[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] Happy Ann-Birthday!!! – 30Hanamori-chan

42

Park Chanyeol & OC || Romance, Comedy || G

Mi Ra adalah gadis pujaan semasa di dunia perkuliahan. Begitu pun dengan Park Chanyeol yang bak pangeran dari negeri dongeng. Takdir tuhan terkadang tak selalu indah, tapi, entah nasib baik darimana keduanya malah bisa bersama.

Namun, dari sekian banyak kelebihan manusia, ketidaksempurnaan pasti menjadi warna kehidupan. Chanyeol kadang jengah dengan Mi Ra yang terlalu egois dan keras kepala. Sedangkan Mi Ra terlalu lelah menghadapi Chanyeol yang cuek dan gampang emosi walau ledakan amarah tak pernah ia tunjukkan langsung pada kekasihnya.

Seperti halnya beberapa hari yang lalu, mereka berdebat soal perayaan Anniversary yang ke 6 tahun. Mi Ra berkukuh ingin Chanyeol melakukan sesuatu yang romantis, sedangkan lelaki itu terlalu malas. Pun karena ia sedang sibuk-sibuknya di kantor.

Mereka bertengkar hebat, Mi Ra menumpahkan emosi, dan Chanyeol tak mengalah seperti biasanya. Sampai Mi Ra lepas kontrol dan memutuskan hubungan secara sepihak.

“Hei, fokus!” bisikkan itu ia dapatkan dari Do Kyungsoo, salah satu temannya di kantor. Membuyarkan sedikit lamunan Chanyeol tentang hari itu.
Astaga, ternyata putus cinta membuatnya tak fokus bahkan saat meeting tengah berlangsung.

“Argh, baru juga 2 hari.” Bisik Chanyeol mengusap wajahnya frustrasi. Tak dapat ia elak, ia begitu merindukan kekasihnya.

“Kau tahu? Dia meminta hal romantis pada saat Anniversary kalian, itu artinya dia memberi sinyal agar kau segera melamarnya.” Jelas Kyungsoo membuat Chanyeol membatu.

“Hah?”

“Ayolah, kalian sudah 6 tahun bersama, kau tak ada niat untuk- Ssttt nanti saja diskusinya.” Ucap Kyungsoo menyikut Chanyeol karena Kris selaku atasan mereka melemparkan tatapan tajam.

Chanyeol terdiam. Bukannya takut pada Kris, dia malah makin tak fokus karena ucapan Kyungsoo.

***

“Mi Ra,” panggil Chanyeol sepulang kerja menemui kekasihnya. Gadis itu menatap Chanyeol enggan. “boleh aku masuk?”

“Di dalam ada Ibu dan Ayahku. Di sini saja.” Jawab Mi Ra dan Chanyeol hanya mengangguk mengerti.

“Aku tahu ini terlambat, tapi aku ingin mengajakmu kencan saat hari jadi kit-”

“Kita kan tidak punya hubungan apa-apa,” potong Mi Ra cepat, Chanyeol sampai tak berkutik. “pulang saja. Sepertinya kau lelah, langsung tidur ya.”

Lalu pintu ditutup begitu saja.

“Kalau sudah tak punya hubungan apa-apa, kenapa masih perhatian?” gumam Chanyeol mendesah berat.

***

Chanyeol melempar asal tas kerjanya di atas kasur, tak lupa membaringkan diri. Seminggu setelah obrolannya dengan Kyungsoo, ia membulatkan tekad untuk melamar Mi Ra. Ia tak peduli bahwa gadis itu sudah menganggapnya orang lain, ia hanya yakin bahwa Mi Ra masih cinta padanya.

Semua persiapan sudah ia lakukan. Besok, tanggal 28 November, ia tinggal menyiapkan keberanian. Pun menyiapkan kata-kata rayuan yang bisa membuat gadis itu bungkam. Kalau tidak begitu, dia pasti akan terus mengoceh soal berakhirnya hubungan mereka.

