[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] HOLES in HOL(M)ES theory _ AFTERwor(l)d — IRISH’s Tale

HOL(M)ES

[  HOLES in HOLMES theory _ AFTERwor(l)d ]

Copyright © 2016 – 2017 IRISH, all rights reserved

  1. 10. 08 ~ 2017. 11. 29

Story`s Progress

~ Hunan || Namdae-mun || Gwanak-gu || Jung-gu || Hong-dae || Songpa-gu || Dongdae-mun || Seodae-mun || Gangnam-gu || Hunan ~

[ plus BEHIND the HOLES and EPILOGUE in SEOUL ]

hold me on: Instagram | Wattpad | WordPress

[Q]uestion: In a ruined city, can you survive?

[A]nswer: No, you will probably die. The world would kill you.

 

[bagian: satu]

Rasa frustasi karena enggak banyak orang berkeinginan untuk menaikkan sebuah katastrofi untuk menjadi cerita adalah motivasi awal aku ngebuat series ini. Tambahan yang nekad: ngajak author lain untuk kolaborasi.

Saat pengerjaan, aku tahu dan sadar bener kalau Hol(m)es masih punya begitu banyak kekurangan. Bagi aku sendiri, pengerjaan cerita ini selama setahun aja semacem enggak cukup untuk ngeluapin gimana besarnya keinginan aku untuk nyampur kisah crime-politic ini ke dalem kehidupan seorang tokoh utama yang enggak tahu apa-apa.

Ya… kalian yang ngebaca cerita ini tentu tahu, Wang Jia-yi itu seorang innocent yang dipaksa untuk sabung nyawa di Seoul, berujung sama fakta-fakta yang menjerumuskan dia kepada kematian.

*

[bagian: kedua]

Ucapan terima kasih tentu harus aku ucapkan. Yang pertama dan enggak boleh dilupa tentu pada Tuhan YME, karena tanpa adanya ide yang dititipkan ke otak astral aku ini, pasti Hol(m)es akan berujung nganggur di folder nista yang akhirnya didelete permanently.

Kemudian untuk orang tuaku yang tidak tahu menahu tentang kelakuan behind the monitor anak sulungnya ini, lol. Ada rasa bersalah gitu sebenernya aku, seharusnya enggak berkelakuan begini tapi apa daya… ide di otak minta direalisasikan.

Lalu rekan-rekan sejawat di dunia maya yang sudah jadi rekan kolaborasiku: shaekiran, Len K, truwita, anneandreas, l18hee, lalu HyeKim. Kalian berenam juga sudah dengan baik hati meminjamkan para original character (Lee Yara, Ren Wu, Alessa Cho, Reen Do, Runa Kwon, Kim Hyerim dan Jang Minrin) yang pada akhirnya aku nistakan juga bersama beberapa original character milikku (Wang Jia-yi, Wang Jin-yi, Arin Do).

Maaf berjuta maaf, kalau selama pengerjaan Hol(m)es ini aku seringkali jadi menyebalkan, suka ngirim draft mepet deadline, dll. Ketahuilah, dari kalian aku belajar memahami pemikiran author lain. Dan terima kasih juga udah bersedia untuk ikut andil dalam cerita mengerikan ini, lolol.

Untuk kalian yang sudah menyempatkan diri membaca dan mengingat juga berusaha memahami situasi membelit macam apa yang ada di Hol(m)es. Nanti lah di bagian bawah post ini aku jelasin ringkasan dari konsep Hol(m)es yang sesungguhnya.

*

[bagian: ketiga]

Tentang Wang Jia-yi: dia adalah seorang perawat berusia dua puluh enam tahun yang mendengar kabar mengenai rencana dihancurkannya Seoul melalui sahabatnya (Zhang Yixing) dan berujung membuang diri ke Seoul demi menyelamatkan adiknya, Wang Jin-yi.

Tentang Wang Jin-yi: tokoh penting (karena dia adalah alasan Jia-yi mendapatkan petualangan) satu ini punya karakter yang enggak begitu kuat. Dia hanya aku munculkan di saat benar-benar perlu aja. Karena kemunculannya yang terlalu sering, aku khawatirkan akan membuat kekacauan makin enggak mereda selama cerita.

Tentang Ren Wu: sejatinya karakter milik Len K ini adalah seorang anak perempuan (generasi micin) berusia delapan tahun yang punya Ayah seorang fotografer freelance (let’s not talk about Kris, here…) dan dia sendiri punya karakter yang serupa sama Ayahnya: keras kepala, sama batu karang masih keras kepalanya Ren. Tapi Ren ini juga seorang anak yang pintar, dan cepat tanggap. Pemilik OC-nya ini patut berterima kasih padaku karena enggak aku bunuh OC-nya dengan cara yang sadis.

