[LAY BIRTHDAY PROJECT] RUNAWAY – mymyoui

[LAY BIRTHDAY PROJECT] RUNAWAY – mymyoui
LAY – MINA | Romance | PG-17

“Kudengar gerakanmu cukup memuaskan.”

Kedua matanya membuatku merasa terintimidasi untuk yang kesekian kalinya.

“Tugasku sebagai esscort hanya menemani anda selama 2 jam kedepan, Tuan Zhang.” Sengaja ku tekankan pada kata ‘menemani’ agar lelaki itu mengembalikan kesadarannya. Dia masih saja lelaki yang melukai seseorang dengan mudahnya.

Matanya menyipit dan itu membuatku muak. Ingin sekali kucakar wajah tampannya itu, wajah polos yang menutupi sisi dirinya yang lain. Tak banyak orang yang tau, atau mungkin saja hanya aku yang tau. Kuharap itu hanya perasaanku saja.

“Jangan berpikiran adegan erotis, aku bicara tentang tarianmu. Kau penari cantik yang sering dibicarakan para pegawaiku,kan ?”

Lengkungan bibir itu mengejekku. Ia mulai bangkit dari bangku kerjanya dan sekarang sedang berdiri bersandar pada rak, kedua tangan terlipat di depan dada dan kedua mata yang masih dengan ketajamannya mengarah ke tempat dimana aku berdiri. Dia pria licik.

“Tunjukkan tarianmu, aku penasaran.”

“Aku hanya akan menemani Tuan selama pertemuan dengan Mr.Kim , tidak lebih dari itu.” tegasku.

Apa gunanya berpendidikan tinggi jika memahami kalimat sederhana saja ia tidak bisa.

” $5 perdetik, bagaimana? Kau tidak akan menolakku, anak manis ?”

Harga diriku baru saja ia injak ? Tidak. Ia bukan lagi menginjak, tapi meludahi dan membuangnya jauh-jauh.

“Kau sangat bermurah hati. Dan aku bukanlah gadis bodoh yang akan melewatkan itu. Baiklah, aku akan menari. Tunjukan dimana aku harus menari?”

Silakan mengataiku matre dan sejenisnya, aku sudah kenyang dengan semua itu. Lagipula aku tidak memperdulikan opini murahan seperti itu karna pada dasarnya manusia itu sama, mereka hanya menilai hidup seseorang dari sebelah mata.

Pada dasarnya mereka tidak tau apa kebenarnya terjadi dalam hidupku. Sama-sekali.

“Di dalam ruangan itu.” tunjuknya.

“Baiklah. Perdetiknya 5 dolar, dihitung dari sekarang.” aku menyeringai puas.Malam ini aku akan pulang dengan banyak uang.

“Aku akan memberikan $50 perdetik kalau kau mau.”

Penawaran emas bung. Kuanggap lelaki itu sedang mabuk dan jalang ini akan memanfaatkannya.

“Apa syaratnya ? Kuharap itu bukan kontak fisik”

Faktanya aku bukanlah gadis polos di dunia kejam ini. Jika lelaki Zhang ini mengatakan hal demikian, pastilah ia punya tujuan khusus.

“Kau cukup pintar dengan pemikiranmu itu. Tenang saja tak akan ada kontak fisik, aku sama sekali tak akan menyentuhmu nona berharga diri selangit.”

Bolehkah aku tertawa begitu mendengar perkataannya itu.

“Aku setuju apapun itu, tuan ringan tangan.” Sekilas aku membalikkan badan sebelum kembali berjalan kedepan, untuk sekedar menoleh keberadaan lelaki itu yang tetap berada di posisinya sebelumnya.

“Tinggalkan Wu Yifan”

Pendengaranku berfungsi dengan baik, setauku begitu.

**

“Tinggalkan Wu Yifan… Demi aku.”

Apa-apaan dia itu, ucapannya sangat aneh. Aku tak mau mendengar ucapan lainya, aku ingin segera pulang dan mengadu pada sahabatku, Tao.

“Mari kembali bersama.”

Hwang Zitao, bagaimana ini? Aku tidak cukup kuat untuk membalasnya. Bantu aku.

“Bicaramu aneh sekali tuan. Aku harus segera pulang.”

Aku melepaskan tugasku dan tawaran emas tadi. Aku sudah tak peduli, aku hanya ingin pulang. Karna aku takut.

