[EXOFFI FREELANCE] MISSION : GET YOU (Chapter 1)

MISSION : GET YOU

Written by michi13

Chaptered with rating PG 16+

Genre AU-Action-Crime-Romance

Main Cast EXO’s Oh Sehun x Kim Yoojung

Additional Cast :

ASTRO’s Park Min Hyuk | EXO’s Park Chanyeol | Actor Ahn Jae Hyun | EXO members.

Summary :

“Kita akan bertemu lagi,Ahjussi 94.”

Disclaimer :

Cerita ini hanya sebuah fiksi. Ide dan alur cerita benar-benar dari pikiran dan imajinasiku sendiri,semua tokoh yang berperan milik orang tua dan agensi masing-masing. Jangan menjadi plagiat !

Author’s note :

Terimakasih untuk admin EXO FANFICTION INDONESIA karena mau menerima dan mengirim karyaku. Untuk readers : maaf jika alurnya atau feelnya kurang dipahami. Aku masih tahap belajar. Dan juga ada beberapa kata yang tidak patut dicontoh. Terimakasih.

My Poster created by NJXAEM @Poster Channel

Happy reading^^

MISSION : GET YOU – CHAPTER 1

“Sehun,kau harus keluar sekarang,” ia membenarkan letak benda mungil yang bertengger di telinganya kala mendengar suara di seberang sana.

“Mworago?” Tanyanya sedikit berbisik sambil tetap mengawasi pertemuan dihadapannya.

“NAGA! Aku sudah ketahuan dan mereka sedang mengejarku sekarang,” suara didalam earpiecenya terdengar lebih keras dan tidak beraturan.

Ia melirik kanan kirinya lalu menekan tombol kecil pada earpiecenya, “Arraseo.”

Sehun menoleh sampingnya perlahan ketika deru langkah berlari terdengar mendekat padanya, “TANGKAP DIA! DIA MATA-MATA DARI SM.”

“PPALINAWA!”  Sehun meringis ketika suara delapan oktaf itu kembali menghantam pendengarannya.

“Ini sungguh menyebalkan,” ia berdecak sebal lalu menunduk sambil mengeluarkan pistol dari dalam saku jasnya. Kedua mata nyalangnya menatap setiap orang-orang berjas dihadapannya sambil menodongkan senjatanya ke sekeliling arah.

Oh Sehun menyinggungkan senyumnya melihat raut ketakutan dari semua orang yang seruangan dengannya, “Kalian tidak bersenjata ya? Maka dari itu,lelaki seperti aku bisa masuk dengan mudahnya. Dasar bodoh.”

“Kau seperti bocah saja main pistol palsu seperti itu. Jangan bodohi aku,lawan aku jika kau berani,” lelaki yang berpakaian paling berbeda mendekat ke arahnya lalu memasang kuda-kuda dengan angkuhnya.

Sehun melempar pistolnya menjauh hingga mendarat di tengah-tengah ruangan. Tanpa aba-aba,ia langsung menendang betis lelaki itu hingga tumbang lalu meninju perut dan pipi lawannya sekuat tenaga. Setelah itu,ia kembali memukul dan membanting bodyguard lain yang berada di belakangnya.

Secepat kilat,Sehun menuntaskan semua pukulannya pada semua pengawal yang ada dengan tangan kosongnya. Meskipun,ia sempat terluka juga namun baginya tidak seberapa sakit.

Klik. Jam tangannya berbunyi singkat. Ia meliriknya sekilas lalu menyelesaikan perkelahiannya dengan kecepatan bertambah.

53 detik tersisa.

Sampai diambang pintu ruangan,ia membanting pengawal terakhir dengan kakinya kemudian berbalik dan kembali menyinggungkan senyum remehnya.

7 detik tersisa.

“Ini hadiah terakhirku !” Ujarnya terakhir lalu berlari keluar ruangan dengan langkah seribu.

BOOM.

Rasakan kekuatan pistol mainanku.

Dirinya hampir terjatuh oleh karena efek letusan bom yang dipasangnya. Dengan tenaga yang tersisa ia menekan kembali benda kecilnya, “Mission success.”

Senyum kemenangannya tercetak jelas di wajah putih pucatnya namun tak lama memudar kala ia kembali melihat puluhan bodyguard tak jauh di depannya.

“Aish,” kesalnya singkat lalu berbelok menuju jalan sempit yang mengarah ke gedung belakang.

Terus berlari,ia melepas jasnya kasar lalu memberi pernyataan kembali. Tak lupa Sehun menekan tombol kecil pada earpiecenya, “Kita bertemu di markas,hyung.”

BOOM. Jasnya yang penuh dengan bom tersembunyi langsung dilemparnya ke belakang menyisakan kaos hitam polosnya. Letusan kecil disertai percikan api kembali menimpa pengawal-pengawal berjas di belakangnya yang membuat Sehun berdecak kembali.

“Dasar tua-tua bodoh.”

***

Sepulang sekolah,gadis itu terus saja mondar mandir di taman romantis yang penuh bunga-bunga ini. Sedari tadi,ia juga terus melihat jam tangannya-menunggu. Bahkan,rautnya yang semula riang berubah kusut. Kedua netranya terus menengok ke sana sini dengan resahnya. Tak lupa,kedua tangannya menggenggam kuat tali tasnya-terus menunggu.

