[LAY BIRTHDAY PROJECT] Unexpected – Fujisaki B-Rabbit.

timeline_20171030_093117

[LAY BIRTHDAY PROJECT] Unexpected – Fujisaki B-Rabbit.

Main Cast: Lay-EXO || Genre: Horror || Rating: G

 

**********

 

Zhang Yixing atau akrab disapa Lay baru saja keluar dari salah satu kamar pasien di Lantai 9.

Hari ini menjadi hari yang paling melelahkan untuknya selama dua bulan debutnya menjadi dokter penyakit organ dalam di salah satu rumah sakit ternama di Korea Selatan.

Lay sebenarnya berasal dari Negeri Tirai Bambu. Dia direkomdasikan untuk menjadi dokter di Korea Selatan karena ia merupakan lulusan terbaik kedokteran di universitasnya. Berhubung ia bisa berbahasa Korea–walaupun aksen Mandarin-nya masih terasa kental– serta tidak ada kendala yang berarti, maka Lay menerima tawaran besar tersebut.

Lay ingin sekali pulang dan beristirahat di apartemennya, namun ia memutuskan untuk tidur di rumah sakit saja. Akan sangat berbahaya jika memaksakan diri pulang larut dalam keadaan kelelahan.

Keadaan rumah sakit juga terasa sunyi karena waktu sudah menunjukkan pukul 2 dini hari. Ia pun berjalan di kooridor dan memasuki lift yang kosong untuk ke lantai 3–tempat ruang istirahat dokter dan perawat rumah sakit. Pintu lift kemudian tertutup dan membawanya turun.

Tiba-tiba pintu lift terhenti di lantai 4. Terlihat seorang pria dengan wajah yang tertunduk masuk ke dalam lift. Pria itu mengenakan pakaian hitam yang terlihat kumal dan lusuh. Pria itu kemudian memencet tombol lantai dasar.

“Ah … Sepertinya ia ingin menemui seseorang untuk terakhir kalinya” batin Lay.

Yah, dia ingat kalau lantai dasar rumah sakit ini adalah bagian krematorium. Lay membiarkan pria itu membawanya ke lantai dasar dahulu. Meskipun Lay lelah toh dokter berlesung pipit itu tidak terburu-buru.

Selama lift turun ke bawah, Lay hanya memainkan ponselnya asal. Namun tak lama hidungnya mencium bau yang tak sedap. Bau itu menguar dari tubuh pria itu yang sedari tadi berdiri diam di depan Lay.

“Astaga! Sudah berapa hari orang ini tak membersihkan diri?” batin Lay sambil menutup hidungnya dengan punggung tangan kirinya.

TING!

Akhirnya sampai juga lift di lantai dasar. Dengan langkah gontai pria itu keluar dari lift. Saat Lay menekan tombol ‘close’ pada pintu lift, pria itu berbalik dan menatap ke arahnya.

Seketika mata Lay terbelak dan bulu kuduknya meremang. Bahkan saat pintu lift tertutup pun ia masih terpaku ditempatnya.

Saat pria itu berbalik tadi, Lay tersadar …

 

 

Bahwa pria itu adalah pasien yang ia vonis meninggal 10 menit lalu di lantai 9 …

 

 

Dan pria itu menyeringai …

 

 

Dengan wajah rusak dan bersimbah darah …

 

…….

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s