Tentang Lee Yara: anak dari petinggi militer. Konsep dari Hol(m)es ini berputar di dunia politik-militer yang berujung pada kriminalitas, karena harga dari hukum sendiri sudah enggak lebih berharga daripada uang. Di sini dia berperan sebagai mantan kekasih dari Park Chanyeol (jangan di bahas di sini juga) dan pada akhirnya dia di epilog sudah berstatus sebagai istri dari Chanyeol juga.

Tentang Alessa Cho: Cho Kyuhyun, ayah dari Alessa, kalau aja ada kesempatan lebih panjang untuk ngejabarin Hol(m)es, adalah salah satu orang yang berperan dalam bidang politik-militer yang ada hubungannya dengan proyek penghancuran Seoul juga. Sayang, si Dokter Muda ini justru jatuh cinta sama seorang mantan agen Korea Utara, Do Kyungsoo, yang statusnya dalam cerita ini adalah seorang pembunuh.

Tentang Reen Do: keluarga ‘Do’ bersaudari di sini adalah dua orang OC yang bernasib tragis (enggak apa-apa, kadang kisah tragis itu yang diinget selalu, lol) dalam situasi, mereka berada di pihak yang berbeda. Dia berstatus sebagai istri dari Byun Baekhyun (entah bagaimana menikahnya, karena enggak ada rasa cinta) dan berselingkuh dengan seorang pembunuh (sama aja sama suaminya, mah) bernama Kim Minseok.

Tentang Arin Do: berada di pihak Arshavin, Arin Do dan Kim Jongdae bernasib sebelas dua belas sama saudari kembarnya. Bedanya, Arin sama Jongdae ini masih menjalin hubungan tanpa status (kasian). Tetapi keduanya sama-sama bernasib cukup tragis dan miris. Di sini, Arin punya gangguan psikologis yang lebih kentara dibanding sama kembaraannya. Karena kalau Reen doyannya ngebunuh-ngebunuh tanpa ikut campur tangan, Arin justru lebih suka menyekap korban dan menyiksanya.

Tentang Runa Kwon: mahasiswa jurusan gizi ini semacam kena apes, karena saat dia lagi nyelesein semester akhir, dia justru terlibat katastrofi. Bonus, ketemu sama dokter ganteng yang bikin dia jatuh hati. Oh Sehun namanya. Tapi lagi-lagi Runa disebut kena sial, karena dokter yang dia kenal adalah pelarian dari Korea Utara yang dibawa sama si pembunuh bermarga Byun.

Tentang Kim Hyerim: karakter Hyerim selama cerita ini adalah pihak netral yang enggak tahu apa-apa, sejenis sama Runa. Tapi Hyerim ini diam-diam arung jeram. Dia sebenarnya juga seorang dari Korea Utara yang dilatih untuk jadi pembunuh (itulah kenapa dia dan mendiang kekasihnya, Xi Luhan) bisa terlibat lovey dovey cukup dramatis. Sehun adalah salah seorang rekan Hyerim, tapi dia juga pintar berpura-pura. Bagi Hyerim di sini, cinta itu relatif: Luhan mati waktunya cari baru lagi.

Tentang Jang Minrin: Minrin adalah karakter yang paling menolak eksistensi romansa yang ada di bagiannya. Dia sebenernya kesemsem sama psikopat pemarah yang berstatus sebagai pilot pesawat pribadi sewaan Chanyeol. Tapi ternyata dia play victims juga. Karena sebenernya Minrin adalah ‘orang’ dari Arshavin yang berkhianat dan bekerja sama dengan Chanyeol. Karena Minrin, merupakan bekas teman Yara waktu sekolah. Simpel, kan?

*

[bagian: empat]

Tentang Zhang Yixing: jangan dipanggil sebagai musuh dalam selimut, Yixing ini sebenernya sampai akhir tetep jadi orang baik. Dia enggak pernah berusaha melukai Jia-yi, tapi terlibat juga dalam penculikan Jia-yi. Dia pura-pura berpihak di Arshavin, demi ngelancarin rencana yang sejak awal sudah dia susun sama Baekhyun.

