[EXOFFI FREELANCE] LET ME IN (CUT VERSION)

Title | Let Me In  [Sequel Hold Me Tight]

Author | RahayK

Lead Cast |Byun Baekhyun x Baekhyun / Dellion Foster

Yoon So hee  x Baek Eun Ha

Irene Bae  x   Park Ae Ri

Song Yun Hyeong  x  Yun Hyeong

Kim Jong In  x   Kai Kim

Support Cast | Kim Dahyun  x   Dahyun

Wang Jackson  x  Jackson

Length |Chapter -Sequel

Genre | AU x Dark x Drama x Friendship x Sad x Bromance x Marriage -Life  x Revenge

Disclaimer | Seluruh bagian dalam fiksi ini adalah milik penulis. Jika ada kesamaan dalam garis cerita, kejadian dan setting itu hanyalah kebetulan dan bukan bentuk PLAGIAT. Jika ada yang menemukan fiksi ini bukan di blog yang aku cantumkan dibawah tolong segera lapor ke penulis! Seluruh fiksi ini dilindungi oleh Hak Cipta @1005iyu.Aku mengijinkan baca tapi tidak untuk di co-paste apalagi dijadikan dokumen private. Thanks! Keseluruhan cast hanya sebagai visualisasi, mohon untuk tidak men-judge secara negatif para pemain yang ada di fiksi penulis! Cast milik TUHAN YME, dan Ortu serta agensi masing-masing.

“Menuangkan pikiran dalam tulisan tidak semudah men-judge karya orang!So, jadilah bijak kawan.. makasih!” _RHYK, 2017

Poster | RHYK EDIT

Summary  this  Chapter | Jika dirimu diberi kesempatan sekali lagi sebelum hari ini datang, akankah kau tetap menggenggam tangannya? Dan tak pergi meninggalkan dia hanya untuk lelaki lain yang lebih baik untuk menjamin hidupmu kedepan.

Previous Chapter | First Encounter > Before time tell you to stop > Interview > Stranger(us) > Past pt.1 > Past pt.2 >Her Beloved > Fools love > For Life > All thing is back> Best (bad)gift >> Because Of Cola >> Game is Begin >> Meet and Invitation >> Unexpected Reality >> His Decision >> Someone from Past >> Mad (no) Hate^ 17.1 [harusnya scene ini di chapter 17 pt1]

Note’s: *Scene Baekhyun yang marah sama aeri pas abis pesta song corp.

[CUT VERSION.]

[INI ADALAH SCENE LUMAYAN PENTING YANG TERLEWATKAN. MAAF #BOW90DERAJAT]

“Bisa kita bicara, Foster-ssi?”sela Aeri ditengah Baekhyun yang tengah berlutut dihadapan Eunha, usai membuka tali heels Eunha. Eunha tak bicara lagi,ia hanya mengangguk menginterupsi Baekhyun agar mengikuti langkah gadis itu, “Jangan kemanapun.” Baekhyun memperingati Eunha kemudian mengikuti langkah mantan istrinya itu melangkah.

Aeri menarik lengan Baekhyun untuk berbicara dengannya secara empat mata. Mereka kini berada di belakang gedung dimana hanya bertemankan lampu remang dan cahaya bulan yang temaram. Baekhyun hanya memandang Aeri dengan mata yang memicing, apa yang akan dikatakan oleh mantan istrinya yang cantik ini?

Aeri menatap Baekhyun, sorotnya agak cemas lalu bibirnya mulai berucap dan mengeluarkan suara, “Apa yang kau lakukan di perusahaan suamiku? kesepakatan apa yang kau lakukan?huh?!” Aeri berucap dengan nada tinggi, menatap Baekhyun berani, walau jauh disana ada sekelebat perasaan takut yang mungkin saja, ia takut orang dari masa lalunya ini akan menghancurkan hidupnya, lebih dari ia menghancurkan hidup lelaki ini pada lima tahun silam.

Baekhyun tersenyum miring mendengar itu, kalimat yang sangat ingin Baekhyun dengar kini terucap dari bibir wanita yang dulu ia cintai setengah mati. “Aku hanya menjawab surat permintaan kerja sama perusahaan dan ingatlah kau dan suamimu yang meminta itu padaku.”sahut Baekhyun dingin, ia menatap mantan istrinya itu intens, ia melangkah tegas membuat Aeri melangkah mundur sedikit demi sedikit, bahunya gemetar dan Baekhyun dapat melihat itu dengan jelas.

