[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] LAST WINTER -Reall_Angelina

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] LAST WINTER -Reall_Angelina ||
Park Chanyeol-Tiffany Hwang-Kim Jennie ||
Maried life-Sad-Romance ||
G

perjodohan dari 1 tahun yang lalu yang memaksakan mereka untuk bersatu dan membuat tiffany menjadi di ambang ambang kesakitan terus menerus karena suaminya chanyeol masih belum bisa menerimanya sebagai istrinya

Seperti biasa tiffany bangun lebih awal dan mempersiapkan segala kebutuhan chanyeol sebelum chanyeol pergi ke kantor dia masih berusaha baik kepada suaminya meskipun chanyeol tidak menganggap lebih tiffany bahkan tiffany hanya orang asing saja baginya

‘Chanyeol POV’
Hari ini aku banyak di buat emosi oleh ulah karyawan karyawanku hingga aku banyak membentak mereka di saat saat sedang rapat karena mereka asik terus mengobrol dan tidak fokus

Pukul delapan malam aku segera membereskan meja kerjaku,saat yang kutunggu tunggu akhirnya datang juga ini saatnya aku pulang, ku ambil tas kerjaku dan melangkah keluar ruangan

“Happy b’day to you… Happy b’day to you…” karyawanku mengejutkanku dengan nyanyian ulang tahun,sehun meniup terompet dan jennie sekertarisku membawakan kue bolu yang di hiasi angka 26 yaitu usiaku,aku mengingat ngingat ini tanggal 27 november bagaimana aku bisa lupa dengan ulang tahunku sendiri”

Semua orang menyuruhku meniup lilin sebelum meniup lilin aku berdoa dulu banyak yang memberiku ucapan selamat dan cipika cipiki banyak mendarat di pipiku ,acarapun telah berusai sudah hari ini hari yang sangat melelahkan bagiku

“Lho.. Tinggal kau sendiri wanitanya? Yang lain kemana?” ucapku kepada jennie

“Iya pak yang lain sudah pulang duluan”

Aku melirik arloji ku telah menunjukkan pukul 23.30

“Yasudah aku akan mengantarkanmu pulang,ini sudah larut malam sekali khawatir jika kau pulang sendiri”

Jennie mengangguk sambil menyunggingkan senyumnya lebar dan mengikuti langkahku dari belangkang melihat pakaiannya yang sangat minim aku langsung membuka jas kerjaku dan memakaikan ke badannya yang mungil dia menatapku tanpa ada kata yang muncul dari mulutnya

“Lain kali pakailah baju yang agak menutupi tubuhmu apalagi jika kau sampe pulang malam apa kau tidak kedinginan?” Gumamku menoleh sekilas kepadanya tapi jennie hanya terdiam membisu dan berusaha menyembunyikan pipinya yang memerah

Aku segera menghampiri mobilku di parkiran di dalam perjalanan kami saling berbincang bincang dari masalah perkantoran dan masalah pribadi,dia adalah pendengar yang baik tak terasa sudah sampai di depan rumahnya dia tidak menyuruhku untuk mampir aku pun tahu diri juga untuk tidak mampir kerumah gadis tengah malam begini

‘Tiffany POV’
“Kemana dia belum pulang juga padahal ini sudah tengah malam” aku mengurut ngurut kepalaku yang sangat pusing

Tiba tiba terdengar suara mobilnya dari depan rumah tertanda chanyeol sudah pulang aku pun langsung beranjak dari sofa dan membukakan pintu rumah

“Darimana saja jam segini baru pulang?”

“Apa pertanyaan itu penting?” Chanyeol menjawab dengan nada dingin

“Aku menunggumu oppa…” ucapku pelan

“Berhenti bertanya tentang hidupku!” chanyeol sekarang membentakku dengan kerasnya dan membuat mataku panas ingin sekali aku menumpahkan air mata kelelahanku selama ini di hadapannya namun tetap ku tahan

“Tapi aku istrimu..” ucapanku malah membuatnya tertawa lepas

“Istri yang mana? Istri yang selalu menyusahkanku? Oh atau istri yang merusak masa depanku dulu” gumamnya dengan masih tertawa di depanku

“Oppa..”

“Dengar tiffany” Dia memotong pembicaraanku dan kini mata tajamnya menatap mataku yang sedang berkaca kaca
“sepertinya kau lupa dengan ucapanku dulu, AKU BELUM MENERIMAMU MENJADI ISTRIKU PAHAM? Jadi kau jangan macam macam” ucapnya dengan penuh penekanan dan meninggalkanku begitu saja

Ucapan chanyeol seperti hipnotis bagiku dan membuat kepalaku tambah pusing ,ku kuatkan diriku agar tidak menangis lagi setelah mendengar kata kata kasarnya untuk kali ini aku tidak akan menangis lagi karena aku sudah bosan dan sudah lelah untuk menangis biarkan saja dia berucap kasar kepadaku

Pagi hari ini dia berangkat kerja lebih awal karena ada acara meeting dadakan namun saat dia lari terburu buru keluar rumah dia tidak sengaja menjatuhkan sebuah surat ke lantai

karena rasa penasaran aku langsung mengambil surat itu dan membuka lipatan kertasnya

