh tengik itu“.

Tiba-tiba saja Taeyeon berdiri dan mendudukan pantat nya dipangkuan Sehun dan merangkulkan tangannya pada leher Sehun.

Sehun membulatkan matanya dan menatap Taeyeon.

“Apa yang kau lakukan? Turun!” Ucap Sehun dingin.

Taeyeon tidak menjawab,Taeyeon terus berdoa dalam hatinya agar ia tidak dilempar dari gedung ini oleh Sehun.

“Tu.run. KIM.TAE.YEON.” ucap Sehun tegas, Taeyeon berani bersumpah mata Sehun sungguh menyeramkan bagi Taeon. Taeyeon menggeleng kan kepalanya tanda ia tidak mau turun dari pangkuan Sehun.

“TURUN SEKARANG JUGA ATAU AKU AKA-” amukan Sehun terhenti kala ia melihat sosok wanita dengan dres pink selutut menatap nya dengan tumpahan air mata.

“Jiya!” Sehun bangkit dari duduk nya, otomatis Taeyeon terjungkal dari pangkuan Sehun kelantai yang dingin. Taeyeon menggaduh mengusap pantat nya yang nyeri.

“Sehun sialan!” Umpat Taeyeon. Tapi Sehun tidak mengindahkan nya, Sehun lebih khawatir dengan wanita didepan nya, ia khawatir Jiya akan salah paham dengan semua ini.

“Kau . . Kalian berdua selingkuh dibelakang ku?” Tanya Jiya dengan air mata yang menghiasi wajah mulusnya.

“Tidak! Aku tidak seling-“

“LALU INI APA HUH! KAU PIKIR AKU BODOH? MANA MUNGKIN SEORANG WANITA DUDUK DIPANGKUAN MU MELINGKARKAN TANGAN DI LEHER MU BEGITU MESRA, DAN KAU BILANG TIDAK SELINGKUH” amuk Jiya, ia berjerit meneriaki Sehun memaki sehun.

“Bajingan, kalian berdua menjijikan” tunjuk Jiya pada Sehun dan Taeyeon. Taeyeon melongo melihat tingkah Jiya “daebak, kau hebat Park Jiya” puji taeyeon dalam hati. Taeyeon rasa ia sudah tidak dibutuhkan lagi disini, jadi Taeyeon mengendap-ngendap keluar dari ruangan setan itu. Ia menutup pintu lalu bernafas lega, tapi nyeri dipantat dan punggung nya masih terasa bedenyut.

“Sayang kau tidak apa-apa” Baekhyun membolak-balikan tubuh Taeyeon memastikan tidak ada cacat dalam tubuh gadis nya setelah keluar dari ruang setan itu.

Taeyeon mengerucutkan bibirnya “pantat dan punggungku sakit oppa hikss, Sehun sialan itu menjatuhkan ku hiks” adu Taeyeon.

“Apa? Cup cup sayang, aku akan menghajarnya nanti ne”

“Ia oppa hajar saja” timpal Taeyeon.

Baekhyun membawa Taeyeon keruangn nya.

Sementara diruangan Sehun. Dua orang sedang berperang beradu argumen.

“Percayalah sayang, dia yang begitu saja duduk dipangkuanku. Ini tidak seperti yang kau lihat”

Jiya tersenyum meremeh kah,ia menghapus airmata nya.

“Jadi sudah berapa lama kau menghianatiku oppa? Huh!”

Tanya Jiya sinis.

“Astaga ya tuhan, percaya padaku Park Jiya. Aku tidak menyelingkuhi mu dengan wanita manapun.”

“Kau pikir aku percaya! TIDAK” ucap Jiya.

Jiya menghela nafas menutup mata sejenak lalu melanjutkan ucapannya.

“Aku ingin kita berakhir sampai sini oppa. Kita putus”

Dan saat itu juga dunia Sehun runtuh seketika, apa-apan ini apa Jiya benar-benar ingin memutuskan nya?.

“Apa kau bilang? Tidak! Aku tidak mau! Kau gila huh!” Ucap Sehun tidak percaya,mereka sudah menjalin hubungan selama dua tahun dan sudah direstui oleh kedua orangtua mereka masing-masing, dan sekarang Jiya memutuskan nya hanya karena kesalah pahaman? Yang benar saja.

Jiya membalikan badan nya hendak keluar dari ruangan Sehun, tapi tubuh nya tertahan karna Sehun memeluknya dari belakang. Jiya tersenyum kecil dan langsung merubah kembali expresinya seperti semula.