“Dari semua itu, alasan sebenarnya kau ingin membalas dendam padaku atas lima tahun lalu,kan?” Aeri kembali menatap Baekhyun menantang, membuat Baekhyun yang sedang di batas paling ujung dari kesabarannya hanya mengernyit dan menatap mantan istrinya itu tak percaya, setakut itukah Aeri kembali terlempar ke dalam black-hole oleh orang masa lalunya yang adalah mantan suaminya sendiri? Lelaki itu kemudian tersenyum miring, ia kali ini benar-benar menyudutkan Aeri, hingga punggung wanita itu bertabrak pada dinding beton yang mendingin. “Kenapa? Kau takut orang dari masa lalumu ini, yang pernah kau bahagiakan akan menghacurkan hidupmu yang sudah kau dambakan sejak lama? Begitu? –‘ujar Baekhyun dengan nada menekan pada tiap akhir kalimat yang terlontar dari bibirnya, batas kesabarannya sudah habis, kini ia menatap Aeri dengan tatapan sangat marah namun perasaan kecewa lebih mendominasi. Sementara Aeri hanya menunduk, matanya tidak lagi menatap mantan suaminya.

Baekhyun kemudian menempelkan tangannya ke tembok, lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Aeri, namun wanita itu membuang muka. Melihat itu, Baekhyun tertawa menyeringai,

“-seharusnya ini yang kau lakukan ketika pria sialan itu hendak melecehkanmu.”dengus Baekhyun –bagaimana bisa ia tidak memberikan reaksi ini pada orang yang menghancurkan seperempat hidup Baekhyun dan Aeri. Aeri hanya tertawa remeh saja lalu menjawab, “Dan aku bisa melaporkan ini pada polisi  seperti yang kau bilang.”

Baekhyun memutar matanya, ia menggeleng lalu menatap Aeri lagi, tidak ada lagi binar hangat di sorot mata Baekhyun untuk wanita itu. “Jangan bercanda, bagaimanapun kita pernah saling mencinta –nyonya Song! Seharusnya kau mengatakan itu lima tahun lalu. Terlalu lambat untuk mengatakannya sekarang.”ujar Baekhyun lalu berbalik, mulai melangkah.

“Lima tahun lalu –apa kau pergi untuk menjemputku ke kantor dan memberi tahu bahwa Jooeun sekarat?huh!”tanya Aeri membuat langkah Baekhyun terhenti mendengar pertanyaan yang sungguh Baekhyun tak ingin dengar, kesabarannya sudah habis. Ia bisa kalap jika Aeri membuka luka lama itu, “ –kau tidak melakukannya,kan?”tanya Aeri melanjutkan bicaranya yang terpotong karena Baekhyun berhenti melangkah, dan kini ia berbalik dan buka suara lagi masih di tempat yang sama, “Aku melakukannya! Tapi kau tidak pernah tahu! Aku menghubungimu, lalu pergi ke kantormu –‘ujar Baekhyun lalu terdiam, ia mencoba untuk meminimalisir  gerak  tangannya, ia mengepalkan tangannya, agar ia tetap dalam kendali diri untuk emosinya yang sudah membuncah.

“-melakukan semua yang aku mampu. Tapi kau tak ada menjawab panggilanku sama sekali –nomor yang kuhubungi sangat sibuk –hingga panggilan itu teralihkan pada voicemail. Aku pergi ke kantor untuk menjemputmu, tapi apa kau tahu apa yang aku lihat?huh?”lanjut Baekhyun menatap Aeri miris, sementara itu netra wanita itu berkabut ketika Baekhyun mencengkram kedua bahunya yang gemetar, “jammkan..”jawab Aeri yang tiba-tiba saja sakit kepala mendengar itu, kejadian itu berkelebat dibenaknya.

Baekhyun hanya tertawa miris lalu kembali memulai ceritanya, “Kau tahu apa yang ayah Jooeun lihat pada lima tahun lalu di musim gugur? Aku dari Busan segera ke Rumah Sakit, dan mencarimu karena kau tak ada. Mencoba untuk melakukan via suara namun tak ada jawaban, dengan perasaan gundah dan khawatir tentangmu aku mencari ke kantor dan yang aku lihat dengan kedua mataku adalah –kau. Benar, kau sedang bersama lelaki itu, tertawamu begitu bahagia. Sampai-sampai aku tidak berani untuk melangkah lebih jauh dan membawamu pergi dari sana!”

“Baekhyun –ah.” Aeri membungkam mulutnya, ia sungguh tidak tahu apapun soal ini. Bulir bening itu lolos dari kedua pelupuk matanya yang sudah terkumpul sejak tadi, nyeri perlahan mendera di dadanya, rasanya begitu menusuk namun Aeri tak dapat berkata apa-apa. Baekhyun hanya mengusap wajahnya dengan telapak tangan kanannya, lalu kembali memegang bahu gadis itu erat, seperti sedang mencamkan –inilah fakta sesungguhnya atas lima tahun lalu.

