[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Kebohongan – Fujisaki B-Rabbit

 41
Chanyeol & OC || Drama || PG-13
.
.

Lee Hyunbi berlari sekuat tenaga menuju sebuah restoran dekat tempatnya bekerja. Beberapa saat yang lalu kekasihnya memberikan pesan singkat untuknya. Mengetahui posisi kekasihnya saat ini membuatnya ingin bertemu langsung dengannya.

Sesampainya di sana ia mengatur nafasnya dan masuk ke dalam restoran. Tidak sulit menemukan keberadaan kekasihnya karena suasana restoran yang tidak terlalu lama. Ia memperbaiki letak kaca matanya dan menghampiri kekasihnya

“Apa maksudmu, Chanyeol?”

Seketika Chanyeol menengok dan terbelak melihat ke arah Hyunbi.

“Hyunbi, kau- …”

“Apa maksud pesan singkat yang kau berikan padaku?”

“Kenapa kau bisa di- …”

“Jawab saja pertanyaanku!!” Kali ini wajah Hyunbi mengeras. Chanyeol pun ikut terbawa emosi. Selama ini tidak ada perempuan yang pernah membentaknya.

“Aku ingin mengakhiri hubungan kita” jawab Chanyeol dingin tak berekspresi.

“Lelucon macam apa ini?! Kenapa kau melakukannya padaku?!”

Seketika Chanyeol menarik tangan Hyunbi ke luar restoran. Ia tak ingin membuat kegaduhan di sana.

“Lepas! Lepaskan aku!! Yak, Park Chanyeol!”

Chanyeol membawa Hyunbi ke parkiran mobil restoran. Ia pun melepaskan cengkraman tangannya.

“Kenapa kau melakukan ini padaku? Apa aku membuat kesalahan? Apa aku menyakiti perasaanmu? Katakan saja, aku akan memperbaiki- …”

“Aku mencintai orang lain”

Hyunbi terbelak mendengar penururan dingin dari Chanyeol. Pikirannya berubah kacau.

“Siapa dia … KATAKAN SIAPA DIA?” teriak Hyunbi.

“Aku menyukai saudara kembarmu”

Hyunbi terbelak mendengarnya. Ia meringis pelan karena nyeri didadanya. Air matanya mengalir tak tertahan.

“Apa maksudmu menyukai kembaranku? Kenapa harus Hyunjae? Kenapa …”

“Aku jatuh cinta padanya sejak sebulan yang lalu”

Hyunbi ingat, sebulan yang lalu ia tidak bisa menemani Chanyeol menghadiri pesta reuni teman-teman kampusnya dulu. Sehingga ia menyuruh Hyunjae untuk menemani kekasihnya. Itu adalah kali pertama Chanyeol bertemu dengan kembarannya.

“Sejak saat itu kami jadi sering bertemu dan menjadi semakin dekat. Dialah orang yang membuat gairah hidupku kembali. Dia tidak kuno dan kolot seperti dirimu”

Hyunbi paham sekarang. Pantas setelah itu Chanyeol susah sekali ditemui. Ada saja alasan yang membuat mereka jarang bertemu. Bahkan untuk sekedar makan siang bersama pun sulit.

“Jadi selama ini kau berbohong padaku? Kita bahkan akan bertunangan!”

“Sedari awal aku tak mengingankan pertunangan itu. Orang tuaku yang menginginkannya. Mereka ingin balas budi karena kau telah mendonorkan darah untuk kakakku sehingga ia selamat dari kematiannya. Itupun kau berbohong”

“Ap-apa maksudmu?”

“Hyunjae mengatakan padaku kalau dialah yang mendonorkan darah untuk kakakku. Bukan dirimu” ujar Chanyeol disertai tatapan tajamnya.

Sakit

Hyunbi merasakan sakit yang mendalam dihatinya.

Semudah itukah Chanyeol percaya?

“Apa kau benar-benar menyukai Hyunjae? Kau benar-benar tidak memikirkan perasaanku?” tanya Hyunbi lirih. Wajahnya mendongak membalas tatapan tajam Chanyeol dengan tatapan sendu.

“Ya. Perasaanmu tidaklah penting. Aku sangat mencintai Hyunjae. Karena itulah aku memilih untuk mengakhiri semua ini. Aku tak ingin bertunangan denganmu. Aku lebih memilih Hyunjae menjadi pendamping hidupku”

Ucapan Chanyeol benar-benar sukses melukai hati Hyunbi. Seakan-akan ada sebilah pisau yang menusuk-nusuknya. Sangat sakit sampai rasanya ingin mati saja.

