[EXOFFI FREELANCE] MISSION : GET YOU (Chapter 2)

MISSION : GET YOU

Written by michi13

Length Chaptered | Rating PG 16+

Genre AU x Action x Crime x Romance

Main Cast EXO’s Oh Sehun x Kim Yoojung

Additional Cast ASTRO’s Park Min Hyuk | EXO’s Park Chanyeol | Actor Ahn Jae Hyun | EXO members.

Summary :

Siapa dia sebenarnya dan bagaimana ia bisa tau hal rahasia itu?”

Disclaimer :

Cerita ini hanya sebuah fiksi. Ide dan alur cerita benar-benar dari pikiran dan imajinasiku sendiri,semua tokoh yang berperan milik orang tua dan agensi masing-masing. Jangan menjadi plagiat !

Author’s note :

Terimakasih untuk admin EXO FANFICTION INDONESIA karena mau menerima dan mengirim karyaku. Untuk readers : maaf jika alurnya atau feelnya kurang dipahami. Aku masih tahap belajar. Dan juga ada beberapa kata yang tidak patut dicontoh. Terimakasih.

My Poster created by NJXAEM @Poster Channel

Happy reading^^

MISSION : GET YOU – CHAPTER 2

Sore hari. Matahari perlahan mulai menghilang,dua siswa itu menghabiskan waktu mereka di bukit belakang sekolah dengan senangnya. Duduk berdua menunggu sunset tiba cukup menyenangkan bagi mereka.

“Hyuk-ie,kau kenapa lama sekali tadi?” Kawan disebelahnya bertanya serius sambil memakan lolipopnya lahap.

“Umm….mian. Aku tau aku terlambat,jadi aku membelikanmu lolipop dulu,” jelasnya canggung.

“Mwo? Apa kau menyuapku dengan ini agar aku memaafkanmu?” Tanya gadis itu berdiri dari duduknya sambil menunjukkan lolipopnya.

Hyuk tak tau harus berkata apa jadi dia hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

“Mian,” ucapnya lagi sambil menangkupkan kedua tangannya.

“Kau pikir aku gampangan ya?” Ucapnya pelan lalu pergi menjauh dari lelaki itu dengan lesu.

Hyuk langsung berdiri dari duduknya dan dilanda rasa bersalah yang amat besar,sebenarnya ia tak bermaksud begitu. Sama sekali tidak.

“Ya! Yoojung-a!”Β  Panggilnya keras sambil mengejar gadis itu kesusahan karena membawa tas milik Yoojung juga.

Yoojung berhenti dari aksi mengamuknya lalu berbalik tiba-tiba. Matanya menatap tajam Minhyuk sedangkan mulutnya menggigit lolipopnya. Ia mengulurkan kedua tangannya untuk mencubit pipi tirus Minhyuk dengan sedikit keras.

“Lain kali,jangan suap aku lagi. Atau aku akan ngambek padamu sampai lamaaaaa sekali. Kau mengerti,Park Min Hyuk?” Yoojung berucap dengan penuh penekanan ketika lolipopnya berhasil terjatuh.

Lelaki itu sedikit meringis namun tetap tersenyum sebisanya, “Neeee,agashi.”

Kim Yoojung tersenyum manis lalu memeluk lelaki itu sebentar,setelah itu ia mengambil tasnya dan menuntun Hyuk untuk berjalan.

“Ayo kita pulang.”

Park Min Hyuk mengerjapkan matanya beberapa kali, “Kenapa kau selalu tersenyum dan memelukku seperti itu?”

“Supaya kemarahanku hilang,” jawabnya dengan senyum lebar.

“Oo-oke. Kajja.”

***

TIK TIK TIK TIK. KLIK.

Ruangan otomatis terbuka yang langsung menampakkan teman satu agennya sedang duduk bersantai. Setelah memasukkan kode ruangan,buru-buru ia masuk dengan tenaga yang tersisa. Sangat melelahkan hari ini baginya.

“Sehun! Kau baru sampai? Kenapa lama sekali?” Chanyeol langsung menghampirinya dan memberikan satu kaleng bir pada Sehun.

“Hyung,lain kali jangan berteriak. Telingaku jadi berdengung dan sakit,” protesnya datar sambil menolak minuman yang diberikannya.

