[EXOFFI FREELANCE] From Me to You (Chapter 15)

From me to you cover

From ME to YOU

Written by michi13

Chaptered

Genre : AU – School life – Friendship – Romance

Rating : PG 17

Main Cast : EXO’s Byun Baekhyun x Bae Ji Hyo (OC)

Additional Cast : EXO’s Kim Joon Myun | Red Velvet’s Bae Joo Hyun | ZE:A’s Park Hyung Sik | GFRIEND’s Kim So Jung | other cast.

Summary : “Andai saja,dari awal dia menyukaimu pasti tidak akan serumit ini. Jika saja dia menyukaimu pasti aku akan tenang-tenang saja.”

Disclaimer : Cerita ini hanya sebuah fiksi. Ide dan alur cerita benar-benar dari pikiran dan imajinasiku sendiri,semua tokoh yang berperan milik orang tua dan agensi masing-masing kecuali OC. Jangan menjadi plagiat !

Author’s note : Terimakasih buat admin EXO FANFICTION INDONESIA karena mau menerima dan mengirim karyaku. Terimakasih juga buat readers yang mau baca karyaku. Β Semoga suka^^

Beautiful Poster by NJXAEM @Poster Channel

Happy reading^^

From ME to YOU – CHAPTER 15 : ‘TRIANGLE LOVE’

Dua siswa berseragam sama saling berdiri berhadapan di atas atap sekolah. Siswa laki-laki tampak diam menanti pembicaraan gadis itu. Sebenarnya ia malas bertemu dengannya namun jika terus menghindar,tidak baik juga. Tetapi gadis ini masih diam saja-tak kunjung bicara. Dirinya kan jadi sebal dan lelah,bahkan kakinya sudah pegal karena berdiri terlalu lama-menanggung berat tubuhnya.

Gadis itu menghela nafas sesaat, “Joon Myun,aku minta ma-maaf soal kejadian dulu. Sejujurnya,aku sangat senang memilikimu sebagai sahabatku. Tapi-“

“Arra. Arra.” Jawab Kim Joon Myun seadanya sambil mengalihkan pandangannya ke sembarang arah.

Joo Hyun menunduk lalu tersenyum sesaat. Setidaknya ucapan maafnya sudah tersampaikan pada Joon Myun walaupun dirinya sedikit gugup. Joo Hyun kembali menengadah, “Dan soal Hyungsik,aku berterimakasih. Rasanya ak-“

“Ya ya aku tau. Aku paham.” Sela Joon Myun lagi untuk kedua kalinya diselingi senyum tipis.

Joo Hyun mendengus sebal, “Ya! Kenapa kau menyela pembicaraanku!?”

Kim Joon Myun terkejut sesaat lalu tertawa mengejek, “Kau ini. Kenapa cepat sekali berubah? Beberapa detik sebelumnya,kau tampak diam dan tenang seperti kucing manis,lalu kenapa kau jadi berteriak seperti singa kelaparan?”

“YA!”

Joon Myun kembali tertawa,ia senang akhirnya hubungan persahabatan mereka berdua kembali bersatu. Dilihatnya gadis Bae itu tersenyum manis membuat Joon Myun senang dan lega bersamaan. Bae Joo Hyun pun ikut merasa lega luar biasa karena pertengkarannya dengan Kim Joon Myun akhirnya berakhir,setelah delapan hari saling diam.

“Lagipula di dalam persahabatan tidak ada kata maaf dan terimakasih,Joo Hyun-ah. Tetaplah tersenyum seperti itu.”

Bae Joo Hyun menatapnya lalu kembali tersenyum lebih lebar mengundang tawa renyah di antara keduanya. Kim Joon Myun memeluk leher Joo Hyun lalu menariknya menuju kelas kala bel masuk sudah berbunyi. Keduanya kembali tersenyum dan tertawa keras ditengah-tengah kelas saat tersandung bersamaan-mengundang keheranan dari siswa-siswa lain.