Chanyeol bangkit dan memilih untuk mengambil pakaian ganti di lemari, kamarnya masih gelap, ia belum menyalakan lampunya. Terlalu malas. Setelah mengambil satu kaos putih polos dan celana tidur, ia menutup pintu lemari, lalu …

“BOO!!!”

“Uwah, astaga!” Pekiknya saat melihat Mi Ra yang terkekeh geli, sudah ada di sampingnya dengan membawa … Kue?

“Happy-”

“Eeeeh, tunggu dulu! Anniversarry kita besok,” sanggah Chanyeol tiba-tiba, “kau juga yang bilang kita sudah tak punya-” Mi Ra hanya mengerlingkan mata.

“Dengarkan dulu! Ini kuenya, Happy Birthday!” Potong Mi Ra dengan raut jengkel. “Kau benar-benar menyetujui putusnya hubungan kita?”

Chanyeol menggeleng cepat. Separuh ia tampak mengingat sambil mengambil kue penuh coklat itu.

Oh iya, dia lupa bahwa tanggal jadian mereka itu beda satu hari dengan tanggal lahirnya.

“Dan ini kado dariku.” Tambah gadis berambut sebahu itu sambil membuka kotak cincin dengan entengnya. Chanyeol melotot setelah mencerna maksud kado kekasih cantiknya itu.

“Tidak boleh!” Sanggah Chanyeol memberikan lagi kuenya ke tangan Mi Ra. “Aku sudah membelinya tahu! Ini! Menikahlah denganku!” Sambung Chanyeol mengeluarkan kotak yang berisi cincin, untuk melamarnya.

“Hah?” Keduanya saling melempar pandang bingung. “Aku yang melamarmu, kenapa ikut-ikutan?” tanya Mi Ra.

“Aku memang akan melamarmu, supaya kau tak seenaknya memutuskan hubungan secara sepihak lagi. Ck!” Decak Chanyeol ketus, “memangnya kalau sudah menikah, kau mau menceraikanku?”

“Enak saja! Tidak mau,” jawab Mi Ra cepat.

“Ya sudah, karena lamaran ini terjadi pada hari ulang tahunku, kita menikah di hari ulang tahunmu.” Simpul Chanyeol seenaknya.

“Bulan Desember? Satu bulan lagi? Itu terlalu cepat!” Pekik Mi Ra, “Terus ini bagaimana? Maksudnya, sekarang kita punya 2 pasang cincin begitu? Kalau jadi menikah, pakai yang mana?”

Setelah pertanyaan itu keluar, keduanya malah terdiam. Berpikir bahwa memang ada benarnya, mereka tak mungkin membuang sepasang cincin baik dari Mi Ra atau Chanyeol, mengingat harganya yang tak murah.

Beberapa menit berlalu begitu saja.

Sampai mereka terkekeh pelan lalu disusul tawa keras. Entahlah, lucu sekali keduanya malah saling melamar malam itu.

Mereka saling menyalahkan, mengejek dan merutuki kekonyolan mereka. Chanyeol pun memelankan tawanya, lalu menarik pinggang Mi Ra agar mendekat. Di antara remang-remang cahaya karena hanya ada lilin yang menyala, Chanyeol menatap lekat kekasihnya.

“Aku serius, menikah denganku ya?” tanya Chanyeol dan Mi Ra hanya tersenyum. “Diam berarti iya loh.”

“Iya …” Jawab Mi Ra dan keduanya terkekeh.

“I Love You ..” bisik Chanyeol dan Mi Ra hanya mengangguk. Chanyeol mendekatkan wajahnya, hendak mencuri cium. Tapi Mi Ra malah tersenyum jahil dan meniup lilinnya. Membuat kamar menjadi gelap gulita.

“Huh? Hei, mana wajahmu?”

Bersamaan dengan pertanyaan Chanyeol, Mi Ra kembali tertawa dengan kerasnya.

Astaga, malam yang manis dengan lamaran konyol mereka. Itu yang ingin kalian ceritakan pada anak cucu nanti? Memalukan sekali!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s