‘Dear Chanyeol’
Aku tidak tahu apa kata pembuka yang tepat yang harus aku tulis di kertas ini tapi saat ini kertas ini akan menjadi penghantar hatiku

Jujur aku ada rasa dengan park chanyeol
Kebaikan mu kepadaku dan perhatian mu kepadaku itu semua tidak bisa aku abaikan

Aku mencintaimu aku tau ini sangat salah karena kau telah mempunyai istri

Tapi aku tidak menginginkan jawabannya iya atau tidak aku hanya ingin kau tau perasaanku

Kumohon setelah tau bahwa aku menyukaimu kau jangan merubah sikapmu kepadaku tetaplah jadi partner kerjaku yang baik -Jennie’

‘Deg’
Serasa nyeri tepat di bagian hatiku ingin rasanya kutumpahkan semua air mataku yang sedari tadi ingin menetes namun tetap kutahan dan buru buru ku masukan surat itu kedalam saku celanaku

“Kenapa wanita itu sangat berani menulis surat ini apa dia tidak memikirkan perasaan aku sebagai istrinya,apa yang ada di pikirannya Tapi aku yakin suatu saat nanti aku dan chanyeol oppa bisa hidup bahagia” tuturku pelan meyakinkan diriku sendiri

Aku memutuskan untuk pergi ke kamar namun sesampai di kamar aku malah memikirkan surat itu lagi,sedang apa sekarang chanyeol di kantor? Apa dia sedang bermesraan dengan sekertarisnya? Semua pertanyaan negatif bermunculan dari otakku tak sadar aku pun mulai menangis

“Ya tuhan kenapa masalah terus saja menghantuiku dan sekarang sekertarisnya menyukai suamiku Ya tuhan aku lelah dengan pengobananku selama ini ingin ku sudahi saja cerita kelam ini dariku aku sudah tidak tahan, hatiku sangat sakit hatiku akan rusak bila terus terusan seperti ini,aku ingin pergi dari rumah ini tapi aku tidak bisa meninggalkan chanyeol oppa semakin hari rasa cintaku kepadanya malah semakin menjadi jadi tapi kenapa dia tidak mencintaiku sama sekali hiks..”

‘Grekk’

“Hah apa ini? handpone nya chanyeol oppa ketinggalan dan malah tak sengaja ku duduki” lirihku di sela sela sedang menangis dan menyimpan hp nya di mejanya lalu aku melanjutkan lagi menangisku hingga akhirnya kelelahan dan sampe tertidur pulas

‘Chanyeol POV’
Seperti biasanya aku pulang terlambat karena sangat banyak pekerjaanku di kantor tetapi saat sampai rumah entah kenapa aku ingin buru buru masuk ke kamar? entah aku merindukan tiffany atau gara gara handpone ku ketinggalan di kamar

sesampai dikamar dilihatnya tiffany yang sedang tidur pulas

“Syukurlah kalau kau sudah tidur” ucapku pelan “Ck kenapa pula handpone ku bisa ketinggalan dikamar segala tadi” ucapku sambil mencari cari handpone ku

“Nah ini dia.. Apa ini Kenapa handpone ku seperti ini dan rekaman suara apa ini? Hmm sebaiknya kuputar memakai headset supaya tidak mengganggu tidur tiffany”

Aku duduk di tepi ranjang dan tanganku mengambil headset di meja lemariku lalu memasangkan ke handpone ku dan memutar rekaman suara tersebut

“Rekaman suara tiffany saat menangis malah membuatku salah tingkah sangat lucu suara dia saat dia menangis” ucapku pelan dan menoleh ke arahnya yang masih tertidur pulas aku menyunggingkan senyumku yang tulus kepadanya

Aku rasa apa yang telah ku perbuat terhadap tiffany itu memang salah setelah nanti dia terbangun aku janji akan memeluknya dan memberi kasih sayang seperti apa yang dia inginkan

“Oppa.. Oppa..” tiffany mengigau dari tidurnya ku dekati dia dan kuusap puncak kepalanya

“Iya sayang aku disini”

Tiffany membuka perlahan kedua matanya dan menyadari aku yang ada di depannya

“Oppa kau sudah pulang”

“Aku juga mencintaimu aku sudah mendengar semua tangisanmu tadi” ucapku masih dengan tersenyum dan menahan tawa

“Apa maksudmu oppa?”

“Tadi suaramu saat kau menangis ternyata terekam handpone ku” aku menggaruk garuk tengkuk ku yang tidak gatal

“Jadi semua tangisanku tadi a..”

‘Cup’
Memotong pembicaraannya dan ku beranikan mengecup bibirnya dia hanya diam saja lalu ku peluk erat tubuhnya yang mungil itu hingga kita berdua tertidur pulas bersama dengan kebahagian

Dan kini aku tersadar bahwa selama ini aku diam diam mencintainya juga ‘Saranghae Tiffany Hwang ❤’

-End-

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s