Terutama lelaki dingin bermarga Park itu.

.

.

.

TUK. TUK.

Baekhyun mengetuk kepala Ji Hyo singkat namun pelan ketika gadis itu masih tertidur di bangkunya. Bel masuk sudah berbunyi sejak lima menit lalu tetapi gadis ini masih betah saja seperti itu ditengah kegaduhan kelasnya.

“Hyo-ah,” bisiknya pelan. Tak ada respon apapun.

“Baekhyun Sunbae!” Ia menolehkan kepalanya pada ambang pintu,disana hoobaenya-Kim So Jung-melambaikan tangannya dengan senyum lebar.

Byun Baekhyun bangkit dari duduknya menghampiri gadis itu, “Ada apa?”

So Jung memberikan seberkas kertas putih penuh tulisan pada lelaki Byun itu dengan bersemangat, “Cha.”

“Apa ini?”

Kim So Jung tersenyum menatap Baekhyun, “Tugas dari guru Jung. Dia bilang aku harus memberikannya pada ketua kelas,dia juga bilang setelah pelajaran berakhir harus dikumpulkan.”

Baekhyun mengangguk mengerti, “Arraseo. Gomawo.”

“YA! JIKA SUDAH SELESAI,KEMBALI SANA KE KELAS!” Seisi kelas langsung menoleh ke belakang ketika mendengar teriakan keras yang menggema. Tak terkecuali Baekhyun dan So Jung.

Seolah tak mengerti dan tak ada apa-apa,Kim So Jung kembali menatap Baekhyun penuh harap, “Sunbae. Tolong luangkan waktumu untukku,aku kan ikut tes masuk kedis-“

“Alasan!” Teriak Ji Hyo lagi lalu merampas seberkas kertas tugas di tangan Baekhyun.

So Jung menatap Ji Hyo dari atas ke bawah, “Maaf Sunbae. Aku berbicara pada Baekhyun Sunbae.”

Ji Hyo memutar bola matanya malas, “Memangnya aku berbicara padamu? Kau ini kurang kerjaan sekali. Jelas-jelas sudah bel masuk kenapa kau main kesini?”

“A-anu,aku ada urusan-“

Baekhyun menatap So Jung sesaat, “Sudahlah,kau kembali sana. Lagipula bukankah sudah kukatakan,jika kau ingin bicara tes itu kau bisa bicarakan pada Joon Myun hyung.”

Kim So Jung mendengus sebal ke arah Ji Hyo yang hanya dibalas tatapan acuh. Setelahnya,ia menunduk hormat pada Baekhyun kemudian pergi kembali ke kelasnya dengan kekesalan yang bertambah.

***

Pulang sekolah,semua siswa sudah keluar dari kelasnya dengan riang yang luar biasa. Hyungsik memikul tas sekolahnya sebelah pundak sambil berjalan tenang ditengah-tengah lorong sekolah. Ia berbelok ke kiri menuju gerbang sekolah yang sudah terbuka ramai sejak tadi bel di bunyikan. Hyungsik makin memperlambat langkahnya kala sepasang bersahabat berjalan tak jauh di depannya.

“Bagaimana kalau kita mampir ke kedai biasanya dulu? Aku mulai lapar.” Itu suara Joo Hyun yang berjalan sambil menatap lelaki di sebelahnya.

Joon Myun tampak berpikir, “Tumben sekali kau lapar? Biasanya juga kau buru-buru pulang.”

Joo Hyun memutar bola matanya malas lalu mempercepat langkahnya mendahului Joon Myun, “Memangnya tidak boleh?”

Kim Joon Myun terkekeh menyusul gadis Bae itu kemudian memeluk lehernya kasar. “Geurae,tapi kau yang traktir. Oke?”

“Ge-geurae.” Setuju Joo Hyun dengan senyum terpaksa lalu balik memeluk pundak Joon Myun.