“Kumohon Jii, jangan minta putus dariku kumohon” Sehun mengeratkan pelukanya. Sehun benar-benar tidak bisa kehilangan Jiya yang sudah mengisi dua tahun nya.

“Maaf oppa” Jiya menghentakan tangan Sehun dan berlari keluar menutup pintu ruangan Sehun yang bertuliskan Ceo Oh Sehun.

Jiya mengusap dadanya yang berdegup kencang,senyum cerah terbit dibibir indah nya. Ia berjalan santai menuju sebuah ruangan yang harus ia tuju. Jiya membuka pintu ruangan tersebut dan disuguhkan pemandangan yang menjengkelkan.

“Yak! Ini kantor! Tidak bisakah kau menunda acara kecup-kecup manjah mu dirumah? Hais” desis nya. Lantas kedua pasangan tersebut memandangnya tidak suka dan memutar matanya malas.

“Bagai mana? Lancar” ucap Taeyeon.

Jiya meganggat dua jempot jari nya dan menunjukan senyum terhangat yang ia punya.

“Kau tau ekpresinya saat aku bilang putus? Sangat langka sekali aku melihat nya mengeluarkan mimik muka seperti itu” suara tawa Jiya meledak setelah membayangkan raut wajah Sehun saat itu.

“Aaa iya aku harus segera pulang kerumah untuk menyiapkan sesuatu yang lain” Baekhyun dan Taeyeon hanya megangguk.

“Terimaksih atas bantuanmu eonni, dan kuharap pantatmu tidak apa-apa” jiya terkikik geli.

“Bocah sialan” desis Taeyeon.

.

.

SweetCouple

.

.

Sehun berjalan menaiki tangga rumahnya dengan lesu, seharian ia bekerja tidak bisa fokus sama sekali, pikirannya terus tertuju pada Jiya.

Sehun merebahkan tubuhnya tanpa mengganti pakaian kantornya, ia terlalu malas untuk melakukan seuatu. Ia memejamkan matanya sejenak hanya untuk menjernihkan pikirannya.

“Kau sudah pulang sayang” suara lembut seorang wanita membuat mata sehun kembali terbuka, Sehun hanya menimpali dengan gumanan.

“Kau tidak apa-apa sayang? Wajahmu terlihat lelah” wanita itu duduk disisi ranjang anak nya,lantas Sehun membawa kepalanya berbaring dipangkuan sang eomma nya.

“Wae? Cerita pada eomma” Jaeha, eomma Sehun. Mengelus lemput puncak kepala sang anak semata wayang nya.

“Ani,aku hanya lelah eomma” balas Sehun sembari mencari rasa nyaman, elusan lembut dikepalanya sedikit meringankan beban hatinya.

“Jangan berbohong pada eomma”

Sehun mendekap perut sang eomma dan menelusupkan kepalanya pada lipatan perut nya, ia terlalu lelah untuk bercerita dan berharap sang eomma mengerti. Dan Jaeha terlalu peka dengan ini semua, ia tersenyum sembari terus mengelus rambut sang anak hingga ia bisa menjamin jika Sehun sudah tertidur pulas.

.

.

SweetCouple

.

.

Besok nya Sehun benar-benar dilanda rasa cemas. Sudah puluhan kali Sehun menghubungi Jiya tapi tidak ada satupun panggilan nya yang dijawab oleh Jiya. Sehun frustasi dengan semua ini, ia benar-benar kalang kabut, Jiya benar-benar bisa membuat Sehun menjadi seperti orang gila.

Sehun kesal dengan tingkah Taeyeon kemarin, ia tidak habis pikir dengan apa yang Taeyeon lakukan terhadap nya hingga membuat sebuah bencana bagi hidup Sehun. Dan sialan nya si bontot Baekhyun tidak masuk kerja dengan alasan sakit, what the hell! Sehun merasa sedang dipermainkan.

Deringn ponsel disaku jas Sehun membuat nya tersadar dari lamunan tak berujung nya itu.

“Ne, eomma. Ada apa”

|”apa kau masih dikantor?“|

“Hemm, wae?”

|”pulanglah, ini sudah jam sebelas lebih tiga puluh menit Hunn-aa. Kau harus  istirahat”|

Sehun meliri jamtangan nya dan benar saja yang dikatakan eomma nya, ini sudah tegah malam. Sehun mendesah, memijat keningnya yang sedikit pusing.

