[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] 기사, 공주, 왕자 – Clavis

[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] 기사, 공주, 왕자 – Clavis
||Chanyeol & OC, EXO member || Romance|| G

Kisah ini tentang seorang Park Chanyeol yang akan melakukan apapun demi bisa mendapatkan cintanya.
Kisah ini amat sangat pelik.
Kau mau mendengar sebuah dongeng? Mungkin ini bisa membantumu mengerti kisah Park Chanyeol.
Zaman dulu ada, ada sebuah kerajaan besar dan terkenal hingga keberbagai penjuru bumi.
Pada suatu hari, sang raja ingin menikhakan putrinya yang cantik jelita.
Tenang saja, dongeng ini akan berbeda dengan dongeng lain.
Maka, seperti kerajaan lain diadakan lah sayembara. Siapapun yang bisa mengalahkan Naga yang ada di hutan kerajaan akan menikah dengan putri cantik itu. Mudah sekali bukan?
Maka, tibalah hari sayembara , hanya sepuluh orang yang mengikutinya. Sepuluh orang paling berani, dengan tubuh yang gagah dari berbagai pelosok negeri. Sepuluh ksatria yang amat pandai bertarung.
Mulailah sepuluh Ksatria masuk kehutan, menuju sarang sang naga.Menembus semak belukar, tergores sana-sini. Bertarung dengan beruang ganas hutan . Bahkan belum sampai disarang sang naga, separuh dari para Ksatria sudah tewas.
Ksatria yang tersisa sampai disarang naga,bertarung dengan naga, dua orang lagi tewas saat berhadapan dengan naga. Satu lagi menyusul tak lama, menyisakan Ksatria paling tangguh diantara yang lainnya. paling hebat Ksatria ini bertarung, dikalahkannya naga.
kita akan segera masuk ke adegan paling menarik cerita ini.
Sayangnya, mereka melupakan Ksatria kesepuluh. Tak begitu pintar dia bertarung, tapi dia begitu pintar. Ksatria kesepuluh itu hanya menunggu dibalik sebuah pohon, tak ikut bertarung.Saat Ksatria yang berhasil mengalahkan sang naga, sibuk mengambil kulit naga untuk dijadikan bukti bahwa dialah pemenangnya.Tanpa ampun, Ksatria kesepuluh membunuh Ksatria itu, pertarungan yang sangat tak seimbang. Ksatria yang berhasil sudah terkuras tenaganya karena bertarung mati-matian dengan naga, sedangkan Ksatria kesepuluh masih sehat, tenaganya penuh. Maka, dengan mudah, si Ksatria kesepuluh mengalahkan Ksatria itu.
Kembali si Ksatria kesepuluh kekerajaan. Orang-orang bersorak riang. Lihatlah, Ksatria kesepuluh berhasil membawa kulit naga, dan mengalahkan sang naga yang terkenal amat besar dan ganas. Bahkan hanya dengan luka kecil. Hebat sekali.
Maka, Chanyeol memutuskan menjadi Ksatria kesepuluh. Baginya, begitulah kehidupan, akan selalu ada sosok seperti Ksatria kesepuluh dalam kehidupan ini.
Bukan, bukan sayembara seperti cerita itu yang Chanyeol ikuti. sayembara ini berbeda, tidak diumumkan. Tapi hadiahnya sama: seorang gadis cantik. Sayembara ini lebih sederhana: siapapun yang bisa menarik perhatian sang putri maka dialah pemenangnya.
Maka, ketika sembilan pria lain berlomba-lomba menarik perhatian sang putri itu.
Chanyeol menjadi Ksatria kesepuluh. Dia tak melalukan apapun untuk menarik perhatian sang putri. Yang dia lakukan sama persis seperti si Ksatria kesepuluh, menunggu dan membunuh lawannya.
Jika Ksatria kesepuluh hanya harus membunuh satu orang, Chanyeol harus membunuh sembilan orang sekaligus. Tapi tak apa, dia sudah sering melihat pembunuhan-ayahnya, orang yang menceritakan dongeng Ksatria itu mafia kelas atas-.
“Hai hyung.” Bukankah lebih mudah membunuh orang terdekat dulu? Maka Ksatria pertama yang akan dilenyapkannya adalah kakaknya sendiri-Kim Junmyeon-.
“Aku punya pertanyaan untukmu hyung. Kau hanya harus menjawab ya atau tidak. Mudah sekali.” Berdiri dengan gagah Chanyeol dihadapan kakaknya.
“Kau menyukai Hyo Ra?” Maka, terdiamlah Junmyeon. Chanyeol tak perlu jawaban, lihatlah muka didepannya merah merona.
