[LAY BIRTHDAY PROJECT] Cute Ghost

[LAY BIRTHDAY PROJECT] cute ghost || Humor horor, Angst || G

 

 

Disebuah goa, terdapat banyak para hantu. Tetapi hanya satu hantu yang sangat ceroboh. Hantu itu bernama Lay. Lay bekerja menakut-nakuti tetapi selalu gagal karna ia ceroboh. Suatu hari, Lay di hukum untuk menakut-nakuti hingga berhasil dan Kepala hantu pun menobatkan minho, teman lay untuk membantu Lay.

“Kapan kita pergi lay?” tanya Minho

“nanti malam” jawab Lay

“Aku harap kau cepat berhasil dan kita bisa kembali kesini lagi” ucap Minho lagi dan hanya mendapat senyuman kecil dari Lay.

Saat malam tiba Lay dan Minho pergi ke salah satu kota terkenal, Seoul.

“Rumah mana yang akan kita takuti?” tanya Minho saat mereka sampai di Seoul.

“Tidak tahu” ucap Lay malas.

“Ingat! Jangan sentuh para manusia atau mereka akan melihat mu!” ucap Minho pada Lay

“hey!” teriak seorang laki-laki menatap Lay dan Minho.Lay dan Minho kaget dan langsung melihat kearah laki-laki itu

Laki-laki itu mendekati Lay dan Minho

“Apa kau yang melempar batu ini?” tanya laki-laki itu dengan menunjukan batu di tangan kanannya

Lay dan minho kebingungan, bagaimana laki-laki ini bisa melihat hantu

“Ya!” jawab seorang laki-laki dari arah belakang Lay dan Minho

“aishhh!!! dasar kau baekhyun!”

“maafkan aku chanyeol, kau tadi tidak dengar kalau aku memanggil mu” jawab laki-laki bernama Baekhyun itu.

“baiklah! Ayo pulang!” chanyeol menarik lengan Baekkhyun

“bagaimana jika kita takuti mereka saja?” usul Lay

“mereka terlihat berani Lay” celah Minho

“ah, sudahlah! Kau hanya membantu ku menakut-nakuti bukan mengatur ku untuk menentukan pilihan!” Lay segera mengikuti Chanyeol dan Baekhyun. Minho pun pasrah dan mengikuti Lay.

Lay dan Minho memasuki rumah yang cukup besar

“mulai dari mana kita menakut-nakuti nya?” tanya Lay angkuh

“Kita harus mempersiapkan nya secara matang Lay!” kesal Minho

“Baiklah” ucap Lay pasrah

“apa rencana mu?” tanya Lay kepada Minho.

“Rencana ku, saat laki-laki bernama Chanyeol itu tidur kita akan menakuti Baekhyun. Yang pertama aku akan mematikan sakelar listrik dan kau menyalakan lilin. itu akan membuat Baekhyun takut. dan saat Baekhyun menangis, kita akan berhasil!” ide Minho

“setuju!” teriak Lay semangat

“ingat! jangan sampai ceroboh! atau kita akan gagal!” ucap Minho dan di angguki Lay

Saat Chanyeol tidur pukul 12 malam, Lay dan Minho memulai aksi menakut-nakuti nya.

Lay pergi ke ruang tamu dimana baekhyun sedang menonton televisi.

“siap?” tanya Minho pada Lay

“siap!” jawab Lay dengan mengacungkan jempol nya.

‘tek…’ seketika rumah itu menjadi gelap gulita.

“hey!” teriak baekhyun

“nyalakan sekarang!” teriak Minho,tetapi lilin tidak kunjung menyala.

“cepatlah!” teriak Minho lagi.

Baekhyun berjalan keluar rumah dan menyalakan sakelar rumah nya lagi dan kembali terang.

“ada apa dengan mu Lay?! kenapa lilinnya tidak menyala?” tanya Minho kesal

“aku menjatuhkan korek nya dan saat itu kau mematikan sakelar nya” jawab Lay

“kenapa kau bilang siap?” tanya Minho lagi

“aku juga tidak tahu” jawab Lay angkuh

“dasar kau ini! Apa kau ada ide?” tanya Minho pada Lay

“bagaimana jika besok malam, kau akan menarik perhatian Baekhyun dengan menempatkan sepotong kue di atas meja dan aku akan menjatuhkan vas bunga itu” Lay menunjuk Vas bunga berwarna biru dengan bunga mawar merah di dalam nya.