Chanyeol tertawa ringan, “Mianhae,aku panik sekali jika kau sampai tertangkap.”

Suho keluar dari kamar mandi lalu menyahut, “Kurasa itu mustahil. Sehun kan agen rahasia yang cekatan.”

Lelaki Oh itu terkekeh setuju lalu duduk di sofa yang bersebelahan langsung dengan Baekhyun.

“Sehun-ah,kenapa baumu aneh?” Tanya Baekhyun yang langsung memanggil atensi semua kawannya.

“Musun soriya?” Sehun balik bertanya acuh sambil memakan keripik di meja.

Baekhyun terus mengendus-endus Sehun untuk memastikan penciumannya, “Baunya mawar! Ini bau parfum mawar. Kau ganti parfum?”

“Ani,” jawabnya singkat.

“Ini bau parfum wanita. Ya Sehun! Kau tadi berbuat apa saja?” Kim Jongin yang entah datang darimana tau-tau sudah di hadapannya. Chanyeol dan Baekhyun langsung menatapnya-meminta penjelasan.

“Aish,geunyang…” Sehun jadi gugup begitu ditanya perihal apa yang terjadi tadi. Berniat untuk melupakan kejadian itu justru jiwanya berkata lain. Otaknya tiba-tiba memutar kilas balik kejadian di trotoar tadi,membuat Sehun hanya bisa merutuki kecerobohannya.

“Aku tidak sengaja–menabrak seorang gadis SMA sewaktu berlari.”

Semua hyung-nya melongo sesaat lalu tertawa terbahak-bahak. Mereka menatap Sehun lucu sambil terus tertawa.

Terus dan terus tertawa. Beberapa hyung-nya tampak memegang perutnya-sakit-karena banyak tertawa.

“Kau benar Oh Sehun? Sejak kapan kau ceroboh seperti itu?” Jongin bertanya masih diselingi tawanya.

“Dan kau menabrak bocah SMA? Oh,itu sangat lucu,” balas Jongdae makin keras tertawanya.

“YA! APANYA YANG LUCU!?!” Bentak Sehun kesal lalu masuk ke kamarnya,meninggalkan lima pemuda itu yang masih betah tertawa.

.

.

.

Angin malam menerpa tirai jendelanya,udara dingin masuk ke kamar bercat putih biru itu. Sehun beranjak dari istirahatnya lalu keluar menuju balkon kamarnya. Perlahan ia mendekati pagar balkon dan menatap bawahnya,dimana jalanan ramai oleh beberapa siswa berseragam yang berjalan bersama sambil bergurau.

Ia tersenyum. Sebenarnya,dulu tiga tahun lalu ia juga menjadi siswa biasa seperti mereka. Belajar,makan,mengerjakan tugas,dan pulang bersama menjadi aktivitasnya sehari-hari. Jika ia bisa memilih,maka ia ingin menjadi siswa lagi daripada menjadi mata-mata yang berbahaya. Ya,pekerjaannya ini memang sangat berbahaya karena taruhannya adalah nyawanya sendiri. Belum lagi,semua musuhnya pasti juga mengincar dirinya dan EXO.

Tangan kanannya bergerak merogoh sebuah benda di saku celananya. Sehun menyentuhnya berkali-kali dan mengeja namanya, “Kim Yoo Jung.”

Sehun kembali mengingat kejadian saat ia bertemu gadis SMA itu,jika dipikir-pikir ada yang janggal. “Darimana dia tau jika aku seorang agen rahasia?”

Sehun memiringkan kepalanya ke kanan, “Bahkan ia juga tau bentuk lencana EXO. Siapa dia sebenarnya dan bagaimana ia bisa tau hal rahasia itu?”

“Sehun?” Kyungsoo datang menghampirinya sambil membawa makanan. Buru-buru,Sehun memasukkan kembali benda itu ke sakunya lalu berjalan mengambil nampan itu.

“Huh? Gomawo.”

“Ini lencanamu,sepertinya kau menjatuhkannya,” ujar Kyungsoo memberikan benda berbentuk hexagon itu yang di dalamnya tertera logo agen dan angka 94.

“Oh,gomawo. Aku tidak tau jika tadi terjatuh.”