Benar. Kenapa tidak mati saja?

Tiba-tiba Hyunbi menginginkan kematian.

“Seharusnya waktu itu aku tak menyuruh Hyunjae menemuimu, jika pada akhirnya kau jadi mencintainya” ujar Hyunbi pelan.

Setelahnya ia tersenyum lebar ke arah Chanyeol.

“Kau ingin hubungan ini berakhir, kan? Baik. Kita akhiri hubungan ini”

Hyunbi pun bersiap-siap pergi dari hadapan Chanyeol.

“Semoga kau bahagia dengan ‘kembaran’ ku, Chanyeol-ssi”

———-

Chanyeol kembali masuk ke dalam restoran. Hari ini Hyunjae mengajak dirinya untuk makan siang bersama di restoran dekat tempat kerja Hyunbi. Maka dari itu Chanyeol heran kenapa Hyunbi bisa tahu keberadaan Chanyeol. Apakah Hyunjae yang memberi tahu?

Ah, Chanyeol tak ingin ambil pusing! Toh hubungan mereka telah berakhir.

Betapa senangnya Chanyeol hari ini bisa lepas dari perempuan kuno macam Hyunbi. Ia tak sabar memberi tahu orang tuanya bahwa perempuan yang pantas menjadi pendampingnya ialah Hyunjae.

*PING*

Ada satu pesan masuk dari Hyunbi.

“Buat apa dia menghubungiku lagi? Bukankah kita sudah berakhir? Cih!” Chanyeol pun mengabaikan pesan yang di kirim Hyunbi.

“Kenapa Hyunjae lama sekali? Dia tidak pernah datang telat sebelumnya”

Maka Chanyeol pun menelpon Hyunjae.

Sekali ..

Dua kali ..

“Tidak diangkat”

Chanyeol pun mencoba untuk ketiga kalinya.

….

“Yeoboseo, Hyunjae kau dimana? Aku- ”

“Maaf tuan, apa anda kerabatnya? Pemilik ponsel ini mengalami kecelakaan dan saat ini sedang dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Seoul”

Chanyeol terbelak mendengar ucapan seseorang diseberang telpon itu. Seketika ia langsung menuju ke rumah sakit tempat Hyunjae di rawat.

Setibanya di rumah sakit, Chanyeol langsung menuju resepsionis rumah sakit tersebut untuk menanyakan keberadaan Hyunjae.

“Maaf tuan, tapi pasien atas nama Lee Hyunjae tidak dirawat di rumah sakit ini”

“Bagaimana mungkin? Dia baru saja kecelakaan dan aku diberitahu kalau dia dilarikan di rumah sakit ini!”

“Tidak ada pasien atas nama Lee Hyunjae, Tuan. Sepuluh menit yang lalu memang ada korban kecelakaan yang dilarikan di rumah sakit ini, hanya saja atas nama Lee Hyunbi”

DEG!

“Di-dimana dia dirawat?”

“Pasien bernama Lee Hyunbi ada di UGD. Tuan lurus saja, lalu belok kiri”

Chanyeol pun langsung menuju UGD dan ternyata di depan kamar ada ibu dan ayah Hyunbi yang sedari tadi menangis. Bahkan ibu dan ayahnya pun turut hadir di sana.

“Apa yang terjadi?” tanya Chanyeol lirih.

“Hyunbi telah tiada. Dia sudah tiada”

Jika memang betul Hyunbi meninggal, lantas kemana Hyunjae? Bukankah mereka saudara kembar? Saudara kembar memiliki ikatan yang kuat, kan?

Chanyeol kemudian masuk ke dalam ruangan Hyunbi untuk melihatnya terakhir kali. Betapa terkejutnya Chanyeol saat melihat wajah Hyunbi. Wajah itu sama dengan paras Hyunjae. Selama ini Hyunbi selalu mengenakan kaca mata dan selalu mengikat rambutnya persis seperti ‘nerd’. Berbeda dengan Hyunjae yang terlihat ‘fashionable’.

Tunggu? Apa maksudnya ini?

Chanyeol melihat ada ponsel Hyunjae di tangan Hyunbi. Ia jadi teringat dengan pesan singkat yang dikirim oleh Hyunbi.

“Mungkinkah …”

Buru-buru Chanyeol membuka ponselnya dan membaca pesan singkat terakhir dari Hyunbi

…..

Ketahuilah, aku tidak memiliki saudara kembar.
Maaf aku telah berbohong.
Kau tahu maksudku, kan?

……

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s