[EXOFFI FREELANCE] From Me to You (Chapter 16)

From me to you cover

From ME to YOU

Written by michi13

Chaptered

Genre : AU – School life – Friendship – Romance

Rating : PG 17

Main Cast : EXO’s Byun Baekhyun x Bae Ji Hyo (OC)

Additional Cast : EXO’s Kim Joon Myun | Red Velvet’s Bae Joo Hyun | ZE:A’s Park Hyung Sik | GFRIEND’s Kim So Jung | other cast.

Summary : “Noona,kau mau tau rahasia di balik putusnya hubunganmu dengan Hyungsik hyung?”

Disclaimer : Cerita ini hanya sebuah fiksi. Ide dan alur cerita benar-benar dari pikiran dan imajinasiku sendiri,semua tokoh yang berperan milik orang tua dan agensi masing-masing kecuali OC. Jangan menjadi plagiat !

Author’s note : Terimakasih buat admin EXO FANFICTION INDONESIA karena mau menerima dan mengirim karyaku. Terimakasih juga buat readers yang mau baca karyaku.  Semoga suka^^

Beautiful Poster by NJXAEM @Poster Channel

Happy reading^^

From ME to YOU – CHAPTER 16 : ‘ITS SECRET’

Akhir-akhir ini kau bahagia ya? Sampai-sampai kau tidak pernah mengirimku pesan. Tapi aku senang jika temanku ini baik-baik saja.

Ji Hyo menatap layar ponselnya yang menampilkan sebuah pesan. Ia tampak memandang kosong ponselnya dengan pikirannya yang merujuk pada pengirim. Baekhyun yang sedari tadi memerhatikan gadis itu hanya tersenyum tipis lalu bangkit dari duduknya-menghampiri Ji Hyo.

“Kau kesulitan ya sampai-sampai melamun seperti itu?”

Ji Hyo langsung tersadar kala suara Baekhyun menginterupsi. Buru-buru ia menutup ponselnya lalu kembali mengerjakan soal perhitungan dihadapannya. Tangan kanannya hanya diam memegang bolpoin dengan tatapan matanya yang tampak bingung tak mengerti. Baekhyun terkekeh lalu menyeret kursi kosong di depan Ji Hyo untuk dibuatnya duduk.

Ia menempatkan bangkunya mendekat atau lebih tepatnya berhadapan dengan gadis Bae ini. Baekhyun memajukan wajahnya melihat sebuah soal panjang di buku gadis itu.

“Untuk soal ini,kau harus menukarnya dengan x yang disebelah sini lalu menjumlahkannya bersama angka yang ini.” Baekhyun menjelaskan penyelesaian soal itu dengan tangannya yang mengambil alih bolpoin milik Ji Hyo.

Gadis Bae itu hanya diam memerhatikan Baekhyun yang terus menjelaskan dan mengerjakan soalnya,sesekali ia akan tersenyum kecil ketika Baekhyun salah menjelaskan. Jika dipikir-pikir,Ji Hyo mengira dia akan selamanya bermusuhan dengan ketua kedisplinan ini. Secara kan,setiap hari lelaki Byun ini selalu mengucapkan pelanggaran dan hukumannya ketika bertemu dengan dirinya. Namun,semuanya langsung terbalik. Ternyata berteman dengan lelaki Byun itu tidak terlalu membosankan seperti yang dikiranya,ya walaupun lelaki itu selalu menyebalkan seperti biasanya.

“Jadi hasilnya 13,” ujar Baekhyun terakhir menatap Ji Hyo.

Ia langsung canggung ketika dirinya ketahuan memerhatikan Baekhyun,Ji Hyo berdeham sesaat kemudian merampas buku dan bolpoinnya. Baekhyun pun ikut canggung,jadi ia hanya menggaruk tengkuknya yang tal gatal kemudian berdiri menegakkan tubuhnya.

“Ka-kau tidak mendengarkanku ya? Sia-sia saja aku menjelaskannya pada gadis bodoh sepertimu.” Kesalnya berusaha mengusir kecanggungan.

“Mwo!?! Gadis bodoh? Memangnya kau pintar?” Ji Hyo balik berujar kesal akan pernyataan Baekhyun barusan.

“Tadi aku mengajarimu soal yang tak bisa kau kerjakan,sudah jelas kan jika aku berlaku seperti gurumu?”