“Dia kemana sih? Lama sekali.”

Gadis itu duduk pada kursi kayu yang ada namun tak berapa lama ia bangkit dari duduknya. Lalu duduk kembali dan berdiri kembali sampai berkali-kali. Ia menengok sampingnya lalu belakangnya bermaksud mencari keberadaan orang yang ditunggunya.

“Ah,molla. Aku lelah sekali.”

Seragamnya basah oleh keringat karena terlalu lama menunggu dibawah terik matahari. Jadi,ia memutuskan untuk pergi ke kafe diseberang sana sambil menunggu kembali,setidaknya ia bisa minum untuk menghilangkan dahaganya.

Namun baru separuh jalan tiba-tiba tubuhnya terhantam sebuah punggung yang lebar membuatnya jatuh terduduk di atas trotoar.

“A-aw! Appo!”

Lelaki yang menabraknya langsung dilanda kepanikan ketika menabrak seorang gadis SMA. Ia ceroboh,terus menoleh belakangnya tanpa memerhatikan jalannya.

“BERHENTI DISITU!” Ketua pengawal berteriak lebih keras pada objek yang tak jauh dihadapannya.

“Aish,sial,” rutuknya kemudian mengajak gadis itu berlari dan bersembunyi di samping kafe roti-bersamanya.

Sang gadis melongo bingung menatap lelaki asing yang ada dihadapannya. Ia mengikuti arah pandang lelaki itu pada trotoar yang penuh oleh pria-pria security,setelah itu atensinya beralih pada wajah pria dihadapannya-penuh keringat.

“Dia ini siapa? Dan kenapa aku dibawa kesini?”

Sehun menoleh cepat pada gadis di dekatnya ketika mendengar gumaman aneh yang terdengar bodoh.

“Kenapa aku selalu bertemu orang-orang bodoh?”

“Ne?”

Gadis itu meneliti penampilan dan gaya lelaki itu sebentar. Kaos polos,celana jin,sepatu hitam. Semuanya berwarna hitam kecuali kulitnya.

Ia menganggukkan kepalanya beberapa kali, “Tidak mencurigakan.”

Namun saat matanya melihat earpiece dan lencana aneh pada dada kiri lelaki itu,ia merasa terkejut.

Chakkaman. Sepertinya aku pernah melihatnya.

Gadis itu berpikir kritis mengingat benda segi enam itu. Terus dan terus berpikir. Akhirnya raut wajahnya berubah ceria, “Woaahh,kau agen rahasia label EXO ya? Aku tau lencana ini. Apa kau mata-ma-“

Buru-buru Sehun membungkam mulut gadis itu dengan tangan besarnya lalu mengawasi sekelilingnya.

“Shikreo!”

Gadis itu mengangguk mengerti sambil menatap Sehun takut-takut. Tak lama kemudian,Sehun melepaskan bekapannya lalu memasukkan lencana itu ke dalam saku celananya. Merasa diperhatikan,Sehun menatap gadis itu serius yang sayangnya justru membuatnya dilanda kegugupan.

“Ahjussi,kau benar mata-mata ya?” Tanya gadis itu berbisik dengan mata penasarannya.

“An-mwo? Ahjussi?”

“Huh? Hyuk-ie!”  Tak mendapat respon,dengan mudahnya gadis itu berlari meninggalkan Sehun untuk menghampiri orang yang sedari tadi ditunggunya. Ia melambaikan tangannya pada lelaki yang mondar mandir di depan kafe roti diselingi senyum khasnya.

Langkah gadis itu seketika terhenti ketika teringat sesuatu,ia berbalik lalu menatap pria mata-mata itu kembali.

“Kita akan bertemu lagi,Ahjussi 94.” Gadis itu berucap dengan nada riangnya disertai lambaian tangan membuat Sehun diserang kegugupan kembali.

“Aish,bocah itu. Kenapa memanggilku seperti itu?”

Sehun keluar dari persembunyiannya lalu memandang dua bocah SMA yang berjalan bersama bak pasangan romantis yang berkencan.

“Cih,bocah itu. Dasar anak-anak.”

Ia membenarkan pakaiannya dan membersihkan ujung sepatunya yang ternodai darah.

Selesai dengan aktivitasnya,tak sengaja netranya menemukan sebuah benda kecil berbentuk persegi panjang.

“Apa itu?” Merasa asing dengan benda itu,ia bergerak memungutnya lantas berdiri menegakkan tubuhnya.

“Sehun-ah,kau baik-baik saja? Kenapa lama sekali?”

Sehun menekan tombol kecil pada earpiecenya lalu menjawab, “Ya,aku baik-baik saja.”

Sehun terus berpikir dan menatap benda di tangannya serius,kemudian ia kembali melihat dua siswa berseragam yang makin jauh dari pandangannya.

Mulutnya berusaha mengeja tiga kata yang tertera sambil menatap dari jauh gadis yang di tabraknya tadi-serius.

“Kim Yoo Jung?”

To be continued.

8 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] MISSION : GET YOU (Chapter 1)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s