“Umm,lalu adikmu kau tinggal?”

“Tenang saja,dia pasti bersama Baekhyun sekarang.”

Hyungsik menghentikan langkahnya tiba-tiba,menatap kosong Joon Myun dan Joo Hyun yang sudah keluar dari sekolah. Bersama Baekhyun dia bilang? Park Hyungsik kembali melanjutkan langkahnya dengan cepat tanpa melihat jalannya. Ia sibuk memikirkan Ji Hyo yang masih berstatus pacarnya.

BRUK.

“Jeosongham-“ permohonan maafnya terhenti kala melihat objek yang ditabraknya.

Bae Ji Hyo.

“Sunbae? Gwenchana?”

Hyungsik tersadar lalu menyahut gugup, “O-oh. Mianhae. Aku tidak tau.”

Ji Hyo tersenyum tipis, “Tidak apa-apa,aku tadi terburu-buru.”

Dilihatnya,Baekhyun datang berlari dari arah barat. Hyungsik yang melihatnya menghampiri Ji Hyo santai hanya menganga kecil. Dia ini tidak paham situasi ya? Jelas-jelas pacarnya ada di depannya kenapa Baekhyun santai sekali menghampiri pacarnya? Kini Hyungsik ganti menatap sang kekasih yang tersenyum pada lelaki Byun itu.

Ini lagi. Ji Hyo sadar atau tidak sih? Disini ada pacarmu,Park Hyungsik!

TIN TIN.

Mobil hitam yang berhenti di depan gerbang sekolah menarik atensi ketiganya. Jendela mobil dari kursi pengemudi tampak turun-terbuka-menampilkan Park Go Il.

“Ahboji?”

Ji Hyo terkejut sesaat kala Go Il tersenyum padanya dan melambaikan tangan pada gadis itu. Sedangkan Hyungsik hanya menatap Ji Hyo sekilas kemudian berlari menghampiri ayahnya.

“Apa kalian ada acara?” Tanya pria Park itu masih dengan senyumnya dan suaranya yang lebih keras. Beberapa siswa tampak tersadar akan interaksi yang lumayan akrab antara ayah Hyungsik dan Ji Hyo.

Termasuk Baekhyun.

Seolah sadar apa yang akan terjadi,lelaki Byun itu menarik Ji Hyo keluar sekolah. Walau tak tau kemana,yang jelas ia membawa Ji Hyo jauh dari Go Il dan anaknya itu. Park Hyungsik yang melihat mereka berlari jauh hanya sebal sesaat lalu masuk ke mobil ayahnya.

“Apa mereka berpacaran?” Ayahnya bertanya di sela-sela aktivitasnya menyetir.

“Molla.”

“Lalu apa kau selingkuhannya?”

Hyungsik menatap ayahnya cepat, “Apa-apaan itu?”

Ayahnya terkekeh renyah menatap anaknya yang diliputi kecemburuan, “Kau ini lebih seperti selingkuhannya ketimbang pacarnya.”

“Kenapa begitu?”

“Karena kau tidak tau apa hubungan mereka berdua yang sedekat itu. Atau mungkin hubungan mereka lebih intim dari yang kau kira.”

Lebih in-intim? Ambigu sekali.

Hyungsik mengangguk sok mengerti, “Ya begitulah.”

Ayahnya diam tak merespon.

“Setujui saja hubunganku dengan Ji Hyo,jangan berusaha memisahkan kami.”

“Hee?” Ayahnya tampak tak mengerti dengan pernyataan putranya.

Hyungsik menatap sang ayah serius, “Itu permintaanku yang harus kau kabulkan. Kau sudah berjanji ayah. Jangan menganggap dia anakmu tapi anggap dia calon menantumu.”