“Iya aku akan pulang eomma” Sehun memutuskan sambungan telfon nya.

Sesampai nya Sehun di rumah, Sehun berjalan gontai dan ia baru menyadari jika lampu rumah nya mati.

“Apa di sini lisrik nya padam?” Sehun berguman sambil berjalan hati-hati.

Tiba-tiba ia melihat secerah cahaya lilin yang mendekat ke arah nya, ia memicingkan matanya curiga. Lalu lampu menyala hingga Sehun menyergit menyesuaikan perubahan cahaya, dan didetik itu ia mendengar sebuah nyanyian tak terduga.

“Saengil chukha hamnida, saengil chukha hamnida, saranghaneun uri Sehun, saengil chukha hamnida . . Yeeehhhh” suara riuh nyanyian dan tepuk tangan menggema di telinga Sehun.

Sehun melihat Jiya dengan senyum manis tak berdosa nya itu membaca sekotak kue dan lilin yang masih menyala.

“Kau….” tunjuk sehun pada Jiya, dan melirik tajam pada dua orang terkutuk yang berada di belakang eomma dan appa nya, Baehkyun dan Taeyeon. Ia menatap mereka berdua dengan tajam dan ia benar-benar akan mengutuk Jiya beserta dua bandit sialan itu.

“Sutttt! Berdoa dulu dan tiup lilin nya Oppa” ujar Jiya.

Sehun menghela nafas dan menutup matanya sekejap dan meniup lilin nya.

“Yeaaahhhhh” semua yang berada disana bertepuk tangan ria.

“Katakan padaku Jii,kita tidak benar-benar putus kan?” Tanya Sehun dengan nada was-was. Jiya menaruh cake nya di atas meja dan memberikan sebuah kecupan manis di pipi Sehun.

“Tidak” jawab Jiya singkat. Sehun memeluk Jiya, ia masih bersyukur setidak nya Jiya tidak benar-benar memutuskan nya, walau Jiya sudah membuat dua hari nya menjadi kacau.

“Jangan seperti ini lagi, jangan bercanda denganku soal hubungan kita. Aku tidak suka” Sehun menatap Jiya dan mengecup kening Jiya sayang.

“Ne, mianhe oppa” Jiya membalas pelukan Sehu.

“Cih! Lihatlah pasangan menggelikan itu” sindir Baekhyun dan dibalas kekehan oleh Oh Seongwo dan Kim Jaeha kedua orang tua Sehun.

Baekhyun berjalan dan menendang pantat Sehun, telak saja Sehun kaget hingga pelukan nya dengan Jiya sengaja ia lepas.

“Yak! Sialan apa yang kau lakukan” ucap Sehun geram.

“Itu hadiah dariku tuan Oh, hadiah karena telah membuat nya terjungkal dan membuat pantat pacarku sakit”.

Sehun mendesis tidak suka, itu bukan salah nya. Tentu saja bukan.

Dan mereka semua hanya tertawa menyaksikan kedua orang sabat tengah beradu mulut. Jiya terbahak melihat muka konyol Sehun yang sedang mengelus pantat nya yang sakit.

“Sayang, apa itu cukup” Baekhyun bertanya pada Taeyeon.

Taeyeon bergelanjut mersra pada lengan Baekhyun “tidak oppa, bahkan sakit pantat ku tidak sembuh dalam sehari” ujar Taeyeon dan berhasil membuat mata Sehun melotot.

“Baik lah tungu disini” dan Baekhyun bersiap untuk kembali menendang pantat Sehun tapi Sehun dengan gesit berlindung dibalik punggung Jiya.

“Yak! Itu bukan salahku. Itu salah Taeyeon sendiri se enaknya duduk di paha ku” bela Sehun.

“Enak saja, itu bukan salah ku, aku hanya menjalankan sebuah perintah dari parenpuan bodoh yang merengek padaku”.

Dan berikut nya hanya terjadi aksi saling tuduh saling ejek satu sama lain, begitulah mereka jika sudah di pertemukan. Keduan orangtua yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya nya dan berakhir dengan meninggalkan mereka semua.

.

.

SweetCouple

.

.

FIN-

Gaje ya? Iya gk papa namanya juga belajar ya wajar aja😅

Berikan apresiasi kalian lewat komentar ya, karna komentar kalian membantu mengoreksi kekurangan karya saya.

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Sweet Couple | 1 (Sehun Surprise) – Universe”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s