Ji Hyo mendengus sebal, “YA! Sebenarnya aku juga bisa mengerjakan hanya saja-“

“Hanya saja kau bodoh.” Ulang Baekhyun lagi sambil menjulurkan lidahnya menantang kemudian berlari menjauh dari Ji Hyo.

Suasana yang sudah gaduh makin bertambah gaduh saja karena suara Ji Hyo dan Baekhyun yang saling bersahutan. Teman-teman sekelasnya langsung menatap dua pembuat masalah itu yang terus berlarian saling mengejar. Mereka berdua itu seperti anak-anak saja,bermain kejar-kejaran hanya untuk hal sepele seperti itu.

“YA! JANGAN LARI!”

“Selain bodoh ternyata kau juga lamban ya! Lengkap sekali.”

“YA BYUN BAEKHYUN!”

Baekhyun mengangkat tas milik temannya guna menghindari tangan Ji Hyo yang terus berusaha menggapainya. Bahkan sesekali ia akan menjadikan temannya itu sebagai benteng perlindungan dari gadis Bae itu. Alhasil,temannya yang tidak bersalah itu harus terkena pukulan menyakitkan milik Ji Hyo demi melindungi Baekhyun.

Ah melindungi apanya,jelas-jelas ketua itu mengorbankam teman sekelasnya sendiri.

“Bae Ji Hyo.”

Seisi kelas langsung berhenti dari aktivitasnya mendengar panggilan dingin yang terkesan marah di ujung pintu sana. Termasuk dua pembuat masalah itu yang langsung menghentikan pertengkaran kecil mereka.

Oh tidak,itu kekasihnya Park Hyungsik.

“Bisa kita bicara nanti?”

***

“Kau tau tidak,pacarnya itu secara tidak langsung kan menegurnya.”

“Sebenarnya mereka berdua itu punya hubungan yang bagaimana? Akhir-akhir ini aku jarang melihat mereka berdua bersama.”

“Benar,aku juga menyadarinya. Justru dia itu akhir-akhir ini dekat dengan ketua kedispilinan itu. Padahal dulunya mereka selalu bertengkar tidak jelas.”

Kim Joon Myun menatap sekelilingnya sebentar begitu mendengar nama Ji Hyo dan Baekhyun yang secara tidak langsung disebut. Ia menatap Joo Hyun yang hanya diam menyantap makanannya.

Sadar diperhatikan,Joo Hyun menatap sahabatnya dingin lalu kembali melanjutkan makanannya tanpa selera. Kim Joon Myun hanya menunduk sambil memakan makanannya perlahan begitu mendapat tatapan seperti itu.

“Dia itu benar-benar gadis yang tidak jelas. Dia itu selalu membuat masalah,masuk ke ruang kesiswaan,bertingkah sok preman. Pantas saja dia tidak punya teman. Bukannya terlalu kasihan jika ketua kedisiplinan berteman dengan gadis onar seperti dia?”

Kim Joon Myun mendangak menatap Bae Joo Hyun yang tiba-tiba mengepalkan tangannya kuat-kuat. Ia langsung menegakkan tubuhnya begitu Joo Hyun mematahkan sumpit kayunya di sebelah tangan dengan sekali hentakan.

“Benar sekali. Lebih kasihan lagi,Hyungsik sunbae yang jadi kekasihnya. Jelas saja,dia cemburu karena pacarnya terlalu dekat dengan ketua kedisiplinan itu. Tapi gadis itu sama sekali tak menyadari. Dasar tidak jelas.”

BRAK. TAK.

Tanpa disadari,Joo Hyun menghampiri gadis perumpi itu kemudian menggebrak meja dan meletakkan sumpit patahnya kasar. Ia menatap dingin dua gadis juniornya yang terkejut karena tindakannya.

“Ya! Jangan bicara hal seperti itu didekatku.”

“Kami tidak membicarakanmu,sun-sunbae.”

Joo Hyun terkekeh, “Memangnya aku sudi di bicarakan oleh gadis sepertimu? Aigoo. Tidak usah repot-repot.”

Dua gadis itu hendak pergi namun beberapa siswa sudah menatap mereka aneh. Keduanya jadi takut untuk menghindar dari Joo Hyun yang notabene kakak kandung dari gadis yang sedang mereka gosipkan.

“Dengar ya,jangan sekali-kali kalian berdua membicarakan atau menyebarkan cerita seperti itu mengenai adikku. Awas saja sampai-” Joo Hyun menjeda ucapannya lalu mengambil sumpit dua gadis itu perlahan.