Go Il sukses terkejut hebat. Ia bahkan hampir menabrak motor di depan sana jika saja anaknya tidak membanting stir ke kanan-menghindari kecelakaan. Park Hyungsik kembali ke kursinya menatap acuh ke jendela. Park Go Il melirik sebelahnya sekilas namun tetap fokus pada jalanan dihadapannya. Keduanya tampak diam tenggelam dalam pikirannya masing-masing,membiarkan hening menyelimuti atmosfer mereka.

Satu hal yang membuat Go Il diam merasa was was,yaitu Hyungsik selalu sungguh-sungguh dengan apa yang diucapkannya. Anaknya itu tidak pernah bicara omong kosong sekalipun.

.

.

.

Kedai kopi. Ya mereka berempat berada di kedai kopi saling berhadapan dihiasi situasi canggung luar biasa. Eh berempat? Ya. Ji Hyo,Baekhyun,Joon Myun dan Joo Hyun. Ceritanya sewaktu berlari tadi,Baekhyun langsung menyeret asal Ji Hyo masuk ke kedai ini. Yang kebetulan sekali malah bertemu dua seniornya. Guna meredam keheningan yang mencekam,Baekhyun mengajak Joon Myun mengobrol hal-hal tak penting. Sedangkan dua gadis Bae bersaudara itu hanya saling melirik dan asyik sendiri.

“Lama sekali,aku akan ke meja pemesanan lagi. Kalian tunggu disini,” ujar Joon Myun lembut meskipun canggung.

Baekhyun dan Joo Hyun mengangguk sedangkan Ji Hyo tiba-tiba bangun dari duduknya, “Aku ikut denganmu.”

“Geurae.”

Joo Hyun menatap adiknya dan sahabatnya yang sudah pergi,ia menghembuskan nafasnya lega setelah kecanggungan itu reda.

“Ngomong-ngomong,kenapa kalian berlari terburu-buru tadi?”

Baekhyun mengalihkan pandangannya ke Joo Hyun, “Oh. Tadi Ji Hyo sempat diajak ayah Hyungsik sunbae.”

“Hyungsik?” Baekhyun mengangguk sebagai jawaban.

“Akhir-akhir ini,kalian berdua sering bersama,” ungkap Joo Hyun santai.

Baekhyun terkekeh sesaat, “Kami kan teman baik sekarang.”

“Ya aku tau. Andai saja,dari awal dia menyukaimu pasti tidak akan serumit ini. Jika saja dia menyukaimu pasti aku akan tenang-tenang saja.”

“Eh? Kenapa begitu?”

Joo Hyun menatap adiknya yang tampak mengobrol dengan Joon Myun, “Karena Hyungsik tidak pantas untuknya. Aku tidak ingin hal buruk yang menimpaku ikut menimpanya juga. Rasanya menyakitkan. Ji Hyo itu adikku satu-satunya meskipun kepribadiannya seperti itu.”

Baekhyun yang melihat seulas senyum terbit di bibir Joo Hyun akhirnya ia ikut tersenyum juga. Benar kan,kalian itu sebenarnya saling peduli hanya saja tidak mau mengungkapkannya.

Kim Joon Myun sampai di meja pemesanan bersama Ji Hyo disebelahnya. Ia tampak menunggu pegawai itu kembali ke mejanya.

“Pesanan meja no.8 belum selesai juga?”

Sang pegawai mengecek kertas-kertas pesanan dihadapannya lalu menyebutkan apa yang tertulis, “Dua americano dan roti bakar coklat ekstra kan? Ditambah dua caramel macchiato dan dua potong roti brownis.”

Keduanya mengangguk membenarkan-menunggu kembali sang pegawai menghidangkan pesanan mereka. Joon Myun takut jika ia meninggalkan meja ini,pesanan mereka akan dilupakan lagi. Jadi mereka berdua memutuskan untuk menunggu sambil mengobrol kecil.

“Joon Myun.”

“Hm?”

Ji Hyo menggaruk tengkuknya sekilas, “Eo-eonni kenapa pucat sekali? Bibirnya juga sedikit membengkak. Apa dia baik-baik saja?”