“Aku tak pernah mengerti kenapa kau membangun kantor pribadimu dilantai ini hyung. Lantai 101,Ah, bahkan tidak ada karyawan yang boleh masuk kelantai ini. Tak ada cctv, Kedap suara pula.”
Tak mengerti Junmyeon pada adiknya ini. Kenapa topik pembicaraannya berubah begitu saja?
“Baguslah, karyawanmu dan semua staf keamanan gedung ini tak akan menyadari jika bos mereka akan lenyap.” Selesai kalimat itu, sebuah pistol laras pendek mengacung kearah kepala Junmyeon.
“Apa yang ingin kau lakukan?!”
“Kau ingat cerita sepuluh Ksatria yang selalu diceritakan ayah pada kita?” Tanpa menunggu jawaban, pertanyaan retotis,”Hyo Ra adalah putrinya, kau adalah salah satu dari sembilan Ksatria itu, dan aku adalah Ksatria kesepuluh.”
Dor! Pistol itu ditembakkan. Peluru melesat menembus kening Junmyeon. Dia menghembuskan napas terakhir sebelum mengerti apa yang sedang terjadi.
.o0o.
Darah pembunuh mengalir dalam dirinya. Dengan mudah.
Chanyeol sudah membunuh kesembilan ksatria.
Kau ingin tau siapa saja kesembilan Ksatria itu? Yang pertama, hyung-nya-Junmyeon, lalu ada teman masa kecilnya-Baekhyun, rekan bisnisnya-Kyungsoo, Minseok, dan Jongdae, sisanya dia tak kenal hanya tau namanya-Sehun, Yixing, Jongin, dan Luhan.
Mudah sekali menghabisi lawannya. Hanya perlu waktu seminggu baginya. Dan selama dua minggu berita pembunuhan berturut-turut disiarkan di tv, tapi selama-lamanya polisi tak menemukan siapa pelakunya. Chanyeol bahkan jauh lebih hebat dari Ksatria kesepuluh dalam dongeng itu.
.o0o.
Sayangnya, dongeng sepuluh Ksatria belum selesai. Ayah Chanyeol belum pernah menyelesaikan cerita sampai habis.
Ksatria kesepuluh memang memenangkan sayembara tapi dia tak memenangkan hati sang putri.
Sejak awal, sang putri memang tidak menyetujui sayembara itu, dia menyukai pria lain. Hati sang putri bukan dimenangkan oleh si Ksatria kesepuluh, hatinya dimenangkan oleh pangeran negeri seberang.
Maka raja mengganti hadiah sayembara. Ksatria kesepuluh mendapat tahta, menjadi raja berikutnya. Sedangkan sang putri menjadi permaisuri negeri seberang.
Persis sama seperti Ksatria kesepuluh, Chanyeol lupa pada variabel penting lainnya. Chanyeol lupa pada seorang pria yang selama ini selalu diceritakan sang putri padanya.
Dalam kisah ini, pangeran beruntung dari negeri seberang itu adalah Kris. Oh, bagaimanalah Chanyeol bisa lupa. Bukankah sudah sering sang putri, sahabat menceritakan Kris padanya?
Melenyapkan Kris? Dia bisa saja melakukannya, mudah. Tapi, lagi- lagi persis seperti Ksatria kesepuluh, dia melepaskan sang putri. Membiarkan sang putri bersama pangeran negeri seberang. Ksatria kesepuluh dan Chanyeol tau, mereka tidak akan pernah memenangkan hati sang putri. Bahkan jika membunuh pangeran, sang putri tetap tak bisa dimiliki.
Akhirnya, Chanyeol tau artinya melepaskan.
Dongeng tadi belum selesai.
Ksatria kesepuluh menjadi raja, tanpa permaisuri. Kerajaan makmur dibawah pimpinannya. Tapi tak berlangsung lama, dia memilih mengakhiri semuanya. Perjuangannya sia-sia tanpa memenangkan hati sang putri. Tepat setahun setelah sayembara, Ksatria kesepuluh kembali kehutan kerajaan dulu, mencari naga lainnya, untuk membuktikan pada dirinya sendiri kalau dia memang layak menang.
Tapi sungguh malang, bahkan belum sempat dia bertemu naga lainnya ,dia sudah jadi santapan seekor beruang.
Maka, sama seperti Ksatria kesepuluh, Chanyeol melakukan hal yang sama.
Melenyapkan dirinya sendiri, tepat dihari dimana si pangeran negeri seberang menikah dengan sang putri. Chanyeol melakukan hal yang sama seperti yang dilakukannya pada hyung-nya, mengarahkan pistol hitam pemberian ayahnya kekepalanya sendiri, dilantai 101 gedung hyung-nya.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s