Tentang Kris Wu: duda beranak satu ini punya peran cukup ambigu dan buat orang bertanya ‘dia ada di pihak siapa’ termasuk anaknya sendiri juga mempertanyakan itu. Karena Kris adalah orang pertama yang nunjukin Jia-yi tentang Arshavin, otomatis kita bisa tahu kalau dia adalah orangnya Arshavin. Tapi seiring berjalannya waktu, Kris nyari pilihan yang bagus buat dia dan Ren Wu, jadi dia diem-diem membelot ke Baekhyun juga, dan karena ada Minrin—yang berperan sebagai orangnya Chanyeol—dia membelot balik juga ke Minrin.

Tentang Park Chanyeol: ganteng, tinggi, kaya, kurang apa lagi? Kurang kasih sayang, iya. Di awal cerita dia sempet dicurigain bakal terlibat romansa sama Jia-yi, lalu sisa aura romantisnya ketelen sama psikopat bertatto yang deket-deket Jia-yi. Chanyeol karakternya sudah sangat kuat di sini, lawan dari Arshavin. Chanyeol adalah bagian dari mereka yang berusaha mempertahankan Seoul. Itulah kenapa dia berusaha untuk nyari orang-orang di pihaknya, dan itu juga yang ngebuat dia banyak dimanfaatin sama orangnya Arshavin, contoh: Arin Do, Kim Jongdae.

Tentang Do Kyungsoo: dari awal dia sudah jujur tentang darimana dia berasal, Kyungsoo ini ditemuin sama Chanyeol. Tapi masa lalu dia ini ada hubungannya sama Baekhyun (ingat, sama Baekhyun, bukan Sehun) dan berujung sama adegan bunuh-membunuh yang berakhir tragis (semua yang bermarga Do di sini dibabat habis).

Tentang Kim Jongin: sejenis sama Runa, Jongin ini orang apes. Dia cuma sekedar jadi hacker buat Chanyeol aja, tangan kirinya. Tapi karena kedatangan sepasang psikopat andalannya Arshavin—Arin & Jongdae—dia justru jadi tawanan yang saat ditemuin Jia-yi, keadaannya udah sangat mengenaskan. Untung aja masih bisa idup.

Tentang Kim Minseok: dia ini pembunuh, jelas banget udah, pembunuh yang terbunuh dengan cara tragis, selingkuh tapi sampe akhir enggak nikah juga sama selingkuhannya, yang ada dia malah dibunuh sama suami si selingkuhan.

Tentang Oh Sehun: dasarnya, Sehun ini dokter, udah gitu doang. Tapi dia ini dokter yang diselametin Baekhyun dari Korea Utara, diberi identitas baru jadi dia bisa hidup di Seoul dengan tenang. Keterlibatan Sehun ini lebih dominan sama Baekhyun (dan Baekhyun pun begitu) dan secara enggak sengaja dia ketemu Hyerim di akhir. Selain sama Baekhyun, Sehun sempet juga terlibat sama Arshavin, sedikit, sekedar ketemu aja tapi enggak ada kontak. He’s innocent… tapi dia sukanya ngebayangin nyongkel mata orang.

Tentang Xi Luhan: sudah jelas, Luhan ini orangnya Arshavin, tapi dia bernasib paling punya kuasa pendek dalam cerita. Alasan dia bisa muncul di pesawat pribadinya Chanyeol saat dia sudah berstatus mati juga sudah jelas, ‘kan? Aku rasa ada di satu chapter yang cerita tentang siapa yang nyelametin Luhan di rumahnya, dan siapa di pesawat itu yang paling mungkin untuk nyelundupin dia ke dalem pesawat (aku enggak mau cerita karena nanti baca ini aja udah cukup mewakili, lol).

Tentang Huang Zi Tao: HE’S THE REAL ANTAGONIST. Dia jarang muncul, sumpah. Muncul cuma beberapa kali doang, jumlah kalimat yang dia omongin juga bisa dihitung jari, tapi dia justru jadi juru kunci dari cerita ini. Ah, kayaknya tentang Tao ini udah enggak perlu panjang kali lebar kali tinggi.

Tentang Kim Junmyeon: dia orangnya Arshavin, satu-satunya yang enggak terkontaminasi sama Byun Baekhyun, lol, tapi sayang nyawanya justru berakhir di tangan Baekhyun. Dia dateng ke tempat Arshavin karena Minrin yang hilang (ya, Minrin sih pilih aman, pilih selamet, daripada cinta) dan malah jadi ngedatengin maut.