“Kenapa kau tadi tidak bertanya padanya?”

“Nae-naega? Yang benar saja kau.” Kekeh Ji Hyo terpaksa.

“Jika kau cemas,tanyakan keadaannya padanya. Bukan malah bertanya padaku. Kau ini kan adiknya. Cobalah kalian berkomunikasi sebagaimana seharusnya hubungan darah kalian.”

Ji Hyo mengangguk malas sedangkan Joon Myun menatap gadis itu penasaran, “Bagaimana hubunganmu dengan Hyungsik? Apa semuanya sudah selesai?”

“Selesai pantatku.” Umpat Ji Hyo sebal yang justru dibalas tawa oleh Kim Joon Myun.

“Ini hidangan anda,maafkan kami atas keterlambatannya. Selamat menikmati dan terimakasih.” Sang pegawai menyerahkan senampan makanan dan kopi yang di pesannya tadi kepada Joon Myun.

“Kamshahamnida.”

“Lagipula jika semua sudah selesai,aku dan eonni tidak akan secanggung itu tau!”

“Arraseo. Arraseo.”

Keduanya kembali berjalan menuju meja mereka,lalu duduk menikmati hidangan yang sudah ada didepan mata dengan kecanggungan yang kembali datang tak diundang.

***

TRING.

Hyungsik masuk ke dalam kafe tempat gengnya biasa berkumpul. Ia menghampiri kawanannya lalu memilih duduk di sebelah Jongdae. Sehun menggeser segelas green tea padanya, “Milikmu.”

Park Hyungsik menerimanya lalu menyeruputnya cepat seolah-olah ia habis lari marathon.

“Akhir-akhir ini,Joon Myun tidak ikut bergabung bersama kita. Kenapa?” Tanya Minseok mengamati semua teman satu gengnya.

“Mungkin dia sedang ada masalah dengan–seseorang?” Tebak Jongin sambil matanya menatap Hyungsik.

“Tadi aku melihatnya bersama Joo Hyun sunbae pergi ke kedai,” jelas Sehun membuat Hyungsik kembali meminum minumannya canggung.

“Sudahlah,tidak usah dibahas. Lebih baik kita bahas pesta kemenangan Hyungsik hyung karena berhasil mendapatkan hati Ji Hyo lebih dulu. Setuju?” Itu suara Kim Jongdae.

“Kita lakukan lusa saja. Kau bisa kan hyung?” Tanya Jongin menatap Hyungsik.

Hyungsik meletakkan minumannya kasar, “Bukankah semuanya sudah selesai? Aku baik-baik saja tidak ada pesta-pesta itu. Aku tidak perlu hal itu.”

“Tapi kan tidak seru hyung! Lebih baik di lakukan saja.” Protes Sehun.

Kyungsoo setuju dengan Sehun, “Benar. Aku bahkan sudah menunggu hal itu sejak lama.”

Hyungsik menggeleng tidak setuju, “Aku tidak mau.”

“Kau yang tidak mau atau kau takut jika Ji Hyo noona datang dan tau kau mempermainkannya?”

Sama seperti Joo Hyun dulu.

To be continued.

8 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] From Me to You (Chapter 15)”

  1. ahhhh,, knp msh blm ketahuan klo hyungsik cma membuat ji hyo sbgai bhn taruan?? trus mereka putus lalu krn ji hyo smkin dkt dgn baekhyun mrka jdi sepasang kekasih… jgn lupa di next secepat x ya min…

    Pada tanggal 21/11/17, EXO FanFiction Indonesia

  2. duhduh.. udah sih jihyo sama baekyun aja 😜😍
    greget deh sih jihyo pas dikelas itu πŸ˜‚πŸ˜‚ lagian si sojung ngpin dah deket” sm baekhyun gitu…
    baekhyun punya jihyooo tau 😘😍
    baek.jihyooo μ‚¬λž‘ν•΄β™‘β™‘

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s