TRAK. TRAK.

“-aku mendengar ocehan itu lagi.”

Mereka berdua langsung terkejut begitu Joo Hyun mematahkan sumpit mereka hingga patah menjadi 4 bagian. Bahkan,mereka langsung menunduk cemas kala Joo Hyun menyalurkan sumpit patah itu pada mereka.

“Sekarang makanlah supaya mulut kalian berguna sedikit. Jika kalian tidak makan,mulut kalian tidak akan punya energi untuk bergosip lagi nanti. Jadi,makanlah yang baik,ne?” Bae Joo Hyun berucap terakhir kemudian keluar dari kantin dengan auranya yang seperti biasa-tampak mengerikan.

.

.

.

Ji Hyo menatap Hyungsik yang sudah duduk di bangku panjang tepi lapangan basket. Ini masih jam istirahat,jadi Ji Hyo menyanggupi permintaan pacarnya tadi sewaktu dikelas. Ia langsung menghalangi arah pandang lelaki Park itu guna menyadari kehadirannya yang sudah datang. Hyungsik menatap rok yang ada dihadapannya kemudian pandangannya naik ke atas menatap sang pemakai rok.

“Ada apa sunbae?” Tanya Ji Hyo tanpa basa-basi.

“Akhir-akhir ini,kita jarang bersama. Apa kau baik-baik saja?” Hyungsik bertanya balik pada Ji Hyo tanpa menatap ke arahnya.

Ji Hyo mengangguk mengiyakan lalu duduk di sebelahnya, “Seperti yang kau lihat.”

Hyungsik mengangguk mengerti lalu terkekeh, “Benar. Malahan kau lebih baik-baik saja tanpa aku.”

“He?”

“Kau lebih baik-baik saja dengan Baekhyun dan tanpa aku.” Ulang Hyungsik lagi,kali ini matanya benar-benar menatap kekasihnya lembut.

Ji Hyo menahan tawanya lalu berucap dengan tawanya, “Kau cemburu? Baekhyun kan teman baikku,sunbae.”

Hyungsik menatap miris Ji Hyo yang menganggap dirinya seperti bahan gurauan, “Dibanding pacar,aku seperti bukan siapa-siapamu. Status kita memang pacaran tapi kenyataannya tidak seperti itu.”

Gadis itu menghentikan tawanya, “Ya itu benar. Aku sudah menyadarinya sejak lama,sejak ada ‘pertemuan gila’ di resto Amerika itu.”

“Maka dari itu,aku ingin meminta satu hal darimu.”

“Apa itu?”

Hyungsik menghela nafasnya perlahan lalu menghembuskannya cepat, “Ji Hyo,menikahlah denganku.”

Ji Hyo melebarkan kedua matanya terkejut. Apa dia bilang? Menikah? Dia sehat? Apa Ji Hyo baru saja dilamar oleh kekasihnya sendiri di sekolah?!?

“Ne?!?”

Hyungsik menatap serius gadis dihadapannya lalu kembali berucap, “Ya tidak sekarang juga. Sebenarnya itu permintaan keduaku.”

“Kedua? Bukankah kau bilang kau hanya meminta satu hal? Kenapa jadi ada dua?”

Park Hyungsik kembali menghela nafasnya lalu menghembuskannya perlahan,ia mengangguk samar kemudian kembali menatap Ji Hyo serius.

“Aku ingin kita putus.”

DEG. Sehabis diterbangkan ke langit dirinya langsung dihempaskan ke jurang,itu perasaan Ji Hyo saat ini. Ia sungguh tak mengerti dengan maksud Hyungsik. Apa-apaan itu? Tadi dia bilang ‘menikahlah denganku’ sekarang dia bilang ‘ayo kita putus’. Apa maksudnya?

“Ke-kenapa?”

“Karena situasinya sangat menyusahkan.”

Ji Hyo sama sekali tak mengerti. Apa maksudnya dan apa tujuan dua permintaan Hyungsik barusan?

“Situasi apa yang kau maksud?”

Park Hyungsik berdiri menegakkan tubuhnya sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana. Ia mengabaikan pertanyaan sang gadis kemudian berucap dingin, “Kita sudah berakhir.”