Tentang Kim Jongdae: dia juga orangnya Arshavin, setia juga, sampai hembus nafas terakhir masih juga setia sama Arshavin dan setia sama Arin. Jongdae memang enggak sepsikopat Arin, dia juga enggak banyak diceritain punya adegan bunuh-membunuh.

Tentang Byun Baekhyun: HE’S NOT A PROTAGONIST BUT ANTIGONIS. Ada, karakter yang diciptain sebagai orang jahat tapi malah jadi baik. Diciptain jadi baik tapi dia itu penjahat. Bukan protagonis, maupun antagonis. Baekhyun seorang antigonis di sini. Bukannya dia enggak berpendirian, tapi dia memang berkarakter seperti itu. Baekhyun ini punya komitmen untuk kerjasama dengan orang-orang tertentu yang bisa dia manfaatin. Dan tugasnya satu: ngebunuh Jia-yi, yang pada akhirnya dia realisasi juga (tapi who knows… Jia-yi hidup atau mati?) dan bisa aku bilang, dia karakter paling licik di sini. Setiap habis manfaatin orang pasti dia lenyapin. Jia-yi juga dia lenyapin, ‘kan? Cuma Sehun doang satu-satunya yang enggak dia apa-apain. Nah, ini justru jadi mencurigakan.

*

[bagian: lima]

“Apa kau punya kontak di Hunan? Kupikir aku akan mengirim dua orang wanita ke sana, dalam waktu dekat.” tutur Baekhyun.

“Wanita? Sejak kapan kau peduli pada wanita?” tanya Luhan dengan nada tidak percaya.

Baekhyun mengedikkan bahu acuh, “Sejak aku tahu kalau ada wanita lain yang lebih menarik daripada Reen, mungkin.”

(ini adalah kode cukup jelas yang dari awal sudah Baekhyun bicarakan mengenai rencana dia ngebawa Jia-yi dan Jin-yi kembali ke Hunan).

PIP! PIP! PIP! PIP!

“Ya?” seorang pria lekas mengangkat teleponnya yang baru saja berdering. Selama beberapa sekon pria itu terdiam sembari mendengarkan apa yang lawan bicaranya instruksikan dari seberang sana, sebelum akhirnya pria itu menghela nafas panjang.

“Aku mengerti. Aku hanya perlu memastikan dia sampai di tangan orang itu saja, bukan? Setelah itu kau akan berhenti menerorku?” tanya si pria, berupaya memastikan bahwa dia akan hidup dengan cukup tenang setelah ini.

“Baiklah. Ya, ya, anggap saja aku percaya padamu kali ini. Sampai bertemu, kalau begitu.”

PIP!

(guess who? Enggak, ini bukan Arshavin kok yang di telepon Yixing di bagian ini, tapi Baekhyun. Seperti yang sudah aku bilang, Baekhyun adalah pemilik hubungan paling rumit di sini.)

“Lalu, apa yang mungkin akan terjadi pada mereka semua di Hunan?”

“Kita lihat saja nanti. Aku sudah menghubungi kolegaku di Hunan, dia akan menyambut kedatangan mereka.”

“Baguslah kalau begitu, aku juga sudah menghubungi rekanku di sana. Hanya untuk berjaga-jaga kalau saja mereka membutuhkan bantuan.”

(tebak siapa yang ditelepon Chanyeol dan dimaksud kolega sama dia? Yap, it’s Yara. Karena sudah selama beberapa bulan enggak eksis, dan enggak ada secara spesifik di bagian Chanyeol, she’s the one who call the cops. Yara adalah orang yang berjasa menjadi jalan pintas bagi Chanyeol untuk menyelesaikan masalah akhir).

BLAARRRR!!

Jantung Ren mungkin saja akan melompat dari persinggahan begitu didengarnya suara ledakan keras diikuti dengan api besar tiba-tiba saja menyala dari arah—

“TIDAK!! DAD!!!”

—kamar mandi.

(enggak. Kris enggak mati di sini, jangan suudzon. Aku enggak mau cerita bagaimana dan apa penyebabnya, silakan kalian imajinasikan sendiri-sendiri. Tapi di sini, Kris enggak mati. Bom itu cuma bagian dari kamuflase aja, yang ngebuat Kris seolah-olah mati di mata Arshavin. Tapi sebenernya ada yang nolong Kris. Ya… tebak aja siapa yang harus Ren kasih terima kasih)

“Kakakku, mati?” tanya Jin-yi dengan suara bergetar ketakutan. Melihat keadaan lemah gadis belia di hadapannya, Chanyeol malah mengembuskan nafas panjang. “Tidak perlu menangis dengan cara berlebihan. Pemakamannya tidak akan dilaksanakan malam ini jadi simpan air matamu untuk menangis di pemakamannya saja.”

