[EXOFFI FREELANCE] Sweet Promise (Chapter 2)

Tittle

Sweet Promise

Author

Lessi

(Wattpad: @xoelnoona)

Length

Chaptered

Genre

Romance

Rating

PG-13

Main Cast

Kang Sera (OC/You)

Lay / Zhang Yixing (EXO)

Additional Cast

Kim Jongin (EXO)

Shin Jia (OC)

Member EXO lainnya.

Summary

Menceritakan tentang Zhang Yixing yang berjanji kepada Kang Sera untuk tidak berpaling kepada siapapun.

https://www.wattpad.com/story/124623966?utm_content=share_reading&utm_medium=link&utm_source=android

Disclaimer

Ff ini murni dari pemikiranku. Tidak ada plagiat dengan cerita manapun.

Author’s note

Terima kasih yang telah menyempatkan waktu untuk membaca. Kalau absurd, harap maklum. Sampaikan kritik dan saran kalian!

Jangan lupa share ke teman-teman!

Sudah sekitar seminggu Yixing pergi ke China. Hari ini ia meneleponku bahwa ia akan pulang dengan penerbangan malam.

Aku mengamati layar ponselku dengan harapan Yixing akan meneleponku. Selama 20 menit aku menunggu sampai akhirnya aku tertidur.

Pagi saat aku terbangun, aku melihat kemeja putih yang tergeletak di atas ranjang. Mungkin itu milik Yixing.

By the way, semalam aku tidur di apartment Yixing.

Aku berjalan menuju pintu kamar mandi yang berada di sudut. Ku dengar gemericik guyuran air dari shower. Aku tersenyum kecil. Yixing telah pulang.

Selama seminggu terakhir aku merasa kacau tanpa Yixing. Hari-hari terasa membosankan. Yang ku lakukan selama itu hanyalah kuliah dan setelah itu membantu ibu di restoran ayam goreng.

Aku berjalan keluar dari kamar menuju dapur. Aku sempat berniat membuat sarapan untuk Yixing sebelum melihat dua potong sandwich dengan segelas susu di atas meja.

Lagi-lagi aku tersenyum. Sikapnya begitu manis. Bukankah Yixing lelaki yang sempurna?

Aku menarik kursi untuk ku duduki. Tak lama Yixing keluar dengan rambut yang basah. Ia datang lalu ikut duduk berseberangan denganku.

“Selamat pagi.” Ucapnya.

“Kau merindukanku?” Yixing kembali berucap. Ia pasti menyadari alasan kenapa aku berada disini semalam.

Aku tidak bisa memungkiri ucapannya, asal kau tahu. Aku sangat merindukannya hingga hanya dengan mendengar gemericik air saat ia mandi pun aku merasa senang.

“Bagaimana menurutmu?”

“Dan kenapa kau tidak meneleponku untuk menjemputmu semalam?” Lanjutku.

Yixing meraih potongan sandwich dari atas piring lalu melahapnya.

“Aku tahu kau pasti sudah tertidur. Jadi aku meminta Junmyeon untuk menjemputku.”

“Ayolah..” Rengekku.

Yixing lalu meraih punggung tanganku dan tersenyum. Kau bisa membayangkan bagaimana seorang Zhang Yixing saat tersenyum. Seluruh wanita di muka bumi bisa langsung takluk dengan lesung pipitnya.

“Baiklah, aku menyerah.” Kataku.

Yixing langsung terbahak melihatku.

“Apa kau tidak ada kuliah hari ini?”

Haruskah aku mengatakan Yixing bodoh? Astaga, ini akhir pekan.

“Kau tidak ingat ini hari sabtu?”

Yixing lalu memetik jarinya. “Kau benar.”

Ia kembali melanjutkan sarapannya sementara aku berdiri dan mengambilkan segelas air hangat padanya.

Sementara Yixing masih sarapan, aku kembali ke kamar untuk mengambil handuk kecil dari dalam lemari.

Aku berjalan lagi menuju dapur dengan handuk yang ku bawa. Tanpa menawarkan diri, aku membawa handuk itu ke kepala Yixing. Membantunya untuk mengerikan rambut.

“Sera..”

“Diam sebentar, aku sedang membantumu. Dimana hair dryer yang kau beli waktu itu? Apa itu rusak?”

“Tidak. Aku hanya tidak suka menggunakannya. Aku lebih suka kau yang mengeringkan rambutku.”

Aku berdecih spontan. Yixing benar-benar lihai memainkan rayuan. Haruskah aku memberikan penghargaan untuknya?

Tiba-tiba..

Drrtt drrtt

Ku dengar sebuah ponsel bergetar.

Tidak, itu bukan ponselku. Ponselku masih berada di atas nakas kamar Yixing.

Aku melirik Yixing. Benar, ia mengeluarkan ponsel dari dalam sakunya. Aku membaca ID penelepon yang tertera pada layar.

Jane Wu

Yixing lalu mereject panggilan itu. Lantas ia kembali memasukkan benda pipih itu ke dalam sakunya.

Ia tidak mengatakan apapun ataupun membahasnya.

Tiba-tiba otakku terasa kosong.

Jane Wu. Siapa dia?

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s