Bae Ji Hyo hanya mampu memandang punggung mantan kekasihnya dengan raut sendu. Dia belum menjelaskan alasannya putus dan membuat Ji Hyo dilanda kebingungan besar. Ada satu hal aneh yang disadarinya,kenapa ia sama sekali tidak menangis?

Kenapa hatinya hanya sakit sedikit? Kenapa ia tidak menangis tersedu-sedu setelah di putuskan pacarnya? Dan kenapa hatinya tidak terasa hampa? Apa hati dan perasaannya tidak bereaksi dengan kejadian barusan?

Atau…

“Apakah aku tidak lagi menyukai Hyungsik sunbae?”

***

Kim Jongin berjalan dengan tatapan genitnya pada puluhan gadis yang ia jumpai. Ini sudah jam pulang dan hatinya tampak bergembira-terlihat dari rautnya yang super riang. Didalam benaknya,ada banyak hal dan rencana yang sudah di sediakannya.

“Annyeong noona!” Begitu ia melihat Bae Ji Hyo bersama Baekhyun,Jongin tersenyum sekilas kemudian menyapa gadis itu manis.

Apa-apaan itu? Noona pantatku,pikir Ji Hyo sebal.

“Ya Jongin. Ada apa?”

“Annyeong,Baekhyun-ah.” Sapa Jongin tak terlewat pada lelaki Byun di sebelah Ji Hyo.

“Sejak kapan kau mengucapkan sapaan seperti itu?” Tanya Baekhyun acuh.

“Sejak aku bertemu Ji Hyo noona yang manis ini.” Jawab Jongin kelewat imut yang justru terlihat menjijikkan bagi keduanya.

“Aigoo,aku tidak mau melihat ini.” ujar Ji Hyo meninggalkan mereka berdua.

“Jangan berucap seperti itu lagi. Menjijikkan.” Baekhyun ikut berkomentar lalu menyusul Ji Hyo yang sudah berjalan jauh.

Ketiganya berjalan berdampingan dengan Ji Hyo yang ditengah. Ya walaupun Baekhyun  selalu memberi tatapan waspada pada lelaki Kim itu. Habisnya tingkahnya mencurigakan.

“Ya,Kim Jongin. Kau ini sebenarnya mau apa?” Sebal Ji Hyo pada akhirnya berhenti di depan gerbang sekolah.

“Kau baru saja putus kan noona?”

Hati Ji Hyo tertombak saat itu juga,bukannya sakit atau apa. Hanya saja,Jongin tiba-tiba bertingkah aneh dan menjijikkan seperti tadi hanya untuk menanyakan hal itu? Astaga sungguh di luar dugaan.

“Oh.” Jawabnya acuh.

“Kau tau apa alasannya?”

Ji Hyo mengangguk, “Situasinya sangat menyusahkan.”

“Ah matta. Situasinya memang menyusahkan pasti.”

“He? Apa maksudmu?”

Kim Jongin hanya tersenyum manis pada gadis itu, “Kau mau tau sesuatu tidak noona?”

“Tau apa maksudmu? Jangan bicara berbelit-belit,Jongin.”

Baekhyun yang mulai menyadari ada hal yang tidak beres dari ucapan Kim Jongin langsung menahan lelaki itu yang hendak pergi, “Ya Kim Jongin! Jangan asal pergi,kau belum selesai mengucapkan tujuanmu.”

Kim Jongin terkekeh setelahnya ia kembali menatap Ji Hyo manis, “Noona,kau mau tau rahasia di balik putusnya hubunganmu dengan Hyungsik hyung?”

Bae Ji Hyo tampak berpikir,sebenarnya ia tak masalah jika tidak tau maksud ‘situasi menyusahkan’ yang diucapkan mantan pacarnya. Namun,selagi ia bisa tau kenapa tidak? Ia mengangguk mantab, “Ya.”

“Maka dari itu,aku akan memberitaumu. Tapi jangan sampai kau marah padaku ya apalagi jangan sampai kau menangis guling-guling nantinya. Sampai jumpa besok!”

“Hah?”

Apa sebenarnya maksud ‘situasi menyusahkan’ itu? Apa maksud Hyungsik itu hubungan asmara kedua orang tuanya? Apa yang diketahui Kim Jongin tentang hubungannya yang sudah berakhir dengan Hyungsik? Apa situasinya seburuk itu hingga Jongin memberi peringatan seperti itu?

Apa arti sebenarnya?

To be continued.

6 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] From Me to You (Chapter 16)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s