Kyungsoo mengangguk, “Lain kali,hati-hati jika benda itu terjatuh. Kau tau kan,lencana itu sangat penting. Kode agen saja sangat penting apalagi jika tertera namamu. Itu lebih penting lagi.”

“Lebih penting?”

Kyungsoo mengangguk, “Jika ada namamu maka identitasmu sebagai mata-mata akan terbongkar. Selain itu,jika ada orang yang menemukannya dan menyalahgunakan namamu kan lebih repot lagi.”

Sehun mengangguk mengerti lalu menatap punggung Kyungsoo yang hampir mencapai pintu.

Tertera namamu ?

“Hyung!” Do Kyungsoo berhenti tiba-tiba lalu berbalik padanya.

“Apa lencana ini semacam name tag?”

Kyungsoo mengernyit lalu mengangguk, “Bisa saja. Ibaratnya saja name tagmu hilang dan ditemukan orang lain. Maka kau akan dapat hukuman dari sekolah karena tidak memakainya. Jika dia mengembalikannya maka kau tidak jadi kena hukum kan.”

“Benar juga.”

“Untung saja aku menemukannya,jika lencana itu hilang kau akan habis oleh Lee Soo Man.”

Sehun kembali mengangguk disertai cengirannya lalu menggenggam lencananya erat.

Jadi,aku harus mengembalikannya ?

“Tentu saja,kau harus mengembalikannya,” ujar Kyungsoo terakhir disertai senyum samarnya. Sehun hanya mengerjapkan matanya lucu saat hyung pintarnya itu menjawab apa yang ada di pikirannya.

***

Seoul Apartement – Kamar nomor 303

Park Min Hyuk keluar dari kamar mandi sambil mengancingkan kemejanya tergesa. Ia menilik jam dinding sebentar lalu terkejut hebat. Ditatapnya pintu kamar Yoojung yang masih tertutup lalu berlari mengetuknya.

“Yoojung! Ireona! Kau tidak sekolah? Kita bisa terlambat!”

“Chakkaman,” teriak gadis itu dari dalam kamarnya.

Minhyuk kembali berlari untuk mengambil tasnya di ruang TV serta merapikan playstation-nya yang berantakan.

“Ppalinawa!”

Tiba-tiba,gadis itu keluar lengkap dengan seragam dan sepatunya. Semuanya sudah ia pakai,namun ia masih betah mencari-cari benda miliknya. Minhyuk merapikan rambutnya asal lalu menghampiri gadis itu yang malah masuk ke kamar mandi.

“Apa yang kau cari?”

Yoojung mengobrak-abrik keranjang kotornya lalu mencari di sudut-sudut pintu, “Name tag-ku hilang.”

“Mwo? Bagaimana bisa? Itu kan sangat penting.”

“Arra. Tapi aku benar-benar tidak tau kapan hilangnya,setauku kemarin-“

Ia mengingat kejadian kemarin siang saat bertemu dengan mata-mata itu.

Terjatuh ? Tidak mungkin.

“Kau dirumah saja bagaimana?”

“Tidak bisa,aku ada ulangan matematika hari ini,” jelasnya kesal lalu menekan saklar di sisi pintu membuat ruangan itu gelap seketika.

“Kajja,Hyuk-ie. Kita bisa terlambat,” ajaknya menunggu di ambang pintu utama.

Hyuk mendesah kesal lalu berlari keluar apartemen. Ia meninggalkan gadis itu dengan wajah marahnya.

“Hyuk-ie,jangan marah. Aku tau kau mengkhawatirkan aku tapi ulangan ini lebih penting,” ucap Yoojung memeluk Hyuk dari samping.

Park Min Hyuk otomatis tersenyum lalu merangkul gadis itu lembut. Dia selalu saja tidak bisa menahan senyumnya saat Yoojung memeluknya. Kim Yoo Jung memang gadis manis yang menggemaskan.

To be continued.

Ps : Buat readers yg nunggu ff ini,maafkan aku kalo aku ga ngelanjut selama sebulan. Sebenernya ff ini udh siap tinggal dikirim,cuma aku mau ngelanjutin ff ku yg pertama(from me to you)dulu. Tapi aku tetep berterimakasih sm kalian yg suka apalagi nunggu ff ini. Thank you^^

5 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] MISSION : GET YOU (Chapter 2)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s