“dan aku juga akan menjatuhkan foto yang ada di samping nya” usul Lay

“Disana ada jendela Lay! Mungkin Baekhyun akan berfikir bahwa itu terkena angin”

“Nanti aku akan menutup nya!” jawab Lay cepat

‘semoga kau tidak lupa menutup nya Lay’ batin Minho dalam hati

“Baiklah!”

esoknya, Lay dan Minho bersiap untuk melakukan rencana kedua nya. Chanyeol masuk ke dalam kamar dan Baekhyun menuju ruang makan, Minho meletakan kue di atas meja makan.

Baekhyun menghampiri kue itu dan melihat-lihat kue itu.

“sekarang!” teriak Minho pada Lay

‘prangg…’ suara vas bunga yang jatuh berkeping-keping membuat Baekhyun kaget.

‘prang….’ bunyi bingkai foto jatuh berkeping-keping.

“Ada apa Baekhyun?” tanya Chanyeol dari arah depan.

“Entah lah! mungkin vas bunga dan bingkai foto itu terkena angin dari luar” tepat dugaan Minho, Lay lupa menutup jendela nya

“Hei Lay! kenapa kau lupa menutup jendela nya?” tanya Minho kesal

“Tadi aku sudah menutup nya” jawab Lay

“lalu kenapa bisa terbuka lagi?” tanya Minho tambah kesal

“seperti nya, aku lupa mengunci nya” jawab Lay dengan muka tidak bersalah

“kita hampir berhasil jika kau mengunci nya” ucap Minho menyerah

“maaf, mungkin aku memang tidak pantas menjadi hantu yang menakutkan. Lebih aku menyerah saja dan aku akan di keluarkan dari goa itu” ucap Lay sedih

“hei! jangan menyerah. kita masih ada waktu. mungkin kau gagal saat ini, tapi besok! kau tidak boleh gagal lagi!” ucap Minho penuh semangat

“baiklah, rencana kita besok…..”

Esok malam nya, Lay dan Minho bersiap-siap untuk rencana ketiga nya.

“apakah kita akan berhasil kali ini?” tanya Lay ragu

“kita harus berhasil!” jawab Minho meyakinkan Lay

“mereka datang!” Baekhyun dan Chanyeol datang dari arah pintu masuk menuju ruang tamu.

Minho pergi menuju sakelar lampu.

“sekarang saatnya!” teriak Lay pada Minho

Minho mematikan lampu lalu menyalakannya lagi kemudian mematikannya lagi dan begitu seterusnya
“hei! ada apa ini?” tanya Baekhyun kebingungan.

“lakukan sekarang Lay!” teriak Minho

‘sreekk……’ bunyi pisau yang di gesekan pada tembok.

“Chanyeol-ah. Aku takut” ucap Baekhyun ketakutan

“Chanyeol! Apa itu?” Baekhyun menunjuk kain putih yang di pegang Lay. Baekhyun dan Chanyeol mengira bahwa itu hantu nyata.

‘DUAR……’ terdengar suara pecahan kaca

“Chanyeol-ah. aku benar-benar takut…hiks….hiks…” Baekhyun menangis ketakutan

Lay dan Minho memberhentikan aksi nya karna berhasil membuat Baekhyun menangis.

“kita berhasil Minho!” ucap Lay senang karna untuk pertama kalinya, Lay dapat menakut-nakuti manusia.

Mereka kembali ke goa dengan keadaan senang.

“Lay Yixing” panggil ketua para Hantu saat Lay dan Minho sampai di Goa.

“Iya tuan?” jawab Lay dan menunduk

“Selamat karna kau telah menakuti manusia yang paling berani” ucap lembut ketua Hantu itu

“Kau ingat apa yang aku katakan pada mu saat itu?” tanya Minho pada Lay.

“itu sebabnya kau selalu menyuruh ku menakutin Baekhyun?” tanya Lay bingung. Minho mengangguk dan tersenyum.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s