“Tinggalkan Wu Yifan, dia tak baik untukmu . Wu Yifan itu rusak !”

Aku tidak ingin menangis sekarang.

“Memangnya kenapa kalau dia rusak, Zhang Zixing ! Apa aku tak boleh hidup bersamanya ?!” Aku berteriak.

“Tentu saja tidak. Dia itu pemilik bisnis gelap, kau sudah tau itu. Dia pria bengis.”
Aku tau itu, jangan kira aku gadis bodoh. Siapa itu Wu Yifan, aku sangat mengenalnya.

“Tapi dia bukanlah pria brengsek untukku. Dia yang menyelamatkan duniaku, asal kau tau.”

“Tetap saja dia itu rusak! Dia tak pantas bersamamu !”

Zhang Zixing baru saja membentakku, dia benar-benar luar biasa. Tak punya malu pula.

“Kenapa jika dia rusak?”

“Kubilang tinggalkan dia!”

“Lalu apa mau mu setelah aku meninggalkannya ? Kembali bersamamu? Apa aku harus melakukan hal hina lagi dengan kakakku sendiri ? Sadarlah Zhang ZiXing, aku ini Zhang YiAn adik kandungmu !”

Sepertinya dia terluka dengan ucapanku, tapi itu satu-satunya cara.

“Zhang YiAn, apa salahnya jika kau adikku ? Aku menyukaimu, kau menyukaiku. Itu sudah cukup untuk kita bersama.”

Aku ingin mengiyakan ucapannya, tapi kesadaran masih memperingatkanku.

“Kau membuatku merasa sangat hina. Jangan katakan itu lagi, lagipula aku sudah mencintai Yifan dan melupakanmu.”

“Apa bergaul dengan Tao membuatmu berubah menjadi gadis pembohong ?”

Dia tau. Rupanya dia tau segalanya.

“Kakak, kumohon sadarlah.”

“Yi An, ayo pergi ke Amerika dan tinggal di sana seperti katamu dulu. Itu mimpimu kan ?”
Kata-kata yang kuucapkan dulu sangatlah indah sekaligus kotor.

“Zhang Zixing, Aku sudah punya Yifan. Lupakan aku dan carilah gadis yang lebih baik.”

Aku bicara dengan nada bergetar, karna aku takut.Sebenarnya sebagian dalam diriku menolak kalimat barusan.

“Kau sudah cukup baik.”

“Mana ada gadis baik tidur bersama kakaknya sendiri ? Mana ada yang melakukan hal-hal gila sepertiku.”

Dia menunduk sebelum kembali menatapku.

“Tapi kita sama-sama suka.”

Malam itu, semuanya kembali terulang. Alasannya tetap sama. Aku gila, Zhang Zixing apalagi.

**

“Darimana saja kau semalam ?”

Tao sialan, aku terkejut bukan main. Aku baru kembali ke rumah pukul 3 pagi dan Hwang Zi Tao sudah menanti di depan pintu.

“Kita bicara saja di dalam, aku kedinginan.”

“Dimana Xiao kekasihmu?” aku basa-basi.

“Tidur.” Dasar lelaki kasar.

**

“Lalu apa yang akan kau lakukan ?”

Aku bicara dengan Tao tentang semalam.

“Aku ingin kembali dengannya, tapi aku juga tak ingin melepaskan Yifan.”

Aku jujur, aku memang serakah.
“Kau pilih dua atau satu ?”

“Dua, karna lebih banyak”

“Kalau begitu, berangkatlah ke Taiwan. Susul Yifan.”

“Apa hubungannya dengan angka dua, Hwang Zitao ?!”

“Jika kau memilih satu, kau akan kehilangan dua. Jika kau memilih Yixing, kau akan kehilangan Yifan dan aku. Begitupun sebaliknya. Kau pahamkan ?”

Aku terdiam beberapa saat sebelum mengangguk setuju. Tao benar.
Aku harus ke Taiwan, menyusul Yifan dan meninggalkan Yixing. Aku harus teguh, aku tak akan kembali ke jalan itu lagi. Karna aku menyayangi Tao, Yifan dan juga…Yixing.

Kuharap suatu saat nanti, aku akan bertemu dengannya lagi sebagai seorang adik yang baik.

Selamat tinggal kakak tercinta.

-end

One thought on “[LAY BIRTHDAY PROJECT] RUNAWAY – mymyoui”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s