(apa Jia-yi bener-bener mati?)

“Bunuh dia, Baekhyun! Atau aku akan membunuhmu!”

Hey, aku sudah membunuhnya. Sudah kukatakan padamu, bukan? Aku bahkan mengirimkan buktinya padamu. Tidakkah foto saat jarum itu masih menancap di pembuluh darahnya jadi bukti yang nyata?” sahut Baekhyun, sama sekali tidak terlihat takut pada ancaman Arshavin.

Tentu saja, buat apa pula seorang pembunuh takut untuk mati?

“Kalau kau tidak membunuhnya, biarkan aku yang—argh!”

(jangan menduga kalau Arshavin mati, enak banget dong dia kalau mati. Yixing cuma ngelakuin percobaan pembunuhan, yang side effectnya sudah ada di epilog)

*

[bagian: enam]

Nah, aku pikir penjelasan di atas udah cukup rinci dan mewakili. Supaya kalian enggak bingung lagi si karakter A ini mihak siapa, si B siapa, dll. Tapi soal storyline aku enggak bisa ngejelasin lebih rinci lagi karena itu termasuk dalam rahasia pabrik yang sebaiknya enggak diungkap ke publik.

Seperti nasib Jia-yi di akhir cerita, silakan kalian berspekulasi sesukanya, protes sesukanya, silakan aja. Toh, ceritanya enggak akan berubah.

Dan sekali lagi, terima kasih karena telah meluangkan waktu untuk membaca Hol(m)es!

Sampai jumpa di proyek series ulang tahun EXO berikutnya, di bulan September 2018.

Salam sayang, Irish.

6 tanggapan untuk “[CHANYEOL BIRTHDAY PROJECT] HOLES in HOL(M)ES theory _ AFTERwor(l)d — IRISH’s Tale”

  1. Afterwor(l)d.. Bnr2 sesuai pnulisan dwi makna’ny 😊
    Hr ni d.o dah ultah (brhrp ff bday series yg mo jln2 pk time machine tu bs sgera di mulai 😀)
    Dah nonton Along with d’Gods blm Rish? Ga bs brenti nangis nonton tu 😭
    Idk how, tp brhrp bgt jia yi lg brsm 백, alive ☺ spt 세훈 yg di ksh identitas br, spt 크리스 yg dg epik’ny di slametin nyawa’ny sm 우리 Antigonis 백
    Kyny blm bc deh ttg 1chptr yg luhan dislametin (junmen) dr rmh’ny tu 😕
    Umin miris bgt si nasib’ny sini! 😆
    크리스 mah kemana angin berhembus 🍃 kesitu dy condong’ny 😁 disposable, hbs mns sampah dibuang pd t4ny 😋 @ least ga sekejam 백 lah, stlh slesai urudan lngsng dilenyapin tak bersisa!
    Serem ih si arin 😰 demen’ny nyiksa2 korban’ny dibiarin die slowly in pain gt! Mr. & Mrs. d.o saiko klas brat kyny 😄 anak2ny pd pro bgt jd saiko in their own way

  2. Sebentar aku ralat.

    Tentang Byun Baekhyun: HE IS REEN’S HUSBAND. KEZAM. TIDAK BERPERI KEISTRIAN. BHAY.

    Ehiya keluarga Do di sini sedih semua. HAHAHAHHAHAHAHAHA.

    Ini nti aku mau baca ulang dari Icing aja ah biar ga bingung. Ulala.

  3. Jadi kesimpulannya, aku mau berspekulasi kalo Jiayi itu masih hidup, tapi aku gak bisa ngebayangin gimana cara ia tetap hidup dengan bukti² yang jelas² mengatakan bahwa ia sudah mati. Aduh, jujur, agak kurang plong di hati T_T

  4. Jadi sbenerny jiayi ne mati apa ga sih bingung eyke jadinya…dia hdup d benak baek aja apa dpalsuin matiny sma baek?bah cabe ga bisa apa aehari aj ga bkin ne jantung berdegup ga normal??????sma laki aj jrang degupny cemini wkakakakakakakkaka..pelan2 mulai ngerti alur ceritanyaaa n ff yg palin berat uat d mengerti..msh enakan ngertiin game over tp hati plg porak poranda..hiks…udah ah ckup..balik k realiti dlu aj biar hti m otak ga panas hahahahah

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s