“Benar. Katakan saja bahwa aku bodoh. Tapi, sumpah demi apapun aku tak bisa membuat  tawa wanita itu hilang dengan kabar buruk yang aku bawa hari itu, jadi aku hanya pergi dari sana dengan tangan kosong. Dan, suatu hari dibawah hujan lebat kau datang dengan wajah dukamu, keadaan kita terasa kelam. Aku ingin mencoba tetap memegang tali rapuh ini, namun kau justru dengan mudah mengguntingnya karena merasa perlu diganti dengan yang baru. Kau bilang bahwa kau menjalani hari dengan begitu menyedihkan dan terasa lelah, namun kau tahu -?”tanya Baekhyun seusai dialog panjangnya yang kini terhenti sejenak, ia masih menatap Aeri dengan pandangan yang menyedihkan. Lelaki itupun juga sakit menceritakan itu semua –yang ia ingin bukan seperti ini sebetulnya.

“ –aku lebih dari lelah, bukan seperti orang mati –namun aku hidup dengan hari-hari yang menyedihkan dimana seharusnya kita saling menguatkan saat itu. Kau fikir, hanya kau yang begitu. Nyatanya aku seperti itu, dan begitu menyedihkan. Apa pernah kau hidup dengan cara yang menyedihkan sepertiku? Apa ada hari-hari seperti itu untukmu selama ini –hingga detik ini? Baiknya, kau merasakan itu sekali. Agar kau tahu bagaimana rasanya hidup dengan hari-hari yang menyedihkan, Park Aeri.” Baekhyun usai berbincang dengan akhir yang menyedihkan, ia menatap Aeri nanar lalu berbalik dan meninggalkan Aeri sendirian di sana. Sementara, wanita itu bersimpuh di atas aspal yang menjadi saksi bisu pertengkaran mereka yang menguak fakta sebenarnya pada lima tahun lalu. Ia sadar, Baekhyun tak melakukan kesalahan apapun di sini, dan ia yang terlalu bodoh melepaskan lelaki itu untuk orang lain.

Di tengah tangisannya sementara Baekhyun sudah tidak di sana. Ada seseorang yang mengulurkan tangan dengan memegang sapu tangan berwarna biru laut, “Ambil ini, dan usap air matamu,  nyonya Song.”ucapnya lalu tersenyum, lalu Aeri mengambil sapu tangan itu dan segera bangkit dan dibantu oleh orang tadi. “Untuk apa anda membantuku? Eunha –ssi?”tanya Aeri, namun gadis itu hanya menggeleng lalu tersenyum kecil, “Ini bukan bantuan. Aku hanya ingin bilang padamu –“

“tentang apa?”

“Jika dirimu diberi kesempatan sekali lagi sebelum hari ini datang, akankah kau tetap menggenggam tangannya? Dan tak pergi meninggalkan dia hanya untuk lelaki lain yang lebih baik untuk menjamin hidupmu kedepan..”tanya Eunha memberikan pengandaian yang membuat Aeri tecenung mendengar itu, kemudian gadis itu membungkukkan badannya “..kalau begitu aku permisi dulu, Aeri –ssi.” Dan pergi dari sana.

**

Dahyun hanya merengut saja ketika wisuda usai sementara Jackson masih asik dengan teman-temannya beberapa menit lalu tiba-tiba saja hilang begitu prodi Dahyun usai dipanggil untuk maju ke depan podium untuk menerima pengalihan tali toga oleh rektor kampusnya.

Ia mengadukan ujung heelsnya dengan aspal yang berpasir, “Hari istimewa, mengapa tidak ada yang istimewa sama sekali?” Dahyun bermonolog seraya menatap jauh pada orang-orang yang tampak bahagia disambangi oleh orang-orang tersayang, sementara Dahyun sudah tidak punya orang tua, kecuali kaka tirinya yang masih mendekam di penjara.

“Dahyun –ah?”sapa Jackson, namun justru membuat Dahyun menundukkan kepalanya malas menatap kekasihnya itu. Jackson tersenyum melihat itu, dan mengisyaratkan orang yang dibelakangnya berdiri di belakang badannya dengan sebuket bunga, “Ini hadiahmu!”ujar Jackson membuat Dahyun akhirnya mengangkat kepalanya malas, Jackson kemudian berdiri di sisi Dahyun, mata gadis itu membulat sempurna melihat siapa yang Jackson ajak untuk mendatangi wisudanya. Ia melompat gembira dan segera melangkah cepat memeluk lelaki itu. “Oppa!! Ya Tuhan!! Aku tidak menyangka kau akan datang!” Dahyun berujar sangat girang masih memeluk Baekhyun, sementara lelaki itu hanya diberi jempol oleh Jackson dan Baekhyun tersenyum seraya mengelus rambut Dahyun, “Kau sangat cantik hari ini, maaf karena datang terlambat.”ujar Baekhyun menatap Dahyun seperti adik kecilnya.

Dan, hari itu mereka habiskan untuk makan bersama, sebagai perayaan kelulusan kedua adik tak sedarahnya ini.

Chapter 17 (cut vers.) End.

[baca]

p.s: lupa banget naro scene ini. Malah nulis di note gak di salin kewrod.

eh giliran publish yg ini kelewatan. trs notenya  rhay apus. jd yaudahlah bikin baru lagi.

Oh ya, komen jangan lupa. (ini harus)

Btw, ini harusnya di chapter 17 part 1 tau hohoho, karena rhay udah sibuk sama eunha baekhyun yang ribut jadi yah.. yaudah terlewatkan wkwkwk

34 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] LET ME IN (CUT VERSION)”

  1. Tu kan baekhyun mengeluarkan apa yang dia pendam selama 5 tahun ini mungkin dia ngerencanain ini sebelum dia sukses *mungkin keren banget peran eunha dia perhatian juga sama aeri diberi saputangan pula

  2. dari awal semua orang itu tau siapa yg bener dan siapa yg hanya coba cari kebenaran aj.
    dan akhirnya baek bisa ngeluarin unek” nyakitin yg di pendam 5 thn lamanya.
    dan di situlah letak penyesalan aeri untuk selamanya.
    ( nyesel kan nglepasin suami setia cem baek?? )

  3. duh… nyesel kn aeriny. itulh dlu mw ny hdup enk pi pke cra yg kotor. rskn sekarg. baekhyun skrg lbh kya. baekhyun dh berpindh hti ma eunha. baekhyun dh tdk ad rsa ma aeri lgi. duh seneng bgt aq ny thor. mo baekhyun bsa ma eunha ya
    ditunggu next chapterny

  4. Hihi akhirnya baekhyun nyeritain ke aeri yg sebenernya😎
    Rasaian dah aeri, elu sih gak setia ama baeki 😤
    Dan akhirnya scene dahyun yg ketemu ama baeki muncul 😂
    Semangat author-nim buat bikin kisah seru nya di next chapter, aku tunggu loh ya next chapternya 😆😆

  5. mpossss… nyesek” lu kan… maklum dulu labil kan yaa.. imannya belum kuat, cintanya jg gk kuat, tergoda dikit langsung deh berpaling…
    sekarang anaknya yunheo sakit kan tuh, sakit apa coba itu, lagi” diperhadapkan masalah yg menyangkut anak, biar dia sadar jg, biar otak pikirannya dipake juga

  6. Nyesek..jelas…tp pas baca percakapan baek-aeri..aq justru merasa sng aeri jd begitu..hahaLOL..
    Habisnya sebel bgt aq ma dia yg udah jahat ma beakhyunku…wkwk..
    Ditunggi next levelnya ya..lg harap2 cemas nih si baek kira2 bd nemuin eunha gak ya…
    Keep writing….
    Semangat ya…

  7. Penyesalan memang selalu datang terlambat Yaaa….
    Ugh… Ngomong2 aku gak sempat komen d chapter kemarin soalnya jaringan aku jelek… Jadinya gak bisa kekirim… Jadi aku komen disini aja ya
    Konfliknya udah mulai memuncak Yaaa… Tapi huaaaaaa Thor mengapa kau begitu tega memberikan penyakit Leukimia untuk my Yunheo diakan anak baik…. Aku gak relaaaa
    Terus semoga Baekhyun bisa nemuin Eun Ha secepatnya Yaaa 😁
    Semangat Thor ditunggu chapter selanjutnyaaa

  8. Akhirnyaaa semuanya yang di pendam baekhyun di keluarkan juga…, itu artinya eunha udah tau semuanya dong. Siapa mantannya baekhyun, alasannya mereka berpisah? Hmm masih gak percaya wkkwkwk semangat yaa, ditunggu lanjutannyaaa

  9. itu kebyang gimana nyeselny aeri..bodo sih laki kaya baek dlepas gitu ja gegara pengen hidup enak..padahal sekarang baek jauuhhh lebih kaya,,udah baek sma eunha ajaaa ga usah ngurusina eri lagiii..fighting thor!!ditunggu banget